Anda di halaman 1dari 14

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam ilmu pengetahuan dan teknologi maupun kehidupan
sehari- hari, fungsi eksponen dan logaritma seringkali digunakan
untuk mendiskripsikan suatu peristiwa pertumbuhan maupun
peluruhan. Misalnya uang yang diinvestasikan di sebuah bank,
peluruhan zat radioaktif, pertambahan penduduk dan lain
sebagainya. Hal ini dikarenakan logaritma merupakan invers
(kebalikan) dari eksponen. Logaritma juga digunakan untuk
memecahkan masalah eksponen yang sulit dicari akar-akar atau
penyelesainnya.
B. Rumusan Masalah
1) Bagaimanakah sifat- sifat fungsi eksponen ?
2) Bagaimanakah sifat- sifat fungsi logaritma ?
3) Bagaimanakah
bentukbentuk
persamaan
4)

dan

pertidaksamaan eksponen beserta penyelesaiannya ?


Bagaimanakah
bentuk-bentuk
persamaan
dan
pertidaksamaan logaritma beserta penyelesaiannya ?

C. Tujuan
1) Menjelaskan sifat- sifat fungsi eksponen
2) Menjelaskan sifat- sifat fungsi logaritma
3) Menjelaskan bentuk- bentuk persamaan eksponen dan
4)

logaritma beserta fungsinya


Menjelaskan bentuk-bentuk pertidaksamaan eksponen
dan logaritma.

iii

BAB II
PEMBAHASAN
A. Fungsi Eksponen
Persamaan pangkat atau eksponen adalah persamaan yang
memuat variabel dalam pangkatnya. Fungsi eksponen f dengan
bilangan pokok a adalah fungsi yang didefinisikan :
f : x ax, dengan a > 0, a

1dan x

R (himpunan

bilangan real). Fungsi ini memetakan setiap bilangan real x


dengan tunggal ke bilangan real positif ax.
Fungsi eksponen f : x

ax dinyatakan dalam bentuk f(x) =

ax. sedangkan persamaan fungsi eksponen dinyatakan dalam


bentuk y = ax, dengan daerah asal (domain) dari f adalah Df = {x
-

< x < +

, x

adalah Rf = {y y >0, y
1.

R }, dan daerah hasil (range) dari f

R}.

Sifat- Sifat Fungsi Eksponen


a. af(x) = 1, jika a > 0, a = 1, maka f(x) = 0
contoh :
tentukan himpunan penyelesaian dari

persamaan

eksponen 32x 1 = 1 penyelesaian :


32x 1 = 1
32x 1 = 30
2x 1 = 0
2x = 1
x=
, jadi himpunan penyelesaiannya adalah {

b.

}
af(x) = ap, jika a > 0, a

1 dan af(x) = ap , maka f(x) =

fungsi aljabar p, R
contoh :

iii

tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan


eksponen 2x2 5x = 26
penyelesaian :
2x2 5x = 26
x2 5x 6

x2 5x = 6
=0

(x - 6) (x + 1) = 0
x = 6 atau x = -1,
jadi himpunan penyelesaiannya adalah { -1, 6 }
c.

f(x)g(x) = 1, f(x), g(x) fungsi aljabar, dapat ditentukan dengan


memperhatikan beberapa kemungkinan, yaitu:
1) g(x) = 0
2) f(x) = 1
3) f(x) = -1, g(x) = genap
contoh :
tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan eksponen
(2x - 5)x2- x 2 = 1 penyelesaian :

d.

(2x - 5)x2- x 2 = 0

1)

g(x) = 0

2)

(x - 2)(x + 1) = 0
x = 2 atau x = - 1
f(x) = 1
2x 5 = 1

2x = 6
x=3
3) f(x) = - 1
2x 5 = - 1
2x = 4
x = 2, harus diuji dulu
g(2) = 22 2 2 = 0 (genap)
jadi himpunan penyelesaiannya adalah { -1, 2, 3}
af(x) = ag(x), jika a > 0, a
1 dan af(x) = ag(x), maka f(x) =
g(x) contoh :
tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan eksponen
272x 5 = 243x 4

iii

penyelesaiannya :
272x 5 = 243x 4

e.

(33)2x 5 = (35 )x 4

36x 15 = 35x 20
6x 15 = 5x 20
x = -5,
jadi himpunan penyelesaiannya adalah { -5 }
h(x)f(x) = h(x)g(x), f(x), g(x) fungsi aljabar, dapat ditentukan
dengan memperhatikan beberapa kemungkinan, yaitu :
1) f(x) = g(x)
2) h(x) = 1, karena 1 f(x) = 1 g(x)
3) h(x) = -1 dengan syarat f(x) dan g(x) keduanya bernilai
4)

ganjil
h(x) = 0 dengan syarat f(x) dan g(x) keduanya bernilai
positif
contoh :

tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan eksponen


(x2 9x + 19)2x + 3 = (x2 9x + 19)x 1
Penyelesaiannya :
1)
2)

2x + 3 = x 1
2x x = -1 3
x=-4
h(x) = 1
x2 9x + 19 = 1

3)

x2 9x + 18 = 0
(x - 6) (x - 3) = 0
x = 6 atau x = 3
h(x) = -1
x2 9x + 19 = -1
x2 9x + 20 = 0
(x - 5) (x -4) = 0
x= 5 atau x = 4

B. Fungsi Logaritma
Pada pembahasan sebelumnya, kita telah mempelajari
mengenai bilangan berpangkat, misalnya

= 16, 2 disebut

sebagai basis, 4 sebagai pangkat (eksponen), dan 16 sebagai

iii

hasil pemangkatan 2 oleh 4. Jika pertanyaannya dibalik, 2


pangkat berapa menghasilkan nilai 16, kita akan menjawab 4.
Operasi kebalikan dari menentukan nilai pemangkatan menjadi
menentukan pangkatnya disebut sebagai operasi logartima, yang
dapat ditulis:
= 16

=4

Logaritma suatu bilangan x untuk bilangan pokok a adalah


eksponen bilangan berpangkat yang menghasilkan x jika a
dipangkatkan

dengan

eksponen

itu.

Secara

umum

dapat

didefinisikan bahwa :
=nx=
untuk a > 0 ; a

0;b>0

dimana :
a = bilangan pokok atau basis, a > 0; a 1;
x = numerus (yang dicari nilai logaritmanya), x > 0
n = hasil logaritma.
dibaca"logaritma x dengan basis a")
1.

Fungsi Logaritma
Bentuk eksponen atau perpangkatan dapat kita tulis dalam

bentuk logaritma. Secara umum dapat ditulis sebagai berikut :


Jika ab = c dengan a > 0 dan a 1 maka alog c = b dalam
hal ini a disebut basis atau pokok logaritma dan c merupakan
bilangan yang dilogaritmakan. Logaritma memuliki sifat-sifat
sebagai berikut :

iii

2.

Bentuk umum dari fungsi logaritma yaitu Jika ay = x dengan


a 0 dan a 1 maka y =alog x mempunyai sifat-sifat :
1. semua x > 0 terdefinisi
2. jika x mendekati no maka nilai y besar sekali dan positif
3. untuk x=1 maka y=o
4. untuk x > 1 maka y negatif sehingga jika nilai x
semakin besar maka nilai y semakin kecil.

3.

Grafik Fungsi y =alog x untuk a >0 mempunyai sifat sifat


sebagai berikut :
1. untuk semua x > 0 terdefinisi
2. jika x mendekati no maka y kecil sekali dan negatif
3. untuk x=1 maka y=0
4. untuk x > 1 maka y positif sehingga jika x semakin
besar maka y semakin besar.
Berikut ini gambar grafiknya :

iii

4.

Tabel Logaritma
Perhatikan sepenggal tabel Logaritma dibawah ini :

iii

N
0

1
000

2
301

3
477

4
602

5
699

6
778

7
845

8
903

9
954

0
079

1
113

1
146

0
176

2
204

1
230

1
255

2
278

000

0
041

0
301

4
322

2
342

9
361

1
380

1
397

1
415

4
431

3
447

8
462

0
477

2
491

4
505

7
515

2
531

9
544

0
556

4
568

2
579

4
591

1
602

4
612

1
623

8
633

5
643

1
653

3
662

2
672

8
681

1
690

1
699

8
707

2
716

5
724

5
732

2
740

8
748

1
755

2
763

2
770

0
778

6
785

0
792

3
799

4
806

4
812

2
819

9
826

4
832

9
838

2
845

3
851

4
857

3
853

2
869

9
875

5
880

1
886

5
892

8
897

1
903

3
908

3
913

3
919

2
924

1
929

8
934

5
939

1
944

6
949

1
954

5
959

8
963

1
963

3
973

4
977

5
982

5
986

5
991

4
995

10

2
000

0
004

8
008

8
012

1
017

7
021

3
025

8
029

2
033

6
037

11

0
041

3
045

6
049

8
053

0
056

2
060

3
064

4
068

4
071

4
075

12

4
079

3
082

2
086

1
089

9
093

7
096

5
100

2
103

9
107

5
110

13

2
113

8
117

4
120

9
123

4
127

9
130

4
133

8
136

2
139

6
143

14

9
146

3
149

6
152

9
155

1
158

3
161

5
164

7
167

9
170

0
173

15

1
176

2
179

3
181

3
184

4
187

4
190

4
193

3
195

3
198

2
201

16

1
204

0
206

8
209

7
212

5
214

3
217

1
210

9
222

7
225

4
227

17

1
230

8
233

5
235

2
238

8
240

5
243

1
245

7
248

3
240

9
252

18

4
255

0
257

5
260

0
262

5
264

0
267

5
269

0
271

4
274

9
276

19

3
278

7
281

1
283

5
285

8
287

2
290

5
299

8
294

2
296

5
298

20

8
301

0
303

3
305

6
307

8
309

0
311

3
313

5
316

7
318

9
320

21

0
322

2
324

4
326

5
328

6
330

8
332

9
334

0
336

1
338

1
330

22

2
342

3
344

3
346

4
348

4
350

4
352

5
354

5
356

5
357

4
359iii

Sebelum menentukan nilai logaritma dengan menggunakan


tabel ini, kita perlu memahami terlebih dahulu hal-hal yang
berhubungan dengan tabel logaritma tersebut.
Logaritma suatu bilangan nilainya terdiri atas dua bagian,
yaitu karakteristik (bilangan yang terletak di depan koma
desimal) dan mantisa (bilangan yang terletak di belakang koma).
Contoh:
log 4 ,65 = 0 , 667

karakteristik
Dalam

tabel

mantisa
logaritma

terdapat

kolom-kolom,

kolom

pertama (disebut kolom N). Dari atas ke bawah memuat


bilangan-bilangan yang berurutan mulai dari 0 sampai dengan
1000. Baris judul pada kolom kedua sampai dengan kolom
kesebelas dari kiri ke kanan berturut-turut diisi dengan angka
0,1,...,9. Pada kolom-kolom tersebut dari atas ke bawah memuat
mantisa, yang terdiri atas 4 angka (digit).
Besar

karakteristik

dari

logaritma

dapat

ditentukan

berdasarkan nilai numerusnya.


a. Jika 1 < x < 10 karakteristiknya 0
b. Jika 10 < x < 100 karakteristiknya 1
c. Jika 100 < x < 1000 karakteristiknya 2
Contoh :

iii

BAB III
KESIMPULAN
Setelah membuat dan mempelajari makalah ini kami dapat
menyimpulkan beberapa sifat-sifat yang dimiliki oleh fungsi
eksponen dan logaritma, antara lain :
1.

Sifat- Sifat Fungsi Eksponen


a. af(x) = 1, jika a > 0, a = 1, maka f(x) = 0
b. af(x) = ap, jika a > 0, a
1 dan af(x) = ap , maka f(x) =

fungsi aljabar p,

c.

f(x)g(x) = 1, f(x), g(x) fungsi aljabar, dapat ditentukan

d.

dengan memperhatikan beberapa kemungkinan, yaitu:


1. g(x) = 0
2. f(x) = 1
3. f(x) = -1, g(x) = genap
af(x) = ag(x), jika a > 0, a
1 dan af(x) = ag(x), maka f(x)

e.

= g(x)
h(x)f(x) =
ditentukan

h(x)g(x),

f(x),

dengan

g(x)

fungsi

aljabar,

memperhatikan

dapat

beberapa

kemungkinan, yaitu :
1) f(x) = g(x)
2) h(x) = 1, karena 1 f(x) = 1 g(x)
3) h(x) = -1 dengan syarat f(x) dan g(x) keduanya
4)

bernilai ganjil
h(x) = 0 dengan syarat f(x) dan g(x) keduanya
bernilai positif

iii

DAFTAR PUSTAKA

http://www.rumusmatematika.net/sifat-sifat-fungsieksponen.html diunduh pada tanggal 04 nopember 2016


http://rumus-matematika.com/materi-lengkap-fungsi-eksponendan-logaritma/ diunduh pada tanggal 04 nopember 2016
http://doelpatah.blogspot.co.id/2012/12/makalah-aljabar.html
diunduh pada tanggal 04 nopember 2016

iii

KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT
atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat
menyelesaikan

makalah

ini.

Shalawat

dan

salam

semoga

senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW yang telah


mengantar manusia dari alam kegelapan ke alam terang
benderang.
Makalah ini kami buat untuk memenuhi tugas kami, untuk
itu salam terima kasih kami ucapkan untuk dosen pembimbing
yang telah membimbing kami dalam membuat makalah ini. Dan
tak lupa juga terima kasih buat teman- teman yang telah ikut
memberi semangat pada kami.
Kami menyadari makalah ini masih terdapat kekurangan dan
kekhilafan. Oleh karena itu kepada para pembaca, penulis
mengharapkan kritik dan saran konstruktif demi kesempurnaan
makalah ini.
Semoga makalah ini benar- benar

bermanfaat bagi para

mahasiswa dan masyarakat umumnya. Amin ya robbal Alamin.

Bayung Lencir, Nopember


2016

Penulis

iii

TUGAS MAKALAH

MATEMATIKA
FUNGSI EKSPONEN DAN FUNGSI
LOGARITMA

GURU PEMBIMBING :
ALIFA SALEHA, S.Pd

DISUSUN OLEH :
ANDILAU
SUGIARTO
NENG SITI N
IQBAL WIGUNA P
DENY ZULYANTO
GALLY SAPUTRA

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


SMK NEGERI 1 BAYUNG LENCIR
TAHUN AJARAN 2016/2017

iii

DAFTAR ISI

Halaman Judul

Kata Pengantar

ii

Daftar Isi

iii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan
BAB II PEMBAHASAN
A. Fungsi Eksponen
B. Fungsi Logaritma

1
1
1
2
2
4

BAB III PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA

10

iii