Anda di halaman 1dari 16

KATA PENGANTAR

Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah membantu penyusun untuk
menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Karena tanpa pertolongan Tuhan Yang
Maha Esa penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan makalah ini dengan baik.
Makalah ini sengaja di buat penyusun untuk menambah pengetahuan pembaca mengenai mesin
bubut dan mesin frais, jenis-jenis mesinnya, cara kerjanya, nama-nama komponen mesin, fungsi
komponen, dan berbagai pembahasan tentang mesin bubut, mesin sekrap, mesin frais dan mesin
bor yang akan menambah wawasan pembaca mengenai mesin-mesin tersebut. Penyusun
mengambil isi pokok pembahasan dalam makalah ini dari berbagai sumber. Tetapi yang pada
dasarnya mempunyai tujuan yang sama yaitu menambah pengetahuan pembaca mengenai mesin
bubut, mesin sekrap, mesin frais dan mesin bor.
Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada dosen yang telah memberikan tugas kepada
penyusun karena dengan tugas tersebut penyusun jadi lebih mengetahui mengenai mesin bubut,
mesin sekrap, mesin frais dan mesin bor.
Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan kepada pembaca,
meskipun makalah ini ada kelebihannya dan kekurangannya, penyusun mohon kritik dan
sarannya agar penyusun bisa memperbaikinya.
Terimakasih
Penyusun

Daftar isi
KATA PENGANTAR.............................................................................................................1
DAFTAR ISI..........................................................................................................................2
BAB I
PENDAHULUAN..................................................................................................................3
LATAR BELAKANG............................................................................................................3
PERUMUSAN MASALAH...................................................................................................3
TUJUAN................................................................................................................................3
METODE PENULISAN........................................................................................................3
BAB II
ISI...........................................................................................................................................4
MESIN BUBUT.....................................................................................................................4
PENGERTIAN MESIN BUBUT...........................................................................................4
BAGIAN-BAGIAN UTAMA MESIN BUBUT....................................................................4
TEKNIK-TEKNIK MEMBUBUT.........................................................................................5
1

PRINSIP KERJA MESIN BUBUT........................................................................................5


MESIN SEKRAP...................................................................................................................5
PENGERTIAN MESIN SEKRAP.........................................................................................5
MACAM-MACAM MESIN SEKRAP..................................................................................5
UKURAN MESIN SEKRAP.................................................................................................6
CARA KERJA MESIN SEKRAP..........................................................................................6
NAMA-NAMA MESIN SEKRAP.........................................................................................6
MESIN FRAIS.......................................................................................................................6
PENGERTIAN MESIN FRAIS.............................................................................................6
BENTUK PENGEFRAISAN.................................................................................................6
JENIS-JENIS MESIN FRAIS................................................................................................7
ALAT-ALAT PEMOTONG MESIN FRAIS..........................................................................9
MESIN BOR........................................................................................................................12
PENGERTIAN MESIN BOR..............................................................................................12
JENIS-JENIS MESIN BOR.................................................................................................12
BAGIAN-BAGIAN UTAMA MESIN BOR........................................................................15
PENGERJAAN PENGEBORAN........................................................................................15
PERAWATAN MESIN.........................................................................................................16
BAB III
KESIMPULAAN.................................................................................................................17
SARAN................................................................................................................................17

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Mesin bubut adalah mesin yang dibuat dari logam, gunanya untuk membentuk benda kerja
dengan cara menyayat, gerakan utamanya adalah berputar. Di bidang industri, keadaan mesin
bubut sangat berperan, terutama didalam industri permesinan. Misalnya dalam industri otomotif,
mesin bubut berperan dalam pembuatan komponen-komponen kendaraan, seperti mur, baut,roda
gigi, poros, tromol dan lain sebagainya.Penggunaan mesin bubut juga dapat dihubungkan dengan
mesin lain seperti mesin bor ( drilling machine ), mesin gerinda ( grinding machine), mesin frais
( milling machine ), mesin sekrap ( shaping machine), mesin gergaji ( sawing machine) dan
mesin-mesin yang lainnya. Namun ada salah satu hal yang paling penting dari sebuah mesin
adalah perawatannya. Perawatan dilakukan untuk menjaga kondisi mesin dalam keadaan yang
baik. Sebelum kegiatan perawatan dilaksanakan, diperlukan kegiatan perencanaan perawatan
terlebih dahulu. Ini bertujuan agar proses perawatan berjalan sesuai rencana.
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang dan permasalahan diatas, maka perumusan masalah dalam
pembuatan perencanaan perawatan ini adalah :
a. Apa itu mesin bubut, mesin sekrap, mesin frais dan mesin bor
b. Apa fungsi utama komponennya ?
c. Apa sajakah sumber yang terkait dengan pekerjaan perawatannya.
d. Bagaimana langkah-langkah perawatannya.
e. Bagaimana sistematika pelumasan eretannya.
2

1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan perencanaan perawatan ini adalah sebagai berikut :
a. Mengetahui pengertian mesin bubut, mesin sekrap, mesin frais dan mesin bor.
b. Mengetahui fungsi utama komponen mesin-mesin tersebut
c. Mengetahui sumber yang terkait dengan pekerjaan perawatan mesin-mesin tersebut.
d. Mengetahui langkah-langkah perawatan mesin-mesin tersebut.
e. Mengetahui sistematika pelumasan eretan pada mesin-mesin tersebut.
1.4 Metode Penulisan
Metode penulisan pada makalah ini berhubungan dengan pokok pembahasan pada mesin
bubut, mesin sekrap, mesin frais dan mesin bor. Sumber data yang di bahas dalam makalah ini
diambil dari internet.

BAB II
ISI
MESIN BUBUT
PENGERTIAN MESIN BUBUT

Mesin Bubut adalah suatu Mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar.
Bubut sendiri merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan
dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara
translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut
gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan. Dengan mengatur
perbandingan kecepatan rotasi benda kerja dan kecepatan translasi pahat maka akan diperoleh
berbagai macam ulir dengan ukuran kisar yang berbeda. Hal ini dapat dilakukan dengan jalan
menukar roda gigi translasi yang menghubungkan poros spindel dengan poros ulir.
Roda gigi penukar disediakan secara khusus untuk memenuhi keperluan pembuatan ulir. Jumlah
gigi pada masing-masing roda gigi penukar bervariasi besarnya mulai dari jumlah 15 sampai
dengan jumlah gigi maksimum 127. Roda gigi penukar dengan jumlah 127 mempunyai
kekhususan karena digunakan untuk konversi dari ulir metrik ke ulir inci.
Mesin Bubut di bagi menjadi beberapa jenis yaitu :
1. Mesin Bubut Universal
2. Mesin Bubut Khusus
3

3. Mesin Bubut Konvensional


4. Mesin Bubut CNC

BAGIAN- BAGIAN UTAMA MESIN BUBUT :


1.Kepala tetap
2.Kepala lepas
3.poros transportir
4.Eretan
5.Bed
TEKNIK - TEKNIK MEMBUBUT
1.Cekam Benda kerja bagian
2.Benda kerja ditumpu dengan kepala lepas
3.membubut dengan mengunakan 2 center
PRINSIP KERJA MESIN BUBUT
Proses pembubutan adalah salah satu proses pemesinan yang mengunakan pahat dengan satu
mata potong untuk membuang material dari permukaan benda kerja yang berputar. Pahat
bergerak pada arah linier sejajar dengan sumbu putar benda kerja seperti yang terlihat pada
gambar. Dengan mekanisme kerja seperti ini, maka Proses bubut memiliki kekhususan untuk
membuat benda kerja yang berbentuk silinder.
Benda kerja di cekan dengan poros spindel dengan bantuan chuck yang memiliki rahang pada
salah satu ujungnya. Poros spindel akan memutar benda kerja melalui piringan pembawa
sehingga memutar roda gigi pada poros spindel. Melalui roda gigi penghubung, putaran akan
disampaikan ke roda gigi poros ulir. Oleh klem berulir, putaran poros ulir tersebut diubah
menjadi gerak translasi pada eretan yang membawa pahat. Akibatnya pada benda kerja akan
terjadi sayatan yang berbentuk ulir.

MESIN SEKRAP
PENGERTIAN MESIN SEKRAP

Mesin sekrap (Shaping Machine) adalah mesin perkakas yang mempunyai gerak utama bolakbalik horizontal dan berfungsi untuk merubah bentuk dan ukuran benda kerja sesuai dengan yang
dikehendaki, (Amstead, 1955). Mesin sekrap juga adalah mesin dengan pahat pemotong ulakalik, dari jenis pahat mesin bubut, yang mengambil pemotongan berupa garis lurus dengan
menggerakkan benda kerja menyilang jejak dari pahat ini.
4

Pahat bekerja pada saat gerakan maju, dengan gerakan ini dihasilkan pekerjaan, seperti :
a.Meratakan bidang : baik bidang datar, bidang tegak maupun bidang miring.
b.Membuat alur : alur pasak, alur V, alur ekor burung, dsb.
c.Membuat bidang bersudut atau bertingkat.
d.Membentuk : yaitu mengerjakan bidang-bidang yang tidak beraturan.
MACAM - MACAM MESIN SEKRAP
Berikut ini macam-macam dari mesin sekrap.
a.Menurut cara kerjanya :
1). Mesin sekrap biasa, dimana pahat sekrap bergerak mundur maju menyayat benda kerja yang
terpasang pada meja mesin.
2).Planer, dimana pahat (diam) menyayat benda kerja yang dipasang pada meja mesin dan
bergerak bolak-balik.
3).Sloting, dimana gerakan pahat adalah vertical (naik-turun), digunakan untuk membuat alur
pasak pada roda gigi dan pully.
b.Menurut tenaga penggeraknya :
1).Mesin sekrap engkol : gerak berputar diubah menjadi gerak bolak-balik dengan engkol.
2).Mesin sekrap hidrolik : gerak bolak-balik lengan berasal dari tenaga hidrolik.
UKURAN MESIN SEKRAP
Ukuran utama sebuah mesin sekrap ditentukan oleh :
a.Panjang langkah maksimum.
b.Jarak maksimum gerakan meja mesin arah mendatar.
c.Jarak maksimum gerkan meja mesin arah vertical (naik turunnya meja).
CARA KERJA MESIN SEKRAP
Pada mesin sekrap, gerakan berputar dari motor diubah menjadi gerak lurus/gerak bolak-balik
melalui blok geser dan lengan penggerak. Possisi langkah dapat diatur dengan spindle posisi dan
untuk mengatur panjang langkah dengan bantuan blok geser.
NAMA - NAMA BAGIAN MESIN SEKRAP
1.Support/eretan tegak
2.Pelat pemegang pahat
3.Tool post/penjepit pahat
4.Ragum
5.Meja
6.Penjepit
7.Tuas kedudukan eretan
8.Tuas kedudukan langkah
9.Lengan
10.Rangka
11.Tombol On-Off
12.Tuas penjalan
13.Tuas pengtur kecepatan
14.Pengatur jarak langkah
15.Motor
16.Eksentrikpenggerak
17.Eretan meja arah
18.Eretan meja arah tegak
5

MESIN FRAIS
PENGERTIAN MESIN FRAIS
Mesin frais (milling machine) adalah mesin perkakas yang dalam proses kerja pemotongannya
dengan menyayat atau memakan benda kerja menggunakan alat potong bermata banyak yang
berputar (multipoint cutter). Pisau frais dipasang pada sumbu atau arbor mesin yang didukung
dengan alat pendukung arbor. Pisau tersebut akan terus berputar apabila arbor mesin diputar oleh
motor listrik, agar sesuai dengan kebutuhan, gerakan dan banyaknya putaran arbor dapat diatur
oleh operator mesin frais (Rasum, 2006).

BENTUK PENGEFRAISAN
Mesin frais mempunyai beberapa hasil bentuk yang berbeda, dikarenakan cara pengerjaannya.
Berikut ini bentu-bentuk pengfraisan yang bisa dihasilkan oleh mesin frais.
1. Bidang rata datar
2. Bidang rata miring menyudut
3. Bidang siku
4. Bidang sejajar
5. Alur lurus atau melingkar
6. Segi beraturan atau tidak beraturan
7. Pengeboran lubang atau memperbesar lubang
8. Roda gigi lurus, helik, paying, cacing
9. Nok/eksentrik, dll.

JENIS - JENIS MESIN FRAIS


Jenis-jenisnya terdiri dari mesin frais tiang dan lutut (column-and-knee), mesin frais hobbing
(hobbing machines), mesin frais pengulir (thread machines), mesin pengalur (spline machines)
dan mesin pembuat pasak (key milling machines). Untuk produksi massal biasanya dipergunakan
jenis mesin frais banyak sumbu (multi spindles planer type) dan meja yang bekerja secara
berputar terus-menerus (continuous action-rotary table) serja jenis mesin frais drum (drum type
milling machines) (Efendi, 2010). Berikut ini ada macam-macam mesin frais:
A. Mesin frais horizontal atau bisa disebut dengan mesin frais mendatar dapat digunakan untuk
mengejakan pekerjaan sebagai berikut ini antara lain:

mengfrais rata.
mengfrais ulur.
mengfrais roda gigi lurus.
mengfrais bentuk.
membelah atau memotong.

Gambar Mesin Frais Horizontal

B. Mesin frais vertical atau bisa disebut dengan mesin frais tegak dapat digunakan untuk
mengerjakan pekerjaan sebagai berikut:

mengfrais rata.
mengfrais ulur.
mengfrais bentuk.
membelah atau memotong.
mengebor.

Gambar 3.2 Mesin Frais Vertical

C. Mesin frais universal adalah suatu mesin frais dengan kedudukan arbornya mendatar
perubahan kearah vertikal dapat dilakukan dengan mengubah posisi arbor. Gerakan meja dari
mesin ini dapat kearah memanjang, melintang, naik turun. Dan dapat diputar membuat sudut
tertentu terhadap bodi mesin.

Gambar Mesin Frais Universal

ALAT - ALAT PEMOTONG MESIN FRAIS


Mesin frais mempunyai beberapa alat potong yang mempunyai fungsi berbeda. Contoh alat
potong yang ada pada mesin frais, yaitu pisau freis.
Pisau mesin frais atau Cutter mesin frais baikhorisontal maupun vertical memiliki banyak sekali
jenis dan bentuknya. Pemilihan pisau frais berdasarkan pada bentuk benda kerja, serta mudah
atau kompleksnya benda kerja yang akan dibuat.

a. Pisau mantel
Pisau jenis ini dipakai pada mesin frais horizontal. Biasanya digunakan untuk pemakanan
permukaan kasar (Roughing) dan lebar.

Gambar Pisau mantel

b. Pisau alur
Pisau alur berfungsi untuk membuat alur pada bidang permukaan benda kerja. Jenis pisau ini ada
beberapa macam yang penggunaanya disesuaikan dengan kebutuhan.

Gambar Pisau Alur

c. Pisau frais bergigi


Pisau jenis ini digunakan untuk membuat roda gigi sesuai jenis dan jumlah gigi yang
diinginkan. Pada pisau bergigi ini benda yang tersayat akan lebih cepat, dikarenakan bentuk
pisaunya yang bergigi.

Gambar Pisau frais bergigi

d. Pisau frais radius cekung dan cembung


Pisau jenis ini digunakan untuk membuat benda kerjanya yang bentuknya memiliki radius dalam
(cembung atau cekung). Pisau frais radius cekung proses kerjanya sama dengan pisau radius
cembung hanya saja yang membedakan adalah bentuk pisau yang berbeda.

Gambar Pisau radius Cekung

Gambar Pisau radius Cembung

e. Pisau frais alur T


Pisau ini hanya digunakan untuk membuat alur berbentuk T seperti halnya pada meja mesin frais.
Benda kerja yang akan disayat diatur dengan selera operator, sehingga menghasilkan bentuk
sayatan yang diinginkan.

Gambar Pisau frais Alur T

f. Pisau frais sudut


Pisau ini berguna untuk membuat alur berbentuk sudut yang hasilnya sesuai sudut pisau yang
digunakan. Pisau jenis ini memiliki sudut-sudut yang berbeda diantaranya 30, 45, 50, 60, 70, 80
derajat.

Gambar Pisau frais Sudut


g. Pisau jari
10

Ukuran pisau jenis ini sangat bervariasi mulai ukuran kecil sampai ukuran besar. Pada
pengoperasiannya biasanya dipakai untuk membuat alur pada bidang datar atau pasak dan jenis
pisau ini pada umumnya dipasang pada posisi tegak (mesin frais vertical).

Gambar Pisau Jari

h. Pisau frais muka dan sisi


Jenis pisau ini memiliki mata sayat dimuka dan disisi, dapat digunakan untuk mengfrais bidang
rata dan bertingkat.

i. Pisau frais pengasaran


Pisau jenis ini mempunyai satu ciri khas yang berbeda sisinya berbentuk alur helik. Cara tersebut
dapat digunakan untuk menyatat benda kerja dari sisi potong cutter sehingga potongan pisau ini
mempu melakukan penyayatan yang cukup besar.
j. Pisau frais gergaji
Pisau jenis ini digunakan untuk memotong atau membelah benda kerja. Selain itu juga dapat
digunakan untuk membuat alur yang memiliki ukuran lebar kecil.

MESIN BOR
PENGERTIAN MESIN BOR
Mesin bor adalah suatu jenis mesin gerakanya memutarkan alat pemotong yang arah pemakanan
mata bor hanya pada sumbu mesin tersebut (pengerjaan pelubangan). Sedangkan Pengeboran
adalah operasi menghasilkan lubang berbentuk bulat dalam lembaran-kerja dengan
menggunakan pemotong berputar yang disebut BOR.

JENIS-JENIS MESIN BOR


1.Mesin bor meja
Mesin bor meja adalah mesin bor yang diletakkan diatas meja. Mesin ini digunakan untuk
membuat lobang benda kerja dengan diameter kecil (terbatas sampai dengan diameter 16 mm).
Prinsip kerja mesin bor meja adalah putaran motor listrik diteruskan ke poros mesin sehingga
poros berputar. Selanjutnya poros berputar yang sekaligus sebagai pemegang mata bor dapat
digerakkan naik turun dengan bantuan roda gigi lurus dan gigi rack yang dapat mengatur tekanan
pemakanan saat pengeboran.
11

Gambar Mesin Bor Meja


2. Mesin bor tangan (pistol)
Mesin bor tangan adalah mesin bor yang pengoperasiannya dengan menggunakan tangan dan
bentuknya mirip pistol. Mesin bor tangan biasanya digunakan untuk melubangi kayu,
tembokmaupun pelat logam. Khusus Mesin bor ini selain digunakan untuk membuat lubang juga
bisa digunakan untuk mengencangkan baut maupun melepas baut karena dilengkapi 2 putaran
yaitu kanan dan kiri. Mesin bor ini tersedia dalam berbagai ukuran, bentuk, kapasitas dan juga
fungsinya masing-masing.

Gambar Mesin Bor Tangan


3. Mesin bor Radial
Mesin bor radial khusus dirancang untuk pengeboran benda-benda kerja yang besar dan berat.
Mesin ini langsung dipasang pada lantai, sedangkan meja mesin telah terpasang secara permanen
pada landasan atau alas mesin.. Pada mesin ini benda kerja tidak bergerak. Untuk mencapai
proses
pengeboran terhadap benda kerja, poros utama yang digeser kekanan dan kekiri serta dapat
digerakkan naik turun melalui perputaran batang berulir.
Gambar Mesin Bor Radial

4.Mesin Bor Tegak (Vertical Drilling Machine)


Digunakan untuk mengerjakan benda kerja dengan ukuran yang
lebih besar, dimana proses pemakanan dari mata bor dapat
dikendalikan secara otomatis naik turun. Pada proses
pengeboran, poros utamanya digerakkan naik turun sesuai
kebutuhan. Meja dapat diputar 3600 , mejanya diikat bersama
sumbu berulir pada batang mesin, sehingga mejanya dapat digerakkan naik turun dengan
menggerakkan engkol.
12

Gambar Mesin Bor Tegak

5.Mesin bor koordinat


Mesin bor koordinat pada dasarnya sama prinsipnya dengan mesin bor yang lainnya.
Perbedaannya terdapat pada sistem pengaturan posisi pengeboran. Mesin bor koordinat
digunakan untuk membuat/membesarkan lobang dengan jarak titik pusat dan diameter lobang
antara masing-masingnya memiliki ukuran dan ketelitian yang tinggi. Untuk mendapatkan
ukuran ketelitian yang tinggi tersebut digunakan meja kombinasi yang dapat diatur dalam arah
memanjang dan arah melintang dengan bantuan sistem optik. Ketelitian dan ketepatan ukuran
dengan sisitem optik dapat diatur sampai mencapai toleransi 0,001 mm.

Gambar Mesin Koordinat


6.Mesin bor lantai
Mesin bor lantai adalah mesin bor yang dipasang pada lantai. Mesin bor lantai disebut juga
mesin bor kolom. Jenis lain mesin bor lantai ini adalah mesin bor yang mejanya disangga dengan
batang pendukung. Mesin bor jenis ini biasanya dirancang untuk pengeboran benda-benda kerja
yang besar dan berat.

7.Mesin bor berporos (mesin bor gang)


Mesin bor ini mempunyai lebih dari satu spindel, biasanya sebuah meja dengan empat spindel.
Mesin ini digunakan untuk melakukan beberapa operasi sekaligus, sehingga lebih cepat.untuk
produksi masal terdapat 20 atau lebih spindel dengan sebuah kepala penggerak.

BAGIAN BAGIAN UTAMA MESIN BOR


1.Base (Dudukan )

13

Base ini merupakan penopang dari semua komponen mesin bor. Base terletak paling bawah
menempel pada lantai, biasanya dibaut. Pemasangannya harus kuat karena akan mempengaruhi
keakuratan pengeboran akibat dari getaran yang terjadi.
2.Column (Tiang)
Bagian dari mesin bor yang digunakan untuk menyangga bagian-bagian yang digunakan untuk
proses pengeboran. Kolom berbentuk silinder yang mempunyai alur atau rel untuk jalur gerak
vertikal dari meja kerja.
3.Table (Meja)
Bagian yang digunakan untuk meletakkan benda kerja yang akan di bor. Meja kerja dapat
disesuaikan secara vertikal untuk mengakomodasi ketinggian pekerjaan yang berbeda atau bisa
berputar ke kiri dan ke kanan dengan sumbu poros pada ujung yang melekat pada tiang
(column). Untuk meja yang berbentuk lingkaran bisa diputar 3600 dengan poros ditengah-tengah
meja. Kesemuanya itu dilengkapi pengunci (table clamp) untuk menjaga agar posisi meja sesuai
dengan yang dibutuhkan. Untuk menjepit benda kerja agar diam menggunakan ragum yang
diletakkan di atas meja.
4.Drill (Mata Bor)
Adalah suatu alat pembuat lubang atau alur yang efisien. Mata bor yang paling sering digunakan
adalah bor spiral, karena daya hantarnya yang baik, penyaluran serpih (geram) yang baik karena
alur-alurnya yang berbentuk sekrup, sudut-sudut sayat yang menguntungkan dan bidang potong
dapat diasah tanpa mengubah diameter bor. Bidangbidang potong bor spiral tidak radial tetapi
digeser sehingga membentuk garis-garis singgung pada lingkaran kecil yang merupakan hati bor.
5.Spindle
Bagian yang menggerakkan chuck atau pencekam, yang memegang / mencekam mata bor.
6.Spindle head
Merupakan rumah dari konstruksi spindle yang digerakkan oleh motor dengan sambungan
berupa belt dan diatur oleh drill feed handle untuk proses pemakananya.
7.Drill Feed Handle
Handel untuk menurunkan atau menekankan spindle dan mata bor ke benda kerja
( memakankan)
8.Kelistrikan
Penggerak utama dari mesin bor adalah motor listrik, untuk kelengkapanya mulai dari kabel
power dan kabel penghubung , fuse / sekring, lampu indicator, saklar on / off dan saklar pengatur
kecepatan.
PENGERJAAN PENGEBORAN
Jenis cutting tool (mata bor) yang digunakan dalam proses pengeboran antara lain:
1.Drilling
Proses yang digunakan untuk membuat suatu lubang pada benda kerja yang solid.
2.Step drill
Proses yang digunakan untuk pembuatan lubang dengan diameter bertingkat.
3.Reaming
Reaming adalah cara akurat pengepasan dan finishing lubang yang sudah ada sebelumnya.
4.Boring
Proses memperluas sebuah lubang yang sudah ada dengan satu titik pahat. Boring lebih disukai
karena kita dapat memperbaiki ukuran lubang, atau keselarasan dan dapat menghasilkan lubang
yang halus..
5.Counter Bore
Operasi ini menggunakan pilot untuk membimbing tindakan pemotongan. Digunakan untuk
proses pembesaran ujung lubang yang telah dibuat dengan kedalaman tertentu, untuk
mengakomodasi kepala baut
6.Countersink (bor benam)
Khusus pembesaran miring berbentuk kerucut pada akhir lubang untuk mengakomodasi sekrup
versink. Kerucut sudut 60 , 82 , 90 , 100 , 110 , 120
7.Tapping
14

Tapping adalah proses dimana membentuk ulir dalam. Hal ini dilakukan baik oleh tangan atau
oleh mesin.
Untuk Mekanisme Proses pengerjaan pengeboran adalah sebagai berikut ;
1.Pemasangan Benda Kerja
a.Jika menggunakan ragum, untuk benda kerja rata dan mendatar dengan ukuran benda tebalnya
lebih pendek dari ukuran tinggi mulut ragum, dibagian bawah benda kerja ditahan denagan
bantalan yang rata dan sejajar (paralel). Agar ragum tidak turut bergerak, ragum diikat denagan
menggunakan mur baut pada meja bor.
b.Jika tidak menggunakan ragum, benda kerja diikat pada meja bor dengan menggunakan dua
buah mur baut, dua buah penjepit bentuk U dengan dua balok penahan yang sesuai.
c.Untuk mengebor logam batang berbentuk bulat, benda kerja diletakan pada sebuah balok V dan
dijepit dengan batang pengikat khusus, kemudian ditahan dengan menggunakan balok yang
sesuai dan diikat oleh mur baut pada meja mesin bor.
d.Untuk benda kerja yang akan dibor tembus, benda kerja dijepit dengan menggunakan batang,
penjepit khusus, balok penahan yang sesuai tingginya dan diikat dengan mur baut pengikat agar
tidak merusak ragum.
2.Pemasangan Mata Bor pada chuck
a.Bor dengan tangkai lurus (taper) langsung dimasukan pada lubang sumbu mesin bor, tidak
boleh menggunakn pemegang bor. Dengan demikian, lubang alur menerima ujung taper dan
lubang taper diimbangi oleh selubang yang distandarisasi (dinormalisasikan). Ujung taper tidak
digunakan untuk memegang tapi untuk mempermudah dilepas dari selumbung dengan
menggunakan soket. Sebelum melepas bor, sepotong kayu harus diletakan dibawahnya, sehingga
mata bor tidak akan rusak pada saat jatuh.
b.Bor dengan tangkai selinder diguanakan Pemegang bor berkonsentrasi sendiri dengan dua
atau tiga rahang. Bor harus dimasukan sedalam mungkin sehinggan tidak selip pada saat
berputar. Permukaan bagiaan dalam pemegang berhubungan dengan tangakai mata bor, sehingga
menghasilkan putaran bor.
c.Bor dengan kepala bulat lurus diperguanakan pemegang/ penjepit bor otomatis (universal),
dimana bila diputar kuncinya, maka mulutnya akan membuka atau menjepit dengan sendirinya
(otomatis).
d.Bor dengan kepala tirus dipergunakan taper atau sarung pangurang yang dibuat sesuai dengan
tingkatan dan kebutuhan, sehingga terdapat bermacam-macam ukuran.
e.Mata bor yang baik asahan mata potongnya akan mengebor dengan baik dan akan
menghasilkan tatal yang sama tebal dengan yang keluar melalui kedua belah alur spiral bor.
Untuk bahan memerlukan pendinginan, dipergunakan cerek khusus tempat bahan pendingin.
3.Atur posisi benda kerja dengan menggerakkan meja, untuk arah vertical cukup memutar
handle, untuk gerak putar mejanya cukup membuka pengunci di bawah meja dan di sesuaikan,
setelah itu jangan lupa mengunci semua pengunci.
4.Tancapkan steker mesin ke stop kontak sumber listrik, kemudian tekan sakelar on (pada saat ini
spindle sudah berputar). Atur kecepatan yang sesuai dengan benda kerja.
5.Untuk pemakanan ke benda kerja, putar Drill feed Handle sehingga mata bor turun dan
memakan benda kerja.
6.Gunakan cairan pendingin bila perlu
7.Setelah selesai, tekan sakelar off untuk mematikan mesin
8.Untuk Mesin bor tangan / pistol sakelar khusus untuk pilhan putaran ke kanan dan ke kiri.

PERAWATAN MESIN
Sebuah mesin dalam menjaga performa kinerjanya juga membutuhkan perawatan yang intensif
pada setiap komponen mesinnya. Hal ini juga diperlukan untuk mesin bor. Adapun hal-hal yang
harus diperhatikan :
1.Pelumasan secara rutin untuk menghilangkan panas dan gesekan.
2.Mesin harus dibersihkan setelah digunakan
3.Chips harus dibersihkan menggunakan kuas.
4.T-slots, grooves, spindles sleeves, belts, and pulley harus dibersihkan.
5.Mesin diolesi dengan cairan anti karat untuk mencegah dari berkarat
6.Pastikan untuk alat pemotong berjalan lurus (stabil) sebelum memulai operasi.
7.Jangan menempatkan alat-alat lain di meja pemboran
15

8.Hindari pakaian longgar


9.Perlindungan khusus untuk mata

BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Keselamatan kerja dalam bekerja merupakan aspek penting yang harus diperhatikan pada saat
melaksanakan kerja yang terkait dengan manusia (operator/pekerja), mesin, dan alat.
Sehubungan dengan sebelum kita melakukan suatu pekerjaan, harus diperhatikan instruksiinstruksi yang terkait dengan keselamatan kerja.
SARAN
Hindari Hal-Hal Potensial Yang Menyebabkan Kecelakaan.
1. Lindungi lintasan meja dari hubungan langsung dengan listrik
2. Selalu gunakan kaca mata pelindung
3. Jangan menghentian spindel dengan tangan

16