Anda di halaman 1dari 4

`AKUTANSI

Pencatatan Akutansi pertama kali di temukan di BABILONIA 3600 SM , juga di


temukan di Mesir,Cina,Romawi,dan Yunani.
Pada th 1494, ada pedagang dari Venesia yang menemukan PEMBUKUAN
BERPASANGAN yaitu, LUCA PACIOLI
- Harta/Asset/Aktiva
- Semua utang(PASIVA)
- Utang/Kewajiban/liabilitas
- Orang yg berhutang(DEBITTOR)
- Modal/Ekuitas(Aktiva-Liabilitas) - Orang yg meminjamkan uang(KREDITTOR)
- Pendapatan
- Saham=Surat2 berharga yg dimiliki
- Beban/Biaya
perusahaan
- KUHD(Kitab Undang2 Hukum Dagang)
SAK (Standart Akutansi Keuangan) - Bursa Efek= tempat penjualan saham
IAI (Ikatan Akutan Indonesia)
- SHU=Sisa Hasil Usaha
PMA (Penanaman Modal Asing)
- Deviden(laba yg dimiliki oleh PT)
AAA (American Accounting Associatio)
AICPA (American Institute of Certified Public Accountants)
Ada sistem Anglo Saxon. Sistem ini di gunakan di Indonesia karena:
1) Adanya Penanaman Modal Asing (PMA)
2) Sebagian besar penduduk Indonesia menyelesaikan pendidikan di Amerika
Menurut AAA akutansi adalah proses pengidentifikasi, mengukur, dan melaporkan
informasi ekonomi.
Menurut AICPA akutansi adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan
transaksi kejadian yang tepat(berdaya guna) dalam bentuk satuan uang dan penafsiran
hasil proses tersebut.
Dari segi bahasa akutansi berasal dari kata kerja to account yang berarti
memperhitungkan. Dalam arti luas ialah proses identifikasi, pengukuran, dan
komunikasi dari informasi ekonomi. Dari segi prosedur ialah suatu teknik/seni(art)
untuk mencatat, menggolongkan, dan menyimpulkan transaksi yang mempunyai sifat
keuangan.
Kegiatan2 akutansi meliputi:
1) Pencatatan
3) Peringkasan
2) Penggolongan
4) Pelaporan
Tujuan akutansi ialah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keungan,
kinerja, serta perubahan posisi keungan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi
sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.
Ada beberapa syarat laporan keuangan benar2 berkualitas yaitu:
1) Dapat dipahami
5) Penyajian jujur
2) Relevan
6) Netral
3) Materialitas
7) Kelengkapan
4) Keandalan
8) Dapat dibandingkan
Pihak Intern, misal manajer/direktur.informasi akutansi oleh manajer perusahaan=
merncanakan, mengendalikan, mengawasi kegiatan dan pengambilan keputusan serta
mengetahui posisi keuangan lebih jelas.
Pihak ekstern

1) Investor=informasi akutansinya ialah mengetahui maju mundurnya


perusahaannya.
2) Kredittor=informasi akutansinya ialah menilai kemampuan perusahaan dalam
pengambilan pinjaman/menambah pinjaman.
3) Pemerintah=informasi akutansinya ialah menetapkan besarnya pajak perusahaan,
pemeriksaan terhadap kebenaran jumlah pajak yg dilaporkan dan menilai apakah
perusahaan memenuhi peraturan yg ditetapkan.
4) Karyawan=informasi akutansinya ialah peningkatan kesejahteraan/menentukan
kontrak kerja.
5) Pelanggan=informasi akutansinya ialah mengevaluasi hubungan usaha dengan
perusahaan dimasa yg akan datang, termasuk penyediaan lapangan pekerjaan.
Spesialis2 dalam akutansi yaitu:
1) Akutansi keuangan= menolah data keuangan menjadi laporan keuangan
intern/ekstern
2) Akutansi Biaya= akutansi yg menyediakan data transaksi keuangan yg
berhubungan dengan biaya2 dalam proses produksi untuk menetapkan harga
pokok barang yg diproduksi.
3) Akutansi manajemen= menyediakan informasi untuk pihak manajemen guna
mendukung operasi sehari-hari dan membuat kebijakan untuk masa yang akan
datang
4) Akutansi pemeriksaan= memeriksa secara bebas data2 akutansi dengan maksud
meneliti kecermatan, kebenaran, catatan bukti transaksi perusahaan dan menilai
kebenaran laporan keuangan pada periode tertentu
5) Akutansi Perpajakan= laporan keuangannya untuk dasar penentuan pajak yg
menjadi beban perusahaan serta perhitungan untuk kepentingan penyusunan
laporan pajak
6) Akutansi Anggaran= penyususnan anggaran pada periode tertentu di masa yg akan
datang dan membandingkan hasil operasi dengan rencana yg telah di tetapkan
7) Akutansi Pemerintah= mengkhususkan diri dalam pencatatan dan pelaporan data
keuangan yg terjadi pada badan2 pemerintah
8) Akutansi Pendidikan= kegiataan pengembangan dan penyebaran pendidikan
akutansi
9) Sistem Akutansi= menetapkan prosedur dan pengendalian data keuangan sehingga
proses pencatatan akutansi dapat berjalan dengan cepat, efektif,dan efisien
Profesi akutan digolongkan menjadi 4 yaitu:
1) Akutan Publik= Akutan yg independen(bebas) yg bertugas memeriksa kewajaran
laporan keuangan perusahaan, menerima jasa konsultasi manajemen, jas
perhitungan perpajakan dan sebagainya.
2) Akutansi Pemerintahan= tugas utamanya adalah merencanakan, mengendalikan
dan memeriksa penggunaan uang/kekayaan negara.di Indonesia yg paling banyak
memperkerjakan akutan ialah:BPK(Badan Pemeriksa Keuangan),Departemen
keuangan,dan Badan Pengawas Keuanagandan Pembangunan
3) Akutan Pendidik= akutan yg terdiri atas akutan2 yg menjadi tenaga pengajar,
Menyusun kurikulum, dan melakukan penelitian di lembaga pendidikan

4) Akutan perusahaan= menyusu laporan keuangan yg di tujukan untuk kepentingan


pihak internal dan eksternal, menyusun anggaran, menangani masalah pajak dan
melakukan pemeriksaan intern
Dasar hukum pelaksanaan akutansi di indonesia ada dalam undang-undang no.16 th
2000 tentang ketentuan dan tatacara perpajakan yg bebas wajib menyelenggarakan
pembukuan yang dapat menyajikan keterangan mencakupi untuk menghitung
penghasilan kena pajak
Kelemahan2 perusahaan yang tidak menyelenggarakan pembukuan antara lain:
1) Sulit mengetahui jumlah kekayaan perusahaan yg sebenarnya
2) Sulit menghitung besarnya laba/rugi
3) Mudah terjadi kecurangan
4) Sulit membuat laporan keuangan
5) Menimbulkan kesalahan dalam pengambilan keputusan
Perusahaan= Suatu badan usaha yg melakukan kegiatan dengan tujuan mencari
keuntungan
Jenis2 perusahaan:
1) Perusahaan Jasa:perusahaan yg memberikan pelayanan jasa.
ex:laundry,wartel,lembaga kursus,rumah bersalin
2) Perusahaan dagang:perusahaan yg membeli dan menjual kembali barang
dagangan tanpa merubah bentuk.ex:toko bangunan,toko elektronikPerusahaan
industri:Perusahaan yg mengolah
3) Bahan mentah menjadi barang jadi/setengah jadi.ex:industri tempe,tahu,kripik
Perusahaan menurut badan hukum:
1) Perseorangan= perusahaan yg modalnya dimiliki oleh seseorang saja dan
bertanggung jawab penuh atas semua resiko perusahaan
2) Firma= Perusahaan yg modalnya dimiliki oleh 2 orang/lebih yg bersama-sama
menjalankan perusahaan di bawah satu nama perusahaan.Yg bertanggung jawab
penuh terhadap resiko perusahaan adlhsekutu firma
3) CV= perusahaan yg modalnya dimiliki oleh 2 orang/lebih. Pemilik modal yg
bekerja dalam perusahaan disebut sekutu aktif.Pemilik modal yg tidak berkerja
dalam perusahaan disebut sekutu pasif(sekutu komanditer)
4) Perseroan Terbatas= Perusahaan yg modalnya terdiri atas saham2.
5) Koperasi= Badan usaha yg beranggotakan orang2/badan usaha yg berkerjasama
melakukan usaha bersama berdasarkan azaz kekeluargaan dengan tujuan
mensejahterakan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Adapun modal koperasi berasal dari:Modal sendiri,Modal cadangan,Hibah,Modal
Pinjaman.ex: KUD,Koperasi Simpan Pinjam,Koperasi Sekolah,Koperasi
konsimsi,Produksi,distribusi.
Konsep akutansi adlh aturan yg menjadi landasan dalam pelaporan informasi akutansi
keuangan maupun pihak2 yg memerlukan
Berikut ini beberapa konsep dasar akutansi:
1) Asas pemadanan=penghasilan dan pembayaran yg dikeluarkan dpt dilaporkan
dalam laporan melalui 2 pendekatan:
a. Cash Basis= penghasilan yg di laporkan pada saat uang telah di terima dan
uang telah dikeluarkan
b. Accrual Basis=penghasilan dan biaya di laporkan pada saat setelah terjadi

2) Asas Kesatuan usaha= setiap perusahaan dianggap sebagai suatu lembaga yg


berdiri sendiri, maka keuangan perusahaan harus terpisah dari keuangan
pemilik,keungan direktur, keuangan karyawan
3) Asas kesinambungan= Perusaah yg beroperasi selama waktu yg tidak terbatas.
4) Asas Perbandingan pengeluaran beban dengan penghasilan= Membandingkan
biaya dengan pendapatan yg dihasilkan selama waktu terjadinya pengeluaran
biaya
5) Asas Harga Perolehan= Setiap transaksi pembelian yg dilakukan perusahaan
dicatat sebesar harga perolehan(Harha beli+Biaya yg dikeluarkan)
6) Asas periode Akutansi= Jangka waktu periode akutansi yg biasa di gunakan
menyusun laporan keuangan adalah 1th
Karateristik laporan keuangan:
1) Laporan Laba-Rugi= ringkasan pendapatan dan beban untuk 1 periode
2) Laporan Perubahan Modal= ringkasan perubahan modal pemilik yg terjadi selama
waktu periode tertentu
3) Neraca=daftar aktiva, kewajiban dan modal pemilik untuk 1 periode tertentu
4) Laporan Arus Kas= ringkasan penerimaan dan pengeluaran kas dari 1 periode
tertentu