Anda di halaman 1dari 6

BAB VI

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH


VI.1. Alternatif Pemecahan Masalah di Dusun Brojonalan
Tahapan setelah dilakukan analisis penyebab masalah adalah
memberikan alternatif pemecahan masalah. Masalah yang terdapat di Dusun
Brojonalan dikategorikan menjadi masalah fisik dan nonfisik yang telah
dijelaskan dalam bab sebelumnya dengan alternatif pemecahan masalah yang
tertulis pada narasi di bawah ini.
Tingginya angka keluarga yang merokok
Menurut hasil survei, sebagian besar masih terdapat kurangnya
kesadaran akan bahayanya merokok. Hal ini disebabkan oleh karena
kurangnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penyuluhan
mengenai dampak dan bahayanya merokok serta sulitnya menghentikan
kebiasaan merokok.
Kurangnya kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya
Dari survei yang dilakukan, didapatkan masih banyak sampah
yang ada disekitar rumah warga dusun Brojonalan. Hal ini disebabkan
oleh kurangnya perilaku, pengetahuan dan kesadaran warga untuk
melakukan kebersihan lingkungan rumahnya karena sampah ini dapat
menjadi tumbuhnya kuman-kuman penyebab penyakit-penyakit ke warga
jika tidak dilakukan pembersihan secara rutin.

Kurangnya pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan


Dari survei yang dilakukan, didapatkan masih banyaknya jentik
nyamuk di rumah warga dusun Brojonalan. Hal ini disebabkan oleh
kurangnya pengetahuan dan kesadaran warga untuk melakukan kebersihan
lingkungan rumahnya karena hewan-hewan ini dapat mentransmisikan
penyakit-penyakit ke warga jika tidak dilakukan pembersihan secara rutin.

65

Keberadaan tikus di dalam rumah


Dari survei yang dilakukan, didapatkan masih banyaknya tikus di
rumah warga dusun Brojonalan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya
pengetahuan

dan

kesadaran

warga

untuk

melakukan

kebersihan

lingkungan rumahnya karena hewan-hewan ini dapat mentransmisikan


penyakit-penyakit ke warga jika tidak dilakukan pembersihan secara rutin.

Kurangnya keluarga yang melakukan aktifitas fisik minimal 30


menit tiap hari
Menurut hasil survei, sebagian besar warga di Dusun Brojonalan
belum melakuka aktifitas fisik minimal 30 menit. Hal ini disebabkan oleh
karena kurangnya tingkat perilaku, pengetahuan, kesadaran tentang
melakukan aktifitas fisik yang baik demi kebugaran jasmani agar tubuh
tidak mudah terserang penyakit.

Kurangnya ketersediaan SPAL

Dari

survei

yang

dilakukan,

terdapat

kurangnya

Sarana

Pembuangan Air Limbah. Hal ini disebabkan oleh karena tidak


tersedianya SPAL, kurangnya tingkat pengetahuan dan kesadaran
mengenai fungsi SPAL, serta kurangnnya dana untuk membangun SPAL
yang terintegrasi.

Kurangnya pencegahan terhadap kemungkinan resiko penularan


penyakit oleh hewan, serangga/nyamuk, setiap ventilasi rumah
menggunakan kassa nyamuk.
Dari survei yang dilakukan, didapatkan masih banyaknya ventilasi
yang tidak ditutup kassa di rumah warga dusun Brojonalan. Hal ini
disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan kesadaran warga untuk
melakukan pencegahan lingkungan rumahnya karena dengan tidak
dilakukannya pemasangan kassa dapat menyebabkan nyamuk atau
hewan-hewan lain dapat mentransmisikan penyakit-penyakit ke warga.

66

Keberadaan kecoa di dalam rumah


Dari survei yang dilakukan, didapatkan masih banyaknya tikus di
rumah warga dusun Brojonalan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya
pengetahuan

dan

kesadaran

warga

untuk

melakukan

kebersihan

lingkungan rumahnya karena hewan-hewan ini dapat mentransmisikan


penyakit-penyakit ke warga jika tidak dilakukan pembersihan secara rutin.

Responden yang lupa membawa buku KIA


Menurut hasil survei, terdapat beberapa ibu lupa membawa buku KIA
ke posyandu ataupun puskesman. Hal ini disebabkan oleh karena
kurangnya kesadaran terhadap pentingnya buku KIA sebagai pemantau
dalam tumbuh kembang anak. .

Responden yang lupa membaca buku KIA


Menurut hasil survei, terdapat beberapa ibu lupa membaca buku KIA
ke posyandu ataupun puskesman. Hal ini disebabkan oleh karena
kurangnya kesadaran dan pengetahuan tentang perkembangan kesehatan
anak.

Responden yang kurang paham isi buku KIA


Menurut hasil survei, terdapat beberapa ibu lupa mengerti buku KIA
ke posyandu ataupun puskesman. Hal ini disebabkan oleh karena
kurangnya kesadaran untuk membaca dan memahami isi buku KIA

Tabel 6.1. Alternatif Pemecahan Masalah

No
1.

Masalah
Tingginya angka keluarga
yang merokok

Penyebab
- Kurangnya
pengetahuan

Alternatif Pemecahan
1. Penyuluhan Bahaya
Merokok

- Kurangnya kesadaran
2.

Kurangnya kesadaran
perilaku hidup bersih dan

- Kurangnya
pengetahuan

2. Penyuluhan PHBS
3. Pembuatan poster

67

3.

sehat
Banyaknya jentik nyamuk
di bak penampungan

4.

- Kurangnya kesadaran
- Kurangnya

tentang PHBS
4. Penyuluhan tentang

pengetahuan

3M Plus

rumah

- Kurangnya kesadaran

5.

Keberadaan tikus di dalam

- Kurangnya

minggu
6. Penyuluhan tentang

rumah

Kerja Bakti PSN tiap

pengetahuan

penyakit yang

- Kurangnya kesadaran

ditimbulkan oleh tikus


7. menerapkan hidup

5.

Kurangnya keluarga yang


melakukan aktifitas fisik
minimal 30 menit tiap hari

6.

Kurangnya

ketersediaan

SPAL

- Kurangnya

bersih
8. Penyuluhan tentang

pengetahuan

pola hidup sehat

- Kurangnya kesadaran

9. Diadakannya kegiatan

- Kurangnya

senam atau jalan sehat


10. Penyuluhan

pengetahuan
- Kurangnya kesadaran

tentang Sarana
Pembuangan Limbah
11.

Pembangunan

SPAL yang terintegrasi


7.

Kurangnya ventilasi rumah


menggunakan

kassa

nyamuk.

8.

Keberadaan

- Kurangnya
pengetahuan
- Kurangnya kesadaran

kecoa

di

dalam rumah

- Kurangnya
pengetahuan
- Kurangnya kesadaran

12. Penyuluhan tentang


pemasangan kassa
nyamuk pada ventilasi

13. Penyuluhan tentang


penyakit yang
ditimbulkan oleh tikus
14. menerapkan hidup

9.

Responden

yang

membawa buku KIA

lupa

- Kurangnya
pengetahuan

bersih
15. Penyuluhan untuk
membawa buku

68

10.

Responden

yang

tidak

- Kurangnya kesadaran
- Kurangnya

membaca buku KIA


11.

Responden

yang

pengetahuan
tidak

- Kurangnya kesadaran
- Kurangnya

mengerti buku KIA

pengetahuan
- Kurangnya kesadaran

KIA
16. Penyuluhan untuk
membaca buku
KIA
17. Penyuluhan untuk
membantu
memahami isi buku
KIA

VI.2. Rekapitulasi Pemecahan Masalah


1. Penyuluhan Bahaya Merokok
2. Penyuluhan PHBS
3. Pembuatan poster tentang PHBS
4. Penyuluhan tentang 3M Plus
5.

Kerja Bakti PSN tiap minggu

6. Penyuluhan tentang penyakit yang ditimbulkan oleh tikus


7. menerapkan hidup bersih
8. Penyuluhan tentang pola hidup sehat
9. Diadakannya kegiatan senam atau jalan sehat
10. Penyuluhan tentang Sarana Pembuangan Limbah
11. Pembangunan SPAL yang terintegrasi
12. Penyuluhan tentang pemasangan kassa nyamuk pada ventilasi
13. Penyuluhan tentang penyakit yang ditimbulkan oleh tikus
14. menerapkan hidup bersih
15. Penyuluhan untuk membawa buku KIA
16. Penyuluhan untuk membaca buku KIA
17. Penyuluhan mengerti buku KIA
VI.3. Penggabungan Pemecahan Masalah
1. Penyuluhan tentang Merokok
69

2. Penyuluhan tentang PHBS (menerapkan hidup bersih, pola hidup sehat)


3. Pembuatan leaflet tentang PHBS dan bahaya merokok
4. Penyuluhan tentang rumah tangga sehat (3M Plus, SPAL, penyakit yang
ditimbulkan kecoa dan tikus, pemasangan kassa nyamuk)
5. Penyuluhan tentang Kesehatan Ibu dan Anak
6. Kerja Bakti PSN tiap minggu
7. Pembangunan SPAL yang terintegrasi
8. Diadakannya senam atau jalan sehat

70