Anda di halaman 1dari 20

Momen Lentur (Bending Moment)

Elvira, PhD.

Momen Lentur
Tujuan Instruksional:
1. Bisa menghitung momen inersia penampang.
2. Bisa menghitung/menggambar diagram tegangan normal
akibat momen lentur (AML).
3. Bisa menghitung/menggambar diagram regangan normal
AML.
4. Bisa menghitung kapasitas momen lentur suatu penampang.
5. Bisa menghitung tegangan/regangan AML pada penampang
komposit.
6. Bisa menghitung jari-jari kelengkungan pada batang AML.
7. Penampang yang digunakan: persegi empat, berbentuk T
dan I

Momen Lentur
Contoh:

Momen di titik C dan D adalah:

M C M D 320,3

Bidang Momen

(-)

(+)

Bidang Gaya Lintang


(-)

Bending
and Shear

Pure
Bending

Bending
and Shear
4

Perilaku Bahan Akibat Lentur

Karena momen batang


menjadi melengkung

Karena batang berdeformasi:


Serat atas memendek
Serat bawah memanjang
5

Gaya horisontal

dA 0

Momen terhadap sumbu y:

Momen terhadap sumbu z:

M y x dA

dA 0
(1)
6

Panjang DE adalah L:

L
Panjang JK adalah L:

L' y
Adalah jari-jari kelengkungan
7

Sebelum balok berdeformasi L=L,


setelah berdeformasi perubahan
panjang pada serat JK adalah:

L' L
Atau:

y y
Regangan pada serat JK
menjadi:

Regangan maksimum terjadi pada


y=c, jadi regangan maksimum:

Jadi, regangan pada


sembarang titik berjarak y dari
garis netral adalah:

y
m
c

(2)

Hubungan tegangan regangan adalah:

x E x
Dimana: E adalah modulus elastisitas

Kalikan ruas kiri dan kanan dari Pers. (2) dengan E, didapat:

E x

y
E m
c

E x

y
m
c

atau

Jadi:

y
m
c

(3)
10

Tulis ulang Pers. (1)

M y x dA

(1)

Substitusikan Pers. (3) ke Pers. (1) didapat:

y

M y m dA
c

dA

I y 2 dA

Dimana: I adalah momen inersia penampang


atau:

Mc
I

11

atau:

m
S

M
S

S adalah modulus elastik penampang

I
c

Untuk balok persegi:


y
h

1
I
bh 3 dan
12

bh 3

I
12
1 bh 2
S
c
h/2
6

Tegangan pada serat sejarak y dari garis netral adalah:

My
I
12

Contoh1:
Sebuah balok kayu berbentuk persegi dengan ukuran 20x60 mm
diberi momen sebesar 2,5 kNm. Hitung dan gambarkan diagram
tegangan.

Jawab:

1
12

bh 3

1
12

0,020,063 36x10 8 m 4

-208.3 MPa
(-)

Mc 2500 Nm 0.03m
Grs netral

I
36 10 8 m 4
0.2083 109 N/m2
208.3 N/mm 2 208.3 MPa

60 mm
(+)

20 mm

208.3 MPa 13

Sebelumnya diketahui:

m
atau:

Jadi:

m
Ec

Sedangkan:

Sedangkan:

Mc
I

Jadi:

M
EI

adalah curvature (kelengkungan)


14

Momen Inersia Penampang


Contoh 2:
Hitung momen inersia dari penampang berikut:

Jawab:
1
I 12
bh3

h = 30 cm

1
12
1530

33750 cm 4

b = 15 cm

15

Contoh 3:
Hitung momen inersia penampang berikut:
20 cm
20 cm

30 cm

Jawab:
Letak garis netral:
A2

y2

y1

A1

20 cm

20 cm

30 cm

A1 y1 A2 y2
A1 A2

30 x2010 20 x2030
30 x20 20 x20

18

16

Momen Inersia Penampang:


20 cm

A1
18 cm

I I1 A1d12 I 2 A2 d 22
1
1
12
b1h13 A1d12 12
b2 h23 A2 d 22

d1 =12 cm
d2 = 8 cm

A2

1
20 203 2020 122
12

1
30 20 3020 22
12
3

165333.3 cm 4

30 cm

1.65 x 10-3 m4

My
I
17

Contoh 4:
Sebuah balok kayu berbentuk balok T sebagaimana tergambar diberi
momen sebesar 2,5 kNm. Hitung dan gambarkan diagram tegangan.

2 cm

Ca

20 cm
Cb

Jawab:

3 cm

20 cm

Ca

Mca
I
Mcb
b
I

Cb
b
20 cm

Contoh 5:
Sebuah balok baja berbentuk persegi dengan ukuran 20x60 mm
diberi momen. Hitung momen maksimum yang dapat dipikul bila
tegangan maksimum yang bisa ditahan oleh baja sebesar 250 MPa

Jawab:
1
1
2060 360x103 mm 4
I 12
bh3 12
3

I
360 x 10 9 m 4
250 M Pa 3000 Nm
m
c
0.03 m
19

PR. Due Date: 13 Okt 2016, Pagi


Perhatikan balok diatas dua tumpuan sederhana berikut dibebani
dengan beban terbagi rata 2000 kN/m.

q 2000 kN/m

4m
Pertanyaan:
a. Hitung tegangan lentur yang terjadi
pada serat paling atas dan bawah
pada tengah bentang bila penampang
yang digunakan adalah sbb:

50 cm

30 cm
20

10

b. Sama seperti soal a), hanya penampang yang digunakan


berbentuk I dengan ukuran sebagai berikut:
2 cm

20 cm
3 cm

2 cm

20 cm
21

c. Sama seperti soal a), hanya penampang yang digunakan


berbentuk T dengan ukuran sebagai berikut:
2 cm

20 cm
3 cm

20 cm

22

11

Lentur dari Balok dari Beberapa


Material (Balok Komposit)
b1

b1

h1

E1

h2

h1

E1

h2

E2=nE1

b2 = nb1
Real Cross Section
(RCS)

Equivalent Cross Section


23
(ECS)

Kondisi Tegangan-Regangan

b1
h1

E1

a
c

n c

Grs. Netral
h2

E1

E2=nE1
RCS

nb1
ECS

RCS=Real Cross Section


ECS=Equivalent Cross Section

Regangan Tegangan
ECS
1
M

E1 I ECS
My
x
I ECS
y
x

n b

Tegangan
RCS

24

12

Contoh 6:
Perhatikan balok di atas dua tumpuan sederhana berikut dibebani
dengan beban terbagi rata 2000 kN/m. E1 =200 GPa, E2 =300 GPa,
q = 2000 kN/m

4m
Pertanyaan:
a. Hitung tegangan lentur yang terjadi
pada serat paling atas dan bawah
pada tengah bentang bila penampang
yang digunakan adalah sbb:

E1

20 cm

E2

20 cm

b. Hitung pula regangan yang terjadi


pada serat paling atas dan paling
bawah

20 cm
25

Jawab:
a. Momen pada tengah bentang:

M max

1 2 1
qL 2000 4 2 4000 kNm
8
8

b. Equivalent Cross Section:


E1 =200 GPa, E2 =300 GPa, jadi n= E2/ E1 = 3/2 = 1.5
Lebar ECS adalah = nb=1.5x 20 = 30 cm
Letak garis netral:
E1

A1

20 cm

A2

20 cm

30 cm

ECS

A1 y1 A2 y2
A1 A2

30 x2010 20 x2030
30 x20 20 x20

18
26

13

Momen Inersia Penampang:


1
1
I 12
b1h13 A1d12 12
b2 h23 A2 d 22

20 cm
20 cm

A1

20 cm

1
30 203 3020 22
12

d1 =12 cm
d2 = 2 cm

A2

1
20 203 2020 122
12

165333.3 cm

1.65 x 10-3 m4

30 cm

ECS

27

c. Tegangan:
20 cm

- Tegangan pada serat atas:

20 cm

ca =22 cm

20 cm

cb = 18 cm

532258064.5 N/m

30 cm

532.2 MPa

- Tegangan pada serat bawah:

Mca
40000000.22

I
1.65 10 3

Mcb
40000000.18

I
1.65 10 3

435483871 N/m
435.5 MPa

- Tegangan pada serat bawah pada penampang sebenarnya:

b ' n b 1.5435.5 653.2 MPa

28

14

d. Regangan
- Regangan pada serat atas:

20 cm

20 cm

ca =22 cm

20 cm

cb = 18 cm

M
EI

4000000
200 109 1.65 10 3

- Regangan pada serat bawah:

xb

0.012
c
xa a 0.220.012

30 cm

cb

0.180.012

0.0266

0.0217

Catatan: Regangan tidak mempunyai satuan


29

Menggambar Diagram Tegangan Pada RCS (Alternatif 1)

b1
h1

a 532,2 MPa

E1

n c

Grs. Netral
h2

E1

E2=nE1
RCS

nb1
ECS

b 435,5 MPa

b ' n b 653,2 MPa

Tegangan
ECS

Tegangan
RCS

30

15

Menggambar Diagram Tegangan Pada RCS (Alternatif 2)

h1

a a E1 532,2 MPa

B1 /n

b1

a 0,0266

E1

c ' c E2

Grs. Netral
h2

E2

E2=nE1
b1

RCS

ECS

b 0,0217

b ' b E2 653,2 MPa

Tegangan
RCS

Regangan

31

Home Work (Due date: 14/10/2014)


Perhatikan balok di atas dua tumpuan sederhana berikut dibebani
dengan beban terbagi rata 2500 kN/m. E1 =100 GPa, E2 =250 Gpa.
q = 2500 kN/m

4m

35 cm

Pertanyaan:
a. Hitung dan gambarkan diagram
E1
tegangan lentur yang terjadi pada
penampang pada tumpuan jepit bila
5 cm
penampang yang digunakan adalah
E2
sbb:
b. Hitung dan gambarkan pula diagram
regangan yang terjadi pada penampang.

40 cm
5 cm
20 cm
5 cm
10 cm
32

16

Home Work (Due date: 14/10/2014)


Perhatikan balok di atas dua tumpuan sederhana berikut dibebani
dengan beban terbagi rata 2500 kN/m. E1 =100 GPa, E2 =250 Gpa.
851,7 MPa

851,7 MPa

Grs Netral

-2973 MPa

-1189 MPa

Tegangan
Pada ECS

Tegangan
Pada RCS
33

Home Work (Due date: 14/10/2014)


Perhatikan balok di atas dua tumpuan sederhana berikut dibebani
dengan beban terbagi rata 2500 kN/m. E1 =100 GPa, E2 =250 Gpa.
0,00852

Grs Netral

-0,01189

Regangan

34

17

Kuis:
Perhatikan balok diatas dua tumpuan sederhana berikut dibebani
dengan beban terbagi rata 2000 kN/m.

q 2000 kN/m

30 Cm

20 Cm

1m

4m

35

Contoh 6:
Perhatikan balok di atas dua tumpuan sederhana berikut dibebani
dengan beban terbagi rata 2000 kN/m.
q = 2000 kN/m

3m

300

Pertanyaan:
a. Hitung tegangan normal yang
terjadi.

36

18

Jawab:

q = 2000 kN/m

q x 2000 cos 30 0 1732 kN/m

q y 2000 cos 60 0 1000 kN/m


M x 18 q y l 2

3m
y

M y 18 q x l 2

300

Ix

1
12

0,2 0,43 1,067 10 3 m 4

Iy

1
12

0,4 0,23 2,67 10 4 m 4

37

Jawab:

q = 2000 kN/m
Akibat qy.

M mx Ca
Ix
M mx Cb

Ix

a1

b1

3m
y

300

Akibat qx.

a1

b2

M my Ca
Iy
M my Cb

Iy
38

19

Contoh 6:
Perhatikan balok di atas dua tumpuan sederhana berikut dibebani
dengan beban terbagi rata 2000 kN/m. E1 =200 GPa, E2 =300 GPa,
q = 2000 kN/m

4m
Pertanyaan:
a. Hitung tegangan lentur yang terjadi
pada serat paling atas dan bawah
pada tengah bentang bila penampang
yang digunakan adalah sbb:

40 cm

b. Hitung pula regangan yang terjadi


pada serat paling atas dan paling
bawah

20 cm
39

Contoh 6:
Perhatikan balok di atas dua tumpuan sederhana berikut dibebani
dengan beban terbagi rata 2000 kN/m.
q = 2000 kN/m

4m
Pertanyaan:
a. Hitung tegangan lentur yang terjadi
pada serat paling atas dan bawah
pada tengah bentang.
300

40

20