Anda di halaman 1dari 4

RESUME FILSAFAT IPA

EXPLANATION OF SCIENCE
Disusun sebagai Tugas Individu
Tahun Akademik 2016/2017

Disusun Oleh:
AGUSTINA MARTHA ERISTYA
NIM. 13312244027

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2016

Model hukum Hempel tentang Penjelasan


(Covering-Law Model)
Hempel mencatat bahwa penjelasan ilmiah biasanya diberikan dalam menanggapi apa yang
disebut pertanyaan mengapa untuk memberikan penjelasan yang memuaskan. Hempel
menyatakan bahwa penjelasan ilmiah biasanya memiliki struktur logis dari sebuah argumen,
yaitu satu set premisses diikuti dengan kesimpulan. kesimpulan menyatakan bahwa fenomena
yang perlu dijelaskan sebenarnya terjadi, dan premisses memberitahu kita mengapa
kesimpulan tersebut benar. Pada konsepsi Hempel, untuk menjelaskan fenomena adalah
untuk menunjukkan bahwa kejadian tersebut berikut deduktif dari hukum umum, mungkin
dilengkapi dengan hukum lain dan / atau fakta tertentu, semua harus benar.
Model Hempel penjelasan dapat ditulis sebagai berikut:

Hukum umum/ hukum alam


Fakta-fakta tertentu
Fenomena untuk dijelaskan

Contoh:
Mengapa tanaman pada meja saya mati?
Hukum umum

: sinar matahari diperlukan untuk tanaman untuk berfotosintesis

Fakta-fakta tertentu

: kurang cahaya, tidak ada sinar matahari telah mencapai


tanaman

Fenomena untuk dijelaskan

: fotosintesis tanaman tidak dapat membuat karbohidrat yang


dibutuhkan untuk bertahan hidup, dan akan mati; Oleh karena
itu tanaman pada meja saya mati..

Eksplanasi ilmiah dari sebuah fakta adalah deduksi dari sebuah pernyataan atau
fenomena untuk dijelaskan (disebut explanandum), yang menggambarkan fakta yang ingin
kita jelaskan; premis-premis (disebut explanans), yaitu hukum-hukum ilmiah; dan kondisikondisi awal yang cocok. Agar eksplanasi bisa diterima, explanans itu harus benar.
Berdasarkan model, esensi penjelasan adalah untuk menunjukkan bahwa fenomena
yang akan dijelaskan 'ditutupi' oleh beberapa hukum umum alam.

Misalnya, Newton

menjelaskan mengapa planet-planet bergerak dalam elips mengelilingi matahari hal ini dapat
disimpulkan dari hukum gravitasi universal, bersama dengan beberapa asumsi tambahan
kecil. Hempel menyadari bahwa tidak semua penjelasan ilmiah sesuai dengan modelnya
persis. Hempel akan mengatakan bahwa jika penjelasan yang dijabarkan secara rinci penuh,
hukum akan termasuk di dalamnya.

Model tentang hubungan antara penjelasan dan prediksi. Setiap kali kita memberikan
penjelasan hukum yang meliputi fenomena, hukum dan fakta-fakta tertentu yang kita kutip
akan memungkinkan kita untuk memprediksi terjadinya fenomena, jika kita belum
mengetahui tentang hal itu. Kebalikan dari hal tersebut, menurut Hempel setiap prediksi
terpercaya berpotensi penjelasan.
Masalah simetri yang dimaksud adalah apabila x menjelaskan y dapat memberikan
hukum yang relevan beserta fakta tambahan, maka tidak berarti y dapat menjelaskan x.
Pernyataan ini dsebut asimetri namun Hempel tidak mengakuinya. Model hukum Hempel
menyiratkan bahwa penjelasan harus menjadi hubungan yang simetris walaupun sebenarnya
asimetris.
Masalah tidak relevan. Moral umum adalah bahwa penjelasan yang baik dari
fenomena harus berisi informasi yang relevan dengan fenomena yang terjadi. Contohnya,
dalam satu ruangan penuh wanita hamil kecuali mr. Yo. Seorang anak kecil bertanya kepada
dokter mengapa mr.Yo tidak hami? Jawaban dokter karena mr. Yo minum pil KB. Walaupun
jawaban dokter benar karena mr. Yo mengalami gangguan jiwa sehingga menurut
pandangannya dengan minum pil KB dapat lebih baik, disini letak kesalahan dari jawaban
dokter untuk anak kecil. Fakta bahwa mr. Yo telah mengambil pil KB tidak relevan dengan
ketidaksedang hamilannya, karena dia tidak akan hamil bahkan jika dia tidak pernah minum
pil.
Penjelasan dan Kausalitas
Karena model hukum yang meliputi begitu banyak masalah terkait fenomena yang
terjadi merupakan cara alam dalam memberikan alternatif untuk penjelasan ilmiah untuk
mengetahui penyebab fenomena yang terjadi. Empirisme mengatakan bahwa semua
pengetahuan berasal dari pengalaman. Banyak orang percaya bahwa pada akhirnya, ilmu
akan mampu menjelaskan fakta atau fenomena.
Dapatkah sains menjelaskan semuanya?
Ilmu pengetahuan modern bisa menjelaskan banyak hal tentang
kehidupan dunia tetapi ada juga banyak fakta yang tidak dijelaskan oleh
ilmu pengetahuan, atau setidaknya tidak dijelaskan sepenuhnya. Asal usul
kehidupan adalah salah satu contohnya. Contoh lain adalah kenyataan

bahwa anak-anak autis cenderung memiliki daya ingat yang sangat


bagus. Banyak orang percaya bahwa pada akhirnya, ilmu pengetahuan
akan dapat menjelaskan fakta-fakta semacam ini.
Pada

prinsipnya

ilmu

pengetahuan

tidak

dapat

menjelaskan

segalanya. Sebuah fenomena yang tampak benar-benar tak dapat


dijelaskan dimasa dahulu dari sudut-sudut ilmu pengetahuan sekarang
dapat dengan

mudah dijelaskan.

Oleh

karena

itu

tidak

menutup

kemungkinan bahwa fenomena yang tidak dapat dijelaskan sekarang, di


kemudian hari dapat dijelaskan oleh ilmu pengetahuan. Akan tetapi para
filsuf beranggapan lain, mereka beranggapan tidak selamanya ilmu
pengetahuan dapat menjelaskan semua fenomena. Contohnya adalah
kesadaran. Alasannya dikarenakan kesadaran menghasilkan pengalaman
yang bersifat subyektif yang jelas tidak dapat diterima oleh semua orang
secara general.
Explanation and Reduction
Pada dasarnya, adanya disiplin ilmu yang berbeda dirancang untuk
menjelaskan berbagai jenis fenomena. Yang dimaksud adalah terdapat
pembagian

kerja

antara

ilmu-ilmu

yang

berbeda

masing-masing

spesialisasi dalam dirinya sendiri menjelaskan serangkaian fenomena


tertentu. Meskipun demikian, secara luas menyatakan bahwa cabangcabang ilmu pengetahuan adalah berbeda, namun tidak juga bisa
dikatakan berbeda, karena ada yang lebih mendasar dari yang lain.
Pembagian antara ilmu-ilmu yang berbeda mengkhususkan diri dalam menjelaskan set
fenomena tertentu.