Anda di halaman 1dari 78

PROYEK AKHIR

RANCANG BANGUN PENGEMBANGAN KWH METER UKUR LISTRIK 1 PHASA BEBAN RUMAH TANGGA (P
engiriman dan Pengolahan Data)
Irmawan Afrilianto N 7305.040.007
Dosen Pembimbing Ir. Yahya Chusna Arief, MT. NIP. 19600906 198903 1 002 Ir. Hend
ik Eko Hadi S. MT. NIP. 19621122 198701 1 001
TEKNIK ELEKTRO INDUSTRI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA INSTITUT TEKNOLOG
I SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2009

PROYEK AKHIR
RANCANG BANGUN PENGEMBANGAN KWH METER UKUR LISTRIK 1 PHASA BEBAN RUMAH TANGGA (P
engiriman dan Pengolahan Data)
Irmawan Afrilianto N. 7305.040.007
Dosen Pembimbing Ir. Yahya Chusna Arief, MT. NIP. 19600906 198903 1 002 Ir. Hend
ik Eko Hadi S. MT. NIP. 19621122 198701 1 001
TEKNIK ELEKTRO INDUSTRI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA INSTITUT TEKNOLOG
I SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2009

RANCANG BANGUN PENGEMBANGAN KWH METER UKUR LISTRIK 1 PHASA BEBAN RUMAH TANGGA (P
engiriman dan Pengolahan Data) Oleh: Irmawan Afrilianto N. 7305.040.007 Proyek A
khir ini Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Saint
Terapan (S.ST) di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Teknologi Sep
uluh Nopember Disetujui oleh : Tim Penguji Tugas Akhir 1. Indhana Sudiharto, ST.
MT NIP. 19660227 199403 1 001 2. Ir. Sutedjo, MT NIP. 19610107 199003 1 001 3.
Endro Wahjono, S.ST NIP. 19681109 199103 1 001 Mengetahui, Ketua Jurusan Teknik
Elektro Industri Ainur Rofiq Nansur, ST. MT NIP. 19640713 198903 1 005 Dosen Pem
bimbing 1. Ir. Yahya Chusna Arief, MT NIP. 19600906 198903 1 002 2. Ir. Hendik E
ko Hadi S, MT NIP. 19621122 198701 1 001

ABSTRAK Saat ini, penyedia jasa listrik negara menerapkan tarif insentif dan dis
insentif, tetapi pada kenyataannya perhitungan di lapangan tidak disertai dengan
alat ukur yang dapat melakukan perhitungan dan pencatatan sesuai dengan ketentu
an yang berlaku pada peraturan insentif dan disinsentif tarif listrik tersebut.
Sehingga diperlukan alat ukur yang dapat menghitung tarif insentif dan disinsent
if serta diperlukan sistem monitoring secara wireless untuk mempermudah user unt
uk memonitoring kWh meter 1 phasa. Perangkat lunak (software) yang digunakan ada
lah Visual Basic 6.0. Metode yang digunakan untuk mendapatkan parameter yang dim
onitoring pada kWh meter yaitu memonitoring secara wireless menggunakan transmit
ter xbeepro yang berupa RF modul. Data diterima melalui receiver RF modul, kemud
ian PC membaca data menggunakan komunikasi serial serta menampilkan hasil data m
onitoring pada aplikasi visual basic. Pada pemrograman aplikasi visual basic ini
, data parameter yang ditampilkan berupa daya (kWh). Data parameter daya dihitun
g untuk mendapatkan tarif insentif dan disinsentif. Dalam sistem monitoring ini
dilengkapi fasilitas sistem database sehingga dapat memudahkan pengguna dalam mo
nitoring. Sistem database yang digunakan adalah Ms. Access. Cara yang digunakan
untuk koneksi dengan Visual Basic 6.0 menggunakan salah satu fasilitas dari Visu
al Basic 6.0 yaitu ActiveX Data Objects (ADO). Kata kunci:tarif insentif dan disi
nsentif, transceiver dan visual basic

ABSTRACK Currently, providers of electricity tariffs to apply incentives and dis


incentive, but in reality in the field calculation does not come with a measurin
g instrument can do the calculation and recording in accordance with the provisi
ons of the applicable regulations on the incentive and disincentive to electrici
ty tariffs. So that the necessary tools that can measure the rate and the incent
ive and disincentive monitoring system is needed to facilitate the wireless user
for monitoring 1 phase kWh meters. Software that is used is Visual Basic 6.0. M
ethods used to obtain the monitoring parameters the kWh meters is monitoring the
wireless transmitter use xbeepro in the form of RF modules. Data received throu
gh the RF receiver module, and then read the data using a PC serial communicatio
ns and display the results of monitoring data on visual basic applications. In t
he visual basic application programming, the data parameters that are shown as p
ower (kWh). Data parameters are calculated for a power tariff incentive and disi
ncentive. In this monitoring system equipped with facilities so that the databas
e system could facilitate the user in monitoring. Database system that is used M
s. Access. The way that used to connect with Visual Basic 6.0 using one of the f
acility from the Visual Basic 6.0 are ActiveX Data Objects (ADO)
Key word: incentive and disincentive tariff, transceiver and visual basic

KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kepada Allah SWT karena hanya dengan rahmat,
hidayah dan inayah-Nya kami dapatmenyelesaikan proyek akhir ini dengan judul :
Rancang Bangun Pengembangan kWh Meter Ukur Listrik 1 Phase Beban Rumah Tangga (P
engiriman Dan Pengolahan Data) Dalam menyelesaikan proyek akhir ini, kami berpeg
ang pada teori yang pernah kami dapatkan dan bimbingan dari dosen pembimbing pro
yek akhir. Dan pihak pihak lain yang sangat membantu hingga sampai terselesaikan
nya proyek akhir ini. Proyek akhir ini merupakan salah satu syarat akademis untu
k memperoleh gelar Sarjana Sains Terapan (S.ST) di Politeknik Elektronika Negeri
Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Kami menyadari bahwa ma
sih banyak kekurangan pada perancangan dan pembuatan buku proyek akhir ini. Oleh
karena itu, besar harapan kami untuk menerima saran dan kritik dari para pembac
a. Semoga buku ini dapat memberikan manfaaat bagi para mahasiswa Politeknik Elek
tronika Negeri Surabaya pada umumnya dan dapat memberikan nilai lebih untuk para
pembaca pada khususnya. Surabaya, 12 Agustus 2009
Penyusun

UCAPAN TERIMA KASIH Alhamdulillah, atas berkah dan karunia Allah SWT penulis dap
at menyelesaikan Proyek Akhir ini dan dalam pelaksanaan pembuatannya penulis ban
yak mendapatkan bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu pada
kesempatan kali ini Penulis mengucapkan terima kasih yang tulus dan ikhlas kepa
da : 1. Allah SWT, karena Perlindungan, Pertolongan, dan Ridho-Nya saya mampu me
nyelesaikan Tugas Akhir ini serta hambanya yang termulia Nabi Besar Muhammad SAW
. 2. Ayah, Ibu, dan kelurga yang telah memberikan cinta dan kasih sayang baik it
u berupa dorongan moral maupun material. Terima kasih ayah dan ibu, jangan perna
h berhenti berdoa demi kesuksesan anakmu, AMIN. 3. Ainur Rofiq Nansur, ST. MT, s
elaku Ketua Jurusan Teknik Elektro Industri 4. Ir. Yahya CA. MT dan Ir.Hendik Ek
o Hadi S. MT selaku dosen pembimbing yang telah banyak meluangkan waktunya untuk
membimbing kami setiap saat. 5. Seluruh dosen penguji yang telah bersedia melua
ngkan waktunya untuk menguji dan mengoreksi hasil proyek akhir ini. 6. Rekan ker
ja TA, Sonny yang telah tulus ikhlas bersama-sama mengerjakan Proyek Akhir. 7. T
eman-teman D4 Elin 05, terima kasih atas segala bantuan dan doanya. 8. Seluruh re
kan - rekan dan karyawan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya ITS yang tercant
um maupun tidak tercantum namanya semoga mendapat balasan kebaikan dari ALLAH SW
T dan limpahan rahmat dan hidayat-NYA untuk kita semua. Akhir kata penulis berha
rap agar buku ini dapat bermanfaat bagi senua pihak dan mudah-mudahan dapat dike
mbangkan dan dapat berguna di masa yang akan datang.

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ..................................................................
i LEMBAR PENGESAHAN ......................................................... i
i ABSTRAK ......................................................................
........... iii ABRSTACK........................................................
....................... iv KATA PENGANTAR ......................................
.......................... v UCAPAN TERIMA KASIH ...............................
........................ vi DAFTAR ISI .........................................
..................................... vii DAFTAR GAMBAR ........................
.......................................... ix DAFTAR TABEL .....................
................................................. xi BAB I PENDAHULUAN .........
.................................................. 1 1.1 Latar Belakang ........
.............................................................. 1 1.2 Tinjauan Pu
staka ................................................................... 1 1.3
Tujuan .........................................................................
......... 2 1.4 Sasaran ........................................................
......................... 2 1.5 Metodologi .....................................
...................................... 2 1.6 Batasan masalah ...................
................................................. 3 1.7 Sistematika pembahasan .
....................................................... 3 BAB II TEORI PENUNJANG
.................................................... 5 2.1 Pendahuluan ........
................................................................ 5 2.2 Mengenal
Visual Basic(VB) ................................................. 5 2.2.1 Menge
nal integrated development environment................ 5 2.2.2 Memahami istilah
object, property, method ...................... 7 2.2.3 Membuat user interface .
.................................................. 7 2.2.4 Mengatur properti obj
ek .................................................. 8 2.2.5 Mengenal data dan
variabel ............................................. 8 2.3 Aplikasi Ms. Access
menggunakan Visual Basic 6.0 ............. 9 2.3.1 Sekilas tentang ADO ........
............................................... 9 2.3.2 Database Microsoft acces
s ............................................... 12 2.3.2.1 Pengenalan microsof
t aceess ...................................... 12 2.3.2.2 Kelebihan penggunaan
microsoft acceess ................... 12 2.3.2.3 Kelemahan penggunaan microsoft
access ................... 13 2.3.2.4 Cara membangun database menggunakan Ms. Ac
cess 13 2.4 Sekilas tentang komunikasi serial ..................................
........ 15 2.5 Sekilas Tentang Xbeepro ........................................
............... 16 2.5.1 Spesifikasi dari xbeepro ..............................
..................... 16

2.6 Regulator 3,3 V.............................................................


........ 18 2.7 Max 232 (transceiver)...........................................
.......... 18 2.8 Formulasi insentif dan disinsentif ...........................
............ 19 BAB III PERENCANAAN DAN PEMBUATAN ALAT ............ 23 3.1 Penda
huluan.........................................................................
23 3.2 Blok Diagram.............................................................
.......... 23 3.3 Flowchart ....................................................
......................... 23 3.4 Perencanaan Sistem ............................
.................................. 25 BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA..............
........................ 31 4.1 Pendahuluan.....................................
.................................... 31 4.2 Pengujian Suplai Daya Yang Digunakan
............................... 31 4.3 Pengujian mengirim dan menerima transceiv
er ..................... 31 4.4 Pengujian tampilan visual basic ................
............................ 34 4.4.1 Form login ...............................
....................................... 34 4.4.2 Form utama ....................
................................................. 34 4.4.3 Form pencarian data .
....................................................... 39 4.5 Pengujian penerim
aan data menggunakan transceiver ............ 40 4.6 Perhitungan tarif insentif
dan disinsentif ................................ 41 BAB V PENUTUP ..............
....................................................... 43 5.1 Kesimpulan ......
.................................................................... 43 5.2 Sara
n ..............................................................................
..... 43 DAFTAR PUSTAKA ........................................................
......... 45 LAMPIRAN BIODATA PENULIS

DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman 2.1 Tampilan pertama visual basic................................
............... 5 2.2 Tampilan kerja visual basic ..............................
..................... 6 2.3 Pemahaman object,property dan method ...............
................. 7 2.4 User Interface .........................................
.............................. 8 2.5 Objek properti ............................
........................................... 8 2.6 Cara menambah komponen pada VB
6.0 ............................... 10 2.7 ActiveX Data Objects (ADO) ..........
.................................... 11 2.8 Microsoft ADO Data Control 6.0 (OLED
B) sebagai alias Adodc pada ToolBar ........................................ 11
2.9 Microsoft Office Access ....................................................
.... 14 2.10 New Blank Database ................................................
........... 14 2.11 Jenis data dan field name ..................................
................... 15 2.12 Konektor port DB 9..................................
........................... 15 2.13 Skema Xbeepro ..............................
..................................... 16 2.13 Regulator tegangan 3,3 V .........
........................................... 18 2.15 Max 232 modul kirim dan teri
ma data secara serial .............. 18 3.1 Blok Diagram .......................
................................................ 23 3.2 Flowchart Diagram ......
......................................................... 24 3.3 Rangkaian recei
ver ................................................................ 25 3.4 Bent
uk riil rangkaian receiver ................................................ 26 3
.5 Skema rangkaian transmiter...................................................
26 3.6 Bentuk riil rangkaian transmiter........................................
..... 27 3.7 Form splash .......................................................
................... 27 3.8 Form login ..........................................
.................................. 28 3.9 Tampilan Form Utama ..................
........................................ 28 3.10 Tampilan form about ...........
................................................ 29 4.1 Setting awal pada hypert
erminal ............................................ 32 4.2 Setting properties p
ada Hyperterminal ................................... 32 4.3 Tampilan pada hyper
terminal ................................................ 33 4.4 Form login gaga
l ................................................................... 34 4.5 Men
u utama ........................................................................
.. 35 4.6 Menunjukkan tanggal dan waktu serta nama operator dan no. ID .........
............................................ 35 4.7 Setting port serial pada mai
n form ......................................... 36 4.8 Status belum terkoneksi.
........................................................ 36 4.9 Status sudah ter
koneksi ......................................................... 36

Gambar Halaman 4.10 Monitoring daya dan tarif ..................................


.................. 37 4.11 Database operator ...................................
............................. 37 4.12 Database daya dan tarif...................
..................................... 38 4.13 Report operator ..................
................................................. 38 4.14 Cetak kwitansi........
............................................................. 39 4.15 Form penca
rian data ............................................................ 39 4.16 F
orm pencarian data yang sudah terisi ................................. 39 4.17 P
engujian program dengan formulasi ................................... 41

DAFTAR TABEL
Tabel Halaman 2.1 Spesifikasi Xbee .............................................
...................... 16 2.2 Spesifikasi data msukan dan keluaran .............
....................... 17 2.3 Spesifikasi pin-pin pada xbeepro ................
........................... 17 2.4 Tarif dasar listrik 2004 ....................
...................................... 19 2.5 KWh pemakaian rata rata nasional .
..................................... 20 4.1 Pengukuran Suplai daya ............
............................................ 31 4.2 Perbandingan tampilan pada p
rogram dan LCD ..................... 40 4.3 Presentasi error penerimaan data....
........................................ 40

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada saat ini, penyedia jasa listrik negara
menerapkan tarif insentif dan disinsentif, tetapi pada kenyataan perhitungan di
lapangan tidak disertai dengan alat ukur yang dapat melakukan perhitungan dan p
encatatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada peraturan insentif dan disin
sentif tarif listrik tersebut. Meter-meter ukur listrik 1 phasa saat ini, belum
dilengkapi piranti transceiver (transmitter-receiver) jalur komunikasi antara pe
langgan dan penyedia jasa, sehingga diperlukan meter-meter ukur listrik baru yan
g dilengkapi piranti transceiver yang digunakan untuk pengiriman data pemakaian
listrik tiap bulan (data tersimpan di IC memori) yang akan diproses di database
pusat. Pada tugas akhir ini akan mengembangkan meter ukur listrik, yang dapat me
mbedakan perhitungan konsumsi daya listrik berdasarkan waktu serta perhitungan i
nsentif dan disinsentif. Data-data tersebut akan disimpan dalam IC memori. Sehin
gga setiap bulan penyedia jasa listrik dapat menganalisa besar biaya yang harus
ditanggung pelanggan berdasarkan data, serta tarif yang berbeda berdasarkan jeni
s pembagiannya. Tujuan utama peralatan ini adalah lebih user friendly (mempermud
ah pelanggan) dengan tidak banyak merubah sistem yang sudah ada. Dan penggunaan
teknologi yang tepat guna untuk suatu sistem yang sudah sangat lama tersebar dim
asyarakat. 1.2 Tinjauan Pustaka Pengukuran energi listrik dengan menggunakan ala
t kWh meter, digunakan oleh perusahaan penyelenggara jasa layanan pendistribusia
n energi listrik, seperti di PLN. Sampai saat ini, PLN dalam mengukur konsumsi e
nergi listrik pada sebagian besar pelanggan masih menggunakan kWh meter analog a
tau disebut kWh meter elektromekanik. Salah satu kelemahan dalam penggunaan kWh
meter elektromekanik adalah kurang akurat dalam pembacaan hasil pengukuran energ
i, karena petugas pembaca meter harus mendatangi satu per satu pada alat tersebu
t, dan mencatat secara manual. Hal ini akan berdampak pada pelayanan pada pelang
gan, karena sering terjadi

kesalahan entry dan kendala petugas pencatat meter tidak bisa membaca dari jarak
dekat, karena terhalang pagar atau sejenisnya. Pada pengerjaan proyek akhir den
gan judul yang berjudul Rancang Bangun Monitoring Penggunaan Energi Listrik Untuk
Beban Rumah Tangga 1300VA ke Bawah karangan Randi Tirta Saputra [4] menyebutkan
bahwa Sistem monitoring pada rumah tangga saat ini yang masih manual membutuhkan
banyak penyesuaian supaya tidak menimbulkan banyak kesalahan dalam pembacaannya
. Sehingga dibuat suatu sistem monitoring secara otomatis yang dapat meminimalis
ir terjadinya kesalahan dalam sistem monitoring saat ini yang masih secara manua
l. 1.3 Tujuan Tujuan umum dari pembuatan proyek akhir ini adalah syarat kelulusa
n dalam menempuh pendidikan akhir di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Sed
angkan tujuan khusus adalah membantu para pelanggan dalam pelayanan listrik, seh
ingga tidak terjadi kesalahan pembacaan alat ukur dan kesalahan entry data yang
dilakukan secara manual atau pembacaan kWh meter dari jarak dekat. 1.4 Sasaran S
asaran dari proyek akhir ini adalah membantu PLN sebagai penyedia jasa listrik a
gar kinerja dari alat ukur kWh meter dapat bekerja secara optimal dan dapat meni
ngkatkan efisiensi dan efektifitas kerja para pegawai dan karyawan PLN. 1.5 Meto
dologi Studi literatur Dalam proses perancangan dan pengujian sistem, studi lite
ratur digunakan untuk mendapatkan parameter perancangan dan pengujian. Literatur
didapatkan dari makalah-makalah, buku manual dan beberapa forum diskusi di inte
rnet. a. b. Perancangan sistem Sistem yang dirancang berupa perangkat keras dan
perangkat lunak yang juga termasuk pembuatan transceiver. Data pada transceiver
dibaca menggunakan aplikasi visual basic sebagai displai agar dapat dimonitoring
dari jarak jauh.

c.
Perancangan perangkat keras Dalam perancangan perangkat keras pada proyek akhir
ini yaitu membuat devais transceiver yang berfungsi komunikasi data untuk mengir
im dan menerima data. d. Pengujian dan sistem integrasi Pengujian sistem dilakuk
an pada transceiver sebagai devais mengirim dan menerima data. Integrasi sistem
dilakukan pada ic energy device yang dihubungkan pada sumber tegangan dan beban,
pemrosesan data pada mikrokontroler dan hasil data pada komunikasi wireless. 1.
6 Batasan Masalah Batasan masalah yang akan dibahas adalah pengiriman dan pengol
ahan data pada kWh meter yang merupakan monitorisasi jarak jauh. Data yang diamb
il oleh sensor-sensor yang bekerja akan dibaca oleh mikrokontroler AVR kemudian
data akan dikirim oleh transmitter (pengirim) melalui media RF modul untuk dikir
imkan ke receiver (penerima) untuk membaca data yang telah terkirim. Proses sela
njutnya yaitu monitoring pada PC menggunakan hubungan serial. 1.7 Sistematika Pe
mbahasan Sistematika pembahasan dari proyek akhir ini adalah sebagai berikut. BA
B I :PENDAHULUAN Dalam bab ini diuraikan tentang latar belakang, tujuan, batasan
masalah serta sistematika pembahasan yang digunakan. BAB II :TEORI PENUNJANG Da
lam bab ini diuraikan teori-teori yang digunakan dalam pembuatan proyek akhir in
i yaitu tentang visual basic sebagai software pembuatan program aplikasi monitor
ing, pengiriman dan pembacaan data menggunakan devais transceiver, serta perhitu
ngan tarif insentif dan disinsentif.

BAB III :PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT Dalam bab ini diuraikan tentang perencan
aan dan perancangan alat perangkat lunak maupun perangkat keras yang digunakan.
BAB IV :PENGUJIAN DAN ANALISA Dalam bab ini diuraikan mengenai analisa sistem ke
rja berdasarkan program yang dibuat pada pembuatan perangkat lunak dan pembuatan
perangkat keras. BAB V :PENUTUP Dalam bab ini terdiri dari kesimpulan dan pemba
hasan serta saran-saran untuk pengembangan proyek akhir ini.

BAB II TEORI PENUNJANG 2.1 Pendahuluan Dalam bab ini diuraikan teori-teori yang
digunakan dalam pembuatan proyek akhir ini yaitu tentang visual basic sebagai so
ftware pembuatan program aplikasi monitoring, pengiriman dan pembacaan data meng
gunakan devais transceiver, serta perhitungan tarif insentif dan disinsentif. 2.
2 Mengenal Visual Basic (VB) Visual basic adalah salah satu bahasa pemrograman k
omputer. Bahasa pemrograman visual basic yang dikembangkan oleh microsoft sejak
tahun 1991 merupakan pengembangan dari bahasa pemrograman yang lama, yaitu bahas
a pemrograman BASIC (Beginners All-purpose Symbolic Instruction Code) yang dikemb
angkan pada era 1950-an. Visual basic merupakan salah satu development tool, yai
tu alat bantu untuk membuat berbagai macam program komputer, yang menggunakan si
stem operasi windows. Visual basic merupakan salah satu bahasa pemrograman kompu
ter yang mendukung object (Object Oriented Programming = OOP). 2.2.1 Mengenal In
tegrated Development Environment (IDE) VB 6 Aktifkan VB 6 melalui tombol start >
programs > microsoft visual studio 6.0 > microsoft visual basic 6.0. Tunggulah
beberapa saat hingga muncul tampilan berikut :
Gambar 2.1 Tampilan Pertama Visual Basic

Pada Gambar 2.1 pilih standard exe dan klik tombol open, sehingga menampilkan ar
ea kerja atau IDE VB 6. Kenali bagian-bagian utama di dalam IDE VB 6 berikut pad
a Gambar 2.2;
Gambar 2.2 Tampilan Kerja Visual Basic
Keterangan pada Gambar 2.2 dapat dijelaskan seperti berikut; 1. Menubar 2. Toolb
ar 3. Toolbox Bila toolbox tidak muncul klik tombol toolbox ( ) pada bagian tool
bar atau klik menu view > toolbox. 4. Jendela form Bila jendela form tidak muncu
l klik tombol view object () pada bagian project explorer atau klik menu view >
object. 5. Jendela code Bila jendela code tidak muncul klik tombol view code ( )
di pada bagian project explorer atau klik menu view > code. 6. Project explorer
Bila project explorer tidak muncul klik tombol project explorer () pada bagian
toolbar atau klik menu view > project explorer. 7. Jendela properties

Bila jendela properties tidak muncul klik tombol properties window ( ) pada bagi
an toolbar atau klik menu view > properties window. 2.2.2 Memahami istilah objec
t, property, method dan event Dalam pemrograman berbasis obyek (OOP), perlu mema
hami istilah object, property, method dan event sebagai berikut : Object : kompo
nen di dalam sebuah program Property : karakteristik yang dimiliki object Method
: aksi yang dapat dilakukan oleh object Event : kejadian yang dapat dialami ole
h object Sebagai ilustrasi yaitu dapat dilihat pada Gambar 2.3 sebagai obyek yan
g memiliki property, method dan event. Perhatikan gambar berikut :
Gambar 2.3 Pemahaman Object,Property dan Method
Implementasi dalam sebuah aplikasi misal membuat form, maka form tersebut memili
ki property, method, dan event. Sebagaimana pemrograman visual lain, seperti del
phi dan java.Visual basic juga bersifat event driven progamming, dapat menyisipk
an kode program pada event yang dimiliki suatu obyek. 2.2.3 Membuat user interfa
ce (UI) Aktifkan VB 6 melalui tombol Start. Kenali jenis-jenis komponen (control
) yang ada di dalam bagian toolbox :

Gambar 2.4 Toolbox user interface


Pada Gambar 2.4 merupakan komponen toolbox user interface yang digunakan untuk m
elakukan pemrograman menggunakan visual basic. 2.2.4 Mengatur property object Ba
gian-bagian di dalam jendela properties digunakan sebagai pengaturan objek kompo
nen visual basic, sehingga dapat digunakan dalam kondisi pemrograman yang berbed
a, objek properti dapat dilihat pada Gambar 2.5.
Gambar 2.5 Objek properti
2.2.5 Mengenal data dan variabel

Ketika pengguna (user) menggunakan sebuah program, komputer meminta untuk member
ikan informasi. Informasi ini kemudian disimpan atau diolah oleh kontrol. Inform
asi inilah yang disebut dengan data. Visual basic 6 mengenal beberapa tipe data,
antara lain : 1. String adalah tipe data untuk teks (huruf, angka dan tanda bac
a). 2. Integer adalah tipe data untuk angka bulat 3. Single adalah tipe data unt
uk angka pecahan. 4. Currency adalah tipe data untuk angka mata uang. 5. Date ad
alah tipe data untuk tanggal dan jam. 6. Boolean adalah tipe data yang bernilai
true atau false. Ada dua bentuk struktur kontrol keputusan, yaitu : 1. Struktur
IFTHEN 2. Struktur SELECTCASE Bentuk penulisan (syntax) struktur IFTHEN : 1. IF <ko
ndisi> THEN <kode program> Bila <kondisi> bernilai true maka <kode program> dike
rjakan. 2. IF <kondisi> THEN <blok kode program 1> ELSE <blok kode program 2> EN
D IF Bila <kondisi> bernilai true maka <blok kode program 1> dikerjakan, tetapi
bila <kondisi> bernilai false maka <blok kode program 2> yang dikerjakan. 2.3 Ap
likasi Ms. Access menggunakan Visual Basic 6.0 Ada banyak fasilitas untuk membua
t lembar kerja kita berhubungan dengan tabel dalam database yang kita buat. Yang
sering dipakai ada tiga macam yaitu dengan Oracle Data Control, ADO dan Data En
vironment Modul. Namun pada tugas akhir ini hanya menggunakan ADO sebagai penghu
bungnya. 2.3.1 Sekilas tentang ADO Teknologi yang berkembang sekarang ini memung
kinkan kita untuk membuat sebuah lembar kerja yang dapat berhubungan dengan tabe
l dalam database yang telah dibuat. Pada umumnya yang sering dipakai ada tiga ma
cam yaitu Oracle Data Control, ADO dan Data

Modul. ActiveX Data 18 Objects (ADO) adalah sekumpulan objek yang menyediakan mek
anisme untuk mengakses informasi dari sumber data (database). ADO memungkinkan s
uatu aplikasi untuk mengakses dan memanipulasi data di suatu server database den
gan metode yang sama walaupun database yang digunakan berasal dari vendor yang b
erbeda. Umumnya untuk mengakses dan memanipulasi database langkahlangkah yang di
lakukan adalah sebagai berikut: menghubungkan aplikasi/skrip dengan database. me
ngakses data atau melakukan perubahan data. menampilkan hasil dari manipulasi da
ta. menutup objek untuk membebaskan memori. Cara mengaktifkan program ADO pada V
isual Basic 6.0 yaitu dengan menambah icon seperti terlihat pada Gambar 2.6 beri
kut ini.
Gambar 2.6 Cara menambah komponen pada Visual Basic 6.0
Kemudian pilihlah Microsoft ADO Data Control 6.0 (OLEDB) seperti terlihat pada G
ambar 2.7 dibawah ini.

Gambar 2.7 ActiveX Data Objects (ADO)


Setelah proses diatas maka akan muncul ikon baru pada bagian toolbox yaitu Micro
soft ADO Data Control 6.0 (OLEDB) sebagai alias Adodc
pada ToolBar seperti pada gambar 2.8.
Gambar 2.8 Microsoft ADO Data Control 6.0 (OLEDB) sebagai alias Adodc
pada ToolBar
Proses selanjutnya adalah bagaimana caranya untuk menghubungkan tabel database y
ang telah kita buat sehingga dapat ditampilkan kedalam program Visual Basic yang
telah kita buat. 1. klik Adodc1 pada Form lembar kerja diatas. isi propertinya
sebagai berikut : a. ConnectionString Contoh: Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;D
ata Source=" & _ App.Path & "\daya.mdb;Persist Security Info=False

b. RecordSource perintah memanggil isi table contoh : adodc1.RecordSource = daya M


enghubungkan DbGrid dengan ADODC 2. klik DbGrid dan isilah Datasource dbGrid den
gan nama ADODC-nya. c. DataSource isi dengan Adodc1 contoh : DbGrid1.DataSource
= adodc1
2.3.2 Database Microsoft Access Database Microsoft Access merupakan salah satu P
erangkat lunak yang terdapat dalam paket Microsoft Office. 2.3.2.1 Pengenalan Mi
crosoft Access Software ( perangkat lunak ) Microsoft Office Access merupakan sa
tu perangkat lunak yang sangat popular pada masa sekarang. perangkat lunak ini d
ikategorikan sebagai software ( perangkat lunak ) automasi perkantoran yang bert
ujuan untuk memudahkan kerja-kerja rutin perkantoran, contohnya penyediaan lapor
an, memo dan laporan keuangan. Microsoft Access merupakan antara paket yang dita
warkan oleh software ( perangkat lunak ) ini. Terdapat beberapa kelebihan dan ke
lemahan pada perangkat lunak ini. 2.3.2.2. Kelebihan Penggunaan Microsoft Access
Kelebihan penggunaan Microsoft Access adalah: a. Berasaskan platform windows Pa
da masa sekarang, software ( perangkat lunak ) windows telah digunakan dengan me
luas pada masa sekarang. Ini kerana platform windows ini amat sesuai untuk lapis
an pengguna komputer baru. Namun demikian, sistem yang dibangun lebih mudah digu
nakan oleh semua lapisan pengguna.

b. Kurang memerlukan pemprograman Pembangunan sistem menggunakan software (peran


gkat lunak) ini sangat mudah. Ini kerana (perangkat lunak) ini banyak mengandung
bantuan (wizard). Bantuan yang disediakan termasuk penambahan, pembuangan dan p
engemas kinian pangkalan data (update database). Pengguna hanya perlu memilih ci
ri-ciri yang diperlukan manakala selebihnya dilaksanakan oleh Microsoft Access t
ersebut. Bantuan ini menyebabkan pembangunan menggunakan perangkat lunak ini ham
pir tidak memerlukan pemprograman. c. Mudah implementasi Dari segi implementasi,
sistem yang dihasilkan ini tidak memerlukan konfigurasi yang kompleks. Sistem t
ersebut mudah dimasukkan dan mudah dipindahkan ke tempat lain.
2.3.2.3. Kelemahan Penggunaan Microsoft Access Sedangkan Kelemahan penggunaan Mi
crosoft Access: a. Tahap keselamatan rendah Software (perangkat lunak) ini tidak
sesuai untuk pembangunan sistem yang memerlukan tahap sekuriti yang tinggi. Sel
ain itu, sistem ini tidak sesuai untuk menyimpan data yang sangat besar. Ini men
yebabkan perusahaan besar tidak memilih perangkat lunak ini untuk membangunkan s
istem mereka.
b. Kurang fleksibel Pembangunan sistem ini banyak bergantung kepada wizard. Oleh
demikian, fungsi menjadi kurang fleksibel kerena tata caranya telah ditetapkan
oleh Microsoft Access. Namun begitu, sistem ini masih lagi sesuai untuk pembangu
nan sistem data ringkas dan berukuran kecil. 2.3.2.4. Cara membangun database me
nggunakan Ms. Access Pada tahap awal membangun database yang kita lakukan adalah
masuk ke program utama yaitu Ms. Access seperti yang terlihat pada Gambar 2.9 d
ibawah ini.

Gambar 2.9 Microsoft Office Access


Setelah kita masuk pada program Ms. Access maka kita kemudian mulai membuat data
base dengan memilih new/ blank database setelah itu kita akan disuruh memilih di
mana kita akan menyimpan file database tersebut seperti terlihat pada Gambar 2.1
0. File database tersebut akan tersimpan dalam memory hard disk dalam bentuk fil
e *.mdb.
Gambar 2.10 New Blank Database

Setelah berhasil menyimpan file *.mdb di tempat yang diinginkan maka proses sela
njutnya adalah memasukkan nama field dan jenis-jenis data type yang diinginkan s
eperti yang terlihat pada Gambar 2.11 dibawah ini.
Gambar 2.11 Jenis data dan field name.
2.4
Sekilas Tentang Komunikasi Serial Pada prinsipnya, komunikasi serial adalah komu
nikasi dengan metode pengiriman data dilakukan per bit, sehingga lebih lambat di
bandingkan komunikasi paralel, seperti pada port printer yang mampu mengirim 8 b
it sekaligus dalam sekali detak. Beberapa contoh komunikasi serial ialah mouse,
scanner dan sistem akuisisi data yang terhubung ke port COM.
Gambar 2.12 Konektor port DB 9

Konektor port serial pada Gambar 2.12 terdiri dari 2 jenis, yaitu konektor 25 pi
n (DB25) dan 9 pin (DB9) yang berpasangan (male dan female). Bentuk dari konekto
r DB-25 sama persis dengan port paralel. Secara umum COM1 berada dialamat 3F8H,
sedangkan COM2 dialamat 2F8H. Jika peralatan yang digunakan menggunakan logika T
TL maka sinyal serial port harus dikonversikan dahulu ke pulsa TTL sebelum digun
akan pada mikrokontroler, sebaliknya sinyal dari peralatan harus dikonversikan k
e logika RS-232 sebelum di-inputkan ke serial port. Konverter yang paling mudah
digunakan adalah max232. 2.5 Sekilas Tentang Xbeepro
Gambar 2.13 Skema Xbeepro
2.5.1 Spesifikasi dari xbeepro Dengan menggunakan fasilitas wireless modul trans
ceiver yang dapat dilihat pada Gambar 2.13, alat ini berfungsi sebagai pengirim
dan penerima data secara serial, sehingga memungkinkan untuk memonitorisasi kWh
meter 1 phasa dari jarak jauh tanpa menggunakan kabel. Spesifikasi dari xbeepro
dapat diihat pada Tabel 2.1, Tabel 2.2 dan Tabel 2.3.
Tabel 2.1 Spesifikasi Xbee
Jangkauan indoor Jangkauan outdoor Transmit Daya Keluaran RF band rate Interface
data rate Sensitivitas penerimaan
100 m 1500 m 60 mW 250 kbps 1200 115200 bps -100 dbm (1% error rate)

Tabel 2.2 Spesifikasi Data Masukan Dan Keluaran


Tabel 2.3 Spesifikasi Pin-Pin pada Xbee

2.6
Regulator 3,3 V
Gambar 2.14 Regulator tegangan 3,3 V
Pada Gambar 2.14 yaitu regulator 3,3 V 1722 yang berfungsi sebagai penstabil teg
angan sebesar 3,3 V. IC1722 ini mempunyai 3 buah kaki yang berfungsi sebagai ber
ikut yaitu VIN yang berfungsi sebagai tegangan masukan dan ground sebagai pentan
ahannya dan Vout berfungsi sebagai tegangan output dari IC regulator 1722 ini ya
ng dimana IC ini mempunyai keluaran tegangan output sebesar 3,3 V yang sangat be
rfungsi sebagai penstabil tegangan 2.7 Max 232 (Transceiver)
Gambar 2.15 Max 232 modul kirim dan terima data secara serial
IC max 232 transceiver pada Gambar 2.15 yaitu sebuah piranti yang digunakan seba
gai pengirim dan penerima data secara serial dimana terdapat pin Tx(transfer) ya
ng berfungsi sebagai pengirim data secara serial dan Rx(receive) sebagai pin pen
erima data serial, misal dalam pengerjaan proyek akhir ini berfungsi sebagai pen
gonversi data

keluaran pada PC dirubah menjadi data yang dapat dibaca oleh mikrokontroler dan
juga merubah besaran data yang dikirim oleh mikrokontroler agar dapat dibaca ole
h PC. Di dalam IC ini terdapat charge pump yang akan membangkitkan +10 Volt dan
-10 Volt dari sumber +5 Volt tunggal. Dalam IC DIP (Dual In-line Package) 16 pin
(8 pin x 2 baris) ini terdapat 2 buah transmiter dan 2 receiver. Sering juga se
bagai buffer serial digunakan chip DS275. Untuk menghubungkan antara 2 buah PC,
digunakan format null mode, dimana pin TxD dihubungkan dengan RxD pasangan, pin
sinyal ground (5) dihubungkan dengan SG di pasangan, dan masing masing pin DTR,
DSR dan CD dihubung singkat, dan pin RTS dan CTS dihubung singkat di setiap deva
is. 2.8 Formulasi insentif dan disinsentif. Formulasi tarif insentif dan disinse
ntif seperti di bawah ini: Formula Insentif: Ins = 20% x kWhins x He Formula Dis
-insentif: Dis = 1,6 x kWhdis x He Keterangan: kWhins = (kWhRN - kWhPP) kWhdis =
(kWHPP - 80% kWHRN) kWhRN : kWh pemakaian rata-rata nasional kWhPP : kWh pemaka
ian pelanggan He : harga tertinggi tarif pada golongan pelanggan Untuk mengetahu
i TDL (Tarif dasar listrik) dan kWh pemakaian rata-rata nasional untuk melengkap
i formulasi tarif insentif dan disinsentif dapat dilihat pada tabel 2.4 dan 2.5
Tabel 2.4 Tarif Dasar Listrik 2004

Tabel 2.5 kWh Pemakaian Rata Rata Nasional Golongan Daya R-1 s.d 450 VA R-1 900
VA R-1 1300 VA R-1 2200 VA KwhRN 75 115 197 354 80%KwhRN 60 92 158 283
Perhitungan tarif insentif dan disinsentif ini terdapat dalam peraturan yang sud
ah ditetapkan oleh PLN sebagai penyedia jasa listrik. Akan tetapi, peralatan kWh
meter yang ada belum dapat mengaplikasikan formulasi di atas. Untuk lebih jelas
, lihat di bawah ini simulasi perhitungan tarif insentif dan disinsentif yang be
rlaku.
Simulasi Perhitungan Insentif: Pelanggan Tarif R1 Daya 900 VA, pemakaian
energi 80 kWh diberi insentif sebesar: Insentif = 20% x (115 - 80) x Rp. 495 = R
p 3.465 Perhitungan tagihan rekening listriknya sebagai berikut: Biaya Beban = (
900/1000) x Rp 20.000 = Rp 18.000 Biaya Pemakaian : Blok I = 20 kWh x Rp 275 = R
p 5.500 Blok II = 40 kWh x Rp 445 = Rp 17.800 Blok III = 20 kWh x Rp 495 = Rp 9.
900 (+) Total = Rp 33.200 Insentif = Rp 3.465 (-) = Rp 29.735 (+) Total Tagihan
= Rp 47.735
Simulasi Perhitungan Disinsentif: Pelanggan Tarif R1 Daya 900 VA, pe
makaian energi 113 kWh dikenai disinsentif sebesar: Disinsentif = 1,6 x (113 - 9
2) x Rp. 495 = Rp 16.632 Perhitungan tagihan rekening listriknya sebagai berikut
: Biaya Beban = (900/1000) x Rp 20.000 Biaya Pemakaian : = Rp 18.000

Blok I = 20 kWh x Rp 275 = Rp 5.500 Blok II = 40 kWh x Rp 445 = Rp 17.800 Blok I


II = 53 kWh x Rp 495 = Rp 26.235 (+) Total = Rp 49.535 Disinsentif = Rp 16.632 (
+) Total Tagihan = Rp 66.167 (+) = Rp 84.167

-Halaman Ini Sengaja Dikosongkan-

BAB III PERENCANAAN DAN PEMBUATAN ALAT 3.1 Pendahuluan Dalam bab ini diuraikan p
erencanaan dan perancangan alat perangkat keras maupun perangkat lunak yang digu
nakan. Perangkat keras yang akan dirancang adalah alat xbee pro 2.4 GHz sebagai
pengiriman data jarak jauh tanpa kabel (wireless). Sedangkan perangkat lunak men
ggunakan software visual basic 6.0 sebagai monitoring kWh meter 1 phasa yang aka
n dihubungkan ke database sebagai data logger. 3.2 Blok Diagram Pengembangan Sis
tem kWh Meter 1 phasa
Gambar 3.1 Blok Diagram Pengembangan Sistem kWh Meter 1 phasa
Pada Gambar 3.1 menunjukkan sistem kerja pada proyek akhir ini, yaitu ic energy
device sebagai ic penghasil pulsa kWh yang diolah menggunakan mikrokontroler seb
agai penghitung pulsa yang masuk dan mengubah pulsa tersebut menjadi bilangan an
gka, kemudian menggunakan transceiver sebagai media kirim dan terima data. Data
tersebut diterima oleh PC sebagai media displai monitoring melalui koneksi seria
l. 3.3 Flowchart Pengembangan Sistem kWh Meter 1 phasa

Gambar 3.2 Flowchart Pengembangan Sistem kWh Meter 1 phasa


Pada Gambar 3.2 menunjukkan jalur sistem kerja pada tugas akhir berupa flowchart
, keterangan flowchart: 1. Kondisi awal pertama pada perencanaan alat, pembacaan
pulsa atau data ic energy device. 2. Langkah kedua, mengirim pulsa atau data ke
mikrokontroler. Kemudian mikrokontroler menyeleksi apakah terdapat pulsa yang m
asuk atau tidak. Apabila terdapat pulsa maka mikrokontroler mengubah pulsa menja
di angka counter kWh meter. 3. Langkah ketiga yaitu data atau angka pada mikroko
ntroler dikirim menggunakan transceiver secara terus-menerus.

4.
Data yang telah dikirim diterima oleh piranti receiver dan dikirim secara serial
dengan menggunakan kabel serial RS232, sehingga data dapat ditampilkan mengguna
kan pemrograman visual basic.
3.4
Perencanaan Sistem 1. PC (personal computer) 2. Modul xbeepro 3. Pembuatan progr
am
Keterangan; 1. PC (personal computer) PC (personal computer) yang berfungsi seba
gai displai monitoring terhadap sistem, yang berperan sebagai pendeteksi paramet
er daya (kWh), tarif insentif dan disinsentif pada sistem yang dikerjakan pada p
royek akhir ini. 2. Modul xbeepro Modul xbeepro berfungsi sebagai modul transcei
ver yang telah dihubungkan pada mikrokontroler untuk melakukan standar pengirima
n dan penerimaan data pada saat sistem sedang bekerja. 2.1 Rangkaian transceiver
Receiver
Gambar 3.3 Rangkaian Receiver

Gambar 3.4 Bentuk riil rangkaian receiver


Rangkaian receiver (penerima) pada gambar 3.3 dan 3.4 berfungsi sebagai penerima
data yang dikirim mengunakan piranti xbeepro melalui mikrokontroler yang kemudi
an diteruskan menggunakan komunikasi serial RS 232 dan kemudian ditampilkan deng
an menggunakan aplikasi visual basic. Pada rangkaian kapasitor yang dihubungkan
pada IC max 232 merupakan rangkaian yang harus dipenuhi dalam membuat rangkaian
komunikasi serial menggunakan RS232. Transmiter Pada rangkaian transmitter yang
yang ditunjukkan pada Gambar 3.5 dan 3.6, dihubungkan menggunakan kabel serial y
ang terhubung pada pin RX dan TX.
Gambar 3.5 Skema Rangkaian Transmiter

Gambar 3.6 Bentuk riil rangkaian transmitter Rangkaian transmitter sebagai pengi
riman data melalui xbeepro, rangkaian dihubungkan pada mikrokontroler sebagai me
dia pengiriman data secara serial via wireless. Dalam praktik pengiriman menggun
akan xbeepro (secara wireless) dalam pembacaan sama seperti menghubungkan mikrok
ontroler secara serial, sehingga tidak mengalami kesulitan dalam pembacaan data.
Pembuatan program Pembuatan program pada Visual Basic 6.0 melalui beberapa taha
p. Tahap tersebut antara lain: 3.4.1. Desain Form Visual Basic 6.0 Form antar mu
ka dibuat dengan menggunakan program aplikasi Microsoft Visual Basic 6.0 dengan
sistem operasi Windows XP SP2. Langkah pertama yaitu pembuatan form splash yang
berisi judul program, versi, dan ajakan untuk menjalankan program tersebut. Dapa
t dilihat pada gambar 3.7. 3.
Gambar 3.7 Form splash

Langkah kedua yaitu mendisain form login. Dalam form login ini terdapat No. ID,
nama operator, username dan password untuk memproteksi program tersebut. No. ID
dan nama operator akan muncul pada form selanjutnya serta disimpan dalam databas
e agar dapat mengetahui nama-nama pengguna program ini. Untuk lebih jelas, form
login akan tampak seperti pada Gambar 3.8.
Gambar 3.8 Form login
Langkah ketiga adalah mendesain form untuk form utama sistem monitoring pada Pro
yek Akhir ini, di dalam form ini terdapat pengaturan koneksi serial, no. ID, nam
a operator, data kWh saat ini serta tarif insentif dan disinsentif. Tampilan for
m utama akan tampak seperti Gambar 3.8.
Gambar 3.9 Tampilan Form Utama
Pada form utama ini terdapat beberapa kontrol yang mempunyai fungsi bermacam-mac
am. Diantaranya adalah kontrolkontrol command untuk mengatur komunikasi serial.
Kontrol commmand yang berguna untuk menghubungkan antara Visual Basic 6.0 dengan
database Ms Access yaitu kontrol

adodc. Sedangkan kontrol datagrid berfungsi untuk menampilkan database Ms Access


. Disini yang tidak kalah pentingnya adalah kontrol mscomm yang berfungsi sebaga
i alat komunikasi serial antara mikrokontroller dengan PC. Dimana PC akan meneri
ma data dari mikrokontroller berupa data. Sedangkan langkah keempat adalah mende
sain form untuk form about sistem monitoring pada Proyek Akhir ini, pada form ab
out ini menjelaskan program keseluruhan. Tampilan form about akan tampak seperti
Gambar 3.9.
Gambar 3.10 Tampilan form about Pada form ini terdapat versi program dan penjela
san program sistem monitoring, serta terdapat system info dari program tersebut.
3.4.2. Koneksi Visual Basic dengan Database Koneksi dari Visual Basic ke Micros
oft Access database adalah menggunakan provider Microsoft. Jet. OLEDB. 4.0 Provi
der. Kita menggunakan 2 source of connection yaitu use connection string. Provid
er=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source = Data Source=" & _App.Path & "\daya.mdb;
Persist Security Info=False RecordSource = daya Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;D
ata Source = Data Source=" & _App.Path & "\operator.mdb;Persist Security Info=Fa
lse RecordSource = operator

String koneksi tersebut berfungsi untuk menghubungkan Visual Basic dengan databa
se Access yang mempunyai service name daya.mdb dan operator.mdb

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA 4.1 Pendahuluan Setelah melakukan perencanaan dan p
erancangan, selanjutnya perlu dilakukan pengujian dan pengukuran terhadap perala
tan. Dalamm pengujian dan analisa sistem, terlebih dahulu harus menjalankan rang
kaian secara benar pemasangan dan integrasi hardware maupun software. Tujuan pen
gujian berguna untuk menghindari kesalahankesalahan yang terjadi, langkah ini un
tuk mengetahui kondisi peralatan yang direncanakan sudah dapat berjalan dengan b
aik dan sesuai dengan yang dikehendaki atau tidak. Pengujian yang dilakukan pada
bab ini antara lain, pengujian suplai daya, pengujian mengirim dan menerima dat
a menggunakan mikrokontroler dan diteruskan menggunakan transceiver, pengujian t
ampilan visual basic, pengujian penerimaan data menggunakan transceiver apakah h
asilnya sesuai dengan data sebenarnya dan pengujian kalibrasi alat secara keselu
ruhan. 4.2 Pengujian Suplai Daya Yang Digunakan Dalam pengujian suplai daya, apa
kah sudah sesuai daya yang disuplai rangkaian transceiver. Suplai daya pada modu
l transmitter dan receiver menggunakan dua buah suplai daya, sebesar 3,3 V dan 5
V. Suplai daya 3,3 v digunakan untuk mensuplai modul xbeepro dan suplai 5 V unt
uk mensuplai modul serial.Tabel 4.1 merupakan tabel pengukuran suplai daya.
Tabel 4.1 Pengukuran Suplai Daya
Suplai daya Xbeepro modul Serial Komunikasi 4.3
Tegangan 3,31 V 4,99 V
Pengujian Mengirim dan Menerima Tranceiver Dalam pengujian ini, modul rangkaian
transceiver harus benarbenar terhubung. Pada sisi transmitter (pengirim) terhubu
ng pada mikrokontroller AVR dengan menghubungkan port Tx dan Rx. Sedangkan pada
sisi receiver (penerima) terhubung pada PC dengan

menggunakan koneksi serial (konektor DB9). Pengujian ini sama seperti koneksi se
rial mikrokontroller ke PC, tetapi tanpa menggunakan kabel (wireless) yaitu meng
gunakan Xbee Pro melalui frekuensi 2.4GHz. Langkah awal pengujian ini adalah men
jalankan hyperterminal dari PC. Pertama-tama, set com yang sesuai dengan serial
yang digunakan. Lihat gambar 4.1 di bawah ini.
Gambar 4.1 Setting awal pada hyperterminal
Setting com property menjadi default dengan cara menenkan tombol restore default
. Lihat gambar 4.2 di bawah ini
Gambar 4.2. Setting properties pada Hyperterminal
Kemudian masuk ke jendela hyperteminal dan akan muncul tulisan TA Sukses!!!!!teta
p semangat.. do thebest. Sebelum hal itu,

tulis program pada mikrokontroller AVR dengan mengaktifkan USART : // USART init
ialization // Communication Parameters: 8 Data, 1 Stop, No Parity // USART Recei
ver: On // USART Transmitter: On // USART Mode: Asynchronous // USART Baud rate:
9600 UCSRA=0x00; UCSRB=0x18; UCSRC=0x86; UBRRH=0x00; UBRRL=0x19; While(1) { put
char(TA Sukses!!!!!tetap semangat.. do thebest); delay_ms(1000); } Jika data yan
g diketikkan pada mikrokontroller tampil pada Hyperteminal berarti modul transce
iver sudah bisa digunakan. Akan tampak seperti gambar 4.3
Gambar 4.3 Tampilan pada hyperterminal

4.4
Pengujian Tampilan Visual Basic Sebagai program utama untuk interfacing pada PC
tentu program interface yang tersusun dalam bahasa visual basic ini harus kita u
ji untuk mengetahui bekerja atau tidak program yang dibuat. 4.4.1 Form Login Pad
a form login ini,terdapat no. ID, nama operator, username dan password. Ada 2 pe
ngecekkan yaitu username dan password, jika salah satu data yang dimasukkan sala
h maka keluar peringatan seperti gambar 4.4
Gambar 4.4 Form login gagal
Peringatan akan muncul sebanyak 3 kali, jika username dan password telah benar m
aka user bisa masuk main form (menu utama). 4.4.2 Form Utama Pada form utama ini
dilakukan beberapa tahap pengujian, yaitu : 1. Pengujian menu utama. Pengujian
ini dilakukan untuk melihat daya kWh dan tarif berjalan sesuai dengan yang diing
inkan. Akan tampak seperti gambar 4.5

Gambar 4.5 Menu utama


2.
Pengujian operator, tanggal dan waktu. Pada status ini harus mengeluarkan data s
esuai yang tersimpan pada database operator yaitu no. ID dan nama operator serta
dapat menunjukkan tanggal dan waktu saat ini. Tampak pada gambar 4.6
Gambar 4.6 Menunjukkan tanggal dan waktu serta nama operator dan no. ID
3.
Pengujian setting port serial Setting port serial ini sesuai yang diharapkan jik
a dapat membuka komunikasi dan berhubungan dengan devais lain (membuka port seri
al pada PC serta mengatur setting serial). Tampak pada gambar 4.7

Gambar 4.7 Setting port serial pada main form


4.
Pengujian status koneksi Status koneksi ini merupakan yang paling penting dalam
main form ini, karena dapat melihat apakah program dan alat sudah terkoneksi ata
u belum. Hal ini dapat dilihat, jika belum terkoneksi pada gambar 4.8, sedangkan
bila sudah terkoneksi pada gambar 4.9
Gambar 4.8 Status belum terkoneksi
Gambar 4.9 Status sudah terkoneksi

5.
Pengujian monitoring daya dan tarif Pengujian ini dilakukan untuk melihat atau m
emonitor daya pada kWh meter yang dikirim menggunakan modul transceiver (Xbee pr
o) serta dapat diolah menjadi tarif-tarif yang berlaku. Akan tampak seprti gamba
r 4.10
Gambar 4.10 Monitoring daya dan tarif
6.
Database Pengujian database dilakukan dengan melihat apakah perubahan yang dilak
ukan sudah terekam pada tabel database yang dipersiapkan. Dalam main form ini te
rdapat 2 database yaitu database operator pada gambar 4.11 dan database daya & t
arif pada gambar 4.12.
Gambar 4.11 Database operator

Gambar 4.12 Database daya dan tarif


7.
Report operator dan cetak kwitansi Dalam main form ini terdapat report operator
dan cetak kwitansi dengan cara klik menu (pojok kiri atas). Pengujian ini untuk
memperoleh report up to date atau tidak terhadap perubahan yang dilakukan oleh u
ser, tampak pada gambar 4.13.
Gambar 4.13 Report operator
Pengujian cetak kwitansi ini dilakukan untuk melihat apakah kwitansi yang akan d
icetak sesuai dengan data yang ada di database daya & tarif. Akan tampak seperti
gambar 4.14.

Gambar 4.14 Cetak kwitansi


4.4.3 Form pencarian data
Gambar 4.15 Form pencarian data
Gambar 4.16 Form pencarian data yang sudah terisi

Pada gambar 4.15, form pencarian data ini dapat mencari data sesuai yang diingin
kan oleh user sehingga dapat mengetahui data-data yang lama dengan cepat dan mud
ah. Lihat gambar 4.16, untuk form pencarian data yang sudah terisi ketika menkli
k tombol cari. Kemudian dapat langsung dicetak menjadi kwitansi untuk diberikan
kepada pelanggan. 4.5 Pengujian Penerimaan Data Menggunakan Transceiver Pengujia
n ini dilakukan untuk melihat apakah daya kWh yang ada pada monitoring telah ses
uai dengan daya pada alat kWh meter (LCD). Oleh karena itu, diperlukan data samp
le sebanyak 5 kali untuk melihat benar-benar sesuai atau belum, seperti terlihat
pada table 4.2. Sehingga didapatkan prosentasi error (% error), pada tabel 4.3.
Tabel 4.2 Perbandingan tampilan pada program dan LCD
Table 4.3 Prosentasi error penerimaan data
No. 1. 2. 3. 4. 5.
Data Sample Program 3.672 3.684 3.692 3.702 3.723
Data sample LCD 3.672 3.684 3.692 3.702 3.723
% Error 0% 0% 0% 0% 0%

Pada tabel 4.3, % error yang didapat keseluruhan 0%. Hal ini disebabkan data pro
ses monitoring dan tampilan LCD pada kWh meter adalah sama. Sehingga tidak ada d
ata yang hilang atau salah dalam pembacaan kWh meter. 4.6 Perhitungan Tarif inse
ntif dan Disinsentif Perhitungan ini dilakukan pada program seperti gambar 4.17
apakah sudah sesuai dengan formulasi yang ada pada teori penunjang. Oleh karena
itu, dilakukan perhitungan untuk menguji data tersebut. Maka perhitungan sebagai
berikut : Pelanggan Tarif R1 Daya 2200 VA, pemakaian energi 3 kWh diberi insent
if sebesar: Insentif = 20% x (354 - 3) x Rp. 495 = Rp 34.749 Perhitungan tagihan
rekening listriknya sebagai berikut: Biaya Beban = (2200/1000) x Rp 30.200 Biay
a Pemakaian : Blok I = 3 kWh x Rp 390 = Rp 1.170 Blok II = 0 kWh x Rp 445 = Rp 0
Blok III = 0 kWh x Rp 495 = Rp 0 (+) Total Insentif Total Tagihan = Rp 66.440
= Rp 1.170 (+) Rp 67.610 = Rp 34.749 (-) = Rp 32.861
Gambar 4.17 Pengujian program dengan formulasi

-Halaman ini sengaja dikosongkan-

BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Berdasarkan pengujian dan analisa yang telah dilaku
kan pada proyek akhir dapat disimpulkan bahwa ; 1. Pada pengerjaan proyek akhir
ini sudah dapat melakukan monitoring dan pengambilan daya menggunakan aplikasi v
isual basic yang dibaca dari mikrokontroler dengan presentase error sekitar 0% (
data dapat dilihat pada Tabel 4.3). 2. Pemakaian program yang user friendly dapa
t mempermudah operator atau pengguna program dalam memonitoring kWh meter 1 phas
a untuk beban rumah tangga. 3. Program monitoring yang dibuat ini terdapat beber
apa fitur-fitur, yaitu : a) Fitur login. b) Fitur monitoring serta setting konek
si serial. c) Fitur cetak kwitansi. d) Fitur laporan nama operator. e) Fitur pen
carian data. f) Fitur penyimpanan data (database). 5.2 Saran Dalam pengerjaan pr
oyek akhir tentunya tidak lepas dari berbagai macam kekurangan dan kelemahan bai
k sistem maupun peralatan yang dibuat, untuk itu demi kesempurnaan proyek akhir
dapat memberikan beberapa catatan : 1. Pastikan komunikasi serial antara mikroko
ntroller dengan PC bekerja dengan baik, sehingga modul transceiver (Xbee Pro) da
pat saling kirim-terima dengan baik pula. 2. Penggunaan modul transceiver dengan
jarak yang lebih jauh, agar proses kirim-terima dari alat ukur ke server (pener
ima data) dapat menjangkau seluruh kawasan. 3. Dikembangkan untuk sistem online
agar lebih mudah dalam proses monitoring, tetapi diperhatikan juga pengamanan da
tabase dan website sistem online tersebut. 4. Dapat dikembangkan ke dalam bahasa
Java atau Delphi, sehingga dapat digunakan di berbagai Operating System (OS).

-Halaman ini sengaja di kosongkan-

DAFTAR PUSTAKA
1. 2. 3. 1991, SPLN 57-1:1991 kWh Meter Arus Bolak-Balik Kelas 0,5; 1 dan 2, Perus
ahaan Umum Listrik Negara, Jakarta. Abdul Razaq, SIP. Belajar Cepat Visual Basic
6.0 , Penerbit Indah, 2004, Surabaya. Laksana,H.S.,2005, Pengembangan Hasil Ukur k
Wh Meter Analog Menjadi besaran Digital, Tesis Program Pasca Sarjana, Teknik Elek
tro, UGM, Yogyakarta Sukarto, J.,1996,Meter kWh, PLN Udiklat, Jakarta. Randi Tirta
Saputra. Rancang Bangun Monitoring Penggunaan Energi Listrik Untuk Beban Rumah
Tangga 1300VA ke Bawah. Proyek Akhir Elektro Industri PENS ITS.2007. www.digi.com/
xbee-pro-series1-module.jsp.html, di akses tanggal 5 Januari 2009. http://prihat
ini.wordpress.com/2008/03/06/perhitungan-insentifdan-disinsentif-tarif-listrik/,
di akses tanggal 13 Januari 2009. www.datasheetcatalog.org/datasheet/aic/AIC172
2.pdf, tanggal 5 Februari 2009 di akses
4.
5. 6. 7. 8.
http://www.datasheetcatalog.com/datasheets_pdf/M/A/X/2/MAX23 2.shtml, di akses t
anggal 13 Juli 2009.

LAMPIRAN

Source code programming


Option Explicit Private Sub Form_KeyPress(KeyAscii As Integer) Unload Me End Sub
Private Sub Form_Load() lblVersion.Caption = "Version " & App.Major & "." & App
.Minor & "." & App.Revision lblProductName.Caption = App.Title End Sub Private S
ub imgLogo_Click() Login.Show Unload Me End Sub
Option Explicit Dim n As Integer Private Sub cmdexit_Click() Unload Me End Sub P
rivate Sub cmdlogin_Click()

If txtnama.Text = "" Or txtusername.Text = "" Or txtpassword.Text = "" Or txtno_


id.Text = "" Then MsgBox "Data Harus Diisi Semua", vbCritical, "PERHATIAN" Else
Adodc1.Refresh With Adodc1.Recordset .AddNew !Date = lbldate.Caption !Time = lbl
time.Caption !No_ID = txtno_id.Text !Nama_Operator = txtnama.Text .Update End Wi
th Adodc1.Refresh Program_utama.txtno_id.Text = txtno_id.Text Program_utama.txtn
ama.Text = txtnama.Text Select Case txtusername.Text Case "EEPIS-ITS" If txtpass
word.Text <> "1234" Then n=n+1 txtpassword.Text = "" txtpassword.SetFocus Else n
=0 Unload Me Program_utama.Show End If End Select Select Case n Case 1 MsgBox "M
aaf password salah. Tinggal 2 Kesempatan lagi." Case 2 MsgBox "Maaf password sal
ah. Tinggal 1 Kesempatan lagi." Case 3 MsgBox "Maaf Kesempatan hanya 3 kali. And
a harus mengulang dari awal." Unload Me End Select End If End Sub Private Sub Ti
mer1_Timer() lbldate.Caption = Format(Date, "dd mmmm yyyy")

lbltime.Caption = Format(Time, "hh:mm:ss") End Sub Private Sub txtno_id_KeyPress


(KeyAscii As Integer) Dim TrackKey As String TrackKey = Chr(KeyAscii) If (Not Is
Numeric(TrackKey) And Not (KeyAscii = vbKeyBack)) Then KeyAscii = 0 End If End S
ub
Dim d, m, j As Integer Dim a1, a2 As Integer Private Sub cmdconnect_Click() If C
bkoneksi.Text = "" Or Cbbitpersecond.Text = "" Or Cbdatabits.Text = "" Or Cbpari
ty.Text = "" Or Cbstopbits.Text = "" Or Cbflowcontrol.Text = "" Or cbIP.Text = "
" Or cbwaktu.Text = "" Then MsgBox "Semua pengaturan dan waktu simpan harus diis
i", vbOKOnly, "PERHATIAN" Cbkoneksi.SetFocus Else If Cbparity.Text = "Even" Then
parity = "e" ElseIf Cbparity.Text = "Old" Then parity = "o" ElseIf Cbparity.Tex
t = "None" Then

parity = "n" ElseIf Cbparity.Text = "Mark" Then parity = "m" ElseIf Cbparity.Tex
t = "Space" Then parity = "s" Else parity = "" MsgBox "Error parity..!" End If M
SComm1.CommPort = Val(Cbkoneksi.Text) MSComm1.Settings = Cbbitpersecond.Text & "
," & parity & "," & Cbdatabits.Text & "," & Cbstopbits.Text MSComm1.Handshaking
= "0" MsgBox ("Pastikan pengaturan tepat dan semua koneksi terhubung...!!!"), vb
OKOnly + vbExclamation, ("PERHATIAN !!!") Timer2.Enabled = True End If End Sub P
rivate Sub cmddisconnect_Click() If MSComm1.PortOpen = True Then MSComm1.PortOpe
n = False End If cmdconnect.Enabled = True ProgressBar1.Enabled = True txtconn.T
ext = "OFF" Cbkoneksi.Enabled = True Cbbitpersecond.Enabled = True Cbdatabits.En
abled = True Cbparity.Enabled = True Cbstopbits.Enabled = True Cbflowcontrol.Ena
bled = True Commandrestore.Enabled = True cbIP.Enabled = True cbwaktu.Enabled =
True Timer3.Enabled = False Timer4.Enabled = False Timer5.Enabled = False Timer6
.Enabled = False Timer7.Enabled = False Shape1.FillColor = vbBlack Shape2.FillCo
lor = vbBlack Shape3.FillColor = vbBlack

Shape4.FillColor = vbBlack Shape5.FillColor = vbBlack Shape6.FillColor = vbBlack


txtdaya1.Text = "0" txtdaya2.Text = "0" txtnormal.Text = "0" Txtinsentif.Text =
"0" Txtdisinsentif.Text = "0" Txttotal.Text = "0" End Sub Private Sub Commandre
store_Click() Cbkoneksi.Text = "1" Cbbitpersecond.Text = "9600" Cbdatabits.Text
= "8" Cbparity.Text = "None" Cbstopbits.Text = "1" Cbflowcontrol.Text = "None" c
bIP.Text = "1" cbwaktu.Text = "Menit" End Sub Private Sub Form_Load() Program_ut
ama.ScaleWidth = 15120 Program_utama.ScaleHeight = 10665 txtconn.Text = "OFF" tx
tdaya1.Text = "0" txtdaya2.Text = "0" txtnormal.Text = "0" Txtinsentif.Text = "0
" Txtdisinsentif.Text = "0" Txttotal.Text = "0" cbIP.AddItem "1" cbIP.AddItem "2
" cbIP.AddItem "3" cbwaktu.AddItem "Menit" cbwaktu.AddItem "Jam" On Error Resume
Next Dim i As Integer For i = 1 To 100 MSComm1.CommPort = i MSComm1.PortOpen =
True If MSComm1.PortOpen = True Then

Cbkoneksi.AddItem i MSComm1.PortOpen = False txtdaya1.Text = "0" txtdaya2.Text =


"0" End If Next i Cbbitpersecond.AddItem "2400" Cbbitpersecond.AddItem "4800" C
bbitpersecond.AddItem "9600" Cbbitpersecond.AddItem "19200" Cbbitpersecond.AddIt
em "38400" Cbbitpersecond.AddItem "57600" Cbdatabits.AddItem "5" Cbdatabits.AddI
tem "6" Cbdatabits.AddItem "7" Cbdatabits.AddItem "8" Cbparity.AddItem "Even" Cb
parity.AddItem "Mark" Cbparity.AddItem "None" Cbparity.AddItem "Odd" Cbparity.Ad
dItem "Space" Cbstopbits.AddItem "1" Cbstopbits.AddItem "1.5" Cbstopbits.AddItem
"2" Cbflowcontrol.AddItem "None" Cbflowcontrol.AddItem "Xon/Xoff" Cbflowcontrol
.AddItem "Hardware" Adodc1.Refresh Adodc2.Refresh End Sub Private Sub mnabout_Cl
ick() frmAbout.Show End Sub Private Sub mncetak_kwitansi_Click() LOG_CETAK.Show
End Sub Private Sub mnkeluar_program_Click() Dim jawab As Integer If cmdconnect.
Enabled = False Then

jawab = MsgBox(("Disconnect Terlebih vbExclamation, ("PERHATIAN !!!")) If jawab


= vbOK Then Cancel = -1 Else Unload Me End If End Sub Private Sub mnmencari_data
_Click() cari_data.Show End Sub Private Sub mntabel_operator_Click() DataReport2
.Show End Sub Private Sub MSComm1_OnComm() If MSComm1.InBufferCount = 8 Then a =
MSComm1.Input a1 = Mid(a, 1, 4) a2 = Mid(a, 5, 4) txtdaya1.Text = Format(a1, "#
###") txtdaya2.Text = Format(a2, "####") End If End Sub
Dahulu!!!"),
vbOKOnly
+
Private Sub Timer1_Timer() lbldate.Caption = Format(Date, "dd mmmm yyyy") lbltim
e.Caption = Format(Time, "hh:mm:ss") End Sub Private Sub Timer2_Timer() Progress
Bar1.Value = ProgressBar1.Value + 1 If ProgressBar1.Value >= 100 Then ProgressBa
r1.Value = 0 ProgressBar1.Enabled = False cmdconnect.Enabled = False Timer2.Enab
led = False Timer3.Enabled = True Timer4.Enabled = True Timer6.Enabled = True If
cbwaktu.Text = "Menit" Then Timer5.Enabled = True

Timer7.Enabled = False End If If cbwaktu.Text = "Jam" Then Timer5.Enabled = Fals


e Timer7.Enabled = True End If txtconn.Text = "ON" Cbkoneksi.Enabled = False Cbb
itpersecond.Enabled = False Cbdatabits.Enabled = False Cbparity.Enabled = False
Cbstopbits.Enabled = False Cbflowcontrol.Enabled = False Commandrestore.Enabled
= False cbIP.Enabled = False cbwaktu.Enabled = False End If If MSComm1.PortOpen
= False Then MSComm1.PortOpen = True If MSComm1.PortOpen = False Then MsgBox "Ja
ringan Teputus", vbCritical, "PERHATIAN" MSComm1.PortOpen = False cmdconnect.Ena
bled = True cmdexit.Enabled = True ProgressBar1.Enabled = True txtconn.Text = "O
FF" Cbkoneksi.Enabled = True Cbbitpersecond.Enabled = True Cbdatabits.Enabled =
True Cbparity.Enabled = True Cbstopbits.Enabled = True Cbflowcontrol.Enabled = T
rue Commandrestore.Enabled = True cbIP.Enabled = True Timer3.Enabled = False Tim
er4.Enabled = False Timer5.Enabled = False Timer6.Enabled = False Shape1.FillCol
or = vbBlack Shape2.FillColor = vbBlack Shape3.FillColor = vbBlack Shape4.FillCo
lor = vbBlack Shape5.FillColor = vbBlack

Shape6.FillColor = vbBlack End If End If End Sub Private Sub Timer3_Timer() Shap
e1.FillColor = vbGreen Shape2.FillColor = vbRed Shape3.FillColor = vbGreen Shape
4.FillColor = vbRed Shape5.FillColor = vbGreen Shape6.FillColor = vbRed End Sub
Private Sub Timer4_Timer() Shape1.FillColor = vbRed Shape2.FillColor = vbGreen S
hape3.FillColor = vbRed Shape4.FillColor = vbGreen Shape5.FillColor = vbRed Shap
e6.FillColor = vbGreen End Sub Private Sub Timer5_Timer() d=d+1 If d >= 60 Then
m=m+1 d=0 End If If m >= cbIP.Text Then With Adodc2.Recordset .AddNew !Date = lb
ldate.Caption !Time = lbltime.Caption !Daya_kWh = txtdaya1.Text !Tarif_Normal =
txtnormal.Text !Tarif_Insentif = Txtinsentif.Text !Tarif_Disinsentif = Txtdisins
entif.Text !Tarif_Total = Txttotal.Text .Update End With m=0 d=0

End If End Sub Private Sub Timer6_Timer() If txtdaya1.Text > 158 Then Z = beta 158 ins = 0 dis = Z * 744 B1 = 20 * 375 B2 = 40 * 395 d = txtdaya1.Text - 60 B3
= d * 466 beban = 28800 TN = B1 + B2 + B3 + beban TT = TN + dis txtnormal.Text
= Format(TN, "#####") Txtinsentif.Text = Format(ins, "#####") Txtdisinsentif.Tex
t = Format(dis, "#####") Txttotal.Text = Format(TT, "#####") Else Y = 197 - txtd
aya1.Text ins = Y * 93 dis = 0 If txtdaya1.Text > 20 Then c = txtdaya1.Text - 20
B1 = 20 * 375 If c > 40 Then B2 = 40 * 395 d = c - 40 B3 = d * 465 Else B2 = c
* 395 End If Else B1 = txtdaya1.Text * 375 End If beban = 28800 TN = B1 + B2 + B
3 + beban TT = TN - ins txtnormal.Text = Format(TN, "#####") Txtinsentif.Text =
Format(ins, "#####") Txtdisinsentif.Text = Format(dis, "#####") Txttotal.Text =
Format(TT, "#####")

End If End Sub Private Sub Timer7_Timer() d=d+1 If d >= 60 Then m=m+1 d=0 End If
If m >= 60 Then j=j+1 m=0 End If If j >= cbIP.Text Then With Adodc2.Recordset .
AddNew !Date = lbldate.Caption !Time = lbltime.Caption !Daya_kWh = txtdaya1.Text
!Tarif_Normal = txtnormal.Text !Tarif_Insentif = Txtinsentif.Text !Tarif_Disins
entif = Txtdisinsentif.Text !Tarif_Total = Txttotal.Text .Update End With j=0 m=
0 d=0 End If End Sub Private Sub Form_QueryUnload(Cancel As Integer, UnloadMode
As Integer) Dim jawab As Integer If cmdconnect.Enabled = False Then jawab = MsgB
ox(("Disconnect Terlebih Dahulu!!!"), vbOKOnly + vbExclamation, ("PERHATIAN !!!"
)) If jawab = vbOK Then Cancel = -1 End If End Sub

Option Explicit Private Sub cmdback_Click() Program_utama.Show Unload Me End Sub


Private Sub cmdcari_Click() Dim cari As String If txttanggal1.Text = "" Or txtb
ulan.Text = "" Or txttahun.Text = "" Then MsgBox "Tanggal tidak boleh kosong" El
se Adodc1.Refresh Adodc1.Recordset.MoveFirst cari = txttanggal1.Text & "/" & txt
bulan.Text & "/" & txttahun.Text Adodc1.Recordset.Find "DATE= " & cari & " " If
Adodc1.Recordset.EOF = False Then txttanggal2.Text = Adodc1.Recordset!Date txtda
ya.Text = Adodc1.Recordset!Daya_kWh txtnormal.Text = Adodc1.Recordset!Tarif_Norm
al txtinsentif.Text = Adodc1.Recordset!Tarif_Insentif txtdisinsentif.Text = Adod
c1.Recordset!Tarif_Disinsentif txttotal.Text = Adodc1.Recordset!Tarif_Total Adod
c1.Refresh Else MsgBox "Data tidak ditemukan" End If End If End Sub Private Sub
Command1_Click()

If txttanggal1.Text = "" Or txtbulan.Text = "" Or txttahun.Text = "" Then MsgBox


"Tanggal tidak boleh kosong" Else cetak.Label8.Caption = txtdaya.Text cetak.Lab
el13.Caption = txtnormal.Text cetak.Label16.Caption = txtinsentif.Text cetak.Lab
el20.Caption = txtdisinsentif.Text cetak.Label24.Caption = txttotal.Text cetak.S
how End If End Sub
1. Cetak langsung. Private Sub Form_Load() Program_utama.Adodc2.RecordSource = "
select*from [DATE]= " & LOG_CETAK.Text1.Text & " " If Program_utama.Adodc2.Recor
dset.BOF = Program_utama.Adodc2.Recordset.EOF = False Then With Program_utama.Ad
odc2.Recordset Label8.Caption = !Daya_kWh Label13.Caption = !Tarif_Normal Label1
6.Caption = !Tarif_Insentif Label20.Caption = !Tarif_Disinsentif Label24.Caption
= !Tarif_Total End With End If cetak2.PrintForm End Sub
DAYA False
where And

2. Cetak dari pencarian data. Private Sub Form_Load() lbltanggal.Caption = Forma


t(Date, "dd-mm-yyyy") lblwaktu.Caption = Format(Time, "hh:mm:ss") Label8.Caption
= cari_data.txtdaya.Text Label13.Caption = cari_data.txtnormal.Text Label16.Cap
tion = cari_data.txtinsentif.Text Label20.Caption = cari_data.txtdisinsentif.Tex
t Label24.Caption = cari_data.txttotal.Text cetak.PrintForm End Sub
Option Explicit Reg Key Security Options... Const READ_CONTROL = &H20000 Const
KEY_QUERY_VALUE = &H1 Const KEY_SET_VALUE = &H2 Const KEY_CREATE_SUB_KEY = &H4
Const KEY_ENUMERATE_SUB_KEYS = &H8 Const KEY_NOTIFY = &H10 Const KEY_CREATE_LINK
= &H20 Const KEY_ALL_ACCESS = KEY_QUERY_VALUE + KEY_SET_VALUE + _ KEY_CREATE_SU
B_KEY + KEY_ENUMERATE_SUB_KEYS + _ KEY_NOTIFY + KEY_CREATE_LINK + READ_CONTROL
Reg Key ROOT Types... Const HKEY_LOCAL_MACHINE = &H80000002 Const ERROR_SUCCESS
= 0 Const REG_SZ = 1 Unicode nul terminated string

Const REG_DWORD = 4
32-bit number
Const gREGKEYSYSINFOLOC = "SOFTWARE\Microsoft\Shared Tools Location" Const gREGV
ALSYSINFOLOC = "MSINFO" Const gREGKEYSYSINFO = "SOFTWARE\Microsoft\Shared Tools\
MSINFO" Const gREGVALSYSINFO = "PATH" Private Declare Function RegOpenKeyEx Lib
"advapi32" Alias "RegOpenKeyExA" (ByVal hKey As Long, ByVal lpSubKey As String,
ByVal ulOptions As Long, ByVal samDesired As Long, ByRef phkResult As Long) As L
ong Private Declare Function RegQueryValueEx Lib "advapi32" Alias "RegQueryValue
ExA" (ByVal hKey As Long, ByVal lpValueName As String, ByVal lpReserved As Long,
ByRef lpType As Long, ByVal lpData As String, ByRef lpcbData As Long) As Long P
rivate Declare Function RegCloseKey Lib "advapi32" (ByVal hKey As Long) As Long
Private Sub cmdSysInfo_Click() Call StartSysInfo End Sub Private Sub cmdOK_Click
() Unload Me End Sub Private Sub Form_Load() Me.Caption = "About " & App.Title l
blVersion.Caption = "Version " & App.Major & "." & App.Minor & "." & App.Revisio
n lblTitle.Caption = App.Title End Sub Public Sub StartSysInfo() On Error GoTo S
ysInfoErr Dim rc As Long Dim SysInfoPath As String
Try To Get System Info Prog
ram Path\Name From Registry...

If GetKeyValue(HKEY_LOCAL_MACHINE, gREGKEYSYSINFO, gREGVALSYSINFO, SysInfoPath)


Then Try To Get System Info Program Path Only From Registry... ElseIf GetKeyVa
lue(HKEY_LOCAL_MACHINE, gREGKEYSYSINFOLOC, gREGVALSYSINFOLOC, SysInfoPath) Then
Validate Existance Of Known 32 Bit File Version If (Dir(SysInfoPath & "\MSINFO
32.EXE") <> "") Then SysInfoPath = SysInfoPath & "\MSINFO32.EXE"
Error - File
Can Not Be Found... Else GoTo SysInfoErr End If Error - Registry Entry Can Not
Be Found... Else GoTo SysInfoErr End If Call Shell(SysInfoPath, vbNormalFocus)
Exit Sub SysInfoErr: MsgBox "System Information Is Unavailable At This Time", vb
OKOnly End Sub Public Function GetKeyValue(KeyRoot As Long, KeyName As String, S
ubKeyRef As String, ByRef KeyVal As String) As Boolean Dim i As Long
Loop Coun
ter Dim rc As Long Return Code Dim hKey As Long Handle To An Open Registry K
ey Dim hDepth As Long Dim KeyValType As Long Data Type Of A Registry Key Dim
tmpVal As String Tempory Storage For A Registry Key Value Dim KeyValSize As L
ong
Size Of Registry Key Variable ---------------------------------------------------------- Open RegKey Under KeyRoot {HKEY_LOCAL_MACHINE...} ----------------------------------------------------------rc = RegOpenKeyEx(KeyRoot, KeyNa
me, 0, KEY_ALL_ACCESS, hKey) Open Registry Key

If (rc <> ERROR_SUCCESS) Then GoTo GetKeyError tmpVal = String$(1024, 0) KeyValS


ize = 1024
Handle Error...
Allocate Variable Space

Mark Variable Size

----------------------------------------------------------- Retrieve Registry


Key Value... -----------------------------------------------------------rc = Re
gQueryValueEx(hKey, SubKeyRef, 0, _ KeyValType, tmpVal, KeyValSize) Get/Create
Key Value If (rc <> ERROR_SUCCESS) Then GoTo GetKeyError Handle Errors
If (Asc(Mid(tmpVal, KeyValSize, 1)) = 0) Then Win95 Adds Null Terminated Strin
g... tmpVal = Left(tmpVal, KeyValSize - 1)
Null Found, Extract From String Els
e WinNT Does NOT Null Terminate String... tmpVal = Left(tmpVal, KeyValSize)
Null Not Found, Extract String Only End If ---------------------------------------------------------- Determine Key Value Type For Conversion... ----------------------------------------------------------Select Case KeyValType Search
Data Types... Case REG_SZ String Registry Key Data Type KeyVal = tmpVal
Copy
String Value Case REG_DWORD Double Word Registry Key Data Type For i = Len(tm
pVal) To 1 Step -1 Convert Each Bit KeyVal = KeyVal + Hex(Asc(Mid(tmpVal, i, 1
))) Build Value Char. By Char. Next KeyVal = Format$("&h" + KeyVal)
Convert
Double Word To String End Select GetKeyValue = True rc = RegCloseKey(hKey) Exit
Function Return Success Close Registry Key Exit

GetKeyError:
Cleanup After An Error Has Occured... KeyVal = "" Set Return Va
l To Empty String GetKeyValue = False Return Failure rc = RegCloseKey(hKey)
Close Registry Key End Function

Biodata Penulis
Nama : Irmawan Afrilianto N. TTL : Sidoarjo, 6 April 1987 Alamat dan no. HP seng
aja Cakalang 64 utk menghindari penyalah gunaan Alamat : Jln. Ikan dihitamkan Ta
mbakrejo indah Waru Sidoarjo Hp : 085735007736 Email : irmawan060487@yahoo.com P
enulis terlahir sebagai anak kedua dari 2 bersaudara dari Anang Dradjad dan Nunu
k Lara S. memiliki hobby bermain futsal, mendengarkan musik dan bermain game. Pe
nulis menghabiskan sebagian besar hidupnya di Surabaya memiliki motto Di atas lan
git masih ada langit, jadi tetaplah ingat pada Allah SWT sang pencipta alam seme
sta. Riwayat pendidikan formal yang ditempuh:
SDN Wadungasri 1 lulus tahun 1999
S
LTP Negeri 1 Waru lulus tahun 2002 SMA Negeri 17 Surabaya lulus tahun 2005
Jurus
an teknik elektro industri Politeknik Elektronika Negeri Surabaya ITS Pada tangg
al 24 Juli 2009 mengikuti Seminar Proyek Akhir sebagai salah satu persyaratan un
tuk mendapatkan gelar Sarjana Sains Terapan (S.ST.) di Politeknik Elektronika Ne
geri Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (PENS - ITS).