Anda di halaman 1dari 1

- Sikap Masyarakat yang Tradisional

Sikap masyarakat ini lebih memihak masa lampau karena masa tersebut
merupakan masa yang penuh kemudahan menurut beberapa kelompok. Tradisi
yang berlaku sebagai warisan masa lampau tidak dapat diubah dan harus terus
dilestarikan. Hal ini dapat menghambat perubahan, terutama beberapa
kelompok yang konservatif dan ingin tetap bertahan dalam kepemimpinan
masyarakat.
- Adat atau Kebiasaan
Adat atau keyakinan masyarakat terhadap norma-norma yang berlaku turuntemurun merupakan pegangan hidup yang harus tetap berlaku dan dijalankan.
Kebiasaan-kebiasaan yang turun-temurun merupakan suatu hal yang sulit diubah
pada masyarakat. Masyarakat sendiri tidak mau mengubahnya karena takut
terjadi bencana atau berkurangnya keberuntungan yang ada dalam kehidupan
mereka. Masyarakat yang memegang teguh adat istiadat lama umumnya hidup
dan bertahan pada masyarakat tradisional.
Sikap masy tradisional
Apabila di dalam masyarakat muncul suatu sikap mengagung-agungkan akan
tradisi masa lampau serta menganggap bahwa tradisi tersebut secara mutlak tak
dapat dirubah, maka sudah dapat dipastikan bahwa pada masya-rakat tersebut
akan mengalami hambatan-hambatan dalam proses perubahan sosial
budayanya. Keadaan tersebut akan menjadi lebih parah lagi apabila golongan
yang berkuasa dalam masyarakat juga berasal dari golongan yang bersifat
konservatif, yakni suatu golongan yang notabenenya adalah penentang atau anti
terhadap perubahan-perubahan.
Selain yang sudah disebutkan di atas, dilihat dari segi intern (dari dalam
masyarakat yang mengalami perubahan), terjadinya proses perubahan sosial
juga dapat terhambat oleh karena adanya faktor-faktor sebagai berikut:
Adanya sikap masyarakat yang ragu-ragu, bahkan curiga terhadap sesuatu yang
baru yang dianggap dapat berdampak negatif.
Adanya kecenderungan dari masyarakat untuk menyukai dan mempertahankan
sesuatu hal yang lama.
Kurangnya pengetahuan dan pendidikan masyarakat terhadap sesuatu yang
baru.