Anda di halaman 1dari 3

1.

Klasifikasi Rumah Sakit
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
56 Tahun 2014 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit, jenis
pelayanan yang diberikan, Rumah Sakit dikategorikan dalam Rumah sakit
Umum dan Rumah Sakit Khusus.
a. Rumah Sakit Umum adalah rumah sakit yang memberikan
pelayanan kesehatan semua bidang dan jenis penyakit.
b. Rumah Sakit Khusus adalah rumah sakit yang memberikan
pelayanan utama pada suatu bidang atau satu jenis penyakit tertentu,
berdasarkan disiplin ilmu, golongan umur, organ, jenis penyakit atau
kekhususan lainnya (Depkes RI, 2007 : 2)
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 56 Tahun
2014 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit Rumah Sakit Umum
diklasifikasikan menjadi :
a. Rumah Sakit Umum Kelas A.
b. Rumah Sakit Umum Kelas B.
c. Rumah Sakit Umum Kelas C, dan.
d. Rumah Sakit Umum Kelas D. Rumah Sakit Umum Kelas A
Rumah Sakit Khusus diklasifikasikan menjadi :
a. Rumah Sakit Khusus Kelas A.
b. Rumah Sakit Khusus Kelas B, dan
c. Rumah Sakit Khusus Kelas C.
Sedangkan menurut Depkes RI No. 56 tentang Pedoman Penyelenggaran
Pelayanan Rumah Sakit Tahun 2014. Sesuai dengan beban kerja dan fungsi maka
rumah sakit A, B, C dan D yang dikategorikan sebagai berikut :
a. Rumah Sakit Kelas A adalah Rumah Sakit Umum yang mempunyai
fasilitas dan kemampuan pelayanan medik spesialistik luas dan sub
spesialistik luas.
b. Rumah Sakit Kelas B adalah Rumah Sakit Umum yang mempunyai
fasilitas dan kemampuan pelayanan medis sekurang-kurangnya 11
spesialistik dan sub spesialistik.
c. Rumah Sakit Kelas C adalah Rumah Sakit Umum yang mempunyai
fasilitas dan kemampuan pelayanan medis 4 spesialistik dasar.

Pelayanan penunjang non klinik meliputi : Laundry atau Linen. Pengelolaan Limbah. medic spesialis gigi dan mulut. c. pengelolaan gas medik. Instrumen dan Rekam Medik. . Medik sub spesialis. Medik Spesialis Dasar. Medik Spesialis Lain. Medik Spesialis Penunjang. b. Perawatan Intensif untuk semua golongan umur dan jenis penyakit. e. 2. alat kesehatan dan bahan medis habis pakai. Pelayanan Kefarmasian pengelolaan meliputi : sediaan farmasi. dan pengelolaan air bersih. Sterilisasi.d. Gizi. dan pelayanan farmasi klinik. Pemulasaraan Jenazah. Pelayanan Penunjang Klinik meliputi : Pelayanan Bank Darah. Jenis Pelayanan Rumah Sakit Pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit umum paling sedikit meliputi : a. Generalis dan Spesialis Asuhan Kebidanan. dan tempat tidur perawatan intensif sebanyak 5% dari seluruh tempat tidur untuk Rumah Sakit milik Pemerintah dan Rumah Sakit milik Swasta (Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 56 Tahun 2014 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit). Jasa Boga atau dapur. Pelayanan rawat inap meliputi : Jumlah tempat tidur perawatan kelas III paling sedikit 30% dari seluruh tempat tidur untuk Rumah Sakit milik Pemerintah. Pelayanan keperawatan dan kebidanan meliputi : Asuhan Keperawatan. f. Pelayanan Medik meliputi : Gawat Darurat. Rumah Sakit Kelas D adalah Rumah Sakit Umum yang mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medis dasar dan minimal 2 spesialistik dasar. Ambulans. d. Sistem Informasi dan Komunikasi. Gudang. Sistem penanggulangan kebakaran. paling sedikit 20% dari seluruh tempat tidur untuk Rumah Sakit milik swasta. Teknik dan Pemeliharaan Fasilitas.