Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN


BERBASIS KOMPUTER

Pengantar Sistem Informasi Berbasis


Komputer
Informasi Adalah salah satu jenis sumber daya yang tersedia untuk
menunjang pekerjaan contoh : informasi penunjang untuk manajer.

Output informasi komputer biasaya digunakan untuk :


1 Manajer
2 Non Manajer
3 Orang-orang dan organisasi-organisasi dalam lingkungan perusahaan

Sistem yang digunakan manajer :


1 Computer literate
2 Information literate

CBIS ( Computer Based Information System) meliputi :


1 SIM (management information system
2 Sistem Pendukung Keputusan ( decision support system)
3 Otomatisasi Kantor ( Office Automation)
4 Sistem Pakar ( Expert System)

Contoh Penggunaan SIM (Sistem Informasi Manajemen)


Kios majalah di lobby hotel dapat mengelola usahanya dengan mengamati
aktiva berwujud seperti barang dagangan, cash register, ruangan dan arus
pelanggan.

Pada saat skala operasinya semakin besar dengan jumlah karyawan yang
cukup banyak, maka yang dapat diandalkan adalah informasi yang online
dan up to date yang mencerminkan kondisi fisik perusahaan.
Contoh : Makro, Goro, dll

Jenis-Jenis Utama Sumber Daya .


Manajer Mengelola 5 jenis utama sumber daya :
1 Manusia
2 Material
3 Mesin
4 Uang
5 Informasi ( termasuk data)

Kompleksitas kegiatan bisnis yang meningkat dipengaruhi oleh :

Ekonomi Internasional

Persaingan Dunia

Kompleksitas teknologi yang meningkat :

Contoh : Barcode, 3G, Automated Teller Machine.

Batas Waktu Yang Singkat

Contoh : Menggunakan telemarketing supaya material dapat sampai tepat


waktu (just in time/JIT)

Kendala Sosial ( dampak terhadap lingkungan sekitar)

Para pemakai komputer meliputi :

Manajer

Non- manajer

Orang-orang dan organisasi-organisasi dalam lingkungan perusahaan.


Tingkat Perencanaan Strategis

Tingkat Perencanaan Strategis

Tingkat Pengendalian
Operasional

Fungsi
Keuangan

Fungsi
SDM

Fungsi
Jasa
Informasi

Fungsi
Manufaktur

Fungsi
Pemasaran

Gambar :
Manajer Terdapat Pada Semua Tingkatan dan Area
Fungsional Perusahaan
Peran-Peran Manajerial Menurut Mintzberg

Interpersonal roles :

Figure Head : Melaksanakan tugas seremonial

Leader : Melaksanakan tugas sebagai pimpinan

Liason : Menjalin hubungan dengan divisi lain.

Information roles :

Monitor

Disseminator : Penerus informasi tiap divisi

Spokesperson : meneruskan informasi ke pimpinan perusahaan

Peran Keputusan :

Entrepreneur : Memperbaiki / membuat perbaikan pada struktur


organisasi

Disturbance Handler : Manajer bereaksi pada kejadian tak terduga


Cont : naiknya Dollar

Resource Allocator : menentukan siapa-siapa unit dibawahnya.

Negotiator : menangani perselisihan dalam satu divisi atau divisi


lainnya.

Keahlian manajemen :

Keahlian komunikasi

Cont : e-mail, voice mail , dll

Keahlian Pemecahan Masalah ( Problem Solving)

Sumber Intern

Sumber Lingkungan

Media Tertulis

Media Lisan

Laporan Komputer

Rapat Terjadwal

Laporan Non Komputer

Rapat Tanpa Jadwal

Surat & Memo

Telepon

Surat Elektronik

Voice mail

Terbita berkala

Kunjungan

Pengetahuan Manajemen :

Mengerti Computer ( computer literacy)

Mengerti istilah komputer, pemehaman keuanggulan dan kelemahan


komputer dll.

Mengerti Informasi
Pengertian bagaimana mengunakan informasi pada tiap tahap dari
prosedur pemecahan masalah dan bagaimana membagikan informasi
kepada orang lain.
Sistem : adalah

sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan

maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan.

Elemen-Elemen Sistem :

Tujuan

Mekanisme
Pengendalian

Input

Transformasi

Gambar : Elemen Sistem


Contoh : Perusahaan Manufaktur

Output

Sistem Lingkungan Terbuka (Open Loop System)

Input ----------- Transformasi -------------- Output

Sistem Lingkungan Tertutup ( Closed Loop System)

Mekanisme
Pengendalian

Input

Transformasi

Output

Subsistem : adalah sistem didalam suatu sistem


Contoh: mobil adalah suatu sistem yang terdiri dari sistem-sistem yang
ada di dalamnya seperti sistem mesin, sistem rangka, sistem body mobil
dll.

Supersistem : adalah bagian dari sistem yang lebih besar


Contoh :

Pemerintahan kota supersistem dari Pemerintahan Propinsi

supersistem dari Pemerintahan Nasional.

Pandangan Sistem ( system view)


Merupakan pola melihat operasi bisnis sebagai sistem-sistem yang melekat
dalam suatu lingkungan yang lebih luas.

Pandangan sistem adalah untuk :


1. Mencegah manajer tesesat dalam kompleksitas struktur organisasi dan
rincian pekerjaan
2. menyadari perlunya memiliki tujuan yang baik
3. menekankan pentingnya kerjasama semua bagian dalamorganisasi.
4. mengakui keterkaitan organisasi dalam lingkungannya
5. Memberikan penilaian yang tinggi pada informasi umpan balik yang hanya
dapat dicapai dengan cara sistem lingkungan tertutup.

Suatu model sistem informasi berbasis komputer


(CBIS/ Computer Based Information System)

Porsi komputer dalam mengelola informasi terdiri dari tiap area aplikasi yang
berbasis komputer seperti :
1 SIA

: Sistem Informasi Berbasis Akuntansi

2 SIM : Sistem Informasi Manajemen


3 DSS : Sistem Pendukung Keputusan ( Decision Support System)
4 OA

: Office Automation

5 ES

: Expert System

Organisasi Jasa Informasi


Spesialis Informasi ( Information specialist) dibagi 5 golongan Utama:

Analis sistem

Pengelola database

Spesialis Jaringan

Programer

Operator

Kecendrungan Menuju End-User Computing (EUC)


End User Computing berkembang karena:
Meningkatnya pengetahuan tentang computer
Antrian jasa informasi
Perangkat keras (hard ware) yang murah
Perangkat lunak ( soft ware) yang sudah jadi

SLC ( System Life Cycle) terdiri dari :


Perencanaan
Analisis
Rancangan
Penerapan
Penggunaan

Mengelola CBIS : dengan cara mendefinisikan masalah, mengidentifikasikan dan


evaluasi alternative pemecahan, memilih solusi, merakit hard ware, soft ware,
database dan memutakhirkan system.

SISTEM INFORMASI BERBASIS


KOMPUTER
Sistem Informasi berbasis komputer mengandung arti bahwa komputer
memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori,
penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer
dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang
sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer.
Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu
berhubungan dengan istilah computer-based atau pengolahan informasi yang
berbasis padakomputer.
Saat ini sistem informasi merupakan isu yang paling penting dalam
pengendalian manajemen. Hal ini disebabkan karena tujuan dari pengendalian
manajemen adalah untuk membantu manajemen dalam mengkoordinasi sub unitsub unit dari organisasi dan mengarahkan bagian-bagian tersebut untuk
mencapaitujuan perusahaan. Dua hal yang menjadi perhatian dari definisi diatas
adalah mengkoordinasi dan mengarahkan. Tentu saja dalam dua proses tersebut
diperlukan satu sistem agar proses koordinasi dan mengarahan dapat berjalan
secara efektif sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.
Manfaat utama dari perkembangan sistem informasi bagi sistem
pengendalian manajemen adalah : penghematan waktu (time saving), biaya (cost
saving), peningkatan efektivitas (effectiveness), pengembangan teknologi
(technology development) dan pengembangan personel (staff development).

Sistem informasi dikembangkan untuk tujuan yang berbeda-beda, tergantung


pada kebutuhan bisnis. Skema Sistem Informasi Berbasis Komputer di
organisasi,dapat dibagi menjadi beberapa bagian:
1. Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems).
Merupakan sistem informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan
untuk memproses data dalam jumlah besar untuk transaksi rutin seperti
penggajian, keuangan, inventarisasi dan sebagainya. Sistem ini berfungsi
pada level organisasi yang memungkinkan organisasi bisa berinteraksi
dengan lingkungan eksternal.
2. Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation Systems) dan Sistem
Kerja Pengetahuan (Knowledge Work Systems) Kedua sistem ini bekerja
pada level knowledge. Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation
Systems) mendukung pekerja data, yang biasanya tidak menciptakan
pengetahuan baru melainkan hanya menganalisis informasi sedemikian rupa
untuk transformasikan data atau memanipulasikannya dengan cara-cara
tertentu sebelum menyebarkannya secara keseluruhan dengan organisasi
dan kadang-kadang diluar organisasi. Aspek-aspek Sistem Otomastisasi
Kantor (Office Automation Systems) seperti word processing,
spreadsheets, presentasi.
3. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) tidak
menggantikan Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing
Systems), tetapi mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang
lebih luas dari Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing
Systems) termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan. Sistem
Informasi Manajemen (Management Information System) menghasilkan

informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, dan juga dapat


membatu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah
terkomputerisasi (basis data).
4. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Systems)
Sistem ini hampir sama dengan Sistem Informasi Manajemen
(Management Information System) karena menggunakan basis data
sebagai sumber data. Sistem ini bermula dari Sistem Informasi
Manajemen (Management Information System) karena menekankan pada
fungsi mendukung pembuat keputusan diseluruh tahap-tahapnya, meskipun
keputusan aktual tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan.
5. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System). Sistem
yang mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari
Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems) termasuk
analisis keputusan dan pembuat keputusan. Juga menghasilkan informasi
yang digunakan untuk membuat keputusan, serta dapat membatu
menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi
(basis data).
6. Sistem Ahli (Expert System) dan Kecerdasan Buatan (Artificial
Intelegent)
Kecerdasan buatan dimaksudkan untuk mengembangkan mesin-mesin yang
berfungsi secara cerdas.
Dua cara untuk melakukan riset kecerdasan buatan adalah memahami
bahasa alamiahnya dan menganalisis kemampuannya untuk berfikir melalui
problem sampai kesimpulan logiknya. Sistem ahli menggunakan
pendekatan-pendekatan pemikiran kecerdasan buatan untuk

menyelesaikan masalah serta memberikannya lewat pengguna bisnis.


Sistem ahli yang disebut juga dengan sistem berbasis pengetahuan
(knowledge based systems) secara efektif menangkap dan menggunakan
pengetahuan seorang ahli untuk menyelesaikan masalah yang dialami dalam
suatu organisasi. Berbeda dengan sistem pendukung keputusan (decision
support systems), sistem ini meninggalkan keputusan terakhir bagi
pembuat keputusan sedangkan sistem ahli menyeleksi solusi terbaik
terhadap suatu masalah khusus.
7. Sistem Pendukung Keputusan Kelompok (Group Decision Support Systems)
dan Sistem Kerja Kolaborasi Dukungan Komputer (Computer-Support
Collaborative Work Systems). Bila kelompok, perlu bekerja bersama-sama
untuk membuat keputusan semi-terstruktur dan tak terstruktur, maka
group Decision support systems (DSS) menjadi suatu solusinya.
8. Sistem Pendukung Eksekutif (Executive Support Systems). Sistem
tergantung pada informasi yang dihasilkan oleh Sistem Pengolahan
Transaksi. Sistem ini membantu para eksekutif mengatur interaksinya
dengan lingkungan eksternal dengan menyediakan grafik-grafik dan
pendukung komunikasi di tempat-tempat yang bisa diakses seperti kantor.

LAMPIRAN DATA:
MATERI PRESENTASI SISTEM
INFORMASI MANAJEMEN BERBASIS
KOMPUTER