Anda di halaman 1dari 20

1

.
2
.
3
.
4
.
5
.

Nomor stasi

6
.

Siklus
(tebalkan
kategorisiklus
yang dinilai)

7
8

Tipe Ruangan
Kebutuhan
manikin dan
alat

Kebutuhan
laboran
Kebutuhan dan
1. Skenario klinis :
Instruksi PS
Seorang perempuan berusia 30 tahun, datang ke PONED
rujukan dari dukun paraji setelah melahirkan anak ketiganya
1 jam yang lalu dan ari-ari belum terlepas. Perdarahan 150
cc.

1
0

1
1

Judul stasi

Retensio Plasenta

Waktu yang
dibutuhkan
Tujuan stasi

15 menit

Kompetensi
(tebalkan
beberapa atau
semua
kompetensi
yang dinilai)

Menilai peserta untuk menegakkan diagnosa dan melakukan


penatalaksanaan kegawatdaruratan
1. Pengumpulan data subjektif
2. Prosedur pemeriksaan fisik dan laboratorium
sederhana
3. Perumusan diagnosis dan/masalah
4. Keterampilan prosedur tindakan, mengacu pada
perumusan diagnosis dan/masalah
5. Pendidikan Kesehatan
6. Pendokumentasian
7. Perilaku profesional
1. Kehamilan Fisiologis
2. Deteksi dini pada komplikasi kehamilan
3. Persalinan fisiologis
4. Deteksi dini komplikasi persalinan
5. Penanganan awal kegawatdaruratan persalinan
6. Nifas fisiologis
7. Deteksi dini dan penanganan awal kegawatdaruratan pada
nifas
8. Bayi baru lahir,bayi dan balita fisiologis
9. Deteksi dini dan penanganan awal kegawatdaruratan pada
bayi baru lahir,bayi dan balita
10. Masa antara/Keluarga Berencana
Ruang tindakan kamar bersalin PONED
- Phantom uterus dengan plasenta yang belum terlepas
- Partus set
- Blood set+Rl 500 cc
- Obat-obatan: diazepam, ampilisin 2 g dan metronidazol 500
mg
- Handscoon panjang steril
- Larutan clorin
- Tempat cuci tangan
Tidak ada

Instruksi
2. a. Skenario klinis :
untuk peserta
Seorang perempuan berusia 30 tahun, datang ke PONED
ujian
rujukan dari dukun paraji setelah melahirkan anak ketiganya
1 jam yang lalu dan ari-ari belum terlepas. Perdarahan 150
cc.
b. Tugas :
- Lakukan pemeriksaan fisik pada phantom dan tanyakan
hasilnya pada penguji
- Sampaikan hasil diagnose pada phantom

1
2

1
3
1
4
1
.
2
.
3
.
4
.
5
.

- Lakukan penatalaksanaan kegawatdaruratan


Instruksi
3. a. Skenario klinis :
untuk penguji
Seorang perempuan berusia 30 tahun, datang ke PONED
rujukan dari dukun paraji setelah melahirkan anak ketiganya
1 jam yang lalu dan ari-ari belum terlepas. Perdarahan 150
cc.
b. Tugas :
- Lakukan pemeriksaan fisik pada phantom dan tanyakan
hasilnya pada penguji
- Sampaikan hasil diagnose pada phantom
- Lakukan penatalaksanaan kegawatdaruratan
Penulis
Mella Yuria R.A/STIKes BINAWAN
Referensi
Nomor stasi

Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan


Neonatal,,Jakarta 2002
6

Judul stasi

Distosia bahu

Waktu yang
dibutuhkan
Tujuan stasi

15 Menit

Kompetensi
(tebalkan
beberapa atau
semua
kompetensi
yang dinilai)

6
.

Siklus
(tebalkan
kategorisiklus
yang dinilai)

7
8

Tipe Ruangan
Kebutuhan
manikin dan
alat
Kebutuhan
laboran

1
0

Menilai peserta untuk menegakkan diagnosa dan melakukan


penatalaksanaan kegawatdaruratan
1. Pengumpulan data subjektif
2. Prosedur pemeriksaan fisik dan laboratorium sederhana
3. Perumusan diagnosis dan/masalah
4. Keterampilan prosedur tindakan, mengacu pada
perumusan diagnosis dan/masalah
5. Pendidikan Kesehatan
6. Pendokumentasian
7. Perilaku profesional
1. Kehamilan Fisiologis
2. Deteksi dini pada komplikasi kehamilan
3. Persalinan fisiologis
4. Deteksi dini komplikasi persalinan
5. Penanganan awal kegawatdaruratan persalinan
6. Nifas fisiologis
7. Deteksi dini dan penanganan awal kegawatdaruratan pada
nifas
8. Bayi baru lahir,bayi dan balita fisiologis
9. Deteksi dini dan penanganan awal kegawatdaruratan pada
bayi baru lahir,bayi dan balita
10. Masa antara/Keluarga Berencana
Ruang tindakan kamar bersalin PONED
- Phantom uterus dengan bayi
- Partus set

Peran laboran :
- Laboran berperan sebagai asisten yang menekan suprapubis
ke arah bawah
Kebutuhan dan a. Pasien berperan sebagai ibu berusia 35 tahun hamil anak ke
Instruksi PS
2, datang ke PONED untuk bersalin.
b. Setelah dipimpin meneran selama 25 menit kepala bayi lahir
namun tidak terjadi putaran paksi luar.
c. Pasien hanya menjawab pertanyaan sesuai dengan scenario,

1
1

1
2

1
3
1
4

jika pertanyaan di luar scenario cukup menjawab tidak tahu


Instruksi
4. a. Skenario klinis :
untuk peserta
Seorang perempuan berusia 35 tahun hamil anak ke 2,
ujian
datang ke PONED untuk bersalin.Setelah dipimpin meneran
selama 25 menit kepala bayi lahir namun tidak terjadi
putaran paksi luar.
b. Tugas :
- Sampaikan hasil diagnose pada phantom
- Lakukan pertolongan persalinan pada phantom
- Lakukan penatalaksanaan kegawatdaruratan
Instruksi
5. a. Skenario klinis :
untuk penguji
Seorang perempuan berusia 35 tahun hamil anak ke 2,
datang ke PONED untuk bersalin.Setelah dipimpin meneran
selama 25 menit kepala bayi lahir namun tidak terjadi
putaran paksi luar.
b. Tugas :
- Sampaikan hasil diagnose pada phantom
- Lakukan pertolongan persalinan pada phantom
- Lakukan penatalaksanaan kegawatdaruratan
Penulis
Mella Yuria R.A/STIKes BINAWAN
Referensi

Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan


Neonatal,,Jakarta 2002

RUBRIK PENILAIAN OSCE


STASI / Retensio Plasenta
N
o
1

Kategori
keteramp
ilan klinis
Ketrampil
an
prosedura
l

Diagnosa

Pendoku
m
entasian

Peserta
ujian tidak
melakukan
pemeriksa
an TTV
dan KU,
Abdomen ,
anogenital
dan tidak
melalulan
perasat
manual
plasenta
Tidak
membuat
Diagnosa

Peserta
ujian tidak
membuat

Peserta ujian
hanya
melakukan 1-8
dari 17 daftar
check list
ketrampilan
manual
plasenta
seperti
terlampir

Peserta tidak
menyampaikan
diagnosa
rentensio
plasenta hanya
menyampaikan
P3A0
Peserta ujian
membuat
dokumentasi

Peserta ujian
melakukan 117 daftar
check list
ketrampilan
manual
plasenta
namun tidak
sistematis

Peserta ujian
melakukan 117 daftar
check list
ketrampilan
manual
plasenta
secara
sistematis

Peserta hanya
menyampaikan
diagnosa P3A0
kala III

Diagnosa
benar
P3A0 kala III
dengan
retensio
plasenta

Peserta ujian
membuat
dokumentasi 3-

Peserta ujian
membuat
dokumentasi

Bobot

Sko
r
mak
s

N
o

Kategori
keteramp
ilan klinis

dokument
asi

Professio
nal
behavior

memuat 1-2 dari


unsur berikut:
a. Informed
consent
b. Identitas
c. Pengkajian data
yang telah
dilakukan
d. Diagnosa
e. Rencana asuhan
sesuai dengan
kasus

Peserta
Peserta ujian
ujian tidak melakukan 1-2 hal
melakukan di bawah ini :
komunkasi 1.Berkomunikasi
/informes
tentang
consent
pemeriksaan
yang akan
dilakukan,
walaupun
berhadapan
dengan phantom.
2.Melakukan
pemeriksaan
dengan berhatihati dan teliti
sehingga tidak
membahayakan
pasien dan diri
sendiri.
3. Memperhatikan
kenyamanan
pasien.
4. Memperhatikan
privasi.
5. Menunjukkan
rasa hormat.

4 dari unsur
berikut: :
a. Informed
consent
b. Identitas
c. Pengkajian
data yang
telah
dilakukan
d. Diagnosa
e. Asuhan
sesuai
dengan
kasus
Peserta ujian
melakukan 3-4
hal di bawah
ini :
1. Berkomunik
asi tentang
pemeriksaan
yang akan
dilakukan,
walaupun
berhadapan
dengan
phantom.
2. Melakukan
pemeriksaan
dengan
berhati-hati
dan teliti
sehingga
tidak
membahaya
kan pasien
dan diri
sendiri.
3. Memperhati
kan
kenyamanan
pasien.
4. Memperhati
kan privasi.
5. Menunjukka
n rasa
hormat.

Bobot

Sko
r
mak
s

dengan 5
unsur berikut:
a. Informed
consent
b. Identitas
c. Pengkajian
data yang
telah
dilakukan
d. Diagnosa
e. Asuhan
yang telah
dilakukan
Peserta ujian
melakukan
hal-hal di
bawah ini
secara
lengkap :
1. Berkomunik
asi tentang
pemeriksaa
n yang akan
dilakukan,
walaupun
berhadapan
dengan
phantom.
2. Melakukan
pemeriksaa
n dengan
berhati-hati
dan teliti
sehingga
tidak
membahaya
kan pasien
dan diri
sendiri.
3. Memperhat
ikan
kenyamana
n pasien.
4. Memperhat
ikan
privasi.
5. Menunjukk
an rasa

N
o

Kategori
keteramp
ilan klinis

Bobot

hormat.

Global performance
Beri tanda () pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda
secara umum terhadap kemampuan peserta ujian
TIDAK LULUS
< 64

BORDERLINE
64-70

LULUS
71-78

SUPERIOR
>78

Sko
r
mak
s

RUBRIK PENILAIAN OSCE


STASI 6/ Distosia Bahu

N
o
1

Kategori
keterampil
an klinis
Pemeriksaa
n fisik

Diagnosa

Pendokume
ntasian

Professiona
l behavior

Peserta
ujian tidak
melakukan
pemeriksaan
TTV dan KU,
Abdomen ,
anogenital
dan tidak
melakukan
perasat Mc
Robert

Peserta ujian
hanya
melakukan 17 dari 10
daftar check
list
ketrampilan
Mc Robert
seperti
terlampir

Tidak
membuat
Diagnosa

Peserta tidak
menyampaika
n diagnosa
distosia bahu
hanya
menyampaika
n P2A0
Peserta
Peserta ujian
ujian tidak
membuat
membuat
dokumentasi
dokumentasi memuat 1-2
dari unsur
berikut:
a. Informed
consent
b. Identitas
c. Pengkajian
data yang
telah
dilakukan
d. Diagnosa
e. Rencana
asuhan
sesuai
dengan
kasus
Peserta
Peserta ujian
ujian tidak
melakukan 1melakukan
2 hal di bawah
komunkasi/i
ini :
nformed
a. Berkomunik
consent
asi tentang

Bobot

Sko
r
mak
s

Peserta ujian
melakukan 110 daftar
check list
ketrampilan
Mc Robert
namun tidak
sistematis

Peserta ujian
melakukan 110 daftar
check list
ketrampilan
Mc Robert
secara
sistematis dan
baik

Peserta hanya
menyampaikan
diagnosa P2A0
kala II

Diagnosa
benar
P2A0 kala II
dengan
distosia bahu

Peserta ujian
membuat
dokumentasi 34 dari unsur
berikut: :
a. Informed
consent
b. Identitas
c. Pengkajian
data yang
telah
dilakukan
d. Diagnosa
e. Asuhan
sesuai
dengan
kasus

Peserta ujian
membuat
dokumentasi
dengan 5
unsur berikut:
a. Informed
consent
b. Identitas
c. Pengkajian
data yang
telah
dilakukan
d. Diagnosa
e. Asuhan
yang telah
dilakukan

Peserta ujian
melakukan 3-4
hal di bawah
ini :
a. Berkomunik
asi tentang

Peserta ujian
melakukan
hal-hal di
bawah ini
secara
lengkap :

N
o

Kategori
keterampil
an klinis

b.

c.

d.

e.

pemeriksaa
n yang akan
dilakukan,
walaupun
berhadapan
dengan
phantom.
Melakukan
pemeriksaa
n dengan
berhati-hati
dan teliti
sehingga
tidak
membahaya
kan pasien
dan diri
sendiri.
Memperhat
ikan
kenyamana
n pasien.
Memperhat
ikan
privasi.
Menunjukk
an rasa
hormat.

b.

c.

d.
e.

pemeriksaan
yang akan
dilakukan,
walaupun
berhadapan
dengan
phantom.
Melakukan
pemeriksaan
dengan
berhati-hati
dan teliti
sehingga
tidak
membahaya
kan pasien
dan diri
sendiri.
Memperhati
kan
kenyamanan
pasien.
Memperhati
kan privasi.
Menunjukka
n rasa
hormat.

Bobot

a. Berkomunik
asi tentang
pemeriksaa
n yang akan
dilakukan,
walaupun
berhadapan
dengan
phantom.
b. Melakukan
pemeriksaa
n dengan
berhati-hati
dan teliti
sehingga
tidak
membahaya
kan pasien
dan diri
sendiri.
c. Memperhat
ikan
kenyamana
n pasien.
d. Memperhat
ikan
privasi.
e. Menunjukk
an rasa
hormat.

Global performance
Beri tanda () pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda
secara umum terhadap kemampuan peserta ujian
TIDAK LULUS
< 64

BORDERLINE
64-70

LULUS
71-78

SUPERIOR
>78

Sko
r
mak
s

LEMBAR REVIEW OSCE BIDAN


Kasus

______________________________

Penulis

______________________________

Institusi

______________________________

NO
a.

KOMPONEN REVIEW
Validitas Isi, Logika, dan kongruensi
1) Sesuai dengan Standar Kompetensi
2) Kongruen dengan tujuan yang
diujikan
3) Koheren dari tujuan yang diujikan
sampai rubrik

b.

Kelengkapan template
1) Judul stasi
2) Waktu yang dibutuhkan
3) Tujuan stasi ditulis dengan jelas
4) Kompetensi
5) Kategori
6) Skenario klinis untuk peserta ujian
jelas
7) Skenario klinis untuk peserta ujian
lengkap
8) Tugas untuk peserta ujian jelas
9) Tugas untuk peserta ujian lengkap
10) Instruksi khusus untuk penguji jelas
11) Instruksi khusus untuk penguji
lengkap
12) Instruksi untuk PS jelas
13) Instruksi untuk PS lengkap
14) Instruksi laboran jelas dan lengkap

YA

TIDAK

CATATAN

NO

KOMPONEN REVIEW

YA

TIDAK

CATATAN

15) Kebutuhan PS
16) Karakteristik PS
17) Kebutuhan laboran
18) Kebutuhan manikin
19) Spesifikasi manekin jelas
20) Tipe Ruangan
21) Kebutuhan alat jelas dan
penempatannya
22) Kebutuhan alat lengkap dan
komponennya
23) Nama dan institusi penulis di tulis
lengkap
C

RUBRIK
1) Koheren dengan tugas yang
diujikan
2) Kualitas pembeda dalam rubrik
jelas

KEMAMPUAN PELAKSANAAN
1) Ketersediaan alat, bahan dan
manekin
2) Ketersediaan PS
3) Waktu yang dibutuhkan
(
)Terlalu lama
(
) Cukup
(
) Terlalu singkat

Setelah dilakukan perbaikan oleh Anda sebagai reviewer, maka soal ini (pilih salah
satu):
( ) Dapat dikeluarkan untuk ujian OSCE
( ) Belum dapat dikeluarkan untuk ujian OSCE, masih memerlukan perbaikan atau
persiapan berikut:
Tanggal direview
Nama Reviewer
Tanda tangan

:
:
:

N
o
A

LIST KETERAMPIRAN
Daftar Keterampilan

Scoring
Keterampilan
F

FxR

Asuhan Kebidanan dalam Kehamilan

Melakukan anamnesis kunjungan awal dan ulang

16

Melakukan pemeriksaan fisik kunjungan awal dan


ulang

16

16

16

16

16

3
4
5
6

Melakukan pemeriksaan laboratorium sederhana


(Hb, glukosa urin dan protein urin)
Menghitung taksiran berat janin dengan metode
Johnson Tohsach
Melakukan informasi pada ibu hamil yang sesuai
dengankebutuhan pada masa kehamilan
Melaksanakan Pendidikan Kesehatan pada ibu
hamil sesuai kebutuhan

Memberikan imunisasi TT pada ibu hamil

16

Melakukan pendokumentasian asuhan kehamilan

16

10

11
12
13
14
15
16
17

Deteksi Dini
Melakukan deteksi dini gizi kurang pada ibu hamil
berdasarkan IMT
Mengidentifikasi pembesaran uterus yang tidak
sesuai dengan umur kehamilan (dicurigai oligo atau
polihidramnion, kehamilan mola, kehamilan ganda
dan IUGR)
Melakukan deteksi dini pada hipertensi dalam
kehamilan
Melakukan deteksi dini Perdarahan dalam
kehamilan
Melakukan deteksi dini pada Kelainan letak /
malpresentasi pada masa kehamilan aterm ( 36
minggu)
Melakukan deteksi dini pada Kematian janin
intrauterine
Melakukan deteksi dini pada Ketuban pecah
sebelum waktu
Melakukan deteksi dini pada Ibu hamil yang berisiko
terkena PMS/ HIV /AIDS
Melakukan deteksi dini pada Ibu hamil dengan
kekerasan dalam rumah tangga serta kekerasan
seksual
Kegawatdaruratan

18
19
20
21

Melakukan penanganan awal pada perdarahan


kehamilan muda dan lanjut
Melakukan penanganan awal pada ibu dengan PEB
dan eklampsi
Melakukan penanganan awal pada kehamilan
dengan gawat janin
Deteksi dini dan penanganan pre-syok/syok dalam
kegawatdaruratan obstetrik pada masa kehamilan

N
o

Scoring
Keterampilan

LIST KETERAMPIRAN
Daftar Keterampilan

FxR

12

16

24

Fisiologis
Pemantauan persalinan dengan menggunakan
Partograf
Pain Relief non farmakologis

16

25

Pertolongan persalinan

16

26

Amniotomi pada kala 2

27

Episiotomi atas indikasi

16

16

16

22
B
23

28
29
30

Melakukan rujukan pada kasus penyimpangan dari


kondisi fisiologis dan kegawatdaruratan pada masa
kehamilan
Asuhan Persalinan

Manajemen aktif kala III: pemberian oksitosin, PTT


dan masase
Pengawasan kala IV (pemantauan ttv, tfu, kontraksi
dan perdarahan)
Penjahitan Robekan jalan lahir derajat I/derajat II
Deteksi Dini

31

Deteksi dini partus lama pada kala I dan II

16

32

Deteksi dini malposisi atau malpresentasi

33

Deteksi dini retensio plasenta

34

Deteksi dini pada persalinan dengan ketuban pecah


dini

35

Deteksi dini gawat janin pada persalinan

36

Deteksi dini gemelli pada persalinan kala I dan II

37

Deteksi dini ancaman robekan rahim

39

Deteksi dini dengan pre eklampsi-eklampsi


Deteksi dini persalinan dengan Penyakit Menular
Seksual

41

Deteksi dini pada persalinan dengan perdarahan

42

Deteksi dini perdarahan postpartum dini

16

40

Kegawatdaruratan
43

Pertolongan persalinan kala II pada presentasi


bokong yang tidak terdeteksi

44

Pertolongan persalinan dengan distosia bahu

12

46

Penanganan pada perdarahan postpartum dini

12

47

Melakukan manual plasenta


Deteksi dini dan penanganan pre-syok/syok dalam
kegawatdaruratan obstetric pada masa persalinan

16

12

12

48

49

Melakukan rujukan pada kasus penyimpangan dari


kondisi fisiologis dan kegawatdaruratan pada masa
persalinan

Scoring
Keterampilan

N
o

LIST KETERAMPIRAN
Daftar Keterampilan

50

Melakukan pendokumentasian asuhan persalinan

FxR

14

Asuhan Nifas
Penilaian kondisi umum masa nifas

51

Anamnesis pada ibu nifas

16

52

Pemeriksaan fisik ibu nifas

16

53

Memberikan informasi pada ibu nifas yang sesuai


dengan kebutuhan pada masa nifas

16

54

Melaksanakan Pendidikan Kesehatan pada ibu


nifas sesuai kebutuhan

16

Deteksi Dini

55

Deteksi dini infeksi nifas (vulvitis, plebitis, mastitis,


sistitis, peritonitis, endrometritis, infeksi luka
jahitan, sepsis puerpuralis)

56

Deteksi dini perdarahan postpartum primer dan


sekunder

57

Deteksi dini masalah rektovagina (Hematoma,


fistula, hemoroid)

12

58

Deteksi dini post-partum blues, depresi postpartum


dan psikosa postpartum

59

Deteksi dini preeklamsi/eklamsi pada masa nifas

60

Kegawatdaruratan
Penaganan awal perdarahan postpartum primer dan
sekunder

61

Penanganan awal eklamsia pada masa nifas

62

Deteksi dini dan penanganan pre-syok/syok dalam


kegawatdaruratan obstetrik pada masa nifas

63

Melakukan rujukan pada kasus penyimpangan dari


kondisi fisiologis dan kegawatdaruratan pada masa
nifas

64

Melakukan pendokumentasian asuhan masa nifas

16

Bayi Baru Lahir, Bayi dan Balita


Neonatus (dalam 24 Jam pertama s.d 28 hari)

65

Melakukan Penilaian segera setelah bayi lahir

16

66

Memfasilitasi IMD

16

67

Melakukan penanganan BBL dengan asfiksia

12

N
o

Scoring
Keterampilan

LIST KETERAMPIRAN
Daftar Keterampilan

FxR

Deteksi Dini
68

Mendeteksi adanya BBL dengan kelainan bawaan


mayor dan minor
Perawatan rutin

69

Memandikan Bayi

16

70

Merawat tali pusat

16

71

Memberikan Vitamin K

16

72

Melakukan penyuntikan hepatitis B 0

16

73

Melakukan pemberian salep mata (Profilaksis)

16

74

Melakukan pemeriksaan fisik

16

75

Melakukan pemantauan pertumbuhan

16

76

Melakukan pemantauan Perkembangan

16

78

Melakukan pemberian imunisasi dasar

16

79

Memberikan informasi tentang KIPI

16

80

Kegawatdaruratan
Melakukan rujukan pada kasus BBL, neonatus, bayi ,
dan balita
Melakukan pendokumentasian asuhan pada bayi

12

16

Bayi (> 28 hari sampai 1 tahun) dan Balita

81
E

Masa Antara ( Keluarga Berencana)


Memberikan Asuhan Kontrasepsi Kondom

82
83
84
85

Melakukan penapisan/Screening
Memberikan Pendidikan Kesehatan mengenai
kontrasepsi kondom pria/wanita
Mendemonstrasikan pemasangan kondom
pria/wanita
Melakukan pendokumentasian kontrasepsi kondom
pria/wanita
Memberikan Asuhan Kontrasepsi Pil

86

Melakukan penapisan/screening

16

87

Memberikan Pendidikan Kesehatan mengenai


kontrasepsi Pil

16

88

Melakukan pendokumentasian kontrasepsi pil

16

89

Melakukan penapisan/screening

16

90

Memberikan Pendidikan Kesehatan/konseling


mengenai kontrasepsi suntik

16

91

Melakukan penyuntikan kontrasepsi suntik

16

92

Melakukan pendokumentasian kontrasepsi suntik

16

Memberikan Asuhan Kontrasepsi Suntik

Memberikan Asuhan Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK)


93

Melakukan penapisan/screening

12

N
o

LIST KETERAMPIRAN
Daftar Keterampilan

94

Memberikan Pendidikan Kesehatan mengenai


kontrasepsi AKBK

Scoring
Keterampilan
F

FxR

12

Memberikan Asuhan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR)


95

Melakukan penapisan/screening

12

96

Memberikan Pendidikan Kesehatan mengenai


kontrasepsi AKDR

12

Masa remaja, pra-nikah, pra-menopaus

97

Pendidikan kesehatan pada masa remaja

98

Pendidikan kesehatan pada pra-nikah

99

Pendidikan kesehatan pada pra-menopaus

MANEKIN
JENIS
Phantom
pregnancy

SPESIFIKASI
Model anatomi yang menyerupai bentuk
panggul perempuan (panggul Zoe). Model
anatomi ini terbuat dari bahan yang keras,
namun pada bagian abdomen dilapisi
dengan bahan yang lembut, sehingga dapat
menimbulkan sensasi meraba uterus/janin
yang berada di dalam abdomen.
Secara spesifik, di dalam panggul ini dapat
ditambah dengan:
1 Besaran model uterus yang dapat
dipalpasi untuk menentukan tinggi
fundus uteri

KEGUNAAN
- Untuk menentukan
tinggi fundus uteri
- Untuk menentukan
presentasi dan letak
janin di dalam
abdomen
- Untuk palpasi pada
pasien nifas.

MANEKIN
JENIS

SPESIFIKASI
2 Besaran model uterus yang di
dalamnya dapat dimasukkan model
bayi sehingga akan menimbulkan
sensasi memegang janin ketika
dilakukan palpasi abdomen .

KEGUNAAN

Phantom
uterus (model
cangkokan
pada panggul
Zoe)
Phantom
Persalinan
(cangkokan
pada panggul
Jo) yang
dilengkapi
dengan sarung
tangan dengan
diisi air 50 cc)

Mempunyai bagian-bagian uterus dan


dapat dikembang-kempiskan menggunakan
pompa seperti pada pompa tensimeter

Untuk tindakan
kompresi bimanual
internal dan kompresi
bimanual eksternal

Phantom yang terdiri dari perut, panggul,


dan vagina yang dapat dilalui bayi,
plasenta dan selaputnya. Pada bagian
kepala bayi terdapat sutura, ubun-ubun
kecil, ubun-ubun besar, dan umbilical cord
yang dapat dipasang dan dilepas

Untuk pertolongan
persalinan, manual
plasenta, dan penjahitan
perineum

Phantom
vagina dengan
pembukaan
portio
Phantom bayi
baru lahir
ukuran 50
cm

Phantom dengan bagian-bagian vagina


yang memiliki ukuran porsio pembukaan 0
sampai dengan 10

Untuk pemeriksaan
dalam, vulva hygiene

Phantom bayi utuh yang tahan air dengan


bagian kepala terdapat sutura, ubun-ubun
kecil, ubun-ubun besar, umbilical cord, alat
kelamin laki-laki dan perempuan, dan
ekstremitas yang dapat digerakkan
Phantom bayi utuh dengan dada yang
dapat kembang kempis dan mulut terbuka
Phantom dengan struktur payudara yang
jelas, areola, papilla mamae untuk masa
nifas
Phantum panggul yang dapat dipalpasi
tinggi fundus uteri dan mempunyai bagian
vagina

Untuk pemeriksaan fisik


dan perawatan bayi

Phantom
resusitasi bayi
Phantom
payudara
Phantom
panggul
disertai bagian
perut vulva
vagina
Phantom
IUD/AKDR

Model 1:
Model panggul perempuan yang ukurannya
sama dengan ukuran nyata dan di
dalamnya terdapat uterus tidak hamil.
Panggul ini juga dilengkapi dengan bentuk
genetalia perempuan.
Model 2:
Model miniatur panggul perempuan yang

Untuk tindakan
resusitasi bayi
Untuk perawatan
payudara nifas
Untuk pemeriksaan pada
masa nifas, pemeriksaan
dalam, tindakan
pemasangan IUD, dan
vulva hygiene
Model 1: untuk
pemeriksaan bimanual

Model 2: untuk
prosedur pemasangan
dan pencabutan AKDR

MANEKIN
JENIS

Phantom
lengan atas
Phantom
tangan

Manekin bayi
prematur
Model
perineum
Model untuk
penjahitan
perineum

1.

SPESIFIKASI
di dalamnya terdapat model uterus yang
besar ukurannya sesuai dengan ukuran
rahim saat tidak hamil dan bisa
dimasukkan AKDR dan juga bisa dilakukan
untuk pencabutan AKDR. Model uterus ini
juga dilengkapi dengan model portio yang
bisa dijepit dengan tenakulum.

Model 3:
Model uterus yang terbuat dari bahan lilin
yang elastis sehingga memudahkan
pemasangan dan pencabutan AKDR
Phantom dengan bagian lengan atas yang
terbuat dari bahan lateks dan elastis
Model anatomi yang menyerupai tangan
manusia lengkap dengan lapisan kulit dan
di bawah lapisan tersebut terdapat selang
sehingga menyerupai pembuluh darah
vena
Model anatomi bayi prematur dan setiap
sendi pada bayi manekin dapat digerakkan
Model anatomi perenium yang dapat
digunakan untuk episiotomy
Model perineum yang memiliki beberapa
karakteristik laserasi tertentu (Grade 1 -4)

Standar
ruangan

Standar
perlengkapan

Ruang
periksa

Meja
penguji

Peralatan
1
2

Troli
Sarung

KEGUNAAN
yang lebih realistik
dibandingkan dengan
Model 3, yang sulit
dilakukan dengan
menggunakan Model 1

Model 3: hanya untuk


melakukan ketepatan
pemasangan AKDR

Untuk pemasangan dan


pencabutan implant
Untuk pemasangan infus

Untuk Kangaroo Mother


Care
Untuk episiotomi
Untuk penjahitan
laserasi Grade 1, 2, dan
3

Jum
lah

Denah

1
12
K
P

A
l
a
t

Tempat
tidur pasien

Standar
ruangan

Standar
perlengkapan

bidan

Fungsi:
ANC
PNC
Konseling
KB
KB:
suntik, pil

3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13

2.

Ruang
Tindakan
Fungsi :
INC
Gadar
maternal

Kursi
penguji
Meja
Kursi
peserta
Kursi PS
Wastafel/h
andscrub
Tempat
tidur
+perlak
Selimut
Bantal
Kalender
Jam
dinding
Tissue
Ballpoint,
pensil,
penghapus

Peralatan
tangan
bersih
3 Tempat
sampah
infeksi
4 Tempat
sampah non
infeksious
5 Safety box
6 Bengkok
7 Tensi meter
8 Stetoskop
9 Termometer
axila
14 Timbangan
BB
15 Pengukur
TB

ps
1
1

1
2

Troli
Sarung
tangan
bersih
Sarung
tangan
steril
Korentang
+
tempatnya
Tiang infus
Lampu
sorot
Tempat
sampah
infeksi
Tempat
sampah
non
infeksious
Tempat
sampah
tajam
Wadah
berisi
larutan
klorin 0,5
%
Bengkok
Tensi meter
Stetoskop
Termometer
axila

1
12
ps

Troli

Meja
penguji
2 Kursi
penguji
3 Meja
4 Kursi
peserta
5 Kursi PS
6 Wastafel/h
andscrub
7 Tempat
tidur
8 Selimut
9 Bantal
10 Jam
dinding
16 Tissue
17 Ballpoint,
pensil,
penghapus

3
4
5
6
7
8

9
10

11
10
11
12
3

Ruang

1 Meja penguji

Jum
lah

Denah

1
1
1
1
1
1
1
1

12
ps
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

A
l
a
t

Pe
ng
uji

TT Gadar

Standar
ruangan
periksa
dan
tindakan
Bayi,
balita

Standar
perlengkapan
2
3
4
5
6

Fungsi : 7
Neonatal 8
care
9
Gadar 10
neonatal 11

Kursi penguji
Meja
Kursi peserta
Kursi PS
Wastafel/hands
crub
Meja Bayi
Lampu sorot
Jam dinding
Tissue
Ballpoint,
pensil,
penghapus

Peralatan
2
3
4
5
6
7
8

9
10
11
12

Sarung
tangan
bersih
Sarung
tangan
steril
Korentang
+
tempatnya
Tempat
sampah
infeksi
Tempat
sampah non
infeksious
Tempat
sampah
tajam
Wadah
berisi
larutan
klorin 0,5 %
Bengkok
Stetoskop
Termometer
axila
Set
perlengkap
an bayi

Jum
lah

Denah

12
ps

12
ps
1

P
L

1
1
1
1
1
1
1
1

Pe
ng
uji

Alat
Meja
bayi