Anda di halaman 1dari 6

Alfon Sera

1407122914

MULTI-STAGE AMPLIFIER
Multi-stage amplifier adalah suatu amplifier yang mempunyai beberapa
transistor untuk penguat sinyal. Multi-stage amplifier dibuat karena single-stage
amplifier tidak cukup untuk beberapa aplikasi elektronika. Stage amplifier ini
dibuat secara berurutan. Keluaran dari stage pertama dimasukkan ke stage kedua
untuk dikuatkan dan seterusnya.

Gambar 1. Rangkaian Multi-Stage Amplifier.


Rumus untuk multistage amplifier diatas adalah :
RB 2
VCC
RB1 RB 2

VB

V E V B 0 .7
I E VE

VCE VCC (VE VRC )


Cutoff VCC

RE

VRC I C * RC

I E IC

rej 25mV / I E
RIN ( BASE) ac (rej RE 3 )
Z IN RB 3 || RB 4 || RIN ( BASE)
RC1 || Z IN
R r
E1 ej

AV 1

RC 2 || RL
R r
E 3 ej

AV 2

AVtot AV 1 * AV 2
Vout Atotal *Vin

Saturation

VCC

( RE RC )

Alfon Sera
1407122914

Pada tulisan ini saya akan mensimulasikan rangkaian diatas dengan sedikit
perubahan. Transistor yang saya gunakan adalah transistor tipe 2N5089 dengan Bac bernilai 450. Software yang saya gunakan untuk simulasi ini adalah LTSpice dan
Proteus 8 untuk menguji apakah rumus diatas terbukti atau tidak. Gambar
rangkaian ada dibawah ini :

Gambar 2. Rangkaian pada LTSpice.

Gambar 3. Rangkaian pada Proteus.


Kita akan melihat hasil dari rangkaian multistage amplifier ini apakah
benar sesuai rumus tersebut atau tidak. Input yang digunakan adalah gelombang
sinusoidal dengan frekuensi 5KHz dan 60mVpp atau 30mVp. Vcc yang digunakan
adalah 12V DC. Inilah gambar input dari rangkaian :

Alfon Sera
1407122914

Gambar 4. Input sinyal kecil di LTSpice.

Gambar 5. Input sinyal kecil di Proteus.


Sinyal input sudah sesuai dengan keinginan, pada multistage ini terlihat
ada 2 transistor yang berarti juga ada 2 stage penguatan sinyal. Coba kita
bandingkan penguatan sinyal pada stage pertama.

Gambar 6. Sinyal output pada stage pertama di LTSpice.

Alfon Sera
1407122914

Gambar 7. Sinyal output pada stage pertama di Proteus.


Selanjutnya kita lihat sinyal output pada stage kedua.

Gambar 8. Sinyal output pada stage kedua di LTSpice.

Gambar 9. Sinyal output pada stage kedua di Proteus.


Dari hasil kedua software simulasi diatas dapat dilihat pada stage 1
maupun stage 2 amplifier terlihat jelas perbedaan hasil amplifiernya. Pada
software LTSpice penguatan terjadi dengan sangat signifikan pada stage pertama
dan terlihat sedikit penurunan pada stage kedua. Sedangkan pada proteus, di stage
pertama terlihat penguatan sedikit dan lalu terjadi penguatan kembali pada stage

Alfon Sera
1407122914

kedua. Untuk melihat keakuratan hasil dari software simulasi ini kita dapat
menggunakan rumus yang sudah ada di halaman pertama.
Diketahui :
RB2= RB4=6.8Kohm
VIN=30Vp

RB1= RB3=56Kohm
RC1=RC2=2Kohm

Vcc=12V
RE1=RE3=240Kohm

BAC=450

Jawaban :

RB 2
VCC
VB
R

R
B2
B1
V E V B 0 .7

VB

I E VE

I E 0.6

6.8 K

12 1.3V
56 K 6.8 K
VE 1.3 0.7 0.6

RE

VRC I C * RC

I E IC

VRC

VCE VCC (VE VRC )

VCE 12 (5.6) 6.4 V

Cutoff VCC
Saturation

2.5mA
240
2.5mA * 2 K 5V

Cutoff 12
VCC

Saturation 12

( RE RC )

(2240)

5.36mA

rej 25mV / 2.5mA 10


RIN ( BASE) 450(10 240) 112.5 K
Z IN 56 K || 6.8K || 112.5 K 5.7 K

rej 25mV / I E
RIN ( BASE) ac (rej RE 3 )
Z IN RB 3 || RB 4 || RIN ( BASE)
RC1 || Z IN
R r
E1 ej

AV 1

AV 2

R || RL
C2
R r
E 3 ej

2 K || 5.7 K
6
250

6 * 30mV 180mV

AV 1
Vout1

2 K || 5.6
5.88
250

5.88 * 180mV 1.0584V

AV 2

Vout 2

AVtot AV 1 * AV 2

AVtot 6 * 5.88 35.28

Vout Atotal *Vin

Vout 35.28 * 30mV 1.0584 V

Alfon Sera
1407122914

Galat/Error LTSpice:
Stage 1 :
Hitungan Pengukuran
180mV 7.28V
Error
*100%
*100% 3944.44%
Hitungan
180mV
Stage 2 :
Error

Hitungan Pengukuran
1.0584V 6.25V
*100%
*100% 490.51%
Hitungan
1.0584V

Galat/Error Proteus:
Stage 1 :
Hitungan Pengukuran
180mV 178.83mV
Error
*100%
*100% 0.65%
Hitungan
180mV
Stage 2 :
Error

Hitungan Pengukuran
1.0584V 1.04V
*100%
*100% 1.738%
Hitungan
1.0584V

Berdasarkan perhitungan, dapat dilihat bahwa hasil simulasi yang benar


mendekati rumus yang telah ada adalah menggunakan software Proteus dengan
ketelitian hasil yang sangat baik sedangkan untuk software LTSpice mempunyai
hasil yang sangat jauh dari perhitungan.