Anda di halaman 1dari 2

Konsep Konsistensi

Konsep konsistensi telah dikembangkan untuk menjamin perbandingan dan


konsistensi perbandingan dari prosedur-prosedur dan teknik-teknik yang digunakan
dalam persiapan laporan keuangan dari periode akutansi berikutnya. Sebagai contoh,
biaya kas mengharuskan bahwa kas dapat diubah sebelum pendapatan penjualan atau
biaya-biaya dapat dikenali.
Konsep Materialitis
Konsep materialitis menyatakan bahwa perusahaan harus menerepkan konsep
akutansi yang lebih ketat untuk hal-hal dan transaksi yang penting bagi laporan
keuangan perusahaan. Materialitis merupakan faktor penting yang harus
dipertimbangkan dalam mengakui informasi akuntansi.
Materialitis bisa juga dilihat sebagai suatu kendala yang ditentukan oleh
ketidakmampuan pemakai spesifik untuk menangani sejumlah besar rincian, jadi
materialitis menempatkan batasan-batasan pada apa yang harus diungkapkan, bisa
berhubungan dengan pentingnya perubahan nilai perbaikan kesalahan dalam laporan
sebelumnya.
Prinsip Pengungkapan Penuh
Prinsip pengungkapan penuh menyatakan bahwa laporan keuangan yang
dibuat oleh perusahaan harus memberikan informasi yang cukup bagi pihak-pihak
diluar perusahaan, sehingga pihak-pihak tersebut dapat mengambil keputusan yang
informative. Dengan kata lain perusahaan harus melaporkan informasi mengenai
kegiatan usahanya secara relevan, dapat dipercaya dan dapat diperbandingkan.

Prinsip Objektifitas
Mengharuskan sebuah transaksi untuk memiliki dasar beberapa bentuk dari
bukti objektifitas atau dokumentasi harus ada untuk mendukung sebuah transaksi
sebelum dapat dimasukkan kedalam catatan akutansi. Bukti yang diterima untuk
pembayaran dari pemeriksa tamu atau penerimaan dari kartu kredit, atau tagihan
rekening rumah yang mendukung laba pendapatan penjualan.

Prinsip Penandingan
Ketika menggunakan konsep periode akuntansi ini, akutan harus menentukan
dalam periode mana pendapatan dan beban bisnis akan dilaporkan untuk menentukan
dalam periode mana pendapatan dan beban bisnis akan dilaporkan untuk menentukan
periode yang tepat.
Pada dasar akrual, beban dan pendapatan yang saling terkait dilaporkan pada
periode yang sama, sebagai contoh , upah karyawan dilaporkan sebagai beban pada
periode dimana karyawan memberikan jasa dan bukan pada saat upah dibayarkan.
Konsep akuntansi yang mendukung pelaporan pendapatan dan beban terkait pada
periode