Anda di halaman 1dari 4

Indikasiamputasiadalah3D

dead (dying), penyakit pembuluh darah perifer bertanggung jawab terhadap


hampir90%dariseluruhamputasi.Penyebablainnyaadalahtraumaparah,luka
bakar,danfrostbite.

dangerous,penyakityangtergolongberbahayaadalahtumorganas,sepsisyang
potensiallethaldancrushinjury.Padacrushinjurypelepasantorniquetatau
penekananlainakanberakibatpadakegagalanginjal(crushsyndrome).

damn nulsance, ada keadaan dimana mempertahankan anggota gerak dapat


lebih buruk daripada tidak mempunyai anggota gerak sama sekali. Hal ini
mungkindapatdisebabkanolehnyeri,malformasiberat,sepsisberulangatau
kehilangan fungsi yang berat. Kombinasi antara deformitaas dan kehilangan
sensasikhususnyamerupakanmasalahyangberatdanpadaalatgerakbawah
cenderunguntukmenyebabkanulserasikarenatekanan.

Amputasi merupakan pemotongan sebagian anggota tubuh manusia dengan alasan


medis.Kadangamputasidilakukanpadawaktupasienmasihhidup,danadakalanya
dilakukansetelahpasienmeninggaldunia.DalamperspektifhukumIslam,amputasi
diharamkanjikadilakukanpadasaatyangbersangkutansudahmeninggaldunia.Hal
inikarenaadaunsurmenyakitimayit(hal125).Sementarajikadalamkondisidarurat,
sepertiadaorangyangmeninggaldaniatelahmenelanbarangberhargamilikorang
lain. Maka dalam konsisi seperti itu, mayit boleh dibedah, bahkan wajib dibedah
apabilapemiliknyatidakmerelakanbarangitu.Ataukasusoranghamilmeninggal
dunia,sedangkanbayinyamasihhidup,makawajibhukumnyamembedahmayitibu
tersebutdemimenyelamatkansangbayi.
TetapipadaprinsipnyahukumIslammempertimbangkanmaslahah,dengantujuan
(1)menjagaagama(hifzhaddin);
(2)menjagajiwa(hifzhannafs);
(3)menjagaakal(hifzhalaql);
(4)menjagaketurunan(hifzhannasl);
(5)menjagaharta(hifzhalmal)..
Selama tidak bertentangan dengan tujuan itu, Islam memperbolehkan hal apapun.
Islamhadirsebagairahmat,bukanuntukmempersulitumatnya.Perintahdanlarangan

dalam Islam bukan dimaksudkan mempersulit, tetapi itu semua demi kemaslahan
bersama dalam kehidupan. Oleh karena itu, selama demi kemaslahatan, dalam
persoalan medis pun, hal apapun bisa dilakukan demi menyelamatkan nyawa
seseorang.
amputasiitukalotidaksalahsepertimemotongkakiyangterkenapenyakit
yach..?
yanganaketahuijikaseseorangterserangsuatupenyakitkemudianmengharuskan
diamputasi(potong)makayangdemikiandibenarkanolehagamaini..karenakalau
tidakdiamputasipenyakitnyabisamenyebarlebihluaskeanggotatubuhyanglain..
bahkan kalo tidak diamputasi bisa dikategorikan menjerumuskan diri pada
kehancurandaninidilarangolehagama..
sebabagamakitamengajarkanpadakitauntukberusahadantidakhanyapasrah..?
seorangulamabesardikalangantabiinjugaadayangdiamputasi,beliauadalahUrwah
AzZubair..
jadikesimpulannyaamputasiitudibenarkandalamsyari'atIslam,karenakita
diperintahkanuntukberusahadalamsetiapkeadaandanbukanhanyapasrahpada
nasib..ataudengankatalainkitatidakbolehputusasadarirahmatAllahyangbegitu
besar..
Wallahua'lamubisshowab...
SuratAlMa'idahAyat38
Lakilakiyangmencuridanperempuanyangmencuri,potonglahtangankeduanya
(sebagai)pembalasanbagiapayangmerekakerjakandansebagaisiksaandariAllah.
DanAllahMahaPerkasalagiMahaBijaksana.QSAlMaidah38
DidalamtafsiralQurthubi,alHakimatTirmidzididalamkitabNawadiralUshul
bahwabeliausawbersabda,Potonglahkukukukukaliandankuburkanlahpotongan
potongankukukalian
Didalam penjelasannya tentang penguburan potonganpotongan kuku itu, dia
mengatakanbahwajasadseorangmukminmemilikikehormatanmakaapasajayang
terlepasdarinyaiaharustetapdijagakehormatannyadansebaiknyaiadikuburkan

sebagaimanaapabilaorangitumeninggaldunia.Danapabilasebagiannyatelahmati
makaiapunjugaharusdihormatidengandikuburkanagartidakterceraiberaidan
janganlahdibuangkeapiatauketempatsampah.(alJamiLiAhkamilQuranjuzII
hal102)
apakahpotonganpotongantubuhyangdiamputasiatauterlepasituharusdperlakukan
sebagaimana tubuh manusia yang meninggal yaitu dimandikan dan dishalatkan
sebelumdikuburkan?
Dalam peramasalahan ini, Imam Nawawi mengatakan bahwa al Mutawalli telah
menukil adanya kesepakatan bahwa ia tidak perlu dimandikan dan tidak juga
dishalatkan.Diamengatakan,Tidakadaperbedaan(dikalanganparaulama)bahwa
tanganyangterpotongdikarenakanmencuriatauqishashtidaklahperludimandikan
dan tidak juga dishalatkan akan tetapi cukup dibungkus dengan sehelai kain lalu
dikuburkan.Demikianpulaterhadapkukukukuyangdipotongdanrambutrambut
yangdicukurdariseorangmanusiayangmasihhidupmakatidakperludishalatkan
akantetapidianjurkanuntukdikuburkan.
Dia juga mengatakan,Penguburan tidaklah dikhususkan untuk bagian tubuh dari
orang yang sudah diketahui kematiannya akan tetapi juga dari orang yang masih
hidup,seperti:satubagiantubuhtertentu,rambut,kukuataupunyanglainnyamaka
dianjurkanuntukdikuburkan.Dalamhalinitermaskjugaalaqoh(segumpaldarah)
atau mudhghoh (segumpal daging) yang keluar dari rahim wanita yang hamil
(keguguran)ataudarahyangkeluarkarenaadanyapendarahandaritubuhmanusia
hendaklahdikuburkan.(alMajmujuzVhal254)
Peran dokter muslim dalam kasus ini adalah seorang dokter harus menjalankan
tugasnya sebagai seorang dokter secara profesional, melakukan tindakantindakan
sesuaiindikasidanbertujuanuntukmenyelamatkanpasien,denganmelihatdarisudut
pandang islam apakah tindakantindakan yang akan dilakukan dibolehkan dalam
islamataubahkandilarangolehIslam.Dalamkasusamputasi,amputasidibolehkan
dalamislamuntukmenjagajiwa(hifzhannas).Kemudianseorangdoktermuslimjuga
harus mengetahui mengenai tatacara alokasi organ tubuh manusia dengan
menguburnyasebagaimanaajaranislam.


Edukasi dan inform consent sangat penting diberikan kepada pasien ini. Karena
amputasi adalah menghilangkan organ pasien yang menyebabkan perubahan fisik
hinggamasadepanpasienkarenadapatmenurunkanproduktivitas.Amputasijuga
dapat menimbulkan masalah psikologis bagi pasien maupun keluarga. Edukasi
dilakukanbaiksebelumdansetelahamputasi.Dijelaskanbahwatindakanamputasi
merupakanpilihanterbaikuntukpasiendanjikatidakdilakukan,akanmemperburuk
keadaan. Dokter juga harus menunjukkan empati baik itu dengan gestur maupun
perkataan.Kemudianpasiendiajakuntuktetapbersabardanmenerimakenyataan.
Allah menyuruh hambanya untuk bersabar, salah satunya adalah bersabar dalam
menghadapimusibah.
Dalam surah Al-baqarah ayat 286:

yang artinya Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai


dengan kemampuannya. Allah yang menciptakan kita, memiliki kita, Allah
sangat tahu kemampuan kita, jadi tidak akan mungkin Allah memberikan ujian
di luar batas kemampuan kita.
Adapun pahala orang-orang yang bersabar yaitu surga dan pakaian
sutra. Sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah dalam QS Al insan:

dan dia memberikan balasan kepada mereka karena kesabaran


mereka, dengan surga dan pakaian sutra
Pasienjugaharusdimotivasiuntuktetapsemangat,baikitusemangatdalamberobat
untukkesembuhanpenyakitpasiendanbekasamputasi,jugasemangatuntuktetap
kuatdalammenjalanihidup.