Anda di halaman 1dari 5

TUGAS KARYA ILMIAH

“Pengaruh Sampah terhadap Lingkungan”

DI
S
U
S
U
N
OLEH

KELAS XI IPA 1
 A. DWI PUTRI APRILIANTI
 SISKAWANTI
 IRMAYANTI

SMA NEGERI 1 ULAWENG

2 Latar Belakang Sampah adalah suatu barang yang sudah tidak terpakai lagi dan tidak di gunakan lagi. 1. Seiring berjalannya waktu maka di temukanlah cara untuk menanggulangi sampah. sekarang sampah di manfaarkan menjadi sumber penghasilan.BAB I PENDAHULUAN 1.3 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah karya tulis ilmiah ini adalah “ Bagaimana pengaruh sampah terhadap lingkungan?”. Kalau dulu sampah hanya di biarkan sampai menimbulkan bau tak sedap.4 Tujuan Penulisan · Mengetahui jenis dan sifat sampah · Mengetahui manfaat pengolahan sampah · Mengetahui pengaruh sampah terhadap lingkungan 1. penyumbatan saluran air dan juga dapat menyebabkan banjir.5 Manfaat Penulisan ü Masyarakat sadar akan kebersihan lingkungan. sumber berbagai penyakit. 1. Sedangkan sampah anorganik diantaranya sampah plastik di jadikan kerajinan tangan atau di daur ulang. ü Banyak kreativitas yang di hasilkan leh masyarakat ü Lingkungan menjadi bersih dan nyaman . Apabila tidak di tangani dengan benar akan menimbulkan bau yang tidak sedap. sampah organik yaitu : sampah sisa-sisa makanan di jadikan kompos. pupuk dll. Misalnya.

sampah yg tidak berbahaya dari pemukiman dan di daerah perkotaan biasanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. dari sampah organik.1 Pengolahan Sampah Organik Sampah organik tergolong sampah yang gampang busuk. dedaunan dan masih banyak lagi. bisa diolah dengan menggunakan proses biologis. Sampah Berbahaya Sampah Berbahaya adalah sampah yang beracun penyabab infeksi. sedangkan untuk sampah dari area industri biasanya ditangani oleh perusahaan pengolah sampah. Karena sampah organik berasal dari makluk hidup. Sampah Organik Sampah organik adalah sampah yang dapat diurai.1. mempunyai sifat korosif.seperti sisa makanan.BAB II ISI JENIS – JENIS SAMPAH Sampah sangatlah lekat dengan kita.2. Contoh sampah anorganik adalah : · Plastik · Kertas · Gelas atau kaca · Botol 2. Pengelolaan ini melibatkan zat padat. Sampah Anorganik Sampah anorganik adalah sampah yang tidak terurai. Hal ini biasanya dihasilkan dari kegiatan manusia. Sampah ini sangat memengaruhi linkungan dan mengakibatkan kerusakan yang merugikan bagi kehidupan makhluk hidup. sampah anorganik. dimana pun kita berada pastilah kita menemui sampah. Metode ini berbeda-beda tergantung banyak hal. Korosif adalah sifat suatu subtansi yang dapat menyebabkan benda lain hancur atau memeroleh dampak negatif. yang tidak dapat membusuk. pemrosesan.3. Sampah ini termasuk sampah kering yang dapat di jadikan sampah komersial atau sampah yang laku di jual kembali untuk diolah kembali menjadi barang yang bisa di gunakan lagi. cair. Contoh dari pengelolaan sampah menggunakan teknik ini adalah Green Bin Program (program tong hijau) yaitu seluruh sampah organik dikumpulkan di kantong khusus untuk di komposkan. Asalkan kita tahu kegunaan dan juga cara mengolahnya. atau radioaktif. Sampah ini termasuk sampah basah yang dapat diolah menjadi kompos. 3. dan dikelola untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan. berbeda juga perumahan dan industri. sisa makanan atau kertas. Berdasarkan bahan dasar dan kandungan yang terdapat di dalamnya sampah di bagi menjadi tiga: 2. diantaranya tipe zat sampah. Sampah ini biasanya berasal dari limbah pabrik yang merusak sungai setempat karena memiliki racun. Pengomposan yaitu zat tanaman. pengangkutan. tanah yg digunakan untuk mengolah dan ketersediaan area. Jenis sampah organik bisa kita manfaatkan lagi menjadi pupuk kompos. Praktek pengelolaan sampah berbeda antara daerah perkotaan dengan daerah pedesaan. Sebenarnya sampah jenis ini masih bisa kita manfaatkan lagi. dan sampah berbahaya. gas. yang mudah membusuk. . Contoh sampah organik adalah : · Sisa makanan · Sayuran · Dedaunan dan sebagainya 2. Contoh sampah berbahaya adalah : · Logam · Pestisida · Zat kimia · Sisa perindustrian CARA PENGOLAHAN SAMPAH Pengelolaan sampah adalah pengumpulan. lingkungan. Dan caranya dibagi rata dengan jenisnya. pendaurulangan dari material sampah.

3. Dan jika terjadi pencemaran lingkunga. Tujuannya agar konsumen tahu cara penanganannya. produsen wajib bertanggung jawab untuk memulihkannya. Selanjutnya. pertama adalah mengambil bahan sampahnya untuk diproses lagi. Kita memerlukan kreatifitas tinggi untuk mengubah sampah tersebut menjadi suatu barang yang mempunyai nilai beda. kertas. Semuanya harus dilakukan dengan metode pengelolaan sampah B3 yang sesuai dengan aturan pemerintah dan anjuran ahli. 3. kaleng baja makanan atau minuman. Kedua mengumpulkan dan menggunakan kembali sampah yang dibuang. karena jenis sampah ini tidak mudah untuk hancur. pengangkutan dan penyimpanan sementara. semoga keluarga dan lingkungan kita tetap sehat dan aman untuk selamanya. Pastikan menggunakan sarung tangan saat melakukannya. Dengan mengetahui apa itu sampah B3 dan peran apa yang bisa kita lakukan untuk menanggulanginya. dan lebih memilih produk ramah lingkungan. Misalnya dengan merawat baterai alat elektronik agar awet atau menghemat penggunaan bahan pembersih.3 Sampah Berbahaya Tahap penanganan sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun) dari rumah tangga dimulai dari pemilahan. Kemudian sampah B3 yang sudah terkumpul dimasukkan dalam wadah yang aman. koran. Daur ulang dari produk yang komplek seperti komputer atau mobil lebih susah. Produsen wajib mencantumkan material yang dikategorikan sebagai kandungan berbahaya ataupun beracun pada semua produknya. Jangan membuangnya secara sembarangan. dan kardus. Produsen juga memiliki kewajiban untuk melakukan upaya-upaya yang dirasa perlu untuk mengolah produk tersebut setelah digunakan. Ada beberapa cara daur ulang. Usahakan mengurangi konsumsi produk yang mengandung bahan berbahaya beracun. jika penganangan sampah B3 dilakukan secara terkoordinasi dengan warga masyarakat di perumahan sekitar. Sampah B3 harus dipilah dan dipisahkan dari sampah organik dan anorganik. . Perlu diketahui juga bahwa produsen memegang peran yang sama pentingnya.Sampah yang biasa dikumpulkan adalah kaleng minum aluminum. karena bagiannya harus diurai dan dikelompokan menurut jenis bahannya. Proses pengambilan barang yang masih memiliki nilai dari sampah untuk digunakan kembali disebut sebagai daur ulang. Kita juga bisa memperpanjang umur dengan memakai suatu produk dengan pemakaian yang bijak. majalah.2 Pengolahan Sampah Anorganik Sampah anorganik sebaiknya kita daur ulang kembali. maka tahap selanjutnya adalah dengan pewadahan dan pengumpulan besar. Dalam menyikapi sampah B3 Sebagai warga juga konsumen perlu memiliki peran yang baik.

2 Saran Cara pengendalian sampah yang paling sederhana adalah dengan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri untuk tidak merusak lingkungan dengan sampah. . yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak. Sebaiknya setiap rumah tangga melakukan pembuangan sampah dengan cara memilahkan sampah sesuai jenisnya. 4.BAB III PENUTUP 4. dalam proses-proses alam tidak ada sampah. sampah dapat dikatakan sebagai emisi. Selain itu diperlukan juga kontrol sosial budaya masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan. Sampah merupakan konsep buatan manusia. Sampah dapat berada pada setiap fase materi: padat. Agar pihak TPA(tempat pembuangan akhir) mudah untuk dijadikan sesuai kebutuhan. cair. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. Peraturan yang tegas dari pemerintah juga sangat diharapkan karena jika tidak maka para perusak lingkungan akan terus merusak sumber daya alam ini.1 Simpulan Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. terutama gas. atau gas. Ketika dilepaskan dalam dua fase yang disebutkan terakhir.