Anda di halaman 1dari 115

BAB I.

LINER PROGRAMMING

A. KONSEP LINER PROGRAMMING


Linear programming adalah suatu teknis matematika yang dirancang
untuk membantu manajer dalam merencanakan dan membuat keputusan
dalain mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk mencapai
tujuan perusahaan.
B. CONTOH SOAL LINER PROGRAMMING
Toko Playliest menjual 2 (dua) macam jenis mainan, yaitu mainan jenis
A dan B. Keduanya membutuhkan bahan yang sama, namun dalam
jumlah yang berbeda. Bahan-bahan yang dibutuhkan dan jumlah bahan
yang tersedia adalah sebagai berikut:
Mainan
Plastik (ons)
Perekat (pack)
A
5
2
B
4
1
Jumlah yang tersedia
100
30
Setiap menjual 1 buah produk A, Toko Playliest bisa mendapatkan
keuntungan sebesar $3. Sedangkan keuntungan untuk setiap penjualan
produk B sebesar $2. Berapa banyak yang harus dijual oleh Toko Playliest
agar mendapatkan keuntungan maksimal?
Jawaban:
1. Aktifkan program QM
1

2. Klik menu Module -> Liner Programming

3. Maka akan muncul File -> New

4. Maka akan muncul kotak Create data set for Liner Programming

5. Lakukan

pengisian

terhadap

kotak

Create

data

set

for

Liner

Programming sebagai berikut:


Isi kolom Title : Toko Playliest
Isi Number of Constraints : dengan angka 2 ( bahan plastik dan
perekat)
Isi Number of Variabels : dengan angka 2 (mainan A dan B)
Isi Objective : Maximize (sesuai dengan soal yang ingin mendapatkan
keuntungan maksimal)
Lalu klik OK

6. Maka akan muncul

7. Lakukan input data sesuai informasi soal, lalu klik Solve

8. Maka akan muncul hasil perhitungan berikut:

9. Jika ingin melihat grafik, maka klik Window -> Graph

10.

Maka akan muncul

11.

Jika ingin melihat hasil perhitungan dengan cara simpleks, klik

Window -> Iteration

12.

Maka akan muncul

13. Interpertasi
Dari output dapat diketahui bahwa Toko Playliest harus menjual produk A
sebanyak 6,667 buah dan produk B sebanyak 16,667 buah untuk
mendapatkan keuntungan maksimum sebesar 53,3333.
C. LATIHAN SOAL LINER PROGRAMMING
Bu Ani berencana untuk memulai usaha kecil-kecilan. Beliau ingin
membuat kue tar mini untuk dijual, setelah melakukan perencanaan, Bu
Ani menargetkan akan memproduksi 3 jensi kue tar dengan ukuran yang
berbeda-beda, yaitu kue tar jenis A, B dan C. Oleh karena Bu Ani baru
akan memulai usahanya, maka beliau akan ikut turun tangan langsung
dalam proses produksi kue dan hanya membutuhkan tambahan 1 orang
tenaga kerja. Dia menargetkan dalam 1 hari masing-masing bisa
meluangkan waktu untuk bekerja selama 9 jam.
Untuk membuat kue tar, dibutuhkan tepung terigu sebanyak 300 gram
untuk jenis A, 500 gram untuk jenis B dan 400 gram untuk jenis C. Selain
itu, dibutuhkan gula sebanyak 1 kg untuk membuat 5 buah kue tar jenis
A, 400 gram untuk membuat 1 buah kue tar jenis B dan 1 kg untuk
membuat 2 buah kue tar jenis C. Jam kerja yang dibutuhkan untuk
membuat kue tar jenis A adalah 60 menit, serta masing-masing 120 menit
untuk jenis B dan C.

Dalam satu hari bu Ani hanya mau menggunakan 6 kg tepung terigu


dan 4 kg gula untuk proses produksinya. Bu Ani berencana untuk menjual
kue tar jenis A dengan harga Rp 15.000, jenis B dengan harga Rp 30.000
dan jenis C dengan harga Rp 20.000. Dari penjualan tersebut, Bu Ani
menargetkan agar masing-masing jenis kue tar mampu menghasilkan
laba sebesar 40% dari harga jualnya.
Menurut analisis Anda, bagaimana sebaiknya Bu Ani mengatur jenis
kue yang harus ia produksi agar mendapatkan keuntungan maksimum
setiap harinya? Berapakah keuntungan maksimum yang didapat Bu ani
peroleh dalam 1 hari?

BAB II. GOAL PROGRAMMING

A. KONSEP GOAL PROGRAMMING


Goal Programming, hampir sama dengan Linear Programming dan
Integer Programming. Perbedaannya adalah bahwa hasil akhir dalam
perhitungan dalam Linear Programming maupun Integer Programing
adalah nilai maksimal atau minimal, sedangkan dalam Goal Programming
nilai

akhirnya

sudah

ditentukan/ditargetkan

(biasanya

bukan

nilai

maksimal/minimal). Goal Programming bertujuan meminimumkan deviasi


(total) antara tujuan yang ditetapkan dengan apa yang sesungguhnya
dapat dicapai dengan kendala-kendala tertentu.
B. CONTOH SOAL GOAL PROGRAMMING
9

Perusahaan alat-alat elektronik SYEFIRATHOMI ABADI, membuat dua


macam alat elektronik yang populer yaitu DVD Player dan Televisi. Dua
produk itu membutuhkan 2 tahap pekerjaan yaitu pengkabelan dan
perakitan. Setiap DVD Player membutuhkan 30 menit waktu pengkabelan
dan 60 menit untuk perakitan . Setiap Televisi membutuhkan 20 menit
waktu pengkabelan dan 50 menit waktu perakitan. Dalam satu shift kerja,
bagian produksi membatasi waktu yang disediakan untuk pengkabelan
maksimum 120 menit dan 300 menit tersedia untuk perakitan. Bagi
perusahaan SYEFIRATHOMI ABADI Setiap DVDPlayer menyumbang
keuntungan $70 dan setiap Televisi $60. Ringkasan data perusahaan
SYEFIRATHOMI ABADI ada pada Tabel dibawah:
Pekerjaan

Waktu yang dibutuhkan

Waktu yang tersedia


per shift (menit)

Pengkabelan
Perakitan
Profit per unit

(menit)
DVD Player
30
60
$70

Berdasarkan

pertimbangan

Televisi
20
50
$60

perusahaan,

120
300

tidak

realistis

jika

tujuan

perusahaan adalah mencapai profit maksimum. Perusahaan menargetkan


profit

sebesar

$300.

Perusahaan

telah

membuat

kontrak

dengan

distributor dan untuk memenuhi kontrak itu perlu memproduksi sebanyak


(minimal) 7 Televisi dalam setiap shift.
Diminta: Berapa seharusnya produksi DVD Player dan Televisi dalam satu
shift kerja agar profit total perusahaan SYEFIRATHOMI ABADI sebesar
$300 tersebut dapat tercapai?
Jawaban:
Sebelum masuk ke program QM for Windows, perlu dicermati lagi tujuan
dan Kendala-kendalanya. Perlu ditentukan dulu prioritas dari pencapaian
tujuan. Misalnya (ditentukan sesuai dengan pertimbangan)
Prioritas 1: Jumlah produksi televisi per shift sama dengan (mendekati)
7. (boleh lebih; tidak boleh kurang)
Prioritas 2 adalah mencapai profit (mendekati) $300. (boleh lebih;
boleh kurang)

10

Prioritas 3 adalah bahwa waktu pengkabelan sama dengan (mendekati)


waktu yang tersedia. (tidak boleh lebih; boleh kurang)
Prioritas 4: waktu perakitan sama dengan (mendekati) waktu yang
tersedia. (tidak boleh lebih; boleh kurang )
Penentuan prioritas tersebut, akan menentukan dalam pengisian data
yang digunakan dalam program QM for Windows.
1. Aktifkan program QM
2. Klik menu Module -> Goal Programming
3. Maka akan muncul File -> New
4. Maka akan muncul kotak Create data set for goal programming

5.

Lakukan

pengisian

terhadap

kotak

Create

data

set

for

goal

programming sebagai berikut:

Isi kolom Title : perusahaan syefirathomi abadi

Isi kolom number of goals or constraints: 4

Isi kolom number of variables: 2

Lalu klik OK

11

6. Maka akan muncul

7. Lakukan input data sesuai informasi soal

8. Lalu klik Solve makan akan muncul

12

Gambar 1. Final tableu


9. Ada 3 output (tampilan) yang dihasilkan dari penyelesaian soal, dapat
dipilih
untuk ditampilkan dari menu Windows yaitu: final table, summary dan
graph.

Gambar 2. Summary

13

Gambar 3. Graph
Hasil perhitungan dapat secara cepat dilihat di tampilan Summary dan
Graph
Dari Summary dapat diketahui bahwa produksi yang optimal adalah
Televisi (X2) sebanyak 7 unit dan DVD Player (X1) sebanyak 0 unit.
Produksi 7 unit televisi ini akan:

menghasilkan profit $420 ($300 + $120 - $0)


membutuhkan waktu pengkabelan 140 menit (120 + 20 - 0)
membutuhkan waktu perakitan 420 menit (300 + 120 - 0)
menghasilkan 7 televisi (7 + 0 0)
Tersebut di atas adalah hasil perhitungan Goal Programming dengan
goal/kendala dan prioritas seperti pada contoh soal.
Perhatikan bahwa meskipun sudah dibatasi bahwa waktu pengkabelan
seharusnya tidak boleh lebih dari 120 menit, namun hasil perhitungan
menunjukkan waktu pengkabelan = 140 menit, ini bisa terjadi karena
waktu pengkabelan menjadi prioritas ke-3, sedangkan prioritas ke-1 nya
adalah jumlah produksi televisi adalah mendekati 7 unit (tidak boleh
kurang).

C. LATIHAN SOAL GOAL PROGRAMING


Taman Remaja Surabaya (TRS) mengadakan acara khusus untuk
menarik pelanggan potensial. Dua pertunjukan yang paling populer yang
nampak menarik anak-anak belasan tahun (remaja), kelompok usia
menengah/muda, dan penduduk dewasa adalah pertunjukan musik serta
14

pertunjukan sirkus. Biaya untuk pertunjukan musik dan sirkus berturutturut 1500 (juta) dan 3.000 (juta). Total anggaran tahunan (pas/tidak
boleh lebih atau kurang) yang dialokasikan untuk kedua pertunjukan
tersebut adalah 15.000 (juta). Manajer TRS memperkirakan kehadiran
penonton pada kedua pertunjukan ini adalah sbb:
Kegiatan
Pertunjukan Musik
Pertunjukan Sirkus

Jumlah kehadiran setiap pertunjukan


Remaja
Pemuda
Dewasa
200
100
0
0
400
250

Manajer mempunyai target tahunan minimal 1000, 1200 dan 800 untuk
kehadiran masing-masing untuk remaja, pemuda, dan penduduk dewasa.
Formulasikan masalah tersebut sebagai model Goal Programming.

BAB III. PERSEDIAAN


15

A. KONSEP PERSEDIAAN
Dalam perusahaan industri manufaktur, bahan baku diproses menjadi
barang jadi, kemudian dijual. Proses ini memerlukan waktu panjang
sehingga modal yang diinvestasikan dalam persediaan cukup besar dan
perputarannya

relatif

lambat.

Kondisi

yang

demikian

manajemen

persediaan harus mendapatkan perhatian manajemen yang sangat serius.


Kelebihan persediaan akan mengakibatkan pemborosan penggunaan
modal,

sedangkan

kekurangan

persediaan

proses

produksi

bisa

terganggu. Mengelola persediaan dalam perusahaan industri manufaktur


relatif

lebih

sulit

dibanding

dengan

mengelola

persediaan

dalam

perusahaan dagang. Dalam perusahaan dagang, persediaan barang


dagangan dibeli untuk dijual; waktu yang dibutuhkan relatif pendek,
sehingga modal yang digunakan berputar relatif cepat.
Manajemen persediaan dalam perusahaan industri manufaktur dapat
dikategorikan menjadi dua, yaitu model Economic Order Quantity atau
EOQ dan Tepat Waktu atau Just in Time (JIT). Penggunaan model tersebut
16

tergantung pada kebijakan manajemen terhadap pemasok. Jika pemasok


diperlukan sebagai pesaing, yaitu mencari pemasok yang paling murah
dapat menyediakan bahan baku, maka model EOQ lazim digunakan.
B. CONTOH SOAL PERSEDIAAN
Soal 1
Toko cantik penjual pernak-pernik

wanita,

salah

satu

produk

keunggulanya adalah tas kulit desain khusus untk wanita. Permintaan


terhadap produk tas kulit setiap tahunnya adalah sebanyak 60.000 unit.
Took

cantik

tidak

memproduksi

tas

kulit

itu

sendiri

melainkan

mendapatkannya dari produsennya, yaitu pabrik OK, dengan harga


pembelian perunit sebesar, Rp 100.000. pada toko cantik. Setiap kali
melakukan pemesanan, toko cantik harus menunggu selama satu minggu
agar produk tas tersebut tiba di tokonya.
Produk tas yang ada ditoko cantik ternyata membutuhkan biaya
perawatan sebesar Rp 1500/unit. Jumlah dihari kerja di toko cantik satu
tahun sebanyak 300 hari. Toko cantik tidak ingin stoknya habis barang
untuk di jual, untuk itu, toko cantik selalu tidak menyediakan barang
(persediaan pengaman), di tokonya. Berdasarkan data di atas tentukan:
a) Berapa jumlah pemesanan yang sebaiknya dilakukan toko cantik setiap
kali melakukan pemesanan agar menghasilkan daya yang minimum?
b) Berapakah jumlah persediaan rata-rata di toko cantik?
c) Berapa kali toko cantik melakukan pemesanan ke pabrik OK dalam
waktu satu tahun (frequensi dalam pemesanan dalam satu tahun)?
d) Berapakah biaya pengiriman barang dalam satu tahun?
e) Berapakah biaya perawatan dalam satu tahun?
f) Berapakah total biaya yang harus dikeluarkan oleh toko cantik untuk
mendapatkan tas kulit selama setahun?
g) Saat sisa persediaan berapa sebaiknya

toko

cantik

melakukan

pemesanan lagi agar toko cantik memiliki persediaan pengamanan


sesuai dengan yang diinginkannya?
JAWABAN
Diketahui
D
= 60.000 unit
Unit cost
= Rp 100.000
Co = S = Rp 100.000
LT = 1 minggu = 7 hari
Ch = H = Rp 1.500
Day per year = jumlah hari kerja dalam 1 tahun = 300 hari
17

SS
=0
Ditanya:
a) AOQ ?
b) Average Inventory?
c) Order per period (year)?
d) Annual Setup cost?
e) Annual Holding Cost?
f) Total cost (TC)?
g) Reoder point (ROP)?
Jawaban:
1. Aktifkan program QM
2. Klik menu Module -> Inventory
3. Maka akan muncul File -> New -> Economic Order Quantity (EOQ)
Model

4. Maka akan muncul kotak Create data set for Inventory/Economic Order
Quantity (EOQ) Model

5. Lakukan
pengisian
terhadap
kotak
Create
data
set
Inventory/Economic Order Quantity (EOQ) Model sebagai berikut:
Isi kolom Title : Toko Cantik
Recorder Point: Compute recorder point

for

18

Lalu klik OK

6. Maka akan muncul

7. Isi sesuai dengan soal, :

8. Klik Solve maka akan muncul

19

9. Interpertasi
a. EOQ=Q*=
EOQ=Q*=

2. Co. D
Ch
2.100000 .60000
=2828,43 unit
1.500

b. Average Inventory =
Average Inventory =

Q
2
2828,43
= 1414,215 unit
2

c. Order per period (year) =


Order per period (year) =
d. Annual Setup cost =
Annual Setup cost =

D
Q
60000
2828,43 . 100.000 = 21,21 kali

D
Q .Co
60000
2828,43 .100.000= 2121318,187

Jadi, Annual setup cost =Rp 2.121.318,187


Q
e. Annual Holding Cost = 2 .Ch
Annual Holding Cost =

2828,43
= 1.500 = 2121322,5
2

Jadi, Annual holding cost = Rp 2.121.322,5


f. Total unit cost = Unit cost x D
Total cost = Total unit cost + Annual Setup cost + Annual Holding Cost
20

Total unit cost = Rp 100.000,-+ 60.000 = Rp6.000.000.000,Total cost = Rp 6.000.000.000,-+ Rp 2.121.318,187 + Rp 2.121.322,5
Total cost = Rp 6.004.242.641
g. DD= D : Days per year
DD = Daliy demand rate
ROP = SS + (LT x DD)
DD = 60000:300=200
ROP = 0+(7x200)
ROP = 1.400 unit
C. LATIHAN SOAL PERSEDIAAN
PT

XYZ

adalah

agen

pembelian

onderdil

mobil

yang

memiliki

permintaan sebesar 4000 unit per tahun. Biaya per nit suku cadang
adalah $90. Biaya pemeliharaan sebesar $9. Setiap kali memesan, PT XYZ
harus memabayar ongkos $20 untuk biaya angkut dan $5 untuk biaya tol.
Jangka waktu barang sampai ke PT XYZ dari pemasok adalah 5 hari. PT
XYZ tidak memiliki persediaan pengaman (safty stock)
Pertanyaan:
a. Berapa kuantitas pesanaan economis (EOQ)?
b. Berapa persediaan rata-rata jika kuantitas

pesanan

ekonomis

digunakan (Average Inventory Level)?


c. Berapa biaya persediaan tahunan total (Total Cost)?
d. Berapa titik pemesanan ulang (ReOrder Point)?
Diketahui:

Deman = 4.000 unit


Unit cost
= $ 90
Co = S = $20 + $5 = $25
LT
= 5 hari
Ch = H = $9
Day per year = 250 hari
SS
=0

21

BAB IV. ASSIGNMENT

22

A. KONSEP ASSIGNMENT
Assignment problem adalah suatu masalah mengenai pengaturan pada
individu (objek) untuk melaksanakan tugas (kegiatan), sehingga dengan
demikian biaya yang dikeluarkan untuk pelaksanaan penugasan tersebut
dapat diminimalkan.
B. CONTOH SOAL ASSIGNMENT
Toko kue LEZAT merupakan toko kue yang unik karena ini hanya
menjual satu jenis kue yang memang bentuknya unik dan sangat lezat
rasanya. Toko ini memiliki 4 cabang toko yang terletak di Jakarta,
Bandung, Surabaya, dan Bogor. Pemilik toko LEZAT bermaksud untuk
meningkatkan jumlah penjualan kuenya. Saat ini dia mempunyai 4 orang
kepercayaan yang mengepalai dan memantau penjualan, yaitu A, B, C,
dan D. Pemilik ini menugaskan keempat orang tersebut untuk bertugas di
masing-masing cabang secara bergantian setiap 1 bulan, misalnya 1
bulan di kantor Jakarta, bulan berikitnya pindah ke kakntor kota lainnya.
Hasil dari penugasan di masing-masing toko adalah data jumlah penjualan
kue dimasing-masing toko seperti pada tabel.
Wilayah
A
B
C
D
Jakarta
20
22
15
24
Bandung
25
30
19
16
Surabaya
30
50
45
40
Bogor
35
45
25
50
Berdasarkan data tersebut, tentukanlah ke manakah masing-masing
pemamtau sebaiknya ditempatkan, agar disapatkan hasil yang maksimal?
Jawaban:
1. Aktifkan program QM
2. Klik menu Module -> Assignment
3. Maka akan muncul File -> New
4. Maka akan muncul kotak Create data set for Assignment

23

5. Lakukan pengisian terhadap kotak Create data set for Assignment


sebagai berikut:
Isi kolom Title : Toko Kue LEZAT
Isi Number of Job : dengan angka 4 ( A, B, C, dan D)
Isi Number of Machines : dengan angka 4 (Bekasi, Bogor, Bandung dan
Karawang da)
Isi Objective : Maximize (sesuai dengan soal yang ingin mendapatkan
hasil maksimal)
Lalu klik OK

6. Maka akan muncul

24

7. Lakukan input data sesuai informasi soal

8. Lalu klik Solve makan akan muncul

9. Untuk melihat hasil solusi optimal beserta rincian biayanya, maka klik
Window -> Assignment List

25

10.

Maka akan muncul

11.

Interpertasi
Kesimpulan penugasan
Wilayah
Karyawan yang
ditugaskan
Jakarta
A
Bandung
B
Surabaya
C
Bogor
D
Total

Jumlah penjualan kue


20
30
45
50
145

C. LATIHAN SOAL ASSIGNMENT


PT Sejahtera memiliki cabang di 30 negara. Selama tiga bulan terakhir
ini, lima cabangnya yang terletak di negara Australia, Hongkong, Jepang,

26

Venezuela , dan Singapura, mengalami masalah. Untuk itu perusahaan


memutuskan untuk mengirim lima manajer andalnya ke lima negara
tersebut. Akan tetapi, sebelum dikirim, masing-masing manajer diuji
mengenai perkiraan kemampuan mereka untuk menyelesaian masalah di
masing-masing negara, dan sebagai hasil dari pengujian tersebut
didapatkan data jumlah waktu (hari) yang dibutuhkan oleh masing-masing
manajer untuk menyelesaikan masalah di masing-masing negara, yang
uraiakan pada tabel dibawah ini.
Wilayah

Ani

Bud

Australia
12
Hongkong
15
Jepang
9
Venezuela
10
Singapura
11
Menurut Anda, bagaimanakah

Nani

Bon

Mia

i
o
15
19
14
17
16
17
20
25
10
8
7
15
9
15
19
17
15
17
12
10
penugasan yang sebaiknya dilakukan

perusahaan jika perusahaanbermaksud untuk memindahkan jumlah hari


yang

dibutuhkan

untuk

menyelesaikan

masalah

di

kelima

negara

tersebut?

MATERI V. TEORI ANTRIAN

27

A. KONSEP TEORI ANTRIAN


Teori antrian adalah teori yang menyangkut studi matematis dari
antrian-antrian atau baris-baris penungguan. Fenomena menunggu adalah
hasil langsung dari keacakan dalam operasi sarana pelayanan secara
umum, kedatangan pelangan dan waktu pelayanan tidak diketahui
sebelumnya karena jika bisa diketahui, pengoperasian sarana tersebut
dapat

dijadwalkan

sedemikian

rupa

sehingga

akan

sepenuhnya

menghilangkan keharusan untuk menunggu.


B. CONTOH SOAL TEORI ANTRIAN
Soal 1
Bagian kasir Apotek Sehat selalu menggunakan sistem komputerisasi
yang ditangani oleh 1 orang Rata-rata tingkat kedatangan pelanggan yang
membeli obat adalah 15 orang per jam dengn mengikuti distribusi
poisson, bagian kasir dapat melayani 20 orang per jam mengikuti jalur
distribusi eksponensial, maka tentukanlah :
a. Probabilitas tidak ada pelanggan dalam sistem antrian (P0)
b. Jumlah rata-rata pelanggan dalam sistem (Ls).
c. Jumlah rata-rata pelanggan dalam antrian (Lq).
d. Jumlah rata-rata waktu yang dihabiskan pelanggan dalam sistem (Ws).
e. Jumlah rata-rata waktu yang dihabiskan pelanggan dalam antrian (Wq).
f. Probabilitas pelayanan sibuk dan pelanggan harus menunggu ().
Diketahui :

Server (S) = Channel (C) = 1 orang


Tingkat kedatangan () = 15 orang/ jams
Tingkat perlayanan () = 20 orang/ jam

Jawaban:
12. Aktifkan program QM
28

13.

Klik menu Module -> Waiting Line

14.

Maka akan muncul File -> New -> 1 Singel-channel system

15. Maka akan muncul kotak Create data set for Waiting Line/Singelchannel system

16. Lakukan pengisian terhadap kotak Create data set for Waiting
Line/Singel-channel system sebagai berikut:
Isi kolom Title : Apotik Sehat
Cost analysis: No cost
Lalu klik OK

29

17. Isi sesuai dengan soal, pilih time unitnya dan untuk cost analysis
karena tidak membahas cost waiting dan cost services maka pilih No
costs :

18.

Klik Solve maka akan muncul

30

19. Untuk mencari Po (probabilitas), klik Window, ilih Table of


probabilities. Lalu lihat pada baris K =0 dan pada kolom prob (num in
sys =k)

20.
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Interpertasi
Probablitas tidak ada pelanggan = 0,25 atau 25 %
Ls = 3 pelanggan
Lq = 2,25 pelanggan = 3 pelanggan
Ws = 0,2 jam = 12 menit
Wq = 0,15 jam = 9 menit
Probablitas = 0,75 = 75%

Soal 2
Bengkel suka-suka adalah bengkel baru yang berdiri dan dan
pemiliknya memutuskan hanya akan mempekerjakan satu montir saja
yaitu Bono, khusus untuk melayani reparasi motor. Setiap hari Bono
bekerja selama 8 jam dengan upah Rp 12.500 perjam. Jumlah pelanggan
31

yang datang ke Bengkel Suka-Suka untuk reparasi motor adalah 15 orang


dalam 1 jam.
Dalam waktu satu jam, Bono mampu melayani 20 pelanggan yang
ingin melakukan reparasi motor. Ternyata, pelanggan yang datang dan
menunggu telah mengurangi goodwill yang diliki Bengkel Suka-Suka,
biaya menunggu pelanggan dinilai sebesar Rp 500 per jam. Tentukan:
a. Jumlah rata-rata pelanggan yang mengantri untuk dilayani (Lq)?
b. Jumlah rata-rata pelanggan yang menunggu di dalam sistem (Ls)?
c. Waktu rata-rata yang diperlukan pelanggan untuk mengantri (Wq)?
d. Waktu rata-rata yang diperlukan pelanggan sampai selesai dilayani
oleh Bono (Ws)?
e. Tingkat kesibukan pelayanan yang diberikan oleh Bengkel Suka-Suka
()?
f. Biaya

yang

harus

dikeluarkan

oleh

Bengkel

Suka-Suka

untuk

membiayai bagian reparasi motor per jam?


Jawaban:
1. Aktifkan program QM
2. Klik menu Module -> Waiting Line
3. Maka akan muncul File -> New -> 1 Singel-channel system
4. Maka akan muncul kotak Create data set for Waiting Line/Singelchannel system
5. Lakukan pengisian terhadap kotak Create data set for Waiting
Line/Singel-channel system sebagai berikut:
Isi kolom Title : Bengkel Suka-Suka
Cost analysis: Use costs
Lalu klik OK

32

6. Isi sesuai dengan soal, pilih time unitnya dan untuk cost analysis
karena tidak membahas cost waiting dan cost services maka pilih Use
costs :

7. Klik Solve maka akan muncul

33

8. Interpertasi

a. Lq =

b. Ls =

c. Wq =

20. 20 15

15

152

2,25
pelanggan = 3 pelanggan

20 15

..

20.

pelanggan
15
0,15

20 15

jam

0,2

20 15

d. Ws =
jam
15

0,75 75
20
e.
%
f. Total Cost (per jam)
Jika waktu tungu didasarkan pada Wq

Total Cost (per jam) = Cs +( x Wq x Cw)


Total Cost (per jam) = Rp12.500 + (15 x 0,15x Rp500) = Rp13.625
Jika waktu tungu didasarkan pada Ws

Total Cost (per jam) = Cs +( sx Ws x Cw)


Total Cost (per jam) = Rp12.500 + (15 x 0,15x Rp500) = Rp14.000
C. LATIHAN SOAL TEORI ANTRIAN
Menurut Anda, bagaimanakah penugasan yang sebaiknya dilakukan
perusahaan jika perusahaanbermaksud untuk memindahkan jumlah hari
yang

dibutuhkan

untuk

menyelesaikan

masalah

di

kelima

negara

tersebut? Pabrik MoMoCow merupakan suatu industri rumah tangga yang


melayani perbaikan alat setrika. Pabrik tersebut memiliki 2 orang
karyawan yang saling bekerja sama. Dalam waktu 1 hari, masing-masing
karyawan dapat memperbaiki 35 setrika yang rusak. Jumlah pelanggan
yang datang setiap harinya sebanyak 30 orang. Jadi, setiap hari ada 30
setrika rusak yang harus diperbaiki. Dari data diatas tentukan:

34

Peluang tidak ada satu setrika pun dalam sistem yang menunggu
0

untuk diperbaiki (P ) atau P (k = 0)?


Tingkat utilitas karyawan pabrik MoMoCow = Average Server Utilization

?
Jumlah rata-rata setrika yang mengantri untuk diperbaiki (Lq)?
Jumlah rata-rata setrika yang menunggu di dalam sistem (Ls)?
Waktu rata-rata yang diperlukan setrika untuk mengantri (Wq)?
Waktu rata-rata yang diperlukan setrika sampai selesai diperbaiki
(Ws)?

Diketahui:

Lambda
= tingkat kedatangan = 30 setrika/hari

Mu
= tingkat pelayana = 35 setrika/hari
Server (S)
= channel atau C = 2 orang

MATERI VI. TRASPORTASI

35

A. KONSEP TRANSPORTASI
Metode transportasi merupakan suatu metode yang digunakan untuk
mengatur distribusi dari sumber-sumber yang menyediakan produk yang
sama, ke tempat-tempat yang membutuhkan secara optimal. Metode
transportasi berhubungan dengan distribusi suatu produk tunggal dari
beberapa sumber, dengan penawaran terbatas, menuju ke beberapa
tujuan dengan permintaan tertentu. Asumsi dasar model ini adalah biaya
transport pada suatu rute tertentu proporsional dengan banyaknya unit
yang dikirimkan.
Untuk menyelesaikan masalah transportasi, terdapat beberapa metode
yang dapat digunakan, beberapa yang akan dibahas dalam materi ini,
antara lain:
1. Metode North West Corner (NWC).
Metode untuk menyusun tabel awal dengan cara mengalokasikan
distribusi mulai dari sel yang terletak pada sudut kiri atas. Itu sebabnya
disebut metode barat laut (North West Corner)
2. Metode Least Cost (LC).
Metode yang membuat alokasi berdasarkan kepada biaya yang
terendah.
3. Metode Vogels Approximation Method (VAM).
Metode yang bertujuan untuk meminimumkan biaya dengan proses
pengolahan memperhatikan hukuman baris dan hukuman kolom
36

B. CONTOH SOAL TRANSPORTASI


PT. Maju Terus memiliki pabrik, yaitu A, B, C dan D, yang masingmasing menghasilkan produk cenderamata yang unik dengan kapasitas
3.000 unit, 2000 unit, 2500 unit, dan 1500 unit. Untuk memasarkan
produknya, PT. Maju Terus menyalurkan produknya pada 4 distributor yang
terletak di 4 wilayah yang berbeda, yaitu Bekasi, Bogor, Bandung dan
Karawang. Total permintaan dari keempat distributor tersebut sejumlah
9.000 unit, dengan rincian 2.000 unit untuk wilayah Karawang, 1500 unit
wilayah Bogor, 3000 unit untuk wilayah Bekasi, dan sisanya untuk wilayah
Bandung.
Untuk

setiap

pengiriman,

PT.

Maju

Terus

mengeluarkan

biaya

pengiriman per unit seperti yang tercantum pada tabel berikut (dalam
satuan Rupiah).
Dari / ke Bekasi
Bogor
Bandung
Karawang
A
5.000
4.000
8.000
6.000
B
2.500
2.000
4.000
5.000
C
1.500
1.000
2.000
4.000
D
7.000
6.000
5.000
8.000
Jika perusahaan ingin meminimalkan biaya yang dikeluarkan, maka
tentukanlah alokasi unit dalam jumlah yang tepat dari pabrik ke
distributor dengan menggunakan metode NWC, Least Cost, dan VAM.
Jawaban:
1. Aktifkan program QM
2. Klik menu Module -> Trasportation
3. Maka akan muncul File -> New
4. Maka akan muncul kotak Create data set for Trasportation

37

5. Lakukan pengisian terhadap kotak Create data set for Trasportation


sebagai berikut:
Isi kolom Title : PT Maju Terus
Isi Number of Sources : dengan angka 4 ( A, B, C, dan D)
Isi Number of Destinations : dengan angka 4 (Bekasi, Bogor,
Bandung dan Karawang da)
Isi Objective : Minimaze (sesuai dengan soal yang ingin
mendapatkan biaya minimal)
Lalu klik OK

6. Maka akan muncul

38

7. Lakukan input data sesuai informasi soal

8. Lalu klik Starting Method, untuk memilih metode yang akan digunakan
misalnya ingin mengunakan metode Minimum Cost Method.

9. Lalu klik Solve, maka akan muncul hasil pertama kali untuk solusi
optimal seperti berikut:

39

10. Untuk melihat hasil solusi optimal beserta rincian biayanya, maka
klik Window -> Shipping list

11.

Maka akan muncul

40

12. Jika ingin melihat hasil perhitungan lainya dengan metode yang
berbeda maka klik Starting Method, untuk memilih metode yang akan
digunakan
13.

Interpertasi
Dari
Tujuan
(Pabrik)
A
Bandung
A
Karawang
B
Bekasi
C
Bekasi
C
Bogor
D
Bandung
Total

Unit
1.000
2.000
2.000
1.000
1.500
1.500

Biaya
(dalam Rupiah)
8.000
6.000
2.500
1.500
1.000
5.000

Total Biaya
(dalam Rupiah)
8.000.000
12.000.000
5.000.000
1.500.000
1.500.000
7.500.000
35.500.000

C. LATIHAN SOAL TRANSPORTASI


1. Cari pengertian, kekuarangan dan kelebihannya dari metode NWC, LC
dan VAM
2. Dengan menggunakan soal diatas, hitung dengan menggunakan
metode NWC dan VAM.

41

BAB VII. FORECASTING (PERAMALAN)

A. KONSEP FORECASTING (PERAMALAN)


Peramalan merupakan suatu dugaan terhadap permintaan yang akan
datang berdasarkan pada beberapa variabel peramal, sering berdasarkan
data deret waktu historis. Peramalan dapat menggunakan teknik-teknik
peramalan yang bersifat formal maupun informal. Aktivitas peramalan ini
biasa

dilakukan

oleh

departemen

pemasaran

dan

hasil-hasil

dari

peramalan ini sering disebut sebagai ramalan permintaan. Bagian


permintaan biasanya melakukan perencanaan berdasarkan hasil-hasil
ramalan permintaan, sehingga informasi yang dikirim dari bagian
permintaan ke bagian Production Planning and Inventory Control (PPIC)
semestinya

memisahkan

antara

permintaan

yang

dikembangkan

berdasarkan rencana permintaan yang umumnya masih bersifat tidak


pasti dan pesanan-pesanan yang bersifat pasti.
Sistem peramalan memiliki sembilan langkah yang harus diperhatikan
untuk menjamin efektifitas dan efisiensi. Langkah-langkah tersebut
42

termasuk dalam manajemen permintaan yang disebut juga sebagai


konsep dasar sistem peramalan, yaitu (Gaspersz 2004):
a. Menentukan tujuan dari peramalan.
b. Memilih item independent demand yang akan diramalkan.
c. Menentukan horison waktu dari peramalan (jangka pendek, menengah
d.
e.
f.
g.
h.
i.

& panjang).
Memilih model-model peramalan.
Memperoleh data yang dibutuhkan untuk melakukan peramalan.
Validasi model peramalan.
Membuat peramalan.
Implementasi hasil-hasil peramalan.
Memantau keandalan hasil peramalan.
Untuk menyelesaikan masalah Break Even Point, terdapat beberapa

metode yang dapat digunakan, beberapa yang akan dibahas dalam materi
ini, antara lain:
1. Time series
Jenis pertama dari model ketika data masa lalu (penjualan) yang
digunakan untuk memprediksi masa depan (demand). Ini disebut analisis
time series, yang meliputi metode naif, moving averages, rata-rata
bergerak tertimbang, pemulusan eksponensial, pemulusan eksponensial
dengan trend, analisis trend, regresi linear, dekomposisi perkalian, dan
dekomposisi aditif.
2. Least Square
Model kedua adalah untuk situasi di mana satu variabel (demand)
adalah fungsi dari satu atau lebih variabel lain. Ini disebut regresi
berganda. Ada tumpang tindih antara dua model di sederhana (satu
variabel independen) regresi linear dapat dilakukan dengan salah satu
dari dua sub model.
3. Regresian Projector
paket ini berisi model ketiga yang memungkinkan perkiraan penciptaan
diberikan model regresi tertentu
4. Error Analysis
Model keempat yang memungkinkan perhitungan kesalahan diberikan
tuntutan dan prakiraan.
B. CONTOH SOAL FORECASTING
Contoh soal di bawah ini akan diselesaikan dengan metode Time Series
Analysis.
Dealer sepeda motor PT. Wisnu Kencana Motor di Jogjakarta ingin
menyusun ramalan permintaan sepeda motor Yamaha Vixion yang akurat
43

untuk Januari 2011. Oleh karena pabrik terletak di Samarinda maka cukup
sulit bagi mereka untu mengembalikan atau melakukan pemesanan
tambahan motor sehingga dierlukan prediksi yang cukup akurat.
Data penjualan antara bulan Januari sampai Desember terdapat dalam
tabel berikut:
Penjualan motor Yamaha Vixion tahun 2010
Bulan
Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni

Penjualan Motor
9
7
10
8
7
12

Bulan
Juli
Agutus
September
Oktober
November
Desember

Penjualan Motor
10
11
12
10
14
16

Hitung peramalan penjualan motor Yamaha Vixion pada periode bulan


berikutnya?
Jawaban:
1. Aktifkan program QM

2. Klik menu module

Forecasting

44

3. Maka akan muncul file

New

Time Series Analysis

4. Maka akan muncul kotak Create data set for Forecasting/Time Series
Analysis

45

5. Lakukan pengisian terhadap kotak Create data set for Forecasting


sebagai berikut:
Isi kolom Title : PT. Wisnu Kencana Motor
Isi Number of Past Periods : dengan angka 12
Arahkan pada Row name, pilih Other, kemudian isi dengan : Bulan
Lalu klik OK

6. Maka akan muncul


46

7. Lakukan input data sesuai informasi soal, lalu klik Solve

47

8. Maka akan muncul hasil perhitungan berikut:

9. Jika ingin melihat hasil peramalan, maka klik Window

Forecasting

Results

48

10.

Maka akan muncul

49

11.

Jika ingin melihat analisis eror maka klik Window

Details and

Error Analysis

12.

Maka akan muncul

13.

Jika ingin melihat kontrol peramalan, maka klik Window

Control

(Tracking Signal)

50

14.

Maka akan muncul

15.

Jika ingin melihat grafik peramalan, maka klik Window

Graph

51

16.

Maka akan muncul

17.

Interpretasi
Peramalan penjualan motor Yamaha Vixion bagi dealer PT. Wisnu Kencana Motor

di

Jogjakarta untuk

bulan

Januari

tahun

2011

berukutnya

adalah

sebanyak 16 unit.
C. LATIHAN SOAL FORECASTING (PERAMALAN)

52

Berikut ini adalah contoh soal forecasting yang menggunakan metode


time series analysis dalam penyelesaiannya
Diketahui penjualan telepon seluler pada Toko Surya Phone selama 6
bulan Januari-Juni.
Bulan
Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni

Penjualan
100
110
120
105
110
120

Berapakah nilai penjualan 6 bulan ke


depan yakni bulan Juli-Desember pada
tahun yang sama?

BAB VIII. MARKOV ANALYSIS

A. KONSEP MARKOV ANALYSIS


Analisis Markov adalah suatu teknik matematik untuk peramalan
perubahan pada variabelvariabel tertentu berdasarkan pengetahuan dari
perubahan sebelumnya. Pada analisis ini terlihat suatu sistem setelah
percobaan berulang, dimana hasil dari sistem pada periode yang akan
datang tidak dapat ditentukan sebelumnya dengan pasti. Suatu set
53

kemungkinan

perubahan

keadaan

(transisi)

diperhitungkan

untuk

menjelaskan bagaimana sistem tersebut melakukan transisi (perubahan)


dari satu periode ke periode lainnya. Analisis Markov digunakan untuk
menganalisis masalah pada bidang pemasaran (misalnya perubahan
merek), persediaan, pemeliharaan dan penggantian mesin, analisis bursa
efek dan administrasi rumah sakit.
B. CONTOH SOAL MARKOV ANALYSIS
Pada kota Balikpapan terdapat dua pasar Swalayan Wisnu dan
Swalayan Sendy. Diasumsikan setiap pembeli di kota tersebut melakukan
kunjungan belanja satu kali per minggu. Dalam suatu minggu seorang
pembeli hanya berbelanja di Swalayan Wisnu atau di Swalayan Sendy
saja, dan tidak di keduanya. Kunjungan belanja disebut percobaan (trial)
dari proses dan toko yang dipilih disebut keadaan dari proses. Suatu
sampel 100 pembeli diambil dalam periode 10 minggu, kemudian data
dikompilasikan. Dalam menganalisis data, terlihat bahwa dari seluruh
pembeli yang berbelanja di Swalayan Wisnu dalam suatu minggu, 90
persen tetap berbelanja di Swalayan Wisnu pada minggu berikutnya,
sedangkan sisanya berpindah belanja pada Swalayan Sendy. 80 persen
dari yang berbelanja di Swalayan Sendy dalam suatu minggu tetap
berbelanja di Swalayan Sendy sedangkan 20 persen berpindah belanja
pada Swalayan Wisnu. Informasi tersebut disusun pada tabel berikut:
Pilihan

Pelanggan Pilihan

Pada Suatu Minggu


Swalayan Wisnu
Swalayan Sendy

Pelanggan

Berikutnya
Swalayan Wisnu
90
20

Pada

Minggu

Swalayan Sendy
10
80

Pada kedua baris berjumlah 100, tetapi jumlah kolom tidak. Informasi ini
digunakan untuk membuat matriks kemungkinan perpindahan keadaan /
transisi. Berapa kemungkinan dari setiap baris?
Jawaban
1. Aktifkan program QM

54

2. Klik menu module

3. Maka akan muncul file

Markov Analysis

New

55

4. Maka akan muncul kotak Create data set for Markov Analysis

5. Lakukan pengisian terhadap kotak Create data set for Markov Analysis
sebagai berikut:
Isi kolom Title : Swalayan di Balikpapan
Isi Number of States : dengan angka 2 ( Swalayan Wisnu dan
Swalayan Sendy)
Lalu klik OK
56

6. Maka akan muncul

57

7. Lakukan input data sesuai informasi soal, lalu klik Solve

8. Maka akan muncul hasil perhitungan berikut:

58

9. Jika ingin melihat hasil analisis markov, maka klik Window

Markov

Analysis Result

10.

Maka akan muncul

11.

Jika ingin melihat analisis keadaan maka klik Window

Analysis

State
59

12.

Maka akan muncul

13.

Interpretasi

Keadaan 1 : Pembeli berbelanja di Swalayan Wisnu


Keadaan 2 : Pembeli berbelanja di Swalayan Sendy
Sehingga, pemilik usaha angkota dapat menyimpulkan bahwa jika
pada awalnya angkota berstatus jalan, maka setelah beberapa
periode di masa depan probabilitas akan jalan adalah 0,6667 dan
probabilitas mogok adalah 0,3333. Dengan demikian matriks

60

kemungkinan transisi yang terlihat di analysis states bahwa


kemungkinan dari setiap baris berjumlah satu.
C. LATIHAN SOAL MARKOV ANALYSIS
Di Negara Indonesia terdapat dua partai politik yakni L dan C. Pemilihan
umum berlangsung setiap tiga tahun. Partai yang memenangkan pemilu
membentuk pemerintahan. Catatan dari pemilu selama 35 tahun terakhir
tertera pada tabel berikut:
Tahun ke
Pemena

0
C

3
C

6
L

9
C

12
L

15
L

18
C

21
L

24
L

27
C

30
L

ng
Pemilu
Ditentukan keadaan 1 adalah L pemenang pemilu sedangkan keadaan 2
adalah C adalah pemenang pemilu. Hasil 12 pemilu tersebut ditabulasikan
kemungkinan transisinya seperti tabel berikut:
Pilihan
Periode
L
C

Pada

Suatu Pilihan Pada Periode Berikutnya


Keadaan 1
Keadaan 2
1
3

4
4

Total Baris
5
7

Maka berapakah kemungkinan dari setiap baris?

61

33
L

BAB XI. BEP


(COST VOLUME ANALYSIS)

A. KONSEP BEP (COST VOLUME ANALYSIS)


Break Even point atau BEP adalah suatu analisis untuk menentukan
dan mencari jumlah barang atau jasa yang harus dijual kepada
konsumen pada harga tertentu untuk menutupi biaya-biaya yang
timbul serta mendapatkan keuntungan / profit.
BEP amatlah penting kalau kita membuat usaha agar tidak
mengalami kerugian,

baik itu usaha jasa atau manufaktur. Manfaat

BEP antara lain adalah :


1. Alat perencanaan untuk hasilkan laba
2. Memberikan informasi mengenai berbagai
volume penjualan, serta
kemungkinan

memperoleh

tingkat

hubungannya dengan
laba

menurut

tingkat

penjualan yang bersangkutan.


3. Mengevaluasi laba dari perusahaan secara keseluruhan
62

4. Mengganti system laporan yang tebal dengan grafik


yang mudah dibaca dan dimengerti.
Setelah kita mengetahui betapa bermanfaatnya BEP dalam usaha
yang kita rintis, kompenen yang berperan disini yaitu biaya, dimana
biaya yang dimaksud adalah biaya variabel dan biaya tetap, dimana
pada prakteknya untuk memisahkannya atau menentukan suatu biaya
itu biaya variabel atau tetap bukanlah pekerjaan yang mudah. Biaya
tetap adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh kita untuk produksi
ataupun

tidak,

sedangkan

biaya

variabel

adalah

biaya

yang

dikeluarkan untuk menghasilkan satu unit produksi jadi kalau tidak


produksi maka tidak ada biaya ini.
Salah satu kelemahan dari BEP yang lain adalah Bahwa hanya ada
satu macam barang yang diproduksi atau dijual. Jika lebih dari satu
macam maka kombinasi atau komposisi penjualannya (sales mix) akan
tetap konstan. Jika dilihat di jaman sekarang ini bahwa perusahaan
untuk meningkatkan daya saingnya mereka menciptakan banyak
produk jadi sangat sulit dan ada satu asumsi lagi.
Dalam menyusun perhitungan BEP, kita perlu menentukan dulu 3
elemen dari rumus BEP yaitu :
1. Fixed Cost (Biaya tetap) yaitu biaya yang dikeluarkan
untuk menyewa tempat usaha, perabotan, komputer dll.
Biaya ini adalah biaya yang tetap kita harus keluarkan
walaupun kita hanya menjual 1 unit atau 2 unit, 5 unit,
100 unit atau tidak menjual sama sekali.
2. Variable cost (biaya variable) yaitu biaya yang timbul
dari setiap unit penjualan contohnya setiap 1 unit
terjual, kita perlu membayar komisi salesman, biaya
antar, biaya kantong plastik, biaya nota penjualan.
3. Harga penjualan yaitu harga jual yang kita tentukan
untuk dijual kepada pembeli.
B. CONTOH SOAL BEP (COST VOLUME ANALYSIS)
Toko Elektronik Dinstore akan menjual suatu produk terbaru.
Harga jual dari produk tersebut adalah Rp 10.000 / unit. Biaya

63

variable sebesar Rp 5.000/unit, dan Biaya tetap sebesar Rp


200.000,- . Hitunglah BEP dalam unit dan dollar!
Jawaban :
1. Aktifkan program QM

2. Klik menu Module -> Breakeven/Cost-Volume Analysis

3. Klik File -> New -> 2. Breakeven Analysis (Cost vs Revenue)

64

4. Maka akan muncul box seperti dibawah ini. Klik OK.

5. Maka akan muncul

65

6. Lakukan input data sesuai informasi soal, lalu klik Solve

7. Maka akan muncul hasil perhitungan berikut:

66

8. Jika ingin melihat grafik, maka klik Window -> Graph of


Breakeven Analysis

9. Maka akan muncul

67

10.
Interpretasi
Jadi, Toko Elektronik Dinstore perlu menjual 40 unit produk atau
memperoleh penjualan sebesar Rp 400.000,-

agar terjadi Break

Even Point atau titik impas dimana toko tidak memperoleh


keuntungan ataupun kerugian. Pada pejualan unit ke 41, maka toko
itu mulai memperoleh keuntungan
C. LATIHAN SOAL BEP (COST VOLUME ANALYSIS)
Sebuah pabrik mainan anak-anak akan menjual sebuah mainan
terbaru dengan harga jual Rp 35.000/unit. Biaya variable dari produk
tersebut adalah sebesar Rp 15.000/unit, sedangkan biaya tetap
sebesar Rp 300.000,-. Hitunglah :
a. Berapa unit produk yang harus dijual oleh pabrik
tersebut agar mencapai Break Even Point?
b. Berapa nominal penjual yang harus didapat oleh pabrik
tersebut agar mencapai Break Even Point?
c. Berikan bentuk Grafiknya!

MATERI X. GAME THEORY

68

A. KONSEP GAME THEORY


Teori permainan (game theory) dikembangkan untuk tujuan menganalisis
situasi persaingan yang melibatkan berbagai kepentingan. Teori ini
berangkat dari satu keadaan di mana terdapat dua orang atau lebih
dengan tujuan atau kepentingan yang saling berbeda terlibat dalam suatu
permainan,
sepenuhnya

tindakan

masing-masing

menentukan

turut

pemain

mempengaruhi

walaupun
hasil

akhir

tidak
dari

permainan. Teori ini menyediakan cara penyelesaian untuk permainan


semacam

itu, dengan menganggap bahwa

senantiasa

berusaha

minimum

atau

memaksimumkan

meminimumkan

masing-masing pemain

keberuntungannya

ketidakberuntungan

nya

yang
yang

maksimum. Kriteria semacam ini dikenal sebagai kriteria maksimin atau


minimaks,

merupakan

dikembangkan

oleh

dasar

John

von

bagi

teori

Neumann

strategi
dan

permainan

Oskar

yang

Morganstern,

penerapannya di berbagai bidang kehidupan kemudian dikembangkan


oleh para ahli statistik.
Teori perrmainan :pendekatan matematis untuk merumuskan situasi
persaingan dan konflik antara berbagai kepentingan.
69

Unsur-unsur dasar teori permainan.


Ada beberapa unsur atau konsep dasar yang sangat penting dalam
penyelesaian setiap kasus dengan teori permainan. Ada dua tipe
permainan ini, yaitu:
1. Permainan Strategi Murni
Dalam permainan strategi murni, strategi optimal yang dipergunakan
adalah

strastegi

tunggal.

Pemain

baris

(maximazing

player)

mengindentifikasikan strategi optimalnya melalui aplikasi kriteria maximin


(maximin). Pemain kolom (minimizing player) menggunakan kriteria
minimaks (minimax). Nilai yang dicapai harus merupakan maximum dari
minimax dan minimum dari maximin kolom sekaligus (lihat tabel (B)).
Pada kasus tersebut dicapai titik equilibrium, dan titik inisering disebut
sebagai titik pelana (saddle point).
Bila nilai maximin tidak sama dengan nilai minimax, titik pelana tidak
dicapai

sehingga

permainan

tidak

dapat

dipecahkan

dengan

menggunakan strategi murni.


2. Permainan Strategi campuran
Pemecahan masalah permainan strategi campuran dapat dilakukan
dengan metode grafik dan metode analitis. Dalam permainan strategi
campuran, dimana pemain memakai capuran dari berberapa strategi yang
berbeda-beda.
B. CONTOH SOAL GAME THEORY
Contoh garfik soal teori permainan strategi murni adalah sebagai berikut:
Player Y
Player X
X1
X2

Y1

Y2

3
1

5
-2

Jawaban:
1. Aktifkan program QM

70

2. Klik menu module

3. Maka akan muncul file

Game Theory

New

71

4. Maka akan muncul kotak Create data set for Game Theory

5. Lakukan pengisian terhadap kotak Create data set for Game Theory
sebagai berikut:
Isi kolom Title : Game Theory PURE EXAMPLE
Isi Number of Row Strategies : dengan angka 2
Isi Number of Column Strategies : dengan angka 2
Lalu klik OK
72

6. Maka akan muncul

7. Lakukan input data sesuai informasi soal, lalu klik Solve

73

8. Maka akan muncul hasil perhitungan berikut:

74

9. Jika ingin melihat hasil teori permainan, maka klik Window

Game

Theory Results

10.

Maka akan muncul

11.

Jika ingin melihat perkiraan nilai deret maka klik Window

Rows

Expected Values
75

12.

Maka akan muncul

13.

Jika ingin melihat perkiraan nilai kolom , maka klik Window

Columns Expected Values

76

14.

Maka akan muncul

15.

Jika ingin melihat nilai maksimal/minimal, maka klik Window

Maximin/Minimax

77

16.

Maka akan muncul

17.

Jika ingin melihat hasil dalam bentuk normal, maka klik Window

Result in list form

78

18.

Maka akan muncul

19.

Jika ingin melihat garfik permainan, maka klik Window

Game

Graph

79

20.

Maka akan muncul

21.

Interpretasi

Pemain Y dapat memenangkan hadiah dari "-1" atau "-3" melalui


strategi

Y1

Pemain Y dapat memenangkan hadiah dari "+2" atau "-5" melalui strategi
Y2. Garis putus-putus merah secara horizontal yang berlabel 3
menunjukkan
Sedangkan

nilai

garis

yang

diharpakan

putus-putus

merah

dari

permainan

secara

vertical

adalah

3.

berlabel

1
80

menunjukkan bahwa Pemain Y akan memainkan strategi Y1 100% (1)


waktu.
C. LATIHAN SOAL GAME THEORY
Ada dua perusahaan yang kegiatannya memproduksi dan menjual
produk

sedang

perusahaannya.

bersaing

dalam

Perusahaan

menerapkan

Wisnu

dan

strategi

Sendy,

periklanan

masing-masing

mempunyai tiga alternative strategi. Jumlah konsumen yang dapat ditarik


dalam berbagai alternative dapat dilihat dari table berikut:
Strategi Sendy1
Sendy2
Sendy3
Wisnu1
3000
1900
2500
Wisnu2
2000
1500
1700
Wisnu3
2100
2200
1800
Dengan menggunakan teori permainan, apakah kedua perusahaan
menggunakan strategi murni atau campuran. Sebutkan strategi yang
digunakan kedua perusahaan dan berapa nilai permainannya ?

MATERI XI. DECISION ANALYSIS

81

A. KONSEP DECISION ANALYSIS


Pengambilan keputusan merupakan suatu proses manajemen, yang
dimulai

dengan

perencanaan/persiapan

dan

berakhir

dengan

pengendalian. Untuk mendapatkan hasil yang baik, suatu keputusan


harus mengikuti suatu tahapan yang sistematis dan terkendali. Definisi
lain dari pembuatan keputusan adalah memiliki arah tindakan tertentu
diantara berbagai alternative. Pembuatan keputusan penting sekali dalam
manajemen. Manajer yang efektif membuat ratusan keputusan setiap
hari. Banyak manajer bahkan membuat keputusan tanpa benar-benar
memikirkannya. Terdapat 2 metoda pengambilan keputusan, yaitu table
keputusan (decision table) dan pohon keputusan (decision tree). Terdapat
5

jenis/tipe

pengambilan

keputusan

(pada

table

keputusan)

yaitu

maximax, maximin, minimax regret, hurwich dan equal likelihood.


B. CONTOH SOAL DECISION ANALYSIS
Microcomp merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam
bidang personal computer (PC). Perusahaan ini merencanakan untuk
melakukan

ekspansi

ke

beberapa

negara

yang

dianggap

akan

memberikan keuntungan yang optimal. Setelah melakukan penelitian


yang mendalam, maka terdapat 5 negara yang akan dipilih salah satunya.
Adapun keuntungan (dalam jutaan dollar AS) yang didapatkan dari
masing-masing negara tersebut adalah sebagai berikut:
Negara
Korea Selatan

Kondisi Ekonomi
Buruk
Stabil
15.2
19.1

Naik
21.7
82

China
Taiwan
Philipina
Mexico

17.6
14.9
13.8
12.5

18.5
17.1
16.8
21.2

19.0
19.2
22.5
25.0

Tentukan negara mana yang sebaiknya dipilih perusahaan sehingga


keuntungannya dapat optimal dengan menggunakan metoda Decision
Table dengan metoda maximax dan maximin.
Jawaban :
1. Aktifkan program QM

2. Klik Module -> Decision Analysis

83

3. Klik New -> Decision Tables

4. Maka akan muncul

84

5. Lakukan pengisian terhadap kotak Create data set for Decision


analysis/Decision Tables sebagai berikut:

Isi Number of Decisions menjadi angka 5

Isi Number of Nature States menjadi angka 3

Lalu Klik OK

6. Maka akan muncul

85

7. Ubah tulisan yang ada pada table sesuai dengan data yang terdapat
pada soal, setelah terisi semua klik Solve

8. Maka akan muncul hasi perhitungan seperti dibawah ini

86

9. Jika ingin menampilkan jawaban dalam bentuk lain, klik Window dan
pilih jenis jawaban yang ingin ditampilkan

10.

Jawaban dalam bentuk Hurwicz Table

87

11.

Jawaban dalam bentuk Regret or Opportunity Lost

12. Interpretasi
Metoda maximax

Negara

yang

dipilih

adalah Mexico karena

memberikan keuntungan terbesar bila dibandingkan negara lainnya


yaitu 25.0

88

Metoda

maximin

Negara

yang

dipilih

adalah China karena

memberikan keuntungan terbesar bila dibandingkan negara lainnya


yaitu 17.6
C. LATIHAN SOAL DECISION ANALYSIS
Terdapat situasi keputusan seperti berikut :

Buatlah Decision Table berdasarkan situasi keputusan diatas dengan


metoda maximax dan minimax!

MATERI XII. NETWORK

89

A. KONSEP NETWORK
Ada tiga macam Network Model (model jaringan) yaitu
1. Minimal Spanning Tree
yaitu menentukan jalur yang menghubungkan semua tempat (point)
dalam sebuah jaringan sehingga total jaraknya minimal. Misalnya
digunakan

untuk

menentukan

cara

terbaik

(efisien)

untuk

menghubungkan rumah-rumah dengan jaringan listrik atau pipa air.


2. Maximal Flow
yaitu menentukan jumlah aliran maksimal yang dapat dilayani sebuah
jaringan.

Misalnya

digunakan

untuk

menghitung

jumlah

maksimal

kendaraan yang dapat melalui sebuah jaringan jalan raya.


3. Shortest Route
yaitu menentukan jalur/rute terpendek dalam sebuah jaringan. Misalnya
untuk menentukan jalur terpendek dari sebuah kota menuju kota lain
melalui jaringan jalan raya.
B. CONTOH SOAL NETWORK
Contoh soal berikut ini menggunakan model jaringan minimal spanning
tree adalah sebagai berikut:
Sebuah kampung kecil terdiri dari 8 rumah.Ke-8 rumah tersebut akan
dihubungkan dengan jaringan listrik. Denah posisi rumah-rumah di
kampung kecil beserta jarak antar rumah, ditunjukkan dalam gambar
berikut:

90

Keterangan; angka dalam lingkaran menun jukan rumah-rumah kampong


kecil
angka di garis menunjukan antar jarak rumah dalam meter
Pertanyaan:
Bagaimana seharusnya jaringan listrik dihubungkan ke setiap rumah di
kampung kecil, sehingga menghemat jumlah kabel yang digunakan?
Langkah-Langkah Penyelesaian Soal 1
1. Jalankan program QM for Windows, pilih Module Networks
2. Pilih menu File New 1. Minimum Spanning Tree, sehingga muncul
tampilan seperti gambar berikut

91

3. Buat judul penyelesaian soal ini dengan mengisi bagian Title:


CONTOH SOAL NETWORK: Minimum Spanning Tree
4.
Jika Title tidak diisi, program QM
for Windows akan membuat judul sendiri sesuai default (patokan)-nya.
Default Title ini dapat dirubah dengan meng-klik

Judul

dapat diubah/edit dengan meng-klik ikon


5. Isikan (set) jumlah jalur dengan13, dengan cara meng-klik tanda
pada kotak
Number of Branches

6. Pilih

pada bagian Row names, kemudian isi dengan nama

Jalur

7. Sekarang tampilan akan seperti pada Gambar , lanjutkan dengan


meng-klik tombol

hingga akan muncul tampilan seperti

pada Gambar

Gambar Tampilan untuk mengisikan angka-angka sesuai dengan contoh


soal
92

8. Isikan angka-angka yang sesuai pada kotak-kotak yang bersesuaian


antara Jalur(Branch name), Start node,End node dan Cost, yaitu

9. Selesaikan Contoh Soal ini dengan meng-klik tombol


pada toolbar atau dari menu File Solve atau dengan menekan tombol
F9 pada keyboard.
10. Jika ternyata ada data soal yang perlu diperbaiki, klik tombol
pada toolbar atau dari menu File Edit
11. Jangan lupa simpan (save) file kerja ini dengan menu File Save
(atau menekan tombol Ctrl+S. Pilihan untuk menyimpan file dengan
format Excel (.xls) dan html (.html) juga disediakan.
Hasil Perhitungan 1
Ada 2 output (tampilan) yang dihasilkan dari penyelesaian soal, dapat
dipilih untuk ditampilkan dari menu Windows yaitu Networks Results dan
Solution steps. Output-output ini dapat ditampilkan secara bersamaan
93

dengan memilih menu Window Tile,atau secara bertumpuk dengan


menu Window Cascade.

Gambar berikut Output dari penyelesaian


Contoh Soal Network: Minimum Spanning Tree
1. Network Result

2. Solution steps

Tampilan Networks Results dan Solution steps, menunjukkan hasil


perhitungan, yaitu jalur terpendek dari jaringan kabel listrik untuk
kampung kecil. Perhatikan bahwa ada keterangan Note: multiplr optimal
solution exist, ini berarti ada jalur lain yang bisa digunakan, dengan total
panjang kabel tetap minimum yaitu 160 meter. Jika digambarkan jalur lain

94

yang dipilih untuk menghubungkan antar rumah di kampung kecil adalah


Gambar Jalur terpilih di kampung kecil.

C. Soal Latihan Network


Contoh soal berikut ini menggunakan model jaringan minimal shortest
route adalah sebagai berikut:
Setiap hari seorang penjual roti harus membawa roti dari Pabrik menuju
sebuah Kota Tujuan. Dari Pabrik, ada beberapa rute yang bisa dilalui untuk
menuju Kota Tujuan. Rute-rute itu digambarkan sebagai berikut:

95

BAB XIII.
PROJECT MANAGEMENT

96

A. KONSEP PROJECT MANAGEMENT


Proses manajemen yaitu suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan
secara berurutan atau kronologis. Rangkaian kegiatan dimaksud secara
umum yaitu mulai dari penetapan tujuan (goal setting), perencanaan
(planning) pengorganisasian (organizing) pelaksanaan (actuating) dan
pengawasan/pengendalian

(controlling).

Sedangkan

yang

dimaksud

dengan proyek adalah suatu usaha yang mempunyai awal dan akhir dan
dijalankan untuk memenuhi tujuan yang sudah ditetapkan dalam biaya,
jadwal dan sasaran kualitas. Dari definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa
manajemen proyek dapat diartikan sebagai suatu proses kegiatan untuk
melakukan perencanaan, pengorganiasian, pengarahan dan pengendalian
atas sumber daya organisasi yang dimiliki perusahaan untuk mencapai
tujuan tertentu dalam waktu dan sumber daya tertentu pula.
B. CONTOH SOAL PROJECT MANAGEMENT
Sebuah proyek perusahaan Cahaya Muslim mempunyai kegiatan yang
akan dilaksanakan:
NO
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

KEGIATAN

KEGIATAN

WAKTU (HARI)

A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
K

SEBELUMNYA
A
B
B
C
C
D
E,F
F,G
H,I
J

0
20
30
60
40
40
20
50
60
20
0

Diminta:
97

A. Gambarlah kegiatan penyelesaian proyek melalui jalur kritis!


B. Berapakah waktu penyelesaian normal dari proyek perusahaan cahaya
muslim?
Jawaban:
1. Aktifkan program QM
2. Klik menu Module -> Project Management
3. Maka akan muncul File -> New -> Single Time Estimate
4. Maka akan muncul kotak Create data set for Project Management
(PERT/CPM) Single Time Estimate

5. Lakukan pengisian terhadap kotak Create data set for Project


Management (PERT/CPM)

Single Time Estimate sebagai berikut:

Isi kolom Title : Perusahaan Cahaya Muslim

Isi Number of Activities : dengan angka 11

Lalu klik OK

98

6. Maka akan muncul

7. Lakukan input data sesuai informasi soal

99

8. Lalu klik Solve makan akan muncul

9. Untuk melihat gambar penyelesaian normal kegiatan dari perusahaan


cahaya muslim, maka klik Windows -> Chart -> Precedence Graph. Maka
akan muncul

100

10. Interprestasi

1.
2.
3.
4.

JADWAL KEGIATAN
A-B-C-E-H-J-K
A-B-C-F-H-J-K
A-B-C-F-I-J-K
A-B-D-G-I-J-K

HARI
0+20+30+40+50+20+0=
0+20+30+40+50+20+0=
0+20+30+40+60+20+0=
0+20+60+20+60+20+0=

160
160
170
180

Jalur kritis dari proyek perusahaan cahaya muslim dilalui dengan kegiatan
A-B-D-G-I-J-K dengan waktu penyelesaian proyek adalah 180 hari.
C. LATIHAN SOAL PROJECT MANAGEMENT
AKTIVITAS

A
B
C
D
E

AKTIVITAS

WAKTU

WAKTU

WAKTU

YANG

OPTIMIS

REALISTIS

PESIMIS

MENDAHULUI
A
A
A
A

3
2
2
4
7

6
4
6
7
8

9
6
10
11
15
101

F
G
H
I
J
K

B
B
C
D
F,G,H
E,I,J

2
10
7
4
7
1

7
15
8
7
8
3

12
20
10
9
8
9

Diminta: Buatlah jalur kritis dan berapa waktu penyelesaian proyek!

MODUL XIII. QUALITY


CONTROL

A. KONSEP QUALITY CONTROL

102

Suatu pendekatan manajemen yang merupakan sistem berstruktur


untuk menciptakan partisipasi total/menyeluruh pada jajaran organisasi
[organizationwide]

dalam

merencanakan

dan

menerapkan

proses

peningkatan yang berkesinambungan untuk memenuhi harapan/kepuasan


pelanggan.
Tujuan: mendukung secara stastik agar memonitor keandalan dalam
memenuhi standar kualitas terjaga. Manajemen kualitas yang efektif
mengehendaki agar supplier dapat menunjukkan bukti bahwa keseluruhan
komponen yang mereka pasokkan memenuhi standar kualitas tertentu.
Oleh

karena

itu

perusahaan

harus

memerhatikan

teknik-teknik

pengawasan kualitas untuk menentukan apakah akan menerima atau


menolak suatu komponen, manajemen kualitas yang efektif menghendaki
pula agar tidak meneruskan kepada para konsumen, untuk itu diperlukan
pengawasan kualitas agar dapat mengurangi jumlah produk cacat yang
ditimbulkan oleh system operasi perusahaan.

B. CONTOH SOAL QUALITY CONTROL


Contoh soal:
Kas Bank Kaltim di Samarinda sedang memonitoring kualitas pelayanan
kasir Ummu yang buka 12 jam seharinya. Bank memiliki bagian sendiri
untuk menampung keluhan para nasabah. Laporan menunjukkan bahwa
selama 2 minggu terakhir jumlah para nasabah adalah sebagai berikut:
Tanggal
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Hari
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat

Jumlah Keluhan
5
0
3
0
8
6
1
10
3
0

103

Jika Bank menggunakan control chart (P-chart) dengan batas 2c,


bagaimana kesimpulan anda terhadap kualitas pelayanan si Ummu
tersebut?
Langkah-langkah:
1. Klik Modul, kemudian pilih Quality Control
2. Klik File, New, P-charts

3. Pada Title ketik: KAS BANK KALTIM Kualitas


4. Pada Number Of Samples ketik: 10
5. Klik: OK, akan terlihat sebagai berikut ini,

104

6. Pada Method pilih 2sigma, pada Sample Size isikan 10


7. Isikan Data menurut soal,

8. Hasilnya klik: SOLVE, layar menuju Windows, pilih Tile


a. Quality Control Result

105

b. Control Chart

Kesimpulan:
Terhadap kualitas pelayanan si Ummu tersebut hari 2, 4, 5, 8, dan 10 di
luar batas control. Itu artinya pelayanan si kasir buruk.
9. Jika ada data yang perlu diperbaiki, klik pada toolbar Edit.
10. Menyimpan file ke USB, klik File, Save As, pada Save in klik anak
panah bawah, pada contoh klik Z ONE (G), pada File Name ketik: Kas
Bank Kaltim Kualitas.
11. Klik SAVE.
106

Jika bank menggunakan control chart (P-chart) dengan batas


3sigma, kesimpulan apa di dapat tentang pelayanan kasir tadi?
12.
13.
14.
15.
16.

Klik pada File, New, P-chart


Pada Title Ketik: Kas Bank Kaltim Kualitas
Pada Number of Samples ketik: 10
Pada Method pilih 3sigma,
Ketiklah data soal tadi,

17. Klik: SOLVE, layar menuju Windows, pilih Tile


1. Quality Control result

107

2. Control Chart

Kesimpulan:
Terhadap kualitas pelayanan si Ummu tersebut, hari ke 8 atau Rabu diluar
batas control.
18. Menyimpan file ke USB, Klik File, Save As, pada Save in klik anak
panah bawah, pada contoh klik Z ONE (G), pada File Name ketik: Kas
Bank Kaltim Kualitas2
19. Klik SAVE.
20. Keluar program POM, klik File, Exit.
108

C. LATIHAN SOAL QUALITY CONTROL


KAS BANK MANDIRI di Jakarta sedang monitoring kualitas pelayanan
kasir Sendy yang buka 12 jam seharinya. Bank memiliki bagian sendiri
untuk menampung keluhan para nasabah. Laporan menujukkan bahwa
selama 2 minggu terakhir jumlah para nasabah adalah sebagai berikut:

Tanggal
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Jika

bank

Hari
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat

menggunakan

Jumlah Keluhan
6
1
3
0
7
6
2
9
10
0

kontrol chart

(P-chart )

dengan

batas 2c bagaimana kesimpulan anda terhadap kualitas pelayanan si


Sendy tersebut?

109

MODUL XIV. SIMULASI

A. KONSEP SIMULASI
Simulasi adalah peniruan operasi, menurut waktu, sebuah proses atau
sistem dunia nyata. Simulasi dapat dilakukan secara manual maupun
dengan bantuan komputer. Menyertakan pembentukan data dan sejarah
buatan

dari

sebuah

sistem,

pengamatan

data

dan

sejarah,

dan

kesimpulan yang terkait dengan karakteristik sistem-sistem. Untuk


mempelajari sebuah sistem, biasanya kita harus membuat asumsiasumsitentang operasi sistem tersebut. Asumsi-asumi membentuk sebuah
110

model, yang akan digunakan untuk memahami sifat/perilaku sebuah


sistem. Solusi Analitik: Jika keterkaitan (relationship) model cukup
sederhana, sehingga memungkinkan penggunaan metode matematis
untuk memperoleh informasi eksak dari sistem. Langkah riil simulasi:
Mengembangkan sebuah model simulasi dan mengevaluasi model,
biasanya

dengan

menggunakan

komputer,

untuk

mengestimasi

karakteristik yang diharapkan dari model tersebut.


Jadi kesimpulannya adalah simulasi merupakan suatu peralihan besar
dari topik-topik riset operasi. Simulasi menawarkan alternatif mencari
solusi atas permasalahan yang komplek yang tidak bisa dipecahkan
dengan model analitik. Simulasi mempunyai pengertian sebagai suatu
metodologi untuk melaksanakan percobaan dengan model dari sistem
nyata. Mensimulasi berarti melakukan duplikasi atas features, bentuk dan
karakteristik dari sistem nyata. Ide dasar simulasi adalah menggunakan
beberapa perangkat untuk meniru sistem nyata guna memperlajari dan
memaknai sifat-sifat, tingkah laku (perangai) dan karakter operasi.
Simulasi pada suatu bidang bisnis atau sistem manajemen (business or
management sistem) dengan melakukan pemodelan secara matematik
yang menggambarkan atau menunjukan sistem nyata yang ditiru.
B. CONTOH SOAL SIMULASI
Manajer IBM Indonesia sedang memutuskan berapa jumlah Laptop
yang harus dipesan setiap minggu. Salah satu pertimbangan utama
dalam

keputusan

permintaan

setiap

utama

manajer

minggunya.

tersebut

jumlah

adalah

jumlah

permintaan

Laptop

merupakan variabel acak (yang dianggap sebagai X) yang berkisar


mulai dari 1 sampai 10 setiap minggu. Dari catatan yang tersedia,
manajer telah menetapkan frekuensi permintaan Laptop untuk 50
minggu terakhir dan data itu adalah sebagai berikut:
Permintaan
Minggu
1
2
3
4
5

laptop

Per Frekuensi Permintaan


1
8
3
4
2
111

6
7
8
9
10

5
8
7
1
0

Manajer ingin mengetahui berapa permintaan rata-rata Laptop per


minggu (diketahui : trial 50, dan seed 3)
Jawaban :
1. Aktifkan QM
2. Klik Menu Module - > Simulation
3. Maka akan muncul File - > New
4. Maka akan muncul kotak Create Set For Simulation

5. Lakukan pengisian terhadap kotak Create data set for


Forecasting/Time Series Analysis sebagai berikut :
Isi kolom Title : Perusahaan IBM
Isi Number of Categories : dengan angka 10 (Januari,
Februari, Maret, April, Mei, Juni)
Isi Number of Trials : 50
Lalu klik OK

112

6. Maka akan muncul

7. Lakukan input data sesuai informasi soal

8. Lalu klik Solve, maka akan muncul hasil pertama kali untuk
soal optimal sebagai berikut:
113

9. Untuk melihat hasil grafik, maka klik Window -> Result Graph

10.

Maka akan muncul

114

11.

Interpretasi

Total kolom adalah 281, yang, dibagi dengan 50 berjalan. Perkiraan


permintaan rata- rata laptop = 281/50 = 5,62 per minggu
C. LATIHAN SOAL SIMULASI
Manajer PT. Anom Kencana Motor sedang memutuskan berapa
jumlah Motor yang harus dipesan setiap minggu. Salah satu
pertimbangan utama dalam keputusan utama manajer tersebut
adalah jumlah permintaan setiap minggunya. jumlah permintaan
Motor merupakan variabel acak (yang dianggap sebagai X) yang
berkisar mulai dari 1 sampai 10 setiap minggu. Dari catatan yang
tersedia, manajer telah menetapkan frekuensi permintaan Motor
untuk 50 minggu terakhir dan data itu adalah sebagai berikut:
Permintaan
Minggu
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

laptop

Per Frekuensi Permintaan


3
8
4
7
2
6
8
5
1
0

Manajer ingin mengetahui berapa permintaan rata-rata Laptop per


minggu (diketahui : trial 50, dan seed 3)

115