Anda di halaman 1dari 14

100 Pertanyaan Tentang Filsafat pendidikan

1. Sebutkan defenisi filsafat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia!


Jawab: Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, filsafat adalah:
Pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala yang ada, sebab, asal, dan
hukumnya.
Teori yang mendasari alam pikiran atau suatu kegiatan
Ilmu yang berintikan logika, estetika, metafisika, dan epistemologi.
2. Sebutkan beberapa pengertian filsafat menurut beberapa pakar!
Jawab: pengertian filsafat menurut beberapa para pakar adalah:
Al- Farabi mengemukakan bahwa Filsafat ialah ilmu tentang alam yang maujud dan bertujuan
menyelidiki hakikat yang sebenarnya.
Immanuel Kant mengatakan bahwa filsafat itu adalah ilmu dasar segala pengetahuan yang mencakup
di dalamnya empat persoalan yaitu apakah yang dapat diketahui, apakah yang boleh kita kerjakan,
sampai dimanakah pengharapan kita, sampai dimanakah pengharapan kita, apakah yang dinamakan
manusia.
Sultan Takdir Alisjahbana berpendapat bahwa filsafat adalah berfikir dengan inshaf, yang dimaksud
dengan inshaf adalah berfikir dengan teliti menurut aturan yang pasti.
Dalam pandanga Sidi Gazalba filsafat adalah berfikir secara mendalam, sistematik, radikal, dan
universal dalam rangka mencari kebenaran, inti atau hakikat mengenai segala sesuatu yang ada.
3. Sebutkan ciri pokok dalam filsafat menurut Sidi Gazalba!
Jawab: Menurut Sidi Gazalba ciri pokok dalam filsafat adalah:
Adanya unsur berfikir yang dalam hal ini menggunakan akal,
Adanya unsur tujuan yang ingin dicapai melalui berfikir tersebut,
Adanya unsur ciri yang terdapat dalam pikiran tersebut yaitu mendalam
4. Uraikan secara singkat tentang pengertian filsafat secara etimologi dan terminologi!
Jawab: Filsafat secara etimologi berasal dari bahasa Yunani yaitu: Philos ( suka, cinta) dan sophia
(kebijaksanaan), yang berarti cinta kebijaksanaan, sedangkan secara istilah filsafat adalah sekumpulan
sikap dan kepercayaan terhadap kehidupan dan alam yag biasanya diterima secara tidak kritis.
5. Jelaskan latar belakang munculnya istilah Philosophia!
Jawab: Menurut sejarah istilah philosophia digunakan oleh Pythagoras disekitar abad ke- 6 SM. Ketika diajukan
pertanyaan kepadanya Apakah anda termasuk orang yang bijaksana? Dengan rendah hati ia
menjawab: saya adalah seorang Philosophos atau pencinta kebijaksanaan.
6. Kemukakan beberapa defenisi ilmu menurut para ahli!
Jawab: Beberapa pakar mengemukakan tentang pengertian Ilmu, yaitu:

Mohammad Hatta mendefinisikan bahwa ilmu adalah pengetahuan yang teratur tentang hukum yang
kausal dalam suatu golongan masalah yang sama tabiatnya, maupun menurut kedudukannya tampak
dari luar,maupun menurut bangunannya dari dalam.
Ralph Ross dan Ernest Van Den Haag mengatakan ilmu adalah yang empiris, rasional, umum dan
sistematik, dan keempatnya serentak.
Karl Pearson mengatakan ilmu adalah lukisan atau keterangan yang komprehensif dan konsisten
tentang fakta pengalaman dengan istilah yang sederhana,
Ashley Montagu menyimpulkan bahwa ilmu adalah pengetahuan yang disusun dari sutu sistem yang
berasal dari pengamatan, studi dan percobaan untuk menentukan hakikat prinsip tentang hal yang
sedang dikaji.
7. Apakah yang dimaksud dengan filsafat ilmu?
Jawab: Filsafat ilmu menurut Mohar seperti yang dikutip oleh Andi Hakim Nasution adalah suatu usaha akal
manusia yang teratur dan taat asas menuju penemuan keterangan tentang pengetahuan yang benar.
8. Sebutkan cabang- cabang filsafat!
Jawab: Cabang- cabang filsafat adalah:
Filsafat pengetahuan
Filsafat moral
Filsafat seni
Metafisika
Filsafat pemerintahan
Filsafat agama
Filsafat ilmu
Filsafat pendidikan
Filsafat hukum
Filsafat sejarah
Filsafat Matematika
9. Uraikan persamaan antara filsafat dan ilmu!
Jawab: persamaan antara filsafat dan ilmu adalah:
Keduanya mencari rumusan yang sebaik- baiknya menyelidiki objek selengkap- lengkapnya sampai
keakar-akarnya,
Keduanya memberikan pengertian mengenai hubungan atau koheren yang ada antara kejadiankejadian yang kita alami dan mencoba menunjukkan sebab- sebabnya
Keduanya hendak memberikan sintesis yaitu suatu pandangan yang bergandengan
Keduanya mempunyai metode dan sistem
Keduanya hendak memberikan penjelasan tentang kenyataan seluruhnya timbul dari hasrat manusia
( objektivitas) akan pengetahuan yang lebih mendasar.
10. Uraikan perbedaan filsafat dan ilmu!

Jawab: perbedaan filsafat dan ilmu adalah:


Objek material ( lapangan) filsafat itu bersifat universal ( umum) yaitu segala sesuatu yang ada
( realita) sedangkan objek material ilmu ( pengetahuan) bersifat khusus. Artinya ilmu hany terfokus
pada disiplin bidang masing- masing secara kaku dan terkotak- kotak dalam disiplin tertentu
Objek formal filsafat itu bersifat non fragmentaris karena mencari pengertian dari segala sesuatu yang
ada itu secara luas mendalam dan mendasar. Sedangkan ilmu bersifat fragmentaris, spesifik, dan
intensif. Disamping itu objek formal ilmu itu bersifat tekhnik yang berarti bahwa cara ide- ide manusia
itu mengadakan penyatuan diri dengan realita,
Filsafat dilaksanakan dalam suatu suasana pengetahuan yang menonjolkan daya spekulasi, kritis, dan
pengawasan sedangkan ilmu haruslah diadakan riset lewat pendekatan trial and error. Oleh karena itu
nilai ilmu terletak pada kegunaan pragmatis sedang kegunaan filsafat timbul dari nilainya.
Filsafat memuat pertanyaan lebih jauh dan lebih mendalam berdasarkan pada pengalaman realitas
sehari- hari sedangkan ilmu bersifat diskursif yaitu menguraikan secara logis yang dimulai dari tidak
tahu menjadi tahu.
Filsafat memberikan penjelasan yang terakhir, yang mutlak dan mendalam sampai mendasar
sedangkan ilmu menunjukkan sebab- sebab yang tidak begitu mendalam, yang lebih dekat yang
sekunder.
11. Proses berfikir dalam filsafat memiliki beberapa karakteristik, sebutkan!
Jawab: karakteristik proses berfikir dalam filsafat adalah:
Berfikir radikal
Mencari asas
Memburu kebenaran
Mencari kejelasan
Berfikir rasional
12.Jelaskan ciri- ciri utama ilmu!
Jawab: Ciri- ciri utama ilmu adalah :
sebagian pengetahuan bersifat koheren, empiris, sistematis, dapat diukur dan dapat dibuktikan.
Berbeda dengan pengetahuan ilmu tidak pernah mengartikan kepingan pengetahuan satu putusan
tersendiri sebaliknya ilmu menandakan seluruh kesatuan ide yang mengacu ke objek yang sama serta
berkaitan secara logis.
13. Sebutkan beberapa persoalan yag harus dijawab dalam filsafat ilmu!
Jawab: persoalan yang harus dijawab dalam filsafat ilmu adalah pertanyaan landasan ontologis, pertanyaan
landasan epistemologis dan pertanyaan landasan aksiologis.
14. Mengapa dikatakan bahwa filsafat adalah induk ilmu pengetahuan?

Jawab: Filsafat disebut sebagai induk ilmu pengetahuan karena dari filsafatlah lahirlah ilmu- ilmu modern dan
kontemporer berkembang sehingga manusia dapat menikmati ilmu sekaligus buahnya yaitu tekhnologi.

15. Sebutkan tujuan filsafat ilmu!


Jawab: Tujuan filsafat ilmu adalah:
Mendalami unsur- unsur pokok ilmu sehingga secara menyeluruh kita dapat memahami sumber,
hakikat dan tujuan ilmu
Memahami sejarah pertumbuhan, perkembangan dan kemajuan ilmu diberbagai bidang, sehingga kita
mendapat gambaran tentang proses ilmu kontemporer secara historis
Menjadi pedoman bagi para dosen dan mahasiswa dalam mendalami studi diperguruan tinggi
terutama untuk membedakan persoalan yang ilmiah dan nonilmiah
Mendorong para calon ilmuwan untuk konsisten dalam mendalami dan mengembangkannya
Mempertegas bahwa dalam persoalan sumber dan tujuan antara ilmu dan agama tidak ada
pertentangan.
16. Filsafat memiliki dua objek kajian, sebutkan dan jelaskan!
Jawab: Objek kajian filsafat adalah objek material dan objek formal, yang dimaksud dengan objek material
adalah segala yang ada yang tampak maupun yang tidak tampak sedangkan objek formal filsafat
adalah sudut pandang yang menyeluruh, radikal, dan rasional tentang segala yang ada,
17. Sebutkan tokoh- tokoh filsafat ilmu!
Jawab: Tokoh- tokoh filsafat ilmu diantaranya adalah Rene Descrates, John Locke, Plato, dan Aristoteles
18. Siapakah tokoh yang diberi gelar Bapak Filsafat Modern?
Jawab: Bapak Filsafat Modern adalah Descrates
19. Sebutkan metode yang diperkenalkan Desrates dalam dunia filsafat!
Jawab: Metode yang diperkenalkan oleh Descrates adalah metode keraguan.
20. Jelaskan yang dimaksud oleh Descrates sebagai metode keraguan!
Jawab: Metode keraguan yang dimaksudkan oleh Descrates adalah keraguan metodis yang dilakukan dengan
meragukan segala hal. Jika semua hal telah diragukan kebenarannya maka apa yang masih tinggal
yang tidak dapat diragukan?. Descrates mengatakan bahwa lewat keraguan seseorang dapat sampai
pada kebenaran.
21. Jelaskan metode yang dipakai dalam berfilsafat!
Jawab: Metode yang dipakai dalam berfilsafat adalah dialektika yaitu suatu kaji telik konseptual dengan
menunjukkan berondongan pertanyaan, sejumlah jawaban, dan membangun berbagai implikasi dari
jawaban- jawaban itu.

22. Dalam ilmu filsafat dikenal istilah epistemologi. Apakah yang dimaksud dengan epistemologi?
Jawab: Epistemologi adalah cabang filsafat yang mengkaji sumber- sumber, watak, dan kebenaran
pengetahuan.
23. Sebutkan pertanyaan pokok dalam epistemologi!
Jawab: pertanyaan pokok dalam epistemologi adalah apa yang dapat saya ketahui?
24. Sebutkan persoalan- persoalan dalam epistemologi!
Jawab: persoalan- persoalan dalam epistemologi adalah:
Apakah pengetahuan itu?
Bagaimanakah manusia dapat mengetahui sesuatu
Darimana pengetahuan itu dapat diperoleh
Bagaimanakah validitas pengetahuan itu dapat dinilai
Apa perbedaan antara pengetahuan a priori ( pengetahuan pra- pengalaman) dengan pengetahuan a
posteriori ( pengetahuan purna pengalaman)?
Apa perbedaan di antara: kepercayaan, pengetahuan, pendapat, fakta, kenyataan, kesalahan,
bayangan, gagasan, kebenaran, kebolehjadian, dan kepastian.
25. Sebutkan teori kebenaran dalam epistemologi!
Jawab: teori kebenaran dalam epistemologi adalah Teori kebenaran koherensi, teori kebenaran
korespondensi, dan teori kebenaran teori kebenaran pragmatis.
26. Apakah yang dimaksud dengan teori ilmiah?
Jawab: Teori ilmiah adalah suatu penjelasan rasional yang berkesesuaian dengan objek yang dijelaskannya.
27. Apakah yang dimaksud dengan teori kebenaran koherensi, teori kebenaran korespondensi dan teori
kebenaran pragmatis?
Jawab: yang dimaksud dengan:
Teori kebenaran koherensi adalah yang menyatakan bahwa suatu pernyataan itu dianggap benar bila
pernyataan itu bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan- penyataan sebelumnya yang
dianggap benar
Teori kebenaran korespondensi adalah yang menyatakan bahwa suatu pernyataan itu dianggap benar
bilamana materi pengetahuan yang dikandung dalam pernyataan itu berkorespondensi atau
berhubungan dengan objek atau fakta yang diacu oleh pernyataan tersebut
Teori kebenaran pragmatis adalah yang menyatakan bahwa suatu pernyataan itu dianggap benar
bilamana pernytaan itu mempunyai kegunaan praktis bagi kehidupan manusia
28. Secara sederhana teori ilmiah harus memenuhi dua syarat utama. Sebutkan!
Jawab: teori ilmiah syarat utamanya adalah:
Harus konsisten dengan teori- teori sebelumnya yang memungkinkan tidak terjadinya kontradiksi
dalam teori keilmuan secara keseluruhan

Harus cocok dengan fakta- fakta empiris sebab teori yang bagaimanapun konsistennya sekiranya tidak
didukung oleh p

29. Apakah yang dimaksud dengan logika ilmiah?


Jawab: Logika ilmiah adalah gabungan antara logika deduktif dan logika induktif dimana rasionalisme dan
empirisme hidup berdampingan.
30. Apakah yang dimaksud dengan hipotesis
Jawab: Hipotesis adalah dugaan atau jawaba sementara terhadap masalah yang sedang kita hadapi.
31. Jelaskan fungsi hipotesa dalam filsafat!
Jawab: Fungsi Hipotesa dalam filsafat adalah sebagai penunjuk jalan yang memungkinkan kita untuk
mendapatkan jawaban karena alam itu sendiri membisu dan tidak responsif terhadap pertanyaanpertanyaan.
32. Sebutkan tiga manfaat mempelajari filsafat!
Jawab: Manfaat mempelajari filsafat adalah:
Mendapatkan jawaban baru karena orang yang berfilsafat selalu mencari jawaban yang baru dan tidak
pernah puas dengan jawaban yang tidak menggunakan logika.
Menunjukkan bahwa ide- ide falsafi memiliki relevansi dengan persoalan masa kini. Beberapa bidang
pengetahuan berkembang terus dengan tradisi filsafat seperti epistemologi, logika, moral, politik dan
estetika. Tanpa tradisi filsafat bidang- bidang ini akan sulit berkembang,
Untuk menjadikan diri kita lebih memiliki kesadaran, lebih kritis, lebih cerdas daan lebih bijaksana.
Karena tugas utama filsafat adalah merefleksi dan mengintegrasikan hasil- hasil investigasi dalam
berbagai bidang untuk membangun pemahaman utuh, berkesinambungan, menyeluruh dan
komprehensif.
33. Dalam berfilsafat kita mengenal istilah Ontologi, epistemologi, dan dan axiologi. Apakah yang
dimaksud dengan hal tersebut!
Jawab: Yang di maksud dengan:
Ontology adalah hakikat realita
Epistemology adalah hakikat pengetahuan
Axiology adalah hakikat nilai apa yang baik dan yang buruk
34. Siapakah tokoh yang pertama kali memperkenalkan Ontologi dalam filsafat?
Jawab: tokoh yang memperkenalkan Ontologi adalah Rudolf Goclenus pada tahun 1663 M
35. Jelaskan secara ringkas tentang keberadaan ontologi dalam filsafat!

Jawab: ontologi merupakan salah satu kajian kefilsafatan yang paling kuno dan berasal dari Yunani.
Studi tersebut membahas keberadaan sesuatu yang bersifat konkret.
36. Sebutkan tokoh- tokoh filsafat yang memiliki pandangan yag bersifat Ontologis:
Jawab: tokoh filsafat yang memiliki pandangan yang bersifat ontologis adalah Thales, Plato, dan Aristoteles
37. Sebutkan paham yang muncul pada pendekatan ontologi dalam filsafat!
Jawab: paham yang muncul pada pendekatan ontologi dalam filsafat adalah Paham Monisme yang terpecah
menjadi idealisme dan spritualisme, paham dualisme, dan pluralisme.
38. Sebutkan istilah- istilah penting yang terkait dengan Ontologi!
Jawab: istilah penting yang terkait dengan ontologi adalah yang ada ( being), kenyataan/ realitas ( reality),
eksistensi ( existence), esensi ( essence), substansi ( subtance), perubahan ( change), tunggal ( one),
dan jamak ( many).
39. Aksiologi disamakan dengan Value dan valuation. Sebutkan 3 bentuk value atau valuation!
Jawab: bentuk Value atau valuation adalah:
Nilai, sebagai suatu kata benda abstrak.
Nilai sebagai kata benda konkret
Nilai juga digunakan sebagai kata kerja dalam ekspresi menilai, memberi nilai, dan dinilai.
40. Berfilsafat adalah berfikir secara radikal. Apakah maksud pernyataan tersebut?
Jawab: Berfikir secara radikal adalah memikirkan suatu masalah sampai keakar- akarnya dengan memberikan
argumen yang bernalar.
41. Kemukakan pendapat Plato dan Aristoteles tentang pengertian berfikir!
Jawab: Plato dan Aristoteles berpendapat bahwa berfikir adalah berbicara dalam batin mempertimbangkan,
menganalisis, membuktikan sesuatu, dan menarik suatu kesimpulan.
42. Alur berfikir tercakup dalam metode ilmiah yang dapat dijabarkan dalam beberapa langkah. Uraikan
langkah- langkah tersebut!
Jawab: Langkah- langkah dalam alur berfikir yag sesuai dengan metode ilmiah adalah:
Perumusan masalah yang merupakan pertanyaan- pertanyaan mengenai objek empiris yang jelas
batas- batasnya serta dapat diidentifikasikan faktor- faktor yang terkait didalamnya
Penyusunan kerangka berfikir dalam pengajuan hipotesa yang merupakan argumentasi yang
menjelaskan hubungan yang mungkin terdapat antara berbagai faktor yang saling mengkait dan
membentuk konstelasi permasalahan.
Pengujian hipotesis yang merupakan pengumpulan fakta- fakta yang relevan dengan hipotesis yang
diajukan untuk memperlihatkan apakah terdapat fakta- fakta yang mendukung hipotesis tersebut atau
tidak
Penarikan kesimpulan yang merupakan penilaian pakah sebuah hipotesis yang diajukan ditolak atau
diterima.
43. Jelaskan pendapat Socrates tentang metode yang dapat dipakai dalam berfilsafat!

Jawab: Menurut Socrates ( 469- 399 M) metode yang dapat dipakai dalam berfilsafat adalah dialektika, hal ini
merupakan cara terbaik untuk mendapatkan pengetahuan karena dialektika mengantarkan seseorang
untuk berlogika dengan pembicaraan yang teratur dengan memainkan peranan seseorang untuk
memberi umpan sebagai rangsangan kepada seseorang untuk difikirkan secara serius.
44. Filsafat sebagai kajian atau disiplin ilmu dapat diurai dalam beberapa bagian. Sebutkan!
Jawab: Filsafat dapat diurai menjadi beberapa bagian yaitu logika, metafisika, epistemologi dan etika.
45. Apakah yang dimaksud dengan logika, metafisika, epistemology dan etika dalam Filsafat?
Jawab: Yang di maksud dengan:
Logika dalam filsafat adalah bagian dari filsafat yang secara sistematis membahas aturan- aturan
berargumentasi secara bernalar.
Metafisika menurut Aristoteles adalah prinsip- prinsip yang paling universal yang kemudian diartikan
sebagai sesuatu di luar kebiasaan ( beyond nature) atau dibelakang pengalaman langsung manusia

( immediate experience) .
Epistemologi adalah cabang filsafat yag mengkaji sumber- sumber, watak, dan kebenaran

pengetahuan.
Etika adalah perbincangan moralitas yakni apa yang benar dan salah sebagaimana dipersepsi

manusia.
46. Sebutkan komponen- komponen Logika!
Jawab: Komponen- komponen logika adalah pengetahuan, konsep dan ide
47. Jelaskan fungsi logika dalam filsafat!
Jawab: funggsi logika adalah menemukan hukum atau aturan- aturan yang harus dipatuhi untuk mencapai
ketetapan dalam berfikir.
48. Sebutkan jenis- jenis logika!
Jawab: jenis- jenis logika adalah logika Deduktif dan logika induktif
49. Apakah yag dimaksud dengan logika deduktif dan deduktif?
Jawab: Logika deduktif dan logika induktif adalah:
Logika deduktif adalah logika yang memproses pikiran baik secara langsung maupun tidak langsung
berdasarkan atas pernyataan umum yang sudah lebih dahulu diketahui,
Logika induktif adalah logika yang memproses pengetahuan berdasarkan fakta- fakta khusus yang
diperoleh dari pengetahuan indrawi yang diperoleh melalui pengamatan.
50. Penalaran ilmiah merupakan sintesis antara penalaran logika deduktif dan logika induktif! Sebutkan
karakteristik utama dalam logika deduktif dan induktif!
Jawab: karakter tersebut adalah:
Dilakukan dengan sabar
Bertujuan mencapai kebenaran ilmiah
Bersifat rasional/ empiris

Sistematis/ analitis
Kesimpulan yang dihasilkan tidak mempunyai kebenaran mutlak.
51. Bagaimanakah proses penalaran logika menurut John Dewey?
Jawab: Lima langkah pokok dalam penalaran logika adalah:
Mengenali dan merumuskan masalah
Menyusun kerangka berfikir
Perumusan hipotesis
Menguji hipotesis
Menarik kesimpulan
52. Penalaran logika tidak pernah sempurna secara mutlak, karena dipengaruhi oleh beberapa faktor.
Sebutkan faktor tersebut!
Jawab: Faktor yang mempengaruhunya adalah:
Manusia yang tidak sempurna selalu ada kemungkinan keliru dalam mengamati fakta serta dalam
melaksanakan proses rasional
Instrumen yang digunakan yang mungkin tidak memiliki validitas dan reabilitas yang memadai
Proses analisis data yang tidak tepat
Bidang kajian yang kompleks dan terus berubah
53. Christian Wolf ( 1679- 1754 M) membagi metafisika menjadi dua. Sebutkan!
Jawab: Metafisika dibagi menjadi 2 yaitu Metafisika umum dan Metafisika khusus.
54. Jelaskan apa yang dimaksud dengan metafisika umum dan metafisika khusus!
Jawab: yang dimaksud dengan:
Metafisika umum adalah cabang filsafat yang membicarakan prinsip yang paling dasar atau paling
dalam dari segala sesuatu yang ada.
Metafisika khusus adalah ontologi yang membahas secara khusus tentang Kosmologi, Psikologi dan
Teologi
55. Metafisika khusus dibagi menjadi 3 yaitu Kosmologi, Psikologi dan Teologi. Jelaskan 3 pembagian
tersebut!
Jawab: yang dimaksud dengan Kosmologi, Psikologi dan Teologi adalah:
Kosmologi adalah cabang filsafat yang secara khusus membicarakan alam semesta
Psikologi adalah cabang filsafat yang secara khusus membicarakan tentang jiwa manusia
Teologi adalah cabang filsafat yang secara khusus membicarakan tentang Tuhan.
56. Persoalan metafisis dibedakan menjadi 3 kelompok. Sebutkan!
Jawab: persoalan metafisis dibagi dalam 3 kelompok yaitu: persoalan ontologi, kosmologi dan antropologi.
57. Sebutkan objek metafisika menurut Aristoteles!
Jawab: objek Metafisika menurut Aristoteles adalah:
Ada sebagai yang ada yaitu pengetahuan yang mengkaji yang ada itu dalam bentuk semurnimurninya bahwa suatu benda itu sungguh- sungguh ada dalam arti kata tidak terkena perubahan yang
bisa ditangkap panca indera
Ada sebagai yang Ilahi yaitu keberadaan yang mutlak yang tidak tergantung pada yang lain yakni
Tuhan

58. Sebutkan pertanyaan pokok dalam metafisika!


Jawab: pertanyaan pokok dalam metafisika adalah apakah ada itu?
59. Jelaskan pengertian berfikir menurut para ahli!
Jawab: Pengertian berfikir menurut beberapa ahli adalah:
Menurut Partap Singh berfikir adalah suatu kegiatan jiwa untuk mencapai pengetahuan sedangkan
menurut Gielas berfikir adalah berbicara dengan dirinya sendiri dalam bahasa latin yaitu
mempertimbangkan, merenungkan, menganalisis, membuktikan sesuatu, menunjukkan alasanalasannya, menarik kesimpulan, meneliti suatu jalan pikiran, mencari bagaimana hal itu berhubungan
satu sama lain.
60. Orang yang berfilsafat maka akan berfikir secara bijaksana. Apakah yang dimaksud dengan berfikir
bijaksana?
Jawab: Yang dimaksud dengan berfikir bijaksana adalah berfikir dengan selalu menggunakan akalbudinya yaitu
pengalaman dan pengetahuan, arif, tajam pikiran, cermat dan teliti apabila menghadapi kesulitan.
61. Dalam pemahaman Ontologi dapat ditemukan pandangan- pandangan pokok. Sebutkan!
Jawab: Pandangan- pandangan pokok dalam ontologi adalah Monoisme, dan Dualisme,
62. Sebutkan tokoh dalam aliran monoisme dan aliran dualisme!
Jawab: Tokoh dalam aliran Monoisme adalah Thomas Davidson dan tokoh dalam aliran dualisme adalah
Decrates
63. Dalam upaya menginterpretasi masalah dikenal tiga cara yang lazim untuk ditempuh. Sebutkan!
Jawab: Cara yang dapat ditempuh dalam menginterpretasi makna adalah analisis, evaluasi dan sintesis.
64. Bagaimanakah prosedur metode analisis yang digunakan dalam filsafat!
Jawab: Prosedur Metode analisis yang digunakan dalm filsafat adalah:
Berangkat dari keragu- raguan metodis maka diyakini tidak ada yang diyakini benar. Karena itu kita
tidak boleh tergesa-gesa dan berprasangka. Kita hanya menerima kebenaran yang betul- betul sejalan
dengan akal.
Urailah materi yang telah ditelaah itu menjadi beberapa bagian untuk membantu memecahkan
persoalan,
Berfikir dengan memahami sesuatu atau bagian yang mudah dan sederhana terus bergerak
memahami sesuatu yang lebih kompleks dan relatif. Maka sampailah pada sesuatu yang bersifat
universal sebagai suatu kepastian.
65. Jelaskan pengertian ilmu pengetahuan!
Jawab: Ilmu pengetahuan adalah suatu kesadaran penuh dari suatu kebenaran mengenai sesuatu yang
bersifat praktis, sesuatu kesadaran yang teratur, tersusun tentang apapun yang secara defenisi dapat
diterima sebagai realitas.
66. Sebutkan sumber pengetahuan!

Jawab: Pada dasarnya pengetahuan bersumber pada empat macam sumber yaitu pengetahuan yang langsung
diperoleh, pengetahuan yang didapat dari hasil suatu konklusi, pengetahuan yang diperoleh dari
kesaksian dan otoritas, dan pengetahuan yang diperoleh melalui indera.
67. Sebutkan tokoh- tokoh pengetahuan modern!
Jawab: Tokoh- tokoh pengetahuan modern adalah Leonardo da Vinci, Nicoulas Copernicus, Johanes Kepler,
dan Galileo Galilei.
68. Bagaimanakah cara memperoleh pengetahuan dalam kajian filsafat?
Jawab: Dalam kajian filsafat para filosof memunculkan pemikirannya berdasarkan logikanya sendiri sehingga
muncullah beberapa aliran- aliran, sedikitnya 5 aliran yaitu: Empirisme, Rasionalisme, Intusionisme,
Skeptisme, Kritisisme atau Transendentalisme.
69. Pada zaman Yunani Kuno muncul filosof alam, jelaskan awal mula munculnya filosof alam!
Jawab: Filosof alam pertama kali dikaji oleh Thales, Ia digelari bapak Filsafat karena dialah orang yang
pertama berfilsafat dan mempertanyakan apa sebenarnya asal- usul alam semesta ini.
70. Siapakah filosof alam yang cukup berpengaruh dalam filsafat?
Jawab: Filosof alam yang berpengaruh tersebut adalah Parmenides ( 515- 440 SM)
71. Jelaskan latar belakang munculnya kaum Sofis!
Jawab: Kaum sofis muncul karena munculnya masa transisi yakni penelitian terhadap alam tidak menjadi fokus
utama tetapi sudah mulai menjurus pada penyelidikan mengenai manusia.
72. Siapakah tokoh utama kaum sofis?
Jawab: tokoh utama kaum sofis adalah Protagoras ( 481- 411 SM),
73. Sebutkan pendapat kaum sofis dalam filsafat!
Jawab: Pendapat kaum sofis dalam filsafat bahwa manusia adalah ukuran kebenaran.
74. Jelaskan pengaruh positif gerakan kaum Sofis!
Jawab: pengaruh positif gerakan kaum Sofis adalah mereka membangkitkan semangat berfilsafat, dan
mengigatkan filosof bahwa persoalan pokok dalam filsafat bukanlah alam melainkan manusia.
75. Pada masa siapakah puncak kejayaan Filsafat Yunani?
Jawab: Puncak kejayaan filsafat Yunani terjadi pada masa Aristoteles ( 384- 322 SM)
76. Mengapa Aristoteles dianggap sebagai bapak Ilmu pengetahuan?
Jawab: Aristoteles dianggap sebagai bapak ilmu pengetahuan karena Ia mampu meletakkan dasar dan metode
ilmiah secara sistematis. Dan Aristoteles pulalah yang pertama kali membagi filsafat pada hal yang
bersifat teoritis dan praktis.
77. Sebutkan pemikiran- pemikiran yang dikemukakan oleh Aristoteles!
Jawab: pemikiran yang dikemukakan oleh Aristoteles dikenal dengan istilah logika Aristoteles yang berdasarkan
pada analisis bahasa yang disebut dengan Silogisme.
78. Jelaskan fungsi matematika dalam filsafat ilmu!

Jawab: fungsi Matematika dalam filsafat ilmu adalah merupakan sarana ilmiah yang terpenting dan akurat karena
dengan pendekatan Matematikalah ilmu dapat diukur denga benar dan akurat.
79. Dalam filsafat terdapat beberapa aliran yang cukup berpengaruh. Sebutkan!
Jawab: Aliran yang terdapat dalam filsafat yaitu Rasionalisme, Empirisme, Positivisme, dan Kritisisme
80. Uraikan secara singkat tentang aliran Rasionalisme!
Jawab: Aliran Rasionalisme adalah aliran yang meyakini haya rasio atau akal yang menjadi dasar kepastian.
Rasionalisme tidak menyangkal fungsi indera sebagai alat untuk memperoleh pengetahuan, namun
indera hanya diperlukan untuk merangsang dan memberikan pada rasio bahan- bahan agar rasio
dapat bekerja. Rasio mengatur bahan dari indra sehingga terbentuklah pengetahuan yang benar. Akan
tetapi keberadaan indra tidak mutlak bagi rasio karena rasio dapat menghasilkan pengetahuan yang
tidak berasal dari indra seperti terlihat dalam matematika.
81. Siapakah tokoh aliran Rasionalisme?
Jawab: Tokoh aliran Rasionalisme adalah Plato dan Descrates
82. Kemukakan pendapat Descrates tentang alam semesta!
Jawab: Descrates berpendapat bahwa alam semesta dan rahasianya dapat dipahami melalui penemuan
hukum- hukum dengan jalan eksperimen
83. Uraikan secara singkat tentang aliran Empirisme!
Jawab: Aliran Empirisme adalah aliran yang menjadikan pengalamaan indera sebagai sumber kebenaran.
84. Siapakah tokoh utama dan pelopor dari aliran Empirisme?
Jawab: Tokoh dari aliran Empirisme adalah John Locke
85. Uraikan secara singkat tentang aliran Positivisme!
Jawab: Aliran Positivisme adalah suatu aliran yang ingin membersihkan ilmu dari spekulasi- spekulasi yang
tidak dapat dibuktikan secara postif.
86. Siapakah tokoh utama aliran Positivisme?
Jawab: Tokoh aliran Positivisme adalah Auguste Comte
87. Bagaimanakah pandangan Auguste Comte tentang Positivisme?
Jawab: Auguste Comte berpendapat bahwa Positivisme adalah puncak dalam perkembangan pemikiran
manusia.
88. Comte membagi perkembangan pemikiran manusia dalam tiga tahap. Sebutkan!
Jawab: Tahap tersebut adalah Tahap mistik- teologis, Tahap metafisika dan Tahap Positif
89. Aliran Positivisme Comte dikemudian hari dikembagkan lebih lanjut oleh para pemikir yang dikenal
denga lingkaran Wina yang didirikan pada tahun 1924. Sebutkan beberapa anggota kelompok Wina!
Jawab: Anggota kelompok Wina adalah Moritz Schlick, Hans Hahn, Otto Newrath, Hans Reichenbach, dan Victor
Kraft.
90. Jelaskan tujuan kelompok Wina memperbaharui positivisme klasik ciptaan Comte!
Jawab: kelompok ini bertujuan untuk memperbaharui positivisme klasik ciptaan Comte dan memperbaiki
kekurangan- kekurangannya.

91. Sebutkan nama lain dari Wina!


Jawab: Nama lain dari Wina adalah Neopositivisme, Positivisme logis dan empirisme logis.
92. Kemukakan pokok- pokok pikiran kelompok Wina!
Jawab: Pokok- pokok pikiran kelompok Wina yaitu dalam persoalan ilmu. Kelompok ini mengemukakan bahwa:
Sumber pengetahuan adalah pengalaman tentang data- data indrawi
Dalil- dalil matematika yang tidak dihasilkan melalui pengalaman diakui keberadaannya dan digunakan
untuk mengolah data pengalaman indrawi
Pernyataan- pernyataan yang dinyatakan bermakna jika terbuka untuk diverivikasi ( dibuktikan secara
empiris), pernyataan- pernyataan yang tidak dapat diverifikasi seperti etika, estetika, dan metafisika
dinyatakan sebagai pernyataan yang tidak bermakna
Menolak pembedaan ilmu- ilmu alam dan ilmu- ilmu sosial
Berupaya mempersatukan semua ilmu di dalam suatu bahasa ilmiah yang bersifat universal.
93. Uraikan secara singkat tentang aliran Kritisme!
Jawab: aliran ini muncul yag merupakan perlawanan terhadap filsuf sebelumnya yaitu perlawanan terhadap
dogmatisme.
94. Siapakah tokoh dalam aliran Kritisisme!
Jawab: Tokoh aliran ini adalah Immanuel Kant
95. Kemukakan pendapat kelompok Wina tentang pembicaraan filsafat ilmu!
Jawab: Kelompok Wina beranggapan bahwa pembicaraan tentang filsafat ilmu pada hakikatnya adalah
pembicaraan tentang logika ilmu. Oleh karena itu harus disusun berdasarkan analogi logika formal
yang menekankan bentuk, bukan isi proposisi dan argumen.
96. Sebutkan objek kajian formal filsafat menurut Kant!
Jawab: Kant mengemukakan bahwa objek kajian formal filsafat yaitu:
Kenyataan manusia yang hidup ( filsafat manusia)
Yang hidup di dunianya ( filsafat alam, kosmologi)
Mengembara menuju akhirat ( filsafat ketuhanan)
Susunan dasar terdalam dari segala yang ada ( metafisika atau ontologi)
Disadari atau diketahui ( filsafat pengetahuan)
Keterarahan atau penujuan ( etika)
97. Aristoteles membagi filsafat menjadi 2 aspek. Sebutkan pembagian tersebut!
Jawab: pembagiannya yaitu aspek teoritis dan aspek praktis
98. Apakah yang dimaksud dengan zaman Reinasans?
Jawab: Zaman Rainasans adalah zaman yang keadaan manusia Barat berfikiran lebih maju dan secara
perlahan melepaskan diri dari kungkungan otoritaskekuasaan gereja yang telah membelenggu
kebebasan dalam mengemukakan kebenaran filsafat dan ilmu.
99. Sebutkan beberapa tokoh- tokoh filsafat Islam!
Jawab: Tokoh- tokoh filsafat Islam adalah Al- Kindi, Al- Razi, Al- Farabi, Al- Ghazali, Ibnu Thufail
100. Pertanyaan- pertanyaan apakah yang ditelaah dan dicoba untuk dijawab oleh Fisafat?
Jawab: Immanuel Kant filsuf besar Jerman menyebutkan 4 pertanyaan pokok, yaitu:
Apa yang dapat saya ketahui?

Apa yang harus saya lakukan?


Apa yang dapat saya harapkan?
Apakah manusia itu?

Anda mungkin juga menyukai