Anda di halaman 1dari 2

Jika permukaan bumi diasumsikan memiliki satu lapisan dan terjadi gempa bumi

pada kedalaman (z) maka dapat digambarkan rambatan gelombang seismik


terhadap setiap stastiun perekam aktifitas seismik seperti pada gambar dibawah
ini.

Station 1
Surface

Seismic Source

tn atau tj merupakan waktu prediksi (travel time prediction) dari sumber gempa
hingga terekam di stasiun. Sementara TTn merupakan travel time waktu
merambat gelombang dari sumber gempa hingga terekam.

t=

x y z
+
+
+t n
v
v
v

t=

x sx 0 y s y 0 z sz 0
+
+
+t n
v
v
v

Foward modelling dilakukan dengan menimalisasi nilai travel time residual


antara arrival time yang teramati dengan arrival time yang diprediksi atau hasil
pemodelan. Residual anomaly

r j =t jt pred . j
Nilai dari arrival prediksi kemudian digambarkan dengan persamaan berikut

x
TT ( j , y j ,0, X , Y , Z )
t pred . j =T
TT merupakan travek time prediksi dari sumber gempa hingga terekam di
stasiun pengamatan,
Perkiraan arril time prediksi memenuhi persamaan

x
TT j
TT j
TT j
TT ( j , y j ,0, X , Y , Z )+
X+
Y +
Z
X
Y
Z
T + T +
Sehingg dapat diambil persamaan residual

res j= T +

TT j
TT j
TT j
X+
Y +
Z
X
Y
Z

Terlihat bahwa perubahan dari koordinat awal menunjukan hubungan yang liner.
Salah satu cara yang digunakan dengan iterasi yang membuat persamaan diatas
mendekati nilai
2

R= res j

Kondisi untuk memaksa nilai ini diata menjadi minimum adalah

R
R
R
R
=0 ;
=0 ;
=0 ;
=0
T
X
Y
Z
Kemudian kondisi matematis diats dapat di tulis dalam bentuk matriks sebagai
berikut