Anda di halaman 1dari 3

TUGAS

MATA KULIAH METODOLOGI DAN KOMUNIKASI ILMIAH


Review Jurnal Internasional (Metodologi Penelitian)

Oleh :
Hamidah
161720101004

PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNOLOGI AGROINDUSTRI


FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS JEMBER
2016

A. Review (Metodologi Penelitian)


Review dilakukan pada junal Procedia Chemistry dengan judul paper The
Extraction and Activity Test of Bioactive Compounds in Phaleria macrocarpa as
Antioxidants tahun 2014. Penelitian tersebut menggunakan bahan baku mahkota dewa
(Phaleria macrocarpa) segar. Mahkota dewa dilakukan pengirisan dan pemisahan
biji, selanjutnya dilakukan pengeringan dengan 3 metode yang berbeda yaitu
pengeringan pada suhu kamar, pada nampan pengeringan 40C dan pengeringan
dengan sinar matahari. Setelah pengeringan selesai mahkota dewa dilakukan
penggilingan sebelum dilakukan ekstraksi. Proses ekstraksi dilakukan dalam 1-L
skala laboratorium ekstraktor. Alat ekstraksi ini dilengkapi dengan agitator,
kondensor dan water bath yang dilengkapi dengan termostat untuk memastikan suhu
konstan. Setelah didapatkan ekstrak mahkota dewa selanjutnya dilakukan analisis
antioksidan menggunakan DPPH. Pada penelitian ini dua parameter proses ekstraksi
yang penting dioptimalkan menggunakan Composite Central Design dengan 5 poin
pusat dengan memvariasikan suhu operasi 35-50 oC dan rasio F: S 0,02-0,05 g / mL.
Sebelum proses optimasi, perbandingan kualitas ekstrak dilakukan pada 3 metode
pengeringan (penjemuran, udara pengeringan dan nampan pengeringan pada 40C)
untuk memilih metode pengeringan terbaik yang memberikan paling ekstrak aktif.
B. Central Composite Design (CCD)
Central Composite Design (CCD) adalah rancangan percobaan yang digunakan
dalam metode surface respone. Pada metode surface respone, central composite
design digunakan untuk membangun model (polinominal) suatu fungsi matematis
dari variabel-variabel bebas (X1, X2, X3..Xn) terhadap respon (y) yang terbentuk.
CCD terdiri dari rancangan faktorial atau faktorial dengan titik pusat. Titik pusat
adalah titik dimana semua variabel yang ditetapkan pada nilai tengah dari data.
Dengan menggunakan CCD, kita dapat menghemat runs percobaan karena
banyaknya data pengamatan yang diperlukan untuk membuat model jauh lebih
sedikit, tanpa kehilangan informasi tentang efek utama. Selain itu CCD merupakan

desain yang sangat efektif dan efisien untuk memperkirakan orde pertama dan orde
kedua dan untuk model variabel respon curventure dengan menambahkan pusat dan
titik aksial untuk desain factorial yang sebelumnya.