Anda di halaman 1dari 18

JAMINAN MUTU SEDIAAN FARMASI

PROTAP DAN PROTOKOL PENGUJIAN STABILITAS

Oleh:
Kelompok 5
Ni Made Nila Pertina Dewi

(1608611075)

Raden Ayu Dwi Puspitasari

(1608611076)

Siti Khoiriyatusolehah

(1608611077)

Ni Putu Erikarnita Sari

(1608611078)

Made Rai Dwitya Wiradiputra

(1608611079)

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI APOTEKER


JURUSAN FARMASI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS UDAYANA
2016

PROTAP PENGUJIAN STABILITAS

Prosedur Tetap

Halaman 1 dari 9

PENGUJIAN STABILITAS BAHAN


AKTIF OBAT DAN PRODUK JADI
Departemen
Bagian/Seksi
Dibuat oleh

Pemastian Mutu
Diperiksa oleh

Pemastian Mutu
Disetujui oleh

Supervisor Pemastian

Managr Pemastian

Manager

Mutu

Mutu dan Manager

Pemastian Mutu

Tgl. 16/09/2016

Pengawasan Mutu

-Ttd-

Tgl. 28/09/2016
-Ttd-

No. XXXXX
Tgl. 01/10/2016
Mengganti No.
Tgl. -

Tgl. 01/010/2016
-Ttd-

-Ttd-

1. TUJUAN
Untuk memberikan petunjuk pelaksanaan uji stabilitas bahan baku dan produk jadi agar
data stabilitas produk sesuai dengan persyaratan registrasi produk obat serta
memastikan bahwa tiap produk tetap atau akan diperkirakan tetap memenuhi mutu dan
spesifikasinya selama kondisi dan masa penyimpanan.
2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini berlaku untuk pelaksanaan uji stabilitas bahan aktif obat dan produk jadi
yang diproduksi di PT. Gladiar Pharmaceuticlas, Jimbaran-Bali, Indonesia.
3. TANGGUNG JAWAB
3.1 Manajer Pemastian Mutu bertanggung jawab untuk:
Mengkaji dan menyetujui Protap ini serta Protokol Pengujian Stabilitas sebelum
pelaksanaan uji stabilitas berjalan.
Mengkaji dan menyetujui data dalam Laporan Uji Stabilitas serta menjamin
kelengkapan laporan sebelum menandatanganinya.
Melakukan investigasi terhadap HULS dan mengkaji penyimpangan pada
pengujian stabilitas serta melakukan pengendalian terhadap penyimpangan
tersebut.
Menyimpan seluruh riwayat/dokumen studi stabilitas
3.2 Manajer Pengawasan Mutu bertanggung jawab untuk:
Mengkaji Protap ini serta Protokol Pengujian Stabilitas sebelum pelaksanaan uji
stabilitas berjalan.
Memastikan bahwa stabilitas dari tiap zat aktif dan produk jadi dipantau.
Memastikan bahwa proses pengujian stabilitas serta metode analisis yang
digunakan telah divalidasi.
Melaksanakan pelatihan teknis laboratorium dan pelatihan lain yang sesuai
terhadap semua personil yang terkait dengan pengujian stabilitas dan
melakukan evaluasi hasil pelatihan sebelum uji stabilitas dilaksanakan.
Melakukan investigasi terhadap HULS dan mengkaji penyimpangan pada
pengujian stabilitas serta melakukan pengendalian terhadap penyimpangan
tersebut.
3.3 Supervisor Pemastian Mutu bertanggung jawab untuk:

Menyiapkan dan mengkaji ulang protap ini.


Menyiapkan protokol pelaksanaan uji stabilitas tiap zat aktif dan produk jadi.
Prosedur Tetap
Halaman 2 dari 9
PENGUJIAN STABILITAS BAHAN
AKTIF OBAT DAN PRODUK JADI
Departemen
Bagian/Seksi

Dibuat oleh

Pemastian Mutu
Diperiksa oleh

Pemastian Mutu
Disetujui oleh

Supervisor Pemastian

Managr Pemastian

Manager

Mutu

Mutu dan Manager

Pemastian Mutu

Tgl. 16/09/2016

Pengawasan Mutu

-Ttd-

Tgl. 28/09/2016
-Ttd-

No. XXXXX
Tgl. 01/10/2016
Mengganti No.
Tgl. -

Tgl. 01/010/2016
-Ttd-

-Ttd-

Menyediakan jadwal pelaksanaan uji stabilitas dan perencanaan analisis

stabilitas
3.4 Supervisor Pengawasan Mutu bertanggung jawab untuk:
Menjamin bahwa status kalibrasi semua peralatan dan instrumen yang
digunakan untuk pengujian telah diperbaharui.
Mengkaji data stabilitas yang telah didokumentasi pada tiap pos produksi.
Membuat laporan evaluasi hasil pengujian stabilitas.
3.5 Analis di Bagian Pengawasan Mutu bertanggung jawab untuk:
Melakukan pengambilan sampel dari proses produksi untuk pengujian stabilitas
Melaksanakan pengujian stabilitas sesuai denga protokol yang telah dibuat dan
disetujui.
Melakukan dokumentasi hasil parameter pengujian stabilitas.
4. PROSEDUR
4.1 Umum
a) Prosedur pengujian stabilitas harus sudah divalidasi sebelum proses pengujian
stabilitas dilakukan.
b) Protokol pengujian stabilitas tiap BAO dan produk jadi disusun berdasarkan
Protap ini, yang mencakup:
Tujuan
Ruang Lingkup
Referensi
Parameter Pengujian
Prosedur Pelaksanaan
c) Pengujian stabilitas BAO dan produk jadi dilakukan pada wadah dan kondisi
penyimpanan sebagaimana diharapkan BAO dan prduk jadi akan
disimpan/dikemas.
d) Pengujian stabilitas BAO dan produk jadi pertama kali dilakukan pada kondisi
stabilitas dipercepat dan jangka panjang dengan tujuan untuk menentukan
kondisi penyimpanan, tanggal kadaluarsa, dan tanggal pengujian kembali (re-

test).
e) Setelah data pengujian stabilitas BAO dan produk jadi pertama kali, program
pengujian stabilitas selanjutnya (on-going) dilakukan tiap tahun pada kondisi
stabilitas jangka panjang untuk mengkonfirmasi hasil pengujian stabilitas
sebelumnya.
Prosedur Tetap
Halaman 3 dari 9
PENGUJIAN STABILITAS BAHAN
AKTIF OBAT DAN PRODUK JADI
Departemen
Bagian/Seksi
Dibuat oleh

Pemastian Mutu
Diperiksa oleh

Pemastian Mutu
Disetujui oleh

Supervisor Pemastian

Managr Pemastian

Manager

Mutu

Mutu dan Manager

Pemastian Mutu

Tgl. 16/09/2016

Pengawasan Mutu

-Ttd-

Tgl. 01/10/2016
Mengganti No.
Tgl. -

Tgl. 01/010/2016

Tgl. 28/09/2016
-Ttd-

No. XXXXX

-Ttd-

-Ttd-

4.2 Pengambilan Sampel Bets


a) Sampel yang digunakan setidaknya tiga bets primer BAO atau produk jadi untuk
pengujian stabilitas pertama kali dan menentukan kondisi penyimpanan, tanggal
kadaluarsa, dan tanggal pengujian kembali (re-test).
b) Pada pengujian stabilitas berikutnya (on-going), sampel yang digunakan
minimal satu bets tiap tahun.
c) Bets yang digunakan harus minimum diproduksi pada skala percobaan (pilot
scale) dengan jalur sintesis/formulasi yang sama dan menggunakan metode
serta prosedur yang dapat mensimulasikan bets skala produksi.
4.3 Kondisi Penyimpanan dan Frekuensi Pengujian
a) Kondisi penyimpanan sampel dan frekuensi pengujian stabilitas adalah sebagai
berikut.
Uji Stabilitas

Kondisi Penyimpanan

Frekuensi Pengujian
(Bulan)

25C 2C/60% RH 5% RH
Jangka panjang

atau

0, 3, 6, 9, 12, 18, 24,


36, 48, 60

Intermediate

30C 2C/65% RH 5% RH
30C 2C/65% RH 5% RH

0, 3, 6, 9, 12

Dipercepat

40C 2C/75% RH 5% RH

0, 3, 6

b) Apabila uji stabilitas jangka panjang dilakukan pada kondisi 30C 2C/65%
RH 5% RH, maka tidak dilakukan uji stabilitas intermediate.
c) Apabila uji stabilitas jangka panjang dilakukan pada kondisi 25C 2C/60%
RH 5% RH dan perubahan signifikan terjadi kapanpun saat kondisi stabilitas

dipercepat 6 bulan, maka uji stabilitas intermediate perlu dilakukan dan


dievaluasi.
d) Perubahan signifikan pada uji stabilitas BAO secara umum didefinisikan
sebagai kegagalam tercapainya spesifikasi BAO.

Prosedur Tetap

Halaman 4 dari 9

PENGUJIAN STABILITAS BAHAN


AKTIF OBAT DAN PRODUK JADI
Departemen
Bagian/Seksi
Dibuat oleh

Pemastian Mutu
Diperiksa oleh

Pemastian Mutu
Disetujui oleh

Supervisor Pemastian

Managr Pemastian

Manager

Mutu

Mutu dan Manager

Pemastian Mutu

Tgl. 16/09/2016

Pengawasan Mutu

-Ttd-

Tgl. 28/09/2016
-Ttd-

No. XXXXX
Tgl. 01/10/2016
Mengganti No.
Tgl. -

Tgl. 01/010/2016
-Ttd-

-Ttd-

e) Perubahan signifikan pada uji stabilitas produk jadi secara umum didefinisikan
sebagai berikut.
Perubahan sebesar 5% dari nilai awal parameter uji stabilitas atau gagal
tercapainya kriteria potensi sediaan ketika menggunakan prosedur biologi
dan imunologi.
Degradasi produk yang melebihi kriteria keberterimaannnya.
Tidak terpenuhinya kriteria pemerian, sifat fisik, uji karakter penggunaan
(seperti warna, pemisahan fase, kemampuan resuspensi, caking,
kekerasan).
f) Pada BAO dan produk jadi yang memerlukan kondisi penyimpanan khusus,
kondisi penyimpanan untuk uji stabilitas dapat menujuk pada Panduan ICH Q1A
(R2) Stability Testing of New Drug Substances And Products.
4.4 Bahan aktif obat (BAO)
4.1.1
Stress Testing
a) Apabila tersedia literatur/kompendia, diperbolehkan untuk menggunakan
data stabilitas yang relevan dari publikasi literatur ilmiah sebagai dasar
identifikasi proses degradasi dan stabilitas instrinsik BAO.
b) Apabila tidak tersedia literatur, stress testing hendaknya dilakukan untuk
mengidentifikasi proses degradasi dan stabilitas instrinsik BAO.
c) Stress testing dapat dilakukan pada satu bets BAO.
d) Evaluasi meliputi pengaruh suhu (peningkatan 10oC diatas kondisi suhu
pada uji stabilitas dipercepat, misalnya 50oC, 60oC, dsb), kelembapan
(misalnya 75% RH atau lebih besar), oksidasi, fotolisis, dan sensitifitas
BAO terhadap hidrolisis pada rentang pH tertentu dalam larutan atau
suspensi.
4.1.2
Spesifikasi

a) Spesifikasi hasil pengujian stabilitas BAO yang harus dipenuhi meliputi


kriteria universal dan kriteria spesifik. Kriteria universal adalah
persyaratan umum yang dapat diterima dan dinyatakan secara spesifik
pada kriteria spesifik. Kriteria spesifik tiap BAO yang dapat diterima
tergantung pada spesifikasi dari tiap BAO berdasarkan kompendia atau
literatur ilmiah. Adapun kriteria spesifik adalah sebagai berikut.
Organoleptis
Sifat fisikokimia
Prosedur Tetap
Halaman 5 dari 9
PENGUJIAN STABILITAS BAHAN
AKTIF OBAT DAN PRODUK JADI
Departemen
Bagian/Seksi
Dibuat oleh

Pemastian Mutu
Diperiksa oleh

Pemastian Mutu
Disetujui oleh

Supervisor Pemastian

Managr Pemastian

Manager

Mutu

Mutu dan Manager

Pemastian Mutu

Tgl. 16/09/2016

Pengawasan Mutu

-Ttd-

Tgl. 28/09/2016
-Ttd-

-Ttd-

Tgl. 01/010/2016
-Ttd-

No. XXXXX
Tgl. 01/10/2016
Mengganti No.
Tgl. -

Ukuran partikel
Polimorfisme
Kadar Air
Pengotor Anorganik
Batas Mikroba
b) Kriteria spesifik selain yang disebutkan diatas mungkin diperlukan pada
kondisi tertentu.
4.5 Produk Jadi
4.2.1 Spesifikasi
a) Spesifikasi hasil pengujian stabilitas produk jadi yang harus dipenuhi
meliputi kriteria universal dan kriteria spesifik. Kriteria universal adalah
persyaratan umum yang dapat diterima dan dinyatakan secara spesifik
pada kriteria spesifik. Kriteria spesifik tiap produk jadi tergantung pada
bentuk sediaan dan kriteria keberterimaan berdasarkan kompendia atau
literatur ilmiah.
b) Beberapa kriteria spesifik untuk sediaan tablet dan kapsul adalah
sebagai berikut.
Disolusi
Disintegrasi
Kekerasan/friabilitas
Keseragaman dosis
Kada air
Batas mikroba
c) Beberapa kriteria spesifik untuk sediaan cair/larutan oral (oral liquid)
adalah sebagai berikut.
Keseragaman dosis
pH
Batas mikroba
Kandungan pengawet/antimikroba
Kandungan antioksidan
Kandungan alkohol
Disolusi

Prosedur Tetap

Halaman 6 dari 9

PENGUJIAN STABILITAS BAHAN


AKTIF OBAT DAN PRODUK JADI
Departemen
Bagian/Seksi
Dibuat oleh

Pemastian Mutu
Diperiksa oleh

Pemastian Mutu
Disetujui oleh

Supervisor Pemastian

Managr Pemastian

Manager

Mutu

Mutu dan Manager

Pemastian Mutu

Tgl. 16/09/2016

Pengawasan Mutu

Tgl. 01/010/2016

No. XXXXX
Tgl. 01/10/2016
Mengganti No.
Tgl. -

-Ttd-

Tgl. 28/09/2016
-Ttd-

-Ttd-

-Ttd-

Distribusi ukuran partikel


Kemampuan redispersi
Sifat aliran (rheologi)
Waktu rekonstitusi
Kadar air
d) Beberapa kriteria spesifik untuk sediaan parenteral adalah sebagai
berikut.
Keseragaman dosis
pH
Sterilitas
Endotoksin/pirogen
Kadar air
Kandungan pengawet/antimikroba
Kandungan antioksidan
Osmolaritas
Distribusi ukuran partikel
Kemampuan redispersi
Waktu rekonstitusi
e) Kriteria spesifik selain yang disebutkan diatas mungkin diperlukan pada
kondisi tertentu.
4.6 Komitmen Stabilitas
a) Apabila data uji stabilitas jangka panjang tidak memenuhi untuk usulan periode
pengujian ulang/re-test (untuk BAO) atau shelf-life (untuk produk jadi) yang
diberikan saat memperoleh izin produk, maka pengujian stabilitas harus
dilanjutkan pasca keluarnya izin produk untuk menetapkan periode pengujian
ulang (untuk BAO) atau shelf-life (untuk produk jadi) yang tepat.
b) Apabila data uji stabilitas jangka panjang pada tiga bets produksi memenuhi
untuk usulan periode pengujian ulang (untuk BAO) atau shelf-life (untuk produk
jadi) yang diberikan saat memperoleh izin produk, maka uji stabilitas dilanjutkan
sesuai dengan usulan preiode pengujian ulang.

Prosedur Tetap

Halaman 7 dari 9

PENGUJIAN STABILITAS BAHAN


AKTIF OBAT DAN PRODUK JADI
Departemen
Bagian/Seksi
Dibuat oleh

Pemastian Mutu
Diperiksa oleh

Pemastian Mutu
Disetujui oleh

Supervisor Pemastian

Managr Pemastian

Manager

Mutu

Mutu dan Manager

Pemastian Mutu

No. XXXXX
Tgl. 01/10/2016
Mengganti No.
Tgl. -

Tgl. 16/09/2016
-Ttd-

Pengawasan Mutu
Tgl. 28/09/2016
-Ttd-

Tgl. 01/010/2016
-Ttd-

-Ttd-

4.7 Evaluasi
a) Evaluasi data stabilitas BAO dan produk jadi dilakukan minimal sekali dalam
setahun dan Manajer Pemastian Mutu memberikan rekomendasi dari hasil
evaluasi data stabilitas tersebut.
Selama masa pengujian stabilitas, segala bentuk penyimpangan yang
menghasikan hasil pengujian di luar persyaratan spesifikasi (HULS) BAO dan
produk jadi (seperti parameter fisik, pH, kegagalan pengujian, keseragaman
kadar, dan laju disolusi) wajib dilaporkan kepada Manager Pemastian Mutu dan
ditindaklanjuti melalui investigasi terhadap penyimpangan yang terjadi.
b) Investigasi HULS dilakukan terhadap BAO atau produk jadi dari bets yang
bersangkutan serta seluruh bets yang diproduksi pada saat yang bersamaan.
c) Investigasi HULS dapat diperluas terhadap seluruh bahan yang digunakan,
proses produksi, parameter proses dan analisis yang digunakan pada tiap
tahapan produksi apabila diperlukan.
d) Keputusan untuk melakukan penarikan BAO atau produk jadi dilakukan melalui
mekanisme pada Protap Penarikan Kembali Produk.
4.8 Pelabelan
a) BAO dan produk jadi yang telah dilakukan uji stabilitas harus diberikan label
kondisi penyimpanan secara spesifik berdasarkan evaluasi hasil pengujian
stabilitas.
b) Tanggal pengujian ulang (re-test) juga harus dicantumkan pada label wadah
BAO.
c) Tanggal kadaluarsa juga harus dicantumkan pada label wadah produk jadi.
4.9 Pengendalian Perubahan
a) Segala bentuk perubahan/variasi pada produksi produk jadi harus dilakukan
evaluasi pengaruh perubahan/variasi terhadap stabilitas BAO dan produk jadi.
b) Beberapa jenis perubahan yang dimaksud antara lain:
Perubahan proses produksi produk jadi
Perubahan komposisi/formula produk jadi
Perubahan proses pengemasan
Perubahan proses produksi BAO
c) Perubahan/variasi yang mempengaruhi stabilitas BAO dan produk jadi
memerlukan pengujian stabilitas ulang.
Prosedur Tetap
Halaman 8 dari 9
PENGUJIAN STABILITAS BAHAN
AKTIF OBAT DAN PRODUK JADI
Departemen
Bagian/Seksi
Dibuat oleh

Pemastian Mutu
Diperiksa oleh

Pemastian Mutu
Disetujui oleh

Supervisor Pemastian

Managr Pemastian

Manager

No. XXXXX
Tgl. 01/10/2016
Mengganti No.
-

Mutu

Mutu dan Manager

Tgl. 16/09/2016

Pengawasan Mutu

-Ttd-

Pemastian Mutu
Tgl. 01/010/2016

Tgl. 28/09/2016
-Ttd-

Tgl. -

-Ttd-

-Ttd-

4.10
Pengujian Stabilitas On-going
a) Program stabilitas on-going BAO bertujuan untuk memantau bahwa BAO tetap
atau akan tetap memenuhi spesifikasi pada kondisi penyimpanan yang tertera
pada label.
Program stabilitas on-going produk jadi bertujuan untuk memantau bahwa BAO
tetap atau akan tetap memenuhi spesifikasi pada kondisi penyimpanan yang
tertera pada label, serta mendeteksi adanya permasalahan stabilitas terkait
formulasi selama masa edar produk..
b) Program stabilitas on-going dilakukan setidaknya terhadap satu bets dalam satu
tahun dan dilakukan pengujian tiap tahun.
c) Protokol program stabilitas on-going tiap BAO dan produk jadi harus disusun
sebagai panduan pelaksanaan dengan setidaknya mencakup:
Nomor bets dan ukuran bets
Metode fisika, kimia, mikrobiologi, dan biologi yang relevan
Kriteria keberterimaan
Referensi
Deskripsi sistem wadah tertutup (container closure system)
Frekuensi pengujian
Deskripsi kondisi penyimpanan
Parameter spesifik lainnya terkait stabilitas BAO
d) Protokol pengujian stabilitas on-going dapat dibuat terpisah dengan protokol
pengujian stabilitas jangka panjang yang digunakan untuk registrasi BAO atau
produk jadi.
e) Hasil program stabilitas on-going dibuat dalam laporan stabilitas on-going.
5. DOKUMEN RUJUKAN
a) ICH Q1A(R2) Stability Testing of New Drug Substances and Products
b) ICH Q6A Specifications: Test Procedures and Acceptance Criteria for New Drug
Substances and New Drug Products: Chemical Substances
c) ICH Q7 Good Manufacturing Practice Guide for Active Pharmaceutical Ingredients
d) WHO Stability Guideline Annex. 2 Good Manufacturing Practice Guide for Active
Pharmaceutical Ingredients and Finished Pharmaceutical Products.

Prosedur Tetap

Halaman 9 dari 9

PENGUJIAN STABILITAS BAHAN


AKTIF OBAT DAN PRODUK JADI
Departemen
Bagian/Seksi

No. XXXXX

Dibuat oleh

Pemastian Mutu
Diperiksa oleh

Pemastian Mutu
Disetujui oleh

Supervisor Pemastian

Managr Pemastian

Manager

Mutu

Mutu dan Manager

Pemastian Mutu

Tgl. 16/09/2016

Pengawasan Mutu

-Ttd-

Tgl. 28/09/2016
-Ttd-

6. RIWAYAT
No. Revisi
00

Tanggal Efektif

Tgl. 01/010/2016
-Ttd-

-Ttd-

Alasan Revisi
Dokumen Baru

7. DISTRIBUSI
Asli : Kepala Bagian Pemastian Mutu
Kopi : Kepala Bagian Pengawasan Mutu

Tgl. 01/10/2016
Mengganti No.
Tgl. -

PROTOKOL PENGUJIAN STABILITAS

Halaman 1 dari 5
PROTOKOL PENGUJIAN STABILITAS
SEDIAAN TABLET PARASETAMOL

Nama
No. Produk

: Tablet Parasetamol
: 001, 002, 003

Disusun oleh :

No. Protokol
Tanggal Berlaku

Tanggal :

Supervisor Pemastian Mutu

: XXXX
: 03/11/2016

Tanda Tangan :

07/10/2016

-Ttd-

(Nama)

Diperiksa oleh :

Tanggal :

Manager Pemastian Mutu

Tanda Tangan :

16/10/2016

-Ttd-

(Nama)
Manager Pengawasan Mutu

20/10/2016

-Ttd-

(Nama)

Disetujui oleh :

Tanggal :

Manager Pemastian Mutu

28-11-2016

Tanda Tangan :
-Ttd-

(Nama)

PROTOKOL PENGUJIAN

Halaman 2 dari 5

STABILITAS
SEDIAAN TABLET PARASETAMOL
Nama
No. Produk

: Tablet Parasetamol
: 001, 002, 003

No. Protokol
Tanggal Berlaku

: XXXX
: 03/11/2016

2
3
4

TUJUAN
Mengetahui stabilitas tablet paracetamol 500 mg dengan uji stabilitas dipercepat dan di
perpajang
RUANG LINGKUP
Uji Stabilitas
REFERENSI
Standard Paracetamol USP, 99.5%
PARAMETER PENGUJIAN
Sediaan Tablet Paracetamol 500 mg
Berat
Komposisi
Paracetamol
Lactosa 1H2O
Maize Starch
Pregelatinized Maize Starch
Talc
Colloidal Anhydrous Silica (Aerosil 200)
Magnesium Stearate
Total

(mg)
500
79
65.5
5
3
2
0.5
655

Halaman 3 dari 5

PROTOKOL PENGUJIAN
STABILITAS
SEDIAAN TABLET PARASETAMOL
Nama
No. Produk

: Tablet Parasetamol
: 001, 002, 003

No. Protokol
Tanggal Berlaku

: XXXX
: 03/11/2016

Tes stabilitas tablet Parasetamol dilakukan sesuai dengan kontrol stabilitas USP.
Dalam pengujian stabilitas penekanan utama diletakkan pada stabilitas yang relevan
seperti yang tercantum di bawah ini:
Test Item
Kekerasan
Kerapuhan
Degradasi Produk
- p-aminophenol
Kontaminasi Mikroba

Control Test No.


USP
USP
USP

Spesifikasi
70 N
2%
0.005%

USP

Total count 10
2 CFU

Kadar (LC)

E. Coli = Absent
95.0 105.0 %

USP

Kondisi Penyimpanan dan interval sampling :


Parasetamol tablet diisi dan disegel di PVC blister, 10 lecet dikemas dalam kotak karton
lipat dan disimpan pada berikut kondisi penyimpanan:
Kondisi Penyimpanan
Penyimpanan Real Time 30oC / 75% RH
Dipercepat 40oC / 75% RH

Interval sampling (bulan)


0, 3, 6, 9, 12, 18, 24, 36, 48, 60
0, 1, 3, 6

PROTOKOL PENGUJIAN

Halaman 4 dari 5

STABILITAS
SEDIAAN TABLET PARASETAMOL
Nama
No. Produk
5

: Tablet Parasetamol
: 001, 002, 003

No. Protokol
Tanggal Berlaku

: XXXX
: 03/11/2016

PROSEDUR PELAKSANAAN
Uji stabilitas menurut WHO
1

Cara pengujian dengan atau tanpa memperhatikan pengaruh cahaya


- Semua zat diekspose 30 hari pada kondisi udara suhu 50 oC dan 100 % RH
- Jika pada periode pengujian ini tidak terdeteksi adanya degradasi lanjutkan
dengan suhu yang dinaikkan sampai 70 oC selama 3-7 hari lagi. Uji hasil
degradasi menggunakan TLC, sedangkan zat yang tidak terdegradasi dianalisa

dengan semi kuantitatif.


Rekomendasi dokumen WHO
- Untuk produk yang dipasarkan secara global diuji menurut kondisi zona iklim IV
- Real time dengan kondisi sedekat mungkin dengan keadaan sistem distribusi
-

(minimal 12 bulan)
Uji di percepat 40 oC 20 oC / 17 % RH 5%/ 6 bulan atau 3 bulan pada suhu

45oC - 50 oC dan RH 75%


Zona iklim 2 uji dipercepat 40 oC 20 oC / 75% RH 5% /3 bulan atau
disarankan 6 bulan jika barang aktif kurang stabil atau untuk produk dimana
jumlah data tersedia terbatas. Alternatif tidak lebih dari 150 oC diatas suhu

penyimpanan jangka panjang dan kondisi lemba yang relevan


Pengujian dilakukan pada 3 batch kecuali jika barang aktif digunakan sangat

stabil . batch harus representativ mewakili proses manufaktur dan dibuat dengan
-

skalapilot atau skala produksi penuh


Batch produksi harus pula diuji setiap batch selang tahun untuk skala yang stabil,
dan untuk produk yang profil stabilitasnya telah diketahui satu batch stiap 3-5
tahun kecuali perubahan besar dari produk misalnya formula atau proses atau
metode manufaktur

PROTOKOL PENGUJIAN

Halaman 5 dari 5

STABILITAS
SEDIAAN TABLET PARASETAMOL
Nama
No. Produk
-

: Tablet Parasetamol
: 001, 002, 003

No. Protokol
Tanggal Berlaku

: XXXX
: 03/11/2016

Batch untuk uji stabilitas harus terperinci, no. Batch, tanggal manufaktur, ukuran
batch, kemasan dan sebagainya.

Uji stabilitas menurut ICH

Kehilangan 5 % potensi dari kadar awal 1 batch


Bila hasil urai kurang dari nilai batas spesifikasi
Produk melewati batas pHnya
Disolusi melewati batas spesifik untuk 12 kapsul/tablet
Gagal memenuhi spesifikasi penampilan dan sifat-sifat fisika seperti warna,

pengerasan dsb
Bahan aktif : 2 fase yaitu degradasi stess dan uji konfermasi
Sediaan farmasi : produk diexpose penuh, produk dalam kemasan primer, produk

dalam kemasan dipasaran


LAMPIRAN
6.1 Jadwal Uji Stablitas Parasetamol Tablet 500 mg

Lampiran
Jadwal Study Uji Stablititas Parasetamol Tablet 500 mg
Penyimpanan
Susunan Acara
Periode
Kondisi
Bacth No 001 Batch No 002
Bacth No 003
Awal
Dipercepat
2-Jul-17
9-Jul-17
16-Jul-17
Real Time
4-Jul-17
12-Jul-17
18-Jul-17
1 Bulan
Dipercepat
2-Aug-17
9-Aug-17
16-Aug-17
3 Bulan
Dipercepat
2-Oct-17
9-Oct-17
16-Oct-17
Real Time
4-Oct-17
12-Oct-17
18-Oct-17
6 Bulan
Dipercepat
2-Jan-18
9-Jan-18
16-Jan-18
Real Time
4-Jan-18
12-Jan-18
18-Jan-18
9 Bulan
Real Time
4-Apr-18
12-Apr-18
18-Apr-18
12 Bulan
Real Time
4-Jul-18
12-Jul-18
18-Jul-18
18 Bulan
Real Time
2-Jan-19
12-Jan-19
18-Jan-19
24 Bulan
Real Time
4-Jul-19
12-Jul-19
18-Jul-19
36 Bulan
Real Time
4-Jul-20
12-Jul-20
18-Jul-20
48 Bulan
Real Time
4-Jul-21
12-Jul-21
18-Jul-21
60 Bulan
Real Time
4-Jul-22
12-Jul-22
18-Jul-22
Keterangan
40C 2C
Dipercepat :
75% RH5% RH
30C2C
Real Time :
75% RH5% RH