Anda di halaman 1dari 11

ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR

DISUSUN OLEH :
NAMA : RIZKY MAULANA
NPM : 16021031

JURUSAN : AGRIBISNIS
FAKULTAS : PERTANIAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH LUWUKLINGKUP KAJIAN DAN TUJUAN

ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR (ISBD)

A.

LINGKUP KAJIAN ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR (ISBD)

1.

Kelompok ilmu pengetahuan


Untuk memahami ilmu sosial budaya dasar termasuk kelompok ilmu
pengetahuan yang mana , perlu dipahami lebih dahulu pengelompokan ilmu
pengetahuan, prof. Dr. Harsja Bachtiar (1981) mengemukakan bahwa ilmu dan
pengetahuan dapat dikelompokan menjadi 3 (tiga) kelompok besar, yaitu kelompok
ilmu alamiah (natural sciences), kelompok ilmu sosial (social sciences), dan
kelompok pengetahuan budaya (the humanities).

a.

Kelompok alamiah
Kelompok alamiah bertujuan untuk memahami keteraturan yang terdapat
dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal itu ,maka digunakan metode ilmiah.
Caranya adalah menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan itu,
kemudian dibuat analisis guna menentukan suatu kualitas .hasil analisis
ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi,hasil penelitiannya
100 % (seratus persen) benar atau 100 % salah. Termasuk kelompok ilmu alamiah,
antara lain adalah astronomi, fisika,kimia,biologi, kedokteran, dan mekanika.

b.

Kelompok ilmu sosial


Kelompok ilmu sosial bertujuan untuk memahami keteraturan yang terdapat
dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu ,maka digunakan metode
ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu alamiah. Akan tetapi hasil penelitiannya tidak
mungkin 100 % benar hanya mendekati kebenaran dan tidak pula 100% salah.
Sebabnya adalah keteraturan dalam hubungan antar manusia itu dapat berubah dari

waktu ke waktu. Termasuk kelompok ilmu sosial antara lain adalah ekonomi
,sosiologi ,politik, demografi, psikologi, antropologi sosial, dan sosiologi hukum.

c.

Kelompok pengetahuan budaya


Bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang
bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan
peristiwa dan pernyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti . peristiwa dan
pernyataan itu pada umumnya tedapat dalam tulisan-tulisan. Metode ini tidak ada
sangkut pautnya dengan metode ilmiah. Berdasarkan ilmu dan pengetahuan jika
melihat satu sisi illmu budaya dasar termasuk kelompok ilmu sosial dan disisi lain
termasuk kelompok pengetahuan budaya. Oleh karna itu metode pendekatannya
menggunakan pendekatan gabungan (combined approach) yaitu disisi pendeketan
terhadap manusia makhluk sosial dan interaksi dalam kelompok sosialnya, disisi lain
pendekatan terhadap manusia makhluk budaya dan kemanusiaan.

Manusia makhluk sosial (zoon politicion) adalah kodrat, yaitu manusia


sebagai individu tidak akan hidup sendiri dan berkembang sempurna apabila tidak
hidup bersama dengn individu manusia lainnya. Sejak lahir manusia sudah harus
hidup bersama, setidaknya dengan ayah dan ibu yang memelihara dan
melindunginya. Dengan kata lain ,manusia harus hidup bermasyarakat. Hidup
bermasyarakat artinya saling berhubungan dan berinteraksi satu sama lain dalam
kelompoknya

dan

juga

terhdapa

individu

diluar

memperjuangankan dan memenuhi kepentingan hidupnya.

kelompoknya

guna

Disisi lain manusia makhluk budaya adalah juga kodrati, artinya sejak lahir
sudah menjadi makhluk paling sempurna karena dibekali oleh sang pencipta dengan
akal,perasaan , kehendak yang membedakannya dengan makhluk hewan. Dalam
hubungannya tersebut, manusia mempertimbangkan man yang benar dan salah ,
mana yang baik dan buruk, serta mana yang bermamfaat dan merugikan .
pertimbangan ini merupakan awal terjadinya suatu sistem nilai budaya yang menjadi
norma kehidupan bersama.

2.

Dua Unsur Utama


Ilmu sosial budaya dasar merupakan satu mata kuliah yang termasuk mata
kuliah umum yang diajarkan dilingkungan perguruan tinggi. Mata kuliah ini terdiri dari
2 (dua) unsur utama yaitu unsur sosial budaya dan unsur kemanusiaan (humaniora).
Unsur sosial budaya meliputi tema mengenai manusia makhluk sosial (zoon
politicon) dan perkembangan kebudayaan. Unsur ini meliputi kajian berikut :

a.

Bentuk kelompok sosial budaya

b.

Kebudayaan dan peradaban

c.

Sisten nilai budaya dan pandangan hidup

d.

Perubahan sistem nilai budaya

e.

Akibat perubahan sistem nilai budaya


Unsur kedua adalah kemanusiaan(humaniora)unsur ini meliputi tema mengenai
manusia makhluk budaya dan nilai kemanusiaan. Unsur ini meliputi kajian berikut :

a.

Hakikat manusia sama (universal)

b.

Kebutuhan hidup manusia

c.

Sikap dan perilaku manusia

d.

Kehidupan manusiawi dan tidak manusiawi

e.

3.

1.

Upaya-upaya memanusiakan manusia

TUJUAN ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR (ISBD)

Tujuan umum
Secara umum, ilmu sosial budaya dasar bertujuan untuk mengembangkan
kepribadian manusia sebagai makhluk sosial (zoon policon) dan sebagai makhluk
budaya ( homo humanus). Tujuan umum ilmu sosial budaya dasar (ISBD)
mengandung 3 (tiga) rumusan utama yaitu :

a.

Pengembangan kepribadian manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk


budaya.

b.

Kemampuan menanggapi secara kritis dan berwawasan luas masalah sosial


budaya dan masalah lingkungan sosial budaya.

c.

Kemampuan menyelesaikan secara halus, arif, dan manusiawi masalah-masalah


tersebut.

Manusia makhluk budaya (homo humanus) artinya msnudis itu makhluk ciptaan
tuhan yang paling sempurna karena sejaklahir sudah dibekali dengan unsur akal
(ratio), rasa (sense) dan karsa ( will,wish).

2.

Tujuan khusus
Disamping tujuan umum, ilmu sosial budaya dasar secara khusus bertujuan untuk :

a.

Mempertajam kepekaan terhadap sosial budaya dan lingkungan sosial budaya


terutama untuk kepentingan profesi

b.

Memperluas

pandangan

tentang

masalah

sosial

budaya

dan

masalah

kemanusiaan serta mengembangkan kemampuan daya kritis terhadap kedua


masalah tersebut.
c.

Menghasilkan calon pemimpin bangsa dan negara yang tidak bersifat


kedaerahan.

d.

Meningkatkan kesadaran terhadap nilai manusia dan kehidupan manusiawi

e.

Membina kemampuan berfikir dan bertindak objektif untuk menangkal pengaruh


negatif.

a.

Peka terhadap sosial budaya dan lingkungan sosial budaya


Ilmu sosial budaya dasar untuk mempertajam kepekaan terhadap sosial budaya
dan lingkungan sosial budaya terutam untuk kepentingan profesi. Setiap peristiwa
sosial budaya yan unik dan mencolok cepat ditanggapi dan diupayakan
penyelesaiannya. Dan terutama dalam hal yang unik dan mencolok umumnya
menyangkut kepentingan umum dan nasib orang banyak , antara lain peristiwa
korupsi, peledakan bom, pengeplosan bahan bakar minyak, peredaran narkoba ,
dan pembuatan maksiat. Dihubungkan dengan kepentingan profei sebagai pelayan
masyarakat seperti muncul lembaga swadaya masyarakat (LSM) , Lembaga
bantuan hukum indonesia (LBHI), Indonesia corruption watch (ICW) , dan masih
banyak lagi lembaga-lembaga diindonesia . dari semua lembaga mereka
menanggapi secara kritis , memberika bukti kepada dan mendesak pemerintah
agar menindak tegas pelaku-pelaku tidak manusiawi.

KELUARGA DAN FUNGSI KELUARGA

A.
1.

KELUARGA INTI DAN KELUARGA BESAR


Konsep keluarga inti
Salah satu alasan mendasar terbentuknya keluarga adalah pemenuhan
kenbutuhan biologis manusia, dalam bentuk perkawinan adalah antara 2 (dua)
makhluk manusia yang berlainan jenis kelamin , yaitu pria dan wanita. Kedua pihak
tersebut saling membutuhkan , maka mereka saling mencari dan saling bertemu
sehingga tumbuhlah benih kasih sayang, saling mencintai dan saling melindungi.
Hubungana kasih sayang ini kemudian diwujudkan dalam ikatan perkawinan yang
sesuai dengan norma kehidupan dan aturan hukum yang berlaku.
Dalam ikatan perkawinan mereka, pria berstatus sebagai suami yang berfungsi
sebagai kepala keluarga , sedangkan wanita berstatus sebagai ibu rumah tangga .
ikatan suami dan istri merupakan titik awal suatu kelahiran anak sebagai anggota
keluarga dan sekaligus sebagai penerus generasi dari ikatan yang sudah terbentuk
itu . jadi yang dimaksud dengan keluarga adalah kesatuan antara suami sebagai
ayah, dan istri sebagai ibu , serta anak sebagai keturunan mereka. Keluarga dalam
ini disebut keluarga inti (kern familie) atau keluarga dalam arti sempit.

2.

Konsep keluarga besar

Keluarga besar merupakan perluasan dari keluarga inti yang tetap didasarkan
pada ikatan perkawinan dan hubungan darah , mereka yang menjadi anggota
keluarga besar atas dasar :
a.

Ikatan perkawinan keluarga inti , yaitu ayah dan ibu mertua, kakek dan nenek
mertua, paman dan ibu mertua, kakak dan adik ipar serta cucu mertua.

b.

Hubungan darah, yaitu ayah dan ibu kandung, kakek dan nenek kandung, paman
dan ibu kandung, kakak dan ibu kandung serta cucu kandung.

Konsep keluarga besar ini umumnya dianut di negara-negara timur seperti cina
,jepang , indonesia , malaysia , brunei darussalam dan negara lainnya . ada
beberapa hubungan pengikat yang lain adalah :
a.

Asal etnis (suku , daerah asal)

b.

Sejarah leluhur (garis keturunan)

c.

Pandangan hidup (ideologi)

d.

Agama dan kepercayaan (religi)

e.

Tradisi atau adat istiadat

f.

Solidaritas dan saling kebergantungan

Beberapa hubungan tersebut didasari berbagai faktor sosial yang mengakibatkan


mereka tetap merasa dalam ikatan keluarga besar. Faktor faktor sosial tersebut ,
antara lain :
a.

Faktor sosial psikologis yaitu rasa kasih sayang yang sudah tertanam , tidak mau
berpisah dari kelompok .

b.

Faktor sosial budaya (cara hidup)

c.

Faktor sosial ekonomi yaitu kemiskinan , pekerjaan tidak tetap yang menimbulkan
saling ketergantungan.

TIPE-TIPE KELOMPOK SOSIAL BUDAYA

A.

KONSEP KELOMPOK SOSIAL BUDAYA


Kelompok sosial budaya adalah lingkungan hidup sosial budaya yang
memiliki bentuk , cara hidup , dan tujuan tertentu. Dalam definisi tersebut dapat
dirinci 4 (empat) unsur utama konsep sosial budaya, atas dasar mana muncul tipe
kelompok sosial budaya :

Keempat unsur utama adalah :


1.

Lingkungan sosial budaya

2.

Bentuk sosial budaya

3.

Cara hidup sosial budaya

4.

Tujuan sosial budaya

1.

Lingkungan Sosial Budaya


Lingkungan sosial budaya adalah sejumlah manusia yang hidup berkelompok
dann saling berinteraksi secara teratur guna memenuhi kepentingan bersama .
hidup bermasyarakat merupakan cara memfungsikan budaya dengan berinteraksi
secara teratur antar sesamanya , sehinggga kepentingan bersama lebih terpenuhi
secara wajar dan sempurna.

2.

Bentuk Sosial Budaya


Setiap kelompok sosial budaya mempunyai batas-batas yang telah
ditentukan berdasarkan tipe kelompok yang membedakannya dengan kelompok
lain. Tipe kelompok dibedakan lagi antara tradisional alamiah modern. Tipe kelompk
tradisional alamiah didasarkan pada kesatuan geografis , ikatan perkawinan dan
hubungan darah, sedangkan tipe kelompok modern didasarkan pada kepentingan
yang sama .

Dengan demikian , ada 4 (empat) macam tipe kelompok sosial budaya , yaitu :
a.

Tipe kelompok sosial budaya berdasarkan kesatuan geografis

b.

Tipe kelompok sosial budaya berdasarkan ikatan perkawinan dan hubungan darah

c.

Tipe kelompok sosial budaya berdasarkan kepentingan yang sama

d.

Tipe kelompok sosial budaya berdasarkan keahlian profesional

3.

Cara Hidup Sosial Budaya


Cara hidup sosial budaya artinya sikap, perbuatan, dan tujuan, serta cara
pencapaiannya sudah dipolakan oleh organisasi kelompok dalam seperangkat
tuntunan/pedoman tertulis yang disebut anggaran dasar dan kode etik.
Sistem nilai budaya diwujudkan dalambentuk gagasan dan perbuatan nyata yang
sudah berpola. Gagasan dapat berupa rencana atau rancangan untuk membuat
atau mengerjakan sesuatu, sedangkan perbuatan nyata berupa kegiatan untuk
menghasilkan suatu ciptaan dan produk budaya.

4.

Tujuan Sosial Budaya

Pada

kelompok

sosial

budaya

tradisional

alamiah

tujuan

dapat

diketahui melalui pola hidup mereka antara lain pola hidup keluarga , pola hidup
desa petani , nelayan , dan daerah aliran sungai . tujuan setiap sosial budaya
berbeda antara satu sama lain ,sesuai dengan tipe kelompok sosial budaya masingmasing.

Maka tujuan kelompok sosial budaya pada dasarnya dapat dibedakan atau
diklasifikasikan sebagai berikut :

a.

Membentuk dan memelihara persatuan dan kesatuan hidup bersama secara tertib
dan damai serta sejahtera dalam wadah kesatuan geografis, seperti komunitas desa
, komunitas kota.

b.

Membentuk dan memelihara kehidupan rumah tangga bahagia lahir bdan batin
dalam wadah ikatan perkawinan dan hubungan darah.

c.

Mewujudkan kesejahteraan bersama, menghapuskan kemiskinan, membasmi


penyakit masyarakat, dan mencegah tindakan tidak manusiawi dalam wadah
kepentingan yang sama.

d.

Melayani kepentingan klien atau konsumen berdasarkan keahlian profesional


dalam wadah organisasi profesi.

Dalam kehidupan manusia disadari bahwa yang benar, yang indah /baik dan
berguna/bermanfaat menciptakan kesenangan , kepuasan , kebahagiaan dan
kedamaian bagi semua orang.