Anda di halaman 1dari 2
CODE BLUE Nomor Dokumentasi RSA/SPO/ Revisi Halaman 1/2 Ditetapkan Direktur STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal terbit Dr. Benedicta Wayan Suryani, Sp.M NIK : 1.2011.10.076 PENGERTIAN TUJUAN KEBIJAKAN PROSEDUR Code blue adalah penanganan pasien yang jatuh pada kegawatdaruratan di lingkungan rumah sakit Mengatasi kegawatdaruratan medis pasien Dapat dilakukan oleh tim code blue yang terdiri dari dokter jaga dan perawat terlatih 1. Memastikan pasien memang membutuhkan pertolongan segera demi menyelamatkan hidupnya dengan cara memangggil pasien tetapi tidak ada respon 2. Petugas rumah sakit yang menemukan segera menghubungi operator dengan nomor 104 untuk mengumumkan status code blue dengan menyebutkan lokasi kejadian dan kemudian melakukan pertolongan dengan kompresi dada di pertengahan dada bagian bawah (antara dua puting susu) dengan kecepatan 100-120x/menit 3. Tim akan dipimpin oleh dokter jaga beserta perawat terlatih 4. Tim datang dengan membawa kit emergency, setelah tim code blue datang maka resusitasi diambil alih oleh tim code blue 5. Lakukan RJP pasien sesuai ACLS 6. Melakukan cek nadi karotis, bila tidak teraba : lakukan kompresi dada dengan cara 30 kali kompresi (kecepatan 100120x/menit) dan 2 kali ventilasi dengan menggunakan bagging 7. Melakukan cek nadi karotis ulang setelah 5 siklus kompresi jantung dan paru a) Jika nadi tidak teraba lanjutkan kompresi jantung paru b) Jika nadi teraba lanjutkan dengan pemberian ventilasi 8. Memasang monitor EKG dan lihat irama jantung,jika : a) VF/VT tanpa nadi,lakukan defibrilasi b) Asistole/PEA lanjutkan kompresi 9. Melakukan evaluasi tindakan di atas, jika belum berhasil lakukan intubasi dan melakukan pemasangan infus STANDAR PROSEDUR PENYUNTIKAN IMUNISASI PADA BAYI DAN ANAK Nomor Dokumentasi Revisi Halaman 2/2 PROSEDUR 2. 3. 4. 5. 6. UNIT TERKAIT 1. Jika pasien sudah terintubasi maka kompresi jantung dan ventilasi berjalan masing-masing dengan kecepatan kompresi 100-120x/menit,kecepatan bagging Memberikan terapi sesuai dosis/instruksi dokter Melakukan resusitasi maksimal 30 menit ,jika tidak berhasil atau setelah ada tanda kematian hentikan RJP.Jika berhasil, observasi tanda vital,kesadaran,pupil dan warna kulit. Jika memungkinkan pasien dipindahkan ke ruang intensif. Membereskan pasien dan alat-alat Mencuci tangan Mendokumentasikan dalam rekam medis pasien 1. 2. 3. 4. 5. UGD TPP RAWAT INAP BAGIAN UMUM PENUNJANG MEDIK