Anda di halaman 1dari 1

jauh ia melambai,,,

mengisyaratkan sebuah kata yang sedikitpun tak ku mengerti..


ia selalu berdiri di sana..
tetap pada posisi yang sama,,
yang seolah enggan untuk bergeser..
keluh yang tak pernah terdengar
terkadang dengan suara yang sedikit terisak
iya menyampaikan untaian dengan 1000 makna
iya berharap,, akan ada sesuatu yang menjadi kebahagiaanku
sesekali ia tertatih
mendekat ke arahku..
menyampaikan cinta yang seakan telah terpendam lama
mendekapku hangat
membisikkan kata yang sukses membuatku merasakan 2 hal
yang berbeda
tersenyum juga sedikit mengeluarkan tetesan bening dari kedua
mataku
aku ingin ia selalu ada..
menyaksikan dari setiap fase perubahan.Q
meski ia tk lagi di dekat.Q..
ia tetap di sana,,
bermandi peluh,,
mengumpulkan setiap puing materi yang berserakan
demi putri kecilnya yang tak pernah merasa cukup..
ia sudah sangat mengerti,,
namun, tak pernah ada penolakan
tak ada kata kasar
tk ada kerutan kening jika tak setuju
seolah sangat mengerti dengan keadaan ku
yang terkadang tak jelas
pantaskah ia menerima penghianatanku ?
jiwanya terlalu tulus untuk itu