Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

PENGANGGARAN PERUSAHAAN

ANGGARAN PRODUKSI

Disusun Oleh :
Kelompok 2
Fauzan Novriansyah 1402112775
Rifki 1402118748
Veven Artadila 1402117920

UNIVERSITAS RIAU
FAKULTAS EKONOMI
AKUNTANSI
2015/2016

KATA PENGANTAR
Puji syukur Kehadirat Allah SWT, karena dengan limpahan rahmatNya, penulis bisa
menyelesaikan makalah Penganggaran Perusahaan ini
Makalah ini telah di susun dengan maksimal dan mendapatkan dari berbagai pihak
sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak
terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Kami menyadari seoenuhnya bahwa masih ada kekurangan dari makalah ini. Oleh
karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar
kami dapat memperbaiki makalah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ini bermanfaat terhadap si pembaca

Pekanbaru, Mei 2016


Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR....................................................................................................

ANGGARAN PRODUKSI............................................................................................
PENGERTIAN...........................................................................................................
ANGGARAN PRODUKSI UNTUK PERIODE LEBIH DARI SATU BULAN.........................
KEBIJAKAN TINGKAT PRODUKSI.............................................................................
SOAL LATIHAN........................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................................

BAB 3
ANGGARAN PRODUKSI
ANGGARAN PRODUKSI
Setelah anggaran penjualan tersusun, langkah selanjutnya adalah penyusunan
anggaran produksi. Rencana penjualan secara lengkap harus disampaikan pada manajemen
untuk dijabarkan menjadi program produksi yang sejalan dengan tujuan organisasi yang telah
ditetapkan sebelumnya. Departemen produksi bertugas untuk merencanakan produksi dan
mengkoordinir pemanfaatan sumber daya yang dimilliki agar tingkat produksi yang sudah di
rencanakan dapat di capai.
PENGERTIAN
Sebelum menjelaskan tentang pengertian anggaran produksi, perlu dijelaskan terlebih
dahulu perbedaan antara produk dan produksi sebab terdapat pengertian yang kabur bahkan
ada yang menganggap mempunyai pengertian yang sama.
Arti produk dan produksi
Produksi (production) adalah proses mengolah produk, sedangkan produk (product)
adalah hasil produksi (yang dalam artian luas meliputi barang dan jasa). Jadi anggaran
produksi adalah suatu perencanaan terperinci mengenai jumlah unit produk yang akan di
produksi selama periode yang akan datang.
Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penyusunan anggaran produksi adalah sebagai
berikut :
1. Budget penjualan
2. Kemampuan pabrik menghasilkan produksi
3. Kapasitas perusahaan, personil, tenaga kerja, keuangan, dan lain sebagainya
4. Jumlah dan lamanya penyediaan bahan barang yang diperlukan
5. Lama yang diperlukan untuk memproduksikannya
6. Sebaran produksi akan terjual
7. Kebijaksanaan tentang stock persediaan
8. Lama pengiriman

Anggaran produksi dapat disusun dengan menggunakan format sebagai berikut :


Anggaran Produksi
PT..

Untuk Periode ..
Penjualan(unit)
Ditambah: persediaan akhir barang jadi
Jumlah barang jadi yang dibutuhkan
Dikurangi: persediaan awal barang jadi
Jumlah barang jadi yang akan diproduksi
Keterangan :

xxx unit
xxx unit
xxx unit
xxx unit
xxx unit

1. Informasi tentang jumlah unit yang direncanakan dijual pada periode anggaran
diperoleh dari anggaran penjualan.
2. Informasi persediaan akhir barang jadi diperoleh dari kebijakan pengadaan persediaan
yang ada di perusahaan.
3. Jumlah unit yang rencananya akan dijual ditambahkan dengan unit dalam persediaan
akhir barang jadi akan menjadi total unit barang jadi yang dibutuhkan selama satu
periode anggaran.
4. Jumlah persediaan awal barang jadi dapat diperoleh dari persediaan akhir barang jadi
tahun lalu. Persediaan akhir barang jadi suatu periode akan menjadi persediaan awal
barang jadi periode berikutnya.
5. Jumlah unit bang jadi yang akan diproduksi dalam satu periode anggaran diperoleh
dengan mengurangi jumlah barang jadi yang dibutuhkan dengan persediaan awal
barang jadi.
Contoh Soal :
Berikut ini perkiraan penjualan persediaan awal dan persediaan akhir PT.ABC memproduksi
kopi untuk bulan Januari 2015
No

Keterangan

Jumlah

.
1.
Penjualan
2.
Persediaan akhir
3.
Persediaan awal
Buatlah anggaran produksi PT.ABC untuk bulan tersebut !

10.000
4.000
2500

Jawab :
Langkah 1 :
Menyusun format anggaran produksi seperti tabel di atas.
Anggaran Produksi
PT.ABC
Untuk Periode Januari 2015
Penjualan(unit)

xxx unit

Ditambah: persediaan akhir barang jadi


Jumlah barang jadi yang dibutuhkan
Dikurangi: persediaan awal barang jadi
Jumlah barang jadi yang akan diproduksi

xxx unit
xxx unit
xxx unit
xxx unit

Langkah 2 :
Memasukkan data-data penjualan persediaan akhir dan persediaan awal barang jadi yang ada
pada soal.
Anggaran Produksi
PT.ABC
Untuk Periode Januari 2015
Penjualan(unit)
Ditambah: persediaan akhir barang jadi
Jumlah barang jadi yang dibutuhkan
Dikurangi: persediaan awal barang jadi
Jumlah barang jadi yang akan diproduksi

10.000 unit
4.000 unit
2.500 unit

Langkah 3 :
Menjumlahkan barang jadi yang dibutuhkan dengan menambahkan penjualan dengan
persediaaan akhir barang jadi dan menghitung jumlah barang jadi yang akan diproduksi
dengan mengurangkan jumlah barang jadi yang dibutuhkan dengan persediaan awal barang
jadi.

Anggaran Produksi
PT.ABC
Untuk Periode Januari 2015
Penjualan(unit)
10.000 unit
Ditambah: persediaan akhir barang jadi
4.000 unit
Jumlah barang jadi yang dibutuhkan
14.000 unit
Dikurangi: persediaan awal barang jadi
2.500 unit
Jumlah barang jadi yang akan diproduksi
11.500 unit
Jadi PT.ABC harus memproduksi buku sebanyak 11.500 unit untuk bulan Januari 2015.

ANGGARAN PRODUKSI UNTUK PERIODE LEBIH DARI SATU BULAN


Jika perusahaan ingin menyusun anggaran produksi yang mecakup periode waktu lebih
dari satu bulan terdapat dua hal penting berikut yang harus diperhatikan.

1. Persediaan akhir barang jadi di suatu bulan akan menjadi persediaan akhir bulan
berikutnya.
2. Persediaan akhir barang jadi di bulan terakhir dalam suatu periode akan menjadi
persediaan akhir jadi untuk anggaran produksi untuk periode tersebut.
Contoh :
Penyusunan anggaran produksi lebih dari satu bulan.
Berikut ini perkiraan penjualan persediaan awal dan persediaan akhir PT.ABC di tahun 2015
memproduksi buku untuk 3 bulan.
Bulan

Penjualan(unit)
Januari
80.000
Februari
90.000
Maret
120.000
Keterangan tambahan : selama tahun 2015 PT.ABC ingin agar tingkat persediaan awal barang
jadi setiap bulannya adalah 10.000 unit

Jawab :
Langkah 1:
Menyusun format anggaran produksi untuk 3 bulan seperti dibawah. Ini
PT.ABC
Anggaran Produksi
Untuk 3 bulan tahun 2015
Nama Produk : Buku
Januari
Februari
Penjualan (unit)
Ditambah : Persediaan akhir barang
jadi
Jumlah barang jadi yang dibutuhkan
Dikurangi Persediaan awal barang jadi
Jumlah barang jadi yang akan
diproduksi
Langkah 2:
Memasukkan data-data penjualan pada soal.

Maret

Total

PT.ABC
Anggaran Produksi
Untuk 3 bulan tahun 2015
Nama Produk : Buku
Januari
Februari
Penjualan (unit)
80.000
90.000
Ditambah : Persediaan akhir barang
10.000
10.000
jadi
Jumlah barang jadi yang dibutuhkan
Dikurangi Persediaan awal barang jadi
Jumlah barang jadi yang akan

10.000

10.000

Maret
120.000
10.000

Total
29.000
10.000

10.000

10.000

diproduksi

Langkah 3:
Menghitung total barang jadi yang dibutuhkan untuk setiap bulan dengan menjumlahkan
penjualan setiap bulannya dengan persediaan akhir barang jadi, hitung pula total barang jadi
yang akan dirpoduksi selama 3 bulan tersebut.
PT.ABC
Anggaran Produksi
Untuk 3 bulan tahun 2015
Nama Produk : Buku
Januari
Februari
Penjualan (unit)
80.000
90.000
Ditambah : Persediaan akhir barang
10.000
10.000

Maret
120.000
10.000

Total
29.000
10.000

jadi
Jumlah barang jadi yang dibutuhkan
Dikurangi Persediaan awal barang jadi
Jumlah barang jadi yang akan

130.000
10.000
120.000

30.000
10.000
29.000

90.000
10.000
80.000

100.000
10.000
90.000

diproduksi
KEBIJAKAN TINGKAT PRODUKSI
Ada tiga kebijakan yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk menentukan jumlah
barang yang akan diproduksi, yaitu :
1. Anggaran produksi dengan stabilisasi produksi

Metode ini digunakan untuk mperusahaan/manajemen yang sangat memperhatikan


kestabilan produksi. Langkah-langkah penyusunan anggaran produksi dengan stabilitas
produksi.
2. Anggaran produksi dengan stabilitas persediaan
Stabilitas persediaan maksudnya disini adalah perubahan persediaan sama untuk
setiap periode setiap periodenya sama. Kebijakan stabilisasi persedaiaan dapat diterapkan
untuk perusahaan yang tidak menginginkan tingkat persediaan berfluktuasi secara berlebihan
setiap periode yang tercakup dalam anggaran.

3. Anggaran produksi dengan menggunakan metode kombinasi


Kebijakan kombinasi maksudnya adalah mengkombinasikan dua kebijakan yaitu
kebijakan persediaan stabil dan kebijakan produksi stabil. Kebijakan yang merupakan
kombinasi, dimana tingkat produksi maupun tingkat persediaan berfluktuasi.
Dengan cara kombinasi ini, suatu saat produksi stabil dan pada saat lain persediaan
atau pada saat produksi berubah dan pada saat lain tingkat persediaan yang mengalami
perubahan. Berubahnya tingkat produksi dan persediaan biasanya diberi batasan minimal dan
maksimal.
Disini meskipun ditetapkan dengan cara kombinasi, tetapi perusahaan masih harus
menetapkan asumsi-asumsi lain agar dapat dicapai keseimbangan yang optimum antara
tingkat penjualan persediaan dan produksi.

SOAL LATIHAN
1. PT XY memproduksi 3 jenis kecap yaitu, kecap manis, kecap asin, dan kecap pedas. Dibawah
ini adalah perkiraan penjualan produk, persediaan awal, dan perseddiaan akhir produk untuk
bulan Juni 2016.
Nama barang
Penjualan
Persediaan Akhir
Persediaan Awal
Kecap Manis
50.000
8.000
20.000
Kecap Asin
70.000
20.000
40.000
Kecap Pedas
55.000
15.000
25.000
Susunlah anggaran produksi PT XY untuk selama bulan Juni 2016!
Jawab :
ANGGARAN PRODUKSI
PT XY
Untuk Periode Bulan Juni 2016
Kecap Manis Kecap Asin Kecap Pedas
Penjualan (Unit)
50.000
70.000
55.000
(+) Persediaan akhir
8.000
20.000
15.000
Jumlah barang jadi yang dibutuhkan
58.000
90.000
70.000
(-) Persediaan awal
20.000
40.000
25.000
Jumlah barang jadi yang akan diproduksi
38.000 unit
50.000 unit
45.000 unit
Jadi PT XY harus memproduksi Kecap manis 38.000, Kecap Asin 50.000, dan
Kecap Pedas 45.000 untuk bulan Juni 2016.
2. PT. Izath Sentosa menggunakan kebijakan tingkat produksi dalam membuat anggaran
produksinya, berikut adalah data yang bersangkutan
Bulan

Unit Terjual
2500
3000
3250

Januari
Februari
Maret
Nama Produk

Persediaan Akhir (Maret)

Persediaan Awal (Januari)

Sepatu Sneakers
PENYELESAIAN:

150

200

Langkah 1:
PT Izath Sentosa
Anggaran Produksi
Kuartal Pertama Tahun 2012
Januari
Februari
2500
3000

Penjualan (unit)
Ditambah: Persediaan Akhir
Total Barang jadi yang dibutuhkan
Dikurangi: Persediaan Awal
Jumlah Barang Jadi yg akan

Maret
3250
**150

Total
*8750

Maret
3250
150

Total
8750
*150
(1)
8900
**200

***200

diproduksi
Langkah 2:
PT Izath Sentosa
Anggaran Produksi
Kuartal Pertama Tahun 2012
Januari
Februari
2500
3000

Penjualan (unit)
Ditambah: Persediaan Akhir
Total Barang jadi yang dibutuhkan
Dikurangi: Persediaan Awal
Jumlah Barang Jadi yg akan

200

(2)

8700

diproduksi
Ket : *150 = persediaan akhir bulan terakhir menjadi persediaan akhir kuartal
**200= persediaan awal bulan pertama menjadi pers akhir kuartal
(1)

8900= 8750+150

(2)

8700= 8900-200

Langkah 3:
PT Izath Sentosa
Anggaran Produksi

Penjualan (unit)

Kuartal Pertama Tahun 2012


Januari
Februari
2500
3000

Maret
3250

Total
8750

Ditambah: Persediaan Akhir


Total Barang jadi yang dibutuhkan
Dikurangi: Persediaan Awal
Jumlah Barang Jadi yg akan
diproduksi

150

150
8900
200

*2900

8700

Maret
3250
150
(1)
3400
(2)
500

Total
8750
150
8900
200

2900

8700

Maret
3250
150
3400
500

Total
8750
150
8900
200

2900

8700

200
*2900

*2900

Ket: *2900 = 8700:3


Dibagi 3 karena jumlah bulan yang bersangkutan 3bulan
Langkah 4:
PT Izath Sentosa
Anggaran Produksi
Kuartal Pertama Tahun 2012
Januari
Februari
2500
3000

Penjualan (unit)
Ditambah: Persediaan Akhir
Total Barang jadi yang dibutuhkan
Dikurangi: Persediaan Awal
Jumlah Barang Jadi yg akan
diproduksi
Ket: (1)3400 = 3250-150

200
2900

2900

(2)

500 = 3400-2900

Langkah 5
PT Izath Sentosa
Anggaran Produksi
Kuartal Pertama Tahun 2012
Januari
Februari
Penjualan (unit)
2500
3000
(3)
(1)
Ditambah: Persediaan Akhir
600
500
(2)
Total Barang jadi yang dibutuhkan
3100
3500
Dikurangi: Persediaan Awal
200
600
Jumlah Barang Jadi yg akan
2900
2900
diproduksi
Ket: (1)500 = Persediaan awal bulan Maret menjadi persediaan bulan
sebelumnya (Februari)

(2)

3500 = 3000+500

(3)

600 = persediaan awal bulan Februari yg menjadi persediaan akhir bulan


Januari

Jadi PT Izath Sentosa akan berproduksi sebanyak2900 unit setiap bulannya pada kuartal
pertama 2012

10

DAFTAR PUSTAKA
Nafarin, M. 2013. Penganggaran Perusahaan. Salemba Empat: Jakarta
K. Shim, Jae dan G. Siegel, Joel. 2001. Budgeting Pedoman Lengkap Langkah-Langkah
penganggaran. Erlangga: Jakarta
Welsch, hilton,Gordon. 2000. Anggaran: Perencanaan dan Pengendalian Laba. Salemba
Empat: Jakarta