Anda di halaman 1dari 7

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN

BIDANG POLITIK, EKONOMI, SOSIAL BUDAYA, DAN


HUKUM HANKAM

Disusun dalam rangka memenuhi sebagian tugas mata kuliah Pendidikan Pancasila
Kelompok :
AGUSTIN WINDAYANI PUTRI (15030234010)
PUPUT ERLITA PUTRI (15030234025)
YUSFINA EKA YANTI (15030234026)
DAMAR AGUNG TRIWAHYUONO (15030234033)
APRITA ERIN WARDIANA (15030234047)

PROGRAM STUDI KIMIA NON PERDIDIKAN

JURUSAN KIMIA

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA


September 2015

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

LATAR BELAKANG
Semua negara di dunia mengusahakan setiap warga negaranya memahami
benar tentang dasar negaranya, sehingga kewarganegaraan menjadi efektif, (yaitu
tahu dan mentaati semua hak-hak dan kewajiban-kewajiban mereka dalam hidup
bermasyarakat bangsa dan bernegara) bahkan diharapkan mereka yang
memperoleh pendidikan tinggi, sebagai calon-calon pemimpin bangsa, mampu
mengidentifikasi-menganalisis-membuat kesimpulan serta solusi atas berbagai
permasalahan yang muncul dalam hidup bermasyarakat bangsa dan bernegara.
Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia harus dilaksanakan secara
konsisten dalam kehidupan bernegara. Tujuan nasional sebagaimana ditegaskan
dalam Pembukaan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945

di

wujudkan

melalui

pelaksanaan

penyelenggaran

negara

yang

berkedaulatan rakyat dan demokratis dengan mengutamakan persatuan dan


kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945. Penyelenggaran negara dilaksanakan melalui
pembangunan nasional dalam segala aspek kehidupan bangsa oleh penyelenggara
negara bersama segenap rakyat Indonesia di seluruh wilayah Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa itu Paradigma?
2.

Bagaimana konsep-konsep Pancasila dapat diterapkan sebagai Paradigma


Pembangunan Nasional bidang Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, dan HanKam?

3. Apa saja Nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan sebagai Paradigma Pembangunan


Nasional bidang Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, dan HanKam?

BAB II
2

PEMBAHASAN
2.1

Pengertian Paradigma
Paradigma menurut istilah adalah cara pandang orang terhadap diri dan

lingkungannya yang akan mempengaruhinya dalam berpikir , bersikap, dan


bertingkah laku, sedangkan arti dari paradigma adalah kerangka pemikiran.
2.2
a.

Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan

Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Bidang Politik


Manusia Indonesia selaku warga negara harus ditempatkan sebagai subjek
atau pelaku politik bukan sekadar objek politik. Oleh karena itu, kehidupan politik
dalam negara harus benar-benar untuk merealisasikan tujuan demi harkat dan
martabat manusia. Kekuasaan adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
Sistem politik Indonesia yang sesuai pancasila sebagai paradigma adalah sistem
politik demokrasi bukan otoriter.

b. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Bidang Ekonomi


Diartikan sebagai pengembangan ekonomi bukan hanya

mengejar

pertumbuhan saja, tetapi demi kemanusiaan, demi kesejahteraan seluruh bangsa,


didasarkan atas kekeluargaan seluruh bangsa. Pengembangan ekonomi tidak bisa
dipisahkan dengan nilai-nilai moral kemanusiaan, ekonomi kerakyatan yaitu
ekonomi yang humanistik dengan mendasar pada tujuan demi kesejahteraan rakyat
secara luas.
c. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Bidang Sosial Budaya
Mengandung pengertian bahwa pancasila adalah etos budaya persatuan dalam
masyarakat majemuk. Semboyan Bhineka Tunggal Ika dan pelaksanaan UUD 45
yang menyangkut pembangunan kebudayaan bangsa hendaknya menjadi prioritas,
karena kebudayaan nasional diperlukan sebagai landasan atau media sosial yang
memperkuat persatuan.
Berdasarkan sila

persatuan

Indonesia,

pembangunan

sosial

budaya

dikembangkan atas dasar penghargaan terhadap nilai sosial dan budaya-budaya yang

beragam dari seluruh wilayah Nusantara menuju pada tercapainya rasa persatuan
sebagai bangsa.
Perlu ada pengakuan dan penghargaan terhadap budaya dan kehidupan sosial
berbagai kelompok bangsa Indonesia sehingga mereka merasa dihargai dan diterima
sebagai warga bangsa. Dengan demikian, pembangunan sosial budaya tidak
menciptakan kesenjangan, kecemburuan, diskriminasi, dan ketidakadilan sosial.
d. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Bidang Pertahanan dan Keamanan
Pada hakikatnya negara adalah suatu masyarakat hukum. Demi tegaknya
hak hak dan kewajiban warga negara diperlukan peraturan perundang-undangan
negara, baik dalam rangka mengatur warga negara maupun menjamin hak-hak warga
negara. Oleh karena itu negara bertujuan melindungi segenap wilayah negara dan
bangsanya.
Sehingga keamanan menjadi syarat mutlak untuk tercapainya kesejahteraan
masyarakat. Dengan demikian, agar tercapainya keamanan negara diperlukan sebuah
pertahanan negara yang didalamnya berisi aparatur penegak hukum dan keamanan
negara.
Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mendasarkan diri pada
nilai kemanusiaan, maka pertahanan dan keamanan negara harus ditujukan kepada
tercapainya harkat dan martabat sebagai pokok negara. Dasar-dasar kemanusian
yang adil dan beradab merupakan basis moralitas pertahanan dan keamanan negara.
Artinya pertahanan dan keamanan tidak dipakai sebagai alat kekuasaan yang
melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), namun sebagai alat penjamin harkat dan
martabat manusia.
2.3 Nilai-nilai Pancasila yang Dapat Diterapkan dari berbagai bidang
a.

Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Bidang Politik

Penerapan dan pelaksanaan keadilan sosial mencakup keadilan politik, budaya,


agama, dan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari;
Mementingkan kepentingan rakyat (demokrasi) bilamana dalam pengambilan
keputusan;
Melaksanakan keadilan sosial dan penentuan prioritas kerakyatan berdasarkan
konsep mempertahankan persatuan;
Dalam pencapaian tujuan keadilan menggunakan pendekatan kemanusiaan
yang adil dan beradab;

Tidak dapat tidak; nilai-nilai keadilan sosial, demokrasi, persatuan, dan


kemanusiaan

(keadilan-keberadaban)

tersebut

bersumber

pada

nilai

Ketuhanan Yang Maha Esa.

b.

Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Bidang Ekonomi


Pancasila sebagai paradigma pengembangan ekonomi lebih mengacu pada Sila
Keempat Pancasila; sementara pengembangan ekonomi lebih mengacu pada
pembangunan Sistem Ekonomi Indonesia.
Dalam Ekonomi Kerakyatan, politik/kebijakan ekonomi harus untuk sebesar
besar

kemakmuran/kesejahteraan

rakyat

yang

harus

mampu

mewujudkan

perekonomian nasional yang lebih berkeadilan bagi seluruh warga masyarakat (tidak
lagi yang seperti selama Orde Baru yang telah berpihak pada ekonomi
besar/konglomerat).
c.

Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Bidang Sosial Budaya


(3) Sila Ketiga, mencerminkan nilai budaya yang menjadi kebulatan tekad
masyarakat majemuk di kepulauan nusantara untuk mempersatukan diri sebagai satu
bangsa yang berdaulat;

d.

Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Bidang Pertahanan dan Keamanan


a. Sila pertama dan kedua: pertahanan dan keamanan Negara harus
mendasarkan pada tujuan demi tercapainya kesejahteraan hidup manusia sebagai
makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
b. Sila Ketiga: pertahanan dan keamanan Negara haruslah mendasarkan pada
tujuan demi kepentingan warga dalam seluruh warga sebagai warga Negara.

BAB III
PENUTUP
Pancasila sebagai Pardigma Pembangunan Nasional bidang sosial, budaya,
pertahanan, dan keamanan. Sehingga dapat diambil suatu kesimpulan bahwa nilai5

nilai dari pancasila dapat dijadikan suatu paradigma atau kerangka pemikiran dalam
pembangunan nasional. Pancasila sebagai paradigma dimaksudkan bahwa Pancasila
sebagai sistem nilai acuan, kerangka-acuan berpikir, pola-acuan berpikir; atau
jelasnya sebagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan
sekaligus kerangka arah/tujuan bagi yang menyandangnya. Yang menyandangnya
itu di antaranya: (a) bidang politik, (b) bidang ekonomi, (c) bidang sosial budaya, (d)
bidang hukum

DAFTAR PUSTAKA

Ekonomi Indonesia 2013 tumbuh 5.78%. www.bps.go.id/brs_file/pdb_05feb14.pdf.


(online) diakses 31 Maret 2014 pukul 9.45
Kaelan. 2010. Pendidikan Pancasila. Yogyakarta : PARADIGMA

Pancasila sebagai Paradigma. www.empatpilarkebangsaan.web.id/pancasila-sebagaiparadigma. (online) diakses 25 Maret 2014 pukul 16.03
UUD 45. Surabaya : ANUGRAH
http://forester-untad.blogspot.co.id/2012/11/pancasila-sebagai-paradigmapembangunan.html
https://dzmivhyeverlastingforever.wordpress.com/2011/06/20/makalah-pancasilasebagai-paradigma-pembangunan/
https://dewiratnasari830.files.wordpress.com/.../makala...
Gaffar, Affan.(2004). Politik Indonesia; Transisi menuju Demokrasi. Yogyakarta:
pustaka Pelajar
Kaelan.(2004)Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.