Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN INDIVIDU

MAHASISWA KKN REGULER UNHAS GELOMBANG 90


TAHUN 2015

NAMA

: NURUL ELFIANI PAWELI

NIM

: H41112304

FAKULTAS

: MIPA

JURUSAN

: BIOLOGI

KELURAHAN BONTO JAYA


KECAMATAN BISSAPPU
KABUPATEN BANTAENG

UNIVERSITAS HASANUDDIN
UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT)
KULIAH KERJA NYATA (KKN)
2015

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN INDIVIDU
MAHASISWA KKN UNHAS GELOMBANG 90
TAHUN 2015

KELURAHAN BONTO JAYA


KECAMATAN BISSAPPU
KABUPATEN BANTAENG

Bonto Jaya, 20 Agustus 2015

Mengetahui,
Lurah Bonto Jaya

Mahasiswa KKN

Abdul Malik, S.Ag


NIP. 19680505 200604 1 022

Nurul Elfiani Paweli


NIM. H41112304

Supervisor,

Ir. Samsuddin Amin, MT


19661231 199402 1 022

DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL.......................................................... i
LEMBAR PENGESAHAN..................................................... ii
KATA PENGANTAR ..............................................................................................iii
DAFTAR ISI.............................................................................................................vi
BAB I PENDAHULUAN
I.1. LATAR BELAKANG ...........................................................................
I.2. TUJUAN KKN....................................................................
I.3. MANFAAT KKN.................................................................
BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI KELURAHAN
II.1. KONDISI GEOGRAFIS........................................................................
II.2. JUMLAH PENDUDUK DAN JENIS KELAMIN......................
II.3. MATA PENCARIAN..........................................................
II.4. KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT..............
II.5. SARANA DAN PRASARANA KELURAHAN........................
BAB III

IDENTIFIKASI

PERMASALAHAN DAN PEMECAHAN

MASALAH
III.1. IDENTIFIKASI MASALAH................................................................
III.2. ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH.........................................
BAB IV PELAKSANAAN KEGIATAN
KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN .......................................................
BAB V PENUTUP
V.1. KESIMPULAN........................................................................................
V.2. SARAN....................................................................................................
LAMPIRAN

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


I.2 Tujuan KKN
I.3 Manfaat KKN

BAB II
GAMBARAN UMUM LOKASI KELURAHAN

II.1 Kondisi Geografis


Kelurahan Bonto Jaya merupakan salah satu dar di 11
desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Bisappu, Kabupaten
Bantaeng dengan luas wilayah 3.041 km2. Kelurahan Bonto Jaya
memiliki 2 lingkungan, yakni lingkungan Campagaloe I dan
Campagaloe II dengan batas wilayah administratif Kelurahan
Bonto Jaya adalah sebagai berikut :
a. Sebelah Utara

Kecamatan

Rumbia,

Kabupaten

Jeneponto
b. Sebelah Selatan : Desa Bonto Loe dan Bonto Cinde
c. Sebelah Barat
: Desa Bonto Nompo, Kabupaten
Jeneponto
d. Sebelah Timur
: Desa Bonto Loe
Jarak tempuh dari Kelurahan Bonto Jaya menuju jalan poros
sekitar 7 km, sedangkan jarak kelurahan Bonto Jaya menuju Kota
Bantaeng sekitar 12 km. Data tersebut diperoleh dari format
laporan profil Kelurahan Bonto Jaya.
II.2 Jumlah Penduduk dan Jenis Kelamin
Penduduk adalah sejumlah orang yang menempati suatu wilayah. Mereka
menetap dan membangun kebudayaan (kebiasaan) sebagai hasil interaksi dari
kehidupan sehari-hari. Dalam pembagian, penduduk dibedakan berdasarkan jenis
kelamin mereka yakni perempuan dan laki-laki. Dan hal ini berlaku pula dalam
perhitungan jumlah penduduk di Kelurahan Bonto Jaya, Kecamatan Bissappu,

Kabupaten Bantaeng. Pada tahun 2015, tercatat bahwa jumlah penduduk Kelurahan
Bonto Jaya berjumlah 2.626 jiwa yang diperoleh dari data sekunder Kantor
Kelurahan Bonto Jaya, yang terdiri atas 1.294 jiwa berjenis kelamin laki-laki dan
1.332 jiwa berjenis kelamin perempuan dengan jumlah Kepala Keluarga (KK)
sebanyak 917 KK. Data tersebut disajikan pada Table 2.1
Table 2.1 Distribusi Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin Kelurahan Bonto
Jaya, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng
Tahun 2015

Jenis Kelamin

Jumlah

Laki-laki

1.294

Perempuan

1.332

Sumber Data : Kantor Kelurahan Bonto Jaya (2015)

BAB III
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN DAN PEMECAHAN MASALAH

III.1 Identifikasi Permasalahan


Berdasarkan hasil observasi lokasi pada minggu pertama
pelaksanaan Kuliah Kerja Lapang (KKN) ditambah dengan saran
dari beberapa warga Kelurahan Bonto Jaya, Kecamatan Bissappu,
Kabupaten Bantaeng yang dilakukan di Lingkungan Campagaloe I
dan

Campagaloe II mengenai keadaan geografis, sarana dan

prasarana, pendidikan, kondisi sosial-ekonomi serta beberapa


permasalahan yang ada, hasil observasi tersebut kemudian dapat
dirumuskan

dalam

GELOMBANG

90

bentuk

yang

program

kerja

berkerjasama

KKN

dengan

UNHAS

KODAM

VII

WIRABUANA tahun 2015 yang ditetapkan dalam seminar Program


Kerja.
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh masingmasing

anggota,

kemudian

didiskusikan

dan

selanjutnya

diusulkan dalam Seminar Program Kerja Kelurahan. Seminar ini


terlaksana pada hari Senin, 6 Juli 2015 yang bertempat di kantor
Kelurahan

Bonto

Jaya.

Dalam

seminar

ini

kami

menerima

beberapa saran dan usulan dari warga masyarakat yang hadir,


kemudian diusulkan sebagi program kerja kelurahan.
Berdasarkan hasil musyawarah antara Mahasiswa KKN
dengan

perangkat

serta

masyarakat

Kelurahan

Bonto

Jaya

diperoleh
Program

rumusan
Kerja

masalah

Individu

yang

Mahasiswa

dapat
KKN,

dijadikan

sebagai

yakni

Bidang

di

Pendidikan.
Hasil observasi yang dilakukan, diketahui bahwa sebagian
besar anak usia sekolah, terutama di Sekolah Dasar belum
memahami

pengetahuan

dasar

dalam

ber-Bahasa

Inggris.

Kurangnya pengetahuan dalam berbahasa inggris yang dimiliki


oleh anak-anak ini karena mereka tidak dapat pengajaran Bahasa
Inggris yang kompeherensif dari sekolah mereka.
III.2 Alternatif Pemecahan Masalah
Dari hasil observasi yang dilakukan, telah teridentifikasi masalah yang
dihadapi oleh warga Kelurahan Bonto Jaya, maka kami berupaya untuk mencari
alternatif pemecahan masalah sebagai upaya untuk memudahkan dalam mencari
penyelesaian terhadap permasalahan