Anda di halaman 1dari 5

1.

Mamalia diduga berasal dari reptilia sinapsid bagaimanakah dapat dibedakan ciri
reptilia dan ciri mamalia pada fosil yang di temukan?
Jawaban:
Tengkorak mamalia termasuk jenis tengkorak synapsid. ciri utamadari fosil mamalia
diantaranya rahang bawah hanya terdiri dari dentary, memiliki 3 tulang pendengaran dan
gigi terspesialisasi. jika tulang artikulasi merupakan komponen rahang bawah dan
merupakan artikulasitulang kuadrat dan tengkorak maka dapat digolongkan sebagai
reptilia. sedangkan jika tulang artikulasi bermodifikasi membentuk salah dari tulang
telinga dan rahang berhubungan melalui engsel antara dentarydan tulang squamosal pada
tengkorak, maka digolongkan sebagai mamalia.
2. Bagaimanakah awal kemunculan marsupialia dan plasentalia sera keberhasilanya
menguasai ekosistem pada periode kreta , sehingga periode ini di anggap sebagai
BIG BANG radiasi manusia?
Jawaban :
periode kreta disebut sebagai bigbang radiasi mamalia karena marsupialia dan mamalia
berplasenta sangat dominan dalam ekosistemnya.kondisi ini diduga berkaitan erat dengan
kepunahan reptil raksasa yang semula menguasai nicia dalam ekosistem. mamalia
kemudian mengisi nicia yang kosong ini sehingga mampu untuk berkembang menjadi
kelas terestrial baru yang dominan. selama periode kreta marsupialia dan plasentalia
muncul bersamaan dan keduanya sama-sama berhasil. pada akhir kreta terjadi radiasi
plasentalia besar-besaran dan terjadilah perubahan geologi yang memisahkan benua
australia dan asia. di australia marsupialia sangat berhasil dalam perkembangannya
menjadi berbagai bentuk dan beradiasi ke segala nicia yang sesuai
3. Monotremata dianggap merupakan kelompok mamalia yang garis evolusinya
berbeda dengan marsupilia dan plasentalia. Berikan penjelasan tentang anggapan
ini.
Jawaban:
Evolusi mamalia yang paling awal berlangsung mulai beberapa jalur yang berbeda.
1)

Dari kelompok tersebut hanya tiga yang sampai sekarang masih hidup, yaitu:
Monotremata, mamalia bertelur (Subkelas Prototheria)

2)

Marsupialia, mamalia berkantung (Subkelas Metatheria)

3)

Mamalia berplasenta (Subkelas Eutheria)

Masing-masing dibedakan dari cara merawat anak selama masa perkembangan


embrio. Monotremata tetap bertelur seperti moyang terapsidanya. Platipus paruh bebek dan
pemakan semut berduri (ekidna) merupakan satu-satunya monotremata yang ada di bumi
sekarang. Monotremata mungkin berpisah dari pewarisan ke mamalia lain pada masa
mesozoikum. Mereka sering diletakkan dalam subklas terpisah dari mamalia lain,
Prototheria. Mereka masih memiliki banyak ciri leluhur therapsidnya (sebagai contoh,
girdle pectoral kompleks, bertelur bukannya melahirkan, tangan terorietasi dengan
humerus dan femur yang memegang lateral pada tubuh, dan kloaka). Tengkorak
monotremata hampir mirip burung dalam penampakannya, dengan rostrum panjang dan
penampakan luar mulus. Monotremata modern tidak bergigi pada saat dewasa; sutura sulit
dilihat; rostrum naik, mirip paruh dan tertutup dengan kulit; dan tidak ada tulang lacrimal.
Monotremata memiliki ciri penting mamalia pula, seperti rambut (tapi tanpa vibrissae),
jantung empat ruang, tulang dentari tunggal, tidak tulang telinga tengah dan kemampuan
menghasilkan susu.
Pada marsupialia anak ditahan untuk jangka waktu yang pendek di dalam saluran
reproduksi induk. Selama waktu yang pendek ini, makanan diperoleh dari kantung kuning
telur yang tumbuh di dalam uterus. Tetapi anak itu dilahirkan pada tahap perkembangan

yang sangat awal. Kemudian merayap ke dalam kantung yang terdapat di perut induknya
dan melekatkan diri pada puting yang mengeluarkan air susu. Di sini perkembangan
diselesaikan Marsupialia yang paling awal mungkin mirip dengan oposum. Pada bulan
maret 1982 ditemukan sisa-sisa fosil marsupialia Polydolops sebesar 25 cm di pulau
Seymouz (ujung utara Tanjung Antartika). Mamalia berplasenta mempertahankan anaknya
di dalam uterus induk sampai berkembang dengan baik. Kuning telur hanya sedikit di
dalam telur, tetapi membran extra embrionik itu membentuk tali pusar dan plasenta
sehingga anak yang sedang bertumbuh mendapat makanannya langsung dari induknya.
4. Berikan penjelasan tentang radiasi plasentalia!
Jawaban:
Setelah kepunahan massal di masa Kretasesus, saat zaman Senozoikum datang,
mamalia sedang melakukan radiasi adaptif besar-besaran salah satunya mamalia eutheria
(mamalia berplasenta).
5. Evolusi kuda dapat dirunut secara lengkap dari masa ke masa yang terjadi dalam kurun
waktu yang sangat lama. Menurut pendapat anda, bagaimanakah evolusi kuda pada masa
kini?
Jawab
5. Pada masa kini, evolusi kuda dikendalikan oleh campur tangan manusia melalui perkawinan
silang, seleksi dan domestikasi yang telah berlangsung sejak ribuan tahun lalu. Contoh dari
kawin silang adalah Zonkey Zebra-donkey(zebra jantan dan keledai betina), Zorses Zebrahorses (zebra jantan dan kuda betina), hebras Horse-zebras (kuda jantan dan zebra betina)
atau dikenal dengan sebutan Mule. Variasi kuda pun dapat terjadi antara perkawinan kuda antar
satu negara dengan negara lainnya, seperti perkawinan antara kuda jantan arab dengan kuda
betina rusia yang menghasilkan Orlov trotter yaitu kuda dengan kecepatan tinggi.

6. Faktor apakah yang membedakan primate dengan nenek moyangnya yaitu insektivora
dan ungiuculata? Bagaimana pula pengelompokkan primate pada masa kini?
Jawaban :
Ciri yang membedakan primate dengan nenek moyangnya yaitu insektivora dan unguiculata
adalah dahi dan mata yang mengarah ke depan. Ciri ini semula merupakan modifikasi bagi
kehidupan arboreal namun kemudian secara lambat laun berubah menjadi ciri manusia yang
terrestrial. Pengelompokkan primate pada masa kini terbagi mejadi dua kelompok, yaitu :
a. Prosimia : terdiri dari primate rendah yang masih hidup di pohon, misalnya lemur,
kukaang, aye-aye dan tersier
b. anthropoidea : terdiri dari 3 superfamily yaitu :
1) ceboidea : monyet dunia baru merupakan anthropoid yang paling primitive, ciri
memiliki 3 premolar dan ekor prehensile terdiri dari marmoset, capuchin dan spider
monkey. Fosil hamper tidak ada.
2) Cercopithecoidea : monyet dunia lama yang secara paleontology terdokumentasi
dengan baik, terdiri atas babon, monyet rheus dan colobines. Memiliki 2 premolar,
telinga kecil, dan ekor tidak prehensile.
3) Hominoidea : terdiri atas dua subfamily yaitu :
a) Ponginae, mencakup orang utan dll.
b) Hominae, mencakup gorilla dll.

7. apa dasar pengelompokan berbagai species manusia yang pernah ada di bumi menjadi
kelompok homo habilis, homo erectus, homo sapiens?
Jawaban :