Anda di halaman 1dari 2

13.

26
Seblum kami memformulasikan martkitng stratei, kami terlebih dahulu menentukan
target market yang tepat untuk kami layani. Dan target market kami adalah mereka
pelajar berusia 18-25 th, middle income dngan uang jajan rata2 perhari 10-50ribu
upiah, workaholic, dan mereka pelajar di kota bandungg. Sehingga positioning
produk boltug ini sendiri adalah Boltug! Bola tutug, Boleh tuuuhh a traditional
finger food to boost your day. Dengan tagline tersebut akan memudahkan orang
untuk mengingat keunikan produk kami yaitu sebagai makanan tradisional yang
mampu untuk meningkatkan produktivasnya
Dalam memformmulasikan marketing strg, kami meninjau dari 4 hal. Yang pertama
dari segi produk, Boltug memberikan sensasi renyah, gurih dan menggoda saat
dihidangkan dalam keadaan hangat. Untuk meningkatkan preferensi serta
menghindari kebosanan dari kostumer kami, kami akan memproduksi boltug dalam
3 Varian rasa seperti nori singkong, original dan pedas diberikan dalam bentuk
bubuk.
Yang kedua,, kami meninjau dari segi harga, dimana kami menggunakan
pendekatan value bsed pricing. 52% dari responden kami mengatakan bahwa
mereka akan membeli boltug dengan harga 8-10 ribu rupiah atas value yang kami
tawarkan. untuk mendapatkan pelanggn pada tahap introduction stage, kami akan
menjual produk boltug seharga 8000 rupiah.Setelah boltug memasuki tahap growth,
kami akan menggunakan pendekatan value added pricing strategy unutk
mempertahankan kostumer yang telah didapat serta meningkatkan market share,
dengan cara melakukan adjustment peningkatan harga menjadi 10ribu.
Yang ketiga adalah dari segi placement Kami mendapat bahan baku dari balubur
dan akan menjual Boltug di Taman Sari foodfest karena lokasi tersebut dekat
dengan ITB dan sabuga dimana banyak melaksanakan wisuda di sabuga. Selain itu,
sabuga juga sering digunakan sebagai tempat konser dimana akan memudahkan
kami untuk mendapatkan pelanggan terutama menjangkau kalangan muda sebagai
target market kami. Kami akan enitipkan produk kami dikantin ITB untuk
memudahkan menjangkau pasar ahasiswa di TB.
Yng terakhi adalah dr sego promosi kami akan memaretkan poduk kami melaui
media social, terutama ig dengan username :nasiboltug. Strategi pemasaran akan
dilakukan dengan beberapa tahap sebagai berikut:

Awareness, pada tahap ini calon pembeli akan dikenalkan dengan produk Boltug melalui
sosial media seperti instagram, facebook, youtube, dan line official account. Kontenkonten yang akan dipost berupa pengenalan produk secara bertahap. Capaian pada tahap
ini antara lain:
- Jumlah followers akun pada bulan pertama adalah 100 followers dan akan meningkat
sebanyak 20% dari jumlah followers pada bulan sebelumnya.

- Jumlah like pada setiap postingan minimal 5% dari jumlah follower.


b Appeal, tahap selanjutnya adalah meningkatkan rasa ingin tahu calon pembeli terhadap
produk dengan cara memberikan promo pada awal peluncuran produk.
c Ask, pada tahap ini kami berupaya untuk membuat kostumer mencari tahu akan produk
yang kami jual sehinga mereka akan tertarik untuk membelinya dengan cara: membuat
posting sosial media yang informatif dan edukatif, membuat stiker propaganda yang
disebar di spot-spot strategis target market, dan menciptakan tren di kalangan target
market seperti buka puasa outdoor, sarapan praktis ala Boltug, dsb.
d Act, di tahap ini kami berupaya untuk meningkatkan keinginan kostumer untuk membeli
Boltug dengan menampilkan testimoni di sosial media, kustomisasi penyajian Boltug,
pengumpulan cap Boltug, dan menyedakan layanan delivery.
e Advocate, upaya marketing yang dilakukan agar membuat kostumer memberikan
rekomendasi kepada relasinya atas produk kami. Upaya yang kami lakukan antara lain
membangun kerjasama dengan lembaga-lembaga seperti organisasi kebudayaan, AIESEC,
dsb, mengikuti perlombaan, dan membuka stand pada event-event kebudayaan khususnya
Jawa Barat.
Presentasi selanjutnya akan dijelaskan oleh nadiyah.