Anda di halaman 1dari 2

Pertahanan spesifik: imunitas diperantarai antibodi untuk respon imun yang

diperantarai antibodi, limfosit B berperan dalam proses ini, dimana limfosit B akan
melalui 2 proses yaitu respon imun primer dan respon imun sekunder.Jika sel limfosit
B bertemu dengan antigen dan cocok, maka limfosit B membelah secara mitosis dan
menghasilkan beberapa sel limfosit B. Semua Limfosit b segera melepaskan antibodi
yang mereka punya dan merangsang sel Mast untuk menghancurkan antigen atau sel
yang sudah terserang antigen untuk mengeluarkan histamin. 1 sel limfosit B dibiarkan
tetap hidup untuk menyimpan antibodi yang sama sebelum penyerang terjadi.
Limfosit B yang tersisa ini disebut limfosit B memori. Inilah proses respon imun
primer. Jika suatu saat, antigen yang sama menyerang kembali, Limfosit B dengan
cepat menghasilkan lebih banyak sel Limfosit B daripada sebelumnya. Semuanya
melepaskan antibodi dan merangsang sel Mast mengeluarkan histamin untuk
membunuh antigen tersebut.
Setelah antigen masuk ke dalam tubuh, antibodi tidak segera terbentuk di
dalam serum darah. Masa antara pemberian antigen dan dibentuknya antibodi dalam
serum disebut periode laten. Lama periode laten sekitar 6-7 hari. Pada periode laten,
antigen disampaikan pada sel-sel yang imunokomplemen, yaitu sel B yang
menghasilkan antibodi. Pada periode ini terjadi poliferase dan diferensiasi sel B.
Setelah periode laten, kemudian masuk pada tahap biosentisis. Fase awal dari
periode logaritmis di dalam tubuh. Diikuti oleh fase mantap, yaitu dimana kecepatan
sintesis protein sama dengan kecepatan katabolismenya, dan diakhiri fase penurunan,
yaitu dimana katabolisme antibodi lebih cepat daripada sintesisnya.
Respon imun primer terjadi sewaktu antigen pertama kali masuk ke dalam
tubuh, yang ditandai dengan munculnya IgM beberapa hari setelah pemapara.

Kadar IgM mencapai puncaknya pada hari ke-7. pada 6-7 hari setelah
pemaparan, barulah bisa di deteksi IgG pada serum, sedangkan IgM mulai
berkurang sebelum kadar IgG mencapai puncaknya yaitu 10-14 hari setelah
pemaparan anti gen.

Respon imun sekunder terjadi apabila pemaparan anti gen terjadi untuk yang
kedua kalinya, yang di sebut juga booster.

Puncak kadar IgM pada respon sekunder ini umumnya tidak melebihi
puncaknya pada respon primer, sebaliknya kadar IgG meningkat jauh lebih
tinggi dan berlangsung lebih lama.

Perbedaan dalam respon ini di sebabkan adanya sel B dan sel T memory akibat
pemaparan yang pertama.

IgG merupakan komponen utama imunoglobulin serum, kadarnya dalam


serum sekitar 13 mg/ml, merupakan 75% dari semua imunoglobulin.

Kadar IgG meninggi pada infeksi kronis dan penyakit auto imun.

Antibodi yang pertama di bentuk dalam respon imun adalah IgM, oleh karena
itu kadar IgM yang tinggi merupakan petunjuk adanya infeksi dini

Anda mungkin juga menyukai