Anda di halaman 1dari 1

sejak bada subuh tadi, ku hanya meringkuk di atas dipan tidurku

yang sudah kuanggap istana itu, memejamkan mata demi menghilangkan


sisa-sisa kantuk yang masih bergelayut manja dikelopak mataku setelah
sahur tadi.. berbagai macam mimpi menari tepat di depan mataku yang
terlelap, yang membuatku berharap lebih untuk ada dikehidupan nyataku.
Hingga sang pencerah menyebarkan cahayanya melalui celah jendela
kamarku. Tuhan, bukankah dunia ini terlalu indah untukku ?? lalu
bagaimana dengan syurga yang kau janjikan ? nalarku tak sampai untuk
bisa membayangkannya. Lantas, mengapa masih saja ada di antara
mereka mengharapkan syurga itu sementara mereka kerap mengingkari
perintahmu. Apakah itu takdir bagi mereka ? sampai kapan Kau akan
membuat dunia ini sebagai ujian bagi kami ? seberapa mahalnya kah
syurga itu ? Hingga harga pun tak ada bandingan dengan dunia tempat
kami berpijak saat ini. Ya Rabb.... ampunanMu sangat luas,, sungguh ku
tak bermaksud apa-apa.. hanya kekagumanku pada ciptaanMu yang
membuatku sedikit berfikir tentang hal itu. Benar, Engkaulah sutradara
terhebat, menciptakan skenario yang luar biasa, alurnya yang sedemikian
rumit hingga sulit ditebak oleh insan sekerdil kami. Kami tak pernah lepas
dari hidayahMu.. kami butuh itu untuk bisa mengais ilmu yang telah kau
taburkan...