Anda di halaman 1dari 2

PERLINDUNGAN PASIEN ANAK-ANAK TERHADAP KEKERASAN

FISIK
Kode Nomor : 262/MR
SPO
Administrasi
Pelayanan

No. Revisi : 00
Ditetapkan :

Halaman : 2/2

Tanggal Terbit : 01/10/2016


dr.M. Iqbal, Sp.A
Direktur

PENGERTIAN

Melindungi pasien dari kekerasan fisik adalah melindungi pasien oleh pengunjung, pasien
lain dan staf RSIA Puri Betik Hati. Perlindungan tersebut diberkan terutama bagi pasien
bayi, anak, lanjut usia dan yang tidak mampu melindungi dirinya sendiri atau dengan
memberi tanda untuk minta bantuan kepada petugas rumah sakit atau orang lain yang di
dekatnya

TUJUAN

1. Staf memahami tanggung jawab mereka dalam proses perlindungan


2. Memberikan rasa aman dan nyaman kepada pasien.

KEBIJAKAN

Sesuai Keputusan Diretur nomor 060/KEP/DIR-RSIAPBH/IX/2015 butir ke tiga tentang


kebijakan perlindungan terhadap kekerasan fisik di RSIA Puri Betik Hati bahwa :
1. Semua pasien bayi, anak, lanjut usia dan yang tidak mampu melindungi dirinya atau
memberi tanda untuk minta bantuan harus

diidentifikasi rumah sakit untuk

dilindungi
2. Selain dari kekerasan fisik, perlindungan juga terhadap keselamatan pasien seperti
melindungi dari penyiksaan , kelalaian asuhan, tidak dilaksanakannya pelayanan
atau bantuan dalam kejadian kebakaran.
PROSEDUR

1. Ruang perinatologi harus dijaga minimal satu orang petugas paramedis.


2. Ruangan tidak boleh ditinggalkan tanpa ada petugas paramedis yang menjaga.
3. Petugas memasang pengamanan tempat tidur pasien.
4. Petugas memasang gelang penanda resiko jatuh.
5. Pemasangan CCTV di ruang perinatologi untuk memantau setiap orang yang keluar
masuk dari ruang tersebut.

*DILARANG MENGGANDAKAN DOKUMEN INI TANPA SEIZIN DIREKSI RSIA PURI BETIK HATI SECARA TERTULIS *
Halaman 1

PERLINDUNGAN PASIEN ANAK-ANAK TERHADAP KEKERASAN


FISIK
Kode Nomor : 262/MR
SPO
Administrasi
Pelayanan

No. Revisi : 00
Ditetapkan :

Halaman : 2/2

Tanggal Terbit : 01/10/2016


dr.M. Iqbal, Sp.A
Direktur

UNIT TERKAIT

Seluruh karyawan RSIA Puri Betik Hati

*DILARANG MENGGANDAKAN DOKUMEN INI TANPA SEIZIN DIREKSI RSIA PURI BETIK HATI SECARA TERTULIS *
Halaman 2