Anda di halaman 1dari 3

Gula Darah

Makanan terdiri dari karbohidrat, lemak dan protein. Nah, karbohidrat merupakan
salah satu penyumbang gula terbesar dalam tubuh, meskipun protein dan lemak juga
memiliki kadar gula.
Gula darah adalah gula atau glukosa yang ada dalam darah kita. Dalam istilah medis
disebut sebagai glukosa darah (Blood Glucose). Gula darah berasal dari makanan yang kita
makan, dan merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Agar sampai ke seluruh sel-sel di
tubuh kita gula ini dialirkan melalui pembuluh darah
Glukosa darah (gula darah) menjadi ukuran penting parameter kesehatan seseorang
dan itu dipertahankan kadarnya pada level-level normal. Jika kadar gula darah selalu tinggi
(hiperglikemia) maka akan menimbulkan penyakit contohnya diabetes (penyakit gula) atau
kencing manis, begitu pula sebaliknya apabila kadar glukosa darah terlalu rendah
(hipoglikemia) juga dapat menyebabkan seseorang pingsan. Mekanisme Pengontrolan Gula
Darah Pada Tubuh Pada tubuh kita terdapat mekanisme yang mengatur gula darah agar
kadarnya selalu dalam kondisi normal, pada saat tertentu gula darah akan lebih tinggi
dibanding waktu yang lain, dan ini terkait dengan waktu makan. Insulin dan glukagon adalah
hormon yang mengatur kadar gula darah ini. Insulin dan glukagon dihasilkan oleh pankreas
sehingga ini akan menentukan apakah pasien akan mengalami diabetes, hipoglikemia, atau
beberapa masalah penyakit gula lainnya
Cara insulin mengatur kadar gula darah
Karbohidrat dipecah menjadi glukosa dan masuk ke peredaran darah, otomatis kadar
gula dalam darah meningkat.Saat menerima rangsangan tersebut, pankreas melepaskan
insulin untuk mengatur pengangkutan atau masuknya glukosa dari darah ke dalam sel
sehingga glukosa darah bisa turun. Setelah bekerja pada sel darah, insulin bekerja di hati
untuk menimbun glukosa. Sebaliknya, bilamana Anda tidak makan, insulin turun dan hati
memecah glikogen menjadi glukosa dan masuk ke dalam darah sehingga glukosa darah
dipertahankan dalam keadaan normal.
Secara terus-menerus pankreas melepaskan insulin pada saat Anda makan atau tidak.
Itulah mengapa saat belum makan kadar darah Anda cenderung turun. Pada umumnya, orang
dewasa yang sehat memproduksi sekitar 33 unit insulin per hari.

Gejala diabetes melitus terjadi ketika produksi insulin berkurang atau terjadinya resistensi insulin pada jaringan tubuh sehingga glukosa darah yang seharusnya masuk. yang semakin kesini kok penderitanya semakin banyak. penurunan berat . sehingga akan meningkatkan kadar gula darah. Hal inilah yang dapat mengakibatkan gejala diabetes seperti peningkatan rasa lapar dan haus. tapi saat ini banyak yang masih berusia muda juga terkena diabetes melitus. Glukagon juga menginduksi hati (dan beberapa sel-sel lain seperti otot) untuk membuat glukosa dari simpanan-simpanan energi yang diperoleh dari nutrisi lain yang ditemukan dalam tubuh (misalnya. Diabetes Melitus adalah sekumpulan penyakit metabolik kronis yang menyebabkan gula darah (glukosa darah) tinggi dalam tubuh. Hal ini terjadi karena cacat dalam produksi insulin atau penurunan fungsi insulin. Diabetes Melitus Penyakit diabetes melitus alias kencing manis. Dan tahukah Anda. tidak dapat memasuki sel sebagai sumber energi tubuh. Pengaruh glukagon yaitu membuat hati melepaskan glukosa yang telah disimpan dalam sel-sel ke dalam aliran darah. protein). tidak hanya orang tua saja yang terkena. Glukagon dihasilkan oleh sel-sel pankreas ketika kadar gula darah rendah.Mekanisme Glukagon Mengatur Kadar Gula Darah Glukagon memiliki peran yang berlawanan dengan insulin.

dan sel-sel otot tidak dapat mengambil dan menyimpan glukosa. Penumpukan glukosa (gula darah) abnormal dapat menyebabkan hiperglikemia dan gangguan fungsi tubuh. kerusakan saraf. diabetes melitus tipe 2. yang digunakan sebagai sumber energi. dan sering mengalami infeksi. Dengan demikian. tetapi juga dapat terjadi pada orang kurus dan orang tua. Pradiabetes tidak hanya meningkatkan resiko terkena diabetes melitus. diabetes melitus gestational. kelelahan. Diabetes Melitus Tipe 2 (NIDDM = Non-Insulin-dependent-Diabetes-Mellitus) Merupakan Jenis Diabetes melitus yang paling sering berkembang secara bertahap seiring dengan usia yang ditandai dengan resistensi insulin dalam tubuh. Penyakit diabetes ini memiliki beberapa jenis antara lain: diabetes melitus tipe1. Jika Diabetes Gestasional dibiarkan tidak terdiagnosis atau tidak diobati. . tetapi juga penyakit jantung. atau hampir) Merupakan kondisi yang sangat bepotensi menjadi diabetes melitus yang ditandai dengan kadar gula darah yang terlalu tinggi untuk dianggap normal tetapi belum cukup tinggi untuk berada di kisaran diagnosis diabetes melitus yang khas. maka dapat menyebabkan masalah seperti berat lahir bayi yang tinggi dan masalah pernapasan pada bayi. Karena penolakan tubuh terhadap insulin. Pradiabetes (Pra=sebelum. Diabetes melitus tipe 2 terjadi paling sering pada orang yang kelebihan berat badan karena lemak yang dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin. diabetes tipe 2 lah yang sering terjadi. Dari beberapa jenis diabetes tersebut. Diabetes Melitus Tipe 1 (IDDM = Insulin-dependent-Diabetes-Mellitus) Merupakan penyakit Diabetes melitus yang disebabkan oleh penyakit autoimun. Diabetes gestasional telah diketahui mempengaruhi sekitar 3-8 persen wanita. Dimana sistem kekebalan tubuh malah menyerang dan menghancurkan sel-sel beta pankreas penghasil insulin. glukosa tetap berada dalam darah. hati. dan kebutaan. Diabetes Gestational Merupakan jenis diabetes melitus yang terjadi pada saat hamil sebagai akibat dari peningkatan gula darah selama kehamilan. lemak tubuh. Komplikasi jangka panjang termasuk gagal ginjal.badan. dan pra-diabetes.