Anda di halaman 1dari 3

REVIEWJURNAL

INTERNETBANKINGACCEPTANCEINMALAYSIABASEDONTHE
THEORYOFREASONEDACTION
(MdNor,AbuShanab,Person)
TeoriReasonedActionawalnyadiperkenalkanpadabidangPsikologisosialyang
telahbanyakdigunakanuntukmenjelaskanperilakuindividu.Teoriinimenyimpulkan
bahwaperilakuindividudipengaruhiolehsikapmerkadannormayangsubjektif.Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi tujuan
individuuntukmenggunakanteknologiberdasarkanteoritersebut.Penelitimenggunakan
internetbankingsbeagaiteknologidanyangmenjaditargetadalahpelajarMalaysiauntuk
dijadikan sampling. Sebuah analisis yang menajdikomponen utama digunakan untuk
memvalidasikonstrukdanregresiyangdigunakanuntukmenganalisisdata.Hasilyang
diperolehmendukungproporsiteorisebagainiatperilakuindividuuntukmenggunakan
internet banking dipengaruhi olehs ikap mereka dan norma subjektif. Berdasarkan
temuandanimplikasiteoritisdanpraktisyangditawarkan.
Diperkenalkan sebagai bidang psikologi sosial, telah banyak digunakan dan
menjelaskanperilakuindividu.TRAmerupakanhipotesistentangperilakuyangdapat
memprediksi tujuan individu untuk terlibat dalam perilaku tertentu. Tujuannya pada
gilirannyadiprediksiolehduafaktoryangpertamayaitusikapindividuterhadaphasil
perilakusertayangkeduaadalahnormasubjektif
Sikap merupakan cerminan dari perilaku untuk mengevaluasi individu atau
perasaan umum menuju perilaku yang diinginkan. Hal ini menunjukkan evaluasi positif
atau negative individu tentang melakukan perilaku. Sikap terhadap perilaku adalah hasil
dari keyakinan tentang perilaku dan evaluasi individu yang dihasilkan dari perilaku itu
sendiri. Teori ini menyimpulkan bahwa niat untuk melakukan suatu perilaku akan lebih
tinggi ketika individu memiliki evaluasi positif dari melakukannya.
Norma subjektif merujuk pada tekanan sosial yang dirasakan individu untuk
melakukan atau tidak melakukan perilaku sasaran. Norma subjektif adalah gabungan dari
keyakinan normative tentang perilaku yang menjadi sasaran. Norma subjektif merupakan
gabungan dari keyakinan normative tentang perilaku tertentu dan motivasi individu untuk
memathui hal yang relevan. Keyakinan normative menunjukkan persepsi seseorang

tentang pengaruh pendapat di antara kelompok referensi sementara motivasi untuk


mematuhi serta menunjukkan sejauh mana individu ingin memenuhi keinginan yang lain.
teroi ini menunjukkan bahwa orang sering bertindak berdasarkan persepsi mereka tentang
apa yang orang lain fikirkan, dan niat mereka untuk mengadopsi perilaku yang berpotensi
dipengaruhi oleh orang-orang dekat dengan mereka.
TRA telah banyak diterapkan dalam berbagai pengaturan penelitian dari
memprediksi berbagai pengetahuan serta untuk memprediksi penggunaan lainnya
dikalangan berpenghasilan rendah. Teori ini juga telah digunakan di bidang sistem
informasi. Tujuan dari penelitian adalah untuk menentukan faktor-faktor yang
mempengaruhi niat individu untuk menggunakan teknologi berdasarkan teori tindakan
beralasan. Peneliti menggunakan internet banking sebagai teknologi serta pelajar
Malaysia sebagai target untuk pengambilan sample. Seperti yang diusulkan dalam teori
tindakan beralasan. Hipotesis yang diambil merupakan sikap terhadap internet banking
dan norma subjektif. Berdasarkan teori tindakan beralasan seperti yang ditujukandalam
model penelitian di atas, dua hipotesi yang diajukan adalah sebagai berikut:
Hipotesis 1: Sikap terhadap internet banking positif mempengaruhi niat untuk
menggunakan teknologi.
Hipotesis 2: norma subyektif positif mempengaruhi niat untuk menggunakan internet
banking.
Mahasiswa bisnis dan MBA diempat peguruan tinggi negeri di Malaysia Barat
adalah subjek untuk penelitian ini. Peneliti menggunakan kuesioner sebagai metode
pengumpulan data. Semua item dimaksudkan untukmengukur variabel dalam penelitian
ini yaitu sikap norma subjektif dan niat yang diadopsi dari instrument sebelumnya dan
divalidasi (Talor dan Todd, 1995). Data dikumpulkan dengan bantuan dosen yang
membagikan kuesioner kepada siswa dikelas mereka. Analisis faktor dilakukan untuk
menilai validitas dan regresi yang digunakan untuk menganalisis data

Kesimpulan
Dalam studi ini, kami telah berusaha untuk secara empiris
menguji model penelitian didasarkan pada teori tindakan beralasan
menggunakan internet banking sebagai target teknologi. Seperti yang

diharapkan, hasil telah mendukung proposisi teori bahwa niat perilaku


individu untuk menggunakan internet banking dipengaruhi oleh sikap
mereka dan norma subjektif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan
dan kemampuan teori tindakan beralasan.
Hasil penelitian ini memiliki beberapa implikasi praktis. Sebuah
hubungan positif yang signifikan antara sikap dan niat perilaku
menunjukkan bahwa sikap positif tentang internet banking dapat
mempengaruhi individu untuk menggunakan internet banking. Bank
dapat menciptakan sikap positif antara pelanggan terhadap internet
banking

dengan

mempromosikan

kegunaannya,

kemudahan

penggunaan, kompatibilitas untuk nilai mereka, dan gambar (Md Nor


dan Pearson, 2006).
Konsisten dengan temuan dalam studi empiris lainnya (misalnya,
Harrison et al, 1997;. Karahanna et al, 1999;. Limayem et al, 2002;..
Rimenschneider

et

al,

2002),

temuan

menunjukkan

pentingnya

tekanan sosial dalam yang mempengaruhi 'perilaku terhadap niat


untuk

menggunakan

internet

banking.

Bank

mungkin

ingin

mengeksplorasi kegiatan promosi untuk mempromosikan teknologi. Md


Nor dan Pearson (2006) dalam penelitian mereka pada penerimaan
internet banking telah menemukan bahwa teman-teman, keluarga, dan
teman sebaya memiliki pengaruh positif pada individu untuk menerima
teknologi. Dengan demikian, kegiatan promosi seperti iklan dan
rujukan rencana harus menargetkan kelompok-kelompok ini.
Sebagai kesimpulan, penelitian ini telah mendukung generalisasi
dari teori tindakan beralasan dalam memprediksi niat perilaku individu
untuk menggunakan teknologi. Kami telah secara empiris menguji
model penelitian didasarkan pada teori ini di Malaysia sebagai
kerangka sampling dan internet banking sebagai teknologi sasaran.
Kedua hipotesis seperti yang disarankan oleh teori dalam penelitian ini
juga didukung. implikasi praktis dibahas dan saran yang diajukan
dapat digunakan oleh bank untuk mendorong pelanggan perbankan
untuk mengadopsi internet banking.