Anda di halaman 1dari 5

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1

Morfologi Jamblang

Pohon jamblang (Syzygium cumini) kokoh dan memiliki tinggi 10-20 m, diameter
batang 40-90 cm percabangannya rendah, tajuknya beraturan atau bulat, menyebar
selebar 12 m, kayunya yang berada di pangkal batang kasar berwarna kelabu tua.
Batangnya tebal, seringkali tumbuhnya bengkok, dan bercabang banyak. Daun
tunggal, tebal, tangkai daun 1-3,5 cm. Helaian daun lebar bulat memanjang atau
bulat telur terbalik, pangkal lebar berbentuk baji, tepi rata, pertualangan menyirip,
permukaan atas mengilap, panjang 7-16 cm, lebar 5-9 cm, warnanya hijau
(Verheiji & Coronel, 1997).
S. cumini memiliki bunga majemuk berbentuk malai dengan cabang yang
berjauhan, bunga duduk, tumbuh di ketiak daun dan di ujung percabangan,
kelopak bentuk lonceng berwarna hijau muda, mahkota berbentuk bulat telur,
benang sari banyak, panjangnya 4-7 mm, berwarna putih, daun baunya harum,
bakal buahnya dengan 2-3 ruang, tangkai putik 6-7 mm panjangnya, berwarna
putih. Buahnya buah buni, lonjong, panjang 2-3 cm, masih muda hijau, setelah
masak warnanya merah tua keunguan, bergerombol mencapai 40 butir, daging
buah berwarna kuning kelabu sampai ungu, mengandung banyak sari buah,
hampir tidak berbau, dengan rasa sepat keasaman. Bijinya 0-5 butir, bentuk
lonjong, keras, panjangnya 3-5 cm, berwarna hijau sampai cokelat. Berakar
tunggang bercabang-cabang, berwarna cokelat muda (Verheiji & Coronel, 1997).
Menurut Palmbob (2004) morfologi jamblang secara vegetatif dan generatif
diperlihatkan pada Gambar 2.1.

Universitas Sumatera Utara

Jamblang tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl (Dalimatra. 2003. bunga (C). Di India tumbuhan ini dijumpai hingga ketinggian 1800 meter dpl (Sah & Verma. BPPT. Tumbuhan ini tidak dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang basah atau lembab (Morton. 2011). Biasa ditanam di pekarangan atau tumbuh liar.1 2.A B C D E F Gambar 2. morfologi batang (B). buah matang (F). Habitat dan Distribusi Jamblang Jamblang (Syzygium cumini) tergolong tumbuhan buah-buahan yang berasal dari Asia dan Australia tropis. 2005).2 Pohon jamblang (A). lempung atau pada daerah batu kapur. tetapi sulit untuk berbuah. tanah berpasir. buah muda (D). Universitas Sumatera Utara . Jamblang tumbuh baik pada daerah yang kering. 1987). hanya untuk diambil kayunya. terutama di hutan jati. buah mulai matang (E). Pohon Jamblang tumbuh baik pada ketinggian 600 kaki (1800 m dpl).

Jamblang berbunga bulan Maret sampai April dan pembentukan buah berlangsung sekitar 32 hari setelah berbunga selama bulan Mei sampai Juli. Di Jawa. daging buah manis dan biji kecil. 1987). Universitas Sumatera Utara . Bijinya mengandung alkaloid. 1987). buah besar berbentuk lonjong. Pada pertengahan bulan Mei sampai pertengahan bulan Juni jamblang di Filipina berbuah. Di Malaya selatan. dan glikosida. Jambolin atau antimelin dapat menghentikan konversi diastatic pati menjadi gula dan ekstrak bijinya dapat menurunkan tekanan darah sampai 34. dan buah dipanen pada bulan November dan Desember. kaemferol dan myrecetin. dan Juli. 2) Kaatha. dan daging buah asam. Juni. buah tanpa biji dikenal dengan nama Djoowet booten. sementara itu di Sri Lanka bunga mulai tumbuh pada bulan Mei hingga Agustus. jambolin. 2. buah kecil disebut Djoowet kreekil. satu pohon berusia 5 tahun dapat menghasilkan 700 biji (Morton. pohon-pohon jamblang berdaun kecil dengan tandan bunga kecil (Morton.4 Varietas Jamblang Jenis umum Jamblang di India adalah: 1) Ra Jaman.5 Manfaat Jamblang Jamblang (Syzygium cumini) kaya akan senyawa antocyanin. Di Jawa jamblang berbunga pada bulan Juli sampai Agustus dan buah matang bulan September hingga Oktober. tetapi terkadang masih berbunga pada bulan Mei. isoqueletin. Masyarakat India memanen buah jamblang dengan cara dipetik langsung.3 Masa Berbuah Syzygium cumini di India dan Florida mulai berbunga pada bulan Februari dan Maret. 2. glukosida. juga ditemukan dua jenis jamblang.2. buah kecil.6% dan hal ini dikaitkan dengan kandungan asam ellagic. Bijinya kaya akan flavonoid dan anti oksidan (Ayyanar & Babu. 2012). ungu tua atau kebiruan. Buah matang warnanya hitam keunguan (Chaudhary & Mukhophadyay. 2012). asam ellagic.

Buah asam gallik. asam sitrik.3-0. asam mallic.1. myricetin. No Bagian Kandungan zat glukosida. Kandungan kimia pada masing-masing bagian tumbuhan jamblang (S. sehingga sangat penting dalam mempertahankan keseimbangan antara oksidan dengan antioksidan di dalam tubuh.Kandungan buah jamblang untuk setiap 100 gr adalah 84-86 gr. 8-15 gr posfor.3 gr lemak. Bunga dihydromyricetin. cuka dan pudding. asam betulinic. friyedelin. β2.18 mg vitamin C (Yulistyarini et al.7 gr abu. (Chaudhary & Mukhophadyay. eyanidindicli glycoside. myricetin-3-L-Arabinoside. 1. dan 5. cumini). Kulit Batang sitosterol.1. Akar flavonoid. 0. Tabel 2. 5. seperti pada Tabel 2. anthocyanin. karbohidrat. Daun esterase. Sumber : (Ayyanar & Babu.2 mg besi. myricetin tritefenoid. epifriedelanol.01 mg. dan tanin. eugenol-triterpenoid A. asam galie dan asam ellagik. asam oleanolic. jus. 0. 1. dan eugenol-triterpenoid B. 4. Daging buahnya digunakan untuk membuat selai. jeli. 3. Daunnya digunakan sebagai pakan ternak dan sebagai makanan bagi ulat sutra di India. serat. 2012) Aktifitas Flavonoid Flavonoid dapat bersifat sebagai antioksidan dengan cara menangkap radikal bebas. myricetin. qurectin-3-D-galactoside.3 mg niasin. 14-16 gr. querecetin kaempferol.7 gr protein. 0. 2012). fructose. glucose. eugenin dan fatty asam ester dari epi-friedelanol. 0. delphinidin-3-gentiobioside. 2000). flavanol. petunidin dan malvidin.. Ekstrak daunnya menghasilkan minyak esensial yang digunakan sebagai wewangian dalam sabun. bergenis. riboflavin. qurectein. Flavonoid mampu Universitas Sumatera Utara . 0. karbon dan tanin. air. jamblang memiliki kandungan kimia yang berbeda pada masing-masing bagiannya. zat kaemferol. βsitosterol. 0.4-0. flavonoids. 2. Buahnya juga digunakan untuk membuat anggur dalam jumlah besar di Filipina. querecetin.6 Fitokimia Menurut Ayyanar & Babu (2012).9 gr.20. rafinosa. glycoside dan isorhamnetin3-O-rutinoside. isoqueretin.

Aktifitas Terpen Terpen adalah suatu golongan hidrokarbon yang banyak dihasilkan oleh tumbuhan dan terutama terkandung pada getah serta vakuola selnya. Struktur senyawa fenolik salah satu gugus pembentuknya adalah senyawa tanin atau flavonoid. Selain telah ditemukannya kamper melalui penelitian mengenai terpen. Aktifitas Tanin Senyawa tanin dan flavonoid adalah senyawa turunan fenolik. 2001. Modifikasi dari senyawa golongan terpen. 2004). yaitu terpenoid. telah banyak juga ditemukan bahan aktif ideal sebagai pestisida alami. Fungsi aktifitas senyawa alkaloid menurut Atta-ur-Rahman (1997) adalah anti bakteri dan anti fungi. dan dapat bersifat hipolipidemik.memperbaiki fungsi endotel pembuluh darah. anti inflamasi serta sebagai anti oksidan ( Ling. Koncazak et al. Fungsi aktifitas senyawa flavonoid adalah sebagai anti mikroba (Leo. 1997). 2004. dapat mengurangi kepekaan LDL (Low-Density Lipoprotein) terhadap pengaruh radikal bebas. Universitas Sumatera Utara . Fungsi aktifitas senyawa tanin menurut Goldstein dan Swain (1965) adalah sebagai penghambat enzim hama. 2007). Fungsi aktifitas senyawa terpen adalah sebagai anti bakteri (Wang. Aktifitas Alkaloid Alkaloid adalah sebuah golongan senyawa basa bernitrogen yang kebanyakan heterosiklik dan banyak terdapat pada tumbuhan. misalnya senyawa aphorphine alkaloid liriodenine dihasilkan oleh pohon tulip untuk melindunginya dari serangan jamur parasit dan senyawa alkaloid lainnya pada tumbuhan tertentu untuk mencegah serangga memakan bagian tubuh tumbuhan. Fungsi alkaloid yang dikenal sebagian besar terkait pada sistem prlindungan. Kwon. merupakan metabolit sekunder tumbuhan.