Anda di halaman 1dari 97

BAB 3

ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS AGGREGATE DHF DI DUSUN LOANDENG


DESA KALISONGO KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG
Asuhan keperawatan komunitas dilaksanakan oleh mahasiswa profesi jurusan
keperawatan FKUB melalui praktek keperawatan di masyarakat yang dimulai pada
tanggal 8 Juni 2015 sampai 8 Agustus 2015. Kelompok mendapatkan tempat praktek
di Dusun Loandeng, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Sampel
penelitian sebanyak 79 sampel yang diambil dari RT 01 dan RT 02 pada RW 04 Dsn
Loandeng.
3.1 Tahap Persiapan
Keperawatan komunitas merupakan salah satu departemen dalam pendidikan profesi keperawatan dengan kegiatan yang difokuskan pada praktek lapangan, namun tidak mengesampingkan tugas jaga mahasiswa di Puskesmas Dau,
Kabupaten Malang. Kelompok melakukan pengkajian pada daerah binaan didasarkan pada penemuan penderita Demam Berdarah Dengue di wilayah RW 04
tepatnya di RT 01 dan RT 02 Dusun Loandeng, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau.
Kalompok dalam melakukan pengkajian di daerah binaan berkoordinasi dengan
pembimbing lahan dan pembimbing akademik terkait masalah DBD di lingkungan
komunitas tersebut.
Setelah mendapatkan pengarahan dari pembimbing akademik dan lahan,
agregat yang dijadikan sasaran adalah warga yang berisiko mengalami DBD serta
warga yang memiliki riwayat DBD. Berdasarkan saran dari petugas kesehatan
lingkungan dan promosi kesehatan di puskesmas Dau, mahasiswa mendapatkan
daerah binaan Desa Kalisongo Dusun Loandeng di wilayah RW 04 tepatnya di
RT01 dan RT02. Mahasiswa memberikan surat pengantar kepada camat Dau,
kepala desa Kalisongo, ketua dusun Loandeng, ketua RW 04, dan ketua RT01 dan
RT02. Sebelum melakukan pengkajian, mahasiswa membuat kuesioner yang akan
diisi oleh

warga RT 1 dan RT 2 dan membuat pedoman wawancara untuk

memperoleh data sekunder dari stakeholder seperti kepala desa, ketua dusun,
ketua RW, ketua RT, kader posyandu, perawat dan bidan desa. Setelah itu kelompok menentukan jumlah sampel yang akan dilakukan intervensi.
Pada minggu ke-1, dimulai sejak tanggal 8 Juni 2015 sampai 14 Juni 2015,
kami melakukan perijinan kepada pihak kecamatan, desa, dusun, RW dan RT
untuk melakukan pengkajian dan penggalian data tentang masalah kesehatan di
wilayah Dusun Loandeng, Desa Kalisongo. Pada minggu ke-1, tanggal 11-12 Juni
38

39
2015, kelompok menyebarkan kuesioner kepada warga dengan sampel 79 KK
yang ada di RT 01 dan RT 02.
Pengkajian didasarkan pada kuisioner yang telah dibuat sebelumnya
dengan menggunakan model pengkajian Anderson, yang meliputi pengkajian terhadap 4 core problem dan 8 subsystem. Pengumpulan data dilakukan melalui
purposive sampling. Setelah data terkumpul, dilakukan pengolahan data melalui
editing, coding, data entry, dan tabulasi. Data yang telah diolah kemudian disajikan
dalam bentuk diagram pie. Dari data yang ada kemudian dibuat bagan permasalahan (web of causation) yang akhirnya ditemukan beberapa masalah keperawatan.
3.2 Tahap Pengkajian
3.2.1 Gambaran Wilayah Desa Kalisongo
Desa Kalisongo secara integral tidak terpisahkan dari sistem perwilayahan
kecamatan Dau. Luas Wilayah Desa Kalisongo adalah 396.593 Ha. Desa
Kalisongo terdiri dari 4 dusun yaitu Dusun Kuso, Loandeng, Kucur, dan Sumberjo.
Desa Kalisongo merupakan salah satu dari 10 Desa yang ada di Kecamatan Dau
dan berbatasan dengan Kota Malang. Kabupaten Malang dan Kota Batu dengan
batas desa sebagai berikut :
Sebelah utara
: Desa Karangwidoro
Sebelah selatan
: Kecamatan Sukun
Sebelah barat
: Desa Kucur
Sebelah timur
: Kota Malang

Gambar 3.1 Peta Wilayah Desa Kalisongo

40
3.3 Tabulasi Data Pengkajian
CORE
DEMOGRAFI
1. Data Anggota Keluarga
A.1Jumlah anggota keluarga dalam satu rumah

21%
1 orang

2 orang

3 orang

12%

3%4%
18%
4 orang

5 orang

14%

6 orang

7 orang

28%

Gambar 3.2 Jumlah Anggota Keluarga dalam Satu Rumah

Berdasakan hasil pengkajian di Desa Kalisongo RT 1 dan 2 didapatkan


hasil bahwa mayoritas satu rumah diisi oleh 4 anggota keluarga (28%),
selanjutnya diisi oleh 6 anggota keluarga (21%), dan 2 orang anggota keluarga
(18%). Sisanya sebanyak 14%, 12%, 4% dan 3% masing-masing diisi oleh 3,
5, 1, 7 orang anggota keluarga dalam satu rumah.
A.2Usia masing-masing anggota keluarga

Usia Masing-masing Anggota Keluarga

13% 14%
Balita

Anak

Remaja

7% Dewasa

Lansia

15%
51%

Gambar 3.3 Karakteristik Usia Anggota Keluarga

Gambar 3.3 menunjukkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa


Kalisongo RT 1 dan RT 2 pada RW 4 mayoritas masyarakatnya memiliki

41
berada pada kelompok usia dewasa yaitu 51%. Kelompok usia paling sedikit
yaitu anak sebanyak 7%.
A.3Jenis kelamin anggota keluarga

Jenis Kelamin

Laki-laki

Perempuan

46%

54%

Gambar 3.4 Karakteristik Usia Anggota Keluarga


Gambar 3.4 menunjukkan hasil pengkajian di desa Kalisongo RT 1 dan
RT 2 RW 4 menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat berjenis kelamin
perempuan yaitu 54% dan sisanya sebanyak 46% berjenis kelamin laki-laki.

A.4Pendidikan terakhir masing-masing anggota keluarga

Pendidikan Terakhir

21%
TK

SD

SMP

5%

SMA

7%

D3/S1

Tidak/Belum Sekolah

40%

10%
18%

Gambar 3.5 Pendidikan Terakhir Anggota Keluarga


Berdasarkan hasil pengkajian di desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 RW 4
tentang pendidikan terakhir masing-masing anggota keluarga didapatkan
mayoritas warga berpendidikan terakhir SD yaitu sebanyak 39%. Sebanyak
21% warga belum atau tidak pernah menempuh pendidikan dan sebanyak
18% warga memiliki pendidikan terakhir SMP serta warga dengan pendidikan

42
terakhir SMA sebanyak 10%. Hanya 7% dan 5% warga berpendidikan terakhir
D3/S1 dan TK.
A.5Status pernikahan masing-masing anggota keluarga

Status Pernikahan

2%5%
Menikah

Belum Menikah

Duda

Janda

33%
60%

Gambar 3.6 Status Pernikahan Masing-masing Anggota Keluarga


Hasil pengkajian tentang status pernikahan masing-masing anggota
keluarga di RT 1 dan 2 RW 4 Desa Kalisongo didapatkan mayoritas warga
telah menikah yaitu 60%, sebanyak 33% warga belum keluarga, 5% warga
dengan status janda dan sisanya sebanyak 2% warga berstatus duda.
A.6Pekerjaan masing-masing anggota keluarga

Status Pernikahan

2% 5%
Menikah

Belum Menikah

Duda

33%

Janda

60%

Gambar 3.7 Pekerjaan Masing-masing Anggota Keluarga


Hasil dari pengkajian di desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 menunjukkan
rata-rata alokasi dana untuk konsumsi sehari-hari warga yaitu sekitar Rp.
10.000,00-Rp. 25.000,00 dalam sehari. Dengan jumlah pengeluran terbanyak

43
untuk alokasi konsumsi sehari-hari yaitu Rp. 100.000,00 dan yang paling
sedikit jumlah pengeluaran untuk konsumsi sehari-hari sebanyak Rp. 5.000,00.
A.7Agama masing-masing anggota keluarga

Persebaran Agama Masing-masing Anggota Keluarga

Islam

100%

Gambar 3.8 Persebaran Agama Masing-masing Anggota Keluarga


Berdasarkan pengkajian pada masyarakat desa Kalisongo RT 1 dan RT
2 menunjukkan keseluruhan warga yang dikaji memeluk agama Islam yaitu
301 orang (100%).

2. Gejala DBD pada anggota keluarga

Gejala DBD

8%
Ya

Tidak

92%

Gambar 3.9 Gejala DBD pada Masing-masing Anggota Keluarga


Hasil pengkajian di desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 tentang adakah
gejala DBD (demam/mual/mimisan/bintik-bintik merah di beberapa bagian
tubuh) pada saat ini didapatkan mayoritas warga tidak mengalami gelaja

44
tersebut yaitu 92%. Sebanyak 8% warga mengalami demam/mual/mimisan/
bintik-bintik merah di beberapa bagian tubuh.
3. Suku asal masing-masing keluarga

7%

Jawa

Madura

Sunda

Lain-lain

93%

Gambar 3.10 Suku Asal Masing-masing Anggota Keluarga


Hasil pengkajian menunjukkan bahwa masyarakat desa Kalisongo RT 1
dan RT 2 sebagian besar berasal dari suku jawa yaitu 93% dan sisanya
berasal dari suku Madura yaitu 7%. Tidak ada warga yang berasal dari suku
sunda atau suku yang lainnya.

4. Aktivitas di pekarangan anggota keluarga

Aktivitas di Pekarangan

38% Tidak

Ya

62%

Gambar 3.11 Aktivitas di Pekarangan Anggota Keluarga


Hasil pengkajian terhadap warga desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 RW 4
didapatkan sebanyak 62% warga tidak pernah atau jarang beraktivitas di

45
pekarangan dan sisanya sebanyak 38% warga sering beraktivitas di pekarangan.
5. Kebiasaan tidur siang masing-masing anggota keluarga

Ya

53%

47%

Tidak

Gambar 3.12 Kebiasaan Tidur Siang Anggota Keluarga


Berdasarkan hasil pengkajian pada warga desa Kalisongo RT 01 dan
RT 02 di RW 4 didapatkan sebanyak 53% warga tidak memiliki kebiasaan tidur siang dan sisanya sebanyak 47% memiliki kebiasaan tidur siang.

6. Anggota Keluarga yang Mengalami Gejala DBD dalam 6 Bulan Terakhir

Gejala DBD dalam 6 Bulan Terakhir

14%
Ya

Tidak

86%

Gambar 3.13 Pekerjaan Masing-masing Anggota Keluarga


Berdasarkan

hasil

pengkajian

tentang

anggota

keluarga

yang

mengalami gejala DBD (demam tinggi/mual-muntah/mimisan/bintik merah)

46
pada 6 bulan terakhir di Desa Kalisongo RT 1 dan 2 pada RW 4 didapatkan
mayoritas warga tidak mengalami gejala tersebut yaitu sebanyak 86% dan
sisanya sebanyak 14% mengalami gejala DBD.
7. Anggota Keluarga yang Meninggal karena DBD dalam 6 Bulan Terakhir

Anggota Keluarga yang meninggal karena DBD dalam 6 Bulan Terakhir

Ya

Tidak

100%

Gambar 3.14 Pekerjaan Masing-masing Anggota Keluarga


Berdasarkan hasil pengkajian tentang anggota keluarga yang meninggal
karena DBD pada 6 bulan terakhir di Desa Kalisongo RT 1 dan 2 pada RW 4
didapatkan tidak ada keluarga yang anggota keluarganya meninggal karena
DBD dalam 6 bulan terakhir ini.
BELIEFS
2.1 Kepercayaan mengenai Usia yang Berisiko DBD

Kepercayaan mengenai usia yang berisiko DBD

Anak- Anak

Remaja
Dewasa
Lansia
40%
41%

Semua Usia

3% 13% 4%

Gambar 3.15 Kepercayaan mengenai Usia yang Berisiko DBD


Gambar 3.15 menunjukan bahwa Kepercayaan masyarakat

Desa

Kalisongo RW 4 RT 1 dan 2 mengenai usia yang berisiko terkena DBD, dimana


41% masyarakat mempercayai bahwa semua usia dapat berisiko terkena DBD,

47
40% masyarakat mempercayai bahwa anak anak lebih berisiko terkena DBD, 13%
diantarannya mempercayai bahwa usia dewasa berisiko terkena DBD, sedangakn
4% mempercayai usia remaja lebih berisiko dan 2% mempercayai bahwa Lansia
lebih berisiko terkena DBD
2.2 Kepercayaan Masyarakat mengenai Keparahan DBD

Kepercayaan mengenai keparahan DBD

Biasa Saja

11%
24%
Mengancam Kesehatan
Sangat mengancam Kesehatan

66%

Gambar 3.16 Kepercayaan mengenai Keparahan DBD


Gambar 3.16 menunjukan bahwa 66% warga Desa Kalisongo RW 4 RT 1
dan 2 mempercayai bahwa penyakit DBD adalah penyakit yang mengancam kesehatan, 24% mengatakan DBD adalah penyakit yang sanagat mengancam
kesehatan dan sisana sebanyak 10% mengatakan bahwa DBD adalah penyakit
yang biasa saja.
2.3 Kepercayaan mengenai Penyebab DBD

Kepercayaan mengenai penyebab DBD

15%
Gigitan Nyamuk Lingkungan
9%Kotor Tertulas DBD

Lain-lain Tidak Tahu

51%
14%
11%

Gambar 3.17 Kepercayaan mengenai Penyebab DBD


Gambar 3.17 menunjukan bahwa 51% warga RW 4 RT 1 dan 2
mempercayai bahwa penyakit DBD disebabkan karena gigitan nyamuk, 14%
warga mempercayai bahwa DBD disebabkan karena tertulas warga lain yang

48
terkena DBD, 11% warga juga mempercayai bahwa DBD disebabkan karena
lingkungan yang kotor, 15 diantaranya mengatakan DBD disebabkan karena hal
lain yaitu akibat air yang menggenang dan baju yang digantung, sedangkan
sisanya sebanyak 15% mengatakan tidak mengetahui penyebab DBD.
2.4 Kepercayaan mengenai Pencegahan DBD

Kepercayaan mengenai pencegahan DBD


3M

Jaga Kebersihan

Foging dan Obat Nyamuk

Minum Vitamin

13% 20%
9%
7%

Tidak Tahu

51%

Gambar 3.18 Kepercayaan mengenai Pencegahan DBD


Gambar 3.18 menunjukan bahwa 51% warga Desa Kalisongo RW 4 RT 1
dan 2 mempercayai bahwa upaya pencegahan DBD adalah dengan menjaga
keber-sihan

lingkungan,

20%

mempercayai

dengan

melakukan

3M,

9%

diantarannya mempercayai bahwa DBD dapat dicegah dengan minum vitamin, 7%


warga mempercayai upaya pencegahan DBD adalag dengan fogging dan
penggunaan obat nyamuk, sedangkan sisanya sebanyak 13% mengatakan tidak
tahu mengenai upaya pencegahan DBD
2.5 Kepercayaan mengenai Manfaat Sanitasi Lingkungan

Kepercayaan mengenai manfaat sanitasi lingkungan

29%
Menampung Limbah Rumah Tangga
13%

Menampung air Hujan

Tidak Tahu

58%

Gambar 3.19 Kepercayaan mengenai Manfaat Sanitasi Lingkungan


Gambar 3.19 menunjukan bahwa 58% warga mempercayai bahwa
manfaat dari adanya sanitasi lingkungan adalah untuk pembuangan lkimbah
rumah tangga berupa air, 13% diantarannya mengatakan bahwa manfaat Sanitasi

49
Lingkungan adalah untuk menampung air hujan, sedangkan sisanya sebesar 29%
mengatakan tidak tahu fungsi dari sanitasi lingkungan.
2.6 Kepercayaan mengenai Hamabatan dalam Pencegahan DBD

Kepercayaan mengenai hambatan dalam pencegahan DBD

5%
Kerja Bakti 1 Bulan

24% Hewan Peliharaan


Lingkungan yang Kotor
64%

Tidak Tahu

7%

Gambar 3.20 Kepercayaan mengenai Hambatan dalam Pencegahan DBD


Gambar 3.20 menunjukan bahwa warga Desa Kalisongo RW 4 RT 1 dan 2
mempercayai bahwa hambatan dalam pencegahan DBD sebanyak 24% adalah
karena lingkungan yang kotor, 7% diantarannya mempercayai bahwa hambatan
dalam pencegahan DBD adalah karena banyaknya kandang dari hewan
peliharaan, 5% diantarannya mengatakan bahwa hambatan pencegahan DBD
adalah kerja bakti yang hanya dilakukan 1 bulan sekali, sedangkan sisannya
sebanyak 64% mengatakan tidak tahu.
VALUE
3.1 Nilai Masyarakat mengenai Sehat

Nilai masyarakat tentang sehat

Tidak ada keluhan

20%
Dapat Beraktifitas
Lingkungan Bersih
3%
42%

Tidak Tahu

36%

Gambar 3.21 Nilai Masyarakat mengenai Sehat


Gambar 3.21 menunjukkan penilaian masyarakat mengenai sehat pada
RW 4 di RT 1 dan 2 Desa Kalisongo yang menunjukan bahwa 42% masyarakat

50
menganggap bahwa kondisi sehat adalah keadaan dimana tidak terdapat keluhan
pada tubuh, 35% menunjukan bahwa masyarakat menganggap sehat adalah
kondisi dimana dapat beraktifitas seperti biasa, sedangkan 3% diantarannya
mengatakan bahwa kondisi sehat adalah kondisi dengan lingkungan bersih dan
sisannya sebanyak 20% mengatakan bahwa belum tau mengenai apa yang
disebut dnegan kondisi sehat.
3.2 Nilai Masyarakat mengenai Sakit

Nilai masyarakat mengenai sakit


Terdapat Keluhan Fisik

Tidak Dapat Beraktifitas


25%

Tidak Dapat makan

Lingkungan Kotor

25%

3%
Tidak Tahu
13%
34%

Gambar 3.22 Nilai Masyarakat mengenai Sakit


Gambar 3.22 menunjukkan penilaian masyarakat mengenai sakit pada
RW 4 di RT 1 dan 2 Desa Kalisongo yang menunjukan bahwa 25% mengatakan
tidak tahu dan 25% lainnya menganggap bahwa kondisi sakit adalah keadaan
dimana

terdapat keluhan pada tubuh, 34% menunjukan bahwa masyarakat

menganggap sakit adalah kondisi dimana tidak dapat beraktifitas seperti biasa,
sedangkan 13% diantarannya mengatakan bahwa kondisi sehat adalah kondisi
dengan lingkungan yang kotor dan sisannya sebanyak 3% mengatakan bahwa
kondisi sakit adalah kondisi dimana tidak makan dengan enak.
3.3 Nilai Masyarakat mengenai Pentingnya PHBS

Nilai masyarakat mengenai PHBS

Biasa Saja

15% 5%
Penting

80%

Sangat Penting

51
Gambar 3.23 Nilai Masyarakat mengenai Pentingnya PHBS
Tabel 3.23 menunjukkan penilaian masyarakat mengenai pentingnya PHBS
pada

RW 4 di RT 1 dan 2 Desa Kalisongo yang menunjukan bahwa 80%

masyarakat mengatakan bahwa PHBS merupakan hal yang penting dalam


kehidupan sehari-hari, 15% mengatakan bahwa PHBS adalah hal yang sangat
penting dan sisannya sebanyak 5% mengatakan bahwa PHBS adalah hal yang
biasa saja dalam kehidupan sehari-hari.
3.4 Penilaian Masyarakat mengenai Kebiasaan Membersihkan Rumah dan
Lingkungan

Kebiasaan Membersihkan Rumah


3%

Ya

Tidak

97%

Gambar 3.24 Kebiasaan Masyarakat Membersihkan Rumah dan Lingkungan


Gambar 3.24 menunjukan bahwa 97% warga RW 4 RT 1 dan 2 memiliki
kebiasaan membersihkan rumah dan lingkungan, sedangkan sisanya sebanyak
3% mengatakan tidak memiliki kebiasaan membersihkan Rumah dan Lingkungan.

Frekuensi Membersihkan Rumah

Sesempatnya

1x/ Hari
42%

4%4%
2x/17%
Hari
33%

3x/ Hari

Jika Kotor

52
Gambar 3.25 Kebiasaan Masyarakat dalam Membersihkan
Rumah dan Lingkungan
Gambar 3.25 menunjukan dari warga RW 4 RT 1 dan 2 yang memiliki
kebiasaan

membersihkan

rumah

dan

lingkungan,

33%

diantarannya

membersihkan rumah dan lingkungan sebanyak 1x/hari, 47% membersihkan


sebanyak 2x/hari, 4% diantaranya membersihkan sebanyak 3x/hari dan
sesempatnya,

dan sisanya sebanyak 17% membersihkan Rumah dan

lingkungan hanya sesempatnya atau jika ada waktu saja.


3.5 Kebiasaan Masyarakat Mencuci Tangan Sebelum Makan

Kebiasaan mencuci tangan


4%

Ya

Tidak

96%

Gambar 3.26 Kebiasaan Masyarakat Mencuci Tangan Sebelum Makan


Gambar 3.26 menunjukan bahwa 96% warga RW 4 RT 1 dan 2 memiliki
kebiasaan mencuci tangan sebelum makan, sedangkan sisanya sebanyak 4%
mengatakan tidak memiliki kebiasaan mencuci tangan sebelum makan.
3.6 Penilaian Masyarakat mengenai Kebiasaan Menguras Bak Mandi

Penilaian mengenai kebiasaan menguras bak mandi

Ya

32%

Tidak
68%

Gambar 3.27 Panilaian Masyarakat mengenai Menguras Bak Mandi


Gambar 3.27 menunjukan bahwa 68% warga RW 4 RT 1 dan 2 memiliki
kebiasaan menguras bak mandi, sedangkan sisanya sebanyak 32% mengatakan
tidak memiliki kebiasaan menguras bak mandi.

53

Kebiasaan menguras bak mandi


1x/ Minggu

3% 7%

2-3x/ Minggu
1x/Bulan

27%
63%

1x/ 2 Bulan

Gambar 3.28 Kebiasaan Masyarakat dalam Menguras Bak Mandi


Gambar 2.28 menunjukan dari warga RW 4 RT 1 dan 2 yang memiliki
kebiasaan menguras bak mandi, 63% diantarannya menguras bak mandi sebanyak 1x/minggu, 27% membersihkan sebanyak 2-3x/minggu, 3% diantaranya
membersihkan sebanyak 1x/ Bulan dan sisanya sebanyak 7% menguras bak
mandisebanyak 1x setiap 2 Bulan.
History
4.1 Riwayat Penyakit yang Diderita Keluarga
Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa riwayat
penyakit yang diderita keluarga selama 6 bulan terkahir sebagian besar adalah
panas, batuk, pilek. Hal ini dikarenakan efek dari musim penghujan dan udara
yang dingin sehingga banyak warga yang mengeluhkan batuk dan pilek.
Sedangkan ada beberapa warga yang mengungkapkan memiliki penyakit kronis
seperti hipertensi, diabetes mellitus, stroke, lumpuh layu yang sebagian besar
diderita oleh warga yang berusia antara dewasa sampai lansia. Selain itu terdapat
pula beberapa yang menderita demam berdarah. Penyakit demam berdarah mulai
bermunculan di wilayah ini dan sebagian besar yang terkena demam berdarah
tinggal secara berdekatan (antar tetangga). Terdapat pula sebagian kecil lainnya
warga yang menderita amandel, gastritis, asam urat dan kolesterol tinggi, sesak
nafas, serta cikungunya.
4.2 Keluhan yang Dirasakan Keluarga Saat Ini
Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa terdapat 27

54
keluarga (35,53%) yang merasakan adanya keluhan kesehatan saat ini. Keluhan
yang dirasakan sebagian besar adalah panas, batuk, dan pilek. Sedangkan sebagian kecil sisanya secara merata keluarga mengeluhkan gastritis, hipertensi, nafsu
makan anak menurun. Namun banyak juga warga yang saat ini tidak merasakan
adanya keluhan kesehatan yaitu sebanyak 49 keluarga (64,47%).

Riwayat MRS karena DBD


21%

Pernah

Tidak Pernah

79%

4.3
Riwayat Masuk Rumah Sakit karena Demam Berdarah

Gambar 3.29 Riwayat Masuk Rumah Sakit karena Demam Berdarah


Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa terdapat 21 %
keluarga yang anggota keluarganya pernah masuk rumah sakit karena demam
berdarah. Sedangkan 79% keluarga dengan anggota keluarga yang tidak pernah
masuk rumah sakit karena demam berdarah.
4.4 Tindakan yang dipilih Keluarga saat anggota Keluarga Mengalami Gejala
Demam Berdarah

55

Tindakan saat anggota keluarga mengalami DBD

Ke Bidan

ke Puskesmas
11%
3%
28%
8%

Beli Obat di Warung

19%
Beri Obat Herbal

Ke Rumah Sakit

Tidak tahu

32%

Gambar 3.30 Tidakan yang Dilakukan Keluarga Saat Alami


Gejala Demam Berdarah
Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sebagian
besar keluarga memilih untuk membawa ke puskesmas saat anggota keluarga
ada yang mengalami gejala demam berdarah (panas, mual muntah, mimisan,
muncul bintik-bintik merah). Sedangkan terbanyak kedua adalah membawa ke
bidan desa yaitu sebanyak (28%). Sedangkan sisanya keluarga memilih untuk
membawa ke rumah sakit (19%), membeli obat sendiri di warung (8%),
memberikan obat herbal (3%), dan tidak tahu (10%).
4.5 Riwayat Keberhasilan Pengobatan

56

Riwayat Keberhasilan Pengobatan

berhasil

23%

Tidak Berhasil

77%

Gambar 3.31 Riwayat Keberhasilan Pengobatan


Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sebagian
besar keluarga berhasil melakukan pengobatan pada anggota keluarganya
yang sakit yaitu sebesar 77%, sedangkan 23% sisanya keluarga tidak berhasil
dalam melakukan pengobatan pada anggota keluarganya.

57
SUBSYSTEM
1. Economic
1.1 Pekerjaan sampingan yang dimiliki anggota keluarga

32%
ya

tidak
68%

Gambar 3.32 Pekerjaan Sampingan yang dimiliki Keluarga


Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1
dan RT 2 mayoritas masyarakatnya memilki pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yakni sebesar 68%. Sedangkan sisanya 32%
warga desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 tidak memilki pekerjaan sampingan.
1.2 Penghasilan setiap bulan anggota keluarga

58

5%
< Rp. 500.000,00

27%

Rp. 500.000,00-Rp. 1.000.000,00


27%

Rp 1.000.000,00-Rp. 1. 5.00.000,00
41%

> Rp. 1.5.00.000,00

Gambar 3.33 Penghasilan Anggota Keluarga Setiap Bulan


Hasil pengkajian di desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 menunjukkan bahwa
sebagian besar masyarakat berpenghasilan setiap bulannya antara Rp.
1.000.000 Rp. 1.500.000 yaitu sebesar 41%. Warga yang berpenghasilan
setiap bulannya <Rp. 500.000 sebesar 5%, warga yang berpenghasilan setiap
bulannya Rp. 500.000 Rp. 1.000.000 sebesar 27% sedangkan warga yang
berpenghasilan setiap bulannya >Rp. 1.500.000 sebesar 27%.

59

12%

ya

tidak

88%

1.3

Kecuk
upan penghasilan setiap bulan untuk kebutuhan sehari-hari

Gambar 3.34 Kecukupan penghasilan setiap bulan


untuk kebutuhan sehari-hari
Berdasarkan hasil pengkajian di desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 tentang
kecukupan penghasilan setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
menunjukkan bahwa sekitar 88% warga menyatakan penghasilan setiap bulan
dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari sedangkan sekitar 12% warga
menyatakan penghasilan setiapbulan belum mencukupi kebutuhan seharihari.
1.4 Kepemilikan dana simpanan/tabungan unuk kesehatan anggota keluarga

60

12%

ya

tidak

88%

Gambar 3.35 Kepemilikan Dana Simpanan Kesehatan Keluarga


Hasil pengkajian tentang kepemilikan dana simpanan/tabungan untuk
kesehatan anggota keluarga di desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 menunjukkan
bahwa

sebagian

besar

yaitu

sebesar

88%

tidak

memilki

dana

simpanan/tabungan untuk kesehatan anggota keluarga dan sebesar 12%


warga memilki dana simpanan/tabungan untuk kesehatan anggota keluarga.
1.5 Alokasi dana untuk konsumsi sehari-hari
Hasil dari pengkajian di desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 menunjukkan
rata-rata alokasi dana untuk konsumsi sehari-hari warga yaitu sekitar Rp.
10.000,00-Rp. 25.000,00 dalam sehari. Dengan jumlah pengeluran terbanyak
untuk alokasi konsumsi sehari-hari yaitu Rp. 100.000,00 dan yang paling
sedikit jumlah pengeluaran untuk konsumsi sehari-hari sebanyak Rp.
5.000,00.

61

ya

55%

45%
tidak

1.6

Konsumsi
jamu atau obat herbal

Gambar 3.36 Konsumsi Jamu atau Obat Herbal


Berdasarkan pengkajian pada masyarakat desa Kalisongo RT 1 dan RT
2 menunjukkan sekitar 55% warga tidak mengkonsumsi jamu atau obat
herbal, sedangkan sekitar 45% warga mengkonsumsijamu dan obat herbal
dengan alokasi dana untuk membeli jamu atau obat herbal sebesar Rp.
5.000,00 per hari.

1.7 Status kepemilikan rumah

62

13%
1%
Rumah Pribadi

Kontrakan

rumah keluarga

dll

86%

Gambar 3.37 Status Kepemilikan Rumah


Hasil pengkajian di desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 tentang status
kepemilikan rumah menunjukkan bahwa sebesar 86% rumah warga berstatus
rumah pribadi, sedangkan sebesar 13% rumah warga berstatus rumah
keluarga. Sekitar 1% rumah warga berstatus kontrakan.

63

26%
ya

tidak
74%

1.8

Kepemilik
an asuransi kesehatan

Gambar 3.38 Kepemilikan Asuransi Kesehatan


Hasil pengkajian menunjukkan bahwa masyarakat desa Kalisongo RT
1 dan RT 2 sebagian besar tidak memilki asuransi kesehatan yaitu sebesar
74% warga. Sedangkan sebesar 26% warga memilki asuransi kesehatan.

64

5%
BPJS

JAMKESMAS
29%

10%

Asuransi Kesehatan Swasta


57%

1.9

Dll

Jenis asuransi
kesehatan yang dimilki

Gambar 3.39 Jenis Asuransi Kesehatan yang Dimiliki


Hasil pengkajian terhadap warga desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 yang
memilki asuransi kesehatan menunjukkan sekitar 57% dari warga yang
memilki asuransi memilih jenis asuransi BPJS, sebesar 29% dari warga yang
memilki asuransi memilih jenis asuransi JAMKESMAS,sebesar 5% dari warga
yang memilki asuransi memilih asuransi kesehatan swasta dan 9% warga
memilih asuransi yang lain.

65

9%

ya

tidak

91%

1.10

Pema

nfaatan asuransi kesehatan yang dimilki

Gambar 3.40 Pemanfaatan Asuransi Kesehatan yang Dimiliki


Berdasarkan hasil pengkajian pada warga desa Kalisongo RT 1 dan RT
2 yang memilki asuransi menunjukkan sebesar 91% warga yang memilki
asuransi memanfaatkan asuransi kesehatan yang dimilki sedangkan 9%
warga yang memilki asuransi tidak memanfaatkan asuransi kesehatan yang
dimilki.
1.11

Tempat anggota keluarga berbelanja kebutuhan sehari-hari

66

17%
5%
Pasar Tradisional

Pasar Modern

Dll

78%

Gambar 3.41 Tempat anggota keluarga berbelanja


kebutuhan sehari-hari
Berdasarkan

hasil

pengkajian

tentang

tempat

berbelanja

untuk

kebutuhan sehari-hari warga desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 menunjukkan


bahwa sebesar 17% warga berbelanja di pasar tradisional, sebesar 5% warga
berbelanja di pasar modern, dan sebesar 78% warga berbelanja di pedagang
keliling.

2. Health and Social Services


2.1 Pelayanan Kesehatan yang Dipilih saat Mengalami Gejala Demam
Berdarah

67

8% 11%

Rumah sakit

Puskesmas
36%

Posyandu

Praktik Mandiri
39%

Lain-Lain

7%

Gambar 3.42 Pelayanan Kesehatan yang Dipilih saat Mengalami


Gejala Demam Berdarah
Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4
desa Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa
sebagian besar keluagra memilih membawa ke puskesmas saat anggota
keluarganya mengalami demam berdarah yaitu sebanyak 39%. Terbanyak
kedua membawa ke Praktik Mandiri (bidan, perawat, dokter) yaitu sebanyak
36%. Sedangkan sisanya keluarga memilih membawa ke rumah sakit (10%),
posyandu (7%), dan lain-lain (8%).

68

5%

Puas

Tidak Puas

95%

2.2

Kepuasan
Terhadap Pelayanan Kesehatan

Gambar 3.43 Kepuasan Terhadap Pelayanan Kesehatan


Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4
desa Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa
sebagian besar keluarga puas terhadap pelayanan kesehatan yaitu sebanyak
95%. Sedangkan sisaya menyatakan tidak puas yaitu sebanyak 5%.
3. Education
3.1 Pengetahuan Tentang Demam Berdarah

69

34%
Tahu

Tidak Tahu
66%

Gambar 3.44 Pengetahuan Tentang Demam Berdarah


Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sebagian
besar keluarga tidak mengetahui tentang demam berdarah yaitu sebanyak
66%. Sedangkan sisanya yaitu sebanyak 34% tidak mengetahui tentang
demam berdarah.
3.2 Pengetahuan Penyebab Demam Berdarah

25%
Tahu

Tidak Tahu
75%

70

Gambar 3.45 Pengetahuan Penyebab Demam Berdarah


Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sebagian
besar keluarga tahu dan bisa menyebutkan dengan benar penyebab demam
berdarah yaitu sebnayak 75%. Sedangkan sebagian kecil sisanya yaitu
sebanyak 25% keluarga tidak tahu dan salah dalam mendiskripsikan penyebab
demam berdarah.

21%
Tahu

Tidak Tahu
79%

3.3

Pen
getahuan Gejala Demam Berdarah

Gambar 3.46 Pengetahuan Gejala Demam Berdarah

71
Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sebagian
besar keluarga tahu dan bisa menyebutkan dengan benar tantang gejala
demam berdarah yaitu sebanyak 79%. Sedangkan sisanya sebanyak 21% tidak
tahu dan salah dalam menyebutkan gejala demam berdarah.
3.4 Pengetahuan Penanganan Demam Berdarah

Pengetahuan Terkait Penanganan DBD

Tahu

Tidak Tahu
41%
59%

Gambar 3.47 Pengetahuan Penanganan Demam Berdarah


Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sebagian
besar keluarga tidak tahu dan salah menyebutkan dengan benar tantang
penanganan demam berdarah yaitu sebanyak 59%. Sedangkan sisanya
sebanyak 41% tahu dan benar dalam menyebutkan penanganan demam
berdarah.
3.5 Pengetahuan Pencegahan Demam Berdarah

72

Pengetahuan Terkait Pencegahan DBD

Tahu

Tidak Tahu
42%
58%

Gambar 3.48 Pengetahuan Pencegahan Demam Berdarah


Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sebagian
besar keluarga tidak tahu dan salah dalam menyebutkan dengan benar tantang
pencegahan demam berdarah yaitu sebanyak 58%. Sedangkan sisanya
sebanyak 42% tahu dan benar dalam menyebutkan cara pencegahan demam
berdarah.
4. Politic and Goverments
4.1 Partisipasi Warga dalam Kebijakan Pemerintah

73

Partisipasi Warga dalam Kegiatan Penyuluhan

Pernah

Tidak Pernah
43%
57%

Gambar 3.49 Partisipasi Warga dalam Kebijakan Pemerintah


Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sebagian
besar keluarga tidak pernah mengikuti kegiatan penyuluha yaitu sebnayak
57%. Sedangkan sisanya sebayak 43% pernah mengikuti penyuluhan
kesehatan.
5. Communication
5.1 Pelaksanaan Penyuluhan Kesehatan Tentang Demam Berdarah

74

Penyuluhan Kesehatan Terkait DBD

29%tidak pernah

pernah

71%

Gambar 3.50 Pelaksanaan Penyuluhan Kesehatan Tentang Demam Berdarah


Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sebagian
besar keluarga menyebutkan bahwa di wilayah ini tidak pernah ada
pelaksanaan penyuluhan kesehatan yaitu sebanyak 71%. Sedangkan sisanya
sebanyak 29% menyatakan tidak pernah ada pelaksanaan penyuluhan
kesehatan.
5.2 Pemberi Penyuluhan

36%
Petugas Kesehatan
55%

Kader Posyandu
9%

Mahasiswa

75

Gambar 3.51 Pemberi Penyuluhan


Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sebagian
besar keluarga menyebutkan pemberi penyuluhan adalag Mahasiswa yaitu
sebanyak 55%, sedangkan sisanya yaitu petugas kesehatan 36% dan kader
posyandu 9%.
5.3 Manfaat Penyuluhan

Manfaat Penyuluhan
10%
memberikan manfaat

tidak memberikan manfaat

90%

76

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sebagian
besar merasakan adanya manfaat dari penyuluhan yang diberikan yaitu
sebanyak 86%. Sedangkan sisanya yaitu sebnayka 14% menyatakan tidak
mendapat manfaat dari penyuluhan yang sudah diberikan.
6. PHYSICAL ENVIRONMENT
6.1 Kamar tidur dihuni lebih dari 2 orang

Hunian Kamar

26% < 2 orang

> 2 orang

74%

Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1


dan RT 2 pada RW 4 mayoritas masyarakatnya yang kamar tidur dihuni > 2
orang sebanyak 38 % dan yang dihuni < 2 orang sebanyak 62 %.

6.2 Jenis sumber air

Sumber air

Sumur

16%

56%

28%
PDAM

Dll

77
Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1
dan RT 2 pada RW 4 mayoritas masyarakatnya menggunakan jenis sumber air
PDAM yaitu 55 %, sedangkan yang menggunakan Sumur sejumlah 27 %, dan
18 % dari masyarakat menggunakan jenis sumber air yang lain.
6.3 Cara menampung air

Menampung air

Bak air

Tandon air

34%
66%

Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1


dan RT 2 pada RW 4 mayoritas masyarakatnya yang menampung air
menggunakan bak air sebanyak 61 % dan yang menggunakan tandon air 39%.

6.4 Menguras tempat penampungan air dalam satu minggu

Menguras penampungan air

1x/minggu

17%
2x/minggu
16%
26%

Jika kotor
41%

Dll

78
Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1
dan RT 2 pada RW 4 mayoritas masyarakatnya yang memiliki kebiasaan
menguras tempat penampungan air 1x/minggu sebanyak 41 %, untuk yang
2x/minggu sebanyak 27 %, ada yang menguras tempat penampungan air jika
kotor saja 16 % dan 16 % untuk pilihan yang lainnya.
6.5 Cara membuang sampah

Membuang sampah
Ditimbun

12%
Dibakar

22%

Dll

66%

Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1


dan RT 2 pada RW 4 mayoritas masyarakatnya memiliki cara kebiasaan
membuang sampah dengan cara di bakar sebanyak 70 %, sedangkan 12 % di
timbun dan selain di bakar juga di timbun ada 18 %.

6.6 Kebiasaan membuang sampah

Membuang sampah
Di sungai

Di kebun
36%

TPA

Dll

47%

17%

Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1


dan RT 2 pada RW 4 mayoritas masyarakatnya yang memiliki kebiasaan

79
membuang sampah di kebun sebanyak 63 %, di TPA 23 %, di sungai 0 % dan
selain di tempat tersebut sebjumlah 14 %.
6.7 Melakukan pemilahan sampah

Pemilahan sampah
16%
Tidak melakukan pemilahan

Melakukan pemilahan

84%

Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1


dan RT 2 pada RW 4 mayoritas masyarakatnya tidak melakukan pemilahan
sampah sebanyak 73 % dan yang melakukan pemilahan sampah hanya 27 %.

6.8 Memiliki kebun atau ladang

Kebun

Tidak memiliki
47%

Memilliki
53%

Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1


dan RT 2 pada RW 4 masyarakat yang tidak memiliki kebun atau ladang
sejumlah 56 % dan yang memiliki kebun atau ladang 44 %.
6.9 Jarak kebun atau ladang dari rumah

80

Jarak kebun dari rumah

< 10 m

6%
21%
10 - 20 m
> 20 m

Dll

36%
36%

Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1


dan RT 2 pada RW 4 masyarakat yang memiliki kebun dengan jarak dari rumah
< 10 m yaitu 21 %, dengan jarak 10 20 m yaitu 37 %, yang jaraknya > 20 m
yaitu 36 % dan yang 6 % sangat jauh dari rumah.

6.10 Hewan Ternak

Hewan ternak
Memiliki

Tidak memiliki
44%
56%

Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1


dan RT 2 pada RW 4 sebagian masyarakatnya memiliki hewan ternak
sebanyak 54 % dan ada juga yang tidak memiliki sejumlah 46 %. Hewan
ternak tersebut terdiri dari bebek, kucing, sapi, kerbau, ayam, dan burung.
6.11 Membersihkan kandang ternak dalam satu minggu

81

Membersihkan kandang ternak

Setiap hari

1-2x/minggu
38%

3-4x/minggu
41%

Jika kotor

16% 5%

Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1


dan RT 2 pada RW 4 masyarakat yang memiliki hewan ternak membersihkan
kandang ternak setiap hari sebanyak 41 %, yang membersihkan 1-2x/minggu
sejumlah 5 %, untuk 3-4x/minggu sejumlah 16 % dan jika kotor saja
dibersihkan 38 %.

6.12 Membuang limbah ternak

Limbah ternak

Ditimbun

8% 11%
Di18%
buat pupuk

Dibiarkan

Dll

63%

Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1


dan RT 2 pada RW 4 yang memiliki hewan ternak dalam pembuangan limbah
ternak ada yang di timbun 11 %, di buat pupuk 63 %, dibiarkan saja 18 %, dan
yang lainnya 8 %.
6.13 Jarak kandang ternak dengan rumah

82

Jarak kandang dengan rumah


8%
10 - 20 m
19%

< 10 m

> 20 m

Dll

73%

Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan bahwa di desa Kalisongo RT 1


dan RT 2 pada RW 4 yang memiliki hewan ternak yang jarak kandang dengan
rumah < 10 m yaitu 73 %, 10 20 m yaitu 19 %, > 20 m yaitu 8 %.

7. SAFETY AND TRANSPORTATIONS

4% 5%
13%
Sepeda Motor

Mobil

Angkutan Umum

Dll

78%

7.1 Jenis
transportasi masyarakat menuju ke pelayanan kesehatan

83

Hasil pengkajian pada desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 tentang jenis


transportasi

yang

digunakan

untuk

mengakses

layanan

kesehatan

menunjukkan bahwa sebesar 78% warga menggunakan sepeda motor, sebesar


13% warga menggunakan mobil, sebesar 4% warga menggunakan angkutan
umum dan sebesar 5% menggunakan yang lain.
8. RECREATIONS

ya
55%

45%
tidak

8.1
hiburan atau rekreasi di wilayah tempat tinggal

Tempat

84

Berdasarkan hasil pengkajian di desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 tentang


tempat hiburan atau rekreasi yang terdapat di wilayah tempat tinggal yaitu
sebesar 45% warga mengatakan terdapat tempat hiburan atau rekreasi
dikarenakan mereka sering melakukan rekreasi. Sedangkan sebesar 55%
warga mengatakan tidak terdapat tempat hiburan dikarenakan mereka jarang
bahkan tidak melakukan rekreasi.
8.2 Kegiatan yang dilakukan anggota keluarga ketika waktu luang
Hasil dari pengkajian pada desa Kalisongo RT 1 dan RT 2 tentang
kegiatan yang dilakukan ketika waktu luang yaitusebagian besar warga mengisi
waktu luang dengan bersantai dan berkumpul dengan keluarga dirumah. Hanya
sebagian kecil yang mengisi waktu luang dengan bepergian atau melakukan
rekreasi. Kegiatan yang dilakukan di rumah antara lain menonton TV,
berbincang-bincang dengan keluarga dan lain sebagainya.
OBSERVASI LINGKUNGAN
1. Tipe daerah di wilayah peminatan

perkotaan
pedesaan
pantai
pegunungan
100%

Hasil observasi daerah yang menjadi wilayah peminatan praktek profesi


keperawatan komunitas adalah Desa Kalisongo RW IV RT I dan RT II. Tipe
daerahnya yaitu daerah pedesaan.
2. Bahan utama untuk membangun rumah

85

4%
batu bata
batako
dll
96%

Hampir semua rumah yang ada di wilayah peminatan, bahan utama


yang digunakan untuk membangun rumah adalah batu bata (96%).
3. Jumlah kamar dalam rumah

1% 12%
1, 2
2, 4
>4
87%

Rata-rata jumlah kamar setiap rumah 2-4 kamar (87%), sedangkan


rumah dengan jumlah kamar 1-2 sebanyak 12%, dan sebanyak 1% dengan
jumlah kamar lebih dari 4.
4. Kamar tidur dihuni lebih dari dua orang

25%
ya
tidak
75%

86
Sebagian besar kamar tidur tidak dihuni lebih dari dua orang (75%),
sedangkan sisanya kamar tidur dihuni lebih dari dua orang sebanyak 25%.

5. Jenis lantai dalam rumah

5%
28%

ubin/semen
keramik
tanah

67%

Dari hasil observasi jenis lantai di rumah warga sebagian besar adalah
lantai keramik sebanyak 67%, lantai dengan ubin/semen sebanyak 28%, dan
lantai tanah sebanyak 5%.
6. Kebersihan lantai

14%
ya
tidak
86%

Hasil observasi sebagian besar warga menjaga kebersihan lantai terlihat


dari sebanyak 86% lantai rumahnya bersih, dan sekitar 14% rumah dengan
lantai yang tidak bersih.
7. Sumber air

87

16%
PDAM

sumur
30%

54%sumber mata air

Sebagian masyarakat sudah menggunakan PDAM sebagai sumber air,


sedangkan sisanya masih menggunakan sumur (30%) dan sumber mata air
(16%).
8. Kondisi air

9%
19%

bersih
jernih
keruh
72%

Kondisi air di rumah warga Desa Kalisongo RW IV RT I dan RT II,


sebagian besar airnya bersih (72%), air jernih sebanyak 19%, dan air keruh
sebanyak 9%.
9. Tempat menampung air

5%
32%

tandon air
bak air
dll

63%

88
Tempat penampungan air di rumah warga Desa Kalisongo adalah bak
air sebanyak 63% dan tandon air sebanyak 32%.

10. Tempat penampungan air memiliki tutup atau tidak

Tutup Penampungan Air


ya
34%

tidak

66%

Hanya 34% warga yang tempat penampungan airnya memiliki tutup,


sedangkan sisanya 34% tidak memiliki tutup.
11. Kebersihan kondisi bak penampungan

11%
ya
30%

59%

tidak
tidak jawab

Kondisi bak penampungan air bersih sebanyak 59% dan bak


penampungan yang tidak bersih sebanyak 30%.
12. Ada jentik atau tidak

89

7% 13%
ya
tidak
tidak jawab
80%

Hasil observasi sebagian besar bak penampungan air di rumah warga


tidak ada jentik nyamuk (80%), sedangkan bak dengan jentik nyamuk sebanyak
13%.
13. Frekuensi menguras bak penampungan air

18%
34%

2x seminggu
1x seminggu
dll
47%

Hampir separuh dari warga Desa Kalisongo selalu menguras bak


penampungan air setiap 1x seminggu. Yang menguras 2x seminggu sebanyak
19%. Sedangkan sisanya 34% ada yang setiap selesai mandi langsung dikuras,
ada juga yang sebulan sekali baru dikuras.
14. Jarak antara sumber air bersih dengan selokan atau air limbah

90

43%

< 10 m
57%

> 10 m

Hasil observasi didapatkan sebanyak 57% jarak antara sumber air


bersih dengan selokan atau air limbah < 10 meter, sedangkan sisanya 43%
berjarak > 10 meter.

15. Kondisi sirkulasi udara dan ventilasi

11%
sejuk
pengap
89%

Sebagian besar udara di rumah warga sejuk yaitu sebesar 89%, dan
sisanya 11% udaranya pengap.
16. Pencahayaan dan kelembaban

91

11%
baik
cukup

51%

38%

kurang

Dari diagram di atas diketahui bahwa pencahayaan dan kelembaban di


rumah warga sebagian besar baik (51%) dan cukup (38%). Sedangkan
pencahayaan dan kelembaban yang kurang sebesar 11%.
17. Ketersediaan MCK

Tersedianya MCK
2; 3%

Ya
Tidak

74; 97%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 74 rumah
(97%)memiliki MCK di rumahnya dan hanya 2 rumah (3%) yang tidak memiliki
MCK.
18. Penggunaan MCK

Penggunaan MCK
Ya

2; 3%

74; 97%

Tidak

92
Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa
Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 74 rumah
(97%)menggunakani MCK di rumahnya dan hanya 2 rumah (3%) yang tidak
Menggunakan MCK.
19. Ketersediaan Selokan

Ketersediaan Selokan
2; 3% 3; 4%
Tidak

Ya

Tidak Menjawab

71; 93%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sebagian
besar terdiri dari 71 rumah (93%) memiliki selokan di rumah mereka, sebanyak
2 rumah (3%) tidak memiliki selokan dan 3 rumah (4%) tidak menjawab ada
tidaknya selokan di rumahnya.

20. Keadaan Selokan

Keadaan Selokan
3; 4% 3; 4%
Bersih Kotor Tersumbat Banyak Sampah Mengalir Lancar Dll
8; 10%
30; 38%
12; 15%
22; 28%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 30 rumah
(39%) keadaan selokan bersih, 22 rumah (28%) keadaan selokan kotor, 12
rumah (15%) keadaan selokan tersumbat, sebanyak 8 rumah (10%) keadaan

93
selokan banyak sampah, sebanyak 3 rumah (4%) keadaan selokan mengalir
lancar dan 3 rumah (4%) menjawab kondisi selokan selain yang telah
disebutkan.
21. Kepemilikan Kolam

Pemilikan Kolam Ikan


4; 5%
Ya

Tidak

4th Qtr

72; 95%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 72 rumah
(95%)memiliki kolam ikan dirumahnya dan hanya 4 rumah (5%) yang tidak
memiliki kolam ikan.

22. Pemeliharaan Ikan dalam Kolam

Pemeliharaan ikan didalam kolam

Ya

Berdasarkan hasil pengkajian pada 4 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang memiliki kolam ternyata 4 rumah (100%) memelihara ikan di
dalam kolam tersebut.
23. Frekuensi Menguras Air Kolam

94

Frekuensi Menguras Air Kolam

3 kali

4th Qtr

Berdasarkan hasil pengkajian pada 4 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang memiliki kolam ternyata 4 rumah (100%) membersihkan kolam
3 kali dalam seminggu.
24. Ketersediaan Halaman atau Pekarangan Rumah

Tersedianya Halaman/ Pekarangan Rumah

Ya 28; 37%

Tidak
48; 63%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 48 rumah
(63%) memiliki halaman atau pekarangan di rumah, 28 rumah (37%) tidak
memiliki halaman atau pekarangan di rumah.
25. Kebersihan Halaman Rumah

95

Kebersihan Halaman Rumah

Bersih
28; 37%

Kotor
48; 63%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 48 rumah
(63%)memiliki memiliki halaman atau pekarangan yang bersih, 28 rumah (37%)
memiliki halaman atau pekarangan rumah yang kotor.
26. Ketersediaan Tanaman di Rumah

Adanya Tanaman di Rumah

Ya

Tidak
28; 37%
48; 63%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 28 rumah
(37%)memiliki tanaman disekitar rumahnya, 48 rumah (63%) tidak memiliki
tanaman disekitar rumahnya.
27. Kepemilikan Hewan Peliharaan di Rumah

96

Adanya Hewan Peliharaan di Rumah

Tidak
31; 41%

Ya
45; 59%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 45 rumah
(59%)tidak punyahewan peliharaan, 31 rumah (41%) punya hewan peliharaan.
28. Aktivitas Mengganti Air Minum Hewan Peliharaan

vitas Mengganti Air Minum di tempat minum Hewan pelihara

Ya
16; 52%

Tidak
15; 48%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 31 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang memiliki hewan peliharaan dirumah didapatkan hasil bahwa 16
(52%) tidak mengganti tempat air minum hewan peliharannya, selain itu
sebanyak 15 (48%) mengganti tempat air minum hewan peliharaannya.

29. Ketersediaan Tempat Sampah

97

Tersedia Tempat Sampah

Ya 25; 32%

Tidak
53; 68%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 53 rumah
(68%)terdapat tempat sampah, dan hanya 25 rumah (32%) yang tidak memiliki
tempat sampah.
30. Aktivitas Pemilahan Sampah

Aktivitas Pemilahan Sampah

18; 24%

Ya

Tidak

58; 76%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 rumah di RT 1 dan 2 RW 4 desa


Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 58 rumah
(76%)tidak melakukan pemilahan sampah mereka, 18 rumah (24%) memilah
sampah mereka.

31. Kebiasaan Menggantung Baju di Kamar

98

Menggantung Baju di Kamar

Tidak

27; 36%

Ya

48; 64%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 keluarga di RT 1 dan 2 RW 4


desa Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 48
keluarga (64%) sering menggantungkan baju di kamar mereka, 27 keluarga
(36%) tidak menggantungkan baju di rumah mereka.
32. Adanya Barang Bekas di Sekitar Rumah

Adanya barang bekas di sekitar rumah

Tidak
Ya

31; 43%
41; 57%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 keluarga di RT 1 dan 2 RW 4


desa Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 31
rumah (43%) tedapat barang bekas disekitar rumah, 41 rumah (57%) tidak
terdapat barang bekas disekitar rumah.

33. Kondisi Barang Bekas

99

Kondisi Barang Bekas

Berserakan
12; 35%

Rapi

22; 65%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 keluarga di RT 1 dan 2 RW 4


desa Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 12
rumah (35%) tedapat barang bekas dengan keadaan rapi, 22 rumah (57%)
terdapat barang bekas dengan keadaan berserakan.
34. Kondisi Jalan Menuju Layanan Kesehatan

Kondisi Jalan Menuju Layanan Kesehatan

Aspal

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 keluarga di RT 1 dan 2 RW 4


desa Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 76
keluarga (100%) mengakses pelayanan kesehatan melalui jalan beraspal.

35. Jarak Rumah dengan Fasilitas Kesehatan

100

Jarak Rumah dengan Fasilitas Kesehatan

27; 36%
< 1 km

> 1 km
49; 64%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 keluarga di RT 1 dan 2 RW 4


desa Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 49
keluarga (64%)memiliki jarak tempuh akses layanan kesehatan > 1 km dan 27
keluarga (36%) memiliki jarak tempuh akses layanan kesehatan < 1 km.
36. Transportasi Menuju Fasilitas Kesehatan

Transportasi Menuju Fasilitas Kesehatan

4; 5%
Kendaraan Pribadi

Angkutan Umum

72; 95%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 keluarga di RT 1 dan 2 RW 4


desa Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 72
keluarga (95%)menuju fasilitas layanan kesehatan dengan menggunakan
kendaraan pribadi dan 4 keluarga (5%) menuju fasilitas layanan kesehatan
dengan menggunakan angkutan umum.

37. Ketersediaan Sarana Rekreasi

101

Adanya Sarana Rekreasi

Ya
38; 50%

Tidak
38; 50%

Berdasarkan hasil pengkajian pada 76 keluarga di RT 1 dan 2 RW 4


desa Kalisongo yang sebelumnya telah dilakukan didapatkan hasil bahwa 38
keluarga (50%) mengetahui adanya sarana rekreasi disekitar rumah mereka
dan 38 keluarga (50%) tidak mengetahui adanya sarana rekreasi disekitar
rumah mereka.

3.4. Analisis Indikator

102
No
Data Hasil Pengkajian
Lingkungan Fisik
- Keluarga mampu melakukan

Nilai Indikator
Permen Lh no 16 Tahun 2011:
-

pemilahan sampah sebanyak


27%
Keluarga mampu melakukan

ke TPA > 63%


-

Terdapat program
pemilahan sampah

30% (dibuat pupuk dan diambil

sesuai dengan

petugas kebersihan)
70% warga membuang sampah

karakteristik sifat sampah


(plastik, organik) > 80%

dengan dengan cara dibakar


-

Keadaan selokan 47% bersih

dan mengalir lancar


Sebanyak 57% rumah warga

rumah
Penyelenggaraan lingkungan

Risiko

dan sanitasi dasar:


-

memiliki barang bekas di sekitar

Pelayanan kesehatan
lingkungan meliputi

rumah yang berserakan dan

Rumah sehat

dapat menampung air hujan


Kebiasaan membersihkan

Aktual

Sampah yang terangkut

manajemen sampah sebanyak

Kesimpulan

pedesaan > 65%

rumah belum maksimal (17%


warga membersihkan rumah

Sanitasi bersih > 80%

Rumah yang memiliki


Saluran Pembuangan

hanya jika sempat saja)

Air Limbah (SPAL) >


85%
-

68% warga menguras bak

mandi
Politik dan Pemerintahan
Program pencegahan DBD:

(SPM Kesehatan,2010)
Melakukan kegiatan 3M > 60%

Wellness

Melakukan kegiatan

Aktual

Kerja bakti hanya pada even

pemberantasan sarang

tertentu
4M plus 0%

nyamuk di desa > 60%

meliputi:
-

Pelaksanaan 4M plus

Fogging

Kerja Bakti

(International Journal
Sustainable Strategic
-

Kader Jumantik di desa

Manajemen, 2008)
Dilaksanakannya Program PJB

belum terbentuk 0%

(Pemeriksaan Jentik berkala) >


60%
(International Journal
Sustainable Strategic

Aktual

103

Kunjungan Kader kesehatan:


- Kunjungan setiap minggu 0%
- Kunjungan setiap bulan 18%
- Tidak pernah kunjungan 82%
Komunikasi
- Tenaga kesehatan PKM
melakukan penyuluhan 1
-

bulan sekali
Warga mengatakan pernah

dilakukan penyuluhan 29%


Warga menyatakan pernah

mengikuti penyuluhan 43%


- Pencegahan DBD 64%
- Pengobatan DBD 36%
Pendidikan
Sebanyak 34% warga mengetahui
topik dasar berhubungan dengan
DBD (penyebab, cara pencegahan,

Manajemen, 2008)
Minimal kunjungan kader
kesehatan adalah setiap
minggu
Penyuluhan kesehatan terkait

Aktual

demam berdarah >65%

Pencegahan DBD 80%-90%


Warga mengetahui 80-100%

Resiko
Aktual

topik dasar berhubungan


dengan DBD

dan cara penanganan DBD)


77% setuju untuk mengikuti

Warga mengatakan 80-100%

program pencegahan DBD

setuju untuk mengikuti

Kebiasaan yang dilakukan warga

program pencegahan DBD


Warga melakukan kebiasaan

untuk mencegah demam berdarah

pencegahan demam berdarah

sebanyak 68%

Aktual

Potensial

Potensial

sebanyak 80-100%

Value
-

Sebanyak 68% warga

Warga melakukan kebiasaan

menguras bak mandi secara

menguras bak mandi secara

teratur
-

Potensial

teratur 80-100%

Sebanyak 34% tempat

Penampungan air harus

penampungan air memiliki

memiliki tutup 80-100%

Aktual

penutup
-

Sebanyak 70% tempat

Penampungan air tidak

penampungan air tidak

terdapat jentik nyamuk 80-

terdapat jentik nyamuk

100%
Kebiasaan mengganti air

Sebanyak 48% warga


mengganti air minum hewan
ternaknya secara teratur

minum hewan ternak 80-100%

Potensial

Aktual

104
Kebiasaan tidak menggantung

Potensial

baju di luar almari 80-100%


-

Sebanyak 64% warga memiliki


kebiasaan tidak menggantung
baju di luar lemari
Tabel 3.1 Analisis Indikator PermasalahanAgregat

3.5. Analisis Data


N

DATA

ETIOLOGI

PROBLEM

DS:

Kader mengatakan tidak


Kader mengatakan tidak
pernah melakukan
penyuluhan dan kunjungan

pernah melakukan
penyuluhan dan kunjungan

Kurangnya informasi

DO:

Defisiensi
Pengetahuan

105

29% keluarga tidak

menngetahui manfaat

sanitasi lingkungan

sanitasi lingkungan

64% masyarakat tidak

cara mencegah DBD

tahu cara mencegah

66% warga tidak tahu

DBD

tentang DBD

29% keluarga tidak

menngetahui manfaat
64% masyarakat tidak tahu

66% warga tidak tahu


tentang DBD

59% warga tidak tahu cara


penanganan DBD

59% warga tidak tahu


cara penanganan DBD

Defisiensi Pengetahuan
Kader mengatakan

DS:

Kader mengatakan tidak

tidak pernah

Pemeliharaan

pernah melakukan

melakukan

Kesehatan

penyuluhan dan kunjungan


Kader mengatakan dalam

penyuluhan dan

satu tahun terakhir tidak ada

penyuluhan dan surveillance

kunjungan
Kader mengatakan
dalam satu tahun
terakhir tidak ada

DO:

39% responden
berpendidikan SD dan 18%

penyuluhan dan

RW 4 Desa Kalisongo
17% warga membersihkan

surveillance
39% responden
berpendidikan SD

berpendidikan SMP
Belum terbentuk kader
jumantik di RT 1 dan RT 2

Ketidakefektifan

dan 18%

berpendidikan SMP
Belum terbentuk
kader jumantik di RT

rumah hanya jika sempat

1 dan RT 2 RW 4
Desa Kalisongo

saja
32% warga tidak menguras

bak mandi
74% masyarakat tidak

Tidak tahu cara

memilki asuransi
57% warga tidak ikut
berpartisipasi dalam kegiatan

pemeliharaan kesehatan

Perilaku inadekuat

106
pencegahan DBD misal

74% masyarakat tidak

penyuluhan
70% warga tidak melakukan

memilki asuransi
57% warga tidak ikut

pemilahan sampah
66% warga tidak menutup

berpartisipasi dalam

tempat penampungan air


30% bak penampungan tidak

DBD misal

bersih
30% bak terdapat jentik

nyamuknya
38% rumah warga memiliki
pencahayaan dan
kelembaban yang cukup dan
11% memilki pencahayan
dan kelembaban yang

kegiatan pencegahan
penyuluhan
6 warga mengalami DBD
dan sekitar 11 sebagai
suspect DBD

Ketidakefektifan
Pemeliharaan Kesehatan

kurang baik.
28% keadaan selokan kotor
dan 15% keadaan selokan

tersumbat
37% halaman/pekarangan

rumah yang kotor


52% warga tidak mengganti
tempat minum hewan dari
total warga yang memilki

hewan peliharaan.
76% warga tidak melakukan

pemilahan sampah
64% warga sering
menggantungkan baju di luar

lemari
43% terdapat barang bekas

di sekitar rumah
65% kondisi barang bekas
berserakan.
Tabel 3.2 Analisa Data Diagnosa Keperawatan

107

3.6. Web of Causation (WOC)


3.7.

Gambar 3.52 Web of Causation DBD

3.8. Kisi-kisi perencanaan


3.9.
No

3.10. Diagnos
a Keperawatan

3.22. 3.23.
D
1
efisiensi
Pengeta
hun

3.11. Tujuan

3.12. Rencana Kegiatan


Strateg
3.18. Intervensi
i
3.52.
3.125.
3.53.
3.126.
3.54.
3.127.
3.55.
3.128.
3.56.
3.129.
3.57.
3.130.
3.58.
3.131.
3.59.
3.132.
3.60.
3.133.
3.61. Health
3.134.
Memberika
Teaching
n materi
3.62.
penyuluhan
3.63.
tentang:
3.64.
1. Definisi, penyebab dan
3.65.
gejala DBD
3.66.
2. Proses terjadinya DBD
3.67.
3. Mekanisme penularan
3.68.
dan siklus vektor DBD
3.69.
4. Pemutusan mata rantai
3.70.
penularan DBD
3.71.
5. Pencegahan DBD
3.72.
6. Perawatan DBD
3.73.
(Algoritma)
3.74.
7. Pembuatan dan
3.75.
penggunaan Ovitrap
3.76.
8. Pelatihan Rample Test
3.77.
3.135.
3.78.
3.136.
3.79.
3.137.
3.80.
3.138.
3.81.
3.139.
3.82.
3.140.
3.17.

3.24.
TU
M:
3.25.
M
eningkatka
n
pengetahu
an dan
kemandiria
n
masyaraka
t dalam
upaya
penangan
an dan
pencegaha
n DBD
80%
3.26.
3.27.
TU
K 1:
3.28.
M
eningkatka
n
pengetahu
an
masyaraka
t mengenai
DBD
(80%)
3.29.
3.30.
3.31.

3.19.

Struktur

3.13.
Evaluasi
3.20. Proses

3.21.

Hasil

3.172.
3.194.
3.207.
3.173.
3.195.
3.208.
3.174.
3.196.
3.209.
3.175.
3.197.
3.210.
3.176.
3.198.
3.211.
3.177.
3.199.
3.212.
3.178.
3.200.
3.213.
3.179.
3.201.
3.214.
3.180.
3.202.
3.215.
1. Mahasiswa
1. Mahasiswa
1. 80 % peserta
membagi target
datang sebelum
mampu menjelaskan
penyuluhan
acara
kembali isi dari
menjadi 3 yaitu
penyuluhan di
materi penyuluhan
anak-anak
mulai (pada
yang terdiri dari
calon kader
penyuluhan 1
pengertian,
simantik, kader
Pukul 15.00
penyebab, cara
kesehatan di
WIB,
pencegahan dan
RW 4 Desa
penyuluhan 2
pengobatan demam
Kalisongo dan
Pukul 08.00
berdarah
warga RT 1 da
WIB, dan
2. 80% peserta
2 RW 4 Desa
penyuluhan 3
memahami
Kalisongo
Pukul 08.00
pentingnya
2. Mahasiswa
WIB)
pencegahan demam
mempersiap2. Proses
berdarah
kan alat dan
penyuluhan di
3. 100% peserta
media yang
mulai sesuai
memahami dan
dibutuhkan
rencana awal
mengerti tentang
untuk
(penyuluhan 1
pengertian ovitrap,
penyuluhan
Pukul 16.00
alat bahan dan cara
3. Mahasiswa
WIB,
pembuatan ovitrap
mempersiappenyuluhan 2
serta tempat
kan kebutuhan
Pukul 10.00
penempatan ovitrap

3.32.
3.33.
3.34.
3.35.
3.36.
3.37.
3.38.
3.39.
3.40.
3.41.
3.42.
3.43.
3.44.
3.45.
3.46.
3.47.
3.48.
3.49.
3.50.
3.51.

3.83.
3.84.
3.85.
3.86.
3.87.
3.88.
3.89.
3.90.
3.91.
3.92.
3.93.
3.94.
3.95.
3.96.
3.97.
3.98.
3.99.
3.100.
3.101.
3.102.
3.103.
3.104.
3.105.
3.106.
3.107.
3.108.
3.109. Social
Marketing
3.110.
3.111.
3.112.
3.113.
3.114.
3.115.
3.116.
3.117.

3.141.
3.142.
3.143.
3.144.
3.145.
3.146.
3.147.
3.148.
3.149.
3.150.
3.151.
3.152.
3.153.
3.154.
3.155.
3.156.
3.157.
3.158.
3.159.
3.160.
3.161.
3.162.
3.163.
3.164.
3.165.
3.166.
3.167.
1. Memberikan leaflet
kepada masyarakat dan
kader kesehatan
2. Menempelkan poster di
Balai RW dan
Poskesdes
3. Membuat lembar balik
dan memberikannya
kepada kader untuk

4.

5.

1.

2.

untuk ovitrap
WIB,
dan rample test
penyuluhan 3
Mahasiswa
Pukul 09.00
mempersiapkan
WIB)
alat yang akan 3. Acara
digunakan
penyuluhan
membuat
diikuti oleh :
media
3.203.
Pe
penyuluhan
nyuluhan 1
Mahasiswa
9 anak (90%)
mencari materi
3.204.
Pe
yang akan
nyuluhan 2
menjadi isi
4 orang (80%)
leaflet
3.205.
Pe
3.181.
nyuluhan 3
3.182.
30 orang (80%)
3.183.
4. Semua peserta
3.184.
mengikuti
3.185.
kegiatan
3.186.
penyuluhan
3.187.
sampai acara
3.188.
selesai dan
3.189.
berpartisipasi
3.190.
secara aktif
3.191.
(100%)
3.192.
3.206.
3.193.
1. Tercetak
Mahasiswa
sebanyak 40
mempersiapkan
lembar leaflet
alat yang akan
yang
digunakan
disebarkan di
membuat
RT 01 dan RT
media
02 RW 4 Desa
penyuluhan
Kalisongo
Mahasiswa
2. Tercetak
mencari materi
sebanyak 1

4. 100% peserta
mampu membuat
ovitrap dan
memahami cara
penggunaannya
4. 100% peserta
mengetahui tentang
cara melakukan
rample test,
prosedur dan cara
melakukan rumple
test
5. 80 % peserta
mampu melakukan
remple test
3.216.
3.217.
3.218.
3.219.
3.220.
3.221.
3.222.
3.223.
3.224.
3.225.
3.226.
1. 100% leaflet
tersebar di warga Rt
01 dan Rt 02 RW 04
Desa Kalisongo
2. Lembar balik telah
diterima oleh ketua
lader kesehatan RW
04 Desa Kalisongo
3.227.

3.118.
3.119.
3.120.
3.121.
3.122.
3.123.
3.124.
3.228. 3.229.
K
2
etidakef
ektifan
Pemelih
araan
Kesehat
an

3.230.
TU
M:
3.231.
W
arga Desa
Kalisongo
mampu
memperta
hankan
kesehatan
nya yang
berhubun
gan
dengan
DBD
sebanyak
80%
3.232.
3.233.
TU
K 1:
3.234.
W
arga
mampu
meningka
tkan
upaya
pencegah
an DBD
(80%)

dapat digunakan
sebagai media
penyuluhan berikutnya
3.168.
3.169.
3.170.
3.171.

yang akan
lembar balik
menjadi isi
yang diberikan
leaflet
pada ketua
3. Mahasiswa
kader
mempersiapkesehatan di
kan materi
RW 04 Desa
untuk lembar
Kalisongo
balik
3.235.
3.315.
3.357.
3.376.
3.406.
3.236.
3.316.
3.358.
3.377.
3.407.
3.237.
3.317.
3.359.
3.378.
3.408.
3.238.
3.318.
3.360.
3.379.
3.409.
3.239.
3.319.
3.361.
3.380.
3.410.
3.240.
3.320.
3.362.
3.381.
3.411.
3.241.
3.321.
3.363.
3.382.
3.412.
3.242.
3.322.
3.364.
3.383.
3.413.
3.243.
3.323.
3.365.
3.384.
3.414.
3.244.
3.324.
3.366.
3.385.
3.415.
3.245.
3.325.
3.367.
3.386.
3.416.
3.246. Delegat 1. Pemilihan kader
1. Membuat kriteria 1. Calon kader
1. Sebanyak 90% kader
ed Function
simantik dari warga RW
calon kader
simantik yang
simantik hadir dalam
3.247.
4
simantik
sesuai kriteria
acara pelatihan
3.248.
2. Melakukan pelatihan
2. Memilih calon
bersedia
2. Terbentuk kader
3.249.
kader simantik untuk
kader simantik
mengikuti
simantik sebesar
3.250.
memantau jentik dan
sesuai dengan
rangkaian acara
90% dari perwakilan
3.251.
melakukan pelaporan
kriteria yang
dari awal
tiap RT di RW 04
3.252.
kepada kader
telah ditentukan
sampai akhir
3. 100% buku saku
3.253.
kesehatan
3. Menyiapkan
2. Membagi buku
terdistribusi pada
3.254.
3.326.
materi pelatihan
saku pada
kader simantik
3.255.
3.327.
kader simantik
kader simantik
3.417.
3.256.
3.328.
dalam bentuk
yang hadir
3.418.
3.257.
3.329.
PPT
3. Kader simantik
3.419.
3.258.
3.330.
4. Membuat buku
antusias saat
3.420.
3.259.
3.331.
saku untuk kader
menerima
3.421.
3.260.
3.332.
simantik
materi pelatihan 3.422.
3.261.
3.333.
3.368.
3.387.
3.423.

3.262.
3.263.
3.264. Comm
unity
Organizing
3.265.
3.266.
3.267.
3.268.
3.269. Case
Management
3.270.
3.271.
3.272.
3.273.
3.274.
3.275.
3.276.
3.277.
3.278.
3.279.
3.280.
3.281.
3.282.
3.283.
3.284.
3.285.
3.286.
3.287.
3.288.
3.289.
3.290.
3.291.
3.292.
3.293.
3.294.

3.334.
3.335.
1. Pembentukan susunan
organisasi kader
simantik
3.336.
3.337.
3.338.
1. Mengajarkan cara
pembuatan dan
penggunaan ovitrap
kepada kader simantik
2. Mengajarkan cara
penggunaan ikanisasi
pada kader simantik
3. Membagi ikan pemakan
jentik pada rumahrumah warga di RT 01
dan 02
4. Melakukan home visit
pada keluarga binaan
3.339.
3.340.
3.341.
3.342.
3.343.
3.344.
3.345.
3.346.
3.347.
3.348.
3.349.
3.350.
3.351.
3.352.
3.353.

3.369.
3.370.
1. Mengidentifikasi
kebutuhan
struktur
organisasi
kader simantik
3.371.
1. Membuat materi
tentang
pembuatan dan
penggunaan
ovitrap dalam
bentuk PPT
2. Menyiapkan alat
dan bahan
pembuatan
ovitrap (Kassa
nyamuk, botol air
mineral 1,5L,
karet gelang,
kantong plastic
hitam, air bersih)
3. Membeli ikan
pemakan jentik
(Ikan nila) untuk
ikanisasi
4. Menyiapkan
rencana
intervensi sesuai
dengan masalah
keperawatan
pada keluarga
binaan
3.372.
3.373.

3.388.
3.389.
1. Pemilihan ketua
kader simantik
dan
susunannya
3.390.
3.391.
1. Kader simantik
antusias saat
menerima
materi ovitrap
dan ikanisasi
2. Warga antusias
menerima ikan
yang diberikan
oleh kader
simantik dan
mahasiswa
3. Keluarga
binaan
menerima
kunjungan
dengan tangan
terbuka
3.392.
3.393.
3.394.
3.395.
3.396.
3.397.
3.398.
3.399.
3.400.
3.401.
3.402.

3.424.
3.425.
1. Terbentuknya
susunan kader
simantik (100%)
3.426.
3.427.
3.428.
1. Kader simantik
memahami cara
pembuatan dan
penggunaan ovitrap
(80%)
2. Ikan pemakan jentik
telah terdistribusi
kerumah warga RT
01 dan 02 (100%)
3. Masalah
keperawatan dalam
keluarga binaan
teratasi (80%)
3.429.
3.430.
3.431.
3.432.
3.433.
3.434.
3.435.
3.436.
3.437.
3.438.
3.439.
3.440.
3.441.
3.442.
3.443.

3.295.
3.354.
3.374.
3.403.
3.444.
3.296.
3.355.
3.375.
3.404.
3.445.
3.297.
1. Mendatangi rumah
1. Membuat perijinan
3.405.
1. Sebanyak 50%
3.298. Surveill
warga untuk melakukan
ke ketua RT 01
1. Warga
rumah warga di RT
ance
survey jumlah jentik
dan 02 sebelum
menerima
01 telah dikunjungi
3.299.
2. Memberikan form untuk
melakukan survey
kehadiran kader
untuk survey jumlah
3.300.
pengecekan jentik pada
jentik
simantik dan
jentik
3.301.
kader simantik
2. Mencetak form
mahasiswa
2. Form pengecekan
3.302.
3. Melakukan follow up
pengecekan jentik
dengan tangan
jentik telah
3.303.
survey jentik pada kader3. Mempersiapkan
terbuka
didistribusikan pada
3.304.
simantik
alat untuk
2. Kader simantik
semua kader
3.305.
3.356.
pemantauan jentik
antusias dalam
simantik (100%)
3.306.
(senter, bolpoint,
menjalankan
3. Seluruh kader
3.307.
form)
tugasnya
simantik mampu
3.308.
4. Mempersiapkan
3. Seluruh kader
melakukan survey
3.309.
lembar evaluasi
dapat hadir dan
jentik nyamuk secara
3.310.
survey jentik
follow up
mandiri (100%)
3.311.
nyamuk pada
berjalan lancar
3.312.
kader simantik
3.313.
3.314.
3.446.
Tabel 3.3 Kisi-kisi Perencanaan Intervensi

3.447.
3.448.
3.449.
3.450.
3.451.
3.452.
3.453.
3.454.
3.455.
3.456.
3.457.
3.458.

PLAN OF ACTION

3.459. 1. PELATIHAN KADER KESEHATAN


3.460.3.461. Kegiata
No
n

3.462. Tujuan

3.469.
3.506. Pendidi - Pengetahuan
1 kan kesehatan
tentang DB
3.470.
kepada kader
meningkat
3.471.
kesehatan
sebesar 80%
3.472.
tentang topik - Kader
3.473.
dasar DBD,
kesehatan
3.474.
pelatihan
mampu
3.475.
rample test
melakukann
3.476.
dan pelatihan
rample test
3.477.
pembuatan
dengan benar
3.478.
ovitrap
sebesar 50%
3.479.
3.507.
- Kader
3.480.
3.508.
kesehatan
3.481.
3.509.
mampu
3.482.
3.510.
membuat dan
3.483.
3.511.
memahami
3.484.
3.512.
cara
3.485.
3.513.
pnggunaan
3.486.
3.514.
ovitrap secara
3.487.
3.515.
benar
3.488.
3.516.
sebanyak
3.489.
3.517.
100%
3.490.
3.518.
3.534.
3.491.
3.519.
3.535.
3.492.
3.520.
3.536.
3.493.
3.521.
3.537.
3.494.
3.522.
3.538.
3.495.
3.523.
3.539.

3.463. Sas
aran
3.549.Per
wakilan
kader di
setiap RT
di RW 4
3.550.(5
orang)
3.551.
3.552.
3.553.
3.554.
3.555.
3.556.
3.557.
3.558.
3.559.
3.560.
3.561.
3.562.
3.563.
3.564.
3.565.
3.566.
3.567.
3.568.
3.569.
3.570.
3.571.

3.464. Ben
tuk
Kegiatan
3.583.
Penyulu
han
kes
ehat
an
dan
pela
tiha
n
ram
ple
test
3.584.
3.585.
3.586.
3.587.
3.588.
3.589.
3.590.
3.591.

3.465. W
aktu dan
Tempat
3.616.
Waktu
:
3.617.
Kamis
,9
Jul
i
20
15
3.618.
Pukul
10
.0
0
WI
B
3.619.
3.620.
Temp
at:
3.621.
Balai
R
W
04
De
sa

3.466. Media
3.655.
Me
dia
penyuluha
n
3.656.
Ter
diri dari:
PPT
LCD
SAP
Flip chart
Bolpoin
Kamera untuk
dokumentasi
Souvenir
3.657.
3.658. Media
pelatihan rample
test, terdiri dari:
Stetoskop
Tensimeter
3.659.
3.660.
Se
perangkat
alat
pembuata
n ovitrap
3.661.
Ter

3.467. Pelaksan
a/PJ Kegiatan

3.468. Dana

3.668.
P
J
mahasis
wa :
3.669.
1.
Rika Ayu
3.670.
2.
Amildya
D. A.
3.671.
3.
Atika
Dyah S.
3.672.
4.
Dhahayu
ning
3.673.
5.
Dewanti
Erin
3.674.
3.675.
3.676.
3.677.
3.678.
3.679.
3.680.
3.681.
3.682.
3.683.

3.705.
Rp.350.00
0,3.706.
3.707.
3.708.
3.709.
3.710.
3.711.
3.712.
3.713.
3.714.
3.715.
3.716.
3.717.
3.718.

3.496.
3.524.
3.497.
3.525.
3.498.
3.526.
3.499.
3.527.
3.500.
3.528.
3.501.
3.529.
3.502.
3.530.
3.503.
3.531.
3.504.
3.532. Pendidi
3.505.
kan
2 Kesehatan
pada warga
RT 1 dan 2
RW 4 terkait
topik dasar
DBD.
3.533.

3.540.
3.541.
3.542.
3.543.
3.544.
3.545.
3.546.
3.547.
3.548.
P
engetah
uan
warga
RT 1 dan
2 RW 4
tentang
DBD
meningk
at
sebesar
80%

3.572.
3.573.
3.574.
3.575.
3.576.
3.577.
3.578.
3.579.
3.580.
3.581.
3.582.War
ga RT 1
dan 2 RW
4 Desa
Kalisongo

3.592.
3.593.
3.594.
3.595.
3.596.
3.597.
3.598.
3.599.
3.600.
3.601.
3.602.
3.603.
3.604.
3.605.
3.606.
3.607.

Ka
lis
on
go
3.622.
3.623.
3.624.
3.625.
3.626.
3.627.
3.628.
3.629.
3.630.
3.631.
3.632.
3.633.
3.634.
3.635.
3.636.
3.637.
3.638.
3.639.
3.640.
3.641.
3.642.
3.643.
3.644.
3.645.
3.646.
3.647.
Waktu
:
3.648.

diri dari :
3.684.
a Botol air
3.685.
mineral
3.686.
bekas ukuran
3.687.
1500 mL
3.688.
b Kassa
3.689.
nyamuk
3.690.
ukuran 30x30
3.691.
cm
3.692.
c Karet gelang
3.693.
d Plastik
3.694.
berwarna
3.695.
hitam
3.696.
e Air 200 cc
3.697.
3.662.
3.698.
3.663.
Me
3.699.
dia
3.700.
penyuluha
3.701.
n
3.702.
3.664.
Ter
3.703.
diri dari:
3.704.
P
J
Flip chart
Mahasis
Leaflet
wa:
SAP
1. Atika Dyah
Bolpoin
2. Danastri
Kamera untuk
Danniswari
dokumentasi
Souvenir
3.665.
3.666.
3.667.

3.719.
3.720.
3.721.
3.722.
3.723.
3.724.
3.725.
3.726.
3.727.
3.728.
3.729.
3.730.
3.731.
3.732.
3.733.
3.734.

3.608.
3.609.
3.610.
3.611.
3.612.
3.613.
3.614.
3.615.
Penyulu
han
kes
ehat
an

3.742.

3.743.
3.744.

Mingg
u,
2
Ag
ust
us
20
15
3.649.
Pukul
09
.0
0
WI
B
3.650.
3.651.
Temp
at:
3.652.
Ruma
h
Ib
u
Su
m
arli
k
3.653.
3.654.

Tabel 3.4 Plan of Action Intervensi Pelatihan Kader Kesehatan

3.735.
3.736.
3.737.
3.738.
3.739.
3.740.
3.741.
Rp.
100.0
00,-

3.745.
3.746.
3.747.
3.748.
3.749.

2. PELATIHAN KADER SIMANTIK

3.750.3.751. Kegiatan
No
3.759.3.808.
M
1
emilih
kader
3.760.
simantik
3.761.
di RW 04
3.762.
Desa
3.763.
Kalisong
3.764.
o yang
3.765.
terdiri
3.766.
dari
3.767.
anak3.768.
anak usia
3.769.
sekolah
3.770.
dasar
2
3.809.
3.810.
3.771.3.811.
3.772.3.812.
3.773.3.813.
M
3.774.
elakukan
3.775.
buka
3.776.
bersama
3.777.
dan
3.778.
penyuluh

3.752. Tujuan

3.753. S
asaran

3.840.Terbent
3.867.
uk kader
Anaksimantik
a
sebesar 90%
n
dari
ak
perwakilan
us
tiap RT di RW
ia
04
S
3.841.
D
3.842.
di
3.843.
R
3.844.
P
W
engetahuan
0
tentang DB
4
meningkat
D
sebesar 80%
es
3.845.
K
a
ader
K
simantik
ali
memahami
so
cara
n
pembuatan
g
dan
o
penggunaan
3.868.

3.754. Bent
uk
Kegiatan
3.909.
Memilih
kade
r
sima
ntik
sesu
ai
kriter
ia:
1. Bersedia
menjadi
kader
2. Kelas 4-6
SD
3.910.
3.911.
Penyulu
han,
disk
usi,
pelat
ihan,

3.755. Wakt
3.756. Media
3.757. Pelaksan
u dan
a/PJ Kegiatan
Tempat
3.945.
3.991.
1.Danastri
Waktu:
3.992.
Danniswari
3.946.
3.993.
2.Fitri Octavia H.P
Selasa,
3.994.
3.Dewanti Erin S.
30
3.995.
3.1011.
Juni
3.996.
3.1012.
2015
3.997.
3.1013.
3.947.
3.998.
3.1014.
Pukul
3.999.
3.1015.
09.0
3.1000.
3.1016.
0
3.1001.
1.Putri Aneswari
3.948.
3.1002.
Me 2.Astri Latunusa
Tempat:
dia
3.Amildya Dwi A.
3.949.
penyuluha 4.Ida Maryati
Desa
n, terdiri
3.1017.
Kalis
dari:
3.1018.
ongo PPT
3.1019.
RW4 LCD
3.1020.
3.950. Makanan dan takjil
3.1021.
3.1022.
untuk buka
3.951.
3.1023.
bersama
3.1024.
Buku pedoman
3.952.
3.1025.
simantik
3.1026.
Lembar ceklist

3.758. Dana
3.1052.
3.1053.
3.1054.
3.1055.
3.1056.
3.1057.
3.1058.
3.1059.
3.1060.
3.1061.
3.1062.
3.1063.
Rp.

3.779.
an
3.780.
tentang
3.781.
DBD,
3.782.
pelatihan
3.783.
pembuat
3.784.
an dan
3.785.
penggun
3.786.
aan
3.787.
ovitrap
3.788.3.814.
3.789.3.815.
3.790.3.816.
3.791.3.817.
3.792.3.818.
3.793.3.819.
3.794.3.820.
3.795.3.821.
3.796.3.822.
3.797.3.823.
3.798.3.824.
3
3.825.
3.826.
3.799.3.827.
3.800.3.828.
3.801.3.829.
3.802.3.830.
3.803.3.831.
3.804.3.832.
3.805.3.833.
3.806.3.834.
M
3.807.
elakukan
4
pendamp
ingan

ovitrap
(80%)
3.846.
3.847.
3.848.
3.849.
3.850.
3.851.
3.852.
3.853.
3.854.
3.855.
3.856.
3.857.
3.858.
3.859.
3.860.
3.861.
3.862.
S
ebanya
k 50%
rumah
warga
di RT
01
telah
dikunju
ngi
untuk
survey
jumlah
jentik
3.863.

3.869.
3.870.
3.871.
3.872.
3.873.
3.874.K
ader
simantik
3.875.b
aru
3.876.
3.877.
3.878.
3.879.
3.880.
3.881.
3.882.
3.883.
3.884.
3.885.
3.886.
3.887.
3.888.
3.889.
3.890.
3.891.
3.892.
3.893.
3.894.
3.895.
3.896.
3.897.
3.898.

buka
bers
ama
3.912.
3.913.
3.914.
3.915.
3.916.
3.917.
3.918.

3.953.
Waktu:
3.954.
Jumat, 3
Juli
2015
3.955.
Pukul
16.0
0
3.956.
Tempat:
3.957.
Balai
RW
4
3.958.

3.919.
3.959.
3.920.
3.960.
3.921.
3.961.
3.922.
3.962.
3.923.
3.963.
3.924.
3.964.
3.925.
3.965.
3.926.
3.966.

survey jentik
3.1003.
3.1004.
Sep
erangkat
alat
pembuatan
ovitrap
3.1005.
Ter
diri dari :
a. Botol air mineral
bekas ukuran
1500 mL
b. Kassa nyamuk
ukuran 30x30
cm
c. Karet gelang
d. Plastik berwarna
hitam
e. Air 200 cc
3.1006.
3.1007.
Kaos kader
simantik
Senter
Ballpoint
Lembar ceklist
survey jentik
Map plastik
3.1008.
3.1009.
3.1010.
Alat
tulis,

3.1027.
3.1028.
3.1029.
3.1030.
3.1031.
3.1032.
3.1033.
3.1034.
3.1035.
3.1036.
3.1037.
3.1038.
3.1039.
3.1040.
3.1041.
PJ
:
3.1042.
De
wanti Erin
3.1043.
Fit
ri Octavia
3.1044.
3.1045.
3.1046.
3.1047.
3.1048.
3.1049.
3.1050.
PJ
:
3.1051.
Id
a Maryati

500.0
00,00
3.1064.
3.1065.
3.1066.
3.1067.
3.1068.
3.1069.
3.1070.
3.1071.
3.1072.
3.1073.
3.1074.
3.1075.
3.1076.
3.1077.
3.1078.
3.1079.

survey
jumlah
jentik ke
rumah
warga
3.835.
3.836.
3.837.
3.838.
3.839.
M
elakukan
follow up
survey
jentik
pada
kader
simantik

3.864.
3.865.
3.866.
S
eluruh
kader
simanti
k
mampu
melaku
kan
survey
jentik
nyamu
k
secara
mandiri
(100%)

3.899.
3.900.
3.901.R
umah
warga
RT 01
RW 04
3.902.
3.903.
3.904.
3.905.
3.906.
3.907.B
alai RW
04
3.908.

3.927.
3.967.
3.928.
3.968.
3.929.

lembar
evaluasi
dan form
survey
jentik

3.1080.
3.1081.

3.969.

3.1082.

3.970.

3.1083.

3.971.

3.1084.

3.972.

3.1085.

3.973.

3.1086.

3.974.

3.1087.

3.975.

3.1088.

3.976.

3.1089.

3.937.

3.977.

3.938.

3.978.

3.1090.
Rp.
500.0
00,00

3.939.

3.979.

3.940.

3.980.
Waktu:
3.981.
Minggu,
12
Juli

3.930.
3.931.
3.932.
3.933.
3.934.
3.935.
Door to
door
3.936.

3.941.
3.942.

3.943.
3.944.
Diskusi

2015
3.982.
3.983.
Tempat:
3.984.
Door to
door
ke
ruma
h
warg
a
3.985.
3.986.
Waktu:
3.987.
Minggu,
2
Agus
tus
2015
3.988.
3.989.
Tempat:
3.990.
Balai
RW
4

3.1091.

3.1092.

Tabel 3.5 Plan of Action Intervensi Pelatihan Kader Simantik

3.1093.
3.1094.
3.1095.

3. IKANISASI

3.1096.
3.1097.
K
N
egiatan
o
3.1105.
3.1106.
M
1 embagikan ikan
kepada warga
dan memberikan
informasi
tentang manfaat
ikanisasi
3.1107.

3.1098.
Tujuan

3.1099.
asaran

S 3.1100.
Bentuk
Kegiatan
3.1108. Seluruh warga
3.1110.
Ikan
Door to
RT 1 dan
pem
door
RT 2 di RW
akan
4 Desa
jenti
Kalisongo
k
telah
terdi
strib
usi
keru
mah
warg
a RT
01
dan
02
(100
%)
3.1109.
3.1118.

3.1119.
3.1120.
3.1121.
3.1122.

3.1101.
3.1102.
M
Waktu dan
edia
Tempat
3.1111.
1. Ember
Waktu: 2. Ikan nila
3.1112.
umur 2 bulan
Selasa, 3. Spanduk
7 Juli
ikanisasi
2015
3.1113.
Pukul
12.00
3.1114.
3.1115.
Tempat:
3.1116.
Door to
door
ke
ruma
h
warg
a

Tabel 3.6 Plan of Action Intervensi Ikanisasi

3.1103.
Pe
laksana/PJ
Kegiatan
1. Fitri Octavia
H.P
2. Ida Maryati
T.R
3. Dhahayuning
W
4. Atika Dyah S
5. Amildya D.A
6. Rika Ayu K.H
7. Astri Latunusa
8. Dewanti Erin
S.
9. Danastri D.

3.1104.
Dana
3.1117.
Rp
300.
000

3.1123.
3.1124.
3.1125.
3.1126.
3.1127.
3.1128.
3.1129.3.1130.

Hari

No
/Tanggal/Jam
3.1133.3.1134.Selasa, 30
1.

Juni 2015

3.1131.
-

Implementasi

3.1132.

Memilih kader simantik di RW 04

3.1135.

Desa Kalisongo

3.1136.

TT

3.1137.
3.1138.
3.1139.Danastri
Danniswari
3.1141.3.1142.Jumat, 3
2.

Juli 2015
3.1143.

3.1153.

3.1140.
3.1157.

3.1154.

3.1158.

- Melakukan penyuluhan kepada calon

3.1159.

3.1144.jam 16.00

kader simantik (siswa pemantau

3.1160.

WIB

jentik) tentang topik dasar DBD,

3.1161.

3.1145.

tugas simantik, dan mekanisme

3.1162.

3.1146.

pelaksanaan simantik yang dihadiri

3.1163.

3.1147.

oleh 16 anak.

3.1148.

3.1155.

3.1164.Putri
Aneswari

3.1149.

3.1156.

3.1165.

3.1150.

- Melakukan pelatihan pembuatan

3.1166.

3.1151.

ovitrap terhadap 16 calon kader

3.1167.

3.1152.Jam 17.00

simantik yang hadir

3.1168.

WIB

3.1169.
3.1170.
3.1171.Rika Ayu
K.H

3.1173.3.1174.Selasa, 7

3.1177.

3.1172.
3.1180.

Juli 2015

3.1178.

3.1181.

3.1175.

3.1179.

3.1182.

3.1176.jam 12.00 - Melakukan ikanisasi dengan

3.1183.

WIB

membagikan ikan nila berumur 2

3.1184.

bulan kepada seluruh warga RT 1

3.1185.

dan RT 2 di RW 4 Desa kalisongo

3.1186.

dan memberikan informasi tentang

3.1187.

manfaat ikanisasi. Proses ikanisasi

3.1188.

dibantu oleh 11 calon kader

3.1189.Fitri

3.1190.3.1191.Kamis, 9

simantik.
3.1194.

Octavia H.
3.1197.

Juli 2015

3.1195.

3.1198.

3.1192.

3.1199.

Memberikan penyuluhan terkait

3.1193.Jam 10.00

topik dasar DBD, pelatihan

3.1200.

WIB

rample test, dan pelatihan

3.1201.

pembuatan ovitrap terhadap

3.1202.

kader kesehatan yang dihadiri

3.1203.

oleh 4 orang kader.

ldya Dwi A.

3.1196.
3.1208.

3.1211.

ggu, 12 Juli 2015

3.1209.

3.1212.

3.1206.

3.1210.

3.1213.

Melakukan pendampingan kader

3.1214.

simantik melakukan survey jentik

3.1215.

perdana di rumah warga RT 1

3.1216.

RW 4 Desa Kalisongo, dihadiri

3.1217.

3.1204.3.1205.

3.1207.

Min

Jam

09.00 WIB

oleh 9 anak kader simantik.

3.1219.
3.1230.

3.1220.
3.1234.

ggu, 2 Agustus

3.1231.

3.1235.

2015

3.1232.

3.1236.

3.1223.
3.1224.
0 WIB

Min

- Memberikan penyuluhan pada warga


09.0

De

wanti Erin S.
3.1218.

3.1221.3.1222.

Ami

3.1237.

RT 1 dab RT 2 RW 4 Desa

3.1238.

Kalisongo yang mengikuti kegiatan

3.1239.

3.1225.

PKK terkait topik demam berdarah.

3.1226.

3.1233.

3.1227.
3.1229.
0 WIB

09.0

Atik

a Dyah S.

- Memonitor kader simantik untuk

3.1228.

3.1240.
3.1241.

melakukan survey jentik ke rumah

3.1242.

warga yang dihadiri oleh 9 anak

3.1243.

kader

3.1244.
3.1245.
3.1246.

Ida

Maryati T. R
3.1247.

Tabel 3.7 Implementasi Intervensi Keperawatan

3.1248.
3.10.1.
3.1249.

3.10 EVALUASI
Evaluasi Formatif
N

3.1250.

Ta

nggal/Ja

Diagn

osa
3.1253.

3.1254.

Juli 2015
3.1255.

3.1251.

3.1252.

3.1262.

3.1256. S:
Kader simantik antusias saat
menerima materi pelatihan

Pe

mbentukan dan

Evaluasi

Calon kader simantik yang


sesuai kriteria bersedia

Pelatihan

mengikuti rangkaian acara

Kader

dari awal sampai akhir

Jumantik

3.1257. O:
-

Sebanyak 90% kader


simantik hadir dalam acara
pelatihan

Terbentuk kader simantik


sebesar 90% dari perwakilan
tiap RT di RW 04

3.1258. A:
3.1259.
3.1260.

3.1261.

masalah teratasi
P:
Rencana tindak

lanjut dari pihak PKM dan desa


untuk keberlanjutan kegiatan

3.1264.

Juli 2015
3.1265.

simantik di desa
3.1266. S :
-

kegiatan penyuluhan sampai

Pe

acara selesai dan

nyuluhan

berpartisipasi secara aktif

Kesehata
n dan
Pelatihan

Semua peserta mengikuti

(100%)
3.1267. O :
-

80 % peserta mampu

Rample

menjelaskan kembali isi dari

Test

materi penyuluhan yang


terdiri dari pengertian,
penyebab, cara pencegahan
dan pengobatan demam

3.1272.

TT

berdarah
-

80% peserta memahami


pentingnya pencegahan
demam berdarah

100% peserta mampu


membuat ovitrap dan
memahami cara
penggunaan-nya

100% peserta mengetahui


tentang cara melakukan
rample test

80 % peserta mampu
melakukan remple test

3.1268. A:
3.1269.

Masalah Teratasi

3.1270. P:
3.1271.

Peserta

penyuluhan diharapkan mampu


menyebarluaskan informasi
kesehatan dan ilmu yang
didapatkan kepada masyarakat

3.1274.

Agustus

lebih luas
3.1276. S:
-

kegiatan penyuluhan sampai

2015
3.1275.

Semua peserta mengikuti


acara selesai dan

(P

berpartisipasi secara aktif

enyuluha
n Warga)

(100%)
3.1277. O:
-

80 % peserta mampu
menjelaskan kembali isi dari
materi penyuluhan yang
terdiri dari pengertian,
penyebab, cara pencegahan
dan pengobatan demam
berdarah

80% peserta memahami


pentingnya pencegahan
demam berdarah

80% peserta penyuluhan

3.1282.

aktif memberikan
pertanyaan dan menjawab
selama proses diskusi
3.1278. A:
3.1279.

Masalah teratasi

3.1280. P:
3.1281.

Peserta

penyuluhan diharapkan mampu


menyebarluaskan informasi
kesehatan dan ilmu yang
didapatkan kepada masyarakat

3.1283.
I

3.1284.

30

lebih luas
3.1286. S:

Juni 2015
3.1285.

3.1292.

Calon kader simantik yang


sesuai kriteria bersedia

(P

mengikuti rangkaian acara dari

emilihan

awal sampai akhir

kader
Simantik)

3.1287. O:
- Terbentuk kader simantik sebesar
90% dari perwakilan tiap RT di
RW 04
3.1288. A:
3.1289.

Masalah teratasi

3.1290. P:
3.1291.

Rencana tindak

lanjut dari pihak pelaksana


untuk melanjutkan kegiatan

3.1293.

3.1294.

yang telah direncanakan


3.1296. S:

Juli 2015 - Warga antusias menerima ikan


3.1295.

yang diberikan oleh kader

(Ik

anisasi)

simantik dan mahasiswa


3.1297. O:
- Ikan pemakan jentik telah
terdistribusi kerumah warga RT
01 dan 02 (100%)
3.1298. A:
3.1299. Masalah teratasi
3.1300. P:

Warga mampu merawat ikan


pemakan jentik yang telah

3.1301.

3.1302.

3.1303.

12

diberikan
3.1305. S:

Juli 2015
3.1304.

dengan tangan terbuka

endampi
Survei
Jentik ke
Rumah
Warga)

Warga menerima kehadiran


kader simantik dan mahasiswa

(P

ngan

3.1311.

Kader simantik antusias dalam


menjalankan tugasnya

3.1306. O:
Sebanyak 50% rumah warga di
RT 01 telah dikunjungi untuk
survey jumlah jentik
3.1307. A:
3.1308.

Masalah Teratasi

3.1309. P:
3.1310.

Rencana tindak

lanjut dari kader desa untuk


memantau keberlangsungan
pemantauan survey jentik yang
3.1312.

3.1313.
3.1314.
3.1315.
3.1316.
3.1317.
3.1318.
3.1319.
3.1320.
3.1321.
3.1322.
3.1323.
3.1324.
3.1325.
3.1326.
3.1327.
3.1328.
3.1329.
3.1330.
3.1331.

dilakukan simantik
Tabel 3.8 Evaluasi Formatif Intervensi Keperawatan

3.1332.
3.1333.
3.10.2.

Evaluasi Sumatif

3.1334.

Angka Capaian Strategi

3.1335.

Diagnosa 1. Defisiensi Pengetahuan

A. Strategi 1. Health Teaching


3.1336.3.1337.

Bentuk Kegiatan

3.1338.

Hasil

Capaian

3.1339.3.1340.

Penyuluhan kesehatan terkait topik dasar

3.1341.

80%

1
DBD
3.1342.3.1343.

Pelatihan pembuatan ovitrap

3.1344.

100%

2
3.1345.3.1346.

Pelatihan Rample test

3.1347.

100%

3.1349.

93%

3
3.1348.

Rata-rata Capaian
3.1350.

3.1351.

Tabel 3.9 Strategi Health Teaching

Berdasarkan hasil capaian kegiatan pada strategi health

teaching, didapatkan rata-rata capaian sebesar 93%. Nilai capaian ini lebih besar
dibandingkan target TUK 1 yang telah ditetapkan di awal yaitu meningkatkan
pengetahuan masyarakat mengenai DBD sebesar 80%. Nilai capaian strategi health
teaching yang lebih besar dibandingkan TUK 1 mengindikasikan bahwa TUK 1 pada
peningkatan pengetahuan masyarakat telah tercapai.
B. Strategi 2. Social Marketing
3.1352.3.1353.

Bentuk Kegiatan

3.1354.

Hasil

Capaian

3.1355.3.1356.

3.1357.

100%

sebagai media penyuluhan berikutnya


3.1358.3.1359.
Penempelan poster di Balai RW dan

3.1360.

100%

2
Poskesdes
3.1361.3.1362.
Pemberian lembar balik (flipchart) kepada

3.1363.

100%

3
3.1364.

3.1365.

100%

Penyebaran leaflet kepada masyarakat

dan kader kesehatan untuk dapat digunakan

kader kesehatan setempat


Rata-rata Capaian
3.1366.

3.1367.

Tabel 3.10 Strategi Social Marketing

Berdasarkan hasil capaian kegiatan pada strategi Social

Marketing, didapat-kan rata-rata capaian sebesar 100%. Nilai capaian ini lebih besar
dibandingkan target TUK 1 yang telah ditetapkan di awal yaitu meningkatkan

pengetahuan masyarakat mengenai DBD sebesar 80%. Nilai capaian strategi social
marketing yang lebih besar dibandingkan TUK 1 mengindikasikan bahwa TUK 1
pada peningkatan pengetahuan masyarakat telah tercapai.
3.1368.
3.1369.
3.1370.
C. Rata-rata Capaian Strategi
3.1371.3.1372.

Strategi

3.1373.

Hasil

Capaian

3.1374.3.1375.

Health Teaching

3.1376.

93%

1
3.1377.3.1378.

Social Marketing

3.1379.

100%

3.1381.

96,5 %

2
3.1380.

Rata-rata Capaian
3.1382.

3.1383.

Tabel 3.11 Rata-rata Capaian Strategi Diagnosa 1

Berdasarkan rata-rata hasil capaian strategi health teaching

dan social marketing yang telah dilaksanakan pada RT 1 dan RT 2 dari RW 4 Desa
Kalisongo, didapatkan hasil capaian sebesar 96,5%. Nilai capaian ini lebih besar
dibandingkan dengan target yang ditetapkan yaitu meningkatkan pengetahuan dan
kemandirian masyarakat dalam upaya penanganan dan pencegahan DBD 80% .
Dengan demikian tujuan umum pada diagnosa keperawatan defisiensi pengetahuan
telah tercapai.
3.1384.
3.1385.

Diagnosa 2. Ketidakefektifan Pemeliharaan Kesehatan

A. Strategi 1. Delegated Function


3.1386.3.1387.

Bentuk Kegiatan

3.1388.

Hasil

Capaian

3.1389.3.1390.

Pembentukan kader simantik RW 04

3.1391.

90%

1
Desa Kalisongo
3.1392.3.1393.
Pelatihan kader simantik untuk memantau

3.1394.

90%

2
3.1395.

3.1396.

90%

jentik dan pelaporan kepada kader kesehatan


Rata-rata Capaian
3.1397.

3.1398.

Tabel 3.12 Strategi Delegated Function

Berdasarkan hasil capaian kegiatan pada strategi delegated

function, didapatkan rata-rata capaian sebesar 90%. Nilai capaian ini lebih besar
dibandingkan target TUK 1 yang telah ditetapkan di awal yaitu meningkatkan upaya

pencegahan DBD oleh masyarakat sebesar 80%. Nilai capaian strategi delegated
function yang lebih besar dibandingkan TUK 1 mengindikasikan bahwa TUK 1 pada
peningkatan upaya pencegahan DBD oleh masyarakat telah tercapai.
B. Strategi 2. Community Organizing
3.1399.3.1400.

Bentuk Kegiatan

3.1401.

Hasil

Capaian

3.1402.3.1403.
1
3.1405.

Pembentukan susunan organisasi kader

simantik
Rata-rata Capaian
3.1407.

3.1408.

3.1404.

100%

3.1406.

100%

Tabel 3.13 Strategi Community Organizing

Berdasarkan hasil capaian kegiatan pada strategi community

organizing, didapatkan rata-rata capaian sebesar 100%. Nilai capaian ini lebih besar
dibandingkan target TUK 1 yang telah ditetapkan di awal yaitu upaya pencegahan
DBD oleh masyarakat sebesar 80%. Nilai capaian strategi community organizing
yang lebih besar dibandingkan TUK 1 mengindikasikan bahwa TUK 1 pada
peningkatan upaya pencegahan DBD oleh masyarakat telah tercapai.
C. Strategi 3. Case Management
3.1409.3.1410.

Bentuk Kegiatan

3.1411.

Hasil

Capaian

3.1412.3.1413.

Mengajari cara penggunaan dan manfaat

3.1414.

80%

1
ikanisasi kepada kader simantik
3.1415.3.1416.
Mendistribusikan ikan pemakan jentik ke

3.1417.

100%

2
rumah-rumah warga di RT 1 dan RT 2
3.1418.3.1419.
Home visit pada keluarga dengan kasus

3.1420.

100%

3
3.1421.

3.1422.

93%

baru DBD
Rata-rata Capaian
3.1423.

3.1424.

Tabel 3.14 Strategi Case Management

Berdasarkan hasil capaian kegiatan pada strategi case

management, didapatkan rata-rata capaian sebesar 93%. Nilai capaian ini lebih
besar dibandingkan target TUK 1 yang telah ditetapkan di awal yaitu meningkatkan
upaya pencegahan DBD oleh masyarakat sebesar 80%. Nilai capaian strategi case
management yang lebih besar dibandingkan TUK 1 mengindikasikan bahwa TUK 1
pada peningkatan upaya pencegahan DBD oleh masyarakat telah tercapai.
D. Surveillance
3.1425.3.1426.
N

Bentuk Kegiatan

3.1427.

Hasil

Capaian

3.1428.3.1429.

3.1430.

100%

3.1433.

100%

kepada kader simantik


3.1434.3.1435.
Survey jentik-jentik nyamuk ke rumah-

3.1436.

50%

3
rumah warga RT 1 dan RT 2
3.1437.3.1438.
Follow up survey jentik kepada kader

3.1439.

100%

4
3.1440.

3.1441.

87,5%

Pendistribusian form survey jentik kepada

kader simantik untuk digunakan pada kegiatan

survey jentik di rumah-rumah warga


3.1431.3.1432.
Pendistribusian simantik kit (baju kader
2

simantik, senter, map, ballpoint, buku panduan)

simantik setiap 2 minggu sekali


Rata-rata Capaian
3.1442.

Tabel 3.15 Strategi Surveillance

3.1443.
3.1444.

Berdasarkan hasil capaian kegiatan pada strategi surveillance,

didapatkan rata-rata capaian sebesar 87,5%. Nilai capaian ini lebih besar
dibandingkan target TUK 1 yang telah ditetapkan di awal yaitu meningkatkan upaya
pencegahan DBD oleh masyarakat sebesar 80%. Nilai capaian strategi surveillance
yang lebih besar dibandingkan TUK 1 mengindikasikan bahwa TUK 1 pada
peningkatan upaya pencegahan DBD oleh masyarakat telah tercapai.
E. Rata-rata Capaian Strategi
3.1445.3.1446.

Strategi

3.1447.

Hasil

Capaian

3.1448.3.1449.

Delegated function

3.1450.

90%

1
3.1451.3.1452.

Community organizing

3.1453.

100%

2
3.1454.3.1455.

Case management

3.1456.

93%

3
3.1457.3.1458.

Surveillance

3.1459.

87,5%

Rata-rata Capaian

3.1461.

92,6%

4
3.1460.

3.1462.

3.1463.
function,

Tabel 3.16 Rata-rata Capaian Strategi Diagnosa 2

Berdasarkan

rata-rata

hasil

capaian

strategi

delegated

community organizing, case management dan surveillace yang telah

dilaksanakan pada RT 1 dan RT 2 dari RW 4 Desa Kalisongo, didapatkan hasil


capaian sebesar 92,6%. Nilai capaian ini lebih besar dibandingkan dengan target
TUM yang ditetapkan yaitu warga Desa Kalisongo mampu mempertahankan
kesehatannya yang berhubungan dengan DBD sebanyak 80%. Nilai capaian seluruh

strategi yang lebih besar dibandingkan TUM mengindikasikan bahwa TUM pada
peningkatan upaya pencegahan DBD oleh masyarakat telah tercapai.