Anda di halaman 1dari 221

SILABUS IPA SMP VERSI 2016

Satuan Pendidikan
Kelas/Semester
Kompetensi
Dasar
3.1 Memahami gerak
pada makhluk hidup,
sistem gerak pada
manusia, dan upaya
menjaga kesehatan
sistem gerak
4.1 Membuat tulisan
tentang berbagai
gangguan pada
sistem gerak, serta
upaya menjaga
kesehatan sistem
gerak manusia

3.2 Menganalisis gerak


lurus, pengaruh gaya
terhadap gerak
berdasarkan hukum
Newton, dan
penerapannya pada
gerak benda dan
gerak makhluk hidup
4.2 Menyajikan hasil
penyelidikan
pengaruh gaya
terhadap gerak
benda

: Sekolah Indonesia Singapura


: VIII/Ganjil
Materi
Pembelajaran
Sistem Gerak pada
Manusia
Struktur dan fungsi
rangka
Struktur dan fungsi
sendi
Struktur dan fungsi
otot
Upaya menjaga
kesehatan sistem
gerak

Gerak dan Gaya


Gerak pada benda
Hukum Newton
tentang gerak
Penerapan Hukum
Newton pada gerak
makhluk hidup dan
benda

Kegiatan
Pembelajaran
Mengamati struktur dan
fungsi rangka, sendi, dan
otot manusia
Melakukan percobaan
untuk mengetahui struktur
gerak, jenis dan perbedaan
serta mekanisme kerja
jaringan otot
Mengidentifikasi
gangguan pada sistem
gerak, upaya mencegah
dan cara mengatasinya
Menyajikan hasil
pengamatan dan
identifikasi tentang sistem
gerak manusia dan
gangguan serta upaya
mengatasinyadalam
bentuk tulisan dan
mendiskusikannya dengan
teman
Melakukan percobaan
gerak lurus beraturan dan
gerak lurus berubah
beraturan
Melakukan percobaan
mengukur kecepatan dan
percepatan
Melakukan percobaan
hukum Newton dan
menganalisis
hubungannya pada gerak
makhluk hidup dan benda
dalam kehidupan seharihari
Melaporkan/
memaparkan hasil
penyelidikan pengaruh
gaya terhadap gerak benda
dalam bentuk tulisan
Mengamati dan
mengidentifikasi proses
gerak pada tumbuhan dan
hewan untuk menjelaskan
penerapannya pada benda,
seperti pesawat, kapal

Alokasi Waktu

6 JP

6 JP

Kompetensi
Dasar
3.3 Memahami konsep
usaha, pesawat
sederhana, dan
penerapannya dalam
kehidupan seharihari, serta
hubungannya
dengan kerja otot
pada struktur rangka
manusia

Materi
Pembelajaran
Pesawat Sederhana
Kerja/Usaha
Jenis pesawat
sederhana
Keuntungan mekanik
Prinsip pesawat
sederhana pada otot
dan rangka manusia

4.3 Menyajikan hasil


penyelidikan atau
penyelesaian
masalah tentang
manfaat penggunaan
pesawat sederhana
dalam kehidupan
sehari-hari

3.4 Menganalisis
keterkaitan struktur
jaringan tumbuhan
dan fungsinya, serta
teknologi yang
terinspirasi oleh
struktur tumbuhan

4.4 Mengomunikasi-kan
teknologi yang
terinspirasi oleh
hasil pengamatan
struktur tumbuhan
dari berbagai sumber

3.5 Menganalisis sistem

Kegiatan
Alokasi Waktu
Pembelajaran
selam
6 JP
Mengamati cara kerja
pesawat sederhana secara
langsung/video
Mengidentifikasi jenis
pesawat sederhana seperti
katrol, roda berporos,
bidang miring
Melakukan percobaan dan
mengidentifikasi
mekanisme kerja pesawat
sederhana serta
hubungannya dengan kerja
otot pada struktur rangka
manusia
Melaporkan/ memaparkan
hasil penyelidikan tentang
manfaat pesawat
sederhana dalam
kehidupan sehari-hari

Struktur dan Fungsi


Tumbuhan
Struktur dan fungsi
akar, batang dan daun
Struktur dan fungsi
bunga, buah dan biji
Struktur dan fungsi
Jaringan
Teknologi yang
terinspirasi oleh
struktur tumbuhan

Mengamati dan
mengidentifikasi struktur
dan fungsi tumbuhan serta
teknologi yang terinspirasi
oleh struktur tumbuhan
Menyusun rencana dan
melakukan percobaan
berdasarkan hasil
pengamatan terhadap
struktur dan fungsi
tumbuhan serta tekno-logi
yang terinspirasi oleh
struktur tumbuhan
Melaporkan/ memaparkan
hasil kesimpulan
berdasarkan pengamatan
dan percobaanstruktur
jaringan
Melaporkan hasil
pengamatan teknologi
yang terinspirasi oleh
struktur tumbuhan dan
mendiskusikannya dengan
teman.

6 JP

Sistem Pencernaan pada

Mengamati berbagai

6 JP

Kompetensi
Dasar
pencernaan pada
manusia dan
memahami
gangguan yang
berhubungan dengan
sistem pencernaan,
serta upaya menjaga
kesehatan sistem
pencernaan

Materi
Pembelajaran
manusia
Zat makanan
Uji bahan makanan
Organ pencernaan
Enzim pencernaan
Penyakit yang
berhubungan dengan
sistem pencernaan

4.5 Menyajikan hasil


penyelidikan tentang
pencernaan mekanis
dan kimiawi

3.6 Memahami berbagai


zat aditif dalam
makanan dan
minuman, zat
adiktif, serta
dampaknya terhadap
kesehatan
4.6 Membuat karya tulis
tentang dampak
penyalahgunaan zat
aditif dan zat adiktif
bagi kesehatan

Zat Aditif dan Zat


Adiktif
Jenis zat aditif (alami
dan buatan) dalam
makanan dan minuman
Jenis zat adiktif
Pengaruh zat aditif dan
adiktif terhadap
kesehatan

Kegiatan
Pembelajaran
bahan makanan dan
melakukan pengujian
kandungan bahan
makanan
Melakukan percobaan uji
bahan makanan yang
mengandung karbohidrat,
gula, lemak dan protein
mengidentifikasi organorgan pada sistem
pencernaanserta proses
pencernaan di dalam
tubuh
mengumpulkan informasi
tentang penyakit yang
berhubungan dengan
sistem pencernaan
melakukan penyelidikan
tentang pencernaan
mekanis dan kimiawi
Menyimpulkan,
melaporkan/memaparkan
hasil percobaan dan
mendiskusikannya dengan
teman

Mengamati bahan
makanan di lingkungan
sekitar yang mengandung
zat aditif serta tayangan
berita penyalahgunaan zat
adiktif
Mengidentifikasi zat-zat
aditif yang ditambahkan
pada makanan dan jenisjenis zat adiktif serta
penyalah-gunaannya
dalam kehidupan
Menyimpulkan dan
melaporkan hasil
identifikasi jenis-jenis zat
aditif dan adiktif serta
penyalahgunaan-nya
dalam kehidupan, serta
mendiskusikannya dengan
teman

Alokasi Waktu

6 JP

RINCIAN MINGGU EFEKTIF


Mata Pelajaran
Satuan Pendidikan

: Ilmu Pengetahuan Alam


: Sekolah Indonesia Singapura

Kelas/Semester : VIII/Ganjil
Tahun Pelajaran : 2016/2017

A. PERHITUNGAN ALOKASI WAKTU


I. Banyaknya Pekan Dalam Satu Semester
No

Jumlah
Pekan

Bulan

Juli 2016

Agustus 2016

September 2016

Oktober 2016

Nopember 2016

Desember 2016

5
27

Jumlah
II. Jumlah Pekan Tidak Efektif
Bulan
Juli

Jenis Kegiatan

Jumlah
Pekan

Libur Hari Besar

Ujian Tengah Semester

November

UAS

Desember

Class meeting, Libur Semester ganjil

Oktober

Jumlah
KET: Jumlah Pekan Belajar Efektif
27 - 8 = 19 Minggu
Jumlah JP Pelajaran Efektif
19 Pekan x 2 JP = 38JP

RINCIAN MINGGU EFEKTIF


Mata Pelajaran
Satuan Pendidikan

: Ilmu Pengetahuan Alam


: Sekolah Indonesia Singapura

Kelas/Semester : VIII/Genap
Tahun Pelajaran : 2016/2017

A. PERHITUNGAN ALOKASI WAKTU


I. Banyaknya Pekan Dalam Satu Semester
Jumlah
No
Bulan
Pekan
1

Januari 2017

Februari 2017

Maret 2017

April 2017

Mei 2017

Juni 2017

Jumlah

26

II. Jumlah Pekan Tidak Efektif


Bulan

Jenis Kegiatan

Januari

New Year dan Chinese year

Februari Pekan ulangan harian

Jumlah
Pekan
1
1

Maret

UTS Genap

April

Good Friday dan isra miraj, US SMP

Mei

UAS

Juni

Idul Fitri

2
Jumlah

KET: Jumlah Pekan Belajar Efektif


26 - 9 = 17 Minggu
Jumlah JP Pelajaran Efektif
17 Pekan x 2 JP = 34 JP

PROGRAM TAHUNAN
Mata Pelajaran
Satuan Pendidikan
Kelas
Tahun Pelajaran

GANJIL

Semester

: Ilmu Pengetahuan Alam


: Sekolah Indonesia Sigapura
: VIII
: 2016/2017

Kompetensi Inti

3. memahami
pengetahuan
(faktual,
konseptual, dan
prosedural)
berdasarkan rasa
ingin tahunya
tentang ilmu
pengetahuan,
teknologi, seni,
budaya terkait
fenomena dan
kejadian tampak
mata
4. mencoba,
mengolah, dan
menyaji dalam
ranah konkret
(menggunakan,
mengurai,
merangkai,
memodifikasi,
dan membuat)
dan ranah abstrak
(menulis,
membaca,
menghitung,
menggambar, dan
mengarang)
sesuai dengan

Kompetensi Dasar

Alokasi
Waktu

3.1 Memahami gerak pada


makhluk hidup, sistem
gerak pada manusia, dan
upaya menjaga kesehatan
sistem gerak
4.1 Membuat tulisan tentang
berbagai gangguan pada
sistem gerak, serta upaya
menjaga kesehatan sistem
gerak manusia
3.2 Menganalisis gerak lurus,
pengaruh gaya terhadap
gerak berdasarkan hukum
Newton, dan penerapannya
pada gerak benda dan
gerak makhluk hidup

6 JP

6 JP

4.2 Menyajikan hasil


penyelidikan pengaruh
gaya terhadap gerak benda

3.3 Memahami konsep usaha,


pesawat sederhana, dan
penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari,
serta hubungannya dengan
kerja otot pada struktur
rangka manusia
4.3 Menyajikan hasil
penyelidikan atau
penyelesaian masalah

6 JP

Keterangan

yang dipelajari di
sekolah dan
sumber lain yang
sama dalam sudut
pandang/teori

tentang manfaat
penggunaan pesawat
sederhana dalam
kehidupan sehari-hari

3.4 Menganalisis keterkaitan


struktur jaringan tumbuhan
dan fungsinya, serta
teknologi yang terinspirasi
oleh struktur tumbuhan

6 JP

4.4 Mengomunikasi-kan
teknologi yang terinspirasi
oleh hasil pengamatan
struktur tumbuhan dari
berbagai sumber

3.5 Menganalisis sistem


pencernaan pada manusia
dan memahami gangguan
yang berhubungan dengan
sistem pencernaan, serta
upaya menjaga kesehatan
sistem pencernaan

6 JP

4.5 Menyajikan hasil


penyelidikan tentang
pencernaan mekanis dan
kimiawi
3.5 Menganalisis sistem
pencernaan pada manusia
dan memahami gangguan
yang berhubungan dengan
sistem pencernaan, serta
upaya menjaga kesehatan
sistem pencernaan
4.5 Menyajikan hasil
penyelidikan tentang
pencernaan mekanis dan
kimiawi

6 JP

Cadangan Jam Pelajaran

2 JP

UJIAN AKHIR SEMESTER


Jumlah

GENAP

3. memahami
pengetahuan
(faktual,
konseptual, dan
prosedural)
berdasarkan rasa
ingin tahunya
tentang ilmu
pengetahuan,
teknologi, seni,
budaya terkait
fenomena dan
kejadian tampak
mata

3.7 Menganalisis sistem


peredaran darah pada
manusia dan memahami
gangguan pada sistem
peredaran darah, serta
upaya menjaga kesehatan
sistem peredaran darah
4.7 Menyajikan hasil
percobaan pengaruh
aktivitas (jenis, intensitas,
atau durasi) dengan
frekuensi denyut jantung

3.8 Memahami tekanan zat


dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari,
termasuk tekanan darah,
osmosis, dan kapilaritas
jaringan angkut pada
tumbuhan

4. mencoba,
mengolah, dan
menyaji dalam
ranah konkret
(menggunakan,
mengurai,
4.8 Menyajikan data hasil
merangkai,
percobaan untuk
memodifikasi, dan
menyelidiki tekanan zat
cair pada kedalaman
membuat) dan ranah
tertentu, gaya apung, dan
abstrak (menulis,
kapilaritas, misalnya
membaca,
dalam batang tumbuhan
menghitung,
menggambar, dan
3.9 Menganalisis sistem
mengarang) sesuai
pernapasan pada manusia
dengan yang
dan memahami gangguan
dipelajari di sekolah
pada sistem pernapasan
serta upaya menjaga
dan sumber lain
kesehatan sistem
yang sama dalam
pernapasan
sudut pandang/teori
4.9 Menyajikan karya tentang
upaya menjaga kesehatan

38 JP

8 JP

4 JP

4 JP

sistem pernapasan
3.10 Menganalisis sistem
ekskresi pada manusia
dan memahami
gangguan pada sistem
ekskresi serta upaya
menjaga kesehatan
sistem ekskresi

4 JP
4.10 Membuat karya tentang
sistem ekskresi pada
manusia dan
penerapannya dalam
menjaga kesehatan diri
3.11 Menerapkan konsep
getaran, gelombang,
bunyi, dan sistem
pendengaran dalam
kehidupan sehari-hari
termasuk sistem sonar
pada hewan
4.11

Menyajikan hasil
percobaan tentang
getaran, gelombang, dan
bunyi

3.12. Memahami sifat-sifat


cahaya, pembentukan
bayangan pada bidang
datar dan lengkung,
serta penerapannya
untuk menjelaskan
proses penglihatan
manusia, mata serangga,
dan prinsip kerja alat
optik
4.12

6 JP

Menyajikan hasil
percobaan tentang
pembentukan bayangan
pada cermin dan lensa

6 JP

Cadangan Jam Pelajaran

(2 JP)

UJIAN AKHIR SEMESTER


Jumlah

34 JP

PROGRAM SEMESTER
TAHUN PELAJARAN 2016 / 2017

Nama Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Kelas/ Semester

: VIII/ Ganjil

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kompetensi Dasar
3.1 Memahami
gerak pada
makhluk hidup,
sistem gerak
pada manusia,
dan upaya
menjaga
kesehatan
sistem gerak
4.1 Membuat
tulisan tentang
berbagai
gangguan pada
sistem gerak,
serta upaya

Indikator
3.1.1
Mengidentifikasi
struktur dan
fungsi rangka,
sendi, dan otot
manusia
3.1.2
Mengidentifikasi
gangguan pada
sistem gerak,
upaya mencegah
dan cara
mengatasinya
4.1.1 Melakukan
percobaan untuk
mengetahui
struktur gerak,
jenis dan

Sasaran
Penilaian
Penilaian
ranah
kognitif
(pengetahua
n) dan
penilaian
ranah
psikomotori
k
(Keterampil
an)

Alokasi
Waktu

Juli

September

Oktober

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1
2 2

4 JP

Agustus

Nopember
2 3 4

Desember
5

1 2 3 4 5

Kompetensi Dasar
menjaga
kesehatan
sistem gerak
manusia

Indikator

Sasaran
Penilaian

4.2 Menyajikan

Juli

Agustus

2 JP

3.2.1

Penilaian
ranah
kognitif
(pengetahua
n) dan
penilaian
ranah
psikomotori
3.2.2
Mengidentifikasi k
(Keterampil
proses gerak
pada tumbuhan an)
Mengidentifikasi
konsep gerak
lurus dan
pengaruh gaya
terhadap geral
berdasarkan
hukum newton.

dan hewan
untuk
menjelaskan
penerapannya

2
2 2

4 JP

September

Oktober

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1

perbedaan serta
mekanisme kerja
jaringan otot
4.1.2 Menyajikan
hasil
pengamatan dan
identifikasi
tentang sistem
gerak manusia
dan gangguan
serta upaya
mengatasinya

Ulangan Harian I
3.2 Menganalisis
gerak lurus,
pengaruh gaya
terhadap gerak
berdasarkan
hukum Newton,
dan
penerapannya
pada gerak
benda dan
gerak makhluk
hidup

Alokasi
Waktu

Nopember
2 3 4

Desember
5

1 2 3 4 5

Kompetensi Dasar
hasil
penyelidikan
pengaruh gaya
terhadap gerak
benda

Indikator

Sasaran
Penilaian

Alokasi
Waktu

Juli

Agustus

September

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1

pada benda,
seperti pesawat,
kapal selam
4.2.1 Melakukan
percobaan
gerak lurus
beraturan dan
gerak lurus
berubah
beraturan
4.2.2 Melakukan
percobaan
mengukur
kecepatan dan
percepatan
4.2.3 Melakukan
percobaan
hukum Newton
dan
menganalisis
hubungannya
pada gerak
makhluk hidup
dan benda
dalam
kehidupan
sehari-hari

Ulangan Harian II

2 JP

Oktober

Nopember
2 3 4

Desember
5

1 2 3 4 5

Kompetensi Dasar
3.3 Memahami
konsep usaha,
pesawat
sederhana, dan
penerapannya
dalam
kehidupan
sehari-hari,
serta
hubungannya
dengan kerja
otot pada
struktur rangka
manusia
4.3 Menyajikan
hasil
penyelidikan
atau
penyelesaian
masalah
tentang
manfaat
penggunaan
pesawat
sederhana

Indikator

Sasaran
Penilaian

Alokasi
Waktu

3.3.1

Penilaian
Mengidentifikasi ranah
konsep usaha
kognitif
serta
(pengetahua
hubungannya
n) dan
dengan kerja
penilaian
otot pada
ranah
struktur rangka
psikomotori
manusia.
k
3.3.2
Mengidentifikasi (Keterampil
an)
jenis pesawat
sederhana
seperti katrol,
roda berporos,
bidang miring
dan
penerapannya
dalam
kehidupan
sehari-hari
4.3.1 Melakukan
percobaan dan
mengidentifikasi
mekanisme
kerja pesawat
sederhana serta
hubungannya
dengan kerja
otot pada

Juli

Agustus

September

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1
2 2

4 JP

Oktober

Nopember
2 3 4

Desember
5

1 2 3 4 5

Kompetensi Dasar
dalam
kehidupan
sehari-hari

Indikator

Sasaran
Penilaian

4.4
Mengomunikasi
-kan teknologi

Juli

Agustus

September

3.4.1
Mengidentifikasi
struktur dan
fungsi
tumbuhan.
3.4.2 Megidentifikasi
teknologi yang
terinspirasi
oleh struktur
tumbuhan
4.4.1 Menyusun
rencana dan
melakukan
percobaan
berdasarkan
hasil

2 JP
Penilaian
ranah
kognitif
(pengetahua
n) dan
penilaian
ranah
psikomotori
k
(Keterampil
an)

2
2 2

4 JP

Oktober

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1

struktur rangka
manusia
4.3.2 Melaporkan/
memaparkan
hasil
penyelidikan
tentang manfaat
pesawat
sederhana
dalam
kehidupan
sehari-hari

Ulangan Harian III


3.4 Menganalisis
keterkaitan
struktur
jaringan
tumbuhan dan
fungsinya, serta
teknologi yang
terinspirasi oleh
struktur
tumbuhan

Alokasi
Waktu

Nopember
2 3 4

Desember
5

1 2 3 4 5

Kompetensi Dasar
yang
terinspirasi oleh
hasil
pengamatan
struktur
tumbuhan dari
berbagai
sumber

Indikator

Sasaran
Penilaian

Juli

Agustus

September

Oktober

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1

pengamatan
terhadap
struktur dan
fungsi
tumbuhan serta
tekno-logi yang
terinspirasi
oleh struktur
tumbuhan
4.4.2Melaporkan
hasil
pengamatan
teknologi yang
terinspirasi oleh
struktur
tumbuhan.

Ulangan Harian IV
3.5 Menganalisis
sistem
pencernaan
pada manusia
dan memahami
gangguan yang
berhubungan
dengan sistem
pencernaan,
serta upaya

Alokasi
Waktu

3.5.1

Penilaian
ranah
kognitif
(pengetahua
n) dan
penilaian
ranah
psikomotori
3.5.2
Mengidentifikasi k
(Keterampil
gangguan yang
an)
berhubungan
Mengidentifikasi
organ-organ
pada sistem
pencernaan
serta proses
pencernaan di
dalam tubuh

2 JP

2
2 2

4 JP

Nopember
2 3 4

Desember
5

1 2 3 4 5

Kompetensi Dasar
menjaga
kesehatan
sistem
pencernaan
4.5 Menyajikan
hasil
penyelidikan
tentang
pencernaan
mekanis dan
kimiawi

Indikator

Sasaran
Penilaian

Juli

Agustus

September

Oktober

Nopember

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1

2 3 4

dengan sistem
pencernaan dan
upaya
pencegahannya.
4.5.1 informasi
tentang
penyakit yang
berhubungan
dengan sistem
pencernaan
4.5.2 melakukan
penyelidikan
tentang
pencernaan
mekanis dan
kimiawi

2 JP

Ulangan Harian V
3.6 Memahami
berbagai zat
aditif dalam
makanan dan
minuman, zat
adiktif, serta
dampaknya
terhadap

Alokasi
Waktu

3.6.1 Mengidentifikasi
zat-zat aditif
yang
ditambahkan
pada makanan.
3.6.2 Mengidentifikasi
jenis-jenis zat
adiktif serta
penyalahgunaannya

Penilaian
ranah
kognitif
(pengetahua
n) dan
penilaian
ranah
psikomotori
k

4 JP

2 2

Desember
5

1 2 3 4 5

Kompetensi Dasar

Indikator

kesehatan

dalam
kehidupan
4.6.1
Menyimpulkan
4.6 Membuat karya
dan melaporkan
tulis tentang
hasil
dampak
identifikasi
penyalahgunaa
jenis-jenis zat
n zat aditif dan
aditif dan
adiktif serta
zat adiktif bagi
penyalahgunaa
kesehatan
n-nya dalam
kehidupan.

Sasaran
Penilaian

Alokasi
Waktu

Juli

Agustus

September

Oktober

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1

Nopember
2 3 4

Desember
5

1 2 3 4 5

0 0 0 0 0

(Keterampil
an)

Ulangan Harian V

2 JP

Remidial (Opsional)

Jumlah

38 JP

0 0 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 0 2 2 2 2

2 2 2

Libur Hari Besar

Ujian Tengah Semester


UAS
Class meeting, Libur Semester ganjil

Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tema/Sub Tema

: Gerak

Alokasi Waktu

: 6 JP ( 1 pertemuan @2 x 40 Menit)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Kompetensi Dasar
3.1 Memahami gerak pada makhluk hidup, sistem gerak pada manusia,
dan upaya menjaga kesehatan sistem gerak
4.1 Membuat tulisan tentang berbagai gangguan pada sistem gerak, serta
upaya menjaga kesehatan sistem gerak manusia
2. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1.1. Menjelaskan jenis gerak pada tumbuhan berdasarkan penyebabnya.
3.1.2. Menganalisis

contoh

gerak

pada

tumbuhan

berdasarkan

penyebabnya dan jenis rangsang yang diterima atau bagian


tumbuhan yang menanggapi rangsang.
3.1.3. Menganalisis alat gerak hewan berdasarkan kesesuaian dengan
lingkungan hidupnya.

3.1.4. Menjelaskan sistem otot hewan yang sesuai dengan pola gerak
yang dilakukan.
3.1.5. Menjelaskan fungsi sistem rangka bagi tubuh manusia.
3.1.6. Mengidentifikasi jenis tulang penyusun sistem gerak manusia.
3.1.7. Mendeskripsikan struktur tulang manusia.
3.1.8. Mengidentifikasi tipe persendian yang terdapat pada tubuh
manusia.
3.1.9. Mendeskripsikan struktur otot manusia.
3.1.10. Mendeskripsikan fungsi otot bagi manusia.
4.1.1 Menyusun makalah tentang berbagai penyakit dan kelainan pada
sistem gerak, serta upaya menjaga kesehatan sistem rangka
manusia.
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari meteri, peserta didik diharapkan dapat melakukan hal
hal berikut:
a. Dengan diberikan informasi mengenai jenis gerak pada tumbuhan
berdasarkan penyebabnya, siswa dapat menjelaskan jenis gerak pada
tumbuhan berdasarkan penyebabnya dengan benar.
b. Dengan diberikan gambar-gambar berbagai macam contoh gerak
pada

tumbuhan

dan

melakukan

pengamatan,

siswa

dapat

menganalisis contoh gerak pada tumbuhan berdasarkan penyebabnya


dan jenis rangsang yang diterima atau bagian tumbuhan yang
menanggapi rangsang.
c. Dengan diberikan gambar-gambar berbagai alat gerak hewan dan
melakukan pengamatan, siswa dapat menganalisis alat gerak hewan
berdasarkan kesesuaian dengan lingkungan hidupnya.
d. Dengan diberikan informasi mengenai fungsi sistem rangka bagi
tubuh manusia, siswa dapat menjelaskan fungsi sistem rangka bagi
tubuh manusia.
e. Dengan diberikan penjelasan mengenai jenis tulang penyusun sistem
gerak manusia dan mengerjakan LKS Sistem Rangka pada

Manusia, siswa dapat mengidentifikasi jenis tulang penyusun sistem


gerak manusia.
f. Dengan diberikan informasi mengenai struktur tulang manusia, siswa
dapat mendeskripsikan struktur tulang manusia.
g. Dengan diberikan penjelasan mengenai tipe persendian yang terdapat
pada tubuh manusia dan mengerjakan LKS Identifikasi Tipe
Persendian, siswa dapat mengidentifikasi tipe persendian yang
terdapat pada tubuh manusia.
h. Dengan diberikan informasi mengenai struktur otot manusia dan
mengerjakan LKS Mengamati Otot Polos, Otot Rangka, dan Otok
Jantung, siswa dapat mendeskripsikan struktur otot manusia.
i. Dengan diberikan informasi mengenai fungsi otot bagi manusia,
siswa dapat mendeskripsikan fungsi otot bagi manusia.
j. Siswa dapat menyusun makalah tentang berbagai penyakit dan
kelainan pada sistem gerak, serta upaya menjaga kesehatan sistem
rangka manusia.

D. Materi Pembelajaran
Gerak pada Makhluk Hidup
1. Gerak pada Tumbuhan
a. Gerak Endonom
Gerak endonom adalah gerak terjadi secara spontan dan tidak
diketahui penyebabnya, atau tidak memerlukan rangsang dari luar.
b. Gerak Higroskopis
Gerak higroskopis adalah gerak bagian tubuh tumbuhan karena
pengaruh perubahan kadar air di dalam sel sehingga terjadi pengerutan
yang tidak merata.
c. Gerak Esionom
Gerak esionom adalah gerak tumbuhan yang disebabkan oleh
adanya rangsangan dari lingkungan sekitar. Berdasarkan jenis
rangsangannya, dibedakan menjadi:
1) Gerak Tropisme

Gerak tropisme dibagi menjadi geotropisme (gravitropisme),


hidrotropisme, tigmotropisme, kemotropisme, dan fototropisme
(heliotropisme).
2) Gerak Taksis
Gerak taksis dapat dibedakan menjadi kemotaksis dan
fototaksis.
3) Gerak Nasti
Gerak nasti dibedakan menjadi niktinasti, fotonasti, dan
tigmonasti atau seismonasti.
2. Gerak pada Hewan
a. Gerak Hewan dalam Air
Salah satu bentuk tubuh yang paling banyak dimiliki oleh
hewan air adalah bentuk torpedo.
b. Gerak Hewan di Udara
Sayap burung memiliki susunan kerangka yang ringan, tulang
dada dan otot yang kuat.
c. Gerak Hewan di Darat
Kecenderungan hewan yang hidup di darat adalah memiliki otot
dan tulang yang kuat.
3. Sistem Gerak pada Manusia
a. Struktur dan Fungsi Rangka pada Manusia
1) Fungsi Sistem Rangka bagi Tubuh Manusia
a) Memberikan bentuk dan mendukung tubuh kita
b) Melindungi organ internal atau organ dalam
c) Tempat menempelnya otot yang merupakan alat gerak aktif
yang dapat menggerakkan tulang
d) Tempat dibentuknya sel darah
2) Struktur Tulang
Tulang terdiri dari periosteum, pembuluh darah, tulang
kompak, dan tulang spons.
3) Macam-macam Tulang

Bentuk tulang manusia dibedakan menjadi empat, yaitu


tulang panjang, tulang pipih, tulang pendek, dan tulang tak
beraturan.
4) Perkembangan Tulang
Proses perubahan tulang rawan menjadi tulang keras disebut
dengan penulangan atau osifikasi.
5) Hubungan antar tulang
Hubungan antartulang pada manusia dibedakan menjadi tiga,
yaitu sinartrosis, amfiartrosis, dan diartrosis (persendian).
6) Tipe Persendian
a) Sendi Peluru
b) Sendi Engsel
c) Sendi Putar
d) Sendi Pelana
e) Sendi Geser
b. Struktur dan Fungsi Otot pada Manusia
1) Fungsi Otot
Otot adalah penggerak bagian-bagian tubuh, sehingga otot
disebut alat gerak aktif.
2) Jenis Jaringan Otot
Ada tiga jenis jaringan otot di dalam tubuhmu, yaitu otot
rangka, otot polos, dan otot jantung.

E. Metode Pembelajaran dan Pendekatan Pembelajaran


Model

: Pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Student Teams


Achievement Divisions).

Pendekatan

: Kontekstual (Scientific Approach)

Metode

: Demonstrasi, tanya jawab, diskusi, dan pengamatan.

F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


1.

Media/Alat
a. Video Hewan dan manusia yang bergerak (burung terbang, atlet

berlari).
b. Video Tanaman putri malu yang daunnya menutup ketika disentuh.
c. Video Hewan dan manusia yang bergerak (burung terbang, atlet
berlari).
d. Gambar Orang yang duduk, berdiri tegak, orang berlari.
e. Model rangka atau gambar Sistem rangka pada manusia.
f. Preparat awetan otot rangka, otot polos, dan otot jantung.
2.

Sumber Belajar
1) Hand Out materi Gerak pada Makhluk Hidup
2) LKS (Lembar Kerja Siswa) Gerak pada Tumbuhan
3) LKS (Lembar Kerja Siswa) Gerak pada Hewan Darat
4) LKS (Lembar Kerja Siswa) Sistem Rangka pada Manusia
5) LKS (Lembar Kerja Siswa) Identifikasi Tipe Persendian
6) LKS (Lembar Kerja Siswa) Mengamati otot rangka, otot polos, dan
otot jantung

G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


1. Pertemuan Pertama: Gerak Tumbuhan
a. Pendahuluan (15 menit)
1. Guru mengucapkan salam.
2. Guru menyuruh siswa untuk berdoa terlebih dahulu sebelum memulai
pelajaran.
3. Guru mempresensi siswa.
4. Guru memotivasi siswa dengan menunjukkan video Hewan dan
manusia yang bergerak (burung terbang, atlet berlari), sambil video
diputar, guru menjelaskan kepada siswa tentang apa yang ada dalam
video, memancing siswa untuk mengutarakan pertanyaan.
5. Guru dan siswa bertanya jawab tentang video yang telah diputar
(Hewan dan manusia sama-sama bisa berjalan dan menunjukkan
gerakan-gerakan yang mudah diamati. Namun bagaimana dengan
gerak pada tumbuhan? Bagian apa saja dari tumbuhan yang dapat
bergerak?)
6. Guru menyampaikan garis besar tujuan pembelajaran.

b. Kegiatan Inti (55 menit)


1.

Guru memutarkan video tanaman putri malu yang daunnya menutup


ketika disentuh. (mengamati)

2.

Guru memancing siswa agar mengutarakan pertanyaan terkait gambar


yang ditunjukkan. (menanya)

3.

Guru beserta siswa bertanya jawab untuk mendiskusikan tentang


konsep gerak pada tumbuhan. (menanya)

4.

Guru menjelaskan macam-macam gerak pada tumbuhan yaitu gerak


endonom, gerak higroskopis, dan gerak esionom beserta contohnya.

5.

Guru menunjukkan gambar-gambar berbagai macam contoh gerak


pada tumbuhan, guru bersama siswa berdiskusi untuk menentukan
gambar tersebut termasuk contoh gerak apa pada tumbuhan
berdasarkan penyebabnya dan jenis rangsang yang diterima atau
bagian tumbuhan yang menanggapi rangsang.

6.

Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Siswa


diharapkan berpikir kritis. (menanya)

7.

Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok heterogen yang


beranggotakan empat siswa dalam setiap kelompok berdasarkan hasil
pre-test yang telah dilakukan pertemuan yang lalu.

8.

Guru meminta siswa untuk berkumpul dengan kelompok yang telah


ditentukan.

9.

Guru memberikan LKS Gerak pada Tumbuhan pada masing-masing


kelompok, yang bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan siswa.

10. Guru menjelaskan langkah-langkah mengerjakan LKS secara singkat


dan jelas.
11. Siswa mulai mengerjakan LKS dengan berdiskusi dan mencari dari
berbagai sumber. (mengumpulkan informasi)
12. Guru berkeliling ke tiap kelompok untuk mengecek proses diskusi
yang dilakukan oleh siswa dan memberikan bantuan kepada siswa jika
mengalami kesulitan.

13. Bersama dengan kelompok, siswa mengidentifikasi jenis gerak apa


yang dilakukan oleh tumbuhan sesuai gambar yang ada di LKS serta
menuliskan bukti yang mendukung. (mengasosiasi)
14. Mengarahkan siswa untuk mengumpulkan LKS yang telah dikerjakan
oleh masing-masing kelompok.
15. Siswa mempresentasikan hasil diskusi yang telah dilakukan di depan
kelas serta melakukan diskusi bersama. (mengkomunikasikan)
16. Bersama siswa, guru menyimpulkan hasil diskusi kemudian
menjelaskannya lebih lanjut. (mengkomunikasikan)
17. Memberi kesempatan siswa untuk bertanya, jika sudah tidak ada
pertanyaan, guru memberikan kuis pada siswa untuk menguji
pemahaman siswa.
18. Guru meminta siswa mengumpulkan lembar jawaban ke meja guru.
c. Penutup (10 menit)
1. Guru menyampaikan hasil evaluasi kelompok.
2. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang mendapat skor
tertinggi.
3. Bersama siswa, guru menyimpulkan proses pembelajaran yang telah
dilakukan dan melakukan analisis apabila terdapat konsep yang salah.
4. Guru memberi tugas yaitu mempelajari gerak pada hewan.
5. Guru menutup proses pembelajaran pada hari ini dan mengucapkan
salam.
2. Pertemuan Kedua: Gerak Hewan
a. Pendahuluan (15 menit)
1. Guru mengucapkan salam.
2. Guru menyuruh siswa untuk berdoa terlebih dahulu sebelum memulai
pelajaran.
3. Guru mempresensi siswa.
4. Guru mereview materi pada pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya
dengan materi yang akan dipelajari.
5. Guru memotivasi siswa dengan menunjukkan video Gerak hewan
yang bergerak di darat dan di air, sambil video diputar, guru

menjelaskan kepada siswa tentang apa yang ada dalam video,


memancing siswa untuk mengutarakan pertanyaan.
6. Guru dan siswa bertanya jawab tentang video yang telah diputar
(Mengapa gerak hewan darat dan gerak hewan yang hidup di air
berbeda?)
7. Guru menyampaikan garis besar tujuan pembelajaran.
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1.

Guru menunjukkan gambar beberapa hewan dengan alat gerak yang


berbeda. (mengamati)

2.

Guru memancing siswa agar mengutarakan pertanyaan terkait gambar


yang ditunjukkan. (menanya)

3.

Guru beserta siswa bertanya jawab untuk mendiskusikan tentang


konsep gerak pada hewan. (menanya)

4.

Guru menjelaskan macam-macam gerak pada hewan yaitu gerak hewan


dalam air, gerak hewan di udara, dan gerak hewan di darat beserta
contohnya.

5.

Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Siswa


diharapkan berpikir kritis. (menanya)

6.

Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok heterogen yang


beranggotakan empat siswa dalam setiap kelompok berdasarkan hasil
pre-test yang telah dilakukan pertemuan yang lalu.

7.

Guru meminta siswa untuk berkumpul dengan kelompok yang telah


ditentukan.

8.

Guru memberikan LKS Gerak pada Hewan Darat pada masingmasing kelompok, yang bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan
siswa.

9.

Guru menjelaskan langkah-langkah mengerjakan LKS secara singkat


dan jelas.

10. Siswa mulai mengerjakan LKS dengan berdiskusi dan mencari dari
berbagai sumber. (mengumpulkan informasi)

11. Guru berkeliling ke tiap kelompok untuk mengecek proses diskusi yang
dilakukan oleh siswa dan memberikan bantuan kepada siswa jika
mengalami kesulitan.
12. Bersama dengan kelompok, siswa menganalisis data serta membuat
kesimpulan (mengasosiasi)
13. Mengarahkan siswa untuk mengumpulkan LKS yang telah dikerjakan
oleh masing-masing kelompok.
14. Siswa mempresentasikan hasil diskusi yang telah dilakukan di depan
kelas serta melakukan diskusi bersama. (mengkomunikasikan)
15. Bersama

siswa,

guru

menyimpulkan

hasil

diskusi

kemudian

menjelaskannya lebih lanjut. (mengkomunikasikan)


16. Memberi kesempatan siswa untuk bertanya, jika sudah tidak ada
pertanyaan, guru memberikan kuis pada siswa untuk menguji
pemahaman siswa.
17. Guru meminta siswa mengumpulkan lembar jawaban ke meja guru.
c. Penutup (10 menit)
1. Guru menyampaikan hasil evaluasi kelompok.
2. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang mendapat skor
tertinggi.
3. Bersama siswa, guru menyimpulkan proses pembelajaran yang telah
dilakukan dan melakukan analisis apabila terdapat konsep yang salah.
4. Guru memberi tugas yaitu membuat makalah mengenai rangka manusia
serta berbagai penyakit dan kelainan pada sistem gerak, serta upaya
menjaga kesehatan sistem rangka manusia.
5. Guru menutup proses pembelajaran pada hari ini dan mengucapkan
salam.

3. Pertemuan Ketiga: Gerak Manusia


a. Pendahuluan (15 menit)
1. Guru mengucapkan salam.
2. Guru menyuruh siswa untuk berdoa terlebih dahulu sebelum memulai
pelajaran.

3. Guru mempresensi siswa.


4. Guru mereview materi pada pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya
dengan materi yang akan dipelajari.
5. Guru memotivasi siswa dengan menunjukkan gambar Orang yang
duduk, berdiri tegak, orang berlari, guru memancing siswa untuk
mengutarakan pertanyaan.
6. Guru dan siswa bertanya jawab tentang gambar yang ditunjukkan
(Mengapa orang tersebut dapat duduk, berdiri dengan tegak, berlari?
apa yang membuat tubuh orang tersebut seperti itu?)
7. Guru menyampaikan garis besar tujuan pembelajaran.
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1.

Guru menjelaskan fungsi sistem rangka bagi tubuh manusia.

2.

Guru menunjukkan gambar-gambar berbagai jenis tulang penyusun


sistem gerak manusia.

3.

Guru menjelaskan struktur tulang manusia.

4.

Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Siswa


diharapkan berpikir kritis. (menanya)

5.

Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok heterogen yang


beranggotakan empat siswa dalam setiap kelompok berdasarkan hasil
pre-test yang telah dilakukan pertemuan yang lalu.

6.

Guru meminta siswa untuk berkumpul dengan kelompok yang telah


ditentukan.

7.

Guru memberikan LKS Sistem Rangka pada Manusia pada masingmasing kelompok, yang bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan
siswa.

8.

Guru menjelaskan langkah-langkah mengerjakan LKS secara singkat


dan jelas.

9.

Siswa mulai mengerjakan LKS dengan berdiskusi dan mencari dari


berbagai sumber. (mengumpulkan informasi)

10. Guru berkeliling ke tiap kelompok untuk mengecek proses diskusi yang
dilakukan oleh siswa dan memberikan bantuan kepada siswa jika
mengalami kesulitan.

11. Bersama dengan kelompok, siswa mengidentifikasi macam-macam


tulang penyusun sistem rangka manusia dan menentukan letak serta
fungsinya. (mengasosiasi)
12. Mengarahkan siswa untuk mengumpulkan LKS yang telah dikerjakan
oleh masing-masing kelompok.
13. Siswa mempresentasikan hasil diskusi yang telah dilakukan di depan
kelas serta melakukan diskusi bersama. (mengkomunikasikan)
14. Bersama

siswa,

guru

menyimpulkan

hasil

diskusi

kemudian

menjelaskannya lebih lanjut. (mengkomunikasikan)


15. Memberi kesempatan siswa untuk bertanya, jika sudah tidak ada
pertanyaan, guru memberikan kuis pada siswa untuk menguji
pemahaman siswa.
16. Guru meminta siswa mengumpulkan lembar jawaban ke meja guru.
c. Penutup (10 menit)
1. Guru menyampaikan hasil evaluasi kelompok.
2. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang mendapat skor
tertinggi.
3. Bersama siswa, guru menyimpulkan proses pembelajaran yang telah
dilakukan dan melakukan analisis apabila terdapat konsep yang salah.
4. Guru memberi tugas yaitu mempelajari hubungan antar tulang dan tipe
persendian.
5. Guru menutup proses pembelajaran pada hari ini dan mengucapkan
salam.

H. Penilaian
1. Jenis/teknik penilaian
Jenis Penilaian

Bentuk instrument

Penilaian Sikap

Penilaian Jurnal

Penilaian Pengetahuan

Penugasan, Tes pilhan ganda dan


uaraian Uraian

Penilaian Ketrampilan

Penilaian membuat makalah

2. Bentuk instrumen dan instrumen


Terlampir
3. Pedoman penskoran
Terlampir

Lampiran 1. Lembar Penilaian Tes Tertulis


SOAL EVALUASI SUB MATERI GERAK PADA TUMBUHAN

c. kemotaksis

A. Pilihan Ganda
1. Suatu gerak terjadi pada bagian
tubuh tumbuhan tertentu, arah

d. higroskopis
3. Membuka

dan

menutupnya

gerak tidak dipengaruhi arah

annulus pada sporangium paku

datang rangsang. Gerak tersebut

termasuk gerak .

merupakan .

a. endonom

a. tropisme

penyebabnya tidak jelas

b. taksis

b. higroskopis

c. endonom

c. higroskopis
higroskopis

dijumpai

.
a. pecahnya kulit buah jarak

paku

karena

menuju sumber rangsang

a. Lumut-lumatan bergerak ke

oleh

annulus

arah gula
b. Kecambah mencari cahaya

c. menjalarnya akar tumbuhan

c. Bunga

ke tempat yang berair

d. Tumbuhan

kotak spora lumut oleh gigi


peristome

di

tempat

yang
yang

kurang cahaya merupakan gerak


.
a. tropisme

mencari

putri

malu

mengatup
B. Uraian

kecambah

diletakkan

matahari

cahaya

d. membuka dan menutupnya

2. Gerak

positif

4. ... termasuk gerak kemotaksis.

b. membuka dan menutupnya


sporangium

perubahan

suhu
d. tropisme

yang sudah kering

karena

penyebabnya

pada peristiwa berikut, kecuali

b. nasti

karena

dipengaruhi oleh kadar air

d. nasti
1. Gerak

karena

1. Sebutkan dan jelaskan contohcontoh gerak tropisme!


2. Jelaskan

mengenai

peristiwa

kemotaksis!
3. Sebutkan contoh-contoh gerak
nasti

KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI SUB MATERI GERAK PADA


TUMBUHAN

A. Pilihan Ganda
1. D

(Skor = 2)

2. C

(Skor = 2)

3. A

(Skor = 2)

4. B

(Skor = 2)

5. A

(Skor = 2)

B. Uraian
1.
a. Fototropisme, misalnya gerak ujung batang bunga matahari yang
membelok menuju ke cahaya.
b. Kemotropisme, antara lain akar tanaman yang menuju zat makanan
atau menjauhi zat racun.
c. Tigmotropisme, misalnya pada tanaman kacang panjang dan
mentimun. Ujung batang atau ujung sulur kacang panjang dan
mentimun dapat membelit pada tempat merambatnya. (Skor = 6)
2. Kemotaksis adalah gerak seluruh tubuh tumbuhan karena pengaruh
rangsang zat kimia. (Skor = 2)
3.
a. Seismonasti, misalnya gerak menutupnya daun putri malu ketika
disentuh.
b. Niktinasti, misalnya gerak menutupnya daun tumbuhan yang tergolong
tumbuhan polong (Leguminoceae) pada menjelang malam hari.
c. Nasti kompleks, misalnya gerak membuka dan menutupnya stomata
karena pengaruh cahaya matahari, zat kimia, dan air. (Skor = 6)
Skor maksimum = 24
Kriteria Penilaian
Nilai =

Skor yang diperoleh


100

SOAL EVALUASI SUB MATERI GERAK PADA HEWAN

A. PILIHAN GANDA
1. Hewan bergerak untuk berbagai tujuan, berikut ini yang bukan merupakan
tujuan hewan bergerak adalah .
a. Melindungi diri dari predator
b. Beradaptasi dengan lingkungan
c. Menangkap mangsa
d. Mencari makan
2. Perhatikan pernyataan-pertanyaan di bawah ini!
1) Sebagian ikan memiliki bentuk tubuh torpedo
2) Sirip diperlukan untuk melakukan berbagai manuver di dalam air
3) Ekor dan sirip ikan berfungsi untuk menahan laju air
4) Bentuk streamline tubuh ikan berfungsi untuk mengurangi hambatan
di dalam air
Berdasarkan pernyataan-pernyataan di atas, yang mendukung ikan untuk
melakukan berbagai gerakan di dalam air adalah pernyataan nomor .
a. 1, 2, dan 3
b. 2, 3, dan 4
c. 3, 4, dan 1
d. 1, 2, dan 4
3. Berdasarkan fungsi tubuh untuk melakukan aktivitas gerak, hewan berikut
yang memiliki otot paling elastis adalah.
a. burung
b. gajah
c. koala
d. kijang
4. Sayap burung memiliki susunan kerangka yang ringan, tulang dada dan
otot yang kuat. Bentuk sayap airfoil membuat
udara mengalir .
a. pada bagian atas sayap lebih lambat daripada bagian bawah
b. pada bagian atas sayap lebih cepat daripada bagian bawah

c. pada bagian atas sayap sama dengan bagian bawah


d. pada bagian atas sayap ke bagian bawah
5. Berbeda dengan ikan dan hewan yang hidup di dalam ait, nyamuk seolaholah berdiri di atas air karena .
b. memiliki gaya angkat yang besar untuk mengimbangi gaya gravitasi
c. memiliki bentuk tubuh yang streamline
d. memanfaatkan prinsip tegangan permukaan air
e. dapat mengatasi inersia dan memiliki elastisitas yang tinggi

B. URAIAN
1. Sebutkan beberapa bentuk tubuh ikan yang unik sehingga ikan dapat
berenang!
2. Gajah memiliki kecepatan gerak 25 km/jam, kuda 76 km/jam, dan cheetah
112 km/jam, mengapa hewan-hewan tersebut memiliki kecepatan gerak
yang berbeda-beda?
3. Jelaskan prinsip burung sehingga bisa terbang!

KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI SUB MATERI GERAK PADA


HEWAN

hewan

A. Pilihan Ganda

tersebut

memiliki

1. B

(Skor = 2)

struktur rangka dan otot yang

2. D

(Skor = 2)

sangat kuat, namun cheetah

3. D

(Skor = 2)

memiliki bentuk kaki yang

4. B

(Skor = 2)

lebih ramping sehingga cheetah

5. C

(Skor = 2)

mampu menyimpan elastisitas


yang

tinggi.

Setiap

hewan

melakukan jenis gerak yang

B. Uraian
1.

berbeda-beda tergantung bentuk


a. Ikan sering mengeluarkan
gelembung
berguna

renang

untuk

tubuh dan habitatnya. (Skor =

yang

mengatur

4)
3. Sayap burung memiliki susunan

gerakan naik turun.

kerangka yang ringan, tulang

b. Ikan memiliki susunan otot

dada

dan otot yang kuat.

dan tulang belakang yang

Bentuk sayap airfoil membuat

fleksibel untuk mendorong

udara mengalir pada bagian atas

ekor ikan di dalam air.

sayap

c. Sebagian

besar

ikan

lebih

cepat

daripada

bagian bawahnya. Saat sayap

menggunakan gerak tubuh

dikepakkan,

ke kanan dan ke kiri dan

mengalir ke bawah. Dorongan

sirip

ke

ekornya

untuk

bawah

menghasilkan gaya dorong

menghasilkan

ke depan. (Skor = 6)

berlawanan

2. Gajah memiliki massa tubuh

Skor maksimum = 24

melawan inersia yang nilainya

Kriteria Penilaian

juga sangat besar. Lain halnya

Nilai =

dan

cheetah,

tersebut

akan

gaya

yang

arah

sehingga

(Skor = 4)

untuk bergerak gajah harus

kuda

akan

burung akan terangkat ke atas.

yang sangat besar, akibatnya

dengan

udara

Skor yang diperoleh


100

SOAL EVALUASI SUB MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI RANGKA


PADA MANUSIA

b. tengkorak dan kaki

A. PILIHAN GANDA
1. Berikut ini yang tidak termasuk
fungsi sistem rangka bagi tubuh
kita yaitu .

a. tengkorak dan telinga


5. Tulang yang termasuk pada

a. tempat utama menyimpan


kalsium dan fosfor

dan mendukung tubuh kita


c. melindungi organ dalam
dibentuknya

kelompok tulang belakang yaitu


... .

b. memberikan bentuk tubuh

d. tempat

c. telinga dan tangan

a. tulang kepala, tulang leher,


tulang tangan
b. tulang

sel

darah
2. Tulang tengkorak merupakan
tulang yang memiliki bentuk ....
a. tulang yang bentuknya tidak

leher,

tulang

pinggang, tulang tangan


c. tulang

punggung,

tulang

leher, tulang pinggang


d. tulang

kepala,

tulang

pinggang, tulang kaki

beraturan
b. tulang pipa
c. tulang pendek
d. tulang pipih
3. Tulang keras tersusun dari ... .

B. URAIAN
1. Mengapa tulang bersifat keras?
Jelaskan.
2. Mengapa orang yang berusia

a. kalsium dan ligamen

muda saat mengalami patah

b. kalsium dan sendi

tulang

c. ligamen dan kolagen

kembali dibandingkan dengan

d. kolagen dan kalsium

orang yang berusia tua?

4. Berikut ini contoh organ-organ

lebih

3. Tuliskan

cepat

jenis-jenis

sembuh

tulang.

yang tersusun dari tulang keras

Berdasarkan

apakah

adalah .

pengolongan jenis-jenis tulang

a. hidung dan tengkorak

tersebut?

KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI SUB MATERI STRUKTUR DAN


FUNGSI RANGKA PADA MANUSIA

A. PILIHAN GANDA
1. A

(Skor = 2)

2. D

(Skor = 2)

3. D

(Skor = 2)

4. B

(Skor = 2)

5. C

(Skor = 2)

B. URAIAN
1. Tulang mengandung zat kapur dan kalsium sehingga bersifat keras. (Skor
= 3)
2. Bahan tulang yang tua dihilangkan dan bahan tulang baru ditambah terusmenerus. Pada orang muda, lebih banyak bahan tulang ditambah
dibandingkan yang dihilangkan. Tulang kita menjadi semakin berat dan
kuat. Setelah kita berusia 30 tahun, lebih banyak bahan tulang hilang
dibandingkan yang dibuat baru. Tulang kita menjadi semakin ringan dan
rapuh. (Skor = 3)
3. Berdasarkan keras dan lenturnya tulang, tulang dibedakan menjadi tulang
keras dan tulang rawan. Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi
tulang pipa, tulang pendek, tulang pipih, dan tulang tidak beraturan. (Skor
= 4)
Skor maksimum = 20
Kriteria Penilaian
Nilai =

Skor yang diperoleh


100

SOAL EVALUASI SUB MATERI HUBUNGAN ANTAR TULANG DAN


TIPE PERSENDIAN

A. PILIHAN GANDA
4. Salah satu contoh bagian organ yang sendinya tidak bergerak adalah .... .
a. sendi pada perbatasan antara tulang tengkorak dengan tulang belakang
b. sendi pada siku
c. sendi pada lutut
d. sendi antartulang pada tengkorak
5. Tulang pinggul dengan tulang paha dihubungkan oleh sendi. Dengan
adanya sendi tersebut memungkinkan tulang-tulang tersebut dapat
diayunkan ke arah mana pun. Sendi yang menghubungkan tulang-tulang
tersebut adalah .
a. peluru
b. putar
c. engsel
d. pelana
6. Persendian yang terdapat antara tulang ibu jari dan tulang telapak tangan
termasuk sendi ....
a. engsel
b. peluru
c. pelana
d. putar

B. URAIAN
Sebutkan jenis-jenis gerakan sendi, jelaskan dan beri contoh!

KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI SUB MATERI HUBUNGAN


ANTAR TULANG DAN TIPE PERSENDIAN

Contoh:

A. PILIHAN GANDA

persendian

1. D

(Skor = 2)

terdapat

2. A

(Skor = 2)

tengkorak dengan tulang leher

3. C

(Skor = 2)

4. Sendi

di

yang

pelana:

merupakan
dua

B. URAIAN
1. Sendi

antara

tulang

Sendi

pertemuan

tulang

yang

ini
antara

berbentuk

peluru:

Sendi

ini

seperti pelana. Sendi ini dapat

menghubungkan

antara

satu

menggerakkan tulang ke dua

tulang yang mempunyai satu

arah, yaitu muka-belakang dan

ujung bulat yang masuk ke

ke samping.

ujung tulang lain yang berongga

Contoh:

seperti mangkok. Sendi ini dapat

pangkal ibu jari

membentuk

gerakan

pada

Sendi

ini

bebas di antara sendi-sendi.

menghubungkan

antara

dua

Contoh:

tulang yang memiliki permukaan

lengan

atas

antara tulang
dengan

tulang

belikat

5. Sendi

pada

geser:

sendi

paling

sendi

yang datar. Prinsip kerja sendi


ini adalah satu bagian tulang

2. Sendi engsel: Tipe sendi ini

bergerak

menggeser

di

atas

mempunyai gerakan satu arah,

tulang lain. Sendi geser juga

ada yang ke depan dan ada yang

memungkinkan tulang bergerak

ke belakang seperti engsel pintu.

ke depan dan ke belakang.

Contoh: sendi-sendi pada siku

Contoh:

3. Sendi putar: Tipe persendian ini

tulang-tulang

pergelangan tangan (Skor = 10)

memiliki prinsip kerja ujung

Skor maksimum = 20

tulang

Kriteria Penilaian

satu

yang

berfungsi

sebagai poros dan ujung tulang


yang lain berbentuk cincin yang
dapat

berputar

tersebut.

pada

poros

Nilai =

Skor yang diperoleh


100

SOAL EVALUASI SUB MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI OTOT


PADA MANUSIA

A. PILIHAN GANDA
1. Tulang tidak dapat bergerak sendiri melainkan digerakkan oleh otot, sebab
otot bisa ... .
a. memanjang dan memendek
b. dilipat dan ditekuk
c. menebal dan menipis
d. mengembang dan mengkerut
2. Pernyataan yang menggambarkan otot yang bekerja pada rahang adalah
.
a. rahang digerakkan oleh otot polos
b. otot rahang bekerja secara sadar
c. otot rahang berupa otot lurik yang bekerja secara tidak sadar
d. rahang mempunyai gerakan peristaltic
3. Semua organ di bawah ini bekerja di bawah kendali otot polos, kecuali ... .
a. usus
b. paru-paru
c. jantung
d. dinding pembuluh darah
4. Berikut adalah ciri-ciri otot ... .
1) berfungsi dalam pergerakan
2) bekerja di bawah kesadaran kita
3) memiliki struktur gelap dan terang
a. otot polos
b. otot bisep
c. otot lurik
d. otot jantung

5. Berikut ini perbedaan yang benar antara otot rangka, otot polos, dan otot
jantung adalah .
Pilihan
A.

Otot
Rangka

Polos

Terdapat pada Tidak


dinding

Jantung
Merupakan otot sadar.

mempunyai

organ dalam.

garis-garis
melintang.

B.

Berkontraksi

Penyusun

Mempunyai

dan

organ-

melintang.

berelaksasi

organ

dengan

dalam.

garis-garis

lambat.
C.

Melekat pada Cenderung


tulang.

cepat

Berinti sebuah di tengahtengah pada tiap selnya.

berkontrak
si

dan

mudah
lelah.
D.

Memiliki
banyak

Berbentuk
inti

gelendong.

Merupakan

otot

tidak

sadar.

di tepi pada
tiap selnya.

B. URAIAN
1. Tuliskan 5 jenis organ tubuh yang dikendalikan oleh otot polos dan 5
organ tubuh yang dikendalikan oleh otot lurik! Jelaskan mengapa
demikian jawaban kamu!
2. Jelaskan apa yang terjadi apabila otot pada organ dalam tubuh
dikendalikan oleh otot sadar!
3. Tuliskan keistimewaan yang dimiliki oleh otot jantung!

KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI SUB MATERI STRUKTUR DAN


FUNGSI OTOT PADA MANUSIA

A. PILIHAN GANDA
1. A

(Skor = 2)

2. B

(Skor = 2)

3. C

(Skor = 2)

4. C

(Skor = 2)

5. D

(Skor = 2)

B. URAIAN
1. 3 jenis organ tubuh yang dikendalikan oleh otot polos: Paru-paru,
lambung, usus halus.
Alasan: Bekerja di luar kesadaran atau di luar perintah otak
3 jenis organ tubuh yang dikendalikan oleh otot lurik: tangan, kaki, mata
Alasan: Bekerja dalam kesadaran atau dalam perintah otak (Skor = 4)
2. Apabila otot pada organ dalam tubuh dikendalikan oleh otot sadar, maka
kita bisa mengontrol penggunaan otot tersebut. Misalnya, kita bisa
menentukan kapan makanan bisa diproses di dalam lambung dan kapan
tidak. Namun, organ dalam akan cenderung cepat berkontraksi dan cepat
lelah jika dikendalikan oleh otot sadar. (Skor = 4)
3. Ciri-ciri otot jantung adalah sebagai berikut.
a. Berbentuk serabut lurik yang bercabang-cabang, jumlah inti selnya
satu atau banyak, terletak ditengah serabut.
b. Bekerja di luar kesadaran atau di luar perintah otak, tetapi dipengaruhi
oleh saraf otonom (saraf simpatetik dan parasimpatik).
Jadi, keistimewaan otot jantung adalah mempunyai struktur seperti otot
lurik, tetapi bekerja seperti otot polos. Otot jantung yang membentuk
dinding jantung bekerja seumur hidup manusia. Sewaktu bekerja, istirahat,
tidur, bahkan saat pingsan, otot jantung terus bekerja. (Skor = 4)
Skor maksimum = 22
Kriteria Penilaian Nilai =

Skor yang diperoleh


100

Lampiran 2. Lembar Penilaian Keterampilan


Lembar Penilaian Keterampilan (Membuat Makalah)
No.

Aspek yang dinilai

1.

Kelengkapan bagian-bagian makalah

2.

Kesesuaian isi makalah dengan dengan materi yang

ditentukan
3.

Kerapian penulisan makalah

Rubrik Penilaian Keterampilan (Membuat Makalah)


No.

Aspek yang

Rubrik

dinilai

3: Terdapat cover, kata pengantar, bab 1, bab 2, bab

1.

Kelengkapan

3, dan daftar pustaka

bagian-bagian

2: Terdapat cover, bab 1, bab 2, bab 3, tidak terdapat

makalah

kata pengantar dan daftar pustaka


1: Terdapat cover, bab 2, tidak terdapat kata
pengantar, bab 1, bab 3, dan daftar pustaka
3: Isi makalah tentang tentang berbagai penyakit dan

Kesesuaian isi
2.

makalah dengan
dengan materi
yang ditentukan

kelainan pada sistem gerak, serta upaya menjaga


kesehatan sistem rangka manusia.
2: Isi makalah tentang tentang berbagai penyakit dan
kelainan pada sistem gerak
1: Isi makalah tentang tentang upaya menjaga
kesehatan sistem rangka manusia.
3: Penulisan rapi, kata-kata yang digunakan jelas,
Kerapian
3.

penulisan
makalah

tidak ada kesalahan penulisan


2: Penulisan rapi, kata-kata yang digunakan jelas,
terdapat kesalahan penulisan
1: Penulisan tidak rapi, kata-kata yang digunakan
jelas, terdapat kesalahan penulisan

Skor maksimum = 12

Kriteria Penilaian
Nilai =

Skor yang diperoleh


100

Lampiran 3. Penilaian Sikap

LEMBAR PENILAIAN SIKAP


PENILAIAN JURNAL
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Lembar Pengamatan Sikap


Kelas
: .
Hari, tanggal
: .
Materi Pokok/Tema
: .

Percaya Idris

Santun

Gotong Royong

Toleransi

Tanggung Jawab

Nama Peserta
Didik

Jujur

No

Disiplin

Sikap

Keterangan Penskoran :

4 = apabila selalu konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek sikap


3 = apabila sering konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek sikap dan
kadang-kadang tidak sesuai aspek sikap
2 = apabila kadang-kadang konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek
sikap dan sering tidak sesuai aspek sikap
1 = apabila tidak pernah konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek sikap

Keterangan

Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tema/Sub Tema

: Gerak Lurus dan Gaya

Alokasi Waktu

: 6 JP ( 1 pertemuan @2 x 40 Menit)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar
3.2 Menganalisis gerak lurus, pengaruh gaya terhadap gerak berdasarkan
Hukum Newton, dan penerapannya pada gerak benda dan gerak
makhluk hidup
4.2 Menyajikan hasil penyelidikan pengaruh gaya terhadap gerak benda

Indikator Pencapaian Kompetensi


3.2.1 Peserta didik dapat mengidentifikasi gerak dan jenis-jenisnya
3.2.2 Peserta didik dapat mengidentifikasi Gaya
3.2.3 Peserta didik dapat mendeskripsikan berbagai macam gaya
3.2.4 Peserta didik dapa mendeskripsikan Hukum I, II, dan III Newton
4.2.1 Mencari informasi mengenai macam-macam gerak lurus dan gaya.
4.2.2 Melakukan praktikum mengenai pengaruh gaya terhadap gerak benda.

4.2.3 Menyajikan poster mengenai macam-macam gerak pada tumbuhan


dan hewan
C. Tujuan Pembelajaran
a. Siswa dapat mengidentifikasi dengan benar macam-macam gerak lurus
melalui studi literature.
b. Siswa dapat mengidentifikasi dengan benar pengertian gaya dengan
menggunakan studi literature.
c. Siswa dapat mengidentifikasi dengan benar pengertian gaya dan pengaruh
gaya terhadap gerak berdasarkan hukum newton melalui studi litertature.
d. Siswa dapat membuat rangkuman mengenai macam gerak lurus dan gaya
dengan baik dan benar.
e. Siswa dapat melukiskan arah gaya pada sebuah sistem dengan baik dan
benar.
f. Siswa dapat menyajikan hasil penyelidikan pengaruh gaya terhadap gerak
benda dengan baik.
g. Siswa dapat membuat poster dengan kreatif mengenai macam-macam
gerak pada tumbuhan dan hewan.
D. Materi Pembelajaran
Terlampir
E. Metode Pembelajaran dan Pendekatan Pembelajaran
Model

: Pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Student Teams


Achievement Divisions).

Pendekatan

: Kontekstual (Scientific Approach)

Metode

Pertemuan 1

: Studi Literatur dan diskusi

Pertemuan 2

: Praktikum dan diskusi

Pertemuan 3

: Diskusi dan Presentasi

F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


Media

: LKS,

Alat

: Proyektor

Sumber Pembelajaran : Buku Paket kelas VIII tahun 2014

G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


1. Pertemuan Pertama: Gerak Lurus dan Gaya
a. Pendahuluan (15 menit)
1. Melakukan

salam

pembukaan

dan

berdoa

untuk

memulai

pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan Fisik dan Psikis siswa dalam mengawali kegiatan
pembelajaran
4. Mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman yang dialami
oleh siswa
5. Mengingatkan kembali materi prasyarat
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan
7. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran yang akan
dilakukan
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1. Siswa mengamati guru yang memberikan penjelasan mengenai gerak
lurus dan gaya. (Mengamati)
2. Siswa membuat pertanyaan mengenai penjelasan guru dan
menuliskan pertanyaan di buku masing-masing . (Menanya)
3. Siswa melakukan studi literature di perpustakaan dengan membuat
rangkuman mengenai gerak lurus dan gaya. (Mengumpulkan Data
atau Informasi)
4. Siswa bersama-sama teman berdiskusi untuk merangkum materi
yang diharapkan. (Mengasosias)
5. Siswa mengumpulkan hasil pekerjaannya dan kemudian diparaf oleh
guru.
c. Penutup (10 menit)
1. Menyimak pernyataan guru dan diminta menanyakan pertanyaan jika
ada yang belum jelas.
2. Perwakilan

siswa

diminta

memberikan

pembelajaran yang telah dilakukan

kesimpulan

dari

3. Siswa

yang

pembelajaran

bersedia
yang

memberikan

telah

dilakukan

kesimpulan
sedangkan

mengenai
yang

lain

mendengarkan.
4. Siswa diminta memberikan review mengenai pembelajaran yang
telah dilakukan.
5. Siswa diminta untuk mendengarkan dan mencatat tugas yang
diberikan
(Tugas:

Soal perhitungan mengenai gaya dan gerak lurus

Soal mengenai arah gaya).

Membawa tumbuhan yang geraknya dipengaruhi oleh gaya.

6. Siswa membaca doa yang dipimpin ketua kelas.


2. Pertemuan Kedua: Pengaruh Gaya terhadap Gerak Tumbuhan
Pendahuluan (15 menit)
1. Melakukan

salam

pembukaan

dan

berdoa

untuk

memulai

pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan Fisik dan Psikis siswa dalam mengawali kegiatan
pembelajaran
4. Mengumpulkan tugas siswa yaitu PR pada LKS.
5. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan
6. Mengelompokkan siswa menjadi 5 kelompok dan
7. Menyuruh siswa untuk bergabung dengan kelompoknya masingmasing.
8. Menjelaskan secara singkat mengenai praktikum yang akan
dilakukan.
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1. Siswa mengamati dan membaca LKS praktikum yang diberikan.
(Mengamati)
2. Siswa diberikan kesempatan bertanya jika terdapat hal yang tidak
jelas dalam LKS. (Menanya)

3. Siswa mulai melakukan percobaan mengenai Pengaruh Gaya


terhadap Gerak benda. (Mengumpulkan Data atau Informasi)
(Siswa dinilai sikap psikomotornya oleh guru)
4. Siswa melakukan diskusi dengan kondusif hingga waktu habis.
5. Siswa diminta untuk menghentikan kegiatan diskusinya karena
waktu sudah habis.
6. Salah satu perwakilan kelompok diminta untuk maju ke depan untuk
mempresentasikan hasil percobaannya.
7. Siswa melakukan tanya jawab jika diperlukan
(Mengasosias+Mengkomunikasikan)
8. Siswa kembali duduk di bangku masing-masing.
c. Penutup (10 menit)
1. Menyimak pernyataan guru dan diminta menanyakan pertanyaan jika
ada yang belum jelas.
2. Siswa mendengarkan penguatan yang diberikan oleh guru.
3. Siswa diminta mengulang review mengenai pembelajaran yang telah
dilakukan.
4. Siswa diminta untuk mendengarkan dan mencatat tugas yang
diberikan.
(Tugas: Membuat poster mengenai macam-macam gerak yang
dipengaruhi oleh gaya pada makhluk hidup)
5. Siswa membaca doa yang dipimpin ketua kelas
3. Pertemuan Ketiga: Macam-Macam Gerak Makhluk Hidup yang
dipengaruhi oleh gaya.
a. Pendahuluan (15 menit)
1. Melakukan

salam

pembukaan

dan

berdoa

untuk

memulai

pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan Fisik dan Psikis siswa dalam mengawali kegiatan
pembelajaran
4. Mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman yang dialami
oleh siswa

5. Mengingatkan kembali materi prasyarat


6. Mengumpulkan poster yang telah dibuat di setiap kelompok.
7. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan
8. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran yang akan
dilakukan
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1. Salah satu kelompok siswa maju kedepan dan mempresentasikan
poster yang telah dibuat . (Mengkomunikasikan)
2. Siswa lain memperhatikan presentasi tersebut. (Mengamati)
3. Siswa membuat pertanyaan berdasarkan presentasi dan menuliskan
pertanyaan di buku masing-masing . (Menanya)
4. Seluruh kelompok siswa diberikan kesempatan untuk tampil ke
depan, (Mengumpulkan Data atau Informasi)
5. Siswa melakukan tanya jawab dengan aktif namun kondusif.
6. Siswa bersama-sama guru memberikan penguatan terhadap
pembelajaran hari ini. (Mengasosiasi)
c. Penutup (10 menit)
1. Menyimak pernyataan guru dan diminta menanyakan pertanyaan jika
ada yang belum jelas.
2. Perwakilan

siswa

diminta

memberikan

kesimpulan

dari

pembelajaran yang telah dilakukan


3. Siswa

yang

pembelajaran

bersedia
yang

telah

memberikan
dilakukan

kesimpulan
sedangkan

mengenai
yang

lain

mendengarkan.
4. Siswa diminta memberikan review mengenai pembelajaran yang
telah dilakukan.
5. Siswa diminta untuk mendengarkan dan mencatat tugas yang
diberikan
(Tugas:

Soal mengenai gerak tumbuhan yang dipengaruhi oleh gaya)

6. Siswa membaca doa yang dipimpin ketua kelas.

H. Penilaian
1. Jenis/teknik penilaian
Jenis Penilaian

Bentuk instrument

Penilaian Sikap

Penilaian Jurnal

Penilaian Pengetahuan

Penugasan, Tes pilhan ganda

Penilaian Ketrampilan

Penilaian
praktikum

2. Bentuk instrumen dan instrumen


Terlampir
3. Pedoman penskoran
Terlampir

poster,

rangkuman,

dan

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

Lampiran 1
Gerak suatu benda disebut gerak lurus bila gerakan benda tersebut
menghasilkan lintasan berupa garis lurus. Gerak lurus dengan kecepatan selalu
tetap disebut gerak lurus beraturan. Gerak lurus beraturan tidak mengalami
percepatan. Contohnya: gerakmobil mainan yang dijalankan dengan baterai
atau gerak mobil di jalan tol yang penunjukan speedometernya tetap.
Gerak Lurus
Gerak lurus yang mengalami percepatan, kecepatannya akan berubahubah. Bila besar percepatannya tetap disebut gerak lurus berubah beraturan.
Contohnya: gerak bendayang jatuh bebas atau gerak benda yang kita lempar
vertikal ke atas. Gerak jatuh bebas mengalami percepatan oleh gravitasi sehingga
kecepatannya semakin besar. Gerak vertikal ke atas mengalami perlambatan oleh
gravitasi, karena itu kecepatannya semakin kecil.
Grafik Gerak Lurus
Grafik membantu kita untuk melihat gerak suatu benda selama selang
waktu tertentu. Sebagai contoh grafik jarak terhadap waktu pada gambar dibawah
yang menunjukkan bagaimana kemampuan dua pelari selama 30 sekon.

Garis yang atas menunjukkan kemampuan pelari pertama yang


menempuh jarak 40 meter selama 10 sekon. Pelari pertama ini kecepatannya tetap,
yakni 4 m/s. Garis yang bawah menggambarkan kemampuan pelari kedua yang
bergerak dengan kecepatan tidak tetap. Selama 10 sekon pertama kecepatannya 2

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

m/s; 10 sekon kedua istirahat, berarti kecepatannya 0 m/s; dan 10 sekon terakhir
kecepatannya meningkat menjadi 4 m/s.

Selain grafik jarak terhadap waktu, gerak dapat pula diungkapkan


dalam grafik kecepatan terhadap waktu. Gambar (a) menunjukkan grafik
kecepatan terhadap waktu dari pelari pertama. Gambar (b) menunjukkan grafik
kecepatan terhadap waktu dari pelari kedua.
Gerak Lurus Beraturan (GLB)
Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak dengan lintasan berupa garis
lurus. Perubahan jarak yang di tempuh tiap waktunya selalu sama atau
mempunyai kelajuan yang tetap. Contoh gerak lurus beraturan terjadi ketika kita
mengendarai sepeda motor pada jalan lurus angka speedometer dalam selang
waktu tertentu menunjuk angka tetap.
Dalam kehidupan sehari-hari jarang sekali kita menemui benda atau
sesuatu yang benar-benar bergerak lurus beraturan. Kita dapat mengendarai
sepeda motor dalam waktu tertentu dengan kelajuan tetap (kecepatan tetap) tetapi
tidak mungkin kita bergerak dengan jalur yang sangat lurus.
Kita dapat menggerakkan suatu benda pada jalur yang sangat lurus tetapi
kemungkinan kelajuannya tidak berubah adalah sangat kecil. Jarum jam
merupakan contoh gerak dengan kecepatan tetap tetapi lintasannya tidak lurus
(lintasan berupa lingkaran). Kelereng dalam pipa paralon yang miring merupakan
contoh gerak dengan lintasan yang lurus tetapi kelajuannya (kecepatannya)
berubah (semakin lama semakin cepat).
Ciri-ciri gerak lurus beraturan (GLB) :

Kecepatan tetap (setiap detik menempuh jarak yang sama).

Percepatan nol (tidak ada pertambahan kecepatan tiap satuan waktu)

Analisa grafik GLB


Apabila diperhatikan maka bentuk grafik gerak lurus beraturan (GLB)

(gambar dibawah) antara besaran waktu(t) dengan kecepatan (v), berupa kotak

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

empat persegi panjang. Luas daerah yang dibatasi kotak tersebut merupakan jarak
(s) yang ditempuh dari benda yang melakukan gerak lurus beraturan, maka :
s=vxt
Keterangan:
s = jarak yang ditempuh/perpindahan (m)
v = kelajuan/kecepatan gerak (m/s)
t = waktu tempuh (s)

Grafik Gerak Lurus Beraturan (GLB)

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)


Coba kamu perhatikan apabila sebuah sepeda motor bergerak menuruni
sebuah bukit, bagaimanakah kecepatannya? Tentu saja kecepatannya semakin
bertambah besar. Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak benda pada
lintasan lurus dengan kecepatannya berubah secara teratur tiap detik. Kamu
tentunya masih ingat bahwa perubahan kecepatan tiap detik adalah percepatan.
Dengan demikian, pada GLBB benda mengalami percepatan secara teratur atau
tetap. Hubungan antara besar kecepatan (v) dengan waktu (t) pada gerak lurus
berubah beraturan (GLBB) ditunjukkan pada grafik di bawah ini.

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

Jika vo menyatakan kelajuan benda mula-mula (t = 0) dan vo menyatakan


kelajuan benda pada waktu t, maka kelajuan rata-rata benda (v) dapat dituliskan
berikut ini.

s menyatakan jarak yang ditempuh benda yang bergerak dengan


percepatan tetap a selama waktu t dari kedudukannya mula-mula.

Grafik Hubungan pada GLBB

a. Grafik hubungan antara jarak (s) terhadap waktu (t)


b. Grafik hubungan kecepatan (v) terhadap waktu (t)
c. Grafik hubungan percepatan (a) terhadap waktu (t)
Bila kecepatan suatu benda berubah, maka gerak benda itu disebut gerak
berubah atau disebut juga gerak dipercepat. Kata dipercepat disini tidak selalu
berarti kecepatanya bertambah. Perubahan kecepatan titik tiap satuan waktu
disebut percepatan. Untuk gerak berubah beraturan, perubahan kecepatannya
sama untuk tiap selang waktu yang sama ( Sumardji 1973: 46).

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

Gaya
Gaya dalam bahasa inggris disebut Force sehingga lambang gaya
adalah huruf F.
Pengertian Gaya
Gaya adalah Tarikan atau dorongan yang menyebabkan benda bergerak
atau berhenti dari gerakannya itu disebut dengan gaya. Dalam fisika, gaya
diartikan sebagai suatu dorongan atau tarikan.
Perubahan-perubahan yang dapat terjadi adalah sebagai berikut:
a) Benda diam jadi bergerak.
b) Benda bergerak menjadi diam.
c) Bentuk dan ukuran benda berubah.
d) Arah gerak benda berubah.
Macam-Macam Gaya
Gaya yang menyebabkan terjadinya perubahan pada benda dapat dikelompokkan
berdasarkan penyebabnya dan berdasarkan pada sifatnya. Macam-macam gaya
berdasarkan penyebabnya adalah:
a) Gaya listrik, yaitu gaya yang timbul karena adanya muatan listrik.
b) Gaya magnet, yaitu gaya yang berasal dari kutub-kutub magnet, berupa tarikan
atau tolakan.
c) Gaya pegas, yaitu gaya yang ditimbulkan oleh pegas.
d) Gaya gravitasi, yaitu gaya tarik yang berasal dari pusat bumi.
e) Gaya mesin, yaitu gaya yang berasal dari mesin.
f) Gaya gesekan, yaitu gaya yang ditimbulkan akibat pergeseran antara dua
permukaan yang bersentuhan.

1. Gaya Berat
Gaya berat merupakan gaya gravitasi yang bekerja pada suatu benda.
2. Gaya Normal
Gaya normal adalah gaya sentuh yang timbul akibat sentuhan dua benda. Arah
gaya normal selalu tegak lurus terhadap bidang sentuh. Besarnya gaya normal
suatu benda yang terletak pada bidang horisontal sama dengan berat benda dan
dirumuskan sebagai berikut.
w=m.g.
dimana W= gaya (newton), m= massa (kg), dan g= gravitasi bumi (m/s2)

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

3. Gaya Tegangan Tali


Gaya tegangan tali bekerja pada dua benda yang dihubungkan oleh tali.

Hukum Newton
Ilmuwan yang pertama kali melakukan penelitian pada gaya adalah Sir
Issac

Newton.

Berdasarkan

hasil

penelitiannya

diperoleh

tiga

hukum.

pembahasannya.
1. Hukum I Newton
Bunyi Hukum I Newton : Jika resultan gaya pada suatu benda sama
dengan nol, maka benda yang mula-mula diam akan terus diam (mempertahankan
keadaan diam). Sedangkan, jika benda itu bergerak, maka ia akan bergerak terus
dengan kecepatan tetap.
F = 0

2. Hukum II Newton
Bunyi Hukum II Newton :
"Jika ada resultan gaya yang bekerja pada sebuah benda, maka akan dihasilkan
suatu percepatan dalam arah yang sama dengan resultan gaya. Besarnya
percepatan tersebut berbanding lurus terhadap resultan gaya dan berbanding
terbalik terhadap massa bendanya."
Rumus Gaya : F= m.a
Keterangan:
F = gaya ( Newton),
m= massa (kg) dan
a = percepatan (m/s2).

3. Hukum III Newton


Bunyi Hukum III Newton :
"Jika gaya pertama mengerjakan gaya pada benda kedua maka benda kedua
mengerjakan gaya pada benda pertama yang besarnya sama, tetapi arahnya
berlawanan."
Disebut sebagai hukum aksi=reaksi

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

D. Gaya Gesekan
Sesuai dengan hukum I Newton, pada balok kayu yang terletak di atas
meja bekerja gaya normal yang berlawanan arah dengan gaya berat. Jika arah
gerak benda mendatar maka besarnya gaya normal (N) sama dengan berat benda
(w).
Ketika sebuah balok kayu ditarik dengan tali, gaya yang diperlukan
dalam jumlah tertentu. Hal ini karena adanya gaya gesekan antara permukaan
balok dengan permukaan meja yang arahnya b erlawanan dengan arah gerak
balok. Besarnya gaya gesekan dipengaruhi berat benda dan kekasaran permukaan
yang saling bersentuhan. Untuk permukaan yang licin, pengaruh gaya gesekan
sangat kecil, bahkan dapat dikatakan tidak ada.

Gaya Gesekan
Gaya gesekan (Fg) yang terjadi ketika benda belum bergerak disebut
gaya gesekan statis (Fs), sedangkan gaya gesekan yang terjadi setelah benda
bergerak disebut gaya gesekan kinetis (Fk). Ketika balok kayu ditarik, berangsurangsur neraca pegas menunjukkan angka yang semakin besar. Hal ini berarti gaya
gesekan statis memiliki angka yang bervariasi dari nol sampai nilai maksimum
tertentu. Angka paling besar tercapai sesaat sebelum balok kayu bergerak. Angka
inilah yang disebut gaya gesekan statis maksimum.
Pada gaya gesekan statis berlaku persamaan.
Fs = s . N
Diamana :
Fs = gaya gesekan statis
s = koefisien gesekan statis
N = gaya normal
Pada gaya gesekan kinetis berlaku persamaan.
Fk = k . N

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

Dimana :
Fk = gaya gesekan kinetis
k = koefisien gesekan kinetis
N = gaya normal

Macam-Macam Gerak Pada Tumbuhan


Pada prinsipnya, gerakan tumbuhan terjadi karena adanya proses
pertumbuhan dan adanya kepekaan terhadap rangsang atau irritabilitas yang
dimiliki oleh tumbuhan tersebut. Sebagai tanggapan terhadap rangsang terebut,
tumbuhan melakukan gerakan yang mungkin menuju kearah rangsang atau
menjauhi, atau melakukan gerak tanpa menunjukan arah tertentu.
Gerak Endonom/Autonom
Gerak endonom adalah gerakan pada tumbuhan yang diakibatkan oleh
rangsangan yang berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri. Gerak endonom ada 2
yaitu :
Endonom nutasi yang merupakan gerakan spontan (gerak aliran
sitoplasma pada tanaman air Hydrilla verticillata).
Endonom higroskopis yaitu akibat kadar air yang rendah (contoh : pecah
kacang polong-polongan saat kering).
Gerak Etionom / Gerak Esionom
Gerak etinom adalah gerakan pada tumbuhan yang disebabkan oleh
rangsangan yang berasal dari luar tumbuhan tersebut. Faktor penyebab gerakan
etionom bisa berasal dari faktor rangsang sentuhan, air, cahaya, temperatur/suhu,
zat kimia, gravitasi, dan lain sebagainya. Beberapa jenis gerakan etionom yaitu
tropisme, taksis, dan nasti.
Tropisme
Tropisme

adalah

respons

pertumbuhan

yang

menyebabkan

pembengkokan organ tumbuhan yang utuh menuju atau menjauhi stimulus.


Mekanisme tropisme merupakan suatu perbedaan laju pemanjangan sel pada sisi
yang berlawanan pada suatu organ. Tiga stimulus yang menginduksi tropisme,
dan perubahan bentuk tubuh yang mengikutinya adalah cahaya (fototropisme),
gravitasi (gravitropisme), dan sentuhan (thigmotropisme).
Fototropisme merupakan gerak tumbuhan yang condong kearah cahaya.
Sel-sel yang lebih gelap memanjang lebih cepat dibandingkan dengan sel-sel pada

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

sisi yang lebih terang karena adanya penyebaran auksin yang tidak simetris yang
mengalir turun dari ujung tunas. Namun pada organ selain koleoptil rumput tidak
ada bukti bahwa cahaya unilateralmenyebabkan penyebaran auksin yang tidak
simetris pada batang bunga matahari, lobak, dan tumbuhan dikotil lainnya.
Terdapat penyebaran bahan tertentu yang tidak simetris yang bisa bertindak
sebagai penghambat pertumbuhan. Bahan-bahan tersebut lebih terkonsentrasi
pada sisi batang yang diterangi cahaya.
Tunas adalah tempat fotoresepsi yang memicu respo pertumbuhan.
Fotoreseptor tersebut adalah molekul pigmen yang disebut kriptokrom yang
sangat sensitif terhadap cahaya biru. Reseptor cahaya biru tersebut yang juga
berfungsi dalam fototropisme.
Gravitropisme merupakan gerak akar tumbuh ke dalam tanah dan gerak
batang tegak ke atas. Tumbuhan bisa membedakan atas dan bawah dengan cara
pengendapan statolit, yaitu plastida khusus yang mengandung butiran pati padat,
pada titik terendah sel. Agregasi statolit pada titik terendah ini akan memicu
distribusi ulang kalsium yang menyebabkan transpor lateral auksin di dalam akar.
Kalsium dan auksin terakumulasi disisi yang lebih rendah pada zona pemanjangan
akar. Karena bahan kimia ini larut maka bahan kimia tersebut tidak berespons
terhadap gravitasi akan tetapi harus diangkat secara aktif kesatu sisi pada akar.
Pada konsentrasi tinggi auksin akan menghambat pemanjangan sel, suatu efek
yang memperlambat pertumbuhan pada sisi yang lebih rendah pada akar tersebut.
Semakin cepat pemanjangan sel pada sisi atas akan menyebabkan akar
melengkung ketika akar tumbuh. Tropisme ini akan terus terjadi sampai akar
tumbuh lurus ke bawah. Namun pada tumbuhan lain yang tidak memiliki statolit,
masih mampu melakukan gravirtopisme. Kemungkinan bahwa keseluruhan sel
membantu akar mengindra gravitasi melalui kerja asimetris pada protein yang
mengikat protoplas ke dinding sel, yang meregangkan protein itu pada sisi atas
dan menekan protein itu pada sisi bawah sel-sel akar. Organel besar selain butiran
pati bisa juga memberikan sumbangan dengan cara penyimpangan sitoskeleton
ketika mereka ditarik oleh gravitasi. Statolit, karena kerapatannya bisa
meningkatkan pengindraan gravitasional melalui suatu mekanisme yang bekerja
lebih lambat jika tanpa statolit.
Thigmotropisme, contohnya yaitu pada tumbuhan yang melilit atau
merambat. Organ pelilit ini umumnya tumbuh lurus sampai sulur menyentuh

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

sesuatu. Kontak itu merangsang respon melilit karena adanya perbedaan


pertumbuhan sel-sel pada sisi yang berlawanan pada sulur tersebut.
Hidrotropisme, adalah gerak bagian tumbuhan menuju kearah yang basah
atau berair. Arah pertumbuhan menuju tempat yang berair disebut gerak
hidrotropisme positif. Apabila araah pertumbuhan tanaman menjauhi tempat yang
berair disebut gerakan hidrotropisme negatif. Contoh hidrotropisme positif adalah
arah pertumbuhan ujung akar didalam tanah yang selalu menuju ketempat yang
mengandung air.

Taksis
Gerak taksis merupakan gerak pada tumbuhan tingkat rendah yang
mampu melakukan gerak berpindah tempat. Seluruh tubuhnya berpindah.
Misalnya, tumbuhan euglena dan bakteri besi. Gerak seluruh tubuh tumbuhan
yang disebabkan oleh datangnya rangsang disebut gerak taksis. Berdasarkan
rangsang penyebabnya, taksis dibedakan menjadi fototaksis dan kemotaktis.
Fototaksis merupakan gerak seluruh tubuh tumbuhan yang disebabkan
oleh rangsang cahaya. Misalnya gerakan euglena yang selalu mendekati cahaya.
Kemotaksis adalah gerak taksis yang disebabkan oleh rangsang berupa
zat kimia. Contohnya Spermatozoid pada Arkegonium lumut-lumutan dan pakupakuan yang bergerak karena tertarik oleh zat gula atau protein.

Nasti
Gerak nasti adalah gerak pada tumbuhan yang arah geraknya tidak
dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Sama halnya dengan gerak tropisme,
gerak nasti juga dipengaruhi oleh rangsang dari luar seperti cahaya, suhu,
sentuhan/singgungan, bahan kimia, serta kondisi gelap. Macam-macam gerak
nasti yaitu: fotonasti, thermonasti, niktinasti, seismonasti, kemonasti, dan nasti
kompleks.
Fotonasti, adalah gerak nasti yang dipengaruhi oleh rangsang berupa
cahaya. Contoh fotonasti adalah gerak mekarnya bunga pukul empat (Mirabilis
jalapa) pada sore hari.
Thermonasti, adalah gerak nasti yang dipengaruhi rangsang berupa suhu.
Contohnya mekarnya bunga tulip pada suhu tertentu.

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

Niktinasti, adalah gerak nasti karena kondisi gelap. Contohnya gerak


menutupnya daun majemuk (lamtoro, turi) karena cahaya gelap.
Seismonasti, adalah gerak nasti karena pengaruh rangsang berupa
sentuhan. Contoh seismonasti adalah gerak menutupnya daun putri malu (Mimosa
pudica) karena sentuhan. Daun putri malu akan menutup apabila disentuh. Dan
setelah didiamkan agak lama, daun tersebut akan membuka kembali. Gerak
tersebut sebagai tanggapan atas reaksi yang datang dari luar, sedangkan arah
gerakannya tidak ditentukan oleh arah datangnya rangsang.
Kemonasti, adalah gerak nasti karena pengaruh rangsang berupa zat
kimia. Contohnya adalah membukanya mulut daun (stomata) pada siang hari
karena adanya karbondioksida.
Nasti kompleks, adalah gerak nasti yang dipengaruhi lebih dari satu
macam rangsang. Contohnya gerak membuka dan menutupnya mulut daun
(stomata) karena cahaya matahari, zat kimia, air dan suhu.
Menurut Campbell dalam bukunya jilid 2 edisi kelima halaman 391
menjelaskan bahwa terdapat pula pergerakan turgor pada tumbuhan. Pergerakan
turgor merupakan respon tumbuhan yang relatif cepat dan dapat berbalik arah
Pergerakan cepat pada daun
Ketika kumpulan daun tumbuhan putri malu disentuh, daunnya akan
lunglai dan helai daunnya akan melipat bersama. Respon ini hanya memerlukan
waktu sedetik atau dua detik, disebabkan karena kehilangan turgor sel secara
cepat di dalam pulvinus, yaitu organ motor khusu yang berlokasi pada
persambungan daun. Sel-sel motor secara mendadak menjadi lembek setelah
perangsangan karena hilangnya kalium yangmenyebabkan air meninggalkan sel
melalui osmosis. Sel membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk mendapatkan
kembali turgornya dan memulihkan kembali bentuk alamiah daun.
Gerak tidur
Gerak tidur ini disebabkan oleh perubahan harian dalam tekanan turgor
sel motor dalam pulvinus yang mirip dengan tumbuhan sensitif seperti putri malu.
Ketika dan berada pada posisi horizontal, sel-sel pada satu sisi pulvinus akan
membengkak, sementara sel pada sisi berlawanan akan menjadi lembek dan
lemah. Keadaan ini akan terbalik pada malam hari ketika daun itu menutup ke
posisi tidurnya. Hal yang sama dengan perubahan yang berlawanan dalam volume
sel motor adalah satu perpindahan masif ion kalium dari satu sisi pulvinus ke sisi

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

lainnya. Pada kenyataannya, kalium adalah suatu zat osmotik yang menyebabkan
pengambilan dan kehilangan air secara dapat balik oleh sel motor. Dalam
kaitannya dengan hal ini, mekanisme pergerakan tidur mirip dengan pembukaan
dan penutupan stomata. Gerakan tidur sebenarnya hanya merupakan salah satu
contoh dari banyak respons yang bergantung pada kemampan tumbuhan untuk
tetap bisa mengikuti perubahan waktu (Campbell, 2003 : 389-392).

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

LEMBAR PENILAIAN SIKAP


PENILAIAN JURNAL
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Kelas
Hari, tanggal
Materi Pokok/Tema

Lembar Pengamatan Sikap


: .
: .
: .

Percaya Idris

Santun

Gotong Royong

Toleransi

Tanggung Jawab

Nama Peserta
Didik

Jujur

No

Disiplin

Sikap

Keterangan Penskoran :

4 = apabila selalu konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek sikap


3 = apabila sering konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek sikap dan
kadang-kadang tidak sesuai aspek sikap
2 = apabila kadang-kadang konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek
sikap dan sering tidak sesuai aspek sikap
1 = apabila tidak pernah konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek sikap

Keterangan

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN


PENILAIAN PENUGASAN
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Penugasan untuk pertemuan ke-1


PR Bab Gerak Lurus dan Gaya VIII
1. Yovi mengendarai motor dari A ke B sejauh 600 meter selama 40 sekon,
kemudian berbalik arah menuju C sejauh 100 meter selama 10 sekon. (lih.
gbr).

Maka Kecepatan motor yang dikendarai Yovi adalah .


2. Diberikan grafik hubungan (v,t) dari gerak dua buah mobil (lihat gbr).
Mobil A bergerak dengan kecepatan tetap 20 m/s (GLB), mobil B
memiliki kecepatan awal = 0 dan mengalami percepatan (GLBB).

Jika kedua mobil bergerak dari tempat yang sama, maka mobil
B akan menyusul mobil A setelah mobil A bergerak sejauh

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

3. Sebuah sepeda motor dari keadaan diam kemudian bergerak sehingga


setelah 4 sekon kelajuannya menjadi 16 ms-1, maka percepatan sepeda
motor itu adalah
4. Sebuah sepeda motor dari keadaan diam kemudian bergerak sehingga
setelah 25 sekon kelajuannya menjadi 72 km/jam, maka percepatan sepeda
motor itu adalah
5. Sebuah motor bergerak dari A ke B yang berjarak 1200 meter dengan
kelajuan tetap 15 m/s. Kemudian motor itu bergerak dari B ke C dengan
kelajuan tetap 25 m/s selama 20 s (lihat gbr)

Maka Kecepatan rata-rata Motor adalah


6. Lukislah arah-arah gaya yang terjadi pada peristiwa dibawah ini!
a. Koper yang sedang ditarik di lantai kasar,
b. Seorang yang sedang tidur,
c. Balok yang di dorong ke atas pada bidang miring,
d. Pohon yang tumbuh di pinggir tebing.

7. Sekelompok alien mendarat di beberapa planet, termasuk bumi. Berikut


ini informasi tentang mereka.
Alien

Massa (Kg)

Berat (N)

40

80

20

200

10

200

20

40

a. Alien manakah yang mendarat di bumi?


b. Alien manakah yang mendarat di planet yang sama?

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

c. Jika semua alien mendarat di bumi, siapakah yang beratnya paling


ringan?

8. Sebuah benda tetap diam meskipun telah ditarik dengan gaya 40N. Gaya
total yang bekerja pada benda adalah .
9. Tuliskan resultan gaya yang bekerja pada benda berikut
1

Latai
10. Pak guru mendorong mejanya dengan gaya sebesar 200 N. Di ujung meja
yang lain, Tono dan Tini juga mendorong meja itu dengan gaya masing
masing 120 N dan 100 N. Ke arah manakah meja bergerak?

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

Rubrik Penilaian:
NO

Kreteria

NO Absen
1

10

11

12

13

14

Ketepatan waktu
pengumpulan
tugas
2
Kesesuaian
dengan konsep
3
Kerapihan Hasil
Jumlah Skor
Keterangan :
4 : Sangat Baik
3 : Baik

2 : Cukup Baik
1 :Kurang Baik

Perolehan Skor


12

15

16

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN


PENILAIAN PENUGASAN
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Penugasan untuk pertemuan ke-2


Buatlah Poster mengenai gerak makhluk hidup yang dipengaruhi oleh gaya
sekreatif mungkin!

NO

Rubrik Penilaian:
Kreteria

NO Absen
1

10

11

12

13

14

Ketepatan
waktu
pengumpulan
tugas
2
Kesesuaian
dengan konsep
3
Kerapihan Hasil
Jumlah Skor
Keterangan :
4 : Sangat Baik
3 : Baik

2 : Cukup Baik
1 :Kurang Baik

Perolehan Skor
=


12

15

16

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN


PENILAIAN TERTULIS
Sekolah
: Sekolah Indonesia Singapura
Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Soal Ulangan Harian 2 Kelas VIII


1. Besar kecepatan suatu partikel yang mengalami perlambatan konstan
ternyata berubah dari 30 m/s menjadi 15 m/s setelah menempuh jarak
sejauh 75 m. Partikel tersebut akan berhenti setelah menempuh jarak....
A. 15 m
B. 20 m
C. 25 m
D. 30 m
E. 50 m
2. Sebuah benda dijatuhkan dari ujung sebuah menara tanpa kecepatan awal.
Setelah 2 detik benda sampai di tanah (g=10ms-2). Tinggi menara
tersebut .
A. 40 m
B. 25 m
C. 20 m
D. 15 m
E. 10 m
3. Sebuah benda dijatuhkan dari ketinggian h di atas tanah. Setelah sampai di
tanah kecepatannya 10 ms1, maka waktu yang diperlukan untuk mencapai
ketinggian1/2 h dari tanah (g = 10 m. s2 ) adalah.....
A. 1/2 2 sekon
B. 1 sekon
C. 2 sekon
D. 5 sekon
E. 52 sekon
4. Sebuah batu dijatuhkan dari puncak menara yang tingginya 40 m di atas
tanah. Jika g = 10 ms2, maka kecepatan batu saat menyentuh tanah
adalah.

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

A. 202 m s1
B. 20 m s1
C. 102 m s1
D. 10 m s1
E. 42 m s1
5. Mobil massa 800 kg bergerak lurus dengan kecepatan awal 36
km.jam1 setelah menempuh jarak 150 m kecepatan menjadi 72 km. jam1.
Waktu tempuh mobil adalah.... .
A. 5 sekon
B. 10 sekon
C. 17 sekon
D. 25 sekon
E. 35 sekon
6. Peristiwa berikut ini yang berhubungan dengan gaya tak sentuh.

Kelapa jatuh

Mendorong meja

Magnet menarik paku kecil yang jauh

Kuda menarik gerobak

Pernyataan yang benar adalah .


(1) dan (2)

C. (3) dan (1)

(2) dan (3)

D. (3) dan (4)

7. Di suatu tempat, percepatan gravitasi bumi adalah 9,8 m/s maka berat 5
kg beras di tempat tersebut adalah ....
A. 51 N

C. 49 N

B. 19,6 N

D. 39,2 N

8. Sebuah lemari yang terletak di atas lantai ditarik mendatar, akan tetapi
diam. Dapat disimpulkan bahwa
A. Gaya tarik sama besar dengan gaya gesekan yang bekerja
B. Besarnya tetap di mana pun benda itu berada
C. Adalah banyak zat yang terkandung dalam suatu benda
D. Adalah gaya tarik bumi yang bekerja pada benda tersebut
9. Dua buah gaya yang besarnya masing-masing 420 N dan 400 N bekerja
pada sebuah titik tangkap A. Bila Resultan gaya tersebut besarnya 20 N,

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

maka kedua gaya dapat digambarkan seperti diagram ... . (Titi hitam
merupakan A)
A.
400 N

420 N

B.
420 N

C.
420 N

400 N

D.
400 N

420 N

10. Sebuah dikatakan tepat akan bergerak jika .


A. F > fs
B. F >fs
C. F = fs
D. F = 0
11. Gerakan tumbuhan yang diakibatkan karena pengaruh rangsangan dari
luar termasuk gerak ....
A. Turgor
B. Taksis
C. Esionom
D. Iritabilitas
12. Gerak sebagian tubuh tumbuhan yang arah geraknya tidak ditentukan oleh
arah datangnya rangsang adalah ....
A. Taksis
B. Nasti
C. Higroskopis
D. Tropisme
13. Fotonasti adalah gerakan tumbuhan karena rangsangan ....
A. Air
B. Suhu
C. Zat kimia
D. Cahaya

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

14. Mekarnya bunga tulip merupakan gerak termonasti yang dipengaruhi


oleh... ..
A. Zat kimia
B. Suhu
C. Cuaca
D. Cahaya
15. Gerakan kloroplas di dalam sel ketika menerima cahaya termasuk gerak ....
A. Kemotaksis
B. Taksis
C. Fototaksis
D. Tropisme
16. Menutupnya daun putri malu akibat sentuhan disebut gerak ....
A. Tigmotropisme
B. Termonasti
C. Seismonasti
D. Fotonasti
17. Gerakan spermatozoid, penyerbukan dan pembuahan yang diakibatkan
oleh rangsangan zat kimia termasuk gerak ....
A. Kemotaksis
B. Taksis
C. Fototaksis
D. Tropisme
18. Niktinasti merupakan gerak bagian tumbuhan karena adanya rangsangan
berupa ....
A. Cahaya gelap
B. Zat kimia
C. Sentuhan
D. Suhu
19. Batang tumbuh ke atas, akar tumbuh ke bawah merupakan contoh gerak
tumbuhan yang bersifat ....
A. Fototropisme
B. Geotropisme
C. Kemotropisme
D. Tigmotropisme

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

20. Gerakan berikut yang tidak termasuk gerakan higroskopis adalah ....
A. Gerakan daun ketika hujan lebat
B. Gerakan membukanya kotak spora pada tumbuhan paku
C. Gerakan membukanya kotak spora pada tumbuhan lumut
D. Pecahnya cangkang biji tanaman kacang-kacangan

Pedoman Penskoran Ulangan Harian 2


No. Soal

Jawaban

Skor

2,5

2,5

2,5

2,5

2,5

2,5

2,5

2,5

2,5

10

2,5

11

2,5

12

2,5

13

2,5

14

2,5

15

2,5

16

2,5

17

2,5

18

2,5

19

2,5

20

2,5

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN


Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Format Penilaian Keterampilan


No.

Kelompok

Aspek yang di amati


Keterampilan ke1

Jumlah
Skor

Nilai

1.
2.
3.
4.
NO
1

Ketrampilan yang dinilai


Rubrik
Terampil dalam
membuat 3. poster yang dibuat menarik, lengkap,
poster mengenai macam gerak
pada

tumbuhan

dipengaruhi gaya

mudah

dipahami dan teratur

yang 2. poster yang dibuat menarik, lengkap, tetapi kurang


bisa dipahami
1. poster yang dibuat kurang menarik dan tidak bisa
dipahami

Terampil dalam menggunakan 3. Dapat menggunakan alat dengan benar dan


alat praktikum

menggunakan prisip K3 labratorium


2. Dapat menggunakan alat dengan benar namun tidak
mengunakan prinsip K3 laboratorium
1. tidak menggunakan alat dengan benar dan tidak
menggunakan prisip K3 labratorium

Terampil dalam mengisi LKS 3. Dapat mengisi LKS dengan benar dan sesuai konsep
praktikum

serta tujuan yang diharapkan


2. Dapat mengisi LKS dengan benar dan tujuan yang
diharapkan namun konsep belum tercapai
1. Tidak dapat mengisi LKS dengan benar serta belum
mencapai konsep dan tujuan yang diharapkan.

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

Lembar Penilaian Keterampilan (Membuat Rangkuman)


No.

Aspek yang dinilai

1.
2.

Kelengkapan bagian-bagian Rangkuman


Kesesuaian isi Rangkuman dengan dengan materi yang
ditentukan
Kerapian penulisan Rangkuman

3.

Rubrik Penilaian Keterampilan (Membuat Rangkuman )


Aspek yang
No.
Rubrik
dinilai
3: Terdapat materi gerak lurus, gaya, hukum newton,
macam gerak yang dipengaruhi gaya
Kelengkapan
2: Terdapat materi gerak lurus, gaya, hukum newton,
bagian-bagian
1.
tidak terdapat macam gerak yang dipengaruhi gaya
rangkuman
1: Terdapat materi gerak lurus, gaya, dan tidak
trdapat hukum newton, macam gerak yang
dipengaruhi gaya
3: Isi rangkuman sesuai dengan konsep dan literatur
Kesesuaian isi
rangkuman
2: Isi rangkuman kurang sesuai dengan konsep dan
2.
dengan dengan
literatur
materi yang
1: Isi rangkuman tidak sesuai dengan konsep dan
ditentukan
literatur
3: Penulisan rapi, kata-kata yang digunakan jelas,
tidak ada kesalahan penulisan
Kerapian
2: Penulisan rapi, kata-kata yang digunakan jelas,
3.
penulisan
terdapat kesalahan penulisan
rangkuman
1: Penulisan tidak rapi, kata-kata yang digunakan
jelas, terdapat kesalahan penulisan
Skor maksimum = 12
Kriteria Penilaian
Skor yang diperoleh
Nilai = 100

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

LKS

PENGARUH GAYA TERHADAP


GERAK BENDA

Kompetensi Dasar
3.2

menganalisis gerak lurus, pengaruh gaya terhadap


gerak berdasarkan Hukum Newton, dan penerapannya
pada gerak benda dan gerak makhluk hidup

4.2

menyajikan hasil penyelidikan pengaruh gaya terhadap


gerak benda

Nama Kelompok : ________________________________


Nama : ________________________________________
Kelas : ________________________________________

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

A. Tujuan
Menjelaskan pengaruh gaya terhadap gerak benda

B. Alat dan Bahan


Alat-alat tulis
Tabel pengamatan
Sepeda, dan Bola

C. Cara Kerja
Siapkan alat-alat tulis dan tabel pengamatan yang diperlukan
Amatilah
Isilah Tabel 1.1, dalam Lembar Kerja yang disediakan di bagian akhir
lembar kerja ini.
D. PENGAMATAN
a) Hasil Pengamatan
Tabel 1.1 Hasil pengamatan pengaruh gaya terhadap gerak benda
No Kegiatan
1

Sepeda

Tulis kejadian
di Menyebabkan sepeda bergerak ke depan, lama kelamaan akan berhenti

dorong
2

Bola

di

tending
3

Meja

Advertiser
di

dorong
4

Meja di tarik

b) Pembahasan
Pengaruh gaya terhadap benda diam

Jika bola ditendang maka bola akan_____________________________


_________________________________________________________

Karena akibat gaya gesek dari permukaan lapangan, maka bola lama
kelamaan

akan_____________________________________________

___________________________________________________________

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.2 dan 4.2

Pengaruh gaya terhadap benda bergerak

Jika sepeda didorong pada waktu sepeda berjalan, maka sepeda semakin
_______________________________gerakannya.

Dan sebaliknya jika sepeda di tarik pada waktu jalan, maka sepeda akan
___________________________gerakannya.

E. Kesimpulan

Gaya adalah _______________________________________________


____________________________________________________________

Gaya memiliki pengaruh terhadap__________________________dan


______________________________

F. Pertanyaan
1. Jelaskan kenapa jika kita dorong meja dipermukaan lantai yang licin lebih
mudah di dorong?
Jawab :
____________________________________________________________
__________________________________________________________
2. Jelaskan apa yang terjadi jika kita menendang bola ke depan, kemudian
bola terkena teman kita. Bagaimanakah arah bola yang tadi ditendang?
Jawab :
____________________________________________________________
__________________________________________________________

Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tema/Sub Tema

: Usaha dan Energi

Alokasi Waktu

: 6 JP ( 1 pertemuan @2 x 40 Menit)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar
3.3

Memahami konsep usaha, pesawat sederhana, dan penerapannya


dalam kehidupan sehari-hari, serta hubungannya dengan kerja otot
pada struktur rangka manusia.

4.3

Menyajikan hasil penyelidikan atau penyelesaian masalah tentang


manfaat penggunaan pesawat sederhana dalam kehidupan seharihari.

Indikator Pencapaian Kompetensi


3.3.1 Menerapkan konsep usaha dan energi dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari.
3.3.2 Menerapkan konsep pesawat sederhana dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari.

3.3.3 Memahami hubungan antara kerja otot pada struktur rangka manusia
dengan konsep pesawat sederhana.
3.3.4 Memahami besar keuntungan mekanik pada pesawat sederhana
dan membuktikannya.
4.1.1 Menyelesaikan masalah mengenai usaha dan energi serta
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
4.1.2 Menyelesaikan masalah mengenai pesawat sederhana dan
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
4.1.3 Melakukan praktikum mengenai keuntungan mekanik pesawat
sederhana.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari meteri, peserta didik diharapkan dapat melakukan hal
hal berikut:
1. Siswa dapat menerapkan konsep usaha dan energi dan penerapannya
dalam kehidupan sehari-hari dengan menyelesaikan soal-soal yang
diberikan dengan benar.
2. Siswa dapat menerapkan konsep pesawat sederhana dan penerapannya
dalam kehidupan sehari-hari dengan menyebutkan contoh-contoh
pesawat sederhana dan bagian-bagiannya.
3. Siswa dapat memahami
rangka

manusia

hubungan antara kerja otot pada struktur

dengan

konsep

pesawat

sederhana

dengan

menjelaskan di depan kelas dengan benar.


4. Siswa dapat membuktikan besar keuntungan mekanik yang
dimiliki oleh suatu pesawat sederhana dengan benar dengan
praktikum.
5. Siswa dapat melakukan praktikum mengenai pesawat sederhana
dengan baik dan benar.
6. Siswa dapat menyelesaikan masalah mengenai energi kinetik, energi
mekanik dan energi potensial serta penerapannya dalam kehidupan
sehari-hari dengan teliti.

7. Siswa dapat menyelesaikan masalah mengenai usaha dan daya serta


penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dengan teliti.
8. Siswa dapat menyelesaikan masalah mengenai perhitungan
keuntungan yang dialami pesawat sederhana dalam praktikum
dengan benar.

D. Materi Pembelajaran
Pertemuan 1
Energi
Energi Potensial
Energi Kinetik
Energi Mekanik
Usaha
Daya
Pertemuan 2-3
Pesawat Sederhana
Pesawat sederhana adalah semua alat bantu yang susunannya sederhana dan
dapat memudahkan pekerjaan manusia.
Jenis / Macam Pesawat Sederhana dan Contohnya :
a. Tuas/Pengungkit
b. Bidang Miring
c. Katrol
d. Roda Berporos/roda bergandar
E. Metode Pembelajaran dan Pendekatan Pembelajaran
Metode :
Pertemuan 1 : Ceramah dan Diskusi
Pertemuan 2 : Diskusi dan Ceramah
Pertemuan 3 : Diskusi dan Praktikum
Pendekatan : Scientific
F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
Media : PPT, LKS, Buku
Alat : Alat Praktikum

Sumber Pembelajaran :
LKS, Buku Siswa Kelas VIII Kurikulum 2013
G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama: USAHA DAN ENERGI
a. Pendahuluan (15 menit)
1. Melakukan

salam

pembukaan

dan

berdoa

untuk

memulai

pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan Fisik dan Psikis siswa dalam mengawali kegiatan
pembelajaran
4. Mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman yang dialami
oleh siswa
5. Mengingatkan kembali materi prasyarat
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan
7. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran yang akan
dilakukan
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1. Siswa mengamati guru yang memberikan penjelasan mengenai usaha
dan energi. (Mengamati)
2. Siswa membuat pertanyaan mengenai penjelasan guru dan
menuliskan pertanyaan di buku masing-masing . (Menanya)
3. Siswa diberikan soal pengayaan mengenai energi potensial, energi
kinetik, energi mekanik, usaha dan daya. (Mengumpulkan Data
atau Informasi)
4. Siswa melakukan pengerjaan soal yang telah disiapkan oleh guru
secara berkelompok.
5. Siswa bersama-sama guru mengoreksi dan membahas bersama
mengenai soal yang di kerjakan. (Mengasosias)
6. Salah satu siswa membahas soal yang telah diberikan dan
menerangkannya kepada teman sekelas (Mengkomunikasikan)

c. Penutup (10 menit)


1. Menyimak pernyataan guru dan diminta menanyakan pertanyaan jika
ada yang belum jelas.
2. Perwakilan

siswa

diminta

memberikan

kesimpulan

dari

pembelajaran yang telah dilakukan


3. Siswa

yang

pembelajaran

bersedia
yang

telah

memberikan

kesimpulan

dilakukan

sedangkan

mengenai
yang

lain

mendengarkan.
4. Siswa diminta memberikan review mengenai pembelajaran yang
telah dilakukan.
5. Siswa diminta untuk mendengarkan dan mencatat tugas yang
diberikan
(Tugas:

Soal perhitungan mengenai Energi dan Usaha

Mencari hubungan antara kerja otot pada struktur rangka


manusia dengan konsep pesawat sederhana).

6. Siswa membaca doa yang dipimpin ketua kelas.

2. Pertemuan Kedua: PESAWAT SEDERHANA


a. Pendahuluan (15 menit)
1. Melakukan

salam

pembukaan

dan

berdoa

untuk

memulai

pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan Fisik dan Psikis siswa dalam mengawali kegiatan
pembelajaran
4. Mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman yang dialami
oleh siswa
5. Mengingatkan kembali materi prasyarat
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan
7. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran yang akan
dilakukan

b. Kegiatan Inti (55 menit)


1. Siswa diberikan LKS mengenai Pesawat sederhana.
2. Siswa menyimak guru yang tengah menjelaskan mengenai
pengungkit.(Mengamati)
3. Siswa membuat pertanyaan mengenai hasil pengamatan dan
menuliskan pertanyaan di LKS masing-masing. (Menanya)
4. Siswa diberi kesempatan untuk menjawab soal di LKS secara
individu. (Mengumpulkan Data atau Informasi Individu)
5. Siswa kembali menyimak guru yang menjelaskan mengenai bidang
miring. (Mengamati)
6. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya.
7. Siswa diberi kesempatan untuk menjawab soal di LKS secara
individu. (Mengumpulkan Data atau Informasi Individu)
8. Siswa kembali menyimak guru yang menjelaskan mengenai roda
berporos. (Mengamati)
9. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya.
10. Siswa kembali menyimak guru yang menjelaskan mengenai katrol.
(Mengamati)
11. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya.
12. Siswa diberi kesempatan untuk menjawab soal di LKS secara
individu. (Mengumpulkan Data atau Informasi Individu)
13. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengerjakan latihan
soal di LKS.
14. Siswa bersama-sama guru mengoreksi dan membahas bersama
mengenai soal yang di kerjakan. (Mengasosias)
15. Salah satu siswa membahas soal yang telah diberikan dan
menerangkannya kepada teman sekelas (Mengkomunikasikan)
c. Penutup (10 menit)
1. Menyimak pernyataan guru dan diminta menanyakan pertanyaan jika
ada yang belum jelas.
2. Perwakilan

siswa

diminta

memberikan

pembelajaran yang telah dilakukan

kesimpulan

dari

3. Siswa

yang

bersedia

pembelajaran

yang

memberikan

telah

dilakukan

kesimpulan
sedangkan

mengenai
yang

lain

mendengarkan.
4. Siswa diminta memberikan review mengenai pembelajaran yang
telah dilakukan.
5. Siswa diminta untuk mendengarkan dan mencatat tugas yang
diberikan.
(Tugas: Membuat poster mengenai pesawat sederhana secara
berkelompok)
6. Siswa membaca doa yang dipimpin ketua kelas.

3. Pertemuan Ketiga: (KEUNTUNGAN MEKANIK PESAWAT


SEDERHANA)
a. Pendahuluan (15 menit)
1. Melakukan

salam

pembukaan

dan

berdoa

untuk

memulai

pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan Fisik dan Psikis siswa dalam mengawali kegiatan
pembelajaran
4. Mengumpulkan tugas poster siswa dan melakukan voting untuk
pemenang tugas poster.
5. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan
6. Menyuruh siswa untuk bergabung dengan kelompoknya masingmasing.
7. Menjelaskan secara singkat mengenai praktikum yang akan
dilakukan.
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1. Siswa mengamati dan membaca LKS praktikum yang diberikan.
(Mengamati)
2. Siswa diberikan kesempatan bertanya jika terdapat hal yang tidak
jelas dalam LKS. (Menanya)

3. Siswa mulai melakukan percobaan mengenai pesawat sederhana


sesuai LKS. (Mengumpulkan Data atau Informasi) (Siswa dinilai
sikap psikomotornya oleh guru)
4. Siswa melakukan diskusi dengan kondusif hingga waktu habis.
5. Siswa diminta untuk menghentikan kegiatan diskusinya karena
waktu sudah habis.
6. Salah satu perwakilan kelompok diminta untuk maju ke depan untuk
mempresentasikan hasil percobaannya.
7. Siswa melakukan tanya jawab jika diperlukan
(Mengasosias+Mengkomunikasikan)
8. Siswa kembali duduk di bangku masing-masing.
c. Penutup (10 menit)
1. Menyimak pernyataan guru dan diminta menanyakan pertanyaan jika
ada yang belum jelas.
2. Siswa mendengarkan penguatan yang diberikan oleh guru.
3. Siswa diminta mengulang review mengenai pembelajaran yang telah
dilakukan.
4. Siswa diminta untuk mendengarkan dan mencatat tugas yang
diberikan.
5. Siswa membaca doa yang dipimpin ketua kelas

H. Penilaian
1. Jenis/teknik penilaian
Jenis Penilaian
Penilaian Sikap

Bentuk instrument
Penilaian Jurnal dan Penilaian teman
sebaya

Penilaian Pengetahuan

Penugasan, Tes Uraian

Penilaian Ketrampilan

Penilaian praktikum dan penilaian


membuat poster

2. Bentuk instrumen dan instrumen


Terlampir

3. Pedoman penskoran
Terlampir

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

Lampiran 1
Handout Siswa
Pertemuan 1
Energi
Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha
1. Dalam Sistem Internasional (SI), satuannnya adalah Nm atau Joule disingkat J
2. Bentuk energi
a. Energi kimia, terdapat pada makanan dan bahan bakar berupa kayu, arang,
minyak bumi, batu bara (energi yang terkandung dalam zat)
b. Energi mekanik atau energi gerak adalah jumlah energi kinetik dan energi
potensial
c. Energi listrik adalah energi yang dimiliki arus listrik
d. Energi cahaya
e. Energi bunyi
f. Energi kalor
g. Energi nukilr adalah energi yang terdapat di dalam inti atom (unsur
radioaktif)
3. Perubahan energi
contoh :
a. Energi listik menjadi energi panas, misalnya pada setrika listrik, kompor
listrik ,solder
b. Enrgi listrik menjadi enrgi cahaya, misalnya pada lampu
c. Energi listrik menjadi energi kimia, misalnya pada penyetruman aki
d. Energi cahaya menjadi energi kimia, misalnya fotosintesis
A. Energi mekanik
Energi mekanik adalah energi yang dimilki suatu benda yang berkaitan
dengan energi gerak. Energi mekanik terdiri atas energi potensial dan energi
kinetik
a. Energi Potensial
Energi potensial adalah energi yang dimilki suatu benda karena
kedudukannya terhadap bumi/ acuan tertentu.
Contoh : batu yang dijatuhkan dari ketinggian tertentu
Bentuk matematis energi potensial adalah
Ep = m x g x h
Ep = energi potensial (Joule)
m = massa (kg)
g = percepatan gravitasi m/s
h = ketinggian (m)
b . Energi Kinetik
Energi kinetik adalah energi yang dimilki sebuah benda karena kelajuannya
Rumus energi kinetik
Ek = x m x v
Ek = energi kinetik (Joule)

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

m = massa (kg)
v = kelajuan (m/s)
c. Energi Potensial dan energi kinetik pada benda bergerak
Perhatikan batu yang kamu jatuhkan dari suatu ketinggian. Ketika
batu berada pada suatu ketinggian, batu bermassa m pada suatu ketinggian h
mempunyai energi potensial Ep yang besarnya mgh.
Ketika batu tersebut dijatuhkan, energi potensial tersebut berubah
menjadi energi kinetik. Semakin bergerak ke bawah, energi potensialnya
semakin berkurang dan energi kinetiknya semakin bertambah. Hal ini
dikarenakan semakin bergerak ke bawah, ketinggian batu dari lantai semakin
kecil (Ep berkurang) dan kelajuannya semakin bertambah (Ek semakin
bertambah)
Pada ketinggian tertentu, batu akan mempunyai energi potensial
sama dengan energi kinetiknya. Pada akhirnya, batu tersebut jatuh ke lantai.
Pada saat ini yang dimiliki batu seluruhnya adalah energi kinetik.
d . Hukum Kekekalan Energi
Hukum kekekalan energi adalah energi tidak dapat dimusnahkan atau
diciptakan tetapi dapat berubah bentuk dari suatu bentuk ke bentuk yang lain.
Sehingga, energi mekanik adalah penjumlahan dari energi potensial dan energi
kinetic Em = m.g.h + mV2. Dan hukum kekekalan energi dapat ditulis:
Em1 = Em2
Ep1 + Ek1 = Ep2 + ek2
B. Usaha
Usaha dalam kehidupan sehari-hari adalah upaya manusia untuk melakukan
sesuatu guna tujuan tertentu
Usaha menurut sains adalah hasil kali gaya dan perpindahan. Secara
matematis ditulis
W=Fxs
Satuan usaha adalah Nm = Joule.
Gaya yang dimaksud dalam persamaan ini adalah gaya yang searah dengan
arah perpindahan
Hubungan energi dengan usaha
Proses melakukan usaha merupakan cara untuk memindahkan energi.
Usaha yang dilakukan suatu benda sama besar dengan energi yang dipindahkan.
W=Fxs
Dimana F = Gaya (N) dan S = perpindahan (m)
Atau usaha dapat juga dicari dengan :
W = EP = Ek
W = E2 E1
W = usaha (Joule)
E1 = energi pada keadaan 1 (Joule)
E2 = energi pada keadaan 2 (Joule)

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

C. Daya
Daya adalah perubahan energi setiap satu sekon. Daya dilambangkan dengan
huruf P
P = W/t
P = daya (Joule/sekon)
W = usaha (Joule)
t = waktu (sekon)
Joule/sekon = watt dilambangkan dengan w
Pertemuan 2-3
PESAWAT SEDERHANA
A. Pengertian Pesawat Sederhana
Pesawat sederhana adalah semua alat bantu yang susunannya
sederhana dan dapat memudahkan pekerjaan manusia.
Jenis / Macam Pesawat Sederhana dan Contohnya :
Pesawat sederhana berdasarkan prinsip kerjanya dibedakan menjadi :
tuas/pengungkit, bidang miring, katrol dan roda berporos/roda bergandar.
Pesawat sederhana mempunyai keuntungan mekanik yang didapatkan dari
perbandingan antara gaya beban dengan gaya kuasa sehingga memperingan
kerja manusia. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu per satu.
a. Tuas/Pengungkit
Tuas/pengungkit berfungsi untuk mengungkit, mencabut atau mengangkat
benda yang berat.
Bagian-bagian pengungkit:
A = titik kuasa
T = titik tumpu
B = titik beban
F = gaya kuasa (N)
w = gaya beban (N)
lk = lengan kuasa (m)
lb = lengan beban (m)
Jenis-jenis tuas:
1) Tuas Jenis pertama
Yaitu tuas dengan titik tumpu berada diantara
titik beban dan titik kuasa.
Contoh : pemotong kuku, gunting, penjepit
jemuran, tang
2) Tuas Jenis kedua
Yaitu tuas dengan titik beban berada diantara titik
tumpu dan titik kuasa.
Contoh : gerobak beroda satu, alat pemotong
kertas, dan alat pemecah kemiri, pembuka tutup botol.
3) Tuas Jenis ketiga
Yaitu tuas dengan titik kuasa berada diantara
titik tumpu dan titik beban.

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

Contoh :sekop yang biasa digunakan untuk memindahkan pasir.


Keuntungan Mekanik Tuas
Keuntungan mekanik pada tuas adalah perbandingan antara gaya
beban (w) dengan gaya kuasa (F), dapat dituliskan sebagai :

Keuntungan mekanik pada tuas bergantung pada masing-masing


lengan. Semakin panjang lengan kuasanya, maka keuntungan mekaniknya
akan semakin besar.
b. Bidang Miring
Bidang miring merupakan salah satu
jenis pesawat sederhana yang digunakan untuk
memindahkan benda dengan lintasan yang
miring.
Keuntungan mekanik bidang miring
Keuntungan mekanik bidang miring
bergantung pada panjang landasan bidang miring dan tingginya. Semakin kecil
sudut kemiringan bidang, semakin besar keuntungan mekanisnya atau semakin
kecil gaya kuasa yang harus dilakukan.
Keuntungan mekanik bidang miring dirumuskan dengan perbandingan
antara panjang sisi miring (S) dan tinggi bidang miring (h).atau bisa dituliskan
dengan;

Pemanfaatan bidang miring dalam kehidupan sehari-hari terdapat pada tangga


dan jalan di daerah pegunungan.
c. Katrol
Katrol merupakan roda yang berputar pada porosnya. Biasanya pada katrol
juga terdapat tali atau rantai sebagai penghubungnya. Berdasarkan cara
kerjanya, katrol merupakan jenis pengungkit karena memiliki titik tumpu,
kuasa, dan beban. Katrol digolongkan menjadi tiga, yaitu katrol tetap, katrol
bebas, dan katrol majemuk.
1) Katrol tetap
Katrol tetap merupakan katrol yang posisinya tidak berpindah
pada saat digunakan. Katrol jenis ini biasanya dipasang pada
tempat tertentu.
Contoh : katrol yang digunakan pada tiang bendera dan sumur

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

Keuntungan mekanik
Pada katrol tetap, panjang lengan kuasa sama dengan lengan beban sehingga
keuntungan mekanik pada katrol tetap adalah 1, artinya besar gaya kuasa
sama dengan gaya beban.
2) Katrol bebas
Berbeda dengan katrol tetap, pada katrol bebas
kedudukan atau posisi katrol berubah dan tidak
dipasang pada tempat tertentu. Katrol jenis ini
biasanya ditempatkan di atas tali yang
kedudukannya dapat berubah. Salah satu ujung
tali diikat pada tempat tertentu. Jika ujung yang
lainnya ditarik maka katrol akan bergerak. Katrol jenis ini bisa kita temukan
pada alat-alat pengangkat peti kemas di pelabuhan.
Keuntungan mekanik
Pada katrol bebas, panjang lengan kuasa sama dengan dua kali panjang
lengan beban sehingga keuntungan mekanik pada katrol tetap adalah 2,
artinya besar gaya kuasa sama dengan setengah dari gaya beban.
3) Katrol majemuk
Katrol majemuk merupakan perpaduan dari katrol tetap dan katrol
bebas. Kedua katrol ini dihubungkan dengan tali. Pada katrol
majemuk, beban dikaitkan pada katrol bebas. Salah satu ujung tali
dikaitkan pada penampang katrol tetap. Jika ujung tali yang lainnya
ditarik maka beban akan terangkat beserta bergeraknya katrol bebas
ke atas.
Keuntungan mekanik
Keuntungan mekanik pada katrol majemuk adalah sejumlah tali
yang digunakan untuk mengangkat beban.
d. Roda Berporos/roda bergandar

Roda berporos merupakan roda yang di dihubungkan dengan sebuah


poros yang dapat berputar bersama-sama. Roda berporos merupakan salah satu
jenis pesawat sederhana yang banyak ditemukan pada alat-alat seperti setir
mobil, setir kapal, roda sepeda, roda kendaraan bermotor, dan gerinda.

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

Prinsip Kerja Pesawat Sederhana pada Otot dan Rangka Manusia


Otot dan rangka bekerja bersama-sama pada saat seseorang melakukan
gerakan. Hal ini seperti setiap bagian yang terdapat pada sepeda akan bekerja
bersama-sama ketika sepeda tersebut bergerak.
Pada saat melakukan suatu aktivitas, otot, tulang, dan sendi akan bekerja

bersama-sama. Prinsip kerja ketiganya seperti sebuah pengungkit, di mana tulang


sebagai lengan, sendi sebagai titik tumpu, dan kontraksi atau relaksasi otot
memberikan gaya untuk menggerakkan bagian tubuh.

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

LEMBAR PENILAIAN SIKAP


PENILAIAN JURNAL
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Kelas
Hari, tanggal
Materi Pokok/Tema

Lembar Pengamatan Sikap


: .
: .
: .

Percaya Idris

Santun

Gotong Royong

Toleransi

Tanggung Jawab

Nama Peserta
Didik

Jujur

No

Disiplin

Sikap

Keterangan Penskoran :

4 = apabila selalu konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek sikap


3 = apabila sering konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek sikap dan
kadang-kadang tidak sesuai aspek sikap
2 = apabila kadang-kadang konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek
sikap dan sering tidak sesuai aspek sikap
1 = apabila tidak pernah konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek sikap

Keterangan

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

LEMBAR PENILAIAN SIKAP


PENILAIAN TEMAN SEBAYA
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

1. Nilailah Sikap Teman Sebayamu! Berikan tanda [+] jika mereka memenuhi
kreteriamu!
NO

Nama Anggota

Rajin

Beker

Sopan

Disiplin

jasama

Percaya

Bertanggung

Diri

jawab

1
2
3
4

2. Tulislah komentar mengenai pesan dan kesan untuk kelompok anda!


Pesan :
____________________________________________________________________
___________________________________________________________________

Kesan :
____________________________________________________________________
___________________________________________________________________

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN


PENILAIAN PENUGASAN
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Penugasan untuk pertemuan ke-1


PR Bab Usaha Dan Energi Kelas VIII
1. Seekor burung sedang melayang terbang pada ketinggian 10 m di atas tanah
dengan kecepatan konstan sebesar 10 m/s. Jika massa burung adalah 2 kg,
tentukan:
a) Energi kinetik burung
b) Energi potensial burung
c) Energi mekanik burung
2. Sebuah sepeda yang massanya 40 kg bergerak dengan mengeluarkan energi
kinetik sebesar 720 Joule. Tentukan Kecepatan sepeda tersebut!
3. Buah kelapa dengan massa 2 kg berada pada tangkainya setinggi 5 meter di
atas tanah sedangkan buah nangka bermassa 3 kg berada pada 4 meter di atas
tanah. Tentukan perbandingan energi potensial yang dimiliki keduanya.
4. Sebuah benda bermassa 2 kg bergerak jatuh sehingga pada ketinggian 2 m di
atas tanah kecepatannya 5 ms-1, apabila g = 10 ms-2 berapakah:
a. Energi kinetik benda tersebut?
b. Energi potensial benda tersebut?
c. Energi mekanik benda tersebut?
5. Handoko mendorong meja dengan gaya 90 N sehingga meja berpindah sejauh
4 m. Berapa usaha yang dilakukan Handoko?
6. Seseorang yang bermassa 60 kg berpindah tempat yang tingginya 20 m selama
1 menit. Berapakah daya orang tersebut?

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

Rubrik Penilaian:
NO

Kreteria

NO Absen
1

10

11

12

13

14

Ketepatan waktu
pengumpulan
tugas
2
Kesesuaian
dengan konsep
3
Kerapihan Hasil
Jumlah Skor
Keterangan :
4 : Sangat Baik
3 : Baik

2 : Cukup Baik
1 :Kurang Baik

Perolehan Skor


12

15

16

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN


PENILAIAN PENUGASAN
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Penugasan untuk pertemuan ke-2


Buatlah Poster mengenai pesawat sederhana sekreatif mungkin!

NO

Rubrik Penilaian:
Kreteria

NO Absen
1

10

11

12

13

14

Ketepatan
waktu
pengumpulan
tugas
2
Kesesuaian
dengan konsep
3
Kerapihan Hasil
Jumlah Skor
Keterangan :
4 : Sangat Baik
3 : Baik

2 : Cukup Baik
1 :Kurang Baik

Perolehan Skor
=


12

15

16

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN


PENILAIAN TERTULIS
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Soal Ulangan Harian 3 Kelas VIII


1. Tuliskan dengan jelas hukum kekekalan energi!
2. Sebuah balon udara terbang pada ketinggian 25 m di atas tanah dengan
kecepatan konstan sebesar 15 m/s. Jika massa balon udara tersebut 5 kg,
tentukan:
a) Energi kinetik balon udara
b) Energi potensial balon udara
c) Energi mekanik balon udara
3. Perhatikan Gambar dibawah ini!

3,5 m

a. Berapakah energi yang dimiliki buah melon yang bermassa 0,5 kg di


pohonnya pada ketinggian 2 m!
b. Jika buah melon yang bermassa 0,5 kg tersebut jatuh dengan kecepatan
8m/s. Berapakah energi yang dimiliki oleh buah melon tepat sebelum
buah tesebut manumbuh tanah!
4. Sebuah skuter yang massanya 15 kg bergerak dengan mengeluarkan energi
kinetik sebesar 720 Joule. Tentukan Kecepatan skuter tersebut!

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

5. Rendy menarik sebuah kardus dengan gaya 75 N sehingga kardus tersebut


berpindah sejauh 6 m. Berapa usaha yang dilakukan Rendy?
6. Seekor monyet yang bermassa 20 kg meloncat hingga berpindah tempat
setinggi 3m selama 1 menit. Berapakah daya orang tersebut?
7. Apa yang dimaksud dengan Pesawat sederhana?
8. Sebutkan macam-macam pesawat sederhana dan berikan contohnya!
9. Lengkapilah tabel dibawah ini dengan benar!
Perbedaan

Pengungkit

Pengungkit

Pengugkit

Jenis 1

Jenis 2

Jenis 3

Ciri-Ciri :

Gambar Sketsa
Cirinya

Contoh Alat

10. Jelaskan pengaruh panjang lengan kuasa terhadap keuntungan mekanik pada
tuas!
11. Jika sisi miring pada bidang miring memiliki panjang yang lebih besar,
bagaimanakah pengaruhnya terhadap keuntungan mekaniknya?
12. Suatu peti peralatan berat akan dinaikkan dengan menggunakan papan sebagai
bidang miring seperti pada gambar berikut

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

Agar gaya dorong setengah dari berat peti sesungguhnya, harus disediakan
papan dengan panjang
13. Sebuah tuas memiliki lengan beban 10 cm dan lengan kuasa 1 m. Jika kita ingin
mengangkat beban yang memiliki berat 50 N, berapa gaya yang harus kita
gunakan? tentukan pula keuntungan mekanis alat tersebut !
14. Cermati gambar bidang miring berikut ini.

6 cm
8 cm
Jika besar gaya F dalah 60 Newton, tentukan:
a) keuntungan mekanik bidang miring
b) berat beban
15. Perhatikan gambar di bawah ini. Jika massa benda 100 kg, hitunglah gaya yang
diperlukan untuk mengangkat benda tersebut (anggap percepatan gravitasi
ditempat tersebut 10 m/s? Hitunglah keuntungan mekanisnya?

100 g

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

16. Perhatikan gambar di bawah ini. Jika massa benda 80 kg, hitunglah gaya yang
diperlukan untuk mengangkat benda tersebut (anggap percepatan gravitasi
ditempat tersebut 10 m/s2)? Hitunglah keuntungan mekanisnya?

80 g

17. Perhatikan gambar dibawah ini!

a
b

Prinsip pesawat sederhana juga terdapat pada tubuh manusia, khususnya


pengungkit, dari gambar diatas berikanlah penjelasan mengenai prinsip pesawat
sederhana yang dimiliki oleh a, b dan c serta kelompokkanlah a,b dan c
berdasarkan jenis pengungkitnya!

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

Pedoman Penskoran Ulangan Harian 3


Soal

Jawaban

Skor

Hukum kekekalan energi adalah energi tidak dapat dimusnahkan atau

No
1

diciptakan tetapi dapat berubah bentuk dari suatu bentuk ke bentuk


yang lain.
2

Diketahui :

Vbalon udara = 15 m/s


hbalon udara = 25m
mbalon udara = 5 Kg
Ditanya:

Ek, Ep dan Em balon udara?


Dijawab :
a) Energi Kinetik = m v2

Ek = x 5 x 152
Ek = 562,5 J
b) Energi Potensial = m.g.h

Ep = 5 x 10 x 25
Ep = 1250 J
c) Energi Mekanik = Ek+Ep

Em = 562,5 + 1250 J
Em = 1812,5 J
3

Diketahui:

mlemon = 0,5 kg
hlemon = 4 m
vlemon = 1 m/s
Ditanya:

Ep saat ketinggian 2m?


Ek maksimum?
Dijawab:
a) Energi Potensial = m.g.h
Ep = 0,5 x 10 x 2
Ep = 10 J

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

d) Energi Kinetik = m v2

Ek = x 0,5 x 82
Ek = 16 J
4

Diketahui:

mskuter = 15 kg
Ekskuter = 750 J
Ditanya: Kecepatan Skuter?

Dijawab:
Energi Kinetik = m v2

750 J = x 15 x v2
750 J = 7,5 J x v2
v2 = 100
v = 100
v = 10 m/s

Diketahui:

F = 75 N
S=6m
Ditanya: Usaha (w) ?

Dijawab:
W=Fxs
W = 75 x 6

W = 450 N.m

Diketahui:

mmonyet = 20 Kg
h=3m
t = 1 menit = 60 detik
Ditanya: Daya (P) ?
Dijawab:
P=
P=

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

P=
P=

20 10 3
60

P = 10 Watt
7

Pesawat sederhana adalah semua alat bantu yang susunannya

sederhana dan dapat memudahkan pekerjaan manusia.


8

Pesawat sederhana dibagi menjadi 4, yaitu Pengungkit, Bidang

Miring, Roda Berporos, dan Katrol.


Contoh :
Pengungkit : gunting, sekop, pemotong kuku

Bidang miring : Pahatan, Paku, Tangga

Roda berporos : Ban mobil, Ban sepeda, setir mobil

Katrol : Penggerek bendera, katrol untuk menimba air, dan katrol di

pabrik
9

Pengungkit jenis 1
Ciri-Ciri : Titik tumpu berada diantara titik beban dan titik kuasa

Gambar Sketsa Cirinya:


1

Contoh : pemotong kuku, gunting, penjepit jemuran, tang


1
Pengungkit jenis 2
Ciri-Ciri : Titik beban berada diantara titik tumpu dan titik kuasa
Gambar Sketsa Cirinya:

Contoh : gerobak beroda satu, alat pemotong kertas, dan alat pemecah

kemiri, pembuka tutup botol.


1
Pengungkit jenis 2
Ciri-Ciri : Titik kuasa berada diantara titik tumpu dan titik beban
Gambar Sketsa Cirinya:
1

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

Contoh : sekop, sendok dan cangkul


1

1
10

Pada

pengungkit,

pengaruh

panjang

lengan

kuasa

adalah

memperbesar keuntungan mekanik sebuah pengungkit. Semakin

panjang lengan kuasa maka semakin besar keuntungan mekaniknya


sehingga usaha yang dikeluarkan manusia untuk melakukan
kegiatanpun semakin kecil.
11

Semakin panjang sisi miring yang dimiliki bidang miring maka


semakin besar keuntungan mekaniknya, sehingga usaha yang

dikeliarkan manusia untuk menaikkan benda tertentu semakin kecil.


12

Diketahui:
h = 2,5 m
F=W
Ditanya: Berapa S bidang miring?

Dijawab:

1
2 =

2,5
= 2,5 2

= 5
13

Diketahui :
lb = 0,1 m
lb = 1 m
W = 50 N
Ditanya: F ?

Dijawab :

0,1
=
50
1

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

1 = 50 0,1
= 5

14

Diketahui :
F = 60 N
h = 6 cm = 0,06 m
a = 8 cm
s = 2 + 2
s = 82 + 6
s = 10 cm = 0,1 m
Ditanya: Keuntungan mekanik dan berat benda?

Dijawab :
5

a) Km =
0,1

Km = 0,06
Km = 5/3
2

b)

5
=
60
3
W x 3 = 60 N x 5
W = 100 N
2

15

Diketahui :
mbenda = 100 Kg
Wbenda = 1000 N
g = 10 m/s2
Ditanya: Keuntungan mekanik dan F?
Dijawab :
Keuntungan mekanik katrol pada gambar adalah 2x. sehingga,

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

1000
=2

F = 500 N
16

2
2

Diketahui :
mbenda = 80Kg
Wbenda = 800 N
g = 10 m/s2
Ditanya: Keuntungan mekanik dan F?

Dijawab :
Keuntungan mekanik katrol pada gambar adalah 1x. sehingga,

800
=1

F = 800 N
17

2
4

Lampiran Untuk RPP kelas 8 IPA KD 3.3 dan 4.3

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN


Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Format Penilaian Keterampilan


No.

Kelompok

Aspek yang di amati


Keterampilan ke1

Jumlah
Skor

Nilai

1.
2.
3.
4.
NO
1

Ketrampilan yang dinilai


Rubrik
Terampil dalam
membuat 3. poster yang dibuat menarik, lengkap,
poster

mengenai

sederhana

pesawat

mudah

dipahami dan teratur


2. poster yang dibuat menarik, lengkap, tetapi kurang
bisa dipahami
1. poster yang dibuat kurang menarik dan tidak bisa
dipahami

Terampil dalam menggunakan 3. Dapat menggunakan alat dengan benar dan


alat praktikum

menggunakan prisip K3 labratorium


2. Dapat menggunakan alat dengan benar namun tidak
mengunakan prinsip K3 laboratorium
1. tidak menggunakan alat dengan benar dan tidak
menggunakan prisip K3 labratorium

Terampil dalam mengisi LKS 3. Dapat mengisi LKS dengan benar dan sesuai konsep
praktikum

serta tujuan yang diharapkan


2. Dapat mengisi LKS dengan benar dan tujuan yang
diharapkan namun konsep belum tercapai
1. Tidak dapat mengisi LKS dengan benar serta belum
mencapai konsep dan tujuan yang diharapkan.

~LKS
-Keuntungan Mekanik~Pesawat
~ Sederhana~

Kompetensi Dasar
3.3

Memahami

konsep

usaha,

pesawat

sederhana,

dan

penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, serta hubungannya


dengan kerja otot pada struktur rangka manusia.
4.3

Menyajikan hasil penyelidikan atau penyelesaian

masalah

tentang manfaat penggunaan pesawat sederhana dalam


kehidupan sehari-hari.

Nama Kelompok : ________________________________


Nama : ________________________________________
Kelas : ________________________________________

A. Tujuan

Siswa dapat mengumpulkan informasi yang benar mengenai keuntungan


mekanik yang dimiliki oleh pesawat sederhana

Siswa dapat membuktikan besar keuntungan mekanik yang dimiliki oleh pesawat
sederhana.

B. Alat dan Bahan


Papan Panjang 50cm-60cm

Beban Bercelah

1 set

Benang/Tali

Bidang Miring

C. Prosedur Percobaan
Keuntungan Mekanik Pada Pengungkit
1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
2. Ikatlah batang besi dengan menggunakan benang tepat ditengah batang,
kemudian angkat menggunakan tangan.
3. Ikatkan 2 beban bercelah dengan benang dan taruhlah di kedua sisi batang besi.
4. Kemudian geser-geserlah beban tersebut agar kedua beban bisa dalam keadaan
seimbang.
5. Ulangilah hasilnya dengan mengganti salah satu beban bercelah tersebut, dan
menggeser titik tumpu besi hingga seimbang,
6. Tulis hasilnya sebagai data pengamatan.

Keuntungan Mekanik Pada Bidang Miring


1. Siapkan alat yang akan digunakan.
2. Buatlah bidang miring dengan ketinggian dan sisi miring yang telah ditentukan,
3. Ikatlah beban dengan benang kemudian taruhlah di atas bidang miring.
4.

Carilah gaya yang mampu menyeimbangkan beban pada bidang miring tersebut,

5. Tulis hasilnya sebagai data pengamatan

D. Data Pengamatan

Keuntungan Mekanik Pada Pengungkit


W (.)

lb (.)

F (.)

lk (.)

NO

m (g)

KM

50

0,2

0,4

50

0,2

0,6

50

0,2

0,8

60

100

Soal :
a) Lihatlah panjang lengan kuasa pada tabel diatas, semakin besar lengan
kuasanya, maka semakin ..keuntungan mekanik yang diperoleh.

Keuntungan Mekanik Pada Bidang Miring


s (.)

h (.)

50

0,1

0,1

50

0,2

0,1

50

0,3

0,1

60

100

NO

m (g)

W (.)

F (.)

KM

b) Lihatlah panjang sisi miring pada tabel diatas, semakin panjang sisi miring
pada bidang miring, maka semakin. keuntungan meknik yang
diperoleh.

E. Analisis Data
Buktikanlah dengan perhitungan bahwa data pengamatanmu benar!
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________

F. Lembar Review Kelompok


Perhatikan hasil kerja kelompok yang sedang anda amati Tuliskan komentar
dan saran hasil pengamatan kelompok anda dengan kelompok yang sedang
melakukan presentasi.
Kelompok yang diamati:
Komentar:
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________

Saran :
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________

G. Kesimpulan
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________

HandOut

&
LKS
PESAWAT
SEDERHAN
A

HandOut dan LKS Kelas VIII Semester 1

Pesawat Sederhana

Pesawat Sederhana
Pesawat sederhana adalah ...
..

Jenis-Jenis Pesawat Sederhana

A. Tuas/Pengungkit
Tuas atau pengungkit adalah sebuah batang yang dapat diputar di
sekitar titik tumpu. Jika ujung tuas yang satu diungkit ke bawah, maka ujung yang
lain akan memberikan dorongan ke atas.
Jenis-jenis tuas/pengungkit terbagi ke dalam tiga kelas, yaitu tuas kelas
pertama, tuas kelas kedua, tuas kelas ketiga.
a) Pengungkit Jenis 1
Ciri-Ciri :

vv

Pesawat Sederhana

HandOut dan LKS Kelas VIII Semester 1

Contoh Pengungkit Jenis 1:

b) Pengungkit Jenis 2
Ciri-Ciri : .

Contoh Pengungkit Jenis 2:

vv
c) Pengungkit Jenis 3
Ciri-Ciri : ..

Contoh Pengungkit Jenis 3:

vv
Pesawat

sederhana

memberikan

keuntungan

bagi

penggunanya,

pengungkit juga memberikan keuntungan. Keuntungan ini disebut keuntungan


mekanis (KM). Keuntungan mekanis dapat ditentukan dengan rumus:

KM =

Dimana,
. .: Berat Benda ()
.. : Gaya yang diberikan (...)
...: Lengan Beban (..)
: Lengan Kuasa (.)

HandOut dan LKS Kelas VIII Semester 1

Pesawat Sederhana

Contoh Soal :
Perhatikan gambar!

Keuntungan mekanis dari tuas tersebut adalah... .


Jawab :
Diketahui :
Ditanya :
Dijawab :

B. Bidang Miring
Bidang miring merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang
digunakan untuk memindahkan benda dengan lintasan yang miring.
Contoh :

Keuntungan mekanik bidang miring bergantung pada panjang landasan


bidang miring dan tingginya. Semakin kecil sudut kemiringan bidang, semakin
besar keuntungan mekanisnya atau semakin kecil gaya kuasa yang harus
dilakukan.
Keuntungan mekanik bidang miring dirumuskan dengan perbandingan
antara Sisi miring (..) dan tinggi bidang miring (..), yaitu:

KM =

...

HandOut dan LKS Kelas VIII Semester 1

Pesawat Sederhana

Contoh Soal:
Seorang pegawai ingin memindahkan kotak yang beratnya 500 N ke atas truk
dengan menggunakan bidang miring seperti gambar di bawah.

Bila tinggi truk 1,5 m, maka besar gaya yang diperlukan untuk memindahkan
kotak tersebut adalah .
Jawab :
Diketahui :
Ditanya :
Dijawab :

C. Roda Berporos
Roda berporos merupakan roda yang di dihubungkan dengan sebuah poros
yang dapat berputar bersama-sama.
Contoh :

D. Katrol
Katrol merupakan roda yang berputar pada porosnya. Biasanya pada
katrol juga terdapat tali atau rantai sebagai penghubungnya. Berdasarkan cara
kerjanya, katrol merupakan jenis pengungkit karena memiliki titik tumpu, kuasa,
dan beban. Katrol digolongkan menjadi tiga, yaitu katrol tetap, katrol bebas, dan
katrol majemuk.

HandOut dan LKS Kelas VIII Semester 1

Pesawat Sederhana

1. Katrol Tetap
Ciri-Ciri :
Contoh :

Pada katrol tetap, panjang lengan kuasa sama


dengan

lengan

beban

sehingga

keuntungan

mekanik pada katrol tetap adalah., artinya besar gaya kuasa .


..gaya beban.
2. Katrol Bebas
Ciri-Ciri :
Contoh :

Pada katrol bebas, panjang lengan kuasa


sama dengan dua kali panjang lengan beban
sehingga keuntungan mekanik pada katrol tetap
adalah.., artinya besar gaya kuasa sama dengan
dari gaya beban.
3. Katrol Majemuk
Katrol majemuk merupakan perpaduan
dari katrol tetap dan katrol bebas. Kedua
katrol ini dihubungkan dengan tali. Pada
katrol majemuk, beban dikaitkan pada katrol
bebas. Salah satu ujung tali dikaitkan pada
penampang katrol tetap. Jika ujung tali yang
lainnya ditarik maka beban akan terangkat
beserta bergeraknya katrol bebas ke atas.
Keuntungan mekanik pada katrol majemuk dapat dilakukan
dengan:

HandOut dan LKS Kelas VIII Semester 1

Pesawat Sederhana

Contoh Soal :
1. Lihat gambar dibawah ini!

Gaya yang diperlukan untuk menarik beban adalah .


Jawab :
Diketahui :
Ditanya :
Dijawab :

2. Seorang pekerja pada bangunan menaikkan pasir dengan cara


seperti terlihat pada gambar disamping. Tentukan gaya yang
dikeluarkan oleh pekerja untuk beban seberat 50 N, dan
keuntungan mekanik dari katrol!
Jawab :
Diketahui :
Ditanya :
Dijawab :

HandOut dan LKS Kelas VIII Semester 1

Pesawat Sederhana

LATIHAN SOAL
1. Lengkapilah Kolom Dibawah ini!
Perbedaan

Pengungkit

Pengungkit

Pengugkit

Jenis 1

Jenis 2

Jenis 3

Ciri-Ciri :

Gambar Sketsa
Cirinya

Contoh Alat

2. Isilah titik-titik dibawah ini!


a)

Alat disamping termasuk


Pengungkit jenis. .

b)

Alat disamping termasuk


Pengungkit jenis. .

HandOut dan LKS Kelas VIII Semester 1

Pesawat Sederhana

c)
Alat disamping termasuk
Pengungkit jenis. .

d) Alat disamping termasuk


Pengungkit jenis. .

e)
Alat disamping termasuk
Pengungkit jenis. .

f)
Alat disamping termasuk
Pengungkit jenis. .

HandOut dan LKS Kelas VIII Semester 1

Pesawat Sederhana

3. Cermati gambar bidang miring berikut ini.

Jika besar gaya F dalah 60 Newton, tentukan:


a) keuntungan mekanik bidang miring
b) berat beban
Jawab :

4. Seorang pekerja hendak menaikkan sebuah almari besi ke bak belakang truk
dengan menggunakan bidang miring seperti gambar.

Jika massa almari 120 kg, dan percepatan gravitasi 10 m/s2, tentukan:
a) gaya minimal yang diperlukan pekerja untuk menaikkan almari
b) keuntungan mekanik bidang miring

10

HandOut dan LKS Kelas VIII Semester 1

Pesawat Sederhana

Jawab :

5. Perhatikan gambar di samping!

Besar kuasa (F) adalah....


Jawab :

11

HandOut dan LKS Kelas VIII Semester 1

Pesawat Sederhana

6. Perhatikan gambar di bawah ini. Jika massa benda 50 kg, hitunglah gaya yang
diperlukan untuk mengangkat benda tersebut (anggap percepatan gravitasi
ditempat tersebut 10 m/s)? Hitunglah keuntungan mekanisnya?
Jawab :

7. Perhatikan gambar di bawah ini. Jika massa benda 50 kg, hitunglah gaya yang
diperlukan untuk mengangkat benda tersebut (anggap percepatan gravitasi
ditempat tersebut 10 m/s? Hitunglah keuntungan mekanisnya?
Jawab :

12

Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tema/Sub Tema

: Struktur Jaringan Tumbuhan

Alokasi Waktu

: 6 JP ( 1 pertemuan @2 x 40 Menit)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar
3.4 Menganalisis keterkaitan struktur jaringan tumbuhan dan fungsinya,
serta teknologi yang terinspirasi oleh struktur tumbuhan
4.4

Mengomunikasikan teknologi yang terinspirasi oleh hasil pengamatan


struktur tumbuhan dari berbagai sumber

Indikator Pencapaian Kompetensi


3.2.1. Mendeskripsikan struktur jaringan yang menyusun akar jaringan
pada tumbuhan
3.2.2 Mendeskripsikan struktur jaringan yang menyusun batang
3.2.3 Mengidentifikasi struktur jaringan yang menyusun daun
3.2.4 Menjelaskan hubungan antara struktur dan fungsi jaringan di akar
3.2.5 Menjelaskan hubungan antara struktur dan fungsi jaringan di batang

3.2.6 Menjelaskan hubungan antara struktur dan fungsi jaringan di daun


3.2.7 Membandingkan struktur jaringan yang menyusun akar, batang dan
daun
3.2.8. Menunjukkan pemanfaatan teknologi yang terilhami struktur
tumbuhan
4.4.1 Membuat miniature teknologi yang terinspirasi oleh struktur
tumbuhan.
C. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat mengidentifikasi organ yang ada pada tanaman.
2. Peserta didik dapat melakukan pengamatan struktur anatomi akar.
3. Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai akar temodifikasi disekitar
peserta didik.
4. Peserta didik dapat melakukan pengamatan struktur anatomi batang
5. Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai batang termodifikasi di
sekitar peserta didik.
6. Peserta didik dapat melakukan pengamatan struktur anatomi daun.
7. Peserta didik dapat menjelaskan hubungan antara struktur dan fungsi
jaringan pada daun.
8. Peserta didik dapat membandingkan struktur jaringan yang menyusun
akar, batang dan daun.
9. Peserta didik dapat melakukan diskusi berbagai ide teknologi yang
terilhami dari struktur dari jaringan tumbuhan dan membuat miniaturenya.
D. Materi Pembelajaran
Struktur jaringan yang menyusun jaringan akar tumbuhan dari luar
ke dalam adalah epidermis, korteks, endodermis, dan silinder pusat. Struktur
dan fungsi jaringan di akar. Sel-sel epidermis tersusun rapat satu dengan yang
lain, tanpa ruang antar sel. Epidermis berfungsi melindungi jaringan di
bawahnya. Epidermis dapat membentuk bulu-bulu akar yang berfungsi untuk
memperluas bidang penyerapan. Korteks, memiliki susunan sel yang tidak
rapat sehingga banyak ruang antar sel. untuk pertukaran gas. Jaringan korteks
juga

berfungsi

sebagai

tempat

penyimpanan

cadangan

makanan.

Endodermis, tersusun atas selapis sel yang menjadi pembatas antara korteks

dan silinder pusat. Pita Kaspari pada endodermis berfungsi mengatur jalannya
larutan yang diserap dari tanah masuk ke silinder pusat. Silinder pusat atau
stele, tersusun atas jaringan pembuluh pengangkut dan jaringan-jaringan lain.
Berkas-berkas pembuluh pengangkut terdiri atas xilem dan floem. Xylem
atau pembuluh kayu berfungsi untuk mengangkut air dari akar melalui batang
ke daun. Floem atau pembuluh tapis berfungsi untuk mengangkut hasil
fotosintesis dari daun keseluruh bagian tumbuhan.
Fungsi akar antara lain untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada
substrat (tanah), menyerap air dam garam-garam mineral terlarut dari substrat
(tanah), membantu menegakkan batang, dan pada beberapa tumbuhan akar
dapat berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan.
Struktur jaringan yang menyusun batang pada tumbuhan dari luar
ke dalam adalah epidermis, kortek, dan slinder pusat. Pada batang dewasa,
jika epidermis rusak maka lapisan epidermis digantikan oleh jaringan felogen
atau kambium gabus. Di bawah epidermis terdapat jaringan korteks.
Jaringan kortek dan batang memiliki fungsi seperti halnya pada akar.
Jaringan di bawah kortek adalah jaringan pembuluh tapis (floem) yang
berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian
tumbuhan. Pada bagian dalam dari floem ditemukan adanya berkas
pengangkut yang disebut dengan pembuluh kayu (xilem), yang berfungsi
untuk mengangkut air dan zat hara dari akar ke daun, xylem juga dapat
berfungsi sebagai jaringan penguat. Seperti halnya pada akar di bagian
terdalam batang juga tersusun atas empulur batang. Pada tumbuhan dikotil,
diantara floem dan xilem dibatasi oleh kambium. Jaringan kambium
mempunyai sifat selalu membelah yang menyebabkan diameter batang
bertambah besar. Batang berfungsi untuk menopang tubuh tumbuhan dan
mengarahkan posisi daun agar memperoleh cahaya matahari yang cukup.
Batang merupakan organ utama yang berfungsi dalam transportasi air dan zat
makanan.
Daun merupakan bagian tubuh tumbuhan yang paling banyak
mengandung

klorofil,

sehingga

fungsi

utama

daun

adalah

tempat

berlangsungnya kegiatan fotosintesis. Struktur jaringan yang menyusun daun

terdiri dari lapisan-lapisan sel. Dari permukaan atas ke bawah, urutan jaringan
penyusun daun adalah sebagai berikut: epidermis atas, parenkim palisade
(jaringan tiang), parenkim sponsa (jaringan bunga karang), dan epidermis
bawah. Epidermis atas pada beberapa tumbuhan mengalami modifikasi
menjadi berbagai bentuk lain misalnya menjadi stomata, trikoma, dan sel
kipas, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai pelindung jaringan di
bawahnya, akan tetapi memiliki fungsi-fungsi tambahan. Stomata berfungsi
untuk keluar masuknya udara. Pada lapisan di bawah jaringan epidermis
ditemukan adanya jaringan mesofil (jaringan dasar), yang terletak di antara
epidermis

atas dan

epidermis

bawah. Mesofil

pada daun dikotil

berdiferensiasi menjadi dua parenkim yang terdiri dari 1) parenkim palisade


(jaringan tiang) yang terdiri dari sel-sel berbentuk silinder, tersusun rapat dan
mengandung banyak kloroplas, dan 2) parenkim spons (jaringan bunga
karang) yang tersusun dari sel-sel yang tidak teratur tersusun renggang dan
mengandung lebih sedikit kloroplas. Tumbuhan yang dapat memanfaatkan
energi cahaya matahari untuk fotosintesis adalah tumbuhan yang memiliki
klorofil. Bahan untuk fotosintesis adalah molekul air (H2O) dan karbon
dioksida (CO2). Pada proses fotosintesis akan terbentuk glukosa (molekul
gula) dan oksigen (O2). Struktur tumbuhan banyak diaplikasikan dalam
teknologi. Contoh gedung Teater Esplanade yang berada di Singapura
diilhami oleh bentuk buah durian.

E. Metode Pembelajaran dan Pendekatan Pembelajaran


Model

: Pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Student Teams


Achievement Divisions).

Pendekatan

: Kontekstual (Scientific Approach)

Metode

Pertemuan 1

: Ceramah dan diskusi

Pertemuan 2

: Praktikum dan diskusi

Pertemuan 3

: Proyek dan presentasi

F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


1. Media
Papan tulis, komputer, LCD
2. Alat dan Bahan
No.
Jenis
1.
Batang tumbuhan Dikotil
2.
Batang tumbuhan Monokotil
3.
Silet/ pisau
4.
Mikroskop
5.
Pipet tetes
6.
Metilen biru

Jumlah

10
10
10
10

3. Sumber Belajar
a. Buku IPA SMP kelas VIII Puskurbuk 2013
b. Buku IPA SMP Kelas VIII yang relevan
c. LKS
G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama: Struktur Jaringan Tanaman
a. . Pendahuluan (15 menit)
1. Melakukan

salam

pembukaan

dan

berdoa

untuk

memulai

pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan Fisik dan Psikis siswa dalam mengawali kegiatan
pembelajaran
4. Mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman yang dialami
oleh siswa
5. Mengingatkan kembali materi prasyarat
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan
7. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran yang akan
dilakukan
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1. Siswa mengamati guru yang memberikan penjelasan mengenai usaha
dan energi. (Mengamati)
2. Siswa membuat pertanyaan mengenai penjelasan guru dan
menuliskan pertanyaan di buku masing-masing . (Menanya)

3. Siswa diberikan soal pengayaan mengenai struktur jaringan


tumbuhan. (Mengumpulkan Data atau Informasi)
4. Siswa melakukan pengerjaan soal yang telah disiapkan oleh guru
secara berkelompok.
5. Siswa bersama-sama guru mengoreksi dan membahas bersama
mengenai soal yang di kerjakan. (Mengasosias)
6. Salah satu siswa membahas soal yang telah diberikan dan
menerangkannya kepada teman sekelas (Mengkomunikasikan)
c. Penutup (10 menit)
1. Menyimak pernyataan guru dan diminta menanyakan pertanyaan jika
ada yang belum jelas.
2. Perwakilan

siswa

diminta

memberikan

kesimpulan

dari

pembelajaran yang telah dilakukan


3. Siswa

yang

pembelajaran

bersedia
yang

telah

memberikan
dilakukan

kesimpulan
sedangkan

mengenai
yang

lain

mendengarkan.
4. Siswa diminta memberikan review mengenai pembelajaran yang
telah dilakukan.
5. Siswa diminta untuk mendengarkan dan mencatat tugas yang
diberikan
(Tugas:

Soal mengenai struktur jaringan tumbuhan

Menyiapkan bahan-bahan yang akan dilakukan minggu depan).

6. Siswa membaca doa yang dipimpin ketua kelas.


2. Pertemuan Kedua: Melakukan Praktikum mengenai Struktur
Batang Tumbuhan
Pendahuluan (15 menit)
1. Melakukan

salam

pembukaan

dan

berdoa

untuk

memulai

pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan Fisik dan Psikis siswa dalam mengawali kegiatan
pembelajaran

4. Mengumpulkan tugas siswa yaitu PR, membuat gambar mengenai


struktur jaringan tumbuhan beserta keterangannya.
5. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan
6. Mengelompokkan siswa menjadi 5 kelompok dan Menyuruh siswa
untuk bergabung dengan kelompoknya masing-masing.
7. Menjelaskan secara singkat mengenai praktikum yang akan
dilakukan.
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1. Siswa mengamati dan membaca LKS praktikum yang diberikan.
(Mengamati)
2. Siswa diberikan kesempatan bertanya jika terdapat hal yang tidak
jelas dalam LKS. (Menanya)
3. Siswa mulai melakukan percobaan mengenai struktur jaringan pada
tumbuhan dikotil dan monokotil. (Mengumpulkan Data atau
Informasi) (Siswa dinilai sikap psikomotornya oleh guru)
4. Siswa melakukan diskusi dengan kondusif hingga waktu habis.
5. Siswa diminta untuk menghentikan kegiatan diskusinya karena
waktu sudah habis.
6. Salah satu perwakilan kelompok diminta untuk maju ke depan untuk
mempresentasikan hasil percobaannya.
7. Siswa melakukan tanya jawab jika diperlukan
(Mengasosias+Mengkomunikasikan)
8. Siswa kembali duduk di bangku masing-masing.
c. Penutup (10 menit)
1. Menyimak pernyataan guru dan diminta menanyakan pertanyaan jika
ada yang belum jelas.
2. Siswa mendengarkan penguatan yang diberikan oleh guru.
3. Siswa diminta mengulang review mengenai pembelajaran yang telah
dilakukan.
4. Siswa diminta untuk mendengarkan dan mencatat tugas yang
diberikan.

(Tugas: Membuat miniatur mengenai teknologi yang menggunakan


aplikasi struktur tumbuhan)
5. Siswa membaca doa yang dipimpin ketua kelas
3. Pertemuan Ketiga: Struktur Tumbuhan Pada Teknologi Sehari-hari
a. Pendahuluan (15 menit)
1. Melakukan

salam

pembukaan

dan

berdoa

untuk

memulai

pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan Fisik dan Psikis siswa dalam mengawali kegiatan
pembelajaran
4. Mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman yang dialami
oleh siswa
5. Mengingatkan kembali materi prasyarat
6. Mengumpulkan proyek yang telah dibuat di setiap kelompok.
7. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan
8. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran yang akan
dilakukan
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1. Salah satu kelompok siswa maju kedepan dan mempresentasikan
proyek yang telah dibuat . (Mengkomunikasikan)
2. Siswa lain memperhatikan presentasi tersebut. (Mengamati)
3. Siswa membuat pertanyaan berdasarkan presentasi dan menuliskan
pertanyaan di buku masing-masing . (Menanya)
4. Seluruh kelompok siswa diberikan kesempatan untuk tampil ke
depan, (Mengumpulkan Data atau Informasi)
5. Siswa melakukan tanya jawab dengan aktif namun kondusif.
6. Siswa bersama-sama guru memberikan penguatan terhadap
pembelajaran hari ini. (Mengasosiasi)
c. Penutup (10 menit)
1. Menyimak pernyataan guru dan diminta menanyakan pertanyaan jika
ada yang belum jelas.

2. Perwakilan

siswa

diminta

memberikan

kesimpulan

dari

pembelajaran yang telah dilakukan


3. Siswa

yang

pembelajaran

bersedia
yang

memberikan

telah

dilakukan

kesimpulan
sedangkan

mengenai
yang

lain

mendengarkan.
4. Siswa diminta memberikan review mengenai pembelajaran yang
telah dilakukan.
5. Siswa diminta untuk menyimak pengumuman guru untuk agenda
pertemuan selanjutnya.
Minggu depan ulangan harian ya
6. Siswa membaca doa yang dipimpin ketua kelas.

H. Penilaian
1. Jenis/teknik penilaian
Jenis Penilaian

Bentuk instrument

Penilaian Sikap

Penilaian Jurnal

Penilaian Pengetahuan

Penugasan, Tes pilhan ganda

Penilaian Ketrampilan

Penilaian menggambar, miniature, dan


praktikum

2. Bentuk instrumen dan instrumen


Terlampir
3. Pedoman penskoran
Terlampir

LEMBAR PENILAIAN SIKAP


PENILAIAN JURNAL
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Pengamatan Perilaku Ilmiah


No.
Aspek yang dinilai
1. Rasa ingin tahu (curiosity)
2. Ketelitian dalam melakukan
kerja individu
3. Ketelitian dan kehati-hatian
dalam kerja kelompok
4. Ketekunan dan tanggung jawab
dalam bekerja secara individu
maupun kelompok
5. Ketrampilan saat berkomunikasi
dalam diskusi kelompok
Rubrik Penilaian Perilaku
No Aspek yang dinilai
1. Menunjukkan rasa
ingin tahu

2.

Ketelitian
melakukan
individu

dalam
kerja

3.

Ketelitian
dan
kehati-hatian dalam
kerja kelompok

Keterangan

Rubrik
1. Tidak menunjukkan rasa ingin tahu,
tidak antusias, pasif
2. Menunjukkan rasa ingin tahu, tidak
antusias, pasif
3. Menunjukkan rasa ingin tahu yang
besar, antusias, aktif
1. Melakukan pekerjaan tidak sesuai
prosedur, bekerja dengan tergesagesa, hasil tidak tepat.
2. Melakukan pekerjaan sesuai
prosedur, hati-hati dalam bekerja,
hasil tidak tepat.
3. Melakukan pekerjaan sesuai
prosedur, hati-hati dalam bekerja,
hasil tepat.
1. Melakukan kerja dengan tergesagesa secara bersama dengan teman
sekelompok, dengan hasil yang
tidak tepat.
2. Melakukan kerja dengan hati-hati

No

Aspek yang dinilai

3.

4.

Ketekunan
dan
tanggung
jawab
dalam
bekerja
secara
individu
maupun kelompok

1.

2.
3.

5.

Ketrampilan saat
berkomunikasi
dalam
diskusi
kelompok

1.

2.

3.

Rubrik
secara bersama dengan teman
sekelompok, dengan hasil yang
tidak tepat.
Melakukan kerja dengan hati-hati
secara bersama dengan teman
sekelompok, dengan hasil yang
tepat.
Tidak bersungguh-sungguh dalam
menjalankan tugas, tidak
mendapatkan hasil
Tekun dalam menjalankan tugas,
tidak mendapatkan hasil terbaik
Tekun dalam menjalankan tugas,
mendapatkan hasil terbaik dan tepat
waktu
Tidak aktif bertanya, tidak
mengemukakan gagasan,
menghargai pendapat orang lain
Aktif bertanya, tidak
mengemukakan gagasan,
menghargai pendapat orang lain
Aktif bertanya, aktif berpendapat,
menghargai pendapat orang lain

Lembar Penilaian Perilaku Ilmiah


No.

Nama Siswa

Kriteria Penilaian:
Jumlah Skor
Nilai
13 15
95
10 12
90
79
85
46
80
13
75

Aspek yang dinilai


2
3
4
5

Jumlah
Skor

Nilai

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN


PENILAIAN PENUGASAN
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Penugasan untuk pertemuan ke-1


PR Bab Struktur Tumbuhan
Buatlah gambar mengenai struktur jaringan tumbuhan, baik pada daun, batang dan
akar pada tumbuhan dikotil dan monokotil!
Rubrik Penilaian:
NO

Kreteria

NO Absen
1

10

11

12

13

14

Ketepatan waktu
pengumpulan
tugas
2
Kesesuaian
dengan konsep
3
Kerapihan Hasil
Jumlah Skor
Keterangan :
4 : Sangat Baik
3 : Baik

2 : Cukup Baik
1 :Kurang Baik

Perolehan Skor


12

15

16

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN


PENILAIAN TERTULIS
Sekolah
: Sekolah Indonesia Singapura
Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Soal Ulangan Harian 4 Kelas VIII


Soal Pilihan Ganda
1. Rambut atau bulu akar hanya terdapat pada bagian akar yang masih muda
yang merupakan penonjolan atau diferensiasi dari jaringan....
a. epidermis
c. korteks
b. endodermis
d. silinder pusat
2. Umur pohon dapat dilihat dari garis-garis yang menunjukkan hasil
kegiatan dari suatu masa pertumbuhan, garis-garis itu disebut....
a. Felogen
c. parenkim kayu
b. Xylem
d. lingkaran tahun
3. Perbedaan berkas pengangkut pada batang monokotil dengan batang
dikotil adalah....
a. berkas pengangkut pada dikotil tersusun tidak beraturan
b. berkas pengangkut pada monokotil tersusun beraturan
c. berkas pengangkut pada dikotil dipisahkan oleh kambium
d. berkas pengangkut dikotil tidak memiliki kambium
4. Perhatikan Gambar berikut.
Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf X
merupakan salah satu jaringan penyusun
daun, jaringan X disebut jaringan... dan
berfungsi untuk....
a. palisade, berperan dalam pengangkutan air
b. palisade, berperan dalam fotosintesis
c. sponsa, berperan dalam pengangkutan air
d. sponsa, berperan dalam fotosintesis
5. Perhatikan gambar anatomi akar di
samping! Berdasarkan gambar, fungsi
dari struktur X adalah....
a. Memperluas daerah penyerapan air
dan unsur hara dari tanah
b. Melindungi akar ketika menembus tanah
c. Mengangkut air dan unsur hara dari tanah
d. Menopang pohon untuk tetap dapat berdiri
6. Perhatikan gambar di bawah !
Bagian yang berfungsi sebagai jaringan
pengangkut ditunjukkan pada bagian
bernomor....
a. 1 dan 3
c. 3 dan 4
b. 2 dan 5
d. 3 dan 5

7. Berikut ini, bagian-bagian akar yang dilalui oleh air tanah secara berturutturut adalah....
a. epidermis bulu akar parenkim endodermis xilem akar
b. epidermis bulu akar endodermis parenkim xilem akar
c. epidermis bulu akar kambium parenkim xilem akar
d. kulit luar kambium endodermis xilem akar
8. Sehelai daun ditutupi sebagian dengan kertas timah, lalu diletakkan di
tempat yang terkena cahaya matahari selama 24 jam. Daun tersebut
kemudian dipetik dan dilakukan uji iodium pada permukaan atas daun.
Proses tersebut merupakan cara untuk....
a. mengetahui bahwa hasil fotosintesis adalah amilum
b. mengetahui bahwa amilum terdapat pada seluruh bagian daun
c. mengetahui bahwa klorofil diperlukan dalam fotosintesis
d. mengetahui bahwa pada fotosintesis terbentuk gas oksigen
9. Struktur daun yang berfungsi sebagai tempat pembuatan makanan dan
tempat pertukaran udara dalam tumbuhan secara berturut-turut adalah....
a. jaringan palisade dan stomata
b. jaringan sponsa dan epidermis
c. jaringan palisade dan xilem
d. jaringan sponsa dan floem
10. Jaringan yang berfungsi menyebarkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian
adalah....
a. rambut akar
b. epidermis
c. endodermis
d. floem
Uraian
1. Berdasarkan hasil pengamatan kamu pada saat mengamati struktur
anatomi batang pada kacang tanah dan jagung, jawablah pertanyaan
berikut.
a. Jelaskan perbedaan struktur jaringan dari kedua batang tersebut!
b. Berdasarkan ciri-cirinya, termasuk kelompok tumbuhan apakah jagung
dan kacang tanah?
2. Fotosintesis adalah proses penyusunan atau pembentukan senyawa
kompleks dari senyawa sederhana yang dilakukan oleh tumbuhan.
Sebutkan 3 faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis?
3. Akar pada tumbuhan berfungsi sebagai penopang tumbuhan untuk
tumbuh, namun pada beberapa tumbuhan akar termodifikasi membentuk
fungsi khusus. Sebutkan 3 macam jenis akar yang termodifikasi disertai
dengan contoh tumbuhannya!
4. Pada suatu pengamatan percobaan
tentang fotosintesis ditemukan data
sebagai berikut. Setelah ditetesi
iodium, dankondisinya seperti
gambar dibawah ini.

a. Jelaskan pada bagian daun yang mana terjadi fotosintesis dan buktikan
berdasarkan data pengamatan tersebut!
b. Apa fungsi dari memasukan daun yang akan diuji pada air yang
mendidih?
c. Apa fungsi dari penggunaan alkohol dalam proses pengujian daun
yang mengalami fotosintesis?
5. Tumbuhan membutuhkan berbagai bahan untuk fotosintesis. Salah satunya
adalah air yang bergerak dari akar sampai ke ujung daun tetap.
a. Bagaimanakah cara air yang diserap dari tanah dapat sampai ke daun
paling atas?
b. Bagian tubuh tumbuhan manakah yang berperan?
Kunci Jawaban
Nomor
Soal
1.
A
2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

Uraian
1.

Jawaban

a.
Batang
kacang
tanah:
morfologinya batang berkayu dan
bercabang,
pada
jaringan
memiliki kambium, susunan
xilem dan floem teratur dalam
lingkaran.
Batang jagung: morfologinya
batang tidak berkayu dan tidak
bercabang, pada jaringan tidak
memiliki kambium, susunan
xilem dan floem tidak beraturan
tersebar.

Skor

Keterangan

1
0
1
0
1
0
1
0
1
0
1
0
1
0
1
0
1
0
1
0

Jawaban benar
Jawaban salah
Jawaban benar
Jawaban salah
Jawaban benar
Jawaban salah
Jawaban benar
Jawaban salah
Jawaban benar
Jawaban salah
Jawaban benar
Jawaban salah
Jawaban benar
Jawaban salah
Jawaban benar
Jawaban salah
Jawaban benar
Jawaban salah
Jawaban benar
Jawaban salah

3
2
1

Jawaban benar
Jawaban
kurang
tepat
Jawaban salah

Nomor
Soal

2.

3.

4.

5.

Jawaban
b. Kacang tanah tanaman dikotil
dan jagung tanaman monokotil.
Intensitas cahaya, matahari dan
karbon dioksida.

Akar penyimpan contoh pada


singkong, wortel, akar hisap pada
anggrek,
dan akar tunjang pada tanaman
bakau.
Berdasarkan data pengamatan di
dapat.
a. Pada praktikum, daun yang
ditutup
tidak
mendapatkan
cahaya matahari sehingga tidak
terjadi fotosintesis pada daun itu.
Pada saat daun ditetesi dengan
larutan iodium daun tidak
berubah warna karena tidak
dihasilkan karbohidrat pada daun
itu. Fotosintesis memerlukan
karbondioksida,
air
dan
membutuhkan cahaya matahari
untuk
merubah karbondioksida dan air
menjadi oksigen dan karbohidrat.
Berbeda dengan pada daun yang
dibuka, setelah ditetesi iodium
warna daun berubah menjadi biru
kehitaman yang menandakan
terdapat karbohidrat pada daun,
dan menandakan jika terjadi
fotosintesis pada daun itu.
b. Fungsi dari perendaman pada
air yang mendidih adalah untuk
membunuh Kuman-kuman yang
ada pada daun dan mematikan
sel-sel pada tumbuhan.
c. Fungsi dari alkohol adalah
untuk melarutkan klorofil yang
ada pada daun.
a. Air akan diserap oleh akar
dengan cara difusi melalui
rambut-rambut akar.
b. Xilem

Skor

Keterangan

3
2
1

Jawaban benar
Jawaban
kurang
tepat
Jawaban salah
Jawaban benar
Jawaban
kurang
tepat
Jawaban salah

3
2
1

3
2
1

Jawaban benar
Jawaban
kurang
tepat
Jawaban salah

3
2
1

Jawaban benar
Jawaban
kurang
tepat

Nomor
Soal

Jawaban
Jumlah


100

Skor

Keterangan
Jawaban salah
25

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN


Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Lembar Pengamatan Keterampilan Praktikum


No.

Aspek yang Dinilai

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Menyiapkan alat dan bahan praktikum


Menggunakan alat sesuai fungsinya
Melakukan pengukuran dengan benar
Menyusun data hasil pengukuran
Membersihkan alat
Mengembalikan alat-alat pada tempatnya
Jumlah
Keterangan:

No.

1
2
3
4

:
:
:
:

Tingkat Kemampuan
1
2
3
4

Kurang
Cukup
Baik
Baik Sekali

Lembar Penilaian Keterampilan Praktikum


Aspek yang dinilai
Nama Siswa
1
2
3
4

100

Jumlah
Skor

Nilai

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN


GAMBAR STRUKTUR TANAMAN
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Lembar Pengamatan Keterampilan Praktikum


No.
1.
2.
3.
4.
5.

Aspek yang Dinilai

Tingkat Kemampuan
2
3
4

Gambar jelas
Menarik
Kreatif
Mirip dengan aslinya
Bagian-bagiannya benar
Jumlah
Keterangan:

No.

1
2
3
4

:
:
:
:

Kurang
Cukup
Baik
Baik Sekali

Lembar Penilaian Keterampilan Praktikum


Aspek yang dinilai
Nama Siswa
1
2
3
4

100

Jumlah
Skor

Nilai

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN


MINIATURE
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Lembar Pengamatan Keterampilan Praktikum


No.
1.
2.
3.
4.
5.

Aspek yang Dinilai

Tingkat Kemampuan
2
3
4

Miniature yang dibuat kokoh


Menarik
Kreatif
Benar secara konsep
Melakukan presentasi dengan baik
Jumlah
Keterangan:

No.

1
2
3
4

:
:
:
:

Kurang
Cukup
Baik
Baik Sekali

Lembar Penilaian Keterampilan Praktikum


Aspek yang dinilai
Nama Siswa
1
2
3
4

100

Jumlah
Skor

Nilai

LKS Siswa

LATIHAN 1 BAB 4
4. Pada
1. Jaringan pengangkut

tumbuhan

jaringan

epidermis

tumbuhan, terdapat lapisan lilin

adalah ....

yang

A. Xilem dan floem

penguapan yang disebut .

B. Mesodermis dan epidermis

A. Palisade

C. Stomata dan trikoma

B. Kutikula

D. Kloroplas dan protoplas

C. Stomata

2. Daya kapilaritas adalah salah satu


proses untuk mengangkut air dari

berfungsi

mengurangi

D. Xilem
5.

akar ke daun, yang dapat terjadi


karena .
A. Air di daun menguap sehingga
daun

mengambil

air

di

pembuluh.
B. Daun memiliki urat-urat daun
yang banyak.
C. Terdapat pembuluh-pembuluh
kapiler yang bisa menarik air
ke daun.
D. Adanya tekanan dari akar ke
daun.
3. Pembuluh yang mengangkut zatzat makanan hasil fotosintesis ke
seluruh tubuh tumbuhan adalah
pembuluh .
A. Xylem
B. Floem
C. Kapiler
D. Kayu

Pengangkut

tipe

apakah

yang

terdapat pada gambar ini?


A. Kolateral tertutup
B. Kolateral terbuka
C. Bikolateral
D. Konsentris
6. Struktur akar terdiri atas : 1.
Korteks

2.

silinder

pusat

3.

epidermis 4. endodermis Susunan


jaringan akar berturutturut dari
luar ke dalam adalah
A. 1-2-3-4
B. 3-1-2-4
C. 1-2-4-3
D. 3-1-4-2

7. Jaringan

parenkim

spons

atau

jaringan bunga karang pada daun


tumbuhan

monokotil

berfungsi

untuk...

B. Tempat penimbunan bahan


makanan
C. Alat untuk menyokong kekuatan
organ tumbuhan

A. Melindungi bagian daun yang lain


B. Tempat terjadinya fotosintesis

D. Menyimpan kelebihan air


12. Pernyataan

yang

membedakan

C. Tempat pertukaran gas

antara jaringan kolenkim dengan

D. Tempat terjadinya penguapan

sklerenkim adalah

8. Jaringan parenkim yang mengandung

A. Kolenkim tersusun atas sel hidup,

tilakoid , grana , stroma adalah ..

sklerenkim tersusun atas sel mati

A. Plastida

B. Kolenkim

B. Kolenkim

berdinding

tebal,

sklerenkim berdinding tipis

C. Stomata

C. Kolenkim menyusun organ tubuh

D. Palisade

tua,

9. Jaringan permanen di bawah ini


merupakan jaringan yang sel-selnya

sklerenkim

menyebabkan

kelentingan
D. Kolenkim

terletak

di

bawah

sudah berhenti tumbuh, kecuali . . . .

epidermis, sklerenkim di dalam

A. Sklerenkim

empulur

B. Xilem

13. Floem dan xylem pada batang

C. Epidermis

dikotil

D. Kambium

monokotil,

10. Pasangan karakter yang kurang tepat


untuk dibawah ini adalah

berbeda
karena

dengan

batang

pada

batang

dikotil ...
A. Hanya terdapat floem dan xylem

A. Epidermis proteksi

saja

B. Parenkima tempat cadangan


makanan

B. Floem

dan

xylem

tersusun

beraturan

C. Skelerenkima meristematis

C. Floem dan xylem tersebar

D. Xilem transportasi

D. Tersusun teratur floem di dalam,

11. Manakah yang bukan merupakan


fungsi jaringan parenkim
A. Tempat
fotosintesis

terjadinya

xylem diluar
14. Penampang

peristiwa

monokotil
penampang

melintang

akar

berbeda

dengan

melintang

batangnya:

Perbedaan

itu

terletak

pada

pernyataan berikut, kecuali ...

Bagian daun yang mengandung


klorofil ditunjukan oleh nomor . . . .

A. Adanya perisikel

A. 1 dan 2

B. Bentuk kambium

B. 2 dan 3

C. Adanya endodermis

C. 1 dan 4

D. Letak xylem dan floem

D. 2 dan 4

15. Jaringan penyokong dibagi menjadi


2 yaitu

19. Keluarnya air pada pagi hari karema


kelembaban tinggi melalui hidatoda

A. Kolenkim dan parenkim

pada ujung daun disebut peristiwa ...

B. Kolenkim dan sklerenkim

A. Gutasi

C. Parenkim dan sklerenkim

B. Evaporasi

D. Parenkim dan sklereid

C. Imbibisi

16. Beberapa

nama

merupakan

di

derivat

bawah

ini

epidermis,

D. Transpirasi
20. Perhatikan Gambar Dibawah ini!

kecuali . . . .
A. Trikoma
B. Sel Kipas
C. Sistolit
D. Vakuola
17. Runner adalah bentuk modifikasi
dari . . . .
A. Daun
B. Akar
C. Batang

Bagian bunga yang ditunjuk oleh no

D. Bunga

1, 3, 4, 9 adalah

18. Perhatikan Gambar dibawah ini!

A. Gutasi
B. Evaporasi
C. Imbibisi
D. Transpirasi

~LKS~
~Struktur Jaringan~
~Tumbuhan~

Kompetensi Dasar
3.4 Menganalisis keterkaitan struktur jaringan tumbuhan dan
fungsinya, serta teknologi yang terinspirasi oleh struktur
tumbuhan
4.4

Mengomunikasikan teknologi yang terinspirasi oleh hasil


pengamatan struktur tumbuhan dari berbagai sumber

Nama Kelompok : ________________________________


Nama : ________________________________________
Kelas : ________________________________________

A. Tujuan

Mengamati jaringan penyusun akar, batang dan daun pada tumbuhan dikotil dan
monokotil

Menjelaskan perbedaan struktur akar, batang dan daun tumbuhan dikotil dan monokotil
berdasarkan pengamatan

B. Alat dan Bahan


Mikroskop, kaca objek, kaca penutup, pipet, silet, tissue, akar tanaman jagung dang
kacang tanah, batang tanaman jagung dan kacang tanah, daun tanaman jagung dan kacang
tanah.

C. Prosedur / Langkah Kerja


1.

Buatlah sayatan melintang pada akar, batang dan daun dari tanaman yang tersedia
menggunakan silet. Sayatan dibuat setipis mungkin untuk mempermudah pengamatan.

2.

Letakkan masing-masing sayatan tersebut pada kaca objek terpisah kemudian berilah
sedikit air dengan menggunakan pipet tetes.

3.

Tutuplah dengan menggunakan kaca penutup secara perlahan agar tidak terbentuk
gelembung air, jika kelebihan air maka hisap/lap dengan menggunakan tissue untuk
mengeringkan bagian pinggirnya.

4.

Letakkan preparat yang telah dibuat pada mikroskop, aturlah cahaya pada mikroskop agar
dapat melihat objek dengan jelas.

5.

Amatilah dengan teliti masing-masing preparat yang telah dibuat dengan menggunakan
mikroskop, dengan perbesaran yang dimulai dari perbesaran 10 x 10 dan selanjutnya
perbesaran yang lebih besar 10 x 40 untuk melihat lebih jelas.

6.

Gambarkanlah bagian-bagian jaringan yang tampak dari hasil pengamatan dan berikanlah
keterangan jaringan penyusun akar, batang dan daun yang tampak pada pengamatan.

7.

Bersihkanlah alat dan bahan setelah kegiatan praktikum selesai

8.

Letakkan kembali alat dan bahan pada tempatnya

9.

Jawablah pertanyaan praktikum oleh masing-masing kelompok

10. Selesai.....

A. Hasil Pengamatan
Tulislah hasil pengamatanmu pada tabel dibawah ini !!

Nama Preparat :

Perbesaran

Keterangan

: ....... x ........

Nama Preparat :

Perbesaran

Akar Dikotil (kacang tanah)

Akar Monokotil (jagung)

: ....... x ........

Keterangan

Nama Preparat

Perbesaran

Keterangan

: ....... x ........

Nama Preparat :

Perbesaran

Batang Dikotil (kacang tanah)

Batang Monokotil (jagung)

: ....... x ........

Keterangan

Nama Preparat :

Perbesaran

Keterangan

: ....... x ........

Nama Preparat :

Perbesaran

Daun Dikotil (kacang tanah)

Daun Monokotil (jagung)

: ....... x ........

Keterangan

B. Pertanyaan
1. Jaringan akar terdiri dari...........................................................................................
2. Jaringan batang terdiri dari .......................................................................................
3. Jaringan daun terdiri dari .........................................................................................
4. Jelaskan fungsi akar pada tumbuhan.......................................................................
5. Jelaskan fungsi batang pada tumbuhan ...................................................................
6. Jelaskan fungsi daun pada tumbuhan .....................................................................
7. Apa yang dimasud dengan :
-

Kaliptra.....................................................................................................

Pita Kaspari..............................................................................................

8. Jelaskan perbedaan struktur akar dikotil dan monokotil !


Dikotil

Monokotil

9.

Jelaskan perbedaan struktur batang dikotil dan monokotil !


Dikotil

Monokotil

10. Jelaskan perbedaan struktur daun dikotil dan monokotil !


Dikotil

Monokotil

C. Buatlah kesimpulan dari hasil praktikum ini

KESIMPULAN

................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
..................................................................................................................................

Jawaban Kegiatan Praktikum

JARINGAN TUMBUHAN DIKOTIL DAN MONOKOTIL

Nama Preparat :

Akar Dikotil (kacang tanah)

Keterangan

1. Epidermis
2. Korteks
3. Endodermis
4. Xilem
5. Floem

Perbesaran

: 10 x 0,25

Nama Preparat :

Akar Monokotil (jagung)

Keterangan

1. Epidermis
2. Korteks
3. Endodermis
4. Xilem
5. Floem
6. Stele

Perbesaran

: 10 x 0,25

Nama Preparat

Batang Dikotil (kacang tanah)

Keterangan

1. Epidermis
2. Korteks
3. Empulur
4. Xilem
5. Kambium
6. Floem

Perbesaran

: 10 x 0,25

Nama Preparat :

Batang Monokotil (jagung)

Keterangan

1. Epidermis
2. Korteks
3. Jaringan Penyongkong
4. Xilem
5. Floem

Perbesaran

: 10 x 0,25

Nama Preparat :

Perbesaran

Keterangan

: 10 x 0,25

Nama Preparat :

Perbesaran

Daun Dikotil (kacang tanah)

Daun Dikotil (kacang tanah)

Keterangan

: 10 x 0,25

1. Jaringan akar terdiri dari Epidermis, Korteks, Stele


2. Jaringan batang terdiri dari Epidermis, Korteks, Berkas vaskuler, stele

3. Jaringan daun terdiri dari Epidermis, stomata, mesofil, dan berkas vaskuler
4. Fungsi akar

pada tumbuhan sebagai penyokong batang tumbuhan, tempat

penyimpan cadangan makanan, menyerap air dan mineral melalui bulu akar, alat
perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan tertentu
5. Fungsi batang pada tumbuhan Sebagai tempat pengangkut air dan unsur hara dari
akar, tempat tumbuhnya organ-organ generatif, tempat penyimpan cadangan
makanan
6. Fungsi daun pada tumbuhan tempat berlangsungnya fotosintesis, tempat
transpirasi (penguapan), tempat pertukaran gas (respirasi), alat reproduksi
vegetatif
7. - Kaliptra, adalah tudung akar
- Pita Kaspari, adalah bagian dinding sel yang mengalami penebalan
8. Perbedaan struktur akar dikotil dan monokotil !
Dikotil

Monokotil

- Berakar tunggang

- Berakar serabut

- Mempunyai kambium

- Tidak mempunyai kambium

- Tidak terdapat tudung akar/kaliptra

- Terdapat tudung akar/kaliptra

- Korteks besar membentuk bulat

- Korteks kecil tidak beraturan

- Mengalami pertumbuhan sekunder

Tidak

mengalami

pertumbuhan

sekunder

9. Perbedaan struktur batang dikotil dan monokotil !


Dikotil

Monokotil

- Terdapat kambium

- Tidak terdapat kambium

- Tidak mempunyai meristem interkalar

- Mempunyai meristem interkalar

- Adanya lingkaran tahun

- Tidak adanya lingkaran tahun

- Terdapat cabang batang

- Batang tidak bercabang

- Terdapat empulur pada stele

- Tidak terdapat empulur pada stele

10. Jelaskan perbedaan struktur daun dikotil dan monokotil !


Dikotil

Monokotil

- Pertulangan daun menjari/menyirip

- Pertulangan daun sejajar/melengkung

- Memiliki jaringan tiang/palisade

- Tidak memiliki jaringan tiang/palisade

- Mesofil berdiferensiasi

- Mesofil tidak berdiferensiasi

Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tema/Sub Tema

: Struktur Jaringan Tumbuhan

Alokasi Waktu

: 6 JP ( 1 pertemuan @2 x 40 Menit)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar
3.5

Menganalisis sistem pencernaan pada manusia dan memahami


gangguan yang berhubungan dengan sistem pencernaan, serta upaya
menjaga kesehatan sistem pencernaan.

4.5

Menyajikan hasil penyelidikan tentang pencernaan mekanis dan


kimiawi

Indikator Pencapaian Kompetensi


3.5.1 Mendeskripsikan jenis makanan berdasarkan kandungan zat yang
ada di dalamnya
3.5.2 Menyebutkan fungsi dari makanan
3.5.3 Menjelaskan organ-organ yang berperan dalam sistem pencernaan

3.5.4 Menjelaskan macam-macam enzim dalam sistem pencernaan pada


manusia
3.5.5 Membandingkan pencernaan mekanik dan kimiawi
3.5.6 Menyebutkan contoh kelainan dan penyakit pada sistem pencernaan
yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari- hari dan upaya
mengatasinya
4.5.1 Menyajikan laporan mengenai pencernaan mekanis dan kimiawi
C. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mendeskripsikan jenis makanan berdasarkan kandungan zat
yang ada di dalamnya
2. Siswa dapat menyebutkan fungsi dari makanan
3. Siswa dapat menyebutkan kandungan nutrisi pada makanan
4. Siswa dapat melakukan dan melaporkan kegiatan uji makanan (protein,
mineral, gula dan lemak)
5. Siswa dapat menjelaskan organ-organ yang berperan dalam sistem
pencernaan pada manusia
6. Siswa dapat menjelaskan macam-macam hormon pada kelenjar lambung
7. Siswa dapat membandingkan pencernaan mekanik dan kimiawi
8. Siswa dapat menyebutkan contoh kelainan dan penyakit pada sistem
pencernaan yang biasa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dan upaya
mengatasinya.
D. Materi Pembelajaran
A. Makanan dan Kesehatan

Fungsi Makanan :
-

Sebagai sumber energi


Zat-zat makanan yang dioksidasi dalam tubuh akan menghasilkan
energi yang dibutuhkan untuk aktifitas tubuh

Sebagai pembangun tubuh


Makanan diperlukan sebagai komponen penyusun protoplasma
yang berfungsi dalam proses pertumbuhan, perkembangan dan
penggantian sel-sel tubuh yang rusak

Sebagai pelindung dan pertahanan tubuh


Zat makanan berperan dalam mengatur tekanan osmosis sehingga
tubuh terjaga dalam keseimbangan (homeostasis), berperan pada
oksidasi biologis, dan menjadi penyusun antibodi.

Zat-zat makanan yang diperlukan dalam tubuh :


a. Karbohidrat
Fungsi :Sebagai sumber energi
Contoh : Nasi, roti, jagung, gandum, singkong, ubi jalar, talas,
kentang dan sagu.

b. Lemak
Fungsi :

1. Sebagai sumber energy


2. Pelarut vitamin A, D,E dan K

3. Pelindung organ tubuh yang penting, misalnya mata,


ginjal, dan jantung
4. pelindung tubuh terhadap suhu yang rendah, yaitu
sebagai isolator dibawah kulit untuk menghindari
hilangnya panas tubuh
Berdasarkan asalnya, lemak dibedakan menjadi dua, yaitu :
1. Lemak nabati : Lemak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.
Contoh : kelapa, kemiri, kacang-kacangan, alpukat dan minyak kedelai

2. Lemak hewani : Lemak yang berasal dari hewan


Contoh : Keju, lemak daging, mentega, susu, ikan basah, telur dan
minyak ikan

c. Protein
Fungsi :

-Pertumbuhan sel dan mengganti sel-sel yang rusak atau


mati
-Mengatur proses di dalam tubuh

Contoh :
- Tumbuhan

: Kacang tanah, kedelai, kecap, tempe, tahu, kacang


kapri dan kacang merah

- Hewan

: Cumi, ikan ,daging, telur, susu dan keju

d. Vitamin
Macam-macam Vitamin
1. Vitamin A
Fungsi : Menjaga kesehatan mata
Contoh : Wortel, tomat, minyak ikan, dan buah-buahan yang
berwarna kuning dan merah

2. Vitamin B
Fungsi : Melancarkan reaksi metabolism tubuh, terutama reaksi
pembakaran atau oksidasi
Contoh : Kulit ari beras, kacang hijau, kedelai dan sayuran

3. Vitamin C
Fungsi :

- Pembentukan sel pembuatan trombosit


- Mampu menghentikan pendarahan pada gusi

Contoh : Jeruk, apel, mangga, stroberi, anggur

4. Vitamin D
Fungsi :

Proses pembentukan tulang

Contoh : Susu, daging dan sayuran

5. Vitamin E
Fungsi :

- Menjaga struktur sel darah merah


- Menjaga keremajaan sel

Contoh : Kecambah, minyak tumbuhan dan tumbuhan hijau

6. Vitamin K
Fungsi :

- Pembekuan darah
- Pembentukan protrombin

Contoh : Kangkung, kubis, hati, bayam dan daging

e. Mineral
Fungsi :

- Zat penyusun tubuh


- Mempercepat reaksi
- Menjaga proses fisiologi tubuh

Contoh : Daging, sayuran, buah-buahan, susu dan keju

f. Air
Fungsi :

- Melarutkan zat makanan


- Mempercepat reaksi
- Membentuk cairan
- Mengatur panas tubuh
- Mengangkut zat sisa kea lat pembuangan

Contoh : Makanan yang mengandung air dan minuman

Berdasarkan zat gizi yang dikandungnya, makanan yang kita


makan sehari-hari dapat kita kelompokkan ke dalam makanan empat sehat
lima sempurna sebagai berikut :
1. Makanan pokok : Sebagai sumber karbohidrat
Contoh : Beras, jagung, sagu, kentang, dan ubi
2. Lauk pauk : Sebagai sumber protein dan lemak
Contoh : Daging, ikan, telur, dan udang
3. Sayuran : Sebagaisumber vitamin dan mineral
Contoh : Bayam, wortel, kacang buncis dan sawi
4. Buah-buahan : Sebagai sumber vitamin
Contoh : Pisang, papaya, mangga, tomat, apel dan jeruk.
Keempat kelompok makanan itu harus ada dalam makanan kita.
Jika ditambah dengan minum susu, maka makanan itu menjadi lima
sempurna. Susu merupakan sumber protein, vitamin dan mineral.

B. Organ-organ Sistem Pencernaan Manusia


Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri atas :
1. Saluran pencernaan

a. Rongga mulut
b. Kerongkongan
c. Lambung
d. Usus halus
e. Usus besar
f. Anus (dubur)

2. Kelenjar pencernaan
a. Kelenjar ludah
b. Kelenjar lambung
c. Kelenjar hati
d. Kelenjar pancreas
1. Rongga Mulut

Proses pencernaan dimulai sejak makanan masuk ke dalam mulut.


Di dalam mulut terdapat alat-alat yang membantu dalam proses
pencernaan, yaitu gigi, lidah, dan kelenjar ludah (air liur). Di dalam rongga
mulut, makanan mengalami pencernaan secara mekanik dan kimiawi.
Beberapa organ di dalam mulut, yaitu :

a. Gigi
Gigi berfungsi mencernakan makanan secara mekanik, yaitu
dengan memotong, mengoyak, dan mengunyah makanan. Berdasarkan
bentuk dan fungsinya, gigi dapat dibedakan atas :
1. Gigi Seri, berfungsi memotong makanan, bentuknya tipis, lebar
seperti kapak
2. Gigi Taring, berfungsi merobek dan mengonyak dan mengunyah
makanan, bentuknya rucing seperti tombak
3. Gigi geraham, berfungsi mengunyah makanan, bentuknya besar
dan permukaannya tidak rata dengan tonjolan-tonjolan yang cocok
untuk mengunyah makanan.
Struktur Gigi :
1. Mahkota Gigi : Bagian yang tampak di luar gusi
2. Leher Gigi

: Bagian gigi yang terbungkus gigi

3. Akar Gigi

: Bagian gigi yang tertanam didalam tulang rahang

Bila kita amati gambar penampang gigi, maka akan tampak bagianbagian seperti pada gambar berikut ini.

Bagian-bagian gigi
Email gigi merupakan lapisan keras berwarna putih yang menutupi
mahkota gigi. Tulang gigi, tersusun atas zat dentin. Sumsum gigi (pulpa),
merupakan rongga gigi yang di dalamnya terdapat serabut saraf dan
pembuluh-pembuluh darah. Itulah sebabnya bila gigi kita berlubang akan
terasa sakit, karena pada sumsum gigi terdapat saraf.
b. Lidah

Fungsi :
1. Mengatur letak makanan didalam rongga mulut
2. Membantu menelan makanan
3. Membantu membersihkan rongga mulut
4. Sebagai alat bantu bersuara (berbicara)
Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat seperti pada gambar berikut ini.

Gbr. Letak kepekaan lidah terhadap rasa


Lidah mempunyai reseptor khusus yang berkaitan dengan
rangsangan kimia. Lidah merupakan organ yang tersusun dari otot.
Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak
mengandung kelenjar lendir, dan reseptor pengecap berupa tunas
pengecap. Tunas pengecap terdiri atas sekelompok sel sensori yang
mempunyai tonjolan seperti rambut yang disebut papila.
c. Kelenjar Ludah
Kelenjar ludah menghasilkan ludah atau air liur (saliva). Kelenjar
ludah dalam rongga mulut ada tiga pasang, yaitu :
1. Kelenjar parotis, terletak di bawah telinga.
2. Kelenjar submandibularis, terletak di rahang bawah.
3. Kelenjar sublingualis, terletak di bawah lidah.

Di dalam ludah terdapat enzim ptialinatau enzim amilase.


Enzim amilase berfungsi mengubah makanan dalam mulut yang
mengandung zat tepung (amilum) menjadi senyawa gula.
Jadi, didalam rongga mulut terjadi dua pencernaan, yaitu :
a. Pencernaan mekanik : Pencernaan yang terjadi sewaktu makanan
dihancurkan atau dikunyah oleh gigi
b. Pencernaan kimiawi

: Pencernaan yang terjadi sewaktusebagian


zat tepung diubah oleh enzim ptialin
menjadi gula

2. Kerongkongan

Kerongkongan : Saluran yang menghubungkan antara rongga mulut


dengan lambung
Dinding kerongkongan dapat mengadakan gerakan meremas
sehingga makanan masuk ke dalam lambung. Gerakan meremas seperti ini
disebut gerak peristaltic.

3. Lambung

Struktur lambung
Dinding lambung terdiri dari otot yang berlapis-lapis. Apabila otototot tersebut berkontraksi, makanan kan teraduk. Hal ini menyebabkan
makanan di dalam lambung berbentuk seperti bubur.
Gerakan mengaduk dimulai dari kardiak sampai di daerah pilorus.
Gerak mengaduk terjadi terus menerus baik pada saat lambung berisi
makanan maupun pada saat lambung kosong. Jika lambung berisi
makanan, gerak mengaduk lebih giat dibanding saat lambung dalam
keadaan kosong. Mungkin kita pernah merasakan perut terasa sakit dan
berbunyi karena perut kita sedang kosong. Hal itu disebabkan gerak
mengaduk saat lambung kosong. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat
gambar berikut.

Gerakan mengaduk pada lambung.


Pada dinding lambung terdapat kelenjar lambung yang menghasilkan zat pepsin,
asam klorida dan rennin yang penting bagi pencernaan.
a. Pepsin
Fungsi : mengubah protein menjadi molekul-molekul yang lebih kecil
yang disebut dengan pepton
b. Asam Klorida
Fungsi :

Mengasamkan makanan di dalam lambung

Membunuh kuman-kuman

yang masuk bersamaan dengan

makanan

Mengaktifkan

pepsinogen

menjadi

peptin

yang

berfungsi

mengubah protein menjadi pepton


c. Renin
Fungsi : Mengendapkan protein susu (kasein) dari air susu.

4. Usus Halus
Usus halus

: Tempat penyerapan sari makanan dan tempat terjadinya


prosespencernaan yang paling panjang.

Usus halus terdiri dari :


1. Usus dua belas jari (duodenum)
2. Usus kosong (jejenum)
3. Usus penyerapan (ileum)
Pada usus dua belas jari bermuara saluran getah pankreas dan
saluran empedu. Pankreas menghasilkan getah pankreas yang mengandung
enzim-enzim sebagai berikut :
1. Amilopsin (amilase pankreas)
Yaitu enzim yang mengubah zat tepung (amilum) menjadi gula lebih
sederhana (maltosa).
2. Steapsin (lipase pankreas)
Yaitu enzim yang mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
3. Tripsinogen
Jika belum aktif, maka akan diaktifkan menjadi tripsin, yaitu enzim
yang mengubah protein dan pepton menjadi dipeptida dan asam amino
yang siap diserap oleh usus halus.
Empedu dihasilkan oleh hati dan ditampung di dalam kantung
empedu. Selanjutnya, empedu dialirkan melalui saluran empedu ke usus
dua belas jari. Empedu mengandung garam-garam empedu dan zat warna
empedu (bilirubin). Garam empedu berfungsi mengemulsikan lemak. Zat
warna empedu berwarna kecoklatan, dan dihasilkan dengan cara

merombak sel darah merah yang telah tua di hati. Zat warna empedu
memberikan ciri warna cokelat pada feses. Untuk lebih jelasnya, dapat
dilihat pada gambar berikut.

Selain enzim dari pankreas, dinding usus halus juga menghasilkan


getah usus halus yang mengandung enzim-enzim sebagai berikut :
1. Maltase, berfungsi mengubah maltosa menjadi glukosa.
2. Laktase, berfungsi mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa.
3. Sukrase, berfungsi mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa.
4. Tripsin, berfungsi mengubah pepton menjadi asam amino.
5. Enterokinase, berfungsi mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin.
Di dalam usus halus terjadi proses pencernaan kimiawi dengan
melibatkan berbagai enzim pencernaan. Karbohidrat dicerna menjadi glukosa.
Lemak dicerna menjadi asam lemak dan gliserol, serta protein dicerna menjadi
asam amino. Jadi, pada usus dua belas jari, seluruh proses pencernaan
karbohidrat, lemak, dan protein diselesaikan. Selanjutnya, proses penyerapan
(absorbsi) akan berlangsung di usus kosong dan sebagian besar di usus
penyerap. Karbohidrat diserap dalam bentuk glukosa, lemak diserap dalam
bentuk asam lemak dan gliserol, dan protein diserap dalam bentuk asam
amino. Vitamin dan mineral tidak mengalami pencernaan dan dapat langsung
diserap oleh usus halus. Struktur usus halus dapat dilihat pada gambar berikut
ini.

Penampang Usus Halus Manusia


Pada dinding usus penyerap terdapat jonjot-jonjot usus yang
disebut vili (Lihat gambar diatas). Vili berfungsi memperluas daerah
penyerapan usus halus sehingga sari-sari makanan dapat terserap lebih
banyak dan cepat. Dinding vili banyak mengandung kapiler darah dan
kapiler limfe (pembuluh getah bening usus). Agar dapat mencapai darah,
sari-sari makanan harus menembus sel dinding usus halus yang
selanjutnya masuk pembuluh darah atau pembuluh limfe. Glukosa, asam
amino, vitamin, dan mineral setelah diserap oleh usus halus, melalui
kapiler darah akan dibawa oleh darah melalui pembuluh vena porta hepar
ke hati. Selanjutnya, dari hati ke jantung kemudian diedarkan ke seluruh
tubuh.
Asam lemak dan gliserol bersama empedu membentuk suatu
larutan yang disebut misel. Pada saat bersentuhan dengan sel vili usus
halus, gliserol dan asam lemak akan terserap. Selanjutnya asam lemak dan
gliserol dibawa oleh pembuluh getah bening usus (pembuluh kil), dan
akhirnya masuk ke dalam peredaran darah. Sedangkan garam empedu
yang telah masuk ke darah menuju ke hati untuk dibuat empedu kembali.
Vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K) diserap oleh
usus halus dan diangkat melalui pembuluh getah bening. Selanjutnya,
vitamin-vitamin tersebut masuk ke sistem peredaran darah.
Umumnya sari makanan diserap saat mencapai akhir usus halus.
Sisa makanan yang tidak diserap, secara perlahan-lahan bergerak menuju
usus besar.

5. Usus Besar
Makanan yang tidak dicerna di usus halus, misalnya selulosa,
bersama dengan lendir akan menuju ke usus besar menjadi feses. Di dalam
usus besar terdapat bakteri Escherichia coli. Bakteri ini membantu dalam
proses pembusukan sisa makanan menjadi feses. Selain membusukkan sisa
makanan, bakteri E. coli juga menghasilkan vitamin K. Vitamin K berperan
penting dalam proses pembekuan darah.
Sisa makanan dalam usus besar masuk banyak mengandung air.
Karena tubuh memerlukan air, maka sebagian besar air diserap kembali ke usus
besar. Penyerapan kembali air merupakan fungsi penting dari usus besar.
Usus besar terdiri dari bagian yang naik, yaitu mulai dari usus
buntu (apendiks), bagian mendatar, bagian menurun, dan berakhir pada anus.
Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Struktur usus besar


Perjalanan makanan sampai di usus besar dapat mencapai antara empat
sampai lima jam. Namun, di usus besar makanan dapat disimpan sampai 24 jam.
Di dalam usus besar, feses di dorong secara teratur dan lambat oleh gerakan
peristalsis menuju ke rektum (poros usus). Gerakan peristalsis ini dikendalikan
oleh otot polos (otot tak sadar).
6. Anus
Merupakan lubang tempat pembuangan feses dari tubuh. Sebelum dibuang
lewat anus, feses ditampung terlebih dahulu pada bagian rectum. Apabila feses
sudah siap dibuang maka otot spinkter rectum mengatur pembukaan dan
penutupan anus. Otot spinkter yang menyusun rektum ada 2, yaitu otot polos
dan otot lurik.

Jadi, proses defekasi (buang air besar) dilakukan dengan sadar, yaitu
dengan adanya kontraksi otot dinding perut yang diikuti dengan mengendurnya
otot sfingter anus dan kontraksi kolon serta rektum. Akibatnya feses dapat
terdorong ke luar anus. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar berikut
ini.

Struktur anus
E. Metode Pembelajaran dan Pendekatan Pembelajaran
Model

: Pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Student Teams


Achievement Divisions).

Pendekatan

: Kontekstual (Scientific Approach)

Metode

Pertemuan 1

: Ceramah dan diskusi

Pertemuan 2

: Praktikum dan diskusi

Pertemuan 3

: Peran science dan presentasi

F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


1. Media
Papan tulis, komputer, LCD
2. Sumber Belajar
a. Buku IPA SMP kelas VIII Puskurbuk 2013
b. Buku IPA SMP Kelas VIII yang relevan
c. LKS
G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama: Pencernaan Makanan
a. Pendahuluan (15 menit)
1. Guru mengucapkan salam
2. Guru membimbing siswa untuk berdoa bersama

3. Guru bertanya tentang kehadiran siswa


4. Guru bertanya pada siswa:
Apa akibatnya kalau mobil kehabisan bensin? Mengapa demikian ?
Dan bagaimanakah dengan manusia, dapatkah beraktivitas dengan
aktif kalu tidak makan ?
Berupa zat apakah zat makanan yang dibutuhkan tubuh manusia ? dan
apa saja manfaatnya
5. Menuliskan topik pelajaran
6. Menjelaskan Indikator yang akan dicapai
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1. Siswa mengamati guru yang memberikan penjelasan sistem
pencernaan. (Mengamati)
2. Siswa membuat pertanyaan mengenai penjelasan guru dan
menuliskan pertanyaan di buku masing-masing . (Menanya)
3. Siswa diberikan soal pengayaan mengenai struktur jaringan
tumbuhan. (Mengumpulkan Data atau Informasi)
4. Siswa melakukan pengerjaan soal yang telah disiapkan oleh guru
secara berkelompok.
5. Siswa bersama-sama guru mengoreksi dan membahas bersama
mengenai soal yang di kerjakan. (Mengasosias)
6. Salah satu siswa membahas soal yang telah diberikan dan
menerangkannya kepada teman sekelas (Mengkomunikasikan)
c. Penutup (10 menit)
1. Menyimak pernyataan guru dan diminta menanyakan pertanyaan jika
ada yang belum jelas.
2. Perwakilan

siswa

diminta

memberikan

kesimpulan

dari

pembelajaran yang telah dilakukan


3. Siswa

yang

pembelajaran

bersedia
yang

telah

memberikan
dilakukan

kesimpulan
sedangkan

mengenai
yang

lain

mendengarkan.
4. Siswa diminta memberikan review mengenai pembelajaran yang
telah dilakukan.

5. Siswa diminta untuk mendengarkan dan mencatat tugas yang


diberikan
(Tugas:

Soal mengenai penyakit pada sistem pencernaan)

6. Siswa membaca doa yang dipimpin ketua kelas.


2. Pertemuan Kedua:
Pendahuluan (15 menit)
1. Melakukan

salam

pembukaan

dan

berdoa

untuk

memulai

pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan Fisik dan Psikis siswa dalam mengawali kegiatan
pembelajaran
4. Mengumpulkan tugas siswa yaitu PR.
5. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan
6. Mengelompokkan siswa menjadi 5 kelompok dan Menyuruh siswa
untuk bergabung dengan kelompoknya masing-masing.
7. Menjelaskan secara singkat mengenai praktikum yang akan
dilakukan.
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1. Siswa mengamati dan membaca LKS yang diberikan. (Mengamati)
2. Siswa diberikan kesempatan bertanya jika terdapat hal yang tidak
jelas dalam LKS. (Menanya)
3. Siswa mulai melakukan kegiatan praktikum mengenai uji makanan.
(Mengumpulkan Data atau Informasi) (Siswa dinilai sikap
psikomotornya oleh guru)
4. Siswa melakukan diskusi dengan kondusif hingga waktu habis.
5. Siswa diminta untuk menghentikan kegiatan diskusinya karena
waktu sudah habis.
6. Salah satu perwakilan kelompok diminta untuk maju ke depan untuk
mempresentasikan hasil percobaannya.
7. Siswa melakukan tanya jawab jika diperlukan
(Mengasosias+Mengkomunikasikan)

8. Siswa kembali duduk di bangku masing-masing.


c. Penutup (10 menit)
1. Menyimak pernyataan guru dan diminta menanyakan pertanyaan jika
ada yang belum jelas.
2. Siswa mendengarkan penguatan yang diberikan oleh guru.
3. Siswa diminta mengulang review mengenai pembelajaran yang telah
dilakukan.
4. Siswa diminta untuk mendengarkan dan mencatat tugas yang
diberikan.
(Tugas: Menyiapkan skenario untuk melakukan kegiatan peran
Science, dimana tiap kelompok akan menampilkan drama. Terdapat
4 kelompok, yakni pencernaan kimia, pencernaan fisika, pencernaan
dalam mulut dan kerongkongan, serta pencernaan dalam lambung,
usus halus dan usus besar)
5. Siswa membaca doa yang dipimpin ketua kelas
3. Pertemuan Ketiga: Peran Science, Sistem Pencernaan
a. Pendahuluan (15 menit)
1. Melakukan

salam

pembukaan

dan

berdoa

untuk

memulai

pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan Fisik dan Psikis siswa dalam mengawali kegiatan
pembelajaran
4. Mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman yang dialami
oleh siswa
5. Mengingatkan kembali materi prasyarat
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan
7. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran yang akan
dilakukan
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1. Salah satu kelompok siswa maju kedepan dan memainkan peran
science. (Mengkomunikasikan)

2. Siswa lain memperhatikan skenario yang ditampilkam.


(Mengamati)
3. Siswa membuat pertanyaan berdasarkan penampilan dan menuliskan
pertanyaan di buku masing-masing . (Menanya)
4. Seluruh kelompok siswa diberikan kesempatan untuk tampil ke
depan, (Mengumpulkan Data atau Informasi)
5. Siswa melakukan tanya jawab dengan aktif namun kondusif.
6. Siswa bersama-sama guru memberikan penguatan terhadap
pembelajaran hari ini. (Mengasosiasi)
c. Penutup (10 menit)
1. Menyimak pernyataan guru dan diminta menanyakan pertanyaan jika
ada yang belum jelas.
2. Perwakilan

siswa

diminta

memberikan

kesimpulan

dari

pembelajaran yang telah dilakukan


3. Siswa

yang

pembelajaran

bersedia
yang

telah

memberikan
dilakukan

kesimpulan
sedangkan

mengenai
yang

lain

mendengarkan.
4. Siswa diminta memberikan review mengenai pembelajaran yang
telah dilakukan.
5. Siswa diminta untuk menyimak pengumuman guru untuk agenda
pertemuan selanjutnya.
Minggu depan ulangan harian ya
6. Siswa membaca doa yang dipimpin ketua kelas.

H. Penilaian
1. Jenis/teknik penilaian

Jenis Penilaian

Bentuk instrument

Penilaian Sikap

Penilaian Jurnal

Penilaian Pengetahuan

Penugasan, Tes pilhan ganda

Penilaian Ketrampilan

Penilaian peran science

2. Bentuk instrumen dan instrumen


Terlampir
3. Pedoman penskoran
Terlampir

LEMBAR PENILAIAN SIKAP


PENILAIAN JURNAL
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Pengamatan Perilaku Ilmiah


No.
Aspek yang dinilai
1. Rasa ingin tahu (curiosity)
2. Ketelitian dalam melakukan
kerja individu
3. Ketelitian dan kehati-hatian
dalam kerja kelompok
4. Ketekunan dan tanggung jawab
dalam bekerja secara individu
maupun kelompok
5. Ketrampilan saat berkomunikasi
dalam diskusi kelompok
Rubrik Penilaian Perilaku
No Aspek yang dinilai
1. Menunjukkan rasa
ingin tahu

2.

Ketelitian
melakukan
individu

dalam
kerja

3.

Ketelitian
dan
kehati-hatian dalam
kerja kelompok

Keterangan

Rubrik
1. Tidak menunjukkan rasa ingin tahu,
tidak antusias, pasif
2. Menunjukkan rasa ingin tahu, tidak
antusias, pasif
3. Menunjukkan rasa ingin tahu yang
besar, antusias, aktif
1. Melakukan pekerjaan tidak sesuai
prosedur, bekerja dengan tergesagesa, hasil tidak tepat.
2. Melakukan pekerjaan sesuai
prosedur, hati-hati dalam bekerja,
hasil tidak tepat.
3. Melakukan pekerjaan sesuai
prosedur, hati-hati dalam bekerja,
hasil tepat.
1. Melakukan kerja dengan tergesagesa secara bersama dengan teman
sekelompok, dengan hasil yang
tidak tepat.
2. Melakukan kerja dengan hati-hati

No

Aspek yang dinilai

3.

4.

Ketekunan
dan
tanggung
jawab
dalam
bekerja
secara
individu
maupun kelompok

1.

2.
3.

5.

Ketrampilan saat
berkomunikasi
dalam
diskusi
kelompok

1.

2.

3.

Rubrik
secara bersama dengan teman
sekelompok, dengan hasil yang
tidak tepat.
Melakukan kerja dengan hati-hati
secara bersama dengan teman
sekelompok, dengan hasil yang
tepat.
Tidak bersungguh-sungguh dalam
menjalankan tugas, tidak
mendapatkan hasil
Tekun dalam menjalankan tugas,
tidak mendapatkan hasil terbaik
Tekun dalam menjalankan tugas,
mendapatkan hasil terbaik dan tepat
waktu
Tidak aktif bertanya, tidak
mengemukakan gagasan,
menghargai pendapat orang lain
Aktif bertanya, tidak
mengemukakan gagasan,
menghargai pendapat orang lain
Aktif bertanya, aktif berpendapat,
menghargai pendapat orang lain

Lembar Penilaian Perilaku Ilmiah


No.

Nama Siswa

Kriteria Penilaian:
Jumlah Skor
Nilai
13 15
95
10 12
90
79
85
46
80
13
75

Aspek yang dinilai


2
3
4
5

Jumlah
Skor

Nilai

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN


PENILAIAN PENUGASAN
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Penugasan untuk pertemuan ke-1


PR Bab Sistem Pencernaan
Carilah informasi mengenai penyakit pada sistem pencernaan, selengkap
mungkin!
Rubrik Penilaian:
NO

Kreteria

NO Absen
1

10

11

12

13

14

Ketepatan waktu
pengumpulan
tugas
2
Kesesuaian
dengan konsep
3
Kerapihan Hasil
Jumlah Skor
Keterangan :
4 : Sangat Baik
3 : Baik

2 : Cukup Baik
1 :Kurang Baik

Perolehan Skor


12

15

16

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN


PENILAIAN TERTULIS
Sekolah
: Sekolah Indonesia Singapura
Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Soal Ulangan Harian 5 Kelas VIII


A. Soal Pilihan Ganda
1. Bahan makanan yang dikonsumsi
setiap

hari harus

mengandung

sejumlah besar bahan....

a. makanan tersebut sudah kadaluarsa


karena mengubah sifat kertas
b. lemak dalam makanan tersebut

a. karbohidrat dan protein

mengubah sifat kertas

b. lemak dan air

c. karbohidrat dari makanan bereaksi

c. air dan mineral

dengan kertas

d. protein dan mineral

d. kertas tidak cocok untuk

2. Ketika melakukan uji makanan


dengan biuret, tampak muncul
warna ungu pada bahan makanan.

pembungkus makanan berprotein


tinggi
4. Seseorang

yang

hanya

Hal ini menunjukkan....

mengkonsumsi nasi saja dalam

a. makanan mengandung lemak

menu makanannya menjadi tidak

b. makanan tidak mengandung

sehat, karena....

karbohidrat

a. dalam jumlah banyak nasi akan

c. makanan mengandung cukup air


d. makanan mengandung protein
3. Ketika Risa membeli makanan di
warung, penjualnya membungkus
dengan

menggunakan

kertas,

merusak sistem pencernaan


b. nasi tidak mengandung cukup
karbohidrat

untuk

aktivitas

normal tubuh
c. nasi tidak mengandung cukup

ternyata pada kertas tampak noda

protein dan lemak untuk tubuh

yang membuat kertas jadi terlihat

d. nasi termasuk bahan yang tidak

transparan. Hal ini bisa terjadi


karena....

dapat dicerna dengan sempurna

5.

Pada

saat

masa

pertumbuhan

sebaiknya seorang anak mendapat

8. Organ pencernaan yang ber sifat

asupan bahan makanan yang banyak

sangat

mengandung....

membunuh bakteri dan mencerna

a. karbohidrat

protein adalah....

b. lemak

a. mulut

c. protein

b. lambung

d. mineral

c. usus halus

6. Saat berpuasa kadar gula dalam darah


menjadi

rendah.

Makanan

paling

cocok

untuk

yang
segera

asam,

bertugas

d. usus besar
9. Pencernaan pada tubuh manusia
meliputi pencernaan...

memulihkan kondisi tubuh adalah....

a. mekanik dan kimiawi

a. buah kurma

b. mekanik dan biologis

b. putih telur

c. biologis dan kimiawi

c. kuning telur

d. kimiawi dan enzimatis

d. daging
7. Sistem pencernaan yang melakukan

untuk

10. Proses pemecahan karbohidrat dalam


tubuhmu terjadi pada...

gerak peristaltik pertama adalah...

a. mulut dan lambung

a. mulut

b. lambung dan usus halus

b. lambung

c. usus halus dan usus besar

c. kerongkongan

d. mulut dan usus halus

d. usus

B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!


1. Bahan apa sajakah yang terkandung dalam bahan makanan berikut?
Sebutkan!
a. Keju. b. Putih telur c. Singkong d. Jeruk
2. Mengapa setiap hari manusia harus makan nasi, singkong, atau sagu?
3. Suatu bahan makanan ketika diuji dengan biuret memunculkan warna ungu,
ketika diuji dengan lugol tidak terjadi perubahan warna, dan ketika diuji
dengan Benedick memunculkan warna merah bata. Mengandung bahan
apakah makanan tersebut? Berikan contoh makanan tersebut!

4. Sebutkan urutan saluran pencernaan dari awal hingga akhir! Mengapa waktu
yang diperlukan makanan untuk dicerna pada tiap organ pencernaan
berbeda-beda? Jelaskan!
5. Makanan yang dikonsumsi seseorang dapat mengandung bakteri. Untuk
mencegah berkembangnya bakteri tersebut, organ apakah yang dapat
membunuh bakteri tersebut? Bagaimana cara kerja organ tersebut?
6. Mengapa pencernaan memerlukan enzim?
7. Apabila seseorang makan daging ayam, organ apakah yang paling berperan
untuk mencerna bahan makanan tersebut secara kimiawi?
8. Mengapa struktur usus halus yang memiliki vili lebih efektif saat menyerap
bahan makanan?
9. Apa perbandingan pencernaan makanan secara mekanis dan kimiawi?
10. Bagaimana kegiatan dalam usus besar dapat membantu mempertahankan
homeostasis?
11. Roti tawar, nasi, dan sagu mengandung zat tepung. Mengapa roti atau nasi
atau sagu terasa manis setelah lima menit di mulut kamu tanpa dikunyah?
Jelaskan!
12. Apa yang akan terjadi pada beberapa zat makanan dalam kimus jika
pankreas tidak mengeluarkan getahnya ke dalam usus halus?
Pedoman Penskoran
Kunci Jawaban Pilihan Ganda
1. A

6. A

2. D

7. C

3. B

8. B

4. C

9. A

5. C

10. A

Skor : Benar x 4

Kunci Jawaban Uraian


1.
a. Protein
b. Protein
c. Karbohidrat
d. Vitamin C

(Skor : 5)

2. Nasi, singkong, atau sagu mengandung karbohidrat sebagai sumber energi


yang dibutuhkan manusia untuk beraktifitas.
3. Bahan makanan diuji dengan biuret terjadi perubahan warna menjadi ungu
berarti mengandung protein, dan diuji dengan benedik terjadi perubahan
warna menjadi merah bata berarti mengandung zat gula.
4. Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, anus. waktu
yang diperlukan makanan untuk dicerna pada tiap organ pencernaan berbedabeda karena ukuran panjang setiap organ berbeda, enzim yang membantu
pencernaan kimiawi dihasilkan oleh organ yang berbeda.
5. Lambung, karena lambung menghasilkan HCl. Kondisi asam inilah yang
mematikan bakteri.
6. Enzim berperan untuk pencernaan kimiawi yang memecah bahan makanan
melalui reksi kimia
7. Daging ayam mengandung protein. Organ yang berperan melakukan
pencernaan protein yaitu lambung. Lambung menghasilkan enzim pepsin
yang mengubah protein menjadi proteosa. Usus halus, tripsinogen yang
dihasilkan pankreas masuk keusus halus. Tripsinogen mengubah protein
menjadi polipeptida. Dinding usus halus menghasilkan enzim enterokinase
yang mengubah tripsinogen menjadi tripsin.
8. Vili atau jonjot-jonjot usus berfungsi memperluas permukaan penyerapan,
sehingga makanan dapat terserap sempurna.
9. Perbedaan pencernaan mekanis dan kimiawi:
Pencernaan mekanis melibatkan otot, dan gigi. Terjadi di mulut dan lambung.
Bahan makanan dicerna dari ukuran besar menjadi ukuran lebih kecil.
Pencernaan kimiawi melibatkan enim pencernaan. Terjadi di mulut, lambung,
usus halus. Bahan makanan dicerna dari molekul besar menjadi molekul yang
kecil.
10. Kegiatan dalam usus besar dapat membantu mempertahankan homeostasis
(keseimbangan). Usus besar berfungsi mengatur kadar air pada sisa makanan.
Bila kadar air pada sisa makanan terlalu banyak, maka dinding usus besar
akan menyerap kelebihan air tersebut. Sebaliknya bila sisa makanan

kekurangan air, maka dinding usus besar akan mengeluarkan air dan
mengirimnya ke sisa makanan.
11. Roti tawar, nasi, dan sagu mengandung tepung akan terasa manis setelah lima
menit di mulut tanpa dikunyah karena zat tepung diubah oleh amilase menjadi
zat gula.
12. Zat makanan dalam kimus jika pankreas tidak mengeluarkan getahnya ke
dalam usus halus, maka tidk terjad pencernaan kimiawi oleh getah getah
pankreas. Amilum tidak dicerna oleh Enzim Karbohidrase menjadi maltosa
atau disakarida lainnya. Emulsi lemak tidak diubah menjadi menjadi asam
lemak dan gliserol oleh enzim lipase. Protein tidak diubah menjadi
polipeptida oleh tripsin., dan amilum tidak diubah menjadi maltosa oleh
amilase.

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN


Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Lembar Pengamatan Keterampilan Praktikum


No.

Aspek yang Dinilai

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Menyiapkan alat dan bahan praktikum


Menggunakan alat sesuai fungsinya
Melakukan pengukuran dengan benar
Menyusun data hasil pengukuran
Membersihkan alat
Mengembalikan alat-alat pada tempatnya
Jumlah
Keterangan:

No.

1
2
3
4

:
:
:
:

Tingkat Kemampuan
1
2
3
4

Kurang
Cukup
Baik
Baik Sekali

Lembar Penilaian Keterampilan Praktikum


Aspek yang dinilai
Nama Siswa
1
2
3
4

100

Jumlah
Skor

Nilai

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN


PERAN SCIENCE
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Lembar Pengamatan Keterampilan Praktikum


No.
1.
2.
3.
4.

Aspek yang Dinilai

Tingkat Kemampuan
2
3
4

Berperan sesuai dengan tokohnya


Menarik
Kreatif
Tidak menyalahi konsep
Jumlah
Keterangan:

No.

1
2
3
4

:
:
:
:

Kurang
Cukup
Baik
Baik Sekali

Lembar Penilaian Keterampilan Praktikum


Aspek yang dinilai
Nama Siswa
1
2
3
4

100

Jumlah
Skor

Nilai

LKS Siswa

LATIHAN 1 BAB 4
1.
Pengertian pencernaan makanan yaitu
....

5. Rasa lapar akan muncul apabila ....

a. pemecahan makanan hingga dapat


diserap oleh usus
b. penghancuran

bahan

makanan

jonjot usus
makanan

secara

mekanik

b. tubuh mengalami kekurangan

c. kadar

gula

dalam

darah

d. lambung kosong dari bahan


makanan

berfungsi

untuk

mengubah lemak menjadi gliserol


yaitu ....

8. Fungsi dari usus besar adalah ... .


a. mengatur kadar urea dalam sisa
makanan

a. lipase

b. mengatur kadar air dalam sisa

b. amilase

makanan

c. renin

c. mengatur

d. penin
Enzim

dalam

mengalami penurunan

d. penghancuran

3.

di

bahan makanan

c. penyerapan makanan oleh jonjot-

yang

energi

tubuh menurun

dengan bantuan enzim

2. Enzim

a. persediaan

kerja

bakteri Eschesecia coli


tripsin

berfungsi

untuk

mengubah protein menjadi

d. mengatur membusukkan kuman


9. Penyakit pada sistem pencernaan

a. protein cair oleh HCL

memiliki gejala sebagai berikut;

b. asam lemak dan asam amino

1. kadar airdalam feses banyak

c. asam amino oleh peptida

2. susah buang air besar

d. asam lemak oleh peptida

3. sesak napas

4. Enizm pencernaan yang terdapat di


lambung yaitu ....

4. menyerang kelenjar ludah


5. karena

a. erepsin dan tripsin

kurang

makanan

berserat

b. tripsin dan streapsin

Yang merupakan ciri penyakit

c. pepsin dan renin

sembelit adalah ... .

d. ptialin dan enterokinase

a.

1) dan 2)

b.

2) dan 5)

c.

2) dan 4)

d.

3) dan 5)

10. Unsurkimia

14. Berikut ini yang bukan fungsi lidah


ialah.
a. membantu proses menelan
yang

menyusun

b. mengatur letak makanan di

karbohidrat dan lemak adalah ... .

dalam rongga mulut

a. C, N, dan O

c. sebagai alat pengecap rasa

b. C, H, dan N

d. menghasilkan enzim ptialin

c. C, H, dan O

15. Berikut yang terjadi dalam usus

d. C, O, dan P

besar

11. Zat makanan yang berfungsi sebagai


sumber energi adalah ....

pencernaan

makanan adalah .
kuman-kuman

yang masuk dengan makanan

b. lemak dan protein

b. penyerapan

c. karbohidrat dan lemak

air

dan

pembusukan sisa-sisa makanan

d. vitamin dan mineral

c. pencernaan

12. Zat makanan yang tidak perlu dicerna


dahulu

proses

a. membunuh

a. protein dan vitamin

terlebih

saat

oleh

tubuh,

diantaranya ....

karbohidrat

dan

lemak
d. pelarutan vitamin yang larut
dalam air

a. vitamin dan mineral

16.Di dalam lambung terdapat enzim

b. karbohidrat dan vitamin

pepsinogen

c. mineral dan protein

Pepsinogen ini diaktifkan oleh HCl

d. lemak dan protein

menjadi.

13. Proses

perubahan

dari

a. Rennin

ukuran besar menjadi ukuran kecil

b. Pepton

dengan

c. Pepsin

bantuan

makanan

gigi

disebut

pencernaan makanan secara.


a. Kimiawi
b. Intrasel
c. Mekanis
d. Ekstrasel

yang

belum

aktif.

d. Tripsin
17. Fungsi enzim pepsin adalah.
a. mengubah lemak menjadi asam
lemak
b. mengubah karbohidrat menjadi
gula

c. mengubah

protein menjadi

asam amino
d. mengubah

protein

menjadi

pepton
18.Proses penyerapan sari-sari makanan
pada sistem pencernaan manusia
terjadi di.
a. Duodenum
b. Ileum
c. Jejunum
d. Abomasum
19.Enzim yang dihasilkan pankreas
yang berfungsi mengubah amilum
menjadi gula adalah.
a. Amilase
b. Ptialin
c. Laktase
d. Pepsin
20.Di antara penyakit berikut yang
berhubungan dengan pola makan
adalah . . . .
a. Migren
b. Masuk angin
c. Amandel
d. Asam urat

~LKS~
~UJI MAKANAN~

Kompetensi Dasar
3.5

menganalisis sistem pencernaan pada manusia dan


memahami gangguan yang berhubungan dengan sistem
pencernaan, serta upaya menjaga kesehatan sistem
pencernaan

4.5

menyajikan hasil penyelidikan tentang pencernaan


mekanis dan kimiawi

Nama Kelompok : ________________________________


Nama : ________________________________________
Kelas : ________________________________________

UJI MAKANAN
TUJUAN
1. Menjelaskan reaksi yang terjadi pada setiap bahan makanan setelah diuji dengan
pereaksi
2. Menjelaskan kandungan zat makanan yang ada dalam makanan yang diuji
1. Petunjuk belajar
a) Bentuk kelompok
b) Baca literatur yan berkaitan dengan kandungan zat makanan yang ada

dalam

makanan yang diuji


c) Baca dengan cermat petunjuk percobaan sebelum anda melakukan percobaan
d) Lakukan kegiatan sesuai prosedur yang telah ada
e) Tanyakan pada guru jika ada hal-hal yang belum dipahami
2. Informasi
a) Pada dasarnya tubuh kita membutuhkan zat-zat makanan
b) Zat-zat makanan yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah banyak disebut makronutrien
meliputi karbohidrat, protein dan lemak.
c) Zat-zat mkanan yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit disebut makronutrien meliputi
vitamin dan mineral.
d) Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi manusia. Karbohidrat adalah
senyawa kompleks yang terdiri atas unsur karbon(C), Hidrogen(H) dan Oksigen(O).
e) Karbohidrat dapat diperoleh dari padi, jagung, gandum, sagu, ketela pohon, ketela
rambat, kentang, bentul dan biji-bijian yang lain.
f) Protein adalah suatu senyawa organik yang tersusun oleh unsur-unsur C, H, O, N.
Kadang juga S dan P.
g) Berdasarkan asalnya, protein dibedakan atas : protein hewani berasal dari hewan
misalnya ikan, daging, susu, telur, dll. Protein nabati berasal dari tumbuhan misalnya
kacang-kacang, sayuran dan biji-bijian.
h) Lemak adalah senyawa organik yang tesusun oleh unsur C, H, O dan kadang-kadang P
dan N
i) Berdasarkan asalnya bahan makanan yang mengandung lemak dibedakan menjadi:
lemak nabati berasal dari tumbuhan misalnya kelapa, kemiri, zaitun berbagai kacangkacangan, buah alvukat. Lemak hewani berasal dari hewan misalnya keju, lemak
daging, mentega, susu, ikan basah, minyak ikan dan telur.

I.Alat dan Bahan


1. Larutan Yodium

10. Nasi

2. Larutan Biuret

11. Rak tabung reaksi

3. Larutan Benedict

12. Pipet kaca

4. Larutan Glukosa

13. Beker glas

5. Kertas

14. Pembakar spirtus

6. Minyak goreng

15. Kasa Pembakaran

7. Mentega

16. Kaki tiga

8. Telur
9. Larutan Tepung Terigu

II. Uji Kandungan Zat Makanan


A. Uji Protein (Indikator biru hingga warna ungu)
1. Sediakan 1 tabung reaksi
2. Masukkan cairan putih telur
3. Kemudian tambahkan 4 tetes Biuret ke dalam tabung reaksi
4. Amati perubahan warna yang terjadi
B. Uji Amilum (indikator warna biru sampai hitam)
1. Sediakan Spot Plate
2. Lubang 1 : masukkan 5 tetes larutan nasi
3. Lubang 2 : masukkan 5 tetes larutan tepung
4. Kemudian tambahkan 2 tetes Yodium ke dalam masing masing lubang
5. Amati perubahan warna yang terjadi
C. Uji Glukosa (Indikator warna biru, orange, jingga, dan merah bata)
1. Sediakan 1 tabung reaksi
2. Masukkan 10 tetes larutan glukosa
3. Kemudian tambahkan 4 tetes Benedict ke dalam tabung reaksi
4. Tempatkan tabung reaksi tersebut ke dalam air panas dalam gelas beker
selama 5 menit
5. Amati perubahan warna yang terjadi

D. Uji Lemak
1. Sediakan selembar kertas
2. Gosoklah sejumlah kecil dari masing-masing makanan pada kertas tersebut
3. Terawangkan kertas tadi dan amati yang terjadi

III. Hasil Pengamatan.

Biuret
No

Yodium

Benedict

Kertas

Bahan Makanan
Sebelum

Nasi

Tepung

Glukosa

Telur

Mentega

Minyak Goreng

Sesudah

Sebelum

Sesudah

Sebelum

Sesudah

IV. Soal Diskusi


1. Dari hasil kegiatan uji makanan, bahan makanan manakah yang paling banyak kandungan zat makanannya ?
2. Bahan manakah yang merupakan sumber karbohidrat ?
3. Bahan makanan manakah yang merupakan sumber protein ?

Sebelum

Sesudah

Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tema/Sub Tema

: Struktur Jaringan Tumbuhan

Alokasi Waktu

: 6 JP ( 1 pertemuan @2 x 40 Menit)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar
3.6 Memahami berbagai zat aditif dalam makanan dan minuman, zat
adiktif, serta dampaknya terhadap kesehatan
4.6 Membuat karya tulis tentang dampak penyalahgunaan zat aditif dan
zat adiktif bagi kesehatan

Indikator Pencapaian Kompetensi


3.6.1 Mengidentifikasi zat aditif (alami dan buatan) dalam makanan dan
minuman (Segar dan dalam kemasan) serta pengaruhnya terhadap
kesehatan manusia.
3.6.2 Mendeskripsikan zat adiktif- Psikotropika meliputi (pengertian,
fungsi, macam, keuntungan dan kerugian penggunaan psikotropika)
serta pengaruhnya terhadap kesehatan manusia.

3.6.3 Mendeskripsikan penyalahgunaan zat aditif dan psikotropika dalam


kehidupan sehari-hari.
4.6.1 Melakukan percobaan untuk menyelidiki pengaruh pewarna
makanan dan minuman pada kesehatan manusia.
4.6.2 Melakukan penyelidikan mengenai macam zat adiktif- Psikotropika
serta pengaruhnya terhadap kesehatan manusia.
4.6.3 Melakukan studi literatur dan membuat skema mengenai cara
mengatasi terjadinya penyalahgunaan zat aditif dalam makanan dan
minuman serta zat adiktif dan psikotropika.

C. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengidentifikasi pengertian zat aditif buatan dan zat aditif
alami .
2. Siswa dapat menyebutkan contoh zat aditif baik buatan maupun alami
pada bahan makanan.
3. Siswa dapat menjelaskan mengenai dampak penggunaan zat aditif
alami dalam makanan segar terhadap kesehatan manusia.
4. Siswa dapat menjelaskan mengenai dampak penggunaan zat aditif
(buatan dan alami) dalam makanan kemasan terhadap kesehatan
manusia.
5. Siswa dapat menyelidiki pengaruh pewarna makanan pada kesehatan
manusia dengan percobaan sederhana.
6. Siswa dapat menjelaskan pengertian zat Adiktif- Psikotropika.
7. Siswa dapat menjelaskan fungsi zat Adiktif- Psikotropika.
8. Siswa dapat menyebutkan Macam-macam zat Adiktif- Psikotropika
9. Siswa dapat menjelaskan keuntungan dan kerungian dari zat AdiktifPsikotropika
10. Siswa

dapat

menjelaskan

pengaruh

penggunaan

zat

adiktif-

psikotropika terhadap kesehatan manusia.


11. Siswa dapat menyelidiki macam zat adiktif-psikotropika dan pengaruh
penggunaan terhadap kesehatan manusia dengan studi literatur.

12. Siswa dapat menyebutkan bentuk-bentuk penyalahgunaan zat aditif


dan psikotropika dalam kehidupan sehari-hari.
13. Siswa dapat mensdeskripsikan cara mengatasi penyalahgunaan zat
aditif dan psikotropika.
14. Siswa dapat melakukan studi literature mengenai cara mengatasi
terjadinya penyalahgunaan zat aditif dalam makanan dan minuman
serta zat adiktif dan psikotropika.
15. Siswa dapat membuat skema mengenai cara mengatasi terjadinya
penyalahgunaan zat aditif dalam makanan dan minuman serta zat
adiktif dan psikotropika.
D. Materi Pembelajaran
a. Pengertian Zat Aditif
Setiap hari kita memerlukan makanan untuk mendapatkan
energi (karbohidrat dan lemak) dan untuk pertumbuhan sel-sel baru,
menggantikan sel-sel yang rusak (protein). Selain itu, kita juga
memerlukan makanan sebagai sumber zat penunjang dan pengatur proses
dalam tubuh, yaitu vitamin, mineral, dan air. Sehat tidaknya suatu
makanan tidak bergantung pada ukuran, bentuk, warna, kelezatan, aroma,
atau kesegarannya, tetapi bergantung pada kandungan zat yang diperlukan
oleh tubuh. Suatu makanan dikatakan sehat apabila mengandung satu
macam atau lebih zat yang diperlukan oleh tubuh. Setiap hari, kita perlu
mengonsumsi makanan yang beragam agar semua jenis zat yang
diperlukan oleh tubuh terpenuhi. Hal ini dikarenakan belum tentu satu
jenis makanan mengandung semua jenis zat yang diperlukan oleh tubuh
setiap hari. Supaya orang tertarik untuk memakan suatu makanan,
seringkali kita perlu menambahkan bahan-bahan tambahan ke dalam
makanan yang kita olah. Bisa kita perkirakan bahwa seseorang tentu tidak
akan punya selera untuk memakan sayur sop yang tidak digarami atau
bubur kacang hijau yang tidak memakai gula. Dalam hal ini, garam dan
gula termasuk bahan tambahan. Keduanya termasuk jenis zat aditif
makanan. Zat aditif bukan hanya garam dan gula aja, tetapi masih banyak
bahan-bahan kimia lain.
Zat aditif makanan ditambahkan dan dicampurkan pada waktu
pengolahan makanan untuk memperbaiki tampilan makanan,
meningkatkan cita rasa, memperkaya kandungan gizi, menjaga makanan
agar tidak cepat busuk, dan lain sebagainya . Bahan yang tergolong ke
dalam zat aditif makanan harus dapat:
memperbaiki kualitas atau gizi makanan;
membuat makanan tampak lebih menarik;
meningkatkan cita rasa makanan; dan
membuat makanan menjadi lebih tahan lama atau tidak cepat basi
dan busuk.

Zat-zat aditif tidak hanya zat-zat yang secara sengaja


ditambahkan pada saat proses pengolahan makanan berlangsung, tetapi
juga termasuk zat-zat yang masuk tanpa sengaja dan bercampur dengan
makanan. Masuknya zat-zat aditif ini mungkin terjadi saat pengolahan,
pengemasan, atau sudah terbawa oleh bahan-bahan kimia yang dipakai.
b. Macam Zat Aditif
Zat-zat aditif tidak hanya zat-zat yang secara sengaja ditambahkan
pada saat proses pengolahan makanan berlangsung, tetapi juga termasuk
zat-zat yang masuk tanpa sengaja dan bercampur dengan makanan.
Masuknya zat-zat aditif ini mungkin terjadi saat pengolahan, pengemasan,
atau sudah terbawa oleh bahan-bahan kimia yang dipakai. Zat aditif
makanan dapat dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu:
1. zat aditif yang berasal dari sumber alami, seperti lesitin dan asam
sitrat;
2. zat aditif sintetik dari bahan kimia yang memiliki sifat serupa dengan
bahan alami yang sejenis, baik susunan kimia maupun sifat/fungsinya,
seperti amil asetat dan asam askorbat.
Ada berbagai macam bahan aditif yang biasa ditambahkan
pada makanan. Ada yang dibuat secara alami maupun sintetik.
Macam bahan aditif antara lain adalah sebagai berikut.
a. Bahan pewarna
Bahan pewarna adalah bahan aditif yang berfungsi
meningkatkan kualitas kenampakan bahan makanan. Bahan
pewarna dapat berupa pewarna alami dan buatan. Contoh
Pewarna Alami adalah kunyit dan pandan. Contoh pewarna
buatan adalah eritrosin.
b. Pemanis
Bahan pemanis yang alami dan biasa dipakai pada makanan dan
minuman adalah gula pasir, gula aren, gula kelapa, gula lontar, atau
gula bit. Rasa manis dapat muncul karena bahanbahan tersebut
mengandung sukrosa. Pemanis buatan yang dapat dipakai pada bahan
makanan dalam batas-batas tertentu antara lain aspartam, sakarin,
kalium asesulfam, dan siklamat. Pemanis buatan memiliki tingkat
kemanisan yang melebihi sukrosa beberapa kali lipat. Bahan pemanis
dapat berupa pemanis alami dan buatan: Pemanis alami yang biasa
dipakai adalah gula sedangkan pemanis buatan biasa dikonsumsi oleh
orang yang menderita sakit kencing manis.
c. Pengawet
Pengawet adalah bahan yang ditambahkan untuk memperpanjang
masa simpan produk makanan dan minuman. Pengawetan secara
alami dapat berupa pemanasan, pengasapan, pengeringan, dan
pembekuan. Pengawetan secara kimiawi dapat dilakukan dengan
penambahan beberapa macam bahan kimia. Bahan kimia yang boleh
ditambahkan pada makanan antara lain asam benzoat, kalsium
benzoat, asam propionat, dan kalsium propionat.
d. Penyedap makanan.

Penyedap makanan dipakai untuk meningkatkan rasa dan aroma.


Penyedap rasa adalah bahan tambahan makanan yang dipakai untuk
meningkatkan cita rasa makanan. Penyedap rasa ada yang diperoleh
dari bahan alami maupun sintetik. Contoh penyedap makanan dari
bahan alami adalah jahe, ketumbar, dan gula. Sedangkan contoh
penyedap makanan dari bahan sintetis adalah MSG.
c. Dampak Penggunaan Zat Aditif
Zat aditif tersebut biasanya muncul pada proses pengolahan makanan.
Secara keseluruhan, penggunaan zat- zat aditif untuk campuran makanan
dapat berdampak positif dan negatif. Berikut ini adalah uraiannya. Ayo
cermati.
1. Dampak Positif Penggunaan Zat Aditif
Berbagai macam penyakit dapat muncul dari kebiasaan manusia
mengkonsumsi makan yang kurang memperhatikan keseimbangan gizi.
Misalnya, penyakit gondok yang berupa pembengkakan kelenjar pada
leher. Penyakit gondok disebabkan karena tubuh kurang mendapatkan zat
iodin. Penyakit gondok dapat dicegah dengan mengkonsumsi bahan
makanan yang mengandung zat iodin. Zat iodin dapat kita peroleh dari
garam dapur yang biasa digunakan untuk memberikan rasa asin pada
makanan. Selain penyakit gondok, kekurangan iodin dapat pula
menyebabkan penyakit kretinisme (kekerdilan). Orang yang memiliki
penyakit diabetes melitus (kencing manis) perlu menjaga kestabilan
kadar gula dalam darahnya. Penyakit ini dapat disebabkan karena pola
hidup yang tidak sehat. Untuk menjaga kestabilan kadar gula dalam
darah, bagi penderita diabetes melitus disarankan untuk mengkonsumsi
sakarin (pemanis buatan) sebagai pengganti gula. Kekurangan konsumsi
makanan yang mengandung vitamin dapat menimbulkan berbagai
penyakit
pada
manusia,
misalnya
penyakit Xerophtalmia.
Penyakit Xerophtalmia merupakan penyakit yang menyerang mata, yaitu
terjadinya kerusakan pada kornea mata. Penyakit ini jika tidak diatasi,
maka
dapat
menimbulkan
kebutaan.
Untuk
menghindari
penyakit Xerophtalmia, perlu mengkonsumsi makanan yang banyak
mengandung vitamin A.
2. Dampak Negatif Penggunaan Zat Aditif
Kemajuan teknologi di bidang pangan dapat memacu manusia
untuk menciptakan bahan makanan dengan kualitas yang makin baik.
Kualitas makanan yang baik tidak dapat dilihat dari bentuk tampilan
luarnya saja, akan tetapi yang paling penting adalah kandungan gizi
dalam makanan tersebut.
Saat ini telah banyak ditemukan makanan yang unggul karena
telah melalui berbagai proses produksi sehingga memiliki ketahanan
yang lebih lama jika dibandingkan dengan kondisi normalnya. Misalnya,
ikan sarden dalam kemasan kaleng dapat bertahan berbulan-bulan,

bahkan hingga satu tahun lamanya tanpa mengalami pembusukan. Ikan


sarden tersebut dapat bertahan lama setelah ditambahkan zat pengawet
pada proses produksi makanan tersebut. Namun, bahan makanan yang
menggunakan zat pengawet tidak dapat dikonsumsi setelah melewati
masa kadaluarsa.
Beberapa bahan makanan yang berdampak negatif terhadap
orang yang mengkonsumsinya adalah sebagai berikut
Penggunaan sakarin sebagai pemanis buatan secara berlebihan, dapat
merangsang tumbuhnya sel-sel tumor kandung kemih.
Penggunaan garam siklamat dapat membuat proses metabolisme
tubuh menghasilkan senyawa sikloheksamina, dimana senyawa ini
dapat menjadi penyebab penyakit kanker, dan mengganggu sistem
pencernaan.
Formalin dan boraks yang sebenarnya merupakan bahan pengawet
non-pangan namun masih sering dipakai untuk mengawetkan
makanan, menimbulkan dampak yang kompleks bagi kesehatan,
diantaranya: gangguan sistem syaraf, pendarahan di lambung,
komplikasi pada otak, gagal ginjal, dan berbagai jenis penyakit
lainnya yang menyerang organ otak, hati, ginjal, serta kulit (Bahaya
Formalin & Bahaya Boraks).
Monosodium Glutamat (MSG) atau vetsin dapat menyebabkan
Chinese Restaurant Syndrome, yaitu rasa sakit pada bagian kepala,
seperti kepala berdenyut serta pusing. Selain itu juga dapat merusak
jaringan syaraf, trauma, stress, hipertensi, depresi, alergi kulit dan
mempercepat penuaan.
E. Metode Pembelajaran dan Pendekatan Pembelajaran
Model

: Pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Student Teams


Achievement Divisions).

Pendekatan

: Kontekstual (Scientific Approach)

Metode

Pertemuan 1

: Ceramah dan diskusi

Pertemuan 2

: Studi literatur dan diskusi

Pertemuan 3

: Studi literature dan karya kunjung

F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


1. Media
Papan tulis, komputer, LCD
2. Sumber Belajar
a. Buku IPA SMP kelas VIII Puskurbuk 2013
b. LKS

G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


1. Pertemuan Pertama: Zat Aditif Pada Makanan dan Minuman
a. Pendahuluan (15 menit)
1. Siswa berdoa sebelum pembelajaran
2. Siswa menyimak video pewarna makanan dan produk makanan yang
mengandung pewarna yang ada di depan kelas (Mengamati)
3. Siswa mengemukakan masalah yang timbul dari video dan pengamatan
produk makanan.
4. Siswa menjawab apersepsi berupa pertanyaan dari guru.
5. Siswa Bertanya mengenai zat aditif dalam makanan.
6. Siswa menyimak penjelasan mengenai tujuan pembelajaran dan agenda
percobaan yang akan dilakukan.
7. Siswa dibagi menjadi 7 kelompok yang terdiri dari 4 siswa.
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1. Siswa mengamati berbagai produk makanan dan minuman yang telah
disediakan. Dan mengamati LKS yang diberi guru.
2.

Siswa diberi kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin


masalah yang berkaitan dengan pengertian zat aditif, macam zat aditif
dan contohnya dalam makanan, dampak zat aditif dalam makanan bagi
kesehatan manusia. (Mengamati)

3.

Berdasarkan tujuan Pembelajaran dan LKS yang telah diterima, siswa


memberikan hipotesis dan menuliskannya pada lembar kerja siswa

4.

Siswa memulai percobaan. Dan mengumpulkan data yang berdasarkan


LKS yang telah diberikan. (Mencoba/Mengumpulkan Data atau
Informasi)

5.

Siswa menuliskan data yang telah diambil pada lembar kerja siswa
(Mencoba/Mengumpulkan Data atau Informasi)

6.

Siswa berdiskusi untuk mengisi pertanyaan yang ada di LKS.

7.

Siswa mencari sumber rujukan untuk memverifikasi dan menguatkan


hasil pengamatan (melalui internet dan buku text)
(Mengasosiasi/menganalis data)

c. Penutup (10 menit)


1. Siswa menyimpulkan hasil pengamatan yang telah didiskusikan dan
menuliskannya pada LKS. (Mengkreasikan)
2. Siswa memberikan saran menganai cara manusia menjaga tubuhnya
dari zat aditif dalam makanan.
Manusia harus tau apa saja zat aditif yang tidak baik bagi kesehatan
(Mengkomunikasikan)
3. Beberapa siswa mereview hasil kegiatan yang telah dilakukan di
depan kelas. (Mengkomunikasikan)
4. Siswa bersama guru bersama-sama mereview dan menyimpulkan hasil
pembelajaran.
2. Pertemuan Kedua: Zat Adiktif dan Psikotropika
a. Pendahuluan (15 menit)
1. Siswa berdoa sebelum pembelajaran
2. Siswa menyimak video mengenai dampak zat adiktif-psikotropika
dalam kehidupan sehari-hari. (Mengamati)
3. Siswa mengemukakan masalah yang timbul dari video.
(Mengkomunikasikan)
4. Siswa menjawab apersepsi berupa pertanyaan dari guru.
(Mengkomunikasikan)
5. Siswa menyimak penjelasan mengenai tujuan pembelajaran dan
agenda percobaan yang akan dilakukan. (Mengamati)
6. Siswa menanya mengenai kejelasan kegiatan yang dilakukan. Ibu,
apa saja data yang akan kami analisis dan tuliskan di kertas
kerja? (Menanya)
7. Siswa dibagi menjadi 7 kelompok yang terdiri dari 4 siswa.
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1.

Siswa diberi kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin


masalah yang berkaitan dengan zat adiktif-psikotropika (pengertian,
macam, fungsi, keuntungan dan kerugian dalam mengkosumi zat
adiktif-psikotropika, dan dampak saat mengkonsumsi zat adiktifpsikotropika) (Mencoba/ Mengumpulkan Data atau Informasi)

2.

Berdasarkan tujuan Pembelajaran siswa memberikan hipotesis dan


menuliskannya pada folio bergaris

3.

Siswa mengumpulkan data dengan mencari reveresi di sumber belajar


yang disetujui (internet, dan buku). Dan membuat mind map di kertas
HVS. (Mencoba/Mengumpulkan Data atau Informasi +
Mengkreasikan)

4.

Siswa berdiskusi untuk memutuskan data apa yang ditulis dalam kertas
HVS.

5.

Siswa menggambarkan mind map pada kertas HVS. (Mengkreasikan)

6.

Siswa mengumpulkan hasil mind map pada guru.

7.

Siswa melakukan kunjung karya ke tiap-tiap kelompok.


(Mengkomunikasikan)

8.

Siswa bersama guru memverifikasi dan menguatkan data yang telah


dituliskan dengan Tanya jawab. (Mengasosiasi/menganalis data)

c. Penutup (10 menit)


1. Siswa memberikan saran menganai pengindentifikasian zat Adiktifpsikotropika dan dampaknya bagi kesehatan manusia.
(Mengkomunikasikan)
2. Beberapa siswa mereview hasil kegiatan yang telah dilakukan di depan
kelas. (Mengkomunikasikan)
3. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil kujung karya yang telah
didiskusikan dan diverifikasi mengenai pengidentifikasian zat adiktifpsikotropika.

3. Pertemuan Ketiga: Penyalahgunaan Zat Aditif Dan Psikotropika


a. Pendahuluan (15 menit)
1. Siswa berdoa sebelum pembelajaran
2. Siswa menjawab apersepsi berupa pertanyaan dari guru.
3. (Mengkomunikasikan)
4. Menyimak video yang ditampilkan oleh guru. Kemudian menjawab
pertanyaan,
5. (Mengkomunikasikan)

6.

Siswa menyimak penjelasan mengenai tujuan pembelajaran dan agenda


percobaan yang akan dilakukan. (Mengamati)

7. Siswa menanya mengenai kejelasan kegiatan yang dilakukan.


(Menanya)
8. Siswa dibagi menjadi 7 kelompok yang terdiri dari 4 siswa
b. Kegiatan Inti (55 menit)
1. Siswa diberi kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
masalah yang berkaitan dengan cara mengatasi dampak
penyalahgunaan zat adiktif dan zat aditif dalam kehidupan sehari-hari.
(Mengamati)
2. Berdasarkan tujuan Pembelajaran siswa memberikan hipotesis dan
menuliskannya pada lembar kerjanya.
3. Siswa mengumpulkan data dengan mencari reveresi di sumber belajar
yang disetujui (internet, dan buku). Dan membuat skema mengenai
cara mengatasi dampak penyalahgunaan zat adiktif dan zat aditif dalam
kehidupan sehari-hari di kertas HVS.
(Mencoba/Mengumpulkan Data atau Informasi)
4. Siswa berdiskusi untuk memutuskan data apa yang ditulis dalam kertas
HVS.
5. Siswa menggambarkan skema pada kertas HVS. (Mengkreasikan)
6. Siswa mengumpulkan hasil pekerjaannya pada guru.
7. Siswa melakukan karya kunjung ke tiap-tiap kelompok.
(Mencoba/Mengumpulkan Data atau Informasi)
8. Siswa bersama guru memverifikasi dan menguatkan data yang telah
dituliskan dengan Tanya jawab. (Mengasosiasi/menganalis data)
c. Penutup (10 menit)
1. Siswa memberikan saran menganai cara mengatasi dampak
penyalahgunaan zat adiktif dan zat aditif dalam kehidupan sehari-hari.
(Mengkomunikasikan)
2. Beberapa siswa mereview hasil kegiatan yang telah dilakukan di depan
kelas. (Mengkomunikasikan)

3. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil kujung karya yang telah


didiskusikan dan diverifikasi mengenai pengidentifikasian zat adiktifpsikotropika.
H. Penilaian
1. Jenis/teknik penilaian
Jenis Penilaian

Bentuk instrument

Penilaian Sikap

Penilaian Jurnal

Penilaian Pengetahuan

Penugasan, Tes pilhan ganda

Penilaian Ketrampilan

Penilaian peran science

2. Bentuk instrumen dan instrumen


Terlampir
3. Pedoman penskoran
Terlampir

LEMBAR PENILAIAN SIKAP


PENILAIAN JURNAL
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Pengamatan Perilaku Ilmiah


No.
Aspek yang dinilai
1. Rasa ingin tahu (curiosity)
2. Ketelitian dalam melakukan
kerja individu
3. Ketelitian dan kehati-hatian
dalam kerja kelompok
4. Ketekunan dan tanggung jawab
dalam bekerja secara individu
maupun kelompok
5. Ketrampilan saat berkomunikasi
dalam diskusi kelompok

Keterangan

Rubrik Penilaian Perilaku


No Aspek yang dinilai
Rubrik
1. Menunjukkan rasa 1. Tidak menunjukkan rasa ingin tahu, tidak
ingin tahu
antusias, pasif
2. Menunjukkan rasa ingin tahu, tidak
antusias, pasif
3. Menunjukkan rasa ingin tahu yang besar,
antusias, aktif
2. Ketelitian
dalam 1. Melakukan pekerjaan tidak sesuai
melakukan
kerja
prosedur, bekerja dengan tergesa-gesa,
individu
hasil tidak tepat.
2. Melakukan pekerjaan sesuai prosedur,
hati-hati dalam bekerja, hasil tidak tepat.
3. Melakukan pekerjaan sesuai prosedur,
hati-hati dalam bekerja, hasil tepat.
3. Ketelitian
dan 1. Melakukan kerja dengan tergesa-gesa
kehati-hatian dalam
secara bersama dengan teman
kerja kelompok
sekelompok, dengan hasil yang tidak
tepat.
2. Melakukan kerja dengan hati-hati secara
bersama dengan teman sekelompok,
dengan hasil yang tidak tepat.

No

Aspek yang dinilai

4.

Ketekunan
dan
tanggung
jawab
dalam
bekerja
secara
individu
maupun kelompok

5.

Ketrampilan saat
berkomunikasi
dalam
diskusi
kelompok

Rubrik
3. Melakukan kerja dengan hati-hati secara
bersama dengan teman sekelompok,
dengan hasil yang tepat.
1. Tidak bersungguh-sungguh dalam
menjalankan tugas, tidak mendapatkan
hasil
2. Tekun dalam menjalankan tugas, tidak
mendapatkan hasil terbaik
3. Tekun dalam menjalankan tugas,
mendapatkan hasil terbaik dan tepat
waktu
1. Tidak aktif bertanya, tidak
mengemukakan gagasan, menghargai
pendapat orang lain
2. Aktif bertanya, tidak mengemukakan
gagasan, menghargai pendapat orang lain
3. Aktif bertanya, aktif berpendapat,
menghargai pendapat orang lain

Lembar Penilaian Perilaku Ilmiah


No.

Nama Siswa

Aspek yang dinilai


1
2
3
4
5

Kriteria Penilaian:
Jumlah Skor
Nilai
13 15
95
10 12
90
79
85
46
80
13
75

Jumlah
Skor

Nilai

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN


Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Format Penilaian Keterampilan


No.

Kelompok

Aspek yang di
amati
Keterampilan ke1

Jumlah
Skor

Nilai

1.
2.
3.
4.
NO
1

Ketrampilan yang dinilai


Rubrik
Terampil dalam
membuat 3. poster yang dibuat menarik, lengkap,
poster mengenai zat adiktif

mudah

dipahami dan teratur


2. poster yang dibuat menarik, lengkap, tetapi kurang
bisa dipahami
1. poster yang dibuat kurang menarik dan tidak bisa
dipahami

Terampil dalam
presentasi

melalukan 3. Dapat menjelaskan dengan baik dan sesuai konsep


mengenai zat adiktif dan zat aditif
2. Dapat menjelaskan dengan baik, dan sebagian besar
sesuai konsep materi zat adiktif dan zat aditif
1. Tidak dpat menjelaskan dengan baik dan sesuai
konsep mengenai zat adiktif dan zat aditif

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN


PENILAIAN PENUGASAN
Sekolah

: Sekolah Indonesia Singapura

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: VIII/Ganjil

Tahun Pelajaran

: 2016/2017

Penugasan untuk pertemuan ke-2


Buatlah Poster mengenai zat adiktif dan zat aditif sekreatif mungkin!

NO

Rubrik Penilaian:
Kreteria

NO Absen
1

10

11

12

13

14

Ketepatan
waktu
pengumpulan
tugas
2
Kesesuaian
dengan konsep
3
Kerapihan Hasil
Jumlah Skor
Keterangan :
4 : Sangat Baik
3 : Baik

2 : Cukup Baik
1 :Kurang Baik

Perolehan Skor
=


12

15

16