Anda di halaman 1dari 2

1.

Mengapa perlu dilakukan suatu tindakan khusus terhadap

11. Jelaskan hubungan kadar semen dengan ukuran butir

mempertinggi kekuatannya. Kapur memodifikasi sifat

tanah di lapangan jika tanah dianggap tidak mampu

dan indeks plastisitas tanah dalam stabilisasi tanah-

tanah yaitu mengurangi plastisitas, memudahkan

menerima beban diatasnya dan tindakan khusus apa

semen

pekerjaan, menambah diameter butiran dll. Aspal

sajakah yang biasa dilakukan pada tanah di lapangan

12. Jelaskan mengapa dibutuhkannya sejumlah air dalam

mencegah masuknya air ke dalam tanah. Abu terbang

2. Apakah yang dimaksud dengan stabilisasi tanah

proses stabilisasi tanah semen.

untuk memodifikasi tanah + mempercepat pembentukan

3. Sifat-sifat teknis apa sajakah yang diharapkan terjadi

13. Apakah yang dimaksud dengan Waktu Ikatan pada

perubahan setelah proses stabilisasi tanah

proses stabilisasi tanah semen dan jelaskan tahapannya

4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan stabilisasi

dan apakah yang mempengaruhinya.

Mekanis dan Stabilisasi bahan tambah, jelaskan lebih

14. Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi

detail tentang masing-masing jenis stabilisasi tersebut dan

kekuatan/kualitas campuran tanah-semen, jelaskan

jelaskan perbedaannya.

masing-masing faktor-faktor tersebut.


Tanah di lapangan yang dianggap tidak mampu menerima

5. Bahan-bahan apa sajakah yang biasa digunakan

1.

beban diatasnya perlu dilakukan suatu tindakan khusus

sebagai bahan tambah pada proses stabilisasi tanah dan

lebih detail faktor-faktor tersebut.(min 3)


7. Jelaskan bagaimana cara Hicks (2002) memilih metode

7.

2.

tanah yang akan digunakan dengan hubungan distribusi


ukuran butiran dan batas-batas atterberg. Sebagai contoh,
jika material tanah lebih besar dari 25 % lolos saringan

semen, aspal (semen dicampur) dan granuler dinyatakan

bahan tertentu guna memperbaiki sifat teknis tanah dan


4.

no.200 dan indeks plastisitas Lebih kecil atau sama

tambah
Stabilisasi tanah adalah pembongkaran tanah jelek

menentukan metode stabilisasi tanah yang akan


digunakan.

pengadaan bahan tambah.


Hicks menunjukkan cara pemilihan metode stabilisasi

dengan 10 % maka metode stabilisasi tanah dengan

dengan tanah bagus atau pencampuran tanah dengan

cocok sedangkan kapur, aspal (bitumen) dinyatakan ragu


dan tak cocok pada campuran lain-lain.

memenuhi syarat teknis tertentu.


stabilisasi mekanis adalah stabilisasi mekanikal dengan
cara mencampur sua macam tanah yang bergradasi

apakah yang digunakan pada tanah yang > 35% lolos

berbeda untuk memenuhi syarat kekuatan tertentu


stabilisasi dengan bahan tambah adalah stabilisasi yang

saringan no. 200 dan nilai PI>5. Stabilisasi dengan


Semen

bertujuan untuk memperbaiki sifat-sifat teknis tanah

10. Mengapa tanah yang mengandung bahan organik

dengan cara mencampur tanah dengan bahan tambah

cenderung dihindari dalam stabilisasi tanah semen,


diperbolehkan.

karena hal-hal tersebut menjadi faktor penentu dalam

tindakan stabilisasi mekanis dan stabilisasi dengan bahan

8. Jelaskan bagaimana cara Ingles dan Metcalf (1972)

berapa batas maksimal bahan organik yang

digunakan. Ketersediaan biaya, alat, personil dan bahan

tersebut.
Tindakan khusus yang biasa dilalukan di lapangan adalah

pemilihan bahan tambah yang akan digunakan, jelaskan

9. Untuk maksud modifikasi tanah, jenis bahan tambah

guna menentukan nilai kadar bahan tambah yang akan

diatasnya lebih besar daripada daya dukung tanah

6. Sebutkan faktor-faktor yang menentukan dalam

tanah yang kurang stabil.


Iklim karena dalam area yang basah umumnya kadar air
dalam perkerasan akan tinggi. Uji laboratorium karena

karena tanah akan mengalami keruntuhan jika beban

apakah fungsi dari bahan tambah tersebut.

stabilisasi tanah yang akan digunakan.

6.

5.

seperti semen, kapur, aspal, abu terbang.


Semen mereduksi secara total plastisitas material
granuler yg digunakan untuk lapis pondasi jalan +

8.

Ingles dan metcalf menunjukkan cara memilih metode


stabilisasi tanah yang digunakan dengan distribusi ukuran

butir tanah. Sebagai contoh stabilisasi tanah dengna

d. penundaan pemadatan karena hal tersebut

semen cocok digunakan pada tipe tanah lempung halus,

bercampur dengan air sehingga terbentuk suatu pasta

memungkinkan terjadinya proses hidrasi sehingga dapat

lempung kasar dan lanau halus dimana ukuran butiran

yang secara berangsur-angsur menjadi agak plastis dan

yaitu 0,0006 0,01 mm tetapi tidak cocok pada tanah

pada akhirnya menjadi kaku.


Tahapanwaktu ikatan awal= saat pertama pencampuran

mengurangi kekuatan pada campuran tanah-semen


e. waktu pemeraman yaitu waktu perawatan saat kondisi

lanau kasar, pasir halus dan pasir kasar dimana ukuran


9.

13. Waktu ikatan waktu yang dibutuhkan oleh semen saat

butiran yaitu 0,01 2 mm.


Dengan metode Hicks material tersebut cocok dengan
stabilisasi menggunakan semen, aspal (semen dicampur)

dan granuler.
10. Karena pada umumnya bahan organik cenderung
mengurangi kekuatan pada campuran tanah-semen dan
batas maksimal bahan organik yang diperbolehkan
sebesar 2%.
11. Highway Research Board of America secara ekonomis
dapat distabilisasi yaitu:
Butiran maksimum 3 tanpa syarat Atterberg
Lolos 3/16 > 50% , batas cair < 40
Lolos no.36 >15 % ,IP < 18
Lolos no.200 < 50 % tanpa syarat atterberg.
Dan kadar semen sekitar 5 % (tanah kerikil), 12 % (tanah
lanau) dan 20% (tanah lempung)
12. Air memunculkan reaksi kimia dgn semen selama
proses pengerasan +pelumas antara campuran agregat
kasar, agregat halus dan semen.

semen dan air sampai waktu hilangnya sifat


keplastisannya(tdk kurang 1jam) dan waktu ikatan akhir
=saat pencampuran semen dan air telah menjadi pasta
sampai menjadi kaku. Faktor yang mempengaruhi =
jumlah air dan besar suhu di udara sekitar, bila waktu
ikatan pendek naiknya suhu bisa mencapai 30C pada
semen biasa,
14. A. pengaruh macam tanah karena jumlah semen yang
digunakan berdasarkan ukuran butiran tanah. Semakin
halu butiran tanah semakin banyak jumlah semen yang
dibutuhkan sehingga kekuatan campuran tanah-semen
menjadi berbeda-beda
b. kadar semen karena semen berguna untuk mereduksi
plastisitas. Jika plastisitas tanah berkurang maka kekuatan
campuran tanah-semen semakin besar.
c. kepadatan, jika tanah dipadatkan sampai mendekati
berat volume kering dan diberikan kadar air yang
optimum maka kekuatan campuran tanah-semen semakin
besar.

sedemikian rupa hingga pengeringan dihambat selama


periode awal dari perkembangan kekuatan.
f. temperatur pemeraman karena semakin tinggi
temperatur semakin cepat kenaikan kekuatan.
g. kadar air karena air sebagai hidrasi semen dan pelumas
material
h. rendaman karena hal tersebut dapat mereduksi
kekuatan
i. retak susut karena hal tersebut dapat mereduksi
kekuatan
j. tegangan-regangan karena hal tersebut menjadi
parameter dalam perancangan perkerasan jalan
k. kelelahan karena hal tersebut dapat mereduksi
kekuatan
l. bahan tambah karena jika bahan tambah yang
digunakan cocok untuk stabilisasi tanah maka kekuatan
campuran semakin besar.