Anda di halaman 1dari 21

1

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM
UJI SITOTOKSIK EKSTRAK JANTUNG PISANG
BATU(Musa balbisiana Colla) TERHADAP SEL HeLa
BIDANG KEGIATAN
PKM PENELITIAN

DIUSULKAN OLEH :
KETUA
ANGGOTA

:
:

DHIEO KURNIAWAN
BIMA ADI PRASETYA
AHMAD SYAHIBUL WAFA
FAUZIYYAH AL HASANAH
DARWAN NOR KISWANTO

21154449A / 2015
21154670A / 2015
21154431A / 2015
21154671A / 2015
22164836A / 2016

UNIVERSITAS SETIA BUDI


SURAKARTA
2016

Halaman Sampul
Pengesahan Usulan Pkm-Penelitian
Daftar Isi
Bab 1 Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Masalah
1.2 Perumusan Masalah
1.3 Tujuan
1.4 Luaran Yang Diharapkan
1.5 Kegunaan
Bab 2. Tinjauan Pustaka
2.1. Pisang Batu(Musa balbisiana Colla)
Bab 3. Metode Penelitian
3.1 Lokasi Dan Waktu Penelitian
3.2. Prosedur Penelitian
3.3. Analisis Data
Bab 4. Biaya Dan Jadwal
4.1. Biaya Kegiatan
4.2 Jadwal Kegiatan
Daftar Pustaka
Lampiran I. Biodata Ketua, Anggota, Dosen Ppendamping
I.I Biodata Ketua Ketua Peneliti
I.2 Biodata Anggota Peneliti 1
I.3 Biodata Anggota Peneliti 2
I.4 Biodata Anggota Peneliti 3
I.5 Biodata Anggota Peneliti 4
I.6 Biodata Dosen Pendamping
Lampiran 2 Justifikasi Anggaran
Lampiran 3 Susunan Organisasi Tim Kegiatan Dan Pembagian Tugas
Lampiran 4 Surat Pernyataan Peneliti Atau Ketua

BAB 1. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Menurut WHO pada tahun 2030 akan terjadi lonjakan penderita kanker di
Indonesia sampai tujuh kali lipat. Jumlah penderita kanker yang meninggal juga
kian memprihatinkan.
Untuk penderita kanker serviks, jumlahnya juga sangat tinggi. Setiap tahun
tidak kurang dari 15.000 kasus kanker serviks terjadi di Indonesia. Itu membuat
kanker serviks disebut sebagai penyakit pembunuh wanita nomor 1 di Indonesia.
Sementara kanker payudara, merupakan penyakit dengan kasus terbanyak
kedua setelah kanker serviks. Penderita kanker payudara di Indonesia pada tahun
2004 (sebagaimana dikutip dari Profil Kesehatan Indonesia tahun 2008) sebanyak
5.207 kasus.
Kanker hati juga menjadi jenis kanker dengan penderita yang banyak.
Penderita kanker hati umumnya laki-laki. Penyakit kanker hati ini merupakan jenis
penyakit kanker dengan jumlah penderita nomor lima terbanyak di dunia dan
menjadi penyebab kematian nomor tiga.
Sementara pada anak, leukemia merupakan jenis kanker yang paling banyak
menyerang. Leukemia atau kanker darah menduduki peringkat tertinggi kasus
kanker pada anak karena masih lemahnya penanganan kanker pada anak.
Namun, jika sudah terlanjur menderita kanker, tak ada hal lain yang bisa
dilakukan selain melakukan pengobatan. Pengobatan kanker selain lewat medis,
juga bisa dilakukan secara alternatif. Pengobatan alternatif bagi penderita kanker
bisa dilakukan dengan minum obat herbal antikanker yang berkhasiat menumpas
habis sel kanker sampai ke akar-akarnya seperti Sarang Semut yang kini dikenal
sebagai herbal antikanker dengan reaksi tercepat.
Hanya 1-2 bulan penggunaan, efek positif sudah dapat dirasakan oleh
penderita kanker. Penderita kanker tidak perlu cemas akan efek samping yang
ditimbulkan karena sejauh ini tidak ada efek samping negatif yang dilaporkan oleh
para penggunanya. Penderita kanker dapat sembuh tanpa perlu menjalani berbagai
macam pengobatan yang rumit dan menyakitkan.
Pisang batu ( Musa balbisiana Colla ) merupakan tanaman buah-buahan tropika
yang berasal dari Asia Tenggara, Brazil dan India. Di Asia Tenggara, pisang
diyakini dari Semenanjung Malaysia dan filipina. Pisang telah lama berkembang di
India yaitu sejak 500 tahun sebelum masehi dan menyebar sampai ke daerah
Pasifik. Pisang memiliki peranan penting di Indonesia karena dikonsumsi oleh
konsumen tanpa memperhatikan tingkat sosial (Satuhu dan Supriadi, 2000).
Di Indonesia tanaman pisang adalah tanaman yang multiguna, selain
buahnyayang digunakan sebagai bahan konsumsi, daunya juga dapat digunakan
sebagai pembungkus dan bakal buahnya atau yang sering dikenal sebagai jantung

pisang digunakan sebagai sayur. Pisang memiliki kandungan gizi seperti


karbohidrat,vitamin, mineral, air, lemak dan protein(Direktor Jenderal Bina
ReproduksiHortikultura, 2003).
Selain itu, pisang merupakan jenis buah yang mengandung banyak senyawa
kimia yang bersifat antioksidan. Penelitian terhadap pisang menunjukan bahwa
pisang tersebut banyak mengandung phenolik serta karotene (Fatemeh et al .,2012).
Selain pada buah pisang, antioksidan juga terdapat pada kulit pisang.Antioksid
an yang terdapat pada kulit pisang memiliki aktivitas yang lebih tinggi dibandingan
dengan buah pisang sendiri (Nagabhushan dan Bhide, 1988). Penelitian-penelitian
mengenai aktivitas antioksidan pada buah maupun kulit pisang sudah banyak
dilakukan namun, penelitian-penelitian tersebut belum banyak menggunakan bakal
buah atau jantung pisang khususnya jantung pisang batu (Musa balbisiana Colla).
Selain itu pisang batu merupakan holtikultura asli Indonesia.Oleh karena itu,
penelitian ini dilakukan guna mengetahui senyawa antioksidan pada. Jantung
pisang ( Musa balbisiana Colla) serta aktivitas antioksidan yang terdapat pada.
Jantung pisang ( Musa balbisiana Colla ). Diharapkan hasil penelitian ini dapat
memberikan informasi serta manfaat yang berguna bagi dunia kesehatan maupun
dunia pendidikan.
1.2. Perumusan Masalah
1. Apakah ekstrak jantung pisang dapat dimanfaatkan untuk obat anti kanker?
1.3. Tujuan
1. Mengetahui tingkat aktifitas ekstrak jantung pisang untuk obat anti kanker
2. Mendapatkan formulasi ekstrak jantung pisang yang tepat untuk obat anti kanker
1.4. Luaran
Luaran yang diharapkan dari artikel ini adalah artikel ilmiah yang dapat
dipublikasikan di jurnal dan teknologi yang tepat guna bagi penderita kanker.
1.5. Kegunaan
1. Memberikan pengetahuan lebih tentang khasiat jantung pisang bagi
kesehatan dan dunia penelitian

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Botani Tanaman Pisang


Pisang adalah tanaman buah berupa herba yang berasal dari kawasan di Asia
Tenggara (termasuk Indonesia). Tanaman ini kemudian menyebar ke Afrika
(Madagaskar), Amerika Selatan dan Tengah. Menurut Ahli sejarah dan botani
mengambil kesimpulan, bahwa tanaman pisang berasal dari Asia Tenggara yang
disebarkan oleh para penyebar agama Islam (Satuhu dan Supriyadi, 2004).
Spesies Musa Spp dan terdiri dari dua genus yaitu Ensente dan Musa. Genus
Musa dibagi menjadi empat golongan yaitu Australimusa, Eumusa, Callimusa,
Rodochlamys. Australimusa dan Eumusa adalah golongan yang banyak
dimanfaatkan sebagai buah konsumsi. Golongan Eumusa adalah golongan yang
saat ini paling banyak dibudidayakan. Kultivar pisang yang dapat dimakan dan
terkenal sekarang merupakan hasil persilangan dari dua spesies liar anggota
Eumusa yaitu Musa acuminata (AA) dan Musa balbisiana (BB) (Simmonds, 1959).
Hasil persilangan pisang budidaya diploid tersebut menghasilkan turunan
hibrid steril baik diploid, triploid maupun tetrapolid dengan genom AB, AAA,
AAB, ABB dan seterusnya. Menurut Satuhu dan Supriyadi (2004)
Pisang merupakan tanaman yang mudah tumbuh di sembarang tempat. Namun,
agar produktivitas tanaman optimal, sebaiknya ditanam di dataran rendah. Dimana
ketinggian tempat harus di bawah 1000 meter di atas permukaan laut. Di atas itu,
produksi pisang kurang optimum dan waktu berbuah menjadi lebih lama serta
kulitnya lebih tebal. Iklim yang dikehendaki tanaman ini 5 adalah iklim basah
dengan curah hujan merata sepanjang tahun. Oleh karena itu, pisang memberikan
hasil yang baik pada musim hujan dan hasil yang kurang memuaskan pada musim
kemarau. Jenis tanah yang disukai tanaman pisang adalah tanah liat yang
mengandung kapur atau tanah alluvial dengan pH antara 4.5-7.5 (Satuhu dan
Supriyadi, 2004).
Pisang adalah bahan pangan yang bergizi merupakan sumber karbohidrat,
protein, vitamin, dan mineral. Komponen karbohidrat terbesar pada buah pisang
adalah pati pada daging buahnya, dan akan diubah menjadi sukrosa, glukosa dan
fruktosa pada saat pisang matang (15-20 %) (Bello et al., 2000).
2.2 Pisang Batu
Berdasarkan jenisnya pisang batu termasuk ke dalam jenis pisang berbiji yaitu
M.usa brachycarpa Back yang di Indonesia daunnya sering dimanfaatkan (Hendro
Sunaryono, 2003:41).
Nama lain dari tanaman ini yaitu Musa balbisiana Colla atau pisang klutuk,
pisang biji dan pisang bereng. Pisang batu merupakan tanaman yang dijumpai
sebagai tanaman liar atau dibudidayakan, dan diduga bahwa pisang yang umumnya

dibudidayakan sekarang merupakan turunan dari Musa balbisana Colla dan Musa
acuminate Colla yang banyak memiliki keanekaragaman di Muangthai, Malaysia,
Indonesia, dan Papua Nugini (Anonim 1977).
Bagian dari tanaman pisang batu yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat
yaitu bagian buah, akar dan daun. Buah pisang batu memiliki biji yang dapat
membedakan jenis pisang ini dari pisang lainnya. Selain memiliki biji, daun pisang
batu sangat tebal sehingga banyak dimanfaatkan sebagai pembungkus makanan 7
tradisional. Kandungan kimia yang dimiliki oleh pisang batu yaitu serotonin dan
norepinefrin yang berfungsi sebagai penenang bagi tubuh.
2.3 Jantung Pisang
Jantung pisang merupakan nama lain dari bunga pisang karena bentuknya
menyerupai jantung. Jantung pisang adalah salah satu bagian dari tanamanpisang
yang mempunyai warna merah keunguan. Menurut Simonds (1962, dalam
PazminoDuren et al,. 2001).
variasi pada jantung pisang berhubungan dengan kandungan antosianin yang
terdapat di dalamnya. Dengan adanya antosianin tersebut pada tanaman pisang
menyebabkan tanaman pisang akan tumbuh sepanjang tahun dan mudah
dibudidayakan. Pada umumnya jantung pisang dimanfaatkan untuk dibuat sayur
karena memiliki kandungan gizi yaitu protein, lemak, karbohidrat, kalsium, besi,
fosfor, vitamin A, B dan vitamin C. Selain dibuat sayur, jantung pisang dapat pula
dibuat manisan, acar, maupun lalapan.
Jantung pisang memiliki nilai gizi yang dapat dimanfaatkan oleh manusia.
Komposisi nilai gizi dari setiap jantung pisang berbeda-beda, hal ini dikarenakan
jenis dan tempat pertumbuhannya berbeda-beda pula. Komposisi gizi jantung
pisang kaya akan protein, lemak, karbohidrat, kalsium, besi, fosfor, vitamin A, B
dan vitamin C. Semua komponen gizi yang terdapat pada jantung pisang sangat
bermanfaat bagi tubuh manusia.Jantung pisang klutuk atau yang lebih dikenal
dengan jantung pisang batu merupakan jenis jantung pisang yang memiliki nilai
gizi tertinggi jika dibandingkan dengan jantung pisang lainnya. Jantung pisang batu
memiliki warna seludang merah hati sehingga jantung pisang batu dapat dibedakan
dari jantung pisang lainnya.

BAB 3. METODE PENELITIAN


3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini akan dilakukan di laboratorium ekstraksi di Universitas Setia
Budi Surakarta, dan membutuhkan waktu 6 bulan dalam membuat ekstraksi
bahan anti kanker dari jantung pisang batu(Musa balbisiana Colla)
3.2. Bahan dan Alat
Bahan yang digunakan adalah jantung pisang batu, kloroform, etil asetat,
etanol 96%, 15 ml MTT,larutan DMSO, Na2CO3,larutan Folin
Ciocalteu,aquadest, dan sel Hela . Alat yang digunakan adalah plate 96
sumuran,
media
kultur
RPMI
1640,inkubator,
blender,
evaporator,kapsul,ELISA reader
3.3. Prosedur Penelitian
Metode penelitian di bagi menjadi dua yaitu penelitian pendahuluan dan
penelitian lanjutan Penelitian pendahuluan terdiri dari persiapan sampel
melalui proses ekstraksi bertingkat dan persiapan larutan hasil ekstraksi.
Sedangkan penelitian lanjutan terdiri dari aktivitas sitotoksik Uji sitotoksisitas
dengan metode MTT (3-(4, 5- dimetil tiazol-2-il-2, 5-difenil tetrazolium
bromide) test.
3.3.1. Persiapan Sampel
Pada persiapan sampel, pertama kita lepas dahulu kulit jantung pisangnya,
lalu kita keringkan dibawah sinar matahari langsung selama 2 hari lalu kita
blender sehingga menjadi halus.
3.3.2. Proses Ekstrasi
Selanjutnya ekstraksi jantung pisang yang sudah dikeringkan kemudian kita
lakukan uji sitotoksisitasnya. Ekstraksi dilakukan menggunakan Uji
sitotoksisitas dengan metode MTT (3-(4, 5- dimetil tiazol-2-il-2, 5-difenil
tetrazolium bromide) dengan 3 ekstraksi dengan kloroform, etil asetat, dan
etanol. test pelarut yang perbandingan pelarut yang digunakan adalah sampai
pelarut merendam jantung pisang yang ingin dimaserasi dan proses ekstraksi
dilakukan selama 5 x 24 jam dengan menngunakkan Erlenmeyer, lalu
diuapkan dengan evaporasi sehingga mendapatkan ekstrak larutan uji
pekat(kloroform,etil asetat, dan etanol). Tahapan ekstraksi dapat dilihat
melalui tahapan berikut :
3.3.2.1. Preparasi Ekstraksi
Sampel jantung pisang batu (Musa balbisiana Colla) kita direndam dengan
kloroform dengan penggojogan dan setiap 24 jam solvent diganti. Setelah 5
hari maserat disaring. Filtrat diuapkan dengan cara dievaporasi, sehingga
diperoleh ekstrak kloroform pekat. Ampas dikeringkan dengan cara
dianginanginkan dan selanjutnya direndam dengan etil asetat dengan
penggojogan, dan setiap 24 jam solvent diganti. Setelah 5 hari dilakukan
penyaringan. Filtrat diuapkan dengan cara dievaporasi, sehingga diperoleh

ekstrak etil asetat pekat. Kemudian ampas dikeringkan dan direndam


dengan etanol 96% dengan penggojogan dan tiap 24 jam solvent diganti.
Setelah 5 hari maserat disaring dan filtratnya dicampur dan diuapkan
dengan cara dievaporasi sehingga diperoleh ekstrak etanol pekat.
3.3.2.2. Uji Sitotoksisitas dengan Metode MTT (3-(4, 5- dimetil tiazol-2-il-2, 5
difenil tetrazolium bromide) Test
Suspensi sel sebanyak 100 ml (kepadatan 3x104 sel/sumuran) dimasukkan
ke dalam plate 96 sumuran kemudian ditambahkan 100 ml sampel dalam
media kultur RPMI 1640, sehingga diperoleh kadar akhir dari sampel
dengan variasi kadar tertentu (5, 10, 25, 125, 250 mg/ml). Selanjutnya plate
diinkubasi dalam inkubator CO2 5% selama 24 jam pada suhu 37oC. Pada
akhir inkubasi, media diambil dam digantikan dengan media baru dengan
volume 100 ml. Sel ditambahkan 15 ml MTT dan diinkubasi lagi selama 4
jam pada suhu 37oC. Sel yang hidup akan bereaksi dengan MTT
membentuk warna ungu. Reaksi MTT dihentikan dengan penambahan SDS
sebanyak 100 ml tiap sumuran. Selanjutnya diinkubasi lagi semalam.
Serapan dibaca dengan ELISA reader pada panjang gelombang 550 nm.
3.3.2.3. Penetapan Kadar Senyawa Fenolik
Kurva baku asam galat diperoleh dari pengukuran serapan seri konsentrasi
asam galat yang diperoleh dari larutan stok asam galat 0,04%. Seratus
mikroliter larutan baku ditambah 100 ml Folin Ciocalteu ditambah 2 ml air
digojog dan didiamkan selama 5 menit kemudian ditambah 2 ml Na2CO3
7% kemudian ditambah aquadest sampai 5 ml dan divortek selama 30 detik.
Absorbansi dibaca setalah 60 menit dan pada panjang gelombang
705 nm.
Sejumlah sampel diambil dari larutan stock 0,4% berturut-turut 600 l, 600
ml dan 2000 ml, kemudian pada masing-masing sampel ditambah 100 ml
Folin Ciocalteu ditambah 2 ml air digojog dan didiamkan selama 5 menit
kemudian ditambah 2 ml Na2CO3 7% kemudian ditambah aquadest sampai
5 ml dan divortek selama 30 detik. Absorbansi dibaca setelah 60 menit dan
pada panjang gelombang 705 nm. Kadar ditentukan berdasarkan persamaan
kurva baku.

BAB.4. Jadwal dan Biaya Kegiatan


4.1 RENCANA ANGGARAN SELAMA PENELITIAN
Jenis Pengeluaran
Jumlah Pengeluaran (Rp.)
Bahan Habis Pakai (BHP)
Jantung Pisang Kepok 10 biji
Rp. 300.000,Etanol 96% 3 liter @Rp. 60.000 / l liter
Rp. 180.000,Na2CO3 3 liter @Rp. 45.000 / lliter
Rp. 135.000,Etil Asetat 5 liter @Rp. 55.000/ l liter
Rp. 275.000,Klorofom 3 liter @Rp. 55.000/liter
Rp. 165.000,1 ml MTT @ Rp. 60.000/Liter
Rp. 60.000,Jumlah
Rp. 1.115.000,Peralatan Penunjang Kegiatan
Alat evapotor ekstraksi
Rp. 2500.000,Plate 96 sumuran
Rp. 700.000
Spektrofotometri
Rp. 2500.000
Blender
Rp. 300.000,Kertas saring
Rp. 40.000,Media Kultur RPMI 1640
Rp. 1000.000,Alat Elisa Reader
Rp. 2500.000
Alat Inkubator
Rp. 1000.000,Kapsul 0,1 sebanyak 30
Rp. 100.000,Jumlah
Rp 10.940.000,Biaya Perjalanan
Transportasi local
Rp. 500.000,Jumlah
Rp. 500.000,Komponen Lain-Lain
CD dan disket
Rp. 20.000,Penggandaan Laporan (5 eksemplar x @ Rp. Rp. 150.000,30.000,00)
Jumlah
Rp. 170.000,TOTAL
Rp. 12.425.000,-

4.2. Jadwal Kegiatan


Proyek penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan dengan rincian kegiatan seperti
tertera dalam tabel 1 :
Tabel 1. Jadwal Pelaksanaan Penelitian
Bulan keKegiatan
1
2
3
4
5
6
Studi literatur
Penyiapan bahan dan perancangan alat
Percobaan ekstraksi jantung pohon kepok
Analisis dan interpretasi data
Penyusunan laporan akhir
Evaluasi

DAFTAR PUSTAKA
Bello-Prez, L.A. A. De Francisco, E.Agama-Acevedo, F. Gutierrez-Meraz, F. J.L.
Garca-Suarez. 2005.Morphological and Molecular Studies of Banana
Starch. SAGE Publications, DOI: 10: 1177.
Bernasconi, Gester, Hauser, Stauble, Schneiner. 1987. Terjemah Lienda Handojo.
Teknologi Kimia Bagian 2: PT Pradnya Pramita, Jakarta.
Cook, N. C. and S. Samman. (1996). Review Flavonoids-Chemistry, Metabolism,
Cardioprotective Effect, And Dietary Sources, J. Nutr. Biochem (7): 66-76
Cuppett, S., M. Schrepf and C. Hall III. (1954). Natural Antioxidant Are They
Reality. Dalam Foreidoon Shahidi: Natural Antioxidants, Chemistry,
Health Effect and Applications, AOCS Press, Champaign, Illinois: 12-24.
Dalimartha, S. dan Soedibyo, M. (1999). Awet Muda Dengan Tumbuhan Obat dan
Diet
Supleme., Trubus Agriwidya, Jakarta. hal. 36-40.

10

Lampiran I. Biodata Ketua, Anggota, Dosen Pendamping


I.I Biodata Ketua Ketua Peneliti
1
2
3
4
5
6
7

Nama Lengkap
Dhieo Kurniawan
Jenis Kelamin
Laki-laki
Program Studi
S1 Farmasi
NIM
21154449A
Tempat dan Tanggal Lahir Pati, 17 Februari 1997
E-mail
dariusdhieokurniawan@gmail.com
Nomor Telepon/HP
085877648005

B. Riwayat Pendidikan
SD
SDN 2 Pati
2002 2009

Nama Institusi
Jurusan
Tahun Masuk-

SMP
SMP N 2 Pati
2009 2012

SMA
SMAN 3 PATI
IPA
2012 2015

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No.
1
2

Nama Pertemuan Ilmiah /


Seminar
-

Judul Artikel
Ilmiah
-

Waktu dan
Tempat
-

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi


atau
institusi lainnya)
No.
1
2

Nama Kompetisi
-

Gelar
-

Waktu dan
Tempat
-

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian
hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk
memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Surakarta, 12 November 2016
Pengurus

Dhieo Kurniawan

11

I.2 Biodata Anggota Peneliti 1


A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7

Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat dan Tanggal Lahir
E-mail
Nomor Telepon/HP

Bima Adi Prasetya


Laki-laki
S1 Farmasi
21154670A
Lumajang, 11 Pebruari 1997
bimaadiprasetya@gmail.com
082245360540

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun Masuk-

SD
SDN Jarit 01
2002 2009

SMP
SMPN 1 Pasirian
2009 - 2012

SMA
SMAN Tempeh
IPA
2012 2015

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No.
1
2

Nama Pertemuan Ilmiah /


Seminar
-

Judul Artikel
Ilmiah
-

Waktu dan
Tempat
-

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi


atau institusi lainnya)
No.
1
2

Nama Pertemuan Ilmiah /


Seminar
-

Judul Artikel
Ilmiah
-

Waktu dan
Tempat
-

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk
memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Surakarta, 21 September 2016
Pengusul,

Bima Adi Prasetya

12

I.3 Biodata Anggota Peneliti 2


1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin
3 Program Studi
4 NIM
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP

Ahmad Syahibul Wafa


Laki-laki
S1 Farmasi
21154431A
Samarinda,17 Mai 1997
Hansamuwafa@yahoo.com
082157260310

B. Riwayat Pendidikan
SD
SMP
SMA
Nama Institusi
SDN 026 loa kulu MtsN tenggarong SMKF Tenggarong
Jurusan
Farmasi
Tahun Masuk-Lulus
2002 2009
2009 2012
2012 2015
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No.

Nama Pertemuan Ilmiah /


Seminar

1
2

Judul Artikel
Ilmiah
-

Waktu dan
Tempat
-

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
No.
1
2

Nama Pertemuan Ilmiah /


Seminar
-

Judul Artikel
Ilmiah
-

Waktu dan
Tempat
-

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Surakarta, 21 September 2016
Pengusul,

Ahmad Syahibul Wafa

13

I.4 Biodata Anggota Peneliti 3


1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin
3 Program Studi
4 NIM
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP

Fauziyyah Al Hasanah
Perempuan
S1 Farmasi
21154671A
Ngawi, 5 Agustus 1996
ryuuziyya88@gmail.com
085645783568

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun Masuk-Lulus

SD
SMP
SDN Mantingan 3 SMP Darussalam
2001 - 2008
2008 2011

SMA
SMA Darussalam
2011 2014

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No.

Nama Pertemuan Ilmiah /


Seminar

1
2

Judul Artikel
Ilmiah
-

Waktu dan
Tempat
-

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
No.
1
2

Nama Pertemuan Ilmiah /


Seminar
-

Judul Artikel
Ilmiah
-

Waktu dan
Tempat
-

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Surakarta, 21 September 2016
Pengusul,

Fauziyyah Al Hasanah

14

I.4 Biodata Anggota Peneliti 3


1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin
3 Program Studi
4 NIM
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP

Darwan Nor Kiswanto


Laki-laki
S1 Farmasi
22164836A
Bangunsari, 10 Juni 1998
Nurdarwan@gmail.com
082353942705

B. Riwayat Pendidikan
SD
SDN 002
Linggang Amer
2004 2010

Nama Institusi
Jurusan
Tahun Masuk-Lulus

SMP
SMP N 5
Sendawar
2010 2013

SMA
SMK Farmasi
Samarinda
2013 2016

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No.

Nama Pertemuan Ilmiah /


Seminar

1
2

Judul Artikel
Ilmiah
-

Waktu dan
Tempat
-

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
No.
1
2

Nama Pertemuan Ilmiah /


Seminar
-

Judul Artikel
Ilmiah
-

Waktu dan
Tempat
-

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Surakarta, 21 September 2016
Pengusul,

Darwan Nor Kiswanto

15

I.5 Biodata Dosen Pendamping


1 Nama Lengkap (dengan gelar) Fransiska Leviana, M.Sc., Apt
2 Jenis Kelamin
Perempuan
3 Program Studi
Farmasi
4 NIDN
0005098201
5 E-mail
shezcha@yahoo.com
6 Nomor Telepon/HP
085728004511
B. Riwayat Pendidikan
S1

S2

S3

Nama Institusi

Universitas Sanata Universitas Gadjah


Dharma
Mada

Jurusan
Tahun Masuk-Lulus

Farmasi
2000-2004

Ilmu Farmasi
2009-2011

C. Pengalaman Penelitian Dalam 5 Tahun Terakhir


No Judul Penelitian
1
Isolasi dan Uji praklinis minyak kayu manis untuk
menghasilkan fitofarmaka Antikanker (Tahun 2)
Anggota
2
Kajian dan Uji Praklinis Minyak Kayu Manis
Untuk Menghasilkan Fitofarmaka AntiKanker
(Tahun 1)
Anggota
3
Kajian Efikasi Herbal Antioksidan Kombinasi
Daun Kepel(Stelechocarpus burahol (Bl.) Hook f
& Th.) dan Brotowali( Tinospora crispa (L) Miers)
pada Tikus Diabetes
Anggota
4
Pengaruh Asupan akan Undur-undur Laut
Terhadap Kandungan Omega 3 dan Protein Pada
Telur Itik
Anggota
5
Efek Strogenic Fraksi Etil Asetat Umbi
Bengkoang (Parachyrrhizus erosus (L) Urb.)
Terhadap Tulang pada Tikus Sprague Dawley
Terovariektomi
Anggota

Instansi
DDP2M, DIKTI

Tahun
2014

DP2M, DIKTI

2013

DP2M, DIKTI

2013

DP2M, DIKTI

2012

DP2M, DIKTI

2011

Surakarta, 12 November 2016


Pengusul,

Fransiska Leviana, M.Sc., Apt

16

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan


4.1 RENCANA ANGGARAN SELAMA PENELITIAN
Jenis Pengeluaran
Jumlah Pengeluaran (Rp.)
Bahan Habis Pakai (BHP)
Jantung Pisang Kepok 10 biji
Rp. 300.000,Etanol 96% 3 liter @Rp. 60.000 / l liter
Rp. 180.000,Na2CO3 3 liter @Rp. 45.000 / lliter
Rp. 135.000,Etil Asetat 5 liter @Rp. 55.000/ l liter
Rp. 275.000,Klorofom 3 liter @Rp. 55.000/liter
Rp. 165.000,1 ml MTT @ Rp. 60.000/Liter
Rp. 60.000,Jumlah
Rp. 1.115.000,Peralatan Penunjang Kegiatan
Alat evapotor ekstraksi
Rp. 2500.000,Plate 96 sumuran
Rp. 700.000
Spektrofotometri
Rp. 2500.000
Blender
Rp. 300.000,Kertas saring
Rp. 40.000,Media Kultur RPMI 1640
Rp. 1000.000,Alat Elisa Reader
Rp. 2500.000
Alat Inkubator
Rp. 1000.000,Kapsul 0,1 sebanyak 30
Rp. 100.000,Jumlah
Rp 10.940.000,Biaya Perjalanan
Transportasi local
Rp. 500.000,Jumlah
Rp. 500.000,Komponen Lain-Lain
CD dan disket
Rp. 20.000,Penggandaan Laporan (5 eksemplar x @ Rp. Rp. 150.000,30.000,00)
Jumlah
Rp. 170.000,TOTAL
Rp. 12.425.000,-

17

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas

No

Nama /NIM

Program
Studi

Bidang
Ilmu

Alokasi
Waktu
(jam/minggu)

Uraian
Tugas

Dhieo Kurniawan
21154449A

S1

Farmasi

20 jam

Pencari
Bahan

Bima Adi Prasetya


21154670A

S1

Farmasi

20 jam

Pencari
Bahan

Ahmad Syahibul Wafa


21154431A

S1

Farmasi

20 jam

Ekstraksi

Fauziyyah Al Hasanah
21154671A

S1

Farmasi

20 jam

Ekstraksi

5.

Darwan Nor Kiswanto


22164836A

S1

Farmasi

20 jam

Ekstraksi

Jalan Let.Jen. Sutoyo, Mojosongo Surakarta 57127 Telp. : 0271


- 852 518 Fax. : 0271 853275
Website : www.setiabudi.ac.id Email :
info@setiabudi.ac.id

SURAT
PERNYATAAN
KETUA
PELAKSANA
Saya
yang
menandatangani
Surat Pernyataan
ini:
Nama
:
Dhieo
Kurniawan
NIM
:
21154
449A
Program
Studi
:
S1
Farmasi
Fakult
as
:
Farma
si

Dengan ini menyatakan bahwa usulan PKM


Penelitian saya dengan judul: