Anda di halaman 1dari 3

Silabus Birokrasi Di Indonesia

I. Identitas Mata Kuliah


Nama Mata Kuliah
Bobot
Jurusan / Program Studi
Dosen Pembina Mata Kuliah

: Birokrasi di Indonesia
: 3 Sks
: Ilmu Pemerintahan
: Prof. M. Masud Said. Ph.D

II. Manfaaat Perkuliahan

: Perkuliahan ini bermanfaat bagi mahasiswa untuk


meningkatkan kemampuan memahami konsep-konsep dasar
birokrasi,
model-model birokrasi, fungsi-fungsi
birokrasi, sehingga dapat membekali mereka menjadi birokrat
profesional..

III. Standar Kompetensi

: Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memiliki kemampuan


memahami konsep-konsep dasar, model-model, fungsi-fungsi
birokrasi dan aplikasinya dalam birokrasi pemerintahan
Indonesia.

IV. Garis-garis Besar Program Pembelajaran


Kompetensi Dasar
Materi Pokok / Uraian Materi Pokok
No
1. Mahasiswa
memahami Pengertian dan Konsep Dasar
pengertian dan konsepBirokrasi
konsep dasar birokrasi
Sejarah Lahirnya Konsep Birokrasi
Konsep Moderen Tentang Birokrasi
2.

3.

4.

5.

Mahasiswa
mengidentifikasi modelmodel birokrasi, fungsi dan
peran serta posisi birokrasi
dalam masyarakat dan
negara
Mahasiswa
mendeskripsikan birokrasi
yang ideal dan birokrasi
yang efektif dan efisien
Mahasiswa
mendeskripsikan
perkembangan birokrasi di
Indonesia dari zaman
kolonial sampai sekarang

Mahasiswa memahami
tugas seorang birokrat
sebagai pelayan publik

Waktu
2/16

Model-model Birokrasi
Fungsi dan Peran Birokrasi
Posisi Birokrasi dalam Masyarakat
dan Negara

2/16

Birokrasi Ideal menurut pandangan


para ahli
Birokrasi, efektifitas dan efisiensi

2/16

Birokrasi Indonesia pada zaman


kolonial.
Birokrasi Indonesia pada awal
kemerdekaan
Birokrasi Indonesia pada masa Orde
Lama
Birokrasi Indonesia pada masa Orde
Baru
Birokrasi Indonesia pada Era
Reformasi

4/16

Birokrasi dan sikap mental orang


Indonesia
Orientasi
birokrasi
terhadap

2/16

Referensi

masyarakat
Birokrasi sebagai pelayan publik
6.

Mahasiswa
Reformasi birokrasi dan Birokrasi
merekonstruksikan
Reformasi
langkah-langkah reformasi Prinsip-prinsip pokok pelayanan dan
birokrasi secara struktural
langkah-langkah reformasi birokrasi
maupun
kultural
di Reformasi struktural dan kultural
Indonesia.
birokrasi Indonesia

2/16

7.

Mahasiswa diharapkan
mampu mendisain
birokrasi ideal untuk
Indonesia dengan
mempertimbangkan kultur
bangsa

2/16

Disain birokrasi ideal di Indonesia,


baik tingkat lokal maupun nasional
dalam memberikan pelayanan prima
kepada masyarakat untuk mencapai
tujuan.

Referensi :
1. Abdullah, Syukur (1991), Budaya Birokrasi Indonesia, PT Pustaka Utama Grafika, Jakarta
2. Abdul Wahab, Solichin (1998), Reformasi Pelayanan Publik Menuju Sistem yang Responsif
dan Berkualitas, Fakultas Ilmu Administrasi Negara Unbraw
3. Albrow, Martin (1989), Birokrasi (alih bahasa ; Rusli Karim dan T.Daryanto), PT Tiara
Wacana, Yogyakarta
4. Benveniste, Guy (1991), Birokrasi (alih bahasa ; Sahat Simamora), PT Raja Grafindo Persada,
Jakarta
5. Blau, Peter M dan Meyer (2000), Birokrasi dalam Masyarakat Modern, Rineka Cipta, Jakarta
6. Castel, Lance (1976), Bureaucracy and Society In Indonesia,Umplubished Paper
7. Jackson, D Karl (1991), Bureaucracy Polity; A TheoreticalFramework for the Analysis of
Power and Communication in Indonesia, University of California Press
8. Kaisiepo, Manuel (1992), Birokrasi dan Politik di Indonesia Era Orde Baru, Jurnal Ilmu
Politik.
9. Kuntowijoyo (1995), Demokrasi dan Budaya Birokrasi, Yogyakarta
10. Lay, Cornelis (2000), Birokrasi di Indonesia, .
11. Lubis, Mochtar (1977), Manusia Indonesia (sebuah pertangungan jawab), Idayu Press, Jakarta
12. Manan, Imran (1995), Birokrasi Modern dan otoritas Tradisional di Minangkabau (Nagari dan
desa di Minangkabau, Dikti
13. Maschab, Mashuri (1991), Birokrasi Orde Baru, LP3ES, Jakarta
14. Masoed, Mochtar (1994), Politik Birokrasi dan Pembangunan, Pustaka Pelajar, Yogyakarta
15. Masud Said (2007), Birokrasi di Negara Birokratis, UMM Press, Malang
16. Osborne, David & Gaebler, Ted (1991), Mewirausahakan Birokrasi (alih bahasa; Abdul
Rosyid), Pustaka Binaman Pressindo, Jakarta
17. Osborne, David & Plastrik, Peter (2000), Memangkas Birokrasi (alih bahasa; Abdul Rosyid),
Ramelan, Jakarta

16. Palombara, La (1967), Bureaucracy and political Development, Princenton, New Yersey
17. Rais, Amin (1986), Demokrasi dan Proses Politik, LP3ES, Jakarta
18. Rasyid, Riyaas (1991), Birokrasi dalam Budaya Lokal; Kasus di Sulawesi Selatan (dalam; Profil
Budaya Politik Indonesia; Penyunting Alfian dan Nazarudin Syamsudin), Pustaka Utama Grafiti,
Jakarta.
19. Riza, NA (1996), Demokrasi Indonesia Kontemporer, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta
20. Santoso, Priyo Budi (1997), Birokrasi Pemerintah Orde Baru, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta
21. Soegijatno (1992), Birokrasi dan Hukum Tata Usaha Negara, CV Rajawali, Jakarta
22. Soeprapto, Riyadi (1999) Clean Government, Kinerja Birokrasi dan Pelayanan Publik, Salah Satu
Alternative dalam Menghadapi Krisis,PPS Unbraw
23. Sudijono (1995), Perilaku Politik, CV Rajawali, Semarang
24. Surbakti, Ramlan (1991), Karakteristik dan Penampilan Birokrasi Perkotaan, Prisma
25. Taliziduhu, Ndaraha (1986), Birokrasi Pembangunan, ; Dominasi atau Alat Demokrasi, Jurnal Ilmu
Politik, Gramedia Jakarta
26. Thoha, Miftah (1990), Netralitas Birokrasi di Indonesia dalam Membangun Martabat Manusia,
Peran Ilmu-Ilmu Social dalam Membangun, Gajah Mada Press, Yogyakarta
27. Tjokrowinoto, Moeljarto (1990), Birokrasi Pembangunan Masyarakat,

Gajah Mada Press,

Yogyakarta
28. Warwic, Donal P (1975), A Theory of Public Bureaucracy, Cambridge, Massachussets, Harvard
University Press.
29. Weber, Max (edited by Robert K Merton,Cs) The Esencial of Bureaucracy Organization: An IdealType Contruction, Journal, free Press ),