Anda di halaman 1dari 5

PERENCANAAN PLTS

Dalam merencanakan pembangunan PLTS terlebih dahulu diperhitungkan


beban dari PLTS sehingga kita dapat menghitung kapasitas listrik tenaga surya
yang akan dibangun. Berikut ini merupakan contoh perhitungan beban pada
perumahan tipe 36 sebanyak 10 unit rumah.
Asumsi Rencana Pembebanan

HYPERLINK

"http://1.bp.blogspot.com/-Xi2UmZDhMgg/U407g-

4jh1I/AAAAAAAAAHQ/6ZD9xzN0AHI/s1600/Picture4.png"

HYPERLINK "http://4.bp.blogspot.com/-LhgDOE3YvUs/U40oENh6vI/AAAAAAAAAHA/ihxoTNonKZw/s1600/Picture2.png"
Asumsi rugi-rugi (losses) pada sistem dianggap sebesar 15%, karena keseluruhan
komponen sistem yang digunakan masih baru (Mark Hankins, 1991: 68).
Total energi sistem yang disyaratkan adalah sebesar :
ET

= EA + rugi-rugi system
= EA + (15% x EA)
= 51860 WH + (15% x51860WH)
= 59639 WH

Jadi total energi sistem yang disyaratkan sebesar 59639 WH


ET : Energi total termasuk rugi-rugi yang diperhitungkan
EA : Energi total tanpa rugi-rugi
Perhitungan
Kapasitas

Daya

Modul Surya
Kapasitas daya
modul sel surya dapat
diperhitungkan dengan
memperhatikan
beberapa faktor, yaitu
kebutuhan
sistem

energi
yang

INSOLASI
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

BULAN
MATAHARI
JANUARI
3.91
FEBRUARI
4.03
MARET
4.48
APRIL
4.62
MEI
4.37
JUNI
4.17
JULI
4.44
AGUSTUS
4.48
SEPTEMBER
5.05
OKTOBER
4.85
NOVEMBER
4.43
DESEMBER
4.21
rata-rata
4.42

disyaratkan, insolasi matahari, dan faktor penyesuaian (adjustment factor).


Kebutuhan energi sistem hasil perhitungan, yaitu sebesar 59639 WH. Insolasi
matahari bulanan yang terendah adalah pada bulan Januari yaitu 3,91 (sumber
BMG, BPPT). Diambil data insolasi matahari yang terendah agar PLTS dapat
memenuhi kebutuhan beban setiap saat. Berikut merupakan tabel insolasi
matahari untuk daerah Jakarta dalam kurun waktu satu tahun.
Tabel Insolasi Matahari

Faktor penyesuaian pada kebanyakan instalasi PLTS adalah 1,1 (Mark


Hankins, 1991 Small Solar Electric System for Africa page 68). Kapasitas daya
modul surya yang dihasilkan adalah:
Kapasitas Daya Modul Surya = ( ET / insolasi matahari ) x faktor penyesuaian
= ( 59639 / 3.91 ) x 1.1
= 16702.27 16800 WP
Besarnya kapasitas daya modul surya 16800 watt peak.

Perhitungan Kapasitas Battery


Satuan energi (dalam WH) dikonversikan menjadi Ah yang sesuai dengan
satuan kapasitas baterai sebagai berikut:
AH

= ET/Vs

= 59639 Wh / 120v
= 621,25 AH = 622 AH
AH : kapasitas AH yang dibutuhkan
ET : Energi total termasuk rugi-rugi

Hari otonomi yang ditentukan adalah satu hari, jadi baterai hanya
menyimpan energi dan menyalurkannya pada hari itu juga. Besarnya deep of
discharge (DOD) pada baterai adalah 80% (Mark Hankins, 1991: 68).
Kapasitas baterai yang dibutuhkan adalah:
Cb

= (AH x d) / DOD
= (622x 1) / 0.8
= 777,5 AH

Cb : kapasitas batrei
AH : kapasitas AH yang dibutuhkan
d : day (hari)
Perhitungan Kapasitas Battery Charge Regulator (BCR)
Beban pada sistem PLTS mengambil energi dari BCR. Kapasitas arus yang
mengalir pada BCR dapat ditentukan dengan mengetahui beban maksimal yang
terpasang. Beban maksimal yang terjadi pada sore hari adalah 4750 watt pukul
17.00 . Dengan beban maksimal tegangan sistem adalah 120 volt maka kapasitas
arus yang mengalir di BCR:
I maks

= P maks / Vs

= 4750 W / 120V
= 40 A
Jadi kapasitas BCR yang digunakan harus lebih besar dari 40 A.
Perhitungan Kapasitas Inverter
Spesifikasi inverter harus sesuai dengan Battery Charge Regulator (BCR) yang
digunakan. Berdasarkan tegangan sistem dan perhitungan BCR, maka tegangan
masuk (input) dari inverter 120 V DC. Tegangan keluaran (output) dari inverter
yang tersambung ke beban adalah 220 V AC. Arus yang mengalir melewati
inverter

juga

harus

sesuai

dengan

arus

yang melalui

BCR.

Berdasarkan

perhitungan kapasitas BCR, arus maksimal yang dapat melewati BCR sebesar 5
kW.
Kapasitas PLTS Terpasang
A. Modul Surya
Modul photovoltaik yang akan digunakan mempunyai spesifikasi sebagai
berikut:
Kapasitas Daya

: 100 WP

Arus Maksimum

: 6 Ampere

Tegangan maksimum

: 16,5 Volt

Karena kapasitas daya modul surya dibutuhkan 16800 W dan kapasitas


daya 1 unit photovoltaik 100 WP dapat dibuat persamaan:
m

= kapasitas daya / kapasitas per unit


= 16800 / 100
= 168 unit.

Modul surya terdiri dari 168 modul PV yang dihubungkan secara seri dan
paralel, 12 modul dipasang secara seri, kemudian 14 kelompok seri dipasang
dipasang secara paralel. Array PV mempunyai Im = 84 A dan Vm = 198 V
yang setara dengan daya keluaran (Pm) 16632 watt.
B. Baterai
Kapasitas baterai yang digunakan adalah 200 AH dengan tegangan 12V.
Karena tegangan sistem yang digunakan adalah 120V, dan kapasitas baterai
777,5 AH maka baterai sebanyak 14 buah baterai, 10 buah dipasang secara
seri dan 4 kelompok seri di paralelkan.
C. Battery Charge Regulator
Battery Charge Regulator (BCR) mempunyai dua fungsi utama. Fungsi
utama sebagai titik pusat sambungan ke beban, modul sel surya dan beterai.
Fungsi yang kedua adalah sebagai pengatur system agar penggunaan
listriknya aman dan efektif, sehingga semua komponen-komponen system
aman dari bahaya perubahan level tegangan. BCR yang digunakan adalah
BCR dengan kapasitas arus 40 A