Anda di halaman 1dari 10

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

Uraian Pendahuluan

1.

Latar Belakang

Guna mewujudkan alur kerja yang harmonis, aman, nyaman pada


berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan ke depan, maka PMI
memerlukan prasarana dan sarana berupa Kantor, Gudang dan Gedung
Serba Guna yang mencukupi untuk upaya penanganan berbagai kegiatan
bencana.
Guna mendukung program tersebut diperlukan perencanaan teknis yang
baik dan matang oleh Konsultan Perencana. Dimana pemegang mata
anggaran adalah Palang Merah Indonesia (PMI). Konsultan Perencana
merencanakan pekerjaan perencanaan dalam bentuk konsep, desain,
gambar, serta uraian pekerjaan yang nantinya akan dipakai sebagai
pedoman dasar dalam rangka pelaksanaan Konstruksi fisik yang akan
dilakukan oleh Kontraktor Pelaksana.
Secara kontraktual Konsultan Perencana bertanggungjawab kepada
Kepala PMI dan dalam kegiatan operasionalnya akan mendapat
bantuan/bimbingan dalam menentukan arah pekerjaan perencanaan
dari Pengelola Satuan Kerja, yang terdiri dari Pengelola Administrasi,
Pengelola Keuangan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang
ditunjuk dan bertanggungjawab kepada Kepala PMI.
Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan arahan bagi pekerjaan
perencanaan tersebut sehingga Konsultan Perencana mampu
mewujudkan karya perencanaan yang sesuai dengan kepentingan
kegiatan.

2.

Maksud dan
Tujuan

a. Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan petunjuk bagi Konsultan


Perencana yang memuat masukan, azas, kriteria, keluaran dan
proses yang harus dipenuhi dan diperhatikan serta diinterpretasikan
ke dalam pelaksanaan tugas perencanaan Gedung Serba Guna dan
Kantor .
b. Dengan penugasan ini diharapkan Konsultan Perencana dapat
melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik untuk menghasilkan
keluaran yang memadai sesuai KAK ini.
c. Melaksanakan pekerjaan Perencanaan Teknis secara lengkap dan
terinci agar pelaksanaan pembangunan selesai dengan target
pelaksanaan yang tepat waktu, mutu dan biaya.
d. Membuat perencanaan teknis Gedung Serba Guna dan Kantor, yang
memenuhi syarat-syarat teknis yang ditetapkan dan dapat
dipertanggungjawabkan dari segi arsitektur, struktur (konstruksi)
dan fungsional seta tahan untuk jangka waktu tertentu.

3.

Sasaran

Terwujudnya Perencanaan Teknis secara lengkap dan terinci agar


pelaksanaan pembangunan selesai dengan target pelaksanaan yang tepat
waktu, memenuhi persyaratan teknis dan administratif, tepat mutu dan
biaya.

Palang Merah Indonesia Kabupaten Serang


Jl. Jendral Sudirman No. 27 Serang 42118 Telp./Fax. (0254) 201657 Email : pmi_serang@yahoo.co.id

4.

Lokasi Kegiatan

Desa Pelawad Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang.

5.

Sumber
Pendanaan

Perkiraan biaya untuk pelaksanaan kegiatan ini adalah sebesar


Rp. 200.000.000,00 (Dua Ratus Juta Rupiah) termasuk Pajak Pertambahan
Nilai (PPN) yang dibiayai dari sumber pendanaan Anggaran Pendapatan
dan Belanja PMI Tahun Anggaran 2016.

6.

Nama dan
Organisasi

Nama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) :


Drs. H. TOTO SUHARTO, M.Si

Satuan Kerja :
PMI KABUPATEN SERANG

Data Penunjang
7.

Data Dasar

a. Data Mengenai Lahan meliputi : Kondisi fisik lokasi, keadaan tanah,


Panjang tanah , kondisi tanah, serta perincian penggunaan lahan, dll.
b. Data Kebutuhan Gedung dan Kantor : Program ruang dan
pemanfaatan ruang.
c. Data utilitas Gedung dan Kantor meliputi: suplai Material bagi
kebutuhan kawasan Gedung dan Kantor.

8.

Standar Teknis

Pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh konsultan perencana seperti yang


dimaksud pada KAK harus memperhatikan kriteria umum bangunan yang
disesuaikan berdasarkan fungsi dan kompleksitas bangunan yaitu:
a. PERSYARATAN TATA BANGUNAN DAN LINGKUNGAN
Persyaratan tata bangunan dan lingkungan bangunan Gedung Serba
Guna dan Kantor meliputi ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi
dalam pembangunan bangunan gedung negara dari segi tata
bangunan dan lingkungannya, meliputi persyaratan peruntukan dan
intensitas bangunan gedung, arsitektur bangunan gedung, dan
persyaratan pengendalian dampak lingkungan sesuai dengan
ketentuan yang diatur dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)
dan/atau Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Kabupaten
Serang atau Peraturan Daerah tentang Bangunan Gedung Kabupaten
Serang.
b. PERSYARATAN BAHAN BANGUNAN
Bahan bangunan untuk Gedung Serba Guna dan Kantor harus
memenuhi SNI yang dipersyaratkan, diupayakan menggunakan bahan
bangunan setempat/produksi dalam negeri, termasuk bahan
bangunan sebagai bagian dari komponen bangunan sistem fabrikasi.
c. PERSYARATAN STRUKTUR BANGUNAN
Struktur bangunan Gedung Serba Guna dan Kantor harus memenuhi

Palang Merah Indonesia Kabupaten Serang


Jl. Jendral Sudirman No. 27 Serang 42118 Telp./Fax. (0254) 201657 Email : pmi_serang@yahoo.co.id

persyaratan keselamatan (safety) dan kelayanan (serviceability) serta


SNI konstruksi bangunan gedung, yang dibuktikan dengan analisis
struktur sesuai ketentuan. Spesifikasi teknis struktur bangunan
Gedung Serba Guna dan Kantor secara umum meliputi ketentuanketentuan:
Struktur Gedung dan kantor.
a) Struktur Gedung dan Kantor harus diperhitungkan mampu
menjamin kekuatan dinding Gedung dan Kantor sesuai fungsinya
dan dapat menjamin mutu pekerjaan
b) Struktur Gedung dan Kantor disesuaikan dengan kondisi
tanah/lahan, beban yang dipikul, dan klasifikasi bangunannya.
c) Gedung dan Kantor memiliki ketinggian yang mampu menahan
dan menampung air .
d. PERSYARATAN UTILITAS BANGUNAN
Perencanaan utilitas yang berada di dalam dan di luar bangunan
Gedung Serba Guna dan Kantor
harus memenuhi SNI yang
dipersyaratkan. Spesifikasi teknis utilitas bangunan gedung meliputi
ketentuan-ketentuan:
1) Gedung dan Kantor
a) Pada dasarnya Gedung dan kantor merupakan kebutuhan vital
bagi penanggulangan bencana alam agar kegiatan tersebut
dapat berjalan baik, sehingga ketersediaannya harus terjamin
setiap saat;
b) Gedung dan Kantor mempunyai dinding yang kuat, panjang,
lebar dan kedalam yang mampu menampung orang banyak
guna memenuhi kebutuhan tersebut agar kegiatan
pembangunan Gedung dan Kantor berjalan baik ;
c) Ketentuan lebih lanjut mengikuti SNI yang dipersyaratkan.
d) Penentuan jenis dan jumlah sarana sistem pembangunan harus
berdasarkan perhitungan yang mengacu pada lokasi bangunan,
fungsi dan kewajaran kebutuhan;

9.

Studi-studi
Terdahulu

Belum ada Studi atau data-data terdahulu.

10.

Referensi
Hukum

a. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 Tentang


Perubahan Keempat Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010
Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;
b. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 45/PRT/M/2007 tanggal
27 Desember 2007 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan
Gedung Negara;
c. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik
Indonesia Nomor: 31/PRT/M/2015 Tentang Perubahan Ketiga Atas
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 07/PRT/M/2011 Tentang
Standar Dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Dan Jasa
Konsultansi;

Palang Merah Indonesia Kabupaten Serang


Jl. Jendral Sudirman No. 27 Serang 42118 Telp./Fax. (0254) 201657 Email : pmi_serang@yahoo.co.id

d. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 29/PRT/M/2006 tanggal


1 Desember 2006 tentang Persyaratan Teknis Bangunan Gedung;
e. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 30/PRT/M/2006 tanggal
1 Desember 2006 tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas
pada Bangunan Gedung dan Lingkungan;
f. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 26/PRT/M/2008 tanggal
30 Desember 2008 tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi
Kebakaran Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan;
g. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 30/PRT/M/2006 tanggal
1 Desember 2006 tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas
pada Bangunan Gedung dan Lingkungan;
h. Peraturan daerah setempat tentang Bangunan Gedung dan semua
ketentuan peraturan Standar Nasional Indonesia tentang Bangunan
Gedung serta standar teknis lainnya yang berlaku.

Ruang Lingkup

11.

Lingkup
Kegiatan

a. Lingkup Kegiatan perencanaan teknis Gedung Serba Guna dan Kantor


terdiri atas :
1)
2)
3)
4)
5)

Pemeriksaan lahan;
Penyusunan pra-rencana teknis;
Penyusunan rencana detail;
Pembuatan dokumen perencanaan teknis;
Membantu Kepala Satuan Kerja/Pejabat Pembuat Komitmen di
dalam menyusun dokumen pelelangan, dan membantu panitia
pelelangan dalam menyusun program dan pelaksanaan
pelelangan;
6) Melakukan pengawasan berkala, seperti memeriksa kesesuaian
pelaksanaan pekerjaan dengan rencana secara berkala, melakukan
penyesuaian gambar dan spesifikasi teknis pelaksanaan bila ada
perubahan, memberikan penjelasan terhadap persoalan-persoalan
yang timbul selama masa konstruksi, memberikan rekomendasi
tentang penggunaan bahan, dan membuat laporan akhir
Perencanan berkala;
7) Menyusun laporan akhir pekerjaan perencanaan yang terdiri atas
perubahan perencanaan pada masa pelaksanaan konstruksi,
petunjuk penggunaan, pemeliharaan, dan perawatan bangunan
gedung, termasuk petunjuk yang menyangkut peralatan dan
perlengkapan mekanikal-elektrikal bangunan.
b. Lingkup pekerjaan perencanaan teknis Gedung Serba Guna dan Kantor
meliputi perencanaan Gedung Serba Guna dan Kantor pada :
1) Gedung Serba Guna (GSG)
2) Kantor

Palang Merah Indonesia Kabupaten Serang


Jl. Jendral Sudirman No. 27 Serang 42118 Telp./Fax. (0254) 201657 Email : pmi_serang@yahoo.co.id

12.

Keluaran

a. Tahap Konsep Perencanaan :


1) Program Kerja Perencanaan
2) Konsep penyiapan rencana teknis
3) Konsep skematik rencana teknis
3) Laporan data dan informasi lapangan
b. Tahap Pra-Rencana Teknis :
1) Gambar-gambar pra-rencana Gedung Serba Guna dan Kantor .
2) Perkiraan biaya Gedung Serba Guna dan Kantor .
3) Hasil konsultasi rencana dengan Pemda setempat
4) Garis besar rencana kerja dan syarat-syarat (RKS)
c. Tahap Pengembangan Rencana :
1) Rencana arsitektur, beserta uraian konsep dan visualisasi.
2) Rencana struktur, beserta uraian konsep dan perhitungannya.
3) Garis besar spesifikasi teknis (Outline Specifications)
4) Perkiraan biaya.
d. Tahap Rencana Detail :
1) Membuat gambar-gambar detail
2) Rencana kerja dan syarat-syarat (RKS)
3) Rincian volume pelaksanaan pekerjaan (BQ)
4) Rencana anggaran biaya pekerjaan konstruksi, (RAB) berdasarkan
Analisa Biaya Konstruksi SNI
5) Menyusun laporan perencanaan arsitektur, struktur, lengkap
dengan perhitungan-perhitungan yang dapat dipertanggungjawabkan.
e. Tahap Pelelangan (Dokumen Perencanaan Teknis)
1) Gambar Rencana beserta detail pelaksanaan: arsitektur dan
struktur.
2) Rencana kerja dan syarat-syarat administratif, syarat umum dan
syarat teknis (RKS)
3) Rencana Anggaran Biaya (RAB)
4) Rincian volume pekerjaan/Bill of Quantity (BQ)

13.

Peralatan,
Material,
Personil dan
Fasilitas dari
Pejabat
Pembuat
Komitmen

Data dan fasilitas yang disediakan oleh Pejabat Pembuat Komitmen yang
dapat digunakan dan harus dipelihara oleh penyedia jasa:
a. Akomodasi dan Ruang kantor (bila ada)
Akomodasi dan Ruang kantor TIdak di sediakan oleh Pejabat Pembuat
Komitmen
b. Staf pengawas/pendamping
Pejabat Pembuat Komitmen akan mengangkat Tim Teknis ebagai
pengawas pendamping atau Project Officer dalam rangka pelaksanaan
jasa konsultan.

14.

Peralatan dan
Material dari
Penyedia Jasa
Konsultasi

Penyedia jasa harus menyediakan dan memelihara semua fasilitas dan


peralatan yang digunakan untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan,
peralatan dan material tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :
a. Komputer : 1 Unit;
b. Printer A3 : 1 unit;
c. Kendaraan roda 4;
d. Alat Ukur.

Palang Merah Indonesia Kabupaten Serang


Jl. Jendral Sudirman No. 27 Serang 42118 Telp./Fax. (0254) 201657 Email : pmi_serang@yahoo.co.id

15.

Lingkup
Kewenangan
Penyedia Jasa

a. Penyedia jasa mempunyai kewenangan untuk mewujudkan


terpenuhinya tanggungjawab secara profesional atas jasa perencanaan
yang berlaku dilandasi Pasal 11 Undang Undang Nomor 18 Tahun 1999
tentang Jasa Konstruksi.
b. Secara umum kewenangan penyedia jasa adalah minimal sebagai
berikut:
1) Menghasilkan karya perencanaan yang harus memenuhi
persyaratan standar hasil karya perencanaan yang berlaku dengan
mekanisme pertanggungan sesuai ketentuan perundang-undangan
yang berlaku;
2) Menghasilkan karya perencanaan yang telah mengakomodasi
batasan-batasan yang telah diberikan oleh kegiatan, termasuk
melalui KAK ini, seperti dari segi pembiayaan, waktu penyelesaian
pekerjaan dan mutu bangunan yang akan diwujudkan;
3) Menghasilkan karya perencanaan yang telah memenuhi peraturan,
standar, dan pedoman teknis bangunan gedung yang berlaku untuk
bangunan gedung pada umumnya dan yang khusus untuk bangunan
gedung negara.

16.

Jangka Waktu
Penyelesaian
Kegiatan

Jangka waktu penyelesaian kegiatan ini adalah selama 3 (Tiga) bulan atau
90 (Sembilan puluh) hari kalender sesuai dengan rencana kerja
pelaksanaan pada lampiran ini.

17.

Personil
Posisi
Tenaga Ahli
1. Team Leader (Ahli Teknik
Bangunan Gedung)
2. Ahli Teknik Bangunan Gedung
3. Ahli Arsitek
4. Ahli Teknik Tenaga Listrik
5. Ahli Geodesi

Tenaga Pendukung
1. Juru Ukur
2. Surveyor
3. Drafter
4. Operator Komputer

Kualifikasi

Jumlah
Orang
Bulan

S1 T. Sipil; Ahli Madya

1x3

S1 T. Sipil; Ahli Muda


S1 Arsitek; Ahli Muda
S1 T. Elektro; Ahli Muda
S1 Geodesi; Ahli Muda

2x3
2x3
1x2
1x2

D3 T. Sipil/STM
D3 T. Sipil/STM
STM
SMU/SMK
a.

3x1
2x2
1x3
1x3

Tenaga ahli yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan ini adalah:


1) Ketua Tim (Team Leader/Ahli Teknik Bangunan Gedung)
Kualifikasi :
Seorang Sarjana Teknik Sipil yang berpengalaman di bidang
Perencanaan Gedung Minimal 7 (Tujuh) tahun. Team Leader
Palang Merah Indonesia Kabupaten Serang
Jl. Jendral Sudirman No. 27 Serang 42118 Telp./Fax. (0254) 201657 Email : pmi_serang@yahoo.co.id

akan berkedudukan ditempat yang berdekatan dengan


tempat-tempat pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya.
Tugas dan tanggung jawab :
Tugas dan tanggungjawab Team Leader akan mencakup tapi
tidak terbatas hal-hal sebagai berikut :
1. Menjamin bahwa semua isi dari kerangka acuan kerja ini
akan dipenuhi dengan baik yang berkaitan dengan
pelaksanaan pekerjaan Perencanaan, serta konsep
persiapan rencana teknis, termasuk konsep organisasi,
jumlah dan kualifikasi tim perencana, metode
pelaksanaan, tanggung jawab dan waktu pelaksanaan.
Laporan data dan informasi lapangan (eksisting) dan
lain-lain.
2. Mengoreksi/menyetujui semua pelaksanaan detail
teknis .
3. Membantu dan memberikan petunjuk kepada tim
lapangan, dalam melaksanakan pekerjaan Perencanaan .
4. Membantu dan memberikan petunjuk kepada tim di
lapangan dalam melaksanakan pekerjaan, untuk
menyiapkan rekomendasi secara terinci atas usulan
desain, termasuk data pendukung yang diperlukan.
5. Membantu dan memberikan petunjuk kepada tim di
lapangan dalam kegiatan-kegiatan perencanaan,
termasuk kendala-kendala dalam Survey pekerjaan.
6. Membantu tim di lapangan dalam mencari
pemecahan-pemecahan atas permasalahan yang
timbul baik sehubungan dengan teknis maupun
permasalahan kontrak.
7. Memeriksa hasil Gambar dan RAB serta analisanya.
8. Mengikuti petunjuk-petunjuk dan persyaratan yang
telah ditentukan, terutama sehubungan dengan :
Pemahaman terhadap spesifilkasi.
Metode pelaksanaan untuk setiap jenis pekerjaan
yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Metode pengukuran volume pekerjaan yang benar
sesuai dengan pasal-pasal dalam dokumen kontrak
tentang cara pengukuran dan pembayaran.
Rincian Teknis sehubungan dengan Change Order
yang diperlukan.
12. Melakukan pengecekan secara cermat semua
pengukuran pekerjaan, dan secara khusus harus ikut
serta dalam proses pengukuran .
13. Menyusun Justifikasi teknis, termasuk gambar dan
perhitungan sehubungan dengan usulan perubahan
kontrak.
14. Mengecek
dan
menandatangani
dokumen
pembayaran.

Palang Merah Indonesia Kabupaten Serang


Jl. Jendral Sudirman No. 27 Serang 42118 Telp./Fax. (0254) 201657 Email : pmi_serang@yahoo.co.id

15. Mengecek dan menandatangani dokumen-dokumen


tentang pengendalian mutu dan volume pekerjaan.
2) Ahli Teknik Teknik Bangunan Gedung;
Mempunyai sertifikat keahlian tenaga ahli konsultan sesuai
UU Jasa Konstruksi dengan jumlah orang bulan sebanyak 2
Org x 3 Bln.
Tenaga ahli yang disyaratkan adalah sarjana teknik strata
satu (S1) jurusan teknik sipil, berpengalaman sekurangkurangnya 5 (lima) tahun berpengalaman dalam
melaksanakan pekerjaan di bidang sipil subbidang Jasa
Disain Enjiniring Bangunan untuk perhitungan kuantitas dan
biaya bangunan sipil. Lulusan universitas/perguruan tinggi
negeri atau yang disamakan, diutamakan yang telah
mengikuti pelatihan tenaga ahli konsultansi bidang ke PU-an
dari LPJK. Khusus untuk kegiatan ini, tanggung jawabnya
adalah:
Melaksanakan semua kegiatan yang mencakup
pengumpulan data harga satuan bahan, upah dan alat;
Menyiapkan analisa harga satuan pekerjaan;
Membuat perhitungan kuantitas pekerjaan bangunan
gedung;
Membuat perkiraan pekerjaan konstruksi;
Menjamin bahwa data dan perhitungan analisa harga
satuan dan perhitungan kuantitas pekerjaan yang
dihasilkan adalah benar dan akurat.
3) Ahli Arsitektur;
Mempunyai sertifikat keahlian tenaga ahli konsultan sesuai
UU Jasa Konstruksi dengan jumlah orang bulan sebanyak 2
Org x 3 Bln.
Tenaga ahli yang disyaratkan adalah sarjana teknik strata
satu (S1) jurusan teknik Arsitektur, berpengalaman
sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun berpengalaman dalam
melaksanakan pekerjaan di bidang Arsitektur Lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang disamakan,
diutamakan yang telah mengikuti pelatihan tenaga ahli
konsultansi bidang ke PU-an dari LPJK. Khusus untuk
kegiatan ini, tanggung jawabnya adalah:
Tugas dan Kewajiban Ahli Arsitektur akan mencakup tapi
tidak terbatas hal-hal sebagai berikut :
a) Mengikuti petunjuk teknis dan instruksi Ketua Tim, serta
mengusahakan agar Ahli Arsitektur dan Kepala PMI
selalu mendapat informasi yang diperlukan sehubungan
dengan pengukuran hasil pekerjaan.
b) Melakukan Gambar detail gedung dan kantor.
c) Menyerahkan kepada Kepala PMI hasil pekerjaan
perencanaan yang telah dilaksanakan. Himpunan data
Palang Merah Indonesia Kabupaten Serang
Jl. Jendral Sudirman No. 27 Serang 42118 Telp./Fax. (0254) 201657 Email : pmi_serang@yahoo.co.id

mencakup semua data pengukuran berikut gambargambar yang diperlukan secara jelas dan terperinci,
antara lain :
(1) Tahap Konsep Rencana Teknis
(a) Konsep persiapan rencana teknis, termasuk
konsep organisasi, jumlah dan kualifikasi tim
perencana, metode pelaksanaan, tanggung
jawab dan waktu pelaksanaan.
(b) Laporan data dan informasi lapangan (eksisting)
dan lain-lain.
(2) Tahap Pra Rencana Teknis
(a) Gambar-gambar rencana tapak.
(b) Gambar-gambar pra rencana.
(3) Tahap Pengembangan Rencana
(a) Gambar pengembangan rencana.
(b) Gambar Lengkap
2. Ahli Teknik Tenaga Listrik;
Mempunyai sertifikat keahlian tenaga ahli konsultan sesuai
UU Jasa Konstruksi dengan jumlah orang bulan sebanyak 1
Org x 2 Bln.
Tenaga ahli yang disyaratkan adalah sarjana teknik strata
satu (S1) jurusan teknik elektro, berpengalaman sekurangkurangnya 5 (lima) tahun berpengalaman dalam
melaksanakan pekerjaan di bidang Listrik untuk Lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang disamakan,
diutamakan yang telah mengikuti pelatihan tenaga ahli
konsultansi bidang ke PU-an dari LPJK. Khusus untuk
kegiatan ini, tanggung jawabnya adalah:
Melaksanakan semua kegiatan yang mencakup Instalasi
Listrik;
Menyiapkan analisa Instalasi Listrik;
3. Ahli Geodesi;
Mempunyai sertifikat keahlian tenaga ahli konsultan sesuai
UU Jasa Konstruksi dengan jumlah orang bulan sebanyak 1
Org x 2 Bln.
Tenaga ahli yang disyaratkan adalah sarjana teknik strata
satu (S1) jurusan teknik geodesi, berpengalaman sekurangkurangnya 5 (lima) tahun berpengalaman dalam
melaksanakan pekerjaan di bidang Tanah untuk Lulusan
universitas/perguruan tinggi negeri atau yang disamakan,
diutamakan yang telah mengikuti pelatihan tenaga ahli
konsultansi bidang ke PU-an dari LPJK. Khusus untuk
kegiatan ini, tanggung jawabnya adalah:
Melaksanakan semua kegiatan yang mencakup kontur
tanah;
Menyiapkan analisa kontur tanah;

Palang Merah Indonesia Kabupaten Serang


Jl. Jendral Sudirman No. 27 Serang 42118 Telp./Fax. (0254) 201657 Email : pmi_serang@yahoo.co.id

Tenaga pendukung yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan ini


adalah:
a) Juru ukur
Berpendidikan minimal D3 T. Sipil/STM dengan pengalaman 3 (tiga)
tahun dalam juru ukur perencanaan gedung dengan jumlah orang
bulan sebanyak 3 Org x 1 Bln .
b) Surveyor
Berpendidikan minimal D3 T. Sipil/STM dengan pengalaman 3 (tiga)
tahun dalam survey perencanaan gedung dengan jumlah orang
bulan sebanyak 2 Org x 2 Bln.
c) Juru Gambar/CAD
Berpendidikan minimal STM dengan pengalaman 3 (tiga) tahun
dalam Juru Gambar perencanaan gedung dengan jumlah orang
bulan sebanyak 1 Org x 3 Bln.
d) Operator Komputer
Berpendidikan minimal D3/SMU/SMK dengan pengalaman 3(tiga)
tahun dalam software programer/implementer dengan jumlah
orang bulan sebanyak 1 Org x 3 Bln.
18.

Jadwal Tahapan
Pelaksanaan
Kegiatan

90 ( Sembilan Puluh) hari kalender

Laporan
19.

Laporan

Laporan yang harus diserahkan merupakan Laporan Akhir


yang memuat antara lain :
a) Laporan Akhir Perencanaan;
b) Rencana Kerja dan Syarat-Syarat;
c) Rencana Anggaran Biaya /Bill Of Quantity (RAB/BQ);
d) Gambar-gambar, dengan menggunakan kertas A3.
Laporan akhir ini harus diserahkan selambat-lambatnya 3
(tiga) bulan atau 90 (sembilan puluh) hari kalender sejak
Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan, sebanyak 5
(lima) buku laporan dengan rincian 1 (satu) asli dan 4
(empat) copy.

Serang, 03 Oktober 2016


Dibuat Oleh :
WAKIL KETUA I PMI KAB. SERANG
Selaku Pejabat Pembuat Komitmen,

Drs. H. TOTO SUHARTO, M.Si


NKA : 143.02.02.01.002.1015

Palang Merah Indonesia Kabupaten Serang


Jl. Jendral Sudirman No. 27 Serang 42118 Telp./Fax. (0254) 201657 Email : pmi_serang@yahoo.co.id