Anda di halaman 1dari 13

1

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
ARTIKEL
RULE OF LAW

DISUSUN OLEH
NUGROHO AZIS WAHYU P

:
3161015

PROGRAM STUDI D - IV TEKNOLOGI LABORATORIUM


MEDIK
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL
SURAKARTA

2016

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas
segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada tim penulis sehingga dapat
menyelesaikan makalah ini yang berjudul: RULE OF LAW Penulis menyadari
bahwa didalam pembuatan artikel ini berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang
Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak untuk itu dalam
kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini.
Dalam penyusunan makalah ini penulis mengucapkan terima kasih atas
dorongan dan bantuan dari segala pihak sehingga makalah ini dapat terselesaikan
dengan baik. Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada :
1. Allah Swt. yang telah memberikan kesehatan kepada kita semua sehingga
makalah ini dapat terselesaikan
2. Ibu Diah Rahadiyani, SH selaku dosen mata kuliah Pendidikan
Kewarganegaraan
3. Kedua orang tua yang selalu memberikan motivasi
4. Rekan rekan mahasiswa D IV Teknologi Laboratorium Medik atas
saran dan masukan dalam penulisan makalah ini
5. Seluruh pihak yang membantu dalam penyusunan makalah ini yang tidak
dapat penulis sebutkan satu satu
Penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan artikel ini masih dari
jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Namun demikian,
penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki
sehingga dapat selesai dengan baik dan oleh karenanya, penulis dengan rendah
hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan, saran dan usul guna
penyempurnaan makalah ini.
Akhirnya penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi
seluruh pembaca.
Surakarta, 20 November 2016
Penulis

DAFTAR ISI
JUDUL
KATA PENGANTAR...................................................................................... i
DAFTAR ISI.................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang.................................................................................... 1

B.

Rumusan Masalah.............................................................................. 1

C.

Batasan Masalah................................................................................. 1

D.

Tujuan Penulisan................................................................................ 2

BAB II PEMBAHASAN
A.

Hak Asasi Manusia Dan Rule Of Law.............................................. 3

B.

Pengertian Rule Of Law..................................................................... 3

C.

Latar Belakang Rule Of Law............................................................. 4

D.

Fungsi Rule Of Law............................................................................ 4

E.

Dinamika Pelaksanaan Rule Of Law................................................ 5

BAB III PENUTUP


A. Kesimpulan............................................................................................... 7
B. Saran......................................................................................................... 7
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................... 9

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Hak merupakan unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia
yang dalam penerapannya berada pada ruang lingkup hak persamaan dan hak
kebebasan yang terkait dengan interaksinya antara individu atau dengan
instansi. Hak juga merupakan sesuatu yang harus diperoleh. Masalah HAM
adalah sesuatu hal yang sering kali dibicarakan dan dibahas terutama dalam
era reformasi ini. HAM lebih dijunjung tinggi dan lebih diperhatikan dalam
era reformasi dari pada era sebelum reformasi. Perlu diingat bahwa dalam hal
pemenuhan hak, kita hidup tidak sendiri dan kita hidup bersosialisasi dengan
orang
Dalam kehidupan sehari - hari hukum tidak lepas dari kita, mulai dari
nilai, tata krama, norma hingga hukum perundang - undangan dalam
peradilan. Sayangnya hukum di negara kita masih kurang dalam
penegakannya, terutama dikalangan pejabat bila dibandingkan dengan yang
ada pada golongan menengah ke bawah. Kenapa bisa begitu? karena hukum
di negara kita bisa dibeli dengan uang.

B. Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian Rule Of Law?
2. Bagaimana latar belakang Rule Of Law?
3. Apa fungsi Rule Of Law?
4. Bagaimana Permasalahan dan Penegakan HAM di Indonesia

5. Bagaimanakah dinamika pelaksanaan Rule Of Law?

C. Batasan Masalah
Agar masalah pembahasan tidak terlalu luas dan lebih terfokus pada
masalah dan tujuan dalam hal ini pembuatan makalah ini, maka dengan ini
penyusun membatasi masalah hanya pada ruang lingkup Rule Of Law.

D. Tujuan Penulisan
1.

Mengetahui tentang Rule Of Law

2.

Dapat mengetahui peran pentingnya Rule Of Law


dalam pembatasan kekuasaan pemerintah

3.

Dapat mengetahui proses terbentuknya Rule Of law


dalam penegakan hukum negara

BAB II
PEMBAHASAN
A. Hak Asasi Manusia dan Rule Of Law
Berbagai kasus Hak Asasi Manusia ( HAM ) di Republik yang telah 65
tahun merdeka ini ternyata masih marak di depan mata. Kasus Trisakti tahun
1998 yang belum tuntas hingga kini, kasus Lumpur lapindo yang
menyengsaran ribuan rakyar tak berdosa masi berlarut-larut, penyerobotan
lahan warga oleh aparat militer, perilaku brutal oleh aparat kepolisian yang
memasuki kampus UNAS tahun 2008, dan sederetan kasus lainnya,
menandakan masih sangat buruknya penegakan HAM di Indonsesia.
Iklim penegakan HAM dan Rule Of Law di Indonesia setidaknya
semakin baik dalam 10 tahun terakhir ( era reformasi ). Yang harus diingat
bahwa penegakan HAM dan Rule Of Law akan menjadi pekerjaan rumah
bagi setiap pemerintahan yang berkuasa.
Hak Asasi Manusia ( HAM ) dan permasalahanya merupakan topik tertua
dan aktual, yang selalu ada di setiap peradaban manusia. Penegakan HAM
masih terkendala dengan kesadaran dan kesungguhan para penguasa serta
pemahaman warga Negara akan hakikat HAM diberbagai Negara di dunia
termasuk di Indonesia.
Untuk mengawal penegkan HAM di Indonesia, diperlukan partisipasi
masyarakat, baik secara pribadi maupun secara institusi seperti Lembaga
Swadaya Masyarakat ( LSM ), Lembaga Pendidikan, Media dan Pers, dan
lembaga - lembaga lainnya. Hal ini dirasakan sangat efektif dalam
membangun opini secara meluas akan pelanggaran HAM yang terjadi
disekitar kita. Transparasi dan perjuangan tanpa henti dalam menegakan
HAM sepatutnya menjadi budaya bangsa.
3

B. Pengertian Rule Of Law


Rule Of Law adalah sebuah konsep hukum yang sesungguhnya lahir
dari sebuah bentuk protes terhadap sebuah kekuasaan yang absolute di sebuah
negara. Dalam rangka membatasi kekuasaan yang absolute tersebut maka
diperlukan pembatasan - pembatasan terhadap kekuasaan itu, sehingga
kekuasaan tersebut ditata agar tidak melanggar kepentingan asasi dari
masyarakat, dengan demikian masyarakat terhindar dari tindakan - tindakan
melawan hukum yang dilakukan oleh penguasa.
C. Latar belakang Rule Of Law
Rule of law adalah suatu doktrin hukum yang mulai muncul pada abad
ke - 19, bersamaan dengan kelahiran megara konstitusi dan demokrasi. Ia
lahir dengan sejalan tumbuh suburnya demokrasi dan meningkatnya peran
parlemen dalam penyelenggaraan negara dan sebagai reaksi terhadap negara
absolute yang berkembang sebelumnya. Rule of law adalah konsep tentang
common law yaitu seluruh aspek negara menjunjung tinggi supremasi hukum
yang dibangun diatas prinsip keadilan dan egalitarian.
Latar belakang kelahiran rule of law
1. Diawali dengan adanya gagasan untuk melakukan pembatasan kekuasaan
pemerintahan negara
2. Sarana yang dipilih untuk maksud tersebut yaitu demokrasi dan konstitusi
3. Perumusan yuridis dan demokrasi konstitusional adalah konsepsi negara
hukum
Di Indonesia, inti dari rule of law adalah jaminan adanya keadilan
bagi masyarakatnya. Khususnya keadilan sosial. Pembukaan UUD 1945
memuat prinsip - prinsip rule of law, yang pada hakikatnya merupakan
jaminan secara formal terhadap rasa keadilan bagi rakyat Indonesia.
D.

Fungsi Rule Of Law


Fungsi rule of law pada hakikatnya merupakan jaminan secara formal
terhadap rasa keadilan bagi rakyat Indonesia dan juga keadilan sosial,

sehingga diatur pada pembukaan UUD 1945, bersifat tetap dan instruktif bagi
penyelenggaraan negara. Dengan demikian, inti dari rule of law adalah
jaminan adanya keadilan bagi masyarakat, terutama keadilan sosial.
Penjabaran prinsip-prinsip rule of law secara formal termuat di dalam
pasal - pasal UUD 1945, yaitu :
1. Negara Indonesia adalah negara hukum ( pasal 1 ayat 3 )
2. Kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka untuk
menyelenggarakan peradilan guna menegakan hukum dan kadilan ( pasal
24 ayat 1 )
3. Segenap warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan
pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu
dengan tidak ada kecualinya ( pasal 27 ayat 1 )
4. Dalam bab X A tentang Hak Asasi Manusia, memuat 10 pasal, antara lain
bahwa setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan
kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di dipen hukum
( pasal 28D ayat 1 )
5. Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan
yang adil dan layak dalam hubungan kerja ( pasal 28D ayat 2 )
E.

Dinamika Pelaksanaan Rule Of Law


Pelaksanaan rule of law mengandung keinginan untuk terciptanya negara
hukum, yang membawa keadilan bagi seluruh rakyat. Penegakan rule of law
harus diartikan secara hakiki ( materiil ), yaitu dalam arti pelaksanaan dari
just law. Prinsip - prinsip rule of law secara hakiki ( materiil ), sangat erat
kaitannya dengan the enforcement of the rules of law dalam
penyelenggaraan pemerintahan terutama dalam hal penegakan hukum dan
implementasi prinsip - prinsip rule of law.
Rule of law juga merupakan legalisme, suatu aliran pemikiran hukum
yang di dalamnya terkandung wawasan sosial, gagasan tentang hubungan
antar manusia, masyarakat, dan negara, yang dengan demikian memuat nilai nilai tertentu dan memiliki struktur sosiologisnya sendiri. Legalisme tersebut
mengandung gagasan bahwa keadilan dapat melayani melalui pembuatan

sistem peraturan dan prosedur yang sengaja bersifat objektif, tidak memihak,
tidak personal, dan otonom. Secara kuantitatif, peraturan perundang undangan yang terkait dengan rule of law telah banyak dihasilkan di negara
kita, namun implementasi atau penegakannya belum mancapai hasil yang
optimal, sehingga rasa keadilan sebagai perwujudan pelaksanaan rule of law
belum dirasakan sebagian besar masyarakat. Hal - hal yang mengemuka
untuk dipertanyakan antara lain adalah bagaimana komitmen pemerintah
untuk melaksanakan prinsip - prinsip rule of law.
Proses penegakan hukum di Indonesia dilakukan oleh lembaga penegak
hukum yang terdiri dari :
1. Kepolsian
2. Kejaksaan
3. Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK )
4. Badan Peradilan :
a. Mahkamah Agung
b. Mahkamah Konstitusi
c. Pengadilan Negeri
d. Pengadilan Tinggi

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Rule Of Law adalah sebuah konsep hukum yang sesungguhnya lahir dari
sebuah bentuk protes terhadap sebuah kekuasaan yang absolute di sebuah
negara.
Dalam rangka membatasi kekuasaan yang absolute tersebut maka
diperlukan pembatasan - pembatasan terhadap kekuasaan itu, sehingga
kekuasaan tersebut ditata agar tidak melanggar kepentingan asasi dari
masyarakat, dengan demikian masyarakat terhindar dari tindakan - tindakan
melawan hukum yang dilakukan oleh penguasa.
Fungsi rule of law pada hakikatnya merupakan jaminan secara formal
terhadap rasa keadilan bagi rakyat Indonesia dan juga keadilan sosial,
sehingga diatur pada pembukaan UUD 1945, bersifat tetap dan instruktif bagi
penyelenggaraan negara. Dengan demikian, inti dari rule of law adalah
jaminan adanya keadilan bagi masyarakat, terutama keadilan sosial.
Pelaksanaan rule of law mengandung keinginan untuk terciptanya negara
hukum, yang membawa keadilan bagi seluruh rakyat. Penegakan rule of law
harus diartikan secara hakiki ( materiil ), yaitu dalam arti pelaksanaan dari
just law. Prinsip - prinsip rule of law secara hakiki ( materiil ), sangat erat
kaitannya dengan the enforcement of the rules of law dalam
penyelenggaraan pemerintahan terutama dalam hal penegakan hukum dan
implementasi prinsip - prinsip rule of law.
B. Saran
Sebagai makhluk sosial kita harus mampu mempertahankan dan
memperjuangkan HAM kita sendiri. Di samping itu kita juga harus bisa
menghormati dan menjaga HAM orang lain jangan sampai kita melakukan
pelanggaran HAM. Dan Jangan sampai pula HAM kita dilanggar dan dinjak injak oleh orang lain.
Salah satu cara untuk melindungi HAM adalah dengan adanya rule of
law untuk membatasi kekuasaan agar tidak sewenang wenang. Dengan

adanya rule of law diharapkan adanya jaminan keadilan sosial bagi seluruh
rakyat baik dalam bidang hukum, ekonomi dan lain sebagainya.

DAFTAR PUSTAKA
1. https://www.scribd.com/doc/54517404/makalah-HAM-dan-Rule-of-law
(diakses pada 20 November 2016 pukul 18.29 WIB)