Anda di halaman 1dari 3

MODUL 7 ELEPHANT

Teo Wijayarto (16515096)


06/06
Asisten: Daniel Eduardo (10313003)
Tanggal Percobaan: 24/03/2016

Praktikum Pengantar Rekayasa Desain 2


Abstrak
Percobaan
yang
dilakukan
adalah
merakit
dan
memrogram
Lego
Mindstorm EV3 sesuai dengan modul
yang diberikan. Pada modul ini Lego
Mindstrorm dirakit dan diprogram untuk
membentuk robot Elephamt. Robot
Elephant adalah robot yang dirancang
agar bisa maju dan mundur dengan
keempat kaki yang dia miliki. Belalai
yang
dimiliki
digunakan
untuk
mengambil .
Kata kunci: Lego,
Mindstorm EV3.

Elephant,

Robot,

1. PENDAHULUAN
Percobaan pada Hands On modul tujuh ini
adalah membuat Elephant sesuai dengan
modul yang telah diberikan. Percobaan
dilakukan
dengan
merakit
lego
dan
memrogramnya sesuai dengan tujuan robot
dibuat. Lalu robot ditest dan dianalisis
mengenai fungsionalnya dan proses kerjanya.
Terakhir lego akan dicek apakah sesuai
dengan tujuan awal yaitu Elephant adalah
robot yang bisa bergerak maju serta
mengambil barang dengan belalainya.
Tujuan yang ingin dicapai pada modul
ini adalah:
1.1
Praktikan
bisa memaparkan fungsi kerja dari
robot yang dibuat
1.2
Praktikan
memberikan ide-ide
pengembangan robot
1.3
Praktikan
bisa memberikan contoh
permasalahan yang dapat
diselesaikan oleh robot.

2. METODOLOGI
Secara umum metode pengerjaan modul ini
dengan menggunakan cara yang serupa
yaitu memahami perintah yang akan

dilakukan lewat video yang disajikan.


Merangkai lego ke bentuk yang diinginkan.
Memrogram otak mindstorm lewat coding.
Mengetes hasil coding dan build apakah
sesuai dengan video awal. Skema urutan
pengerjaan per satu tugas yang ada di dalam
modul bisa dilihat pada diagram 2-1.
Observasi
Umum
Build the
lego
Programmin
g the
mindstorm
T
est the
program
Gambar 2-1 Diagram Metodelogi

Secara umum metodologi yang praktikan


gunakan adalah sebagai berikut:
1. Observasi Umum
Observasi umum dilakukan dengan
mengamati bentuk lego dan video
pergerakan
lego
yang
sudah
disediakan. Hal ini bertujuan agar
praktikan mengerti konsep dari robot
yang akan dibentuk dan gambaran
kasar
tentang
struktur
serta
pemrograman robot.
2. Build The Lego
Pada tahap ini praktikan membentuk
lego sesuai dengan instruksi yang
diberikan modul. Tahap ini termasuk
menyiapkan
lego-lego
yang
diperlukan serta merakit lego menjadi
robot yang fungsional.
3. Programming The Mindstorm
Pada tahap ini prakttikan memrogram
mindstorm agar mencapai tujuan
yang
diinginkan.
Secara
khusus
praktikan
pada
modul
ini
menggunakan program yang sudah

Laporan Kelompok Praktikum Pengantar Rekayasa Desain

dibuat oleh Lego sendiri dikarenakan


ada
block
yang
merupakan
penjabaran dari bentuk lego yang
dibuat. Jadi pada modul ini kami
menganalisis block-block program
yang ada.

mengambil barang dengan belalainya.


Ketika ditekan tombol kiri dua kali
maka
robot
akan
menurunkan
belalainya. Secara desain robot ini
mempunyai struktur yang menarik
karena robot ini berjalan dengan
empat kaki sehingga dibutuhkan
konstruksi yang kokoh. Ditambah
bentuk belalainya yang dibuat agar
bisa menggulung sehingga robot ini
bisa
mengambil
barang
dengan
belalainya.

4. Test The program


Pada tahap ini kami melakukan
percobaan untuk memastikan bahwa
lego yang kami buat telah berfungsi
sesuai tujuan dan program yang telah
dibuat.

Pengembangan yang dapat


dilakukan pada robot ini adalah
dengan menambahkan sensor lain.
Misalnya sensor ultrasonik yang akan
membuat robot otomatis menaikkan
belalalinya ketika ada benda di
depannya pada jarak tertentu. Bisa
juga dengan memodifikasi pada
bagian kaki dengan komponen yang
lebih meredam suara langkah gajah.,
minimal bisa meredam suara nyaring
ketik roda menghentak lantai.

3. HASIL DAN ANALISIS

Analisis Individu:

Masalah
yang
dapat
diselesaikan dengan robot ini adalah
sebagai carrier dari barang-barang
yang akan dibawa dan melewati jalan
yang sulit dilewati oleh kendaraan.
Bisa juga robot ini digunakan sebagai
stomper karena bentuknya yang
kokoh dan berat yang diberikan oleh
kakinya ketika berjalan sangat tinggi.

Gambar 3.1 Elephant


Elephant adalah robot yang
bertujuan untuk maju dengan kedua
kakinya serta mengambil barang
dengan
belalainya.
Robot
ini
menggunakan dua sensor yaitu touch
sensor dan color sensor. Kedua sensor
ini berfungsi sebagai penanda posisi
belalai. Ketika terbaca brick merah
berarti kepala sedang terangkat
dalam posisi maksimal sedangkan
ketika touch sensor tertekan maka
akan
memberikan
State
belalai
sedang dalam posisi maksimal. Cara
kerja robot ini adalah ketika program
pertama kali dijalankan maka robot
akan melakukan kalibrasi belalai
dengan menaikkan belalainya lalu
ketika touch sensor tertekan maka
belalai akan kembali lagi ke posisi
saat belalai menjuntai. Ketika selesai
maka ini adalah fase untuk membaca
masukan pada brick.
Ketika brick
tombol atas ditekan dua kali maka
robot akan melangkah mau ke depan.
Jika robot ditekan dua kali pada brick
bawah maka robot akan mundur ke
belakang. Ketika robot ditekan tombol
grid kanan dua kali maka robot akan

Analisis Kelompok:
Robot Elephant mempunyai desain
konstruksi yang kokoh, sehingga bisa
berjalan dengan keempat kakinya
dengan seimbang. Pada percobaan ini
praktikan mengalami kesulitan ketika
ada part lego yang tidak kami miliki
karena pada saat pengambilan, lego
tidak dalam kondisi utuh setelah kami
hitung. Kami mensubsitusi beberapa
part dari warna lain. Untuk parit yang
tidak
bisa
disubsitusi
kami
membiarkan saja bagian tersebut
kosong dengan harapan parit tersebut
hanyalah bagian dari asesoris.
Pada saat eksperimen praktikan
mengalami kendala ketika ada parit
yang ternayata mengalami salah
pasang
sehingga
kami
harus
mentelusuri pada bagian manakah
part mengalami salah pasang. Hal ini
menyebabkan banyak waktu yang
terbuang sehingga dapat diambil
kesimpulan bahwa ketepatan adalah
hal yang lebih penting dibanding
kecepatan merakit.

Laporan Kelompok Praktikum Pengantar Rekayasa Desain

2.

Ide pengembangan bisa dilihat di


bagian hasil dan analisis. Ide bisa
direalisasikan
dengan
menambahkan sensor lagi seperti
ultrasonik dan meredam bagian
robot jalan.

3.

Kegunaan
robot
untuk
menyelsaikan masalah bisa dilihat
di paragraf ketiga. Contohnya
sebagai carrier di medan yang
sulit serta menjadi robot yang bisa
menjadi carrier benda-benda atau
sebagai stomper.

4. KESIMPULAN
1.

Konsep cara kerja bisa dilihat di


bagian hasil dan analisis paragraf
pertama.
Konsepnya
adalah
Elephant
adalah
robot
yang
mempunyai fungsi transporter dan
juga fungsi rekreatif. Caranya
adalah degan memaksimalkan
penggunaan
belalai
sebagai
carrier
dan
kaki
sebagai
penyangga jalan. Yang lainnya
adalah aspek pendukungnya.

Laporan Kelompok Praktikum Pengantar Rekayasa Desain