Anda di halaman 1dari 6

http://kardinanawassa.blogspot.com/2013/01/proses-konstruksi-balok.

html
Thursday, January 3, 2013

KONSTRUKSI BALOK
Pemasangan Perancah dengan Metode PCH
PCH (Perth Construction Hire) merupakan salah satu metode yang
digunakan pada struktur atas U-Residence.
Keunggulan metode PCH dibandingkan dengan scaffolding antara lain:
a. Lebih mudah dipasang
b.Jumlah yang diperlukan lebih sedikit
c. Kemampuan dalam menahan beban lebih besar
d.Lebih efektif dan efisien dalam menahan beban
Metode Pemasangan PCH
Berikut ini adalah metode pemasangan PCH:
a. Jackbase dipasang sesuai dengan titik-titik penting temat pusat beban
merata yang akan ditahan oleh perancah
b.Support disambungkan

dengan

bagian

atas jackbase, ketinggian support dapat diatur sesuai dengan ketinggian


yang diinginkan.
c. Ledger dipasang menghubungkan support yang satu dengan yang lain
d.Pada

bagian

atas support, dipasang u-head sebagai

untuk primary beam.

Gambar Bagian-bagian PCH

penopang

Pemasangan Balok LVL dan Bekisting


LVL (Laminated Veneered Lumber) merupakan balok kayu dengan
ukuran tertentu. LVL dalam proses konstruksi U-Residence ini terdiri
dari primary

beam dan secondary

beam. Primary

beam merupakan

balok penyangga utama yang berukuran lebih besar daripada secondary


beam. Primary beam ini diletakkan di atas U-head dengan jarak tertentu.
Di atas primary beam, kemudian dipasang secondary beam. Setelah
kedua jenis balok penahan dipasang, kemudian bekisting yang terbuat
dari triplek dipasang di atas secondary beam. Sebelum pengecoran,
bagian permukaan bekisting kemudian dilapisi dengan mould oil supaya
beton tidak menempel dengan bekisting, sehingga bekisting mudah
dilepaskan.

Gambar Bagian-Bagian LVL

Pemasangan Tulangan balok


Berikut ini adalah bagian dari tulangan balok:

Gambar Bagian-Bagian Tulangan Balok

Cek Elevasi Balok


Pengecekan elevasi balok dilakukan

dengan menggunakan

alat

autolevelling. Jika terdapat ketidaksesuaian, maka pengunci standar


dinaikkan atau diturunkan sampai elevasi yang sesuai.

Pengecoran Balok
Pengecoran balok terdiri atas beberapa tahapan. Hampir sama dengan
pengecoran kolom, sebelum dicor, beton ready mix diambil nilai
slumpnya dahulu, dan diambil sampel untuk benda uji, untuk melihat
apakah mutu beton tersebut sesuai atau tidak. Setelah nilai slump dicek
dan memnuhi persyaratan, beton ready mixyang akan dipakai untuk
pengecoran dimasukkan ke dalam concrete pump untuk dipompa ke
area pengecoran melalui pipa baja. Beton ready mix tersebut kemudian
dituangkan ke area pengecoran, dan digetarkan dengan menggunakan
concrete vibrator agar adukan beton padat dan tidak berongga. Setelah
pengecoran selesai (mencapai zona batas cor) adukan diratakan
menggunakan alat perata. Untuk merekatkan beton lama dan baru,
digunakan calbond (lem beton).

Gambar Pengecoran balok dan lantai

Perkuatan Balok
Sebelum pengecoran, bekisting balok dipasang perkuatan supaya
adukan beton tidak tumpah.

Gambar Perkuatan pada balok

Pekerjaan Bekisting
http://www.ilmusipil.com/pekerjaan-bekisting
Pekerjaan bekisting merupakan pekerjaan pembuatan cetakan
beton segar yang sesuai dengan bentuk dan dimensi rencana.
Bekisting umumnya terdiri atas perancah dan cetakan beton. Untuk
memberikan kualitas yang baik dalam pelaksanaan dan hasilnya,
salah satu sistem yang dapat digunakan adalah bekisting sistem
PCH.
Bagian-bagian sistem bekisting PCH
Speedshore standart
Tiang vertikal yang dilengkapi dengan kuping (v pressing) yang
dihubungkan dengan Ledger (horizontal), digunakan sebagai
penyangga untuk bekisting plat lantai atau balok. Tersedia dalam
ukuran : 4.0m, 3.5m, 3.0m, 2.5m, 2.0m, 1.5m, 1.0m, 0.6m.
Speedshore horizontal ledger
Tiang horizontal yang dilengkapi dengan c pressing yg
menghubungkan antar Standart, digunakan sebagai bagian dari
penyangga
Trigger brace open end
Tiang horizontal yang dilengkapi dengan klem pd salah satu
ujungnya yg menghubungkan antar Ledger, digunakan untuk
memperkaku rangkaian speedshore. Tersedia dalam ukuran :
2.75 m dan 2.00m
Steel plank
Papan yang menghubungkan antar ledger sebagai walking board
pada rangkaian speedshore. Steel Plank l. 22.5 cm P. 1.8m, 1.5m,

1.2m, 0.9m, 0.75m, 0.6m. Infill Plank l. 12.5cm. P. 1.8m, 1.5m,


1.2m, 0.9m, 0.75m, 0.6m.
Beam bracket
Tiang vertical yang dilengkapi dengan kuping (v pressing)
digunakan sebagai penyangga tambahan pada standart utk
penyangga bekisting balok.
Adjustable jack
Jack Base khusus PCH, fungsinya sebagai jack base atau
digabung dengan U-Head PCH sebagai tatakan Primary Beam.
U-Head
Plat tekuk berbentuk U, aplikasinya digabungkan dengan
Adjustable Jack, digunakan sebagai tatakan Primary Beam.
Adjustable Fork head
Fungsinya sama seperti adjustable formwork jack yg digabung
dengan U head, namun alat ini sudah menyatu antara Uhead dan
Jack-nya, dan kepalanya lebih kecil dari U head PCH yang
terpisah.
Base plate
Alat ini digunakan sebagai kaki standart
Speed shore prop
Pipa Support PCH, yg bisa di adjust tingginya.
Double coupler
Klem utk menghubungkan antar pipa (tube) pada speedshore.
LVL Beam
Laminated Veneered Lumber, balok kayu dengan berbagai dimensi
dan ukuran, sebagai primary beam atau sebagai secondary beam.

Waller
Fungsinya untuk Perkuatan pada bekisting kolom atau dinding
sebagai sabuk.
Push bull bracket
Fungsinya untuk mengaitkan push pull props dengan kolom atau
dinding.
Push bull base
Fungsinya untuk mengaitkan push pull props dengan lantai kerja