Anda di halaman 1dari 10

NAMA : DLURI UZLIFAH

NIM

: 14.11.105

TUGAS SISTEM BERKAS


1.

2.

Macam macam attribute pada berkas


Nama
: Merupakan satu-satunya informasi yang tetap dalam bentuk yang bias
dibaca oleh
manusia (human-readable form)
Type
: Dibutuhkan untuk system yang mendukung beberapa type berbeda
Lokasi
: Merupakan pointer ke device tersebut
Size
: Yaitu ukuran berkas pada saat itu, baik dalam type, huruf, ataupun
blok
Proteksi
: Adalah informasi mengenai control akses, missal siapa saja yang
boleh membaca, menulis, dan mengakses data
Waktu, tanggal, dan identifikasi pengguna. Informasi ini biasanya disimpan
untukpembuatan berkas, modifikasi terakhir yang dilakukan pada berkas, dan
penggunaan terakhir berkas.
Pengertian Sistem Berkas

Sistem adalah sekelompok elemen dan prosedur yang saling berhubungan dan saling bekerja
sama dalam pemcapaian suatu tujuan
Berkas adalah kumpulan informasi berkait yang diberi nama dan direkam pada penyimpanan
sekunder (secondary storage)
Sistem berkas adalah suatu system utnuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari
file tertentu dan organisasi file yang digunakan. Sistem berkas ini yang mengatur directory,
device access dan buffer.
3.

4.

Komponen Sistem Berkas


a. Disk management : Menjelaskna bagaimana seharunya menyusun blok-blok
dalam file
b. Naming : berguna untuk pemakai yang memungkinkan untuk menunjuk file
dengan penamaan yaitu dengan mengenali blok-blok disk
c. Protection : Suatu cara untuk memproteksi pemakai-pemakai dile dari pemakai
lain
d. Realibility : File-file yang sdiperlukan ada tersedia jika terjadi kerusakan sistem
Operasi apa yang dapat diterapkan dalam system berkas?
a. Membuat sebuah berkas
Ada dua cara dalam membuat berkas. Pertama, tempat baru di dalam system
berkas harus dialokasikan untuk berkas yang akan dibuat. Kedua, sebuah direktori
harus mempersiapkan tempat untuk berkas baru, kemudian direktori tersebut akan
mencata nama berkas dan lokasinya pada system berkas
b. Menulis nama pada sebuah berkas

5.

Untuk menulois pada berkas, kita menggunakan system call beserta nama berkas
yang akan ditulisi dan informasi apa yang akan ditulis pada berkas. Ketika diberi
nama berkas, system mencari directori untuk mendapatkan lokasi berkas. System
juga harus menyimpan penunjuk tulis pada berkas dimana penulisan berikut akan
ditempatkan. Penunjuk tulis harus diperbarui setiap terjadi penulisan pada berkas.
c. Membaca sebuah berkas
Untuk dapat membaca sebuah berkas, dapat menggunakan system call beserta
nama berkas di blok memori mana berkas berikutnya diletakkan. Direktori
mencari berkas yang akan dibaca dan system menyimpan penunjuk baca pada
berkas dimana pembacaan berikutnya akan terjadi. Ketika pembacaan dimulai,
penunjuk harus diperbaharuio. Sehingga secara umum, suatu berkas ketika sedang
dibaca atau ditulis, kebanyakan system hanya memmpunyai satu penunjuk, baca
dan tulis menggunakan penunjuk yang sama, hal ini mengehemat tempat dan
mengurangi kompleksitas system.
d. Menempatkan kembali sebuah berkas
Direktori yang bertugas untuk mencari berkas yang bersesuaian dan
mengembalikan lokasi berkas pada saat itu. Menempatkan berkas tidak perlu
melibatkan proses I/O. Operasi ini sering disebut pencarian berkas.
e. Menghapus sebuah berkas
Untuk menghapus berkas, perlu dicari berkas tersebut di dalam direktori. Setelah
ditemukan dapat dibebaskan tempat yang dipakai berkas tersebut, sehingga dapat
digunakan oleh berkas lain, dan menghapus tempatnya di direktori
f. Memendekkan berkas
Ada suatu keadaan dimana pengguna menginginkan atribut dari berkas tetap sama
tetapi ingin menghapus isi dari berkas tersebut. Fungsi ini mengijinkan semua
atribut tetap sama tetapi panjang berkas menjadi nol, hal ini lebih baik daripada
memaksa pengguna untuk menghapus berkas dan membuatnya lagi.
Operasi pada Direktori

Silberschatz, Galvin dan Gagne mengkategorikan operasi-operasi terhadap direktori sebagai


berikut:
Mencari berkas: Mencari lewat struktur directori untuk dapat menemukan entri untuk suatu
berkas tertentu, berkas-berkas dengan nama yang simbolik dan mirip, mengindikasikan
adanya keterkaitan diantara berkas-berkas tersebut.
Membuat berkas : Berkas-berkas baru perlu dibuat dan ditambahkan ke dalam direktori
Menghapus berkas : Saat suatu berkas tidak diperlukan lagi, berkas tersebut perlu dihapus
dari direktori
Menampilkan isi direktori ; Menmapilkan daftar berkas-berkas yang ada di direktori, dan
semua isi direktori dari berkas-berkas dalam daftar tersebut
Mengubah nama berkas : Nama berkas mencerminkan isi berkas terhadap pengguna. Oleh
karena itu, nama berkas harus dapat diubah ubah ketika isi dan kegunaannya sudah berubah

atau tidak sesuai lagi. Mengubah nama berkas memungkinkan posisinya berpindah dalam
struktur direktori
Akses Sistem berkas : Mengakses tiap direktori dan tiap berkas dalam struktur direktori .
Menyimpan juga dapat berarti menyalin seluruh berkas berkas ke pita magnetic. Teknik ini
membuat suatu cadangan salinan dari berkas tersebut jika terjadi kegagalan system atau jika
berkas itu tidak diperlukan lagi.
6.

FAT 32 & FAT 16, Mana yang akan kamu pilih? Sebutkan alasannya!

Saya akan memilih FAT 32, karena:

7.

8.

Sistem FAT 32 lebih baru dan merupakan perbaikan dari pendahulunya, yaitu FAT 16
Sistem FAT 32 dapat menyimpan lebih banyak file
Mampu mengembangkan harddisk lebih baik dari FAT 16
Sebutkan 4 Teknik Dasar Organisasi Berkas
a. Sequential File : Merupakan cara yang paling dasar untuk mengorganisasikan
kumpulan record-record
dalam sebuah berkas. Dalam organisasi berkas
sequential, pada waktu record ini dibuat, record-record direkam secara berurutan.
Contoh : Lagu yang ada dikaset.
b. Realtive File :
Suatu berkas yang mengidentifikasikan record dengan key yang diperlukan.
Record tidak perlu tersortir secara fisik menurut nilai key.
Organisasi berkas relatif paling sering digunakan dalam proses interaktif.
Tidak perlu mengakses record secara berurutan (consecutive).
Sebaiknya disimpan dalam Direct Access Storage Device (DASD) seperti
magnetic disk/drum.
Contoh : Lagu yang ada pada CD (Compact Disk)
c. Index Sequential File : Merupakan salah satu cara yang efektif untuk
mengorganisasi kumpulan record-record yang membutuhkan akses record secara
sequential maupun secara individu berdasarkan nilai key. Contoh : Mencari arti
kata dalam kamus
d. Multi-Key Files : Merupakan organisasi yang dapat mempunyai sebuah file yang
di akses dengan banyak cara. Contoh : Sistem perbankan yang memiliki banyak
pemakai.
Berikan pengertian dari :
a. Entitas
: Sekumpulan objek yang terbatas/ terdefinisikan yang
mempunyai karakteristik sama dan bias dibedakan dari lainnya. Objek dapat
berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian.
b. Attribut
: Deskripsi data yang bias mengidentifikasikan entitas.
Seluruh attribute harus cukup untuk menyatakan identitas objek atau dengan kata
lain kumpulan attribute dari setiap entitas dapat mengidentifikasikan keunikan
suatu individu.
c. Item Data
: Referensi nama dan himpunan karakteristik elemenelemen data yang menggambarkan suatu attribute, atau tempat menyimpan suatu
attribute dari sebuah entitas.

9.

10.

d. Item Data Elementer : Suatu nilai tunggal dengan satu penunjuk nama dan
deskripsi karakteristik seperti tipe (char, nomor, code) dan panjang karakter atau
digit.
e. Record
: Lokasi penyimpanan yang terbuat dari rangkaian field
yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan beberapa entitas
f. Berkas
: Kumpulan informasi berkait yang diberi nama dan
direkam pada tempat penyimpanan sekunder
Tipe Akses Pada Berkas
Read
: Membaca dari berkas
Write
: Menulis berkas
Execute
: Meload berkas ke dalam memori untuk dieksekusi
Append
: Menambahkan informasi ke dalam berkas di akhir berkas
Delete
: Menghapus berkas
List
: Mendaftar property dari sebuah berkas
Rename
: Mengganti ama sebuah berkas
Copy
: Menduplikasikan sebuah berkas
Edit
: Menduplikasikan sebuah berkas
Cara Mengatur Free Space

Vektor Bit
Blok yang kosong ditandai dengan angka 1 dan blok yang ada isinya ditandai dengan angka
0. Contoh: 0100100, ini berarti blok yang kosong adalah blok ke 1 dan 4.
Perhitungan nomor blok kosong pada vector bit ini adalah: (Jumlah bit per word)*(Jumlah
nilai-0 word)+offset dari bit pertama.
Kelemahan dari cara ini adalah pemetaan bit-nya membutuhkan ruang tambahan (blok
tersendiri).
Contohnya : Ukuran blok = 2^12byte, ukuran disk = 2^30 byte (1 gigabyte), ruang untuk
vector bit = 2^30/2^12 bit (atau 32Kbyte)
Dengan menggunakan vector bit bias terjadi kesalahan dimana bit[i]=1 pada memory dan bit
[i]=0 pada disk. Untuk mencegah terjadinya perbedaan ini, maka pada saat mengalokasian
suatu ruang kosong untuk suatu berkas dilakukan cara berikut:

11.

Set bit [i]=0 pada disk


Alokasikan blok [i]
Set bit [i]=0 pada memory
Langkah Langkah Back Up

Penjadwalan back up yang umum adalah sebagai berikut:

Hari 1: Salin ke tempat penyimpanan back up semua berkas dari disk, disebut sebuah full
back up
Hari 2: Salin ke tmpat penyimpanan lain semua berkas yang berubah sejak hari 1, disebut
incremental back up
Hari 3 : Salin ke tempat penyimpanan lain semua berkas yang berubah sejak hari 2
Hari N : Salin ke tempat penyimpanan lain semua berkas yang berubah sejak hari N-1, lalu
kembali ke hari 1
Keuntungan dari siklus back up ini adalah kita dapat menempatkan kembali semua berkas
mana pun yang tidak sengaja terhapus pada waktu siklus dengan menempatkannya dari back
up dari sebelumnya. Panjang dari siklus disetujui antara banyaknya tempat penyimpanan
back up yang diperlukan dan jumlah dari kebelakang dari penempatan kembali dapat
dilakukan
12.

Langkah langkah Back Up OS

Buka Aplikasi Klik start > Computer,Pilih drive C :(dimana terdapat sistem operasi
utama),lalu klik kanan, Pilih Properties > Tools, kemudian klik Backup Now. Tentukan
Lokasi Pilih Create A System Image.nantinya windows akan mencari lokasi dimana
backup image ini di tempatkan.Kamu bisa memilih apakah backup tersebut akan di
tempatkan di folder baru(harus di drive berbeda dengan C:) atau pilih agar ti burning ke
keping DVD.jika ingin di burning di DVD pastikan kapasitasnya mencukupi. Konfirmasi
Backup Setelah memilih lokasi tersebut,klik Next.maka Aplikasi akan mengkonfirmasi
sistem yang akan di backup sebelum ke langkah selanjutnya (beri tanda centang jika ingin
melakukan backup,dan hilangkan centang bila tidak).Klik Next,dan proses akan
berjalan.lamanya waktu backup tergantung dari kapasitas sistem di windows yang ada.
Buat CD Recovery Hasil Backup ini nantinya akan berupa file yang hanya bisa di jalankan
saat hendak melakukan recovery sistem operasi.Untuk menjalankan proses pemulihan
ini,kamu mesti membuat CD recovery yang akan membantu proses restore.Untuk itu,silahkan
kembali ke proses Backup And Restore.Pilih Create a system repair disc lalu masukan
keping CD/DVD kosong ke optical drive.Klik Next dan proses burn akan di mulai.
Konfirmasi lagi saat proses selesai,windows akan menampilkan jendela agar CD/DVD
recovery tersebut siap di gunakan saat proses pemulihan. Restore System Masukan
CD/DVD recovery yang telah di buat pada optical drive,lalu restar
komputer.Sebelumnya,posisikan boot agar di mulai dari CD/DVD-ROM yang bisa di atur
dari BIOS.Nantinya akan terbuka jendela System Recovery Option.Pilih Restore your
computer using a system image that you created.di lanjutkan dengan mengklik next. Selesai
Silahkan jelajah ke posisi di mana file tadi dibuat.secara otomatis,system yang ada akan
ditimpa dengan sistem operasi dari ile backup yang telah kita lakukan sebelumnya.Tunggu
hingga proses selesai dan sistem akan kembali ke kondisi sedia kala.

13.

Cara Mengamankan Berkas dari Virus


Gunakan antivirus yang selalu terupdate
Aktifkan firewall dan antispyware
Berhati-hati saat mendownload file
Waspada dengan email mencurigakan
Scan pada flashdisk atau harddisk eksternal dari computer lain
Back up data yang pentign dengan di buat file RAR atai ZIP

14.
Keunggulan Sistem Berkas dalam Windows dengan Sistem berkas Pada UNIX /
LINUX
Sistem Berkas pada Windows merupakan system berkas yang telah dikenal luas. Sistem
berkas ini tentunya lebih mudah dioperasikan dari pada system berkas UNIX atau
LINUXSistem berkasi ini memudahkan penggunanya dengan membuat struktur directori
yang sangat user-friendly. Para pengguna Windows tidak akan kesulitan menggunakan
system direktori yang telah dibuat oleh Mocrosoft. Windows menggunkan system driver
letter dalam mempresentasikan setiap partisi dari disk. Sistem operasi secara otomatis akan
terdapat dalam partisi pertama yang diberi label drive C. Sistem operasi Windows dibagi
menjadi dua keluarga besar, yaitu keluarga Windows 9x dan keluarga Windows NT (New
Technology)
Direktori yang secara otomatis dibuat dalam instalasi Windows adalah

Directori C:\Windows > Berisikan system dari Windows. Dalam direktori ini terdapat
pustaka-pustaka ayng diperlukan oleh Windowd, device driver, registry, dan programprogram esensial yang dibutuhkan oleh Windows agar berjalan dengan baik
Directori C:\Program Files > Berisikan semua program yang diinstal ke dalam system
operasi. Semua program yang diinstal akan menulis entry ke dalam registry agar
program tersebut dapat dijalankan dalam system Windows
Directori C:\My Documents > Berisikan semua dokumen yang dimiliki oleh
pengguna system

Sistem Berkas yang terdapat pada Windows adalah FAT 16 FAT 32 dan NTFS
15.

Primary Memory dan Main Memory

Primery Memory, adalah memori [ada computer yang merujuk pada RAM dan ROM,
sebagian besar alikasinya adalah pada RAM. Jenis memori ini diakses secara langsung dan
pertama kali oleh prosessor saat menlankan sebuah perintah.
Main Memory, adalah memori inti dalam suatu computer dan merupakan media penyimpanan
dalam bentuk array yang disusun word atau byte, kapasitas daya simpan dapat mencapai
jutaan susunan. Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Data yang disimpan
pada memory utama ini bersifat volatile, artinya data yang disimpan bersifat sementara dan
dipertahankan oleh sumber-sumber listrik , apabila sumber listrik dimatikan maka datanya

akan hilang. Memori utama digunakan sebagai media penyimpanan data yang berkaitan
dengan CPU atau perangkat I/O
16.

2 Jenis Penyimpanan Sekunder


Penyimpanan Berurutan (SASD)
Adalah suatu organisasi atau penyusunan data disuatu medium penyimpanan yang terdiri dari
satu catatan lain e urutan tertentu. Misalnya, catatan pegawai disusun dalam urutan nomor
pegawai. Bila system penyimpanannya beri=uruta yang digunakan, data --- pertama harus
diproses pertama, kedua di proses kedua, dan seterusnya sampai akhir file itu tercapai.
Sebagian media penyimpanan computer hanya dapat memproses data yang disusun secara
berurutan. Pita magnetic adalah contohnya
Penyimpanan Akses Langsung (DASD)
Adalah suatu cara mengorganisasikan data yang memungkinkan semua catatan ditulis dan
dibaca tanpa pencarian secara berurutan atau secara acak. Unit perangkat keras yang
memungkinkan hal ini disebut direct access storage device (DASD. DASD memiliki ini
mekasisme membaca dan menulis yang dapat diarahkan ke lokasi manapun dalam medium
penyimpanan. Walau beberapa teknologi DASD telah dibuat, yang paling popular adalah
piringan magnetic.
17.
Jenis Media Penyimpanan File & Jelaskan Pilih Yang terbaik
Floppy Disk (Disket) : Media penyimpanan data magnetic disk terbungkus
oleh plastic protektif tipis dank eras
Harddisk : Media utama penyimpanan berbagai data dan program computer.
Harddisk mampu menampung data dalam jumlah yang sangat besar dengan
kecepatan akses yang tinggi. Hardisk bersifat non-volatile.
Harddisk Eksternal : Media penyimpanan seperti hal-nya Flashdisk yang
menggunakan media penghubung USB. Ukurannya lebih tipis dari harddisk
computer, kapasitasnya sama besar seperti harddisk internal yang bias dipakai
dimana saja, baik computer ataupun laptop.
Flashsidk : Media penimpanan data dengan kapasitas penyimpanan cukup
besar, flashdisk dihubungkan pada computer melalui USB, akses datanya lebih
cepat daripada CD/DVD
MMC : Media penyimpanan yang banyak dipakai pada peralatan computer
dan lektronik, seperti kamera digital, laptop, atau handphone
Menurut saya, penyimpanan file yang terbaik adalah Flashdisk, karena Flashdisk bentuknya
portable dan bisa dibawa kemana saja serta harga-nya lebih murah. Perawatan Flashdisk juga
sangat mudah.
18.

Apa yang di ketahui tentang Organisasi Berkas?

Organisasi berkas ialah suatu teknik atau cara untuk menyatakan atau menggambarkan dan
menyimpan record-record dalam sebuah berkas
19.

3 Organisasi Berkas

ORGANISASI BERKAS SEQUENTIAL


Salah satu cara yang paling efektif untuk mengorganisasi kumpulan record yang
membutuhkan akses secara sekuensi maupun akses record secara individu berdasarkan nilai
key adalah organisasi berkas indeks sekuensial. Atau dapat disimpulkan bahwa berkas indeks
seluensial merupakan kombinasi dari berkas sekuensial dan berkas relative.
Contoh : Tabel Data Pribadi Mahasiswa
No
NIM
Nama
Jenis Kelamin
Alamat
ORGANISASI BERKAS SEQUENTIAL BERINDEX
Mirip dengan organisasi berkas sequential dimana rekaman disusun secara beruntun di dalam
file , hanya saja ada tambahan indeks yang digunakan untuk mencatat posisi atau alamat dari
suatu kunci rekaan di dalam file.
Contoh : Misalkan, data pertama yang dimasukkan adalah Budi, kedua Ani, dan ketiga
Aan, maka urutan berdasarkan nomor recordnya adalah :
1. Budi,
2. Ani,
3. Aan
ORGANISASI BERKAS LANGSUNG
Dengan organisasi berkas langsung, untuk menemukan suatu rekaman tidak melalui proses
pencarian, namun bias langsung menuju alamat yang di tempati rekaman. Pada awalnya,
untuk tujuan tersebut maka digunakan cara dengan menyimpan rekaman pada alamat yang
sama dengan nilai kunci rekaman tersebut.
Contoh : Rekaman dengan kunci 100 akan disimpan di alamat 100.
20.
Dalam Windows OS dilengkapi Defrag . Bagaimana Proses kerjanya?
Pertama, hapus file file yang sudah tidak dibutuhkan. Serta kosongkan Recycle Bin.
Ini akan mempercepat proses defrag dan meningkatkan performa komputer secara
keseluruhan.
Bersihkan history dan cache dari semua browser yang ada di PC kamu.
Gunakan Disk Cleanup yang ada pada Windows untuk menghapus file file yang
tidak diperlukan. Klik Start > Accessories > System Tools > Disk Cleanup.
Gunakan aplikasi disk check (Chkdsk) untuk memperbaiki disk error dan masalah
lainnya sebelum menjalankan defrag.
Buat backup system dengan membuat System Restore Point menggunakan Windows
System Tools sebelum menjalankan defrag. Klik Start > Accessories > System Tools >
System Restore.
Disable Windows pagefile. Klik Start > Control Panel > System > Advanced. Klik tab
Performance > Setting. Pada bagian Virtual memory, klik Change. Pilih NO untuk
pilihan paging file, klik Set.
21.
Sistem yang mudah terserang virus dalam windows OS
Sistem yang mudah terserang virus dalam windows OS adalah system 32, karena sebuah
folder yang sebagian besar berisi dile dengan format .dll File ini sangat penting karena
digunakan pada system operasi windows. Karena begitu pentingnya, file ini kemudian
menjadi incaran virus, dan apa bila ada file yang hilang maka akan berakibat fatal pada
computer. File .dll tidak dapat diperbaiki hanya bias dicipta.

22.

Apa Perbedaan Master File dan Transaction File

Master File
Pengertian Master File, adalah file atau objek yang harus ada di suatu enterprise (unit usaha
atau unit kegiatan) yang apabila tidak ada objek tersebut, maka unit usaha tersebut tidak akan
berjalan sebagaimana fungsinya.
a. Rreference Master File (Master File acuan) : Master File yang recordnya relatif statis,
jarang berubah nilainya. Misalnya file daftar gaji, file kode mata kuliah.
b. Dynamic Master File : Master File yang nilai dari record-recordnya sering berubah atau
sering dimutakhirkan (update) sebagai hasil dari suatu transaksi. Misalnya file nilai akhir
mata kuliah, yang setiap saat (semester) harus di up-date.
Transaction File
Pengertian Transaction File, adalah catatan-catatan mengenai transaksi yang terjadi di dalam
enterprise tersebut. Bisa jadi, transaction file adalah saling berelasinya atau berhubungnya
satu atau lebih master file, dan transaction file dapat digunakan untuk mengupdate master
file.
File trransaksi digunakan untuk merekam data hasil dari transaksi yang terjadi. Misalnya file
penjualan yang berisi data hasil transaksi penjualan.
23.

Pengertian DOS dan Fungsinya

Disk Operating System (DOS) adalah system operasi berbasis teks yang dikeluarkan
mocrosoft sebelum windows atau dapat dikatakan sebagai system operasi yang menggunakan
interface command line yang digunakan para pengguna computer pada decade tahun 1980an untuk fasilitas booting computer dan menjalanan beberapa aplikasi sowftware, missal WS
dan Lotus.
Fungsi dari DOS pada masa sekarang adalah untuk menyelesaikan beberapa troubleshooting
pada hardware computer. Walaupun bias juga dilakukan pada system operasi berbasis GUI.
DOS memiliki daftar perintah berbasis teks yang harus diketik di Console DOS atau lazim
disebut Command Prompt.
24.

Pengertian :
a. Direktori
: Adalah penamaan koleksi file dimana kita bias
mengelompokkan file-file tersebut. File direktori berisi data tentang file lain di
direktori. Direktori berisi nama file, jenis file, alamar di disk dimana dile disimpan
dan ukuran file saat ini
b. Driver
: Merupakan komponen perangkat lunak yang
mengijinkan sebuah perangkat keras. Sebagian besar perangkat keras, tidak akan

dapat berjalan atau sama sekali tidak dapat berjalan tanpa driver yang terinstal di
dalam system operasi
c. Ekstensi
: File merupakan salah satu dari metadata yang
menjelaskan informasi tentang file (data fisik dari suatu file). Ekstensi file ini sangat
penting karena berhubungan dengan registry yang menentukan dengan
software/aplikasi yang tepat untuk membuka file tersebut (dalam properties file
diberitahukan informasi Open With, yang memberitahukan aplikasi yang tepat utnuk
membuka file tersebut
d. Partisi
: Adalah proses pembagian ruang-ruang kosong pada
harddisk untuk memberikan File System pada ruang kosong yang terdapat pada
harddisk yang telah diberi File System tersebut, digunakan untuk menyimpan
berbagai macam data dan system operasi