Anda di halaman 1dari 7

HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TERHADAP TINDAKAN

PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUMAH SAKIT HAJI MEDAN

KUISIONER PENELITIAN

1. Bacalah pertanyaan berikut dengan baik dan benar. Kemudian pilihlah


jawaban yang benar dan berilah tanda silang (x) pada jawaban yang anda pilih
2. Jika ingin memperbaiki jawaban, coretlah yang salah (=) dang anti dengan
jawaban yang anda anggap benar.
3. Jika anda kurang mengerti tentang pertanyaan yang diberikan, segera
tanyakan kepada peneliti.
4. Setiap jawaban yang anda berikan dijamin kerahasiaannya
5. Partisipasi yang anda berikan sangat berharga sekali dan peneliti ucapkan
terima kasih.
A. Data Umum Responden
Nama

Jenis kelamin

Umur

Pendidikan
Lama bertugas

:
:

5 tahun
> 5 tahun

1. Infeksi nasokomial adalah infeksi yang didapat di Rumah Sakit


a. Sebelum masuk RS
b. Sesudah masuk RS
c. Sesudah pulang dari RS
2. Salah satu faktor ekstrinsik yang mempengaruhi dalam proses infeksi nosokomial
adalah:
a. Tenaga Kesehatan (Dokter, perawat, dan pasien lain).
b. Kondisi umum
c. Menurunnya standart perawatan
3. Infeksi nosokomial terjadi saat pasien :
a. Mulai di rawat di RS
b. Dilakukan tindakan invasive
c. Pulang ke rumah
4. Infeksi nasokomial mempunyai dan unsur yang saling mendukung yaitu
a. Daya tahan tubuh yang menurun
b.

Terkontaminasi kuman penyebab penyakit

c.

Adanya penyakit lain


5. Infeksi nasokomial akan timbul pada saat:

a.

Kurang dari 3 x 24 jam perawatan


b. Waktunya 3 x 24 jam
c. Lebih dari 3 x 24 jam

6. Salah satu ciri-ciri dari infeksi nosokomial adalah:


a. Demam setelah 3 hari perawatan
b. Demam saat masuk RS
c. Demam saat belum masuk RS
7. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi nasokomial adalah:
a. Terlambat makan
b. Penggunaan alat yang tidak steril
c. Di mandikan di atas tempat tidur
8. Ada 2 cara penularan yang bisa menyebabkan terjadinya infeksi nasokomial, yaitu
a. Penularan langsung
b. Tidak langsung
c. Hygene yang kurang bersih
9. Tempat masuknya kuman pada infeksi nosokomial adalah melalui:
a. Lapisan Mukosa
b. Lapisan Mukosa luka
c. Lapisan mukosa luka pada seluruh saluran cerna, urine dan nafas
10. Yang termasuk faktor yang paling besar mempengaruhi terjadinya infeksi
nasokomial adalah:
a. Petugas Kesehatan
b. Pengunjung
c. Makanan/minuman
11.

Yang termasuk penularan infeksi nosokomial secara langsung adalah:


a. Lamanya hari perawatan
b. Menurunnya standart perawatan

c. Padatnya penderita yang dirawat


12. Pasien yang rentan dengan infeksi nosokomial adala pasien yang:
a. Daya tahan tubuh lemah
b. Adanya penyebab penyakit kronis
c. Sudah biasa berobat
13. Infeksi nosokomial melalui pemasangan alat infus dapat menyebabkan:
a.

Plebitis

b. Luka
c. Gangren
14. Infeksi nosokomial yang terjadi akibat kelalaian perawat menunjukkan:
a. Lamanya hari perawatan
b. Menurunnya standart perawatan
c. Padatnya penderita
15.

Faktor perawat yang mempengaruhi proses infeksi nosokomial adalah


a. Lamanya pasien dibawa berobat
b. Lamanya hari perawatan
c. Makanan yang disajikan kurang kebersihannya.
16.

Perawat selalu memakai sarung tangan untuk mencegah terjadinya infeksi


nosokomial:

a.

Pada saat melakukan tindakan keperawatan

b.

Pada saat melakukan tindakan invasif saja

c.

Hanya pada waktu sempat saja

17.

Untuk mencegah terjadinya infeksi nosokomial pada alat instrument perawat


harus menggunakan :

18.

a.

Alat instrument steril

b.

alat instrument yang tidak steril

c.

alat instrument yang bersih


Strategi yang harus ditaati untuk mencegah terjadinya infeksi nosokomial

adalah:
a.

Tidak perlu mentaati praktis pencegahan infeksi nosokomial

b.

Mentaati praktis pencegahan infeksi nosokomial

c.

Hanya kalau ingat saja


19. Faktor-faktor ekstrinsik yang mempengaruhi dalam proses infeksi nosokomial
adalah

a.

Bangsal

b.

Lamanya hari perawatan

c.

Resiko terapi
20.

Faktor-faktor instrinsik yang mempengaruhi dalam proses infeksi nosokomial

a.

Lamanya hari perawatanSering

b.

Resiko terapi

c.

Makanan dan minuman


21. Berapa harikah pemasangan infuse dalam satu tempat dapat dipertahankan:
a. Dua hari
b. Empat hari
c. Lima hari

22. Siapakah yang bertanggung jawab terhadap pencegahan infeksi nosokomial:


a. Pihak RS saja
b. Tenaga Kesehatan
c. Pihak RS dan Tenaga Kesehatan
23. Berapa lamakah pemasangan kateter urine diganti untuk menghindari infeksi
nosokomial:
a. Tiga hari
b. Empat hari
c. Lima hari
24. Dari beberapa penelitian infeksi nosokomial yang terjadi pada ISK sekitar
a. 30%
b. 40%
c. 50% .
25. Bakteri masuk kedalam kandung kemih atau saluran kemih melalui :
a. Batang kateter
b. Ujung kateter
c. Cabang kateter

TINDAKAN PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL


Lembar Observasi
No
1
2
3

Observasi
Sebelum melakukan tindakan perawat mencuci tangan
Sesudah melakukan tindakan perawat mencuci tangan
Dalam
melakukan
tindakan
medis
perawat

menggunakan alat steril


Kitika memasang infus perawat menggunakan sarung

tangan
Sebelum pemasangan infus, lokasi infus diberi

desinfektan terlebih dahulu


Dalam pemasangan kateter pasien diberi tahu terlebih
dahulu

Pada saat pemasangan kateter perawat menggunakan

8
9

sarung tangan yang steril


Perawat mengganti kateter setelah 2 3 hari
Sebelum pemasangan kateter pada pasien wanita

10

perawat melakukan vulva higiene


Setelah melakukan tindakan medis perawat mencuci
alat-alat yang telah dipakai

Ya

Tidak