Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN
1.1.

JUDUL PROGRAM
Bakso Lewo (lele wortel) Makanan Camilan Untuk Penderita Hiperkolesterolnemia.

1.2.

LATAR BELAKANG
Ikan lele adalah salah satu ikan air tawar yang paling banyak diminati. Harganya
terjangkau membuat ikan lele terdistribusi secara merata hampir diseluruh pelosok tanah air
(Suyanto 2010). Ikan lele memiliki banyak keunggulan diantaranya adalah pertumbuhannya
cepat, memiliki kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan yang tinggi, rasanya enak dan
kandungan gizinya cukup tinggi (Annonymous 2006)
Menurut Suprapti (2001) Kandungan gizi yang terdapat pada ikan lele setiap 100 g
yaitu protein 18, 2 g; lemak 2,2 g; kalsium 34 mg, fosfor 116 mg, air 78,1 g dan vitamin A 85
mg. Bagian ikan lele yang sering digunakan menjadi bahan makanan adalah daging. Daging
ikan lele mengandung asam lemak omega-3 220 mg dan omega-6 yang baik untuk menjaga
kesehatan jantung. Kandungan komponen gizi ikan lele mudah dicerna dan diserap oleh
tubuh manusia baik pada anak anak, dewasa dan orang tua (Abbas, 2004)
Bahan baku selain ikan lele juga menggunakan wortel sebagai pewarna alami yang
mengandung zat gizi yaitu beta-karoten yang sangat baik untuk kesehatan mata. Wortel
merupakan tanaman yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia karena banyak mengandung
beta-karoten. Wortel yang semakin oranye warnanya, maka akan semakin tinggi pula
kandungan beta-karotennya. Wortel adalah sayuran yang sangat berkhasiat. Dalam setiap 100
gr wortel akan diperoleh sekitar 12.000 SI vitamin A. Wortel yang secara luas dikenal sebagai
sumber vitamin A, ternayata memiliki segudang manfaat lain yaitu mengandung 6% dari
kebutuhan vitamin C, 2% dari kebutuhan zat besi per porsinya. Wortel juga mengandung
antioksidan beta-karoten, vitamin mineral, tinggi serat, vitamin K, kalium, folat, mangan,
fosfor, magnesium dan vitamin E.
Ikan lele mengandung omega-6 yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol
dalam darah. Kadar kolesterol yang tinggi merupakan pemicu utama terjadinya jantung
koroner dan stroke, hal tersebut terutama disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat.
Omega-6 merupakan salah satu makanan yang telah terbukti dapat menurunkan kadar
kolesterol dalam darah. Menurut Hegsted (1993), mengemukakan bahwa asam lemak jenuh

dapat meningkatkan kadar kolesterol, asam lemak tak jenuh ganda (omega-6) secara aktif
dapat menurunkan kadar kolesterol dan asam lemak tak jenuh tunggal tidak berpengaruh
secara aktif terhadap penurunan kadar kolesterol. Percobaan klinis LDL naik 1,74 mg/dl
setiap kenaikan 1% asam lemak jenuh pada diet, sedangkan omega-6 justru menurunkannya
sebesar 0,74 mg/dl setiap 1% energi.
Wortel juga berfungsi menurunkan kadar kolesterol karena wortel yang dikonsumsi
akan menurunkan kadar kolesterol hingga 11%. Wortel mengandung vitamin C yang
berkhasiat sebagai antioksidan yang melindungi kolesterol LDL dari proses oksidasi.
Menurut Tory Hudson ND, penulis The Womens Encyclopedia Of Natural Medicine ,
sayuran berwarna oranye mengandung serat yang tidak larut air. Serat tidak larut air
membantu melancarkan fungsi pencernaan serta mempercepat proses berkurangnya
kolesterol dalam tubuh.
1.3.

Rumusan Masalah
1.3.1. Kurangnya pemanfaatan ikan lele sebagai olahan pangan alternatif
1.3.2. Kurangnya pengetahuan kandungan gizi tentang ikan lele

1.4.

Tujuan
1.4.1. Mengetahui formulasi terbaik dalam pembuatan Bakso Wortel Lele
1.4.2. Mengetahui cara pengolahan Bakso Wortel Lele
1.4.3. Menjadikan Bakso Wortel Lele sebagai camilan alternatif untuk penderita
hiperkolesterolnemia
1.4.4. Menjadikan Bakso Wortel Lele sebagai wirausaha baru untuk masyarakat

1.5.

Luaran Yang Diharapkan


1.5.1. Masyarakat dapat mengetahui kandungan gizi yang terdapat pada ikan lele
1.5.2. Mahasiswa mendapatkan keuntungan dari berwirausaha Bakso Wortel Lele

1.6.

Kegunaan Program
1.6.1. Bagi Masyarakat
Produk ini dapat membantu masyarakat untuk mengolah ikan air tawar lele
sebagai camilan untuk penderita hiperkolesterolnemia.

1.6.2. Bagi Mahasiswa


Dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan.
Program ini akan menambah wawasan dan pengalaman mahasiswa dalam berkarya.
Apabila Bakso Wortel Lele ini dipromosikan dipasaran, sehingga membuat
masyarakat penasaran dan ingin membeli. Lalu mendapat respon yang baik maka
akan menghasilkan sebuah keuntungan.

BAB II
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
2.1 IDE PRODUK

Ide pembuatan usaha ini berasal dari pengolahan ikan lele menjadi inovasi yang berbeda
menjadi bakso lewo, dimana bakso ini merupakan makanan yang di gemari oleh semua
kalangan masyarakat. Bakso lewo yang kami buat menjadi solusi untuk masyarakat yang
mempunyai kolestrol tinggi sehingga konsumsi daging sapi di batasi. Bakso lewo di kemas
dengan sederhana sehingga mudah dibwa oleh konsumen. Bakso yang berasal dari ikan lele
ini mempunyai kandungan gizi yang bermanfaat untuk tubuh seperti kandungan protein

17,37%, mineral 1,2 %, air 75,1 % tinggi fosfor, omega-6 dan vitamin B12. Maka
kami pun melihat peluang usaha untuk bisa mengembangkan makanan ringan ini yang
biasa disebut camilan menjadi menjadi sebuah wirausaha yang menjanjikan profit.
2.2 DEKSRIPSI USAHA
Wirausaha di bidang pembuatan bakso lewo ini sangat potensial menjadi unit usaha
yang kompetitif karena makanan bakso ini telah beredar sebelumnya dan telah di
minati oleh banyak orang, dengan produk makanan ini kami berusaha untuk
menciptakan produk yang inovatif dibandingkan dengan produk makanan yang biasa
beredar di pasaran. Nilai lebih dari produk ini adalah bahan tambahannya yang
memberikan cita rasa yang unik, alami dan banyak mengandung kandungan gizi.
2.3 PELUANG USAHA