Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN AKHIR INDIVIDU

MAHASISWA KKN UNHAS GELOMBANG 93


TAHUN 2016

DESA MAMAMPANG
KECAMATAN EREMERASA
KABUPATEN BANTAENG

GANGGA HARYONO
H22 12 256

UNIVERSITAS HASANUDDIN
UNIT PELAYANAN TEKNIS (UPT)
KULIAH KERJA NYATA (KKN)
2016

LAPORAN AKHIR INDIVIDU


MAHASISWA KKN UNHAS GELOMBANG 93
TAHUN 2016

DESA MAMAMPANG
KECAMATAN EREMERASA
KABUPATEN BANTAENG

Mamampang, 20 Agustus 2016


Mengetahui,
Kepala Desa Mamampang

Koordinator,
Desa Mamampang

SULKIFLI

AZYUMARDI AZRA
NIM. D211 13 303
Supervisor,

Drs. MURSALIM M.S


NIP. 19600420 198901 001

KATA PENGANTAR

Puji syukur Penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas
berkat dan rahmat-Nya lah sehingga Laporan Akhir Individu KKN Universitas
Hasanuddin Gelombang 93 yang dilaksanakan di Desa Mamampang, Kecamatan
Eremerasa,, Kabupaten Bantaeng dapat terselesaikan sesuai dengan waktunya.
Laporan ini merupakan kewajiban dan masih merupakan bagian dari
rangkaian kegiatan KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 93. Isinya secara
umum menjelaskan tentang data-data yang diperoleh dan gambaran program kerja
yang telah dilaksanakan beserta hasilnya dan rekomendasi yang dapat digunakan
sebagai acuan untuk pelaksanaan KKN yang berikutnya.
Pelaksanaan KKN dan penyusunan laporan ini melibatkan banyak pihak. Atas
dukungan dan bantuannya saya mengucapkan banyak terima kasih kepada :
1. Pemerintah

Kecamatan

Eremerasa

yang

telah

mengizinkan

dan

memberikan kesempatan kepada saya beserta teman-teman mahasiswa


KKN UNHAS Gelombang 93 untuk melaksanakan KKN di wilayah
Kecamatan Eremerasa.
2. Bapak Kepala Kecamatan yang telah memberikan banyak perhatian dan
bantuannya selama saya dan teman-teman melaksanakan KKN UNHAS
Gelombang 93 di Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng.
3. Bapak Sulkifli sebagai Kepala Desa Mamampang sekaligus sebagai bapak
posko kami beserta keluarga yang telah membantu dan memberikan
petunjuk serta dukungan kepada kami.

4. Semua Bapak Kepala Dusun dan masyarakat yang ada di Desa


Mamampang yang telah banyak memberikan bantuan bagi saya selama
melaksanakan program kerja kami.
5. Bapak Drs. Mursalim, MS. selaku supervisor KKN Universitas
Hasanuddin Gelombang 93 Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng
atas bimbingan yang diberikan kepada kami mulai dari awal sampai
berakhirnya pelaksanaan KKN UNHAS Gelombang 93.
6. Kepala Sekolah SDN 12 Ulugalung dan SDN Inpres Bonto Sapiri serta
segenap pihak masyarakat yang telah mengulurkan bantuan, perhatian dan
kerjasamanya atas program kerja yang dilaksanakan.
Kami menyadari bahwa terdapat banyak kekurangan dalam penyusunan laporan
kelompok KKN ini. Oleh karena itu, kritik dan saran yang sifatnya membangun
sangat saya harapkan demi penyempurnaan laporan akhir KKN saya.
Mamampang, Agusutus 2016

Penyusun

DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR PENGESAHAN.........................................................................................ii

KATA PENGANTAR.................................................................................................iii
DAFTAR ISI.................................................................................................................v
BAB I

PENDAHULUAN..................................................................................1

BAB II

GAMBARAN UMUM POTENSI LOKASI

2.1

Kondisi Geografis....................................................................................3

2.2

Jumlah Penduduk dan Jenis Kelamin......................................................3

2.3

Mata Pencaharian Pokok.........................................................................4

2.4

Lembaga Pendidikan...............................................................................5

2.5

Distribusi Sarana dan Prasarana..............................................................6

2.6

Agama dan Kepercayaan.........................................................................7

BAB III

IDENTIFIKASI

PERMASALAHAN

DAN

PEMECAHAN

MASALAH
3.1

Identifikasi Permasalahan........................................................................8

3.2

Pemecahan Masalah................................................................................9

BAB IV
4.1
BAB V

KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN


Pelaksanaan Kegiatan............................................................................11
PENUTUP

5.1

Kesimpulan ...........................................................................................12

5.2

Saran .....................................................................................................12

LAMPIRAN

BAB I
PENDAHULUAN

Kuliah Kerja Nyata merupakan konsep atas kesadaran mahasiswa sebagai calon
sarjana untuk terjun kemasyarakat menerapkan disiplin ilmu masing-masing.
Kegiatan KKN terpatri pada tridarma perguruan tinggi yaitu ; pendidikan, penelitian
dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai mahasiswa bukan hanya mengeluarkan
pendapat dan pandai berdiskusi tapi mahasiswa juga diharapkan memiliki kompetensi
dalam bidang ilmunya salah satunya dengan mengaplikasikannya langsung
kelapangan dengan melibatkan warga. Keterlibatan mahasiswa yang terjun langsung
didalam KKN tidak hanya bersifat fisik namun juga bersifat non fisik yang
merupakan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan ilmu yang dimiliki,
mahasiswa diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengatasi permasalahan
yang dihadapi. Dengan metode yang lebih baru diharapkan pemberdayaan potensi
dapat

memunculkan

kemandirian

lokal

untuk

meningkatkan

kesejahteraan

masyarakat. Oleh karena itu kegiatan-kegiatan mahasiswa mampu menjadi motivator


di tengah masyarakat dalam membangun daerahnya.
KKN adalah program intrakurikuler dengan tujuan utama untuk memberikan
pendidikan kepada mahasiswa. Namun demikian, karena mahasiswa hidup secara
langsung dengan masyarakat maka realisasinya harus sekaligus dapat memberikan
manfaat bagi masyarakat. Karenanya KKN memiliki arah yang ganda, yaitu : pertama
memberikan pendidikan tidak hanya dalam kelas tetapi juga pendidikan pelengkap
kepada mahasiswa untuk pengembangan diri dengan melakukan interaksi sosial
kemasyarakatan di luar kelas. Kedua membantu masyarakat serta pemerintah

melancarkan kegiatan sosial kemasyarakatan dan kegiatan pembangunan termasuk


pemberdayaan di lokasi masing-masing.
Dengan demikian, melalui KKN akan terlihat bahwa perguruan tinggi bukan
institusi yang terpisah dari masyarakat. Terjadi keterikatan dan saling ketergantungan
baik secara fisik maupun emosional antara perguruan tinggi dan masyarakat. Pada
gilirannya akan terasa bahwa peranan perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan
ilmu pengetahuan, teknologi dan seni menjadi lebih nyata.

BAB II
GAMBARAN UMUM POTENSI LOKASI

2.1 Kondisi Geografis


Desa Mamampang merupakan salah satu wilayah yang berada di
Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan. Total
keseluruhan luas wilayah Desa Mamampang adalah 3,75 km2. Menurut batas
wilayahnya, Desa Mamampang berbatasan dengan:
1. Sebelah Utara

: Kelurahan Onto (Kecamatan Bantaeng) dan

Desa Mappilawing (Kecamatan Eremerasa)


2. Sebelah selatan

: Kelurahan Malilingi (Kecamatan Bantaeng)

3. Sebelah barat

: Kelurahan Karatuang (Kecamatan Bantaeng)

4. Sebelah Timur

: Desa Ulugalung (Kecamatan Eremerasa)

2.2 Jumlah Penduduk dan Jenis Kelamin


Penduduk merupakan kumpulan beberapa orang yang mendiami suatu
wilayah. Mereka menetap dan membangun kebudayaan (adat istiadat) sebagai
hasil interaksi kehidupan sehari-hari. Dalam pembagiannya, penduduk dibagi
atas jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Dan hal ini berlaku pula dalam
penghitungan jumlah penduduk di Desa Mamampang ini. Di bawah ini disajikan
tabel mengenai jumlah penduduk Desa Mamampang dalam kurun tahun 2012.
Data jumlah penduduk ini merupakan data tersaji dari kantor desa setempat. Desa
ini terdiri dari 593 Kepala Keluarga (KK). Untuk pembagian berdasarkan
persentasenya dapat dilihat dari bagan berikut:
N
O
1
2

Jenis Kelamin

Jumlah Penduduk

Persentase

Laki - laki
Perempuan
TOTAL

953
1.029
1.928

49,42
50,57
100

Sumber : Data Sekunder, monograf Desa Mamampang, 2012


2.3 Mata Pencaharian Pokok
Dalam kesehariannya setiap manusia berupaya untuk mempertahankan
kelangsungan hidupnya beserta keluarga keluarganya. Untuk tetap menjaga
kelangsungan hidup, manusia mulai berfikir bagaimana agar mereka dapat
makan hari ini dan esok hari. Cara yang paling tepat adalah dengan bekerja agar
dapat menghasilkan uang, pekerjaan itu juga beraneka ragam. Di Desa
Mamampang mayoritas penduduknya adalah Petani/Pekebun.
Banyaknya Petani didasari karena kondisi yang sangat mendukung, dimana
sebagian besar wilayah Desa Mamampang adalah lahan persawahan dan
perkebunan. Selain itu, desa ini juga penghubung ke desa-desa lainnya, maka
masyarakat sekitar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdagang dengan
berjualan bahan bakar untuk kendaraan bermotor.

N
Jenis Pekerjaan
O
1
2
3

PNS/TNI/POLRI
Pensiunan
Bidang Desa

Jumlah Orang
9
1
1

4 Karyawan swasta
23
5 Buruh
130
6 Petani
513
7 Peternak
375
8 Industri rumah tangga
32
9 Pedagang
13
10 Tukang kayu
6
11 Sopir
6
12 Tukang ojek
20
13 Tukang becak
10
14 Bidang swasta
3
Sumber : Data Sekunder, monograf Desa Mamampang, 2012

2.4 Lembaga Pendidikan


Dalam upaya meningkatakan taraf hidup bermasyarakat sebagian manusia
berfikikir untuk menambah pengetahuan mereka dengan meningkatkan
pendidikan mereka. Oleh sebab itu dibuatlah suatu wadah untuk menampung
sekumpulan orang dengan didampingi beberapa pengajar dan didasarkan pada
beberapa aturan yang mengikat yang tidak terlepas dari persoalan hak dan
kewajiban. Adapun wadah itu terdiri dari beberapa tingkatan pengetahuan yaitu,
TK, SD, SMP, SMA, dan UNIVERSITAS. Adapun lembaga pendidikan di Desa
Mamampang yang diperlihatkan oleh table berikut:

NAMA

JUMLAH

O
1

Tidak sekolah/

1079

putus sekolah
2
TK
27
3
SD
573
4
SMP
214
5
SMA
54
6
Perguruan Tinggi
35
Sumber : Data Sekunder, monograf Desa Mamampang, 2012

2.5 Distribusi Sarana dan Infrastruktur


Untuk melengkapi kebutuhan masyarakat yang cukup mendesak dibuat
beberapa sarana dan prasarana desa setempat, baik berupa bangunan pemerintah,
maupun bangunan umum yang dibangun secara swadaya dan untuk kepentingan
masyarakat umum. Mengenai jenis sarana dan prasarana desa beserta jumlahnya,
selanjutnya di bawah ini tersaji tabel yang memberikan penjelasan secara umum:
N
O
1

Nama
Kantor Desa
Polindes
Masjid
SD
SMP
SMA
Tempat pemakaman umum
TPQ dan TPA
Jalan Hotmix
Jalan rabat beton
Jalan tanah
Jalan aspal

Jumlah

Satuan

1
1
6
2
1
1
2
10
2
850
2

Unit
Unit
Unit
Unit
Unit
Unit
Unit
Unit
Km
M
Km

Jembatan
1
2 Irigasi
Sumber : Data Sekunder, monograf Desa Mamampang, 2012

Unit

2.6 Agama /Kepercayaan


Dalam pengertiannya sebagai makhluk social manusia tidak lepas dari sikap
tolong menolong serta memiliki moral yang baik agar tercipta kehidupan yang
harmonis anatara kehidupan bermasyarakat. Pelajaran moral didasari oleh
kepercayaan setiap individu manusia. Setiap individu manusia berhak memeluk
agama sesuai dengan keinginan masing-masing tanpa campur tangan pihak lain
yang telah diatur dalam UUD 1945. Adapun jumlah pemeluk agama di Desa
Mamampang dapat dilihat pada bagan berikut ini:
NO
1
2
3
4
5
6

Agama
Islam
Budha
Kristen
Hindu
Katolik
Konghuch

Jumlah
1928
-

u
TOTAL
1928
Sumber : Data Sekunder, monograf Desa Mamampang, 2012

BAB III
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN DAN PEMECAHAN MASALAH
3.1 Identifikasi Permasalahan
Masalah merupakan adanya kesenjangan antara apa yang diharapkan
dengan apa yang terjadi. Kesenjangan inilah yang memerlukan sebuah
penyelesaian atau pemecahan. Berdasarkan dari hasil observasi dilapangan serta
hasil dari seminar program kerja yang melibatkan mahasiswa, pemerintah
setempat dan masyarakat ternyata ada beragam masalah yang ditemui dalam
wilayah Kelurahan.
Berdasarkan observasi lapangan yang dilakukan pada tahap awal saat
berada di lokasi KKN, ditemukan beberapa permasalahan yang tengah dihadapi,
Diantara permasalahan tersebut yaitu di bidang Pendidikan. Pendidikan sangat
penting bagi manusia Sehingga Pendidik Para Pemberi Pengetahuan (Guru)
sangat berperan serta dalam membina peserta didiknya (siswa) dalam barbagai
hal. Desa Mamampang yang mempunyai dua Sekolah Dasar tempat menimba
ilmu bagi anak-anak. Adapun masalah yang terjadi berdasarkan hasil wawancara
dengan Kepala Sekolah SDN 12 Ulugalung dan guru-guru ialah kurangnya
tenaga pengajar yang memadai sehingga kadang siswa tidak memperoleh

pengetahuan baru dari guru. Misalnya pada Pelajaran IPA Kurangngnya


pemahaman Siswa-Siswi tentang fungsi sains di kehidupan sehari-hari
Dari pemaparan-pemaparan di atas dapat disimpulkan masalah yang ada
pada Desa Mamampang ini yaitu :
-

Siswa-Siswi di SDN 12 Ulugalung telah mendapatkan Mata pelajaran


Ilmu Pengetahuan Alam, tetapi hanya sekedar Teori saja, Untuk
Praktikum Dasar nya Mereka belum Pernah Diajarkan.
Untuk mengidentifikasi masalah dan pemecahan masalah yang dihadapi

kami menggunakan metode observasi dan wawancara. Metode observasi, kami


turun langsung ke lapangan melihat kondisi realitas dan metode wawancara,
kami melakukan wawancara kepada kepala sekolah dan Guru di SDN 12
Ulugalung

3.2 Pemecahan Masalah


Hasil Survei dan observasi terhadap keadaan lokasi selama beberapa hari
dengan menemukan beberapa masalah sehingga membangun sebuah ide di Desa
Mamampang untuk menjadikan program kerja oleh Mahasiswa KKN terhadap
masalah-masalah yang dihadapi, dengan harapan dapat mengubah dan
membangun desa kearah yang lebih baik dan maju dengan bantuan dari aparat
desa dan masyarakat setempat. Dimana program kerja yang saya dilaksanakan
selama berada di Desa Mamampang, yakni :

Mengajar Praktikum Dasar IPA di SDN 12 Ulugalung, Desa Mamampang

BAB IV
KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN
4.1 Pelaksanaan Kegiatan
Beberapa program kerja yang telah diseminarkan, selanjutnya menuju tahap
pelaksanaan selama kurang lebih lima minggu. Dinamika dalam masa
pelaksanaan program kerja tentunya tidak selamanya mulus, ada beberapa faktor
penghambat yakni, kurangnya dana yang diberikan oleh desa. Namun, pada
akhirnya dapat ditangani dengan mengumpulkan dana secara gotong royong dari
teman-teman KKN di desa Mamampang. Adapun detail pelaksanaan kegiatan
adalah sebagai berikut :

No
.

Program Kerja

Hasil Pelaksanaan

Mengajar Praktikum Dasar IPA di


SDN 12 Ulugalung, Desa
Mamampang

Dilaksanakan pada hari Sabtu, 30


juli 2016

Kegiatan Praktikum Dasar IPA di SDN 12 Ulugalung


Tujuan

: Setelah melakukan

praktikum diharapkan

pemahaman siswa siswi meningkat tentang


fungsi sains / IPA di kehidupan sehari-hari

Sasaran

: Kepala Sekola, Guru dan Siswa siswi kelas


4,5 dan 6 SDN 12 ulugalung

Waktu Pelaksanaan

: Sabtu, 30 juli 2016

Tempat Pelaksanaan

: SDN 12 ulugalung, Desa Mamampang

Penanggung Jawab

: Gangga Haryono

Realisasi

: Terlaksana dengan baik

BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa :
Kuliah Kerja Nyata (KKN) memberikan pengalaman kerja bagi mahasiswa
untuk berada ditengah-tengah kehidupan masyarakat, dan memberikan
kemampuan

untuk

selalu

mampu

mengidentifikasi

masalah

dan

pemecahannya.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) menumbuhkan rasa percaya diri dalam
kehidupan sosial kemasyarakatan, bertanggung jawab dan amanah.
5.2 Saran
Saran yang dapat kami berikan demi perkembangan dan kemajuan
pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNHAS Gelombang 93 di masyarakat
guna meningkatkan produktivitas dan kemajuan kegiatan pelaksanaan program
kerja di lapangan, maka perlu diadakannya tindak lanjut dan monitoring pasca
kegiatan mahasiswa KKN oleh instansi terkait, pemerintah dan masyarakat untuk
mencapai tujuan bersama menuju kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.
Perlunya perhatian yang lebih dari Pemerintah Kecamatan maupun Kabupaten
terhadap masalah-masalah yang di hadapi oleh masyarakat merupakan hal yang
kami kira penting untuk dilaksanakan.

LAMPIRAN
A. Kegiatan Praktikum Dasar IPA di SDN 12 Ulugalung

B. Pemberian Hadiah Susu untuk Setiap Siswa

\
C. Foto bersama Setelah kegiatan selesai