Anda di halaman 1dari 7

TUGAS KELOMPOK FISIKA

PRINSIP KERJA ALAT TEKNOLOGI HUKUM BERNOULLI


Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas fisika

Kelompok 4 (XI MIA 2)


Anggota :
Nuraiziza Fatturahmi F
Ranty Gelar Andicke
Rd. Aurelia Surya
Rifki Fauzi
Rizky Tri M
Vingki Vientineu A

Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Garut


Jln. Merdeka No. 91 Garut
2014/2015

A. Alat Infus

Bagian bagian Infus

Fungsi Alat Infus


Pemasangan Infus adalah pemberian sejumlah cairan ke dalam tubuh melalui
sebuah jarum ke dalam pembuluh vena (pembuluh balik) untuk menggantikan cairan
atau zat-zat makanan dari tubuh . Bagian bagian dari infuse set :
Selang infuse paling ujung terdapat bagian jarum infuse yang berfungsi sebagai
jalan masuk cairan infuse ke pembuluh darah vena.
Roller clamp sebagai pengetur kecepatan aliran air secara konstan
Tabung kecil yang ada di selang pada trans set terdapat saringan

B. Dasar Teori
Hukum Bernoulli disampaikan oleh seorang ahli matematika yang dilahirkan di
Goningen, Belanda sekitar tahun 1700 bernama Daniel Bernoulli. Ia adalah anak seorang
ahli matematika bernama Johann Bernoulli.

Hukum Bernoulli menjelaskan tentang konsep dasar aliran fluida (zatcair dan gas)
bahwa peningkatan kecepatan pada suatu aliran zat cair atau gas, akan mengakibatkan
penurunan tekanan pada zat cair atau gas tersebut. Artinya, akan terdapat penurunan
energy potensial pada aliran fluida tersebut.
Hukum Bernoulli dapat dianggap sebagai konsep dasar yang menyatakan
kekekalan energi, seperti yang telah diungkapkan pada konsep dasar persamaan
Bernoulli.Dengan demikian, penjumlahan energy kinetic dan energy potensial pada suatu
aliran fluida akan konstan di setiap titik. Itulah konsep dasar hukum Bernoulli.
Adapun berkaitan dengan hukum Bernoulli, suatu fluida dikatakan mempunyai
peningkatan kecepatan, jika fluida tersebut mengalir dari suatu bagian dengan tekanan
tinggi menuju bagian lainnya yang bertekanan rendah. Sedangkan suatu fluida dikatakan
mempunyai penurunan kecepatan, jika fluida tersebut mengalir dari suatu bagian
bertekanan rendah, menuju bagian lain bertekanan tinggi.
Salah satu pengaplikasian hukum Bernoulli pada alat medis yaitu pada infusan.
Namun pada infusan lebih pada pengaplikasian tekanannya.

C. Penerapan Konsep pada Alat Infus


Sebelum dipasangi infus, tubuh pasien harus diukur terlebih dahulu tekanan
darahnya. Setelah diukur baru kemudian dipasangi infus. Posisi infus diatur sedemikian
rupa agar tekanan aliran dari cairan infus lebih besar dari tekanan darah. Kalau tekanan
cairan infus lebih kecil dari tekanan darah keadaannya akan terbalik yakni darah akan
masuk ke dalam kantong infus.
Dalam ilmu fisika ada dikenal dengan tekanan hidrostatis yaitu tekanan yang
dialami oleh cairan yang statis atau diam. Tekanan Hidrostatis adalah tekanan yang
terjadi di bawah air. Tekanan ini terjadi karena adanya berat air akibat dari percepatan
gravitasi yang membuat cairan tersebut mengeluarkan tekanan. Tekanan sebuah cairan
(zat cair) terrgantung pada kedalaman cairan di dalam sebuah ruang dan gravitasi juga
menentukan tekanan air tersebut. Perbedaan tekanan antara cairan di botol dan cairan
yang masuk kedalam pembuluh darah pasien dapat dihitung dari tekanan total. Rumus
fisikanya:
P = Po+ gh
P P0 = gh

P =gh
Dimana:
P = Tekanan yang dialami oleh cairan
= massa jenis cairan
h = tinggi tabung terhadap lengan
Jadi makin tinggi tempat kantong infus dengan pergelangan lengan makan
tekanan

cairan

infus

makin

besar

juga,

begitu

juga

sebaliknya.

Oleh karena itu pemasangan cairan infus diposisikan lebih tinggi dari pergelangan tangan
pasien agar cairan infusnya mau masuk ke dalam tubuh pasien. Jika cairan infus di
pasang lebih rendah dari tubuh pasien, bukan cairan infus yang masuk ke tubuh pasien
akan tetapi cairan darah yang akan masuk ke dalam kantong infus. Kejadian ini akan
mirip seperti orang donor darah. Di mana kantong darah di letakan di bawah atau lebih
rendah dari tubuh si pendonor.

D. Kesimpulan
Pada alat medis tepatnya pada alat infuse, terdapat penerapan konsep fisika
Hukum Bernoulli yaitu pada konsep tekanannya. Suatu fluida dikatakan mempunyai
peningkatan kecepatan, jika fluida tersebut mengalir dari suatu bagian dengan tekanan
tinggi menuju bagian lainnya yang bertekanan rendah. Sedangkan suatu fluida dikatakan
mempunyai penurunan kecepatan, jika fluida tersebut mengalir dari suatu bagian
bertekanan rendah, menuju bagian lain bertekanan tinggi.

Pertanyaan dan Jawaban Hasil Presentasi


1. Aditya Darma Priatna

Bagaimana menentukan ketinggian infus dengan tangan pasien dan berapa rata-rata
ketinggiannya, lalu bagaimana jika letak jarum infus berada di bagian selain tangan apa
prinsipnya sama?
Jawaban: untuk menentukan ketinggian dapat melakukan pengecekan tekanan darah
pasien, hal ini harus disesuaikan dengan tekanan darah agar ketinggian infus dapat
membuat tekanan infus lebih besar dari tekanan darah pasien. Namun, biasanya
ketinggian infus berada di 80 cm lebih tinggi dari jarum infus. Untuk letak jarum infus
berada di bagian selain tangan, prinsipnya sama, dimana letak infus harus lebih tinggi
dari jarum infus.

2. Salma Laila N
Bagaimana perbandingan tekanan darah dengan infusan? Lalu bagaimana dengan donor
darah, apa prinsipnya sama?
Jawaban: untuk perbandingan tekanan, lebih jelasnya tekanan infusan harus lebih besar
dari tekanan darah, tidak ditentukan oleh perbandingan angka yang pasti. Perbandingan
tekanan darah diketahui melalui pengecekan tekanan darah sebelum pemasangan infus.
Untuk prinsip donor darah sendiri, pada dasarnya sama. Untuk donor darah maka tekanan
darah harus lebih besar dari kantong darah dan letak kantong darah lebih rendah dari
jarum donor agar darah mengalir ke dalam kantong darah.

DaftarPustaka
http://www.abcmedika.com/2014/04/prosedur-pemasangan-infus.html
http://www.anneahira.com/hukum-bernoulli.htm
http://www.mafiaol.com/2012/07/kenapa-infus-dipasang-lebih-tinggi-dari_7183.html
http://www.scribd.com/doc/65257696/Bio-Fluida

http://www.informasi-pendidikan.com/2014/12/pengertian-tekanan-hidrostatis.html
http://breastcancer.about.com/od/chemotherapydrugs/p/Butterfly-Needles.htm
http://www.vetmed.wsu.edu/ClientED/dog_fluids.aspx

Anda mungkin juga menyukai