Anda di halaman 1dari 10

1

Mata Kuliah : Ilmu Sosial Dasar


Dosen

: Muhammad Burhan Amin


Topik Makalah

Demo Masyarakat Menyampaikan Aspirasi


Kelas : 1-KA23
Tanggal Penyerahan Makalah

: 21 November 2016

Tanggal Upload Makalah

: 22 November 2016

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan


makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak
lain.
Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat
nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.

Penyusun

NPM

Nama Lengkap

17116870

Yunus Panca Pamungkas

Tanda Tangan

Program Sarjana Sistem Informasi


UNIVERSITAS GUNADARMA
2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang karena anugerah dari-Nya kami dapat menyelesaikan
makalah tentang "Analisis SWOT Masalah Demo Masyarakat Menyampaikan Aspirasi". Sholawat dan
salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan besar kita, yaitu Nabi Muhammad SAW yang
telah menunjukkan kepada kita jalan yang lurus berupa ajaran agama Islam yang sempurna dan
menjadi

anugerah

serta

rahmat

bagi

seluruh

alam

semesta.

Penulis sangat bersyukur karena telah menyelesaikan makalah yang menjadi tugas pendidikan
agama dengan judul "Analisis SWOT

Masalah Demo Masyarakat Menyampaikan Aspirasi".

Disamping itu, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
kami selama pembuatan makalah ini berlangsung sehingga terealisasikanlah makalah ini.
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga makalah ini bisa bermanfaat dan jangan lupa
ajukan kritik dan saran terhadap makalah ini agar kedepannya bisa diperbaiki.

Terima kasih.

Bekasi, 19 November 2016

Penyusun

DAFTAR ISI

COVER JUDUL ............................................................................................................. 1


PERNYATAAN ............................................................................................................ 2
KATA PENGANTAR ................................................................................................... 3
DAFTAR ISI .................................................................................................................. 4
BAB 1 PENDAHULUAN

1.) Latar belakang .......................................................................................... 5


2.) Tujuan ........................................................................................................ 5
3.) Sasaran ..................................................................................................... 6
BAB 2 PERMASALAHAN ( ISI)

1.) Analisis SWOT Demo Masyarakat Menyampaikan Aspirasi .......... 7


BAB 3 KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

1.) Kesimpulan ............................................................................................... 9


2.) Rekomendasi ............................................................................................ 9
3.) Referensi .................................................................................................... 10

BAB 1 PENDAHULUAN

1.) Latar Belakang Masalah


Konsep demokrasi dewasa ini dipahami secara beragam oleh
berbagai kelompok kepentingan yang melakukan teoritisasi dari
perspektif dan untuk tujuan tertentu. Keragaman konsep tersebut,
meskipun terkadang juga sarat dengan aspek-aspek subyektif dari siapa
yang

merumuskannya,

sebenarnya

bukan

sesuatu

yang

harus

dirisaukan. Karena, hal itu sesungguhnya mengisyaratkan esensi


demokrasi itu sendiri yaitu adanya perbedaan pendapat.
Negara kita, Indonesia juga menganut paham demokrasi. Rakyat
sangat berperan penting dalam pemerintahan, banyak sekali keputusan
pemerintah yang berdasarkan keinginan ataupun pendapat rakyat.
Mahasiswa, dalam hal ini termasuk juga dalam kategori rakyat tersebut.
Bisa kita lihat bahwa beberapa keputusan penting pemerintahan,
diambil karena tuntutan mahasiswa yang melakukan demonstrasi.
Misalnya, turunnya mantan presiden Soeharto pada era reformasi, itu
terjadi karena mahasiswa yang menuntut agar orde baru berakhir dan
diganti dengan reformasi. Turunnya almarhum Abdurrahman Wahid
alias Gus Dur pun, juga terjadi karena mahasiswa melakukan
demonstrasi demi perbaikan bangsa Indonesia tercinta ini.

2.) Tujuan
a. Untuk

mengetahui

pengertian

secara

mendalam

mengenai

demonstrasi.
b. Untuk mengetahui secara rinci dan jelas apa saja dampak positif dan
negatif dari pelaksanaan demokrasi.
c. Untuk mengetahui wujud demokrasi yang baik yang diharapkan
pemerintah dan masyarakat Indonesia.

3.) Sasaran
a. Maraknya aksi demonstrasi bukan hal yang baru di Indonesia.
Tuntutan kehidupan yang lebih layak serta pekerjaan pemerintah
yang tidak memuaskan, menyebabkan demonstrasi sangat lazim
terjadi. demonstrasi merupakan ekspresi penyampaian perasaan dan
pikiran seseorang atau sekelompok orang tentang keyakinan dan
kepentingannya yang berkaitan dengan aspek-aspek dan nilai-nilai
kehidupan, baik di lingkungan lokal, nasional, maupun global.

b. Khusus untuk demonstrasi berupa aksi turun ke jalan, yang lebih


dipahami oleh masyarakat secara umum, telah menimbulkan
perdebatan. Ada pihak yang pro dengan aksi turun ke jalan, ada juga
yang kontra atau menganggap kegiatan tersebut tidak perlu
dilakukan. Pihak yang sepakat dengan adanya aksi menganggap
bahwa

demonstrasi

terjadi

disebabkan

oleh

ketidakpuasan

masyarakat terhadap kebijakan pemerintah atau pihak yang didemo,


ataupun bisa dipicu oleh ketidakmampuan DPR dan DPRD dalam
menyampaikan aspirasi rakyat banyak kepada pengambil kebijakan,
sehingga harus dijalankan parlemen jalanan ini. Adapun aksi yang
dilakukan oleh para mahasiswa, lebih sering bertujuan mengawal
kinerja pemerintah.

BAB II PERMASALAHAN
Analisis

permasalahan

Demo

Masyarakat

Menyampaikan

Aspirasi

dengan

memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun


eksternal di lihat dari aspek :
Kekuatan (Strenght)

1. Tidak adanya-nya korban jiwa karena tidak ada kerusuhan.


2. Para demo dapat menyampaikan aspirasi atau pendapat-nya mencapai
kebaikan bersama.
3. Terciptanya kerjasama antar masyarakat.
4. Bersama-sama dalam bermasyarakat untuk mencapai tujuan yang sejahtera.
Kelemahan (Weaknes)

1. Menganggu pengguna jalan raya akibat demonstran.


2. Jam kerja menjadi tidak efisien karena terpaksa di liburkan.
3. Transportasi menjadi terganggu karena kemacetan.
4. Kelompok yang tidak bertanggung jawab ikut memanfaatkan aksi demo
dengan melalukan kerusuhan.
Peluang (Oportunity)

1. Kurangnya

perhatian

pemerintah

dalam

mewujudkan

aspirasi

masyarakat.
2. Kurangnya pengawasan coordinator para demonstran.
3. Kurangnya kontrol diri terhadap aksi demo yang seharusnya berjalan
damai.
4. Sosialisasi pihak berwenang.

Ancaman (Threats)

1. Tidak di dengarkan aspirasi oleh pemerintah.


2. Bertanggung jawab atas kerusakan yang di perbuat.

3. Mengalami kecelakaan pada kondisi fisik akibat kerusuhan.


4. Rasa bersalah akibat sudah menganggu masyarakat sekitar.

BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

A. KESIMPULAN
a. Pendemo yang membuat kerusakan akan ditindak sesuai hukum
yang berlaku.
b. Dapat menimbulkan trauma mendalam bagi demonstran.
c. Dapat menimbulkan kemacetan akibat demo yang besar-besaran.
d. Berikan pendidikan moral, etika, norma-norma dan agama sejak
dini.

B. REKOMENDASI
a. Para demonstran menyampaikan aspirasi dengan cara damai
untuk mencapai tujuan yang sejahtera.
b. Tidak membuat kerusuhan sehingga jalan raya menjadi lancar.
c. Pengawasan kordinator kepada para demonstran sehingga pemerintah
dapat mendengarkan aspirasi dengan baik dan benar.

d. Tidak ada rasa bersalah bagi para demostran karena bertanggung


jawab terhadap aksi demo.

REFERENSI :

1. https://pisangquenn.wordpress.com/2012/03/13/mahasiswa-dandemonstrasi/
2. https://annlistyana.wordpress.com/2012/04/27/makalah-realitasdemonstrasi-indonesia/
3. https://pr3s1d3n.wordpress.com/2010/05/06/demonstrasi-yangterintegrasi/
4. Din Syamsuddin, Etika Agama dalam Membangun Masyarakat Madani, (Jakarta :
PT. Logos Wacana Ilmu, 2000), Cet. I, h. 33.
5. Joko Siswanto, Reaksi Intelektualis Untuk Demokrasi, (Palembang : Yayasan Bakti
Nusantara, 2006), Cet. I, h. 116.
6. Bacharuddin Jusuf Habibie, Detik-detik Yang Menentukan (Jalan Panjang Menuju
Demokrasi), (Jakarta : THC Mandiri, 2006), h. 1-4.

10